Harta Negara dan Pipis

Pada suatu hari minggu yang bertepatan dengan hari tanpa kendaraan bermotor di Jakarta, Didit melakukan perjalanan ke Museum Nasional aka Museum Gajah.
Di depan museum, Didit menghadapi sang bapak tua penjual tiket yang dengan senyumnya menyapa serta bertanya “Berapa orang?”
Didit menjawab, “Satu orang, wahai bapak tua.”
Kemudian si bapak itu menyodorkan tiket sambil memberitahu harganya, “Rp 750,- , nak.”
Setelah berterima kasih, Didit langsung masuk ke museum. Tapi sebelumnya, Didit memutuskan untuk pipis dulu supaya petualangannya di museum gajah lebih lega. Setelah menemukan toilet, Didit langsung masuk, pipis, dan keluar lagi. Ketika keluar, Didit dihadang oleh penjaga toilet yang berwajah tidak enak dan sama sekali tidak murah senyum sambil menyodorkan tiket toilet dan mengujarkan harganya, “Rp 1000,- , mas.”
Masuk museum = 750, pipis di museum yang sama = 1000?
Didit pun berkata dalam hati “WHAT THE F*CK!!!!”