Think.Web @ Hard Rock FM: Share Your Photos

Categories: Uncategorized By: Anantya

[Intro]

Pandji:

Ok HardRockers, malam ini kita kembali lagi bersama Rama & Anan di Think.Web. Seperti yang 2 minggu lalu kita udah sedikit omonging kalo kali ini kita akan ngobrol soal Photo Sharing. Nah apa dan gimana kita langsung denger aja dari Anan.

??

Anan:??

Satu hal yang terasa banget di bulan penuh rahmat kali ini: Berbagi!

Walau cuma terdiri dari satu kata, tapi arti dan implikasinya besar banget. Dengan berbagi, hardrockers bisa membuat orang lain tersenyum, membuat orang lain bahagia dan yang paling penting bisa mengajarkan kita rasa kebersamaan. ??Gue tau Hardrockers juga pasti udah sering banget berbagi apalagi di bulan Puasa. Tapi apakah hardrockers sudah membagi yang satu ini: Berbagi foto???

Iya saat bulan puasa dan lebaran nanti, pasti banyak momen special dan istimewa yang bisa diabadikan dalam jepretan kamera (entah digital atau handphone hardrockers). Entah itu ketika berlebaran atau untuk yang liburan. Daripada disimpan sendiri hasilnya, kan lebih baik dishare. Kalau gue, tempat berbagi foto buat gue selama ini adalah di blog dan juga di social network gue: Facebook.??

Rama:??

Iya, jadi kaya lo suka bagi-bagi ke gue itu foto2 nya Maria Ozawa lewat email Nah sekarang lo bisa share ini di sebuah Social Network. Tapi di banned abis itu??? nggak boleh soalnya hehehehe.

??

??

??

Pandji:

Tapi dimana kita bisa share foto kita?

Rama:??

Sebenernya yang namanya Photo Sharing tuh udah ada sejak lama. Di milis Yahoogroups juga udah dari dulu ada tuh folder photo nya yang isinya bisa diliat sama anggota milis. Nah cuman aja apa yang muncul sekarang memang lebih compact & handy.??

Hampir semua Social Network ada photo gallery nya, Friendster, Facebook, Multiply, Facebook, C3friends.com pun ada. Nah tapi kita akan bahas yang emang fokus nya di Photo Sharing aja deh malem ini, 2 yang emang cukup besar. Flickr & Picasa.

??

??

Pandji:

Kalo gitu apa bedanya?

Anan:??

Flickr & Picasa adalah Photo Management & Sharing Application. Biasanya Photo Gallery sebuah Social Network itu fungsinya belum selengkap Flickr & Picasa.

Nah Flcikr & Picasa ini menyimpan original file kita, sehingga size & dpi nya ya sesuai aslinya. Ini nanti ada kaitannya sama digital printing.??

??

??

Pandji:

Ini pertanyaan dasar: gue punya foto, gimana cara upload nya.

Rama:??

Diluar dari cara upload yang biasa lewat web kedua website ini mempunyai software uploader nya. Flickr dengan Uplodr nya, dan Picasa dengan Picasa 3 nya. ??Kalo lo mau pake Flickr, lo bisa install software nya, both buat PC & Mac ada. Setelah itu lo setting account Flickr lo disitu. ??Nah lewat Uplodr ini kita tinggal drag n drop semua foto yang mau kita upload. Kita bisa kasih tittle per masing-masing foto dengan mudah. Ngasih description dan tags juga bisa. Trus bikin set per masing-masing foto.??

Termasuk juga setting permission dimasing-masing nya. Apakah foto lo mau bisa dilihat public atau cuman friend aja atau family aja. Yang lebih mudah lagi, dengan Uplodr ini kalo lo mau upload tuh tinggal klik kanan di photo yang lagi kita liat dan pilih uplod to Flickr.

Kalo lo mau pake Picasa, setelah lo install software nya, dia ini bentuknya bener-bener seperti windows explorer biasa, seperti Acdsee. Kemudian sama juga, kita musti setup account google/gmail kita, dan kemudian siap pakai. Kalau mau upload yang kita tinggal pilih foto-foto nya kemudian pilih upload. Diluar dari desktop software, Flickr juga punya tools2 lainnya. Bisa lewat email, jadi ??ada alamat tertentu yang dituju kemudian nanti attachment foto di email itu akan automatically masuk ke gallery kita. Kemudian ada juga tools mobile nya. Misalnya Yahoo!Go yang kita bahas kemarin, dia ada fungsi uploader disitu. Ada juga perusahaan handphone yang sudah menyediakan software pre-install didalam handphone nya. Atau masuk lewat WAP juga bisa. Software untuk blackberry pun ada.??

??


Pandji:

Gue suka punya masalah dengan photo-photo gue. Mulai dari size, blur, gelap atau yang suka ada titik merah dimata tuh. Nah ada solusinya nggak buat itu???

Anan:??

Untuk photo editing mungkin kalo yang udah terbiasa dengan tools2 design pake nya Photoshop atau ACDsee ya. Flickr & Picasa masing-masing punya feature ini.

Flickr bekerja sama dengan Picknik.com yang mensupport tools editing nya. Disini hardrockers bisa melakukan editing yang sederhana seperi rotate, resize, crop, exposure (brightnest-contrast), colors, sharpen dan red-eye. Malah dia ada fungsi auto-fix.

Lebih dari itu, picknik.com ini punya feature seperti filter, nambahin text, nambahin gambar, touch up, ngasih frame, atau yang bener2 fungsi nya digital imaging photography untuk ganti2 color curve atau level. Tools2 ini sebenernya bener-bener seperti photoshop online bahkan jauh lebih mudah karena emang fungsinya cuman buat photo touch up.

Untuk Picasa, semua proses editing ini bisa dilakukan di software uploadernya Picasa 3 tadi. Fungsi-fungsinya kurang lebih sama, dan untuk yang sedikit advance juga ada. Jadi baik dengan picknik di Flickr atau dengan software Picasa, photo editing jadi sangat mudah. Karena memang tools-tools yang disediakan benar-benar untuk photo adjusting.

??

??

Pandji:

Gimana cara gue manage photo-photo gue yang ribuan itu?

Rama:??

Di Flickr, kita bisa bikin set-set dari photo kita. Dan kemudian kumpulan dari beberapa set tersebut didalam collection. Jadi misalnya lo punya foto2 Launching Album, trus Re-Launching, trus Soulnation, nah masing-masing itu terpisah dalam masing2 set. Tapi set-set itu bisa di compile dalam 1 buah collection, misalnya namanya Pandji & RAP.??

Organizr, si feature organizing nya Flickr ini juga memungkinkan kita untuk merubah properties dari masing-masing atau dalam beberapa photo sekaligus. Di Picasa Web ini juga dimungkinkan. Hanya saja kalo di Picasa bentuknya lebih sederhana per folder.??

??

??

Pandji:

Nah sekarang cara Share nya gimana?

Anan:??

Di Flickr, ada fungsi grouping. Jadi kita bisa berbagi photo dalam group-group tertentu. Seperti hal nya milis tentunya group2 ini terbagi seperti biasa berdasar minat atau topic-topic. Masing-masing foto pun bisa ada permission nya, apakah cuman bisa dilihat sendiri, atau bisa dilihat oleh Family contact list atau Friend contact list. Jadi mirip dengan Social Newtwork, di Flickr kita bisa add contact dari temen-temen kita yang juga punya gallery di Flickr. Setiap contact bisa kita bedakan antara yang di set Family atau Friends.??

Untuk di Picasa, setting share juga bisa dilakukan. Apakah foto kita bisa dilihat oleh public atau cuman sendiri.

??

??

Pandji:

Gue sering denger soal GeoTag. 2 Minggu lalu juga bahas soal Online Anywhere saat mudik kita bahas GeoTag. Itu apa sih sebenernya????

Rama:??

Geotag itu adalah tambahan informasi didalam sebuah file media. File media ini bisa apapun, salah satunya photo. Di Flickr & di Picasa dua2nya punya fasilitas ini. Kita bisa set dimana lokasi itu diambil. Nah udah ada beberapa handphone yang sudah dilengkapi feature ini, jadi begitu photo nya diambil langsung dia mencari data lokasi lewat satellite GPS dan kemudian datanya disimpan di file nya. Saat si photo ini di upload, metadata soal geotag tadi langsung dibaca dan disimpan.

Nah buat orang-orang yang suka traveling bisa seru tampilan peta nya. Jadi kan kita bisa liat keseluruhan peta dunia atau Indonesia, dan ada tanda buletan2 kecil untuk tempat foto masing. Kalo photo nya banyak asal nya kan ada banyak titik2 nya.

??

??

Pandji:

Ada hal-hal lainnya nggak?

Anan:??

Ada banyak banget. Misalnya si Flickr di beberapa negara udah kerja sama dengan beberapa perusahaan digital print, sehingga orang bisa pilih photo mana aja yang mau di print mereka tinggal pilih nanti order nya akan ter-send ke partner dari Flickr dan kemudian hasil cetak foto nya dikirimkan ke kita.

Nah tadi kalo diawal gue ngomongin soal original file, salah satu fungsinya untuk ini. Ini bukan cuman untuk cetak foto nya kok, untuk print2 di material lainnya kaya mug, tas dll itu juga ada vendor nya.

Atau kalau yang kebetulan punya blog, nah hardrockers bisa langsung masukin foto hardrockers ini ke blog. Tinggal pilih blog this, kemudian pilih mau masuk ke blog mana (kalau hardrockers punya lebih dari satu) and masukin judul + isi blog dan upload. Hasilnya akan langsung naik ke blog hardrockers.??

Di Flickr, di foto nya itu bisa kita kasih note. Jadi misalnya ada foto, trus kita kotakin, abis itu dikasih note apaa gitu. Nah note ini mungkin akan berguna untuk kita atau mungkin buat orang lain. Ini seperti keterangan foto (caption) tapi dalam fotonya. Caranya mirip kaya tag di facebook klik di image

??

Rama:??

Kalo di Picasa, selain software Picasa untuk uploading photo. Kita bisa pake juga sebagai tools untuk uploading untuk image atau photo di blogspot. ??Atau kita bisa ??ada juga auto generate jadi collage, bikin video dari kumpulan foto atau video, trus dikasih efek2 sedikit dan bisa langsung upload ke YouTube.

Hal lain yang yang luar biasa adalah face recognition. Jadi misalnya lo punya seribu foto di picasa, kemudian lo minta untuk di generate face recognition nya, nanti si Picasa akan mampu untuk misahin muka-muka yang sama dari barbagai foto. Nah kemudian kita tinggal kasih nama. Dan ini sampe yang bukan frontal juga bisa. Kalo kita pake Gtalk atau menyimpan address book di Gmail, kita bisa langsung integrate data nya.

Bookmark to:
Add 'Think.Web @ Hard Rock FM: Share Your Photos' to Del.icio.usAdd 'Think.Web @ Hard Rock FM: Share Your Photos' to diggAdd 'Think.Web @ Hard Rock FM: Share Your Photos' to FURLAdd 'Think.Web @ Hard Rock FM: Share Your Photos' to blinklistAdd 'Think.Web @ Hard Rock FM: Share Your Photos' to TechnoratiAdd 'Think.Web @ Hard Rock FM: Share Your Photos' to Yahoo My WebAdd 'Think.Web @ Hard Rock FM: Share Your Photos' to Ma.gnoliaAdd 'Think.Web @ Hard Rock FM: Share Your Photos' to Stumble UponAdd 'Think.Web @ Hard Rock FM: Share Your Photos' to Google BookmarksAdd 'Think.Web @ Hard Rock FM: Share Your Photos' to BloglinesAdd 'Think.Web @ Hard Rock FM: Share Your Photos' to AskAdd 'Think.Web @ Hard Rock FM: Share Your Photos' to Live-MSNAdd 'Think.Web @ Hard Rock FM: Share Your Photos' to FaceBookAdd 'Think.Web @ Hard Rock FM: Share Your Photos' to BlogsvineAdd 'Think.Web @ Hard Rock FM: Share Your Photos' to MySpaceAdd 'Think.Web @ Hard Rock FM: Share Your Photos' to TwitterAdd 'Think.Web @ Hard Rock FM: Share Your Photos' to Mister-Wong

Tuatara

Categories: Uncategorized By: Anantya

Tuatara?
Ini sejenis situs web 2.0 barukah? Sejenis jurus strategi online marketing mutakhirkah? Apa? Apa?

Ah ternyata, Tuatara ini hanyalah sejenis binatang! Iya binatang yang konon termasuk binatang purba. Lebih tepatnya reptil purba. ??Ini semua gue ketahui ketika sedang asik baca e-zine (I’m too lazy to buy the real stuff, so I read the online version instead).

Ada sepenggal berita di majalah Femina:

  • Konon, sebuah museum di Selandia Baru sedang menanti kelahiran 12 ekor tuatara dari pasangan Tuatara Henry dan Mildred. Usia mereka? Kalau dibanding dengan usia manusia, bisa dikatakan lansia karena Henry diperkirakan berusia 111 tahun dan Mildred berusia 70-80 tahun. Kabarnya juga Henry sudah menghuni Museum Southland sejak tahun 1970 dan baru tertarik untuk menghasilkan keturunan baru-baru ini saja. Selain dari Mildred, Henry juga sedang menanti anak dari pasangan lainnya yang akan bertelur di Maret 2009. Tuatara ini adalah salah satu spesies reptil yang hidup bersama dinosaurus 225 juta tahun yang lalu.

??

Potongan berita ini, walaupun hanya secuil berita kecil ternyata tetap menarik untuk disinggung dan dicerna. Karena:
  1. Nama reptil purba itu menarik Tuatara. Sebuah nama yang menurut gue tepat banget untuk reptil yang pernah hidup bersama dinosaurus 225 juta tahun yang lalu: TUA! Karena penasaran saya coba cari tahu lebih banyak soal Tuatara. Salah satu sumber online (yup its Wikipedia) menyebutkan bahwa Tuatara itu??adalah reptil endemic di New Zealand, jadi hampir mirip seperti komodo yang cuma ada di Pulau Komodo. Ukurannya lebih kecil dari komodo, karena biasanya cuma berukuran 80cm dari ujung kepala hingga ujung ekornya. Dan nama Tuatara itu ternyata diambil dari bahasa??Maori, penduduk asli New Zealand, yang artinya peaks on the back, mungkin karena punggungnya yang bergerigi.
  2. “Konon, sebuah museum di Selandia Baru sedang menanti kelahiran 12 ekor tuatara”. Here’s the question, selama ini yang gue tau sebuah museum hanya mengabadikan benda-benda peninggalan prasejarah or benda bersejarah, bukan actual living creature. Kalau misalnya beritanya diawali dengan sebuah kebun binatang di Selandia Baru, gue gak akan terlalu bertanya-tanya, karena kalau ada binatang (karena yang lahir 12 ekor) lahir di kebun binatang itu sih wajar. Back to the museum, ternyata museum yang namanya adalah??Southland Museum ini??memang punya sebuah Tuatara gallery, untuk sebuah program yang namanya “captive Tuatara breeding programme”, sejenis penangkaran gitu.??
  3. Henry Age is 111 and Mildred Age is 80, ??bahkan mereka lebih tua dari my grandparents! Dan mereka masih menantikan kehadiran anak. Buat gue ini mencengangkan!??Tuatara punya average lifespan sekitar 60 tahun dan bisa hidup hingga 100 tahun atau lebih. ??Perkembangbiakan Tuatara termasuk yang paling lambat. Mereka baru dewasa (akil balik) di umur 10 tahun dan sang betina hanya akan bertelur 1x dalam 4 tahun.??
  4. One more thing, sepertinya untuk memastikan kalau populasi Tuatara tidak punah, Henry sang Tuatara Jantan mengorbankan diri dengan memiliki 2 istri dan memiliki lebih dari satu anak. Sepertinya kalau sudah diambang kepunahan poligami kadang menjadi pilihan ya.
  5. Mau lihat penampakannya si Henry? Tuatara yang tinggal di??Southland Museum and Art Gallery, yang masih aktif bereproduksi di usianya yang sudah menginjak 111 tahun?
Rama’s Think:
Nggak heran lifespan nya sangat panjang, namanya juga Tuatara… mungkin beda kalo Mudatara. Hehehehe.
Bookmark to:
Add 'Tuatara' to Del.icio.usAdd 'Tuatara' to diggAdd 'Tuatara' to FURLAdd 'Tuatara' to blinklistAdd 'Tuatara' to TechnoratiAdd 'Tuatara' to Yahoo My WebAdd 'Tuatara' to Ma.gnoliaAdd 'Tuatara' to Stumble UponAdd 'Tuatara' to Google BookmarksAdd 'Tuatara' to BloglinesAdd 'Tuatara' to AskAdd 'Tuatara' to Live-MSNAdd 'Tuatara' to FaceBookAdd 'Tuatara' to BlogsvineAdd 'Tuatara' to MySpaceAdd 'Tuatara' to TwitterAdd 'Tuatara' to Mister-Wong

Maksimalkan Modal

Categories: Uncategorized By: Ramya Prajna S

Suatu malam terjadi perdebatan seru dengan sahabat saya. Tidak ingat mulainya dari mana, tetapi teman saya langsung ‘panas’ waktu kami sedang membahas tentang lulusan universitas luar negri. Persisnya ketika gue bilang “wah susah tuh lulusan luar negri kalo masuk Think.Web“. Teman itu langsung bertanya “why???”. Gue jawab “ya dia musti bisa nunjukin sesuatu yang lebih dibanding para lulusan dalam negri”.

Dan kemudian terjadi banyak perdebatan dan teman itu terus-terusan berkata “you can’t do double standard!! Pikiran lo sempit banget kalo melakukan itu. Lo nggak bisa judging seperti itu, mereka musti punya kesempatan yang sama”.

Bwehhh…. ??whose giving the judgement now?? hehehe…

Tapi ini alesan-alesan gue dibalik pendapat gue mengenai lulusan luar negri:

  1. Maksimalkan modal
    Punya kesempatan sekolah di luar artinya punya pengalaman yang berbeda dengan orang lain. Lebih-lebih, seharusnya punya pengalaman dan pengetahuan yang lebih dibanding mereka yang hanya sekolah di dalam negri. ??Jadi seharusnya orang tersebut bisa menghasilkan sesuatu yang lebih. Kalau tidak, artinya dia tidak menghasilkan sesuatu yang memaksimal dari modal yang dia miliki. Kalo memang seperti itu berarti he or she doesn’t fit with us.
  2. Just being fair
    Apa jadinya kalau olimpiade penyandang cacat dengan mereka yang normal dijadikan satu? Setiap hal punya tolak ukur yang berbeda, dan harus bisa dinilai secara fair ketika dibandingkan dengan yang lain. (mungkin akan ada yang bilang, kita nggak bicara soal cacat fisik… well it’s just analogy. Tapi intinya different competition, different people, different values). Selama penilaiannya masih bisa dipisahkan dan dinilai secara adil, ya sebaiknya dipisahkan.??Being fair itu tidak selalu 50-50 kok, bukan selalu sama rata. Tapi memang mampu menilai secara adil & bijak.
    Dan kembali lagi, sudahkah modal yang dimiliki menjadi maksimal???
  3. Bangun bangsa mu
    Gue nggak habis pikir dengan mereka yang S1 di luar negri, kemudian/atau S2 diluar negri, balik-balik cari kerja sebagai manager/director. Geeezzz…. Bangsa mu sudah cukup sulit dengan lapangan pekerjaan, kenapa orang-orang yang punya kesempatan untuk lebih maju dan kembali hanya untuk bersaing dengan yang tidak punya kesempatan yang sama. Kenapa bukan BIKIN LAPANGAN KERJA itu.
    Nggak punya modal (uang), nggak punya network, nggak punya pengalaman, itu cuman alesan. Yang dibutuhin cuman guts! keberanian! Dan kalo mereka yang udah berani hidup sendiri di negri orang dan balik-balik kesini nggak punya keberanian?! Malu dong sama mereka yang mampu bikin usaha sendiri disebuah desa, dan mengkaryakan orang-orang sekitarnya.
  4. Apa yang didapat tidak akan sama
    Hal ini jelas lah ya. Pengalaman dalam dan luar negri pasti tidak akan sama. Tapi menurut gue bagi mereka yang menghabiskan S1 nya diluar negri kehilangan banyak hal yang secara nyata ada di Indonesia. Hal ini yang disayangkan. Mungkin ini karena gue sejauh ini baru berhasil menyelesaikan S1 dan didalam negri. Tapi masa kuliah gue itu bener-bener menjadi proses pembentukan diri gue yang sekarang. Cukup tahu masalah yang terjadi di bangsa ini, punya wawasan cukup akan bangsa dan segala kekayaannya, dan punya kecintaan terhadap bangsa.
    Jadi menurut gue memang punya dasar yang kuat dulu mengenai bangsa nya, kemudian lakukan sesuatu baru setelah itu putuskan mencari ilmu pengalaman diluar atau tidak. Tentunya dengan tujuan untuk kemudian kembali lagi dan memajukan bangsa.
Seinget gue, sejauh ini pernah ada 3-4 orang S1 lulusan LN yang apply ke Think.Web. Dalam proses recruitment kemampuan dan potensi seseorang memang hanya bisa diketahui dari portofolio/CV dan hasil interview. Dan dari proses itu orang-orang tersebut memang tidak menunjukkan hasil yang seharusnya dihasilkan berdasar point-point gue diatas.????

Surprising buat gue… gue selalu kemudian berpikir, “trus ngapain lo jauh-jauh sekolah?”.

Mungkin akan ada yang bilang “yah itu kan nggak mempresentasikan lulusan LN yang lain”. Well… begini deh… gue percaya mereka yang lulus dari sekolah di LN pasti lebih banyak dari mereka yang muncul di majalah-majalah sebagai enteprenuer, tapi kan kenyataannya yang muncul sedikit sekali.
We’re proudly to say kalau saat ini Think.Web berisi kami-kami yang menjalankan sekolah nya di dalam negri. Dan kami juga mampu bersaing dengan mereka yang lulusan LN atau bahkan orang/perusahaan asing pun. 100% adalah dari dalam negri, tapi dengan internet pengetahuan dan ‘pengalaman’ kami bisa dikatakan sama dengan mereka di dan dari manapun.??Tanpa menutup kesempatan bagi mereka yang kebetulan lulusan luar atau bahkan orang asing pun, tapi mereka musti bisa memberikan nilai tambah buat kita.
??
Gue pribadi, tujuan utama bikin usaha adalah untuk membantu sesama. Memberikan lapangan kerja dan penghidupan buat bangsa gue, Indonesia. Jadi wajar sepertinya kalau gue berusaha berlaku adil buat mereka yang mungkin tidak punya kesempatan untuk menuntut ilmu di LN.??
??
Dengan hal-hal itu gue tidak merasa narrow-minded, stereotyped or judging to something.
Gimana menurut lo?
Anan’s Mind
??

Too be honest menurut gue yang penting sebenarnya adalah outcomenya. What kinds of person have you become setelah lo sekolah. Mau di dalam or di luar negeri or di luar planet sekalipun. Karena in the end itu yang terpenting, the person matters dan bukannya dia sekolahnya dimana. Kenapa sebuah sekolah kemudian punya standar yang bagus dan lulusannya dianggap bagus? Let me tell you this, because good school menuntut good seeds. When they have good seeds, mereka akan memanen hasil yang tentunya juga bagus (yah kesampingkanlah beberapa anomali bibit yang kemudian mutasi).

Soal sekolah di dalam ataupun di luar negeri, it’s all about the chances you’ve got. ??Kesempatan pertama datangnya dari kondisi ekonomi, kalau memang mampu berarti orang tua akan mampu menyekolahkan sang anak, sehingga mendapatkan pendidikan terbaik (sesuai dengan kemampuan ekonomi). Kalau bisa sekolah di dalam negeri ya cari yang terbaik dan kalau memang punya kesempatan melihat dunia dan bersekolah di luar negeri juga cari yang terbaik. Don’t just settle for second best.

Kesempatan kedua datangnya dari kemampuan dan keinginan sang anak. Kalau memang anaknya diberikan kelebihan di bidang pendidikan dan mampu mengejar beasiswa, dia bisa mendapat pendidikan terbaik (entah di dalam maupun di luar). Ini yang gue bilang tadi good seed akan bisa masuk ke sekolah terbaik dan memang dicari oleh good school.??

Jadi I really think what’s Rama trying to say is, Think.Web has the privilege of working with the good seeds from local university therefore we except the same outcome from those who have the opportunity to study abroad.

Bookmark to:
Add 'Maksimalkan Modal' to Del.icio.usAdd 'Maksimalkan Modal' to diggAdd 'Maksimalkan Modal' to FURLAdd 'Maksimalkan Modal' to blinklistAdd 'Maksimalkan Modal' to TechnoratiAdd 'Maksimalkan Modal' to Yahoo My WebAdd 'Maksimalkan Modal' to Ma.gnoliaAdd 'Maksimalkan Modal' to Stumble UponAdd 'Maksimalkan Modal' to Google BookmarksAdd 'Maksimalkan Modal' to BloglinesAdd 'Maksimalkan Modal' to AskAdd 'Maksimalkan Modal' to Live-MSNAdd 'Maksimalkan Modal' to FaceBookAdd 'Maksimalkan Modal' to BlogsvineAdd 'Maksimalkan Modal' to MySpaceAdd 'Maksimalkan Modal' to TwitterAdd 'Maksimalkan Modal' to Mister-Wong

Amal

Categories: Uncategorized By: Handoko

Seorang pengusaha sukses jatuh di kamar mandi dan akhirnya stroke. Sudah 7 malam dirawat di RS di ruang ICU. Di saat orang-orang terlelap dalam mimpi malam, dalam dunia roh seorang malaikat menghampiri si pengusaha yang terbaring tak berdaya.

Malaikat memulai pembicaraan, “Kalau dalam waktu 24 jam ada 50 orang berdoa buat kesembuhanmu, maka kau akan hidup. Dan sebaliknya jika dalam 24 jam jumlah yang aku tetapkan belum terpenuhi, itu artinya kau akan meninggal dunia!

“Kalau hanya mencari 50 orang, itu mah gampang .. . ” kata si pengusaha ini dengan yakinnya.

Setelah itu Malaikat pun pergi dan berjanji akan datang 1 jam sebelum batas waktu yang sudah disepakati.

Tepat pukul 23:00, Malaikat kembali mengunjunginya; dengan antusiasnya si pengusaha bertanya, “Apakah besok pagi aku sudah pulih? Pastilah banyak yang berdoa buat aku, jumlah karyawan yang aku punya lebih dari 2000 orang, jadi kalau hanya mencari 50 orang yang berdoa pasti bukan persoalan yang sulit”.

Dengan lembut si Malaikat berkata, aku sudah berkeliling mencari suara hati yang berdoa buatmu tapi sampai saat ini baru 3 orang yang berdoa buatmu, sementara waktumu tinggal 60 menit lagi. Rasanya mustahil kalau dalam waktu dekat ini ada 50 orang yang berdoa buat kesembuhanmu”.

Tampa menunggu reaksi dari si pengusaha, si malaikat menunjukkan layar besar berupa TV siapa 3 orang yang berdoa buat kesembuhannya. Di layar itu terlihat wajah duka dari sang istri, di sebelahnya ada 2 orang anak kecil, putra putrinya yang berdoa dengan khusuk dan tampak ada tetesan air mata di pipi mereka”.

Kata Malaikat, “Aku akan memberitahukanmu, kenapa Tuhan rindu memberikanmu kesempatan kedua? Itu karena doa istrimu yang tidak putus-putus berharap akan kesembuhanmu”

Kembali terlihat dimana si istri sedang berdoa jam 2:00 subuh, ” Tuhan, aku tahu kalau selama hidupnya suamiku bukanlah suami atau ayah yang baik! Aku tahu dia sudah mengkhianati pernikahan kami, aku tahu dia tidak jujur dalam bisnisnya, dan kalaupun dia memberikan sumbangan, itu hanya untuk popularitas saja untuk menutupi perbuatannya yang tidak benar dihadapanMu. Tapi Tuhan, tolong pandang anak-anak yang telah Engkau titipkan pada kami, mereka masih membutuhkan seorang ayah. Hamba tidak mampu membesarkan mereka seorang diri.”

Dan setelah itu istrinya berhenti berkata-kata tapi air matanya semakin deras mengalir di pipinya yang kelihatan tirus karena kurang istirahat”.

Melihat peristiwa itu, tampa terasa, air mata mengalir di pipi pengusaha ini. Timbul penyesalan bahwa selama ini bahwa dia bukanlah suami yang baik. Dan ayah yang menjadi contoh bagi anak-anaknya.. Malam ini dia baru menyadari betapa besar cinta istri dan anak-anak padanya.

Waktu terus bergulir, waktu yang dia miliki hanya 10 menit lagi, melihat waktu yang makin sempit semakin menangislah si pengusaha ini,penyesalan yang luar biasa. Tapi waktunya sudah terlambat ! Tidak mungkin dalam waktu 10 menit ada yang berdoa 47 orang !

Dengan setengah bergumam dia bertanya,”Apakah diantara karyawanku, kerabatku, teman bisnisku, teman organisasiku tidak ada yang berdoa buatku?”

Jawab si Malaikat, ” Ada beberapa yang berdoa buatmu.Tapi mereka tidak Tulus. Bahkan ada yang mensyukuri penyakit yang kau derita saat ini. Itu semua karena selama ini kamu arogan, egois dan bukanlah atasan yang baik. Bahkan kau tega memecat karyawan yang tidak bersalah”. Si pengusaha tertunduk lemah, dan pasrah kalau malam ini adalah malam yang terakhir buat dia. Tapi dia minta waktu sesaat untuk melihat anak dan si istri yang setia menjaganya sepanjang malam.

Air matanya tambah deras, ketika melihat anaknya yang sulung tertidur di kursi rumah sakit dan si istri yang kelihatan lelah juga tertidur di kursi sambil memangku si bungsu.

Ketika waktu menunjukkan pukul 24:00, tiba-tiba si Malaikat berkata, Tuhan melihat air matamu dan penyesalanmu ! ! Kau tidak jadi meninggal,karena ada 47 orang yang berdoa buatmu tepat jam 24:00″.

Dengan terheran-heran dan tidak percaya, si pengusaha bertanya siapakah yang 47 orang itu. Sambil tersenyum si Malaikat menunjukkan suatu tempat yang pernah dia kunjungi bulan lalu.

Bukankah itu Panti Asuhan ? kata si pengusaha pelan. “Benar anakku, kau pernah memberi bantuan bagi mereka beberapa bulan yang lalu, walau aku tahu tujuanmu saat itu hanya untuk mencari popularitas saja dan untuk menarik perhatian pemerintah dan investor luar negeri. ”

“Tadi pagi, salah seorang anak panti asuhan tersebut membaca di koran kalau seorang pengusaha terkena stroke dan sudah 7 hari di ICU. Setelah melihat gambar di koran dan yakin kalau pria yang sedang koma adalah kamu, pria yang pernah menolong mereka dan akhirnya anak-anak panti asuhan sepakat berdoa buat kesembuhanmu. ”

Doa sangat besar kuasanya. Tak jarang kita malas. Tidak punya waktu. Tidak terbeban untuk berdoa bagi orang lain.

Ketika kita mengingat seorang sahabat lama/keluarga, kita pikir itu hanya kebetulan saja padahal seharusnya kita berdoa bagi dia. Mungkin saja pada saat kita mengingatnya dia dalam keadaan butuh dukungan doa dari orang-orang yang mengasihi dia.

Disaat kita berdoa bagi orang lain, kita akan mendapatkan kekuatan baru dan kita bisa melihat kemuliaan Tuhan dari peristiwa yang terjadi.

Hindarilah perbuatan menyakiti orang lain… Sebaliknya perbanyaklah berdoa buat orang lain.

Terima kasih

Karena pahlawan sejati, bukan dilihat dari kekuatan phisiknya, tapi dari kekuatan hatinya. Katakan ini dengan pelan, “Ya ALLAH, hamba mencintai-MU dan membutuhkan-MU, datang dan terangilah hati kami sekarang…!!!”. (dari: Nurfirman)

Pas banget rasanya artikel ini beredar di bulan Puasa. Met Puasa

Too Much Discount Will Kill You

Categories: Uncategorized By: Ramya Prajna S

Saya memang bukan terlalu penikmat makanan Pizza. Plus pizza yang saya kenal (dan suka) adalah pizza yang sudah ‘di lokal kan’. Dikepala saya pizza itu roti nya tebal. Tetapi kemudian teman-teman saya bilang kalau pizza yang asli negara nya tidak seperti itu, roti tebal itu hanya untuk memuaskan perut orang Indonesia yang kapasitas nya besar ;)

Kemudian muncullah 1 buah restaurant pizza yang terlihat lebih berkelas. Interior nya berwarna putih-putih, dengan riasan neon box biru. Furniture-furniture nya juga terlihat modern dan elegant. Restaurant Pizza ini bernama Izzi Pizza (IP). ??Muncul dengan positioning yang lebih berkelas dan secara harga pun diatas dari pendahulu nya. Tetapi sebenarnya tanpa liat daftar menu pun image yang tercipta juga seperti itu, berkelas.

Menu pizza nya menurut saya tidak biasa (dibanding pendahulunya). Hadir dengan roti tipis dan nama-nama menu yang lebih sering terdengar di film-film hollywood.??Saya beberapa kali makan di tempat ini. Dan ada menu-menu yang saya suka. Tetapi memang kehadiran saya tidak lebih sering dibanding dari restaurant pizza yang satunya.

Ketika ada sebuah provider CDMA yang menjalankan program promosi, IP merupakan salah satu restaurant yang gencar memberikan promosi. Rasanya hampir setiap teman yang menggunakan Esia pasti bilang “di IP aja, nih gue ada discount”. Akibat sering nya saya jadi sedikit bertanya, “emang dia nggak laku ya?”.

Kemudian muncul masanya dimana hampir semua kartu kredit punya discount khusus di restaurant-restaurant tertentu. IP juga termasuk salah satu yang sering saya jumpai promo nya. At least untuk kartu kredit yang saya gunakan pasti saja ada. Biasanya promo nya adalah discount 30-50% dihari Senin s.d Jumat.
Saya jadi bertanya lagi “kok kesan berkelasnya jadi luntur ya, ini apa dia sepi ya?”. Kalau pas lewat resturant nya saya lihat sih ramai, tapi sekarang jadi mikirnya “ini rame pasti salah satu orang nya memanfaatkan promo nya”.

Nah terakhir yang saya tahu adalah discount 50% untuk menu makanannya di setiap hari nya (tanpa harus menggunakan kartu kredit atau kartu debet). Sedangkan discount 75% untuk di hari Senin & Rabu. WHAT!!!
Itu kan sama aja harga nya diturunin 50% dan ada discount 25% di hari-hari tertentu.
Wah image berkelasnya sudah nggak ada lagi dimata saya.

Apa ini dikarenakan dia mau berganti positioning market ya? tapi kan jadinya yang dulu-dulu membeli dengan harga tanpa discount jadi seperti tertipu. Hari-hari gini kan jamannya orang naikin harga, kok yang ini malah diturinin.

Gimana menurut Anda ketika bertemu perusahaan yang selalu memberikan discount?

Anan’s Think:

My gosh, kemarin gue baru aja memikirkan hal yang sama dan ngobrolin ini sama nyokap gue. Jadi ceritanya gue lewat depan Izzi Pancoran and ada banner segede patung pancoran di tempel di kaca Izzi, discount 50%. Nyokap bilang, heran ini Izzi kok diskon terus, kalo ga diskon ga ada yang dateng ya?”.

Gue juga akhirnya berasumsi sama, karena terlalu sering ngasih diskon, jangan-jangan pelanggannya jadi terbiasa kena harga diskonan. ??Di kepala gue sih posisis Izzi sebagai resto pizza sebenarnya tidak terlalu menurun drastis dalam hal kelas, hanya saja gue kemudian menempatkan IP sebagai resto pizza yang “murah hati” dan akan datang kalau kebetulan ada diskonan :)??

Eh tapi lumayan ah ma diskonannya, ada saatnya temen-temen gue kalo traktir ulang tahun pasti di Izzi, sampai suatu saat semua pada protes karena bosen.

Bookmark to:
Add 'Too Much Discount Will Kill You' to Del.icio.usAdd 'Too Much Discount Will Kill You' to diggAdd 'Too Much Discount Will Kill You' to FURLAdd 'Too Much Discount Will Kill You' to blinklistAdd 'Too Much Discount Will Kill You' to TechnoratiAdd 'Too Much Discount Will Kill You' to Yahoo My WebAdd 'Too Much Discount Will Kill You' to Ma.gnoliaAdd 'Too Much Discount Will Kill You' to Stumble UponAdd 'Too Much Discount Will Kill You' to Google BookmarksAdd 'Too Much Discount Will Kill You' to BloglinesAdd 'Too Much Discount Will Kill You' to AskAdd 'Too Much Discount Will Kill You' to Live-MSNAdd 'Too Much Discount Will Kill You' to FaceBookAdd 'Too Much Discount Will Kill You' to BlogsvineAdd 'Too Much Discount Will Kill You' to MySpaceAdd 'Too Much Discount Will Kill You' to TwitterAdd 'Too Much Discount Will Kill You' to Mister-Wong

Social Media

Categories: Uncategorized By: Anantya

What’s the fuzz about social media? Kalau belajar dari asal kata, menurut wikipedia, social media adalah penggunaan internet untuk tujuan saling berbagi dan mendiskusikan informasi dan pengalaman dengan manusia lain. Kenapa kata ini belakangan sering muncul? Karena belakangan trend online memang sedang membawa kita kepada interaksi antar manusia dan saling berbagi pengalaman dengan medium online tadi.

 

Aplikasi sosial media sendiri terbagi menjadi beberapa jenis, antara lain:

Communication

  • Blogs: Wordpress, TypePad, Blogger (service)
  • Microblogs / Presence apps: Twitter and Pownce
  • Social networking: Friendster, Facebook, LinkedIn, MySpace, Orkut

Collaboration

  • Wikis: Wikipedia, PBWiki
  • Social bookmarking: del.icio.us and StumbleUpon
  • Social News Sites: Digg, Mixx and Reddit

Multimedia

  • Photo sharing: Flickr and Zooomr
  • Video sharing: YouTube and Vimeo
  • Audio and Music Sharing: imeem, iLike

 

Agar brand bisa sukses dalam social media pastikan Anda tidak terjebak dalam beberapa anggapan yang “salah” berikut ini:

01. kampanye sosial media = halaman facebook dan myspace
Dalam kenyataannya walaupun keduanya adalah social networking besar, namun masih banyak opsi lain yang mungkin lebih cocok dengan brand Anda. Semua tergantung dari objektif yang ingin dicapai. Bila Anda perusahaan perhotelan/travel mungkin lebih cocok main di Flickr atau youtube. Bila hanya ingin berita tersebar coba gunakan digg atau del.icio.us atau coba juga gunakan wikipedia untuk mengembangkan brand Anda.

02. Traffiknya nggak tinggi
Tinggi rendahnya traffic sebenarnya tergantung bagaimana planning yang dibuat. Selain itu yang perlu disasar adalah menujukan komunikasi pada audience yang tepat sehingga mampu menghasilkan traffic berkualitas baik.

03. Selalu kontrol komunikasi di social media
Pada kenyataannya bila kita berbicara mengenai sosial media, Anda harus bersiap untuk kehilangan kontrol. Mungkin saja pembicaraan yang terjadi terhadap brand adalah campuran antara negatif dan positif .

04. Ga bisa diukur
Bisa kok, cara paling mudah adalah lihat refferal yang masuk ke situs.  Atau monitor sendiri pembicaraan mengenai brand yang terjadi di blog, forum dan lainnya.

Rama’s Think:

Nih tips dari gue:
1. You have to be there!! Optimizing in Social Media nggak akan jalan kalo cuman ditaro aja. At least musti sampai kepada critical mass tertentu baru kemudian account/campaign itu bisa ditinggal. Tapi juga tetap harus dalam supervisi.

2. Minimize usage of one-door service. Masing-masing social media biasanya punya style dan cara masing-masing. Kalau kita menggunakan 1 pintu untuk blasting tapi kemudian tidak berada disitu (lagi-lagi point 1 tadi jadi yang utama) maka campaign nya akan percuma.
Contoh: lewat ping.fm orang bisa posting ke beberapa microblogging secara langsung. Tetapi yang didapat tidak akan maksimal:

 a. Twitter secara fungsi adalah untuk mengupdate status sedang apa seseorang, karena itu kalau kita login ke web nya akan ada tulisan “What are you doing?”.

b. Plurk memungkinkan tercipta nya conversation di masing-masing message nya. Kalo kita cuman posting tanpa kemudian mengikutinya makan tidak akan maksimal fungsinya.

 

Go For Sidejob

Categories: Uncategorized By: Ramya Prajna S

Judul posting ini mungkin sesuatu yg nggak lazim buat para orang yang diberikan tanggung jawab menjalankan perusahaan, lebih-lebih pada mereka yang kebetulan juga pemilik perusahaan seperti saya & Anan

Keberadaan Sidejob selalu saja jadi dilema untuk banyak orang. Bukan cuman mereka yang menjalankannya, tetapi juga mereka yang akan atau memang terkena imbas nya. Kegiatan sidejob biasanya berkait langsung dengan penghasilan tambahan. Kenapa orang melakukan sidejob atau pekerjaan sampingan/tambahan, karena memang orang tersebut merasa uang yang didapatkan dari pekerjaan utamanya tidak/kurang mencukupi. 

Ini yang saya rasakan ketika ada orang yang bertanya “di perusahaan lo diperbolehkan SJ nggak?”. Agak berat jawabnya, ini kan menyangkut ke ‘perut’ setiap orang. Kebutuhan orang lebih-lebih yang memiliki keluarga pasti berbeda-beda. Walaupun diperusahaan kami standar pendapatannya cukup baik (atau malah saya berani katakan baik), tetapi kebutuhan setiap orang berbeda-beda. Pada awalnya saya mengatakan “SJ yang bidangnya sama dengan pekerjaannya di kantor ya nggak boleh, tapi untuk yang bidanya nggak sama ya silahkan aja”.

Tapi biasanya masalahnya akan muncul saat SJ yang bidangnya tidak sama itu mengambil waktu kerja orang tersebut. Entah waktu kerja nya atau waktu istirahat nya atau apapun itu.

Kemudian saya mendengarkan salah satu tips dari pembahasan career coach di Hard Rock FM radio Jakarta. Pembahasan ini terdapat pada acara Drive n Jive (di hari yang saya lupa jadwalnya), dan Rene Suhardono sebagai nara sumbernya. Baru-baru ini, saya juga mendengarkan lagi diskusi dengan topik yang sama dari Rene.

Nah ini intinya:

Go For Sidejob!!
asal pekerjaan itu adalah sesuai dengan passion Anda. Banyak orang yang pekerjaannya tidak sesuai dengan passion nya. Jika sudah begini coba lah pekerjaan-pekerjaan lain untuk memuaskan passion Anda. Misalnya Anda adalah teller pada sebuah bank, dan merasakan punya passion untuk bermusik, maka go for it. Atau Anda seorang programmer tetapi punya passion pada fotografi, coba saja lakukan pekerjaan itu.

Jangan lakukan untuk uang.
Ingat tujuannya, untuk passion bukan untuk uang. Uang yang didapat hanyalah sebagai bonus. Ketika sudah money oriented kita akan kembali terjebak pada ambisi mengejar uang tanpa mengindahkan kesenangan hati.
Mungkin saya perlu bicara sedikit mengenai penting nya passion dalam bekerja. Passion adalah sebuah kecintaan terhadap sesuatu yang dapat memberikan tambahan tenaga ketika melakukan passion tersebut.  Lebih dari itu, passion memberikan tambahan tenaga pada hidup kita. Karena itu lakukanlah pekerjaan tambahan untuk memuaskan passion Anda.

Passion for Energy Management.
Dengan ’suntikan’ energi yang didapat dari menjalankan passion maka setiap orang akan mempunyai energy lebih atau dapat melakukan recharge terhadap energi nya. Setiap oranya yang sudah habis waktunya atas kegiatan rutinitas akan sulit punya waktu untuk istirahat. Karena itu buat saya selalu yang penting adalah Energy Management bukan Time Management. 
Waktu sampai kapan pun tidak akan mungkin lebih dari 24 jam, 7 hari seminggu. Yang memungkinkan adalah kalau kita mengatur energy kita. Karena energy kita masih mungkin mendapat ’slot-slot’ tambahan.

Saya percaya dihari tua nanti, setelah tidak banyak energy yang tersisa pada seseorang, maka pekerjaan yang masih mungkin dilakukan adalah pekerjaan yang sesuai dengan passion. Bukan sesuatu yang buruk jika hal tersebut sudah dimulai dari sekarang. 

Jangan lakukan 50-50 untuk mengerjakan Sidejob, lakukan 100-100. 100 untuk pekerjaan utama dan 100 untuk pekerjaan tambahan. Akan jauh lebih baik jika keputusan mengenai Side job for passion ini Anda komunikasikan dengan pemimpin Anda.
Lebih-lebih jika ada permasalahan dengan pendapatan, diskusikan dengan pimpinan Anda dan cari jalan keluar yang win-win. Jadi, sidejob bukan lah semata-mata solusi untuk pendapatan yang kurang. 

Dan coba diingat, kalau bicara akan kebutuhan uang, bukankah hal ini adalah hal yang relatif? semua orang samapai kapanpun tidak akan merasa cukup dengan uang yang didapatkan.

Nah, sudahkah Anda melakukan Sidejob sebagai penyaluran passion Anda?

Anan’s Think:

Merajut termasuk sidejob? Then I found my ultimate side job hehehe…Memang ada 2 hal yang sangat mendasar dari kenapa orang melakukan side job. Satu karena memang sudah panggilan hati untuk menyalurkan passion tadi dan satu lagi memang untuk kebutuhan finansial belaka. Passion gue dalam hidup, sampai saat ini ada 2 hal, menulis dan merajut (di luar passion terhadap dunia online tentunya, kalau yang itu sih sudah jadi pekerjaan utama). 

Yang dijadikan sidejob sejauh ini baru kegiatan merajut, yang dikerjakan selama weekend, melepas penat, letih dan voila jadi deh satu taplak, doily (ini taplak kecil), tas, well anything yang gue mau bikin dengan rajutan. Karena sidejob yang ini berhubungan dengan passion, sampai sekarang penghasilan saya dari sini masih sedikit. Karena memang tidak ada niat untuk “menjual secara komersil” hasil rajutan saya ini.

Belakangan tawaran sidejob untuk passion kedua gue mulai berdatangan, tapi sampai saat ini gue belum sampai hati untuk melakukannya karena berhubungan dengan tawaran finansial yang menyertainya. Mungkin kalau tawaran sidejobnya datang ga dengan tawaran finansialnya akan langsung diambil? Hehe nggak deng, untuk passion yang ini kayaknya gue komersil.

Bookmark to:
Add 'Go For Sidejob' to Del.icio.usAdd 'Go For Sidejob' to diggAdd 'Go For Sidejob' to FURLAdd 'Go For Sidejob' to blinklistAdd 'Go For Sidejob' to TechnoratiAdd 'Go For Sidejob' to Yahoo My WebAdd 'Go For Sidejob' to Ma.gnoliaAdd 'Go For Sidejob' to Stumble UponAdd 'Go For Sidejob' to Google BookmarksAdd 'Go For Sidejob' to BloglinesAdd 'Go For Sidejob' to AskAdd 'Go For Sidejob' to Live-MSNAdd 'Go For Sidejob' to FaceBookAdd 'Go For Sidejob' to BlogsvineAdd 'Go For Sidejob' to MySpaceAdd 'Go For Sidejob' to TwitterAdd 'Go For Sidejob' to Mister-Wong

Pilih Nama Domain

Categories: Uncategorized By: Anantya

Terlihat sederhana. Apalah arti sebuah nama domain. Tapi jangan salah, seperti layaknya nama Anda, nama sebuah domain ternyata memegang peranan penting dalam kehidupan. Setidaknya kehidupan kampanye online Anda.   Kalau selama ini kita disibukkan dengan, bagaimana ya isi situs kita nanti, tampilannya harus a,b,c,d, tapi jangan lupa bahwa ternyata nama situs menjadi salah satu daya tarik untuk menarik audience

 

Ada beberapa alasan mengapa pemilihan nama domain menjadi sesuatu yang penting:

01. Menggunakan kata yang sudah dikenal umum atau kata yang sering dijadikan keyword brand kita akan sangat menolong mendatangkan traffic direct ke dalam situs.
Selain itu, mereka yang masuk direct ke dalam situs memiliki kualitas yang lebih baik. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh WebSideStory menunjukkan bahwa visitor yang masuk melalui URL direct 2x lebih berkualitas dalam melakukan action (melakukan klik, memberikan komentar, mengikuti quiz, etc) daripada mereka yang masuk melalui search engine atau masuk melalui refferer lain.  
Mereka yang menggunakan keywords sebagai nama situs antara lain:
- Calvin Klein -> underwear.com
- Johnson & Johnson -> baby.com

 

02. Bila kampanye online didasari sebuah kampanye singkat (Quiz atau hal sejenis), pemasar bisa lebih kreatif sesuai dengan ide yang ditawarkan dalam kampanye singkat tersebut.
Misalnya:
- Burger King -> subservientchicken.com
- Wrigley -> candystand.com
Nama-nama seperti ini akan mengajak dan membangun rasa penasaran target market. Target market akan lebih tertarik untuk membuka candystand.com dibanding wrigley.com. 

 

03. Selain itu perhatikan juga pemilihan nama.
Ada beberapa kata yang bila digabung memiliki arti lain. Misalnya sebuah perusahaan database artis Who Represents, ingin menggunakan brandnya secara online dan memilih whorepresents.com (kata who dan represent bila digabung ternyata membentuk arti lain).

 

04. Selain itu yang perlu juga diperhatikan, walau isi kampanye online pada akhirnya merupakan penentu dalam sukses tidaknya sebuah kampanye, memilih nama domain yang pas juga membantu untuk membangun traffic masuk ke dalam situs.

Rama’s Think:

Tentunya hal ini juga berlaku untuk nama domain dengan bahasa Indonesia. Namun jadi sedikit masalah kalau nama Brand nya adalah International sedangkan yang initiate membuat website nya dari Indonesia.
Atau mungkin ya hanya sekedar dibuat untuk kepentingan redirect aja. Yang penting mudah diingat, gampang disebut. 

Coba buat orang Indonesia mana yang lebih cepet nempel: disingkat.com atau tinyurl.com.

Bookmark to:
Add 'Pilih Nama Domain' to Del.icio.usAdd 'Pilih Nama Domain' to diggAdd 'Pilih Nama Domain' to FURLAdd 'Pilih Nama Domain' to blinklistAdd 'Pilih Nama Domain' to TechnoratiAdd 'Pilih Nama Domain' to Yahoo My WebAdd 'Pilih Nama Domain' to Ma.gnoliaAdd 'Pilih Nama Domain' to Stumble UponAdd 'Pilih Nama Domain' to Google BookmarksAdd 'Pilih Nama Domain' to BloglinesAdd 'Pilih Nama Domain' to AskAdd 'Pilih Nama Domain' to Live-MSNAdd 'Pilih Nama Domain' to FaceBookAdd 'Pilih Nama Domain' to BlogsvineAdd 'Pilih Nama Domain' to MySpaceAdd 'Pilih Nama Domain' to TwitterAdd 'Pilih Nama Domain' to Mister-Wong

Effective Online Branding

Categories: Uncategorized By: Anantya

Apakah online branding yang selama ini lakukan efektif? Untuk menjawab hal ini, dibutuhkan pengukuran yang jelas. Dalam media online “apapun yang dilakukan dapat diukur“. Oleh karena itu, memperlihatkan return of investment dari kampanye yang dilakukan menjadi penting.   

Tantangan untuk melakukan pengukuran ini dikeluarkan oleh hampir semua brand, terutama mereka yang berada pada sektor FMCG (Fast Moving Consumer Goods) semakin giat melakukan kampanye promosi online. Memilih situs yang cocok dan melakukan placement yang baik merupakan salah satu kunci.

Mencari dasar perhitungan online branding memang sulit, karena belum ada dasar pengukuran universal seperti hanya pengukuran pada media konvensional (TV, Radio atau media cetak). Namun bukan berarti kita tidak dapat mengukur hasil kampanye online kita.

1) Bila menggunakan Rich Media Interactions
Berupa banner atau product knowledge yang dibuat dengan Rich Media format. Biasanya menggunakan flash  yang tidak hanya menawarkan bentukan kreatif yang menarik perhatian, tetapi juga memungkinkan pengukuran. Hal yang dapat diukur antara lain adalah: 

  • bagaimana interaksi user (memperlihatkan ketertarikan/interest user): mouse over, banner expanded, video dimainkan, waktu interaksi
  • apakah user tertarik lebih jauh: click trough, testimoni 

2) Ukur Kliknya
Jika membuat microsite (mungkin berisi tips, info produk atau newsletter), pastikan selain terlihat menarik, seluruh aktifitas dalam microsite tersebut dapat dimonitor dan diukur pada akhir periode. Bisa dengan mengukur traffic dari Log atau dengan embed code pada setiap halaman yang ada.

3) Bila menggunakan Social networking
Belakangan, melakukan kampanye online di Social Networking banyak dilakukan oleh brand.  Baik itu menghadirkan forum, membuat aplikasi di Facebook, membuat halaman di Friendster, Facebook, Myspace atau Multiply. Kuncinya adalah untuk  mendapatkan WOM yang pada akhirnya mendapatkan rekomendasi ke jaringan teman lain. Dengan social networking yang didapat adalah dan penting untuk diukur adalah bagaimana feedback yang terbentuk.

Rama’s Think:

Yang menjadi dasar menjadi efektivitas adalah segala sesuatu harus berdasar analisa yang kemudian turun kepada strategy. Jadi bukan asal jalan.

Kemudian apapun itu, bilsa sudah menyangkut brand, didunia online harus diurus dan dijaga. Karena apapun informasi yang ada di dunia online akan hidup selamanya disana.

Bookmark to:
Add 'Effective Online Branding' to Del.icio.usAdd 'Effective Online Branding' to diggAdd 'Effective Online Branding' to FURLAdd 'Effective Online Branding' to blinklistAdd 'Effective Online Branding' to TechnoratiAdd 'Effective Online Branding' to Yahoo My WebAdd 'Effective Online Branding' to Ma.gnoliaAdd 'Effective Online Branding' to Stumble UponAdd 'Effective Online Branding' to Google BookmarksAdd 'Effective Online Branding' to BloglinesAdd 'Effective Online Branding' to AskAdd 'Effective Online Branding' to Live-MSNAdd 'Effective Online Branding' to FaceBookAdd 'Effective Online Branding' to BlogsvineAdd 'Effective Online Branding' to MySpaceAdd 'Effective Online Branding' to TwitterAdd 'Effective Online Branding' to Mister-Wong

Hindari Bad Press

Categories: Uncategorized By: Anantya
Pemberitaan buruk alias bad press tidak hanya terjadi di surat kabar atau TV saja, belakangan bad press lebih cepat menyebar melalui online publicity. Berterimakasihlah pada user generated content atau juga maraknya citizen journalism online. Nah ketika masalah ini terjadi, apa yang harus dilakukan? Cobalah untuk melakukan Search Engine Optimization (SEO).
 
Kenapa SEO? Mari, let us share you a fact:
  • bad or good publicity mengenai brand akan hadir dalam versi online. Dan hampir 50% dari traffic yang datang ke sebuah situs biasanya dihasilkan oleh Searh Engine dan sisanya masuk melalui direct URL ataupun refferal (link) dari situs lain.
  • 85% pengguna internet menggunakan Search Engines untuk menemukan situs/produk yang dicari

Nah dilihat dari dua fakta tersebut, limitasi bad press memang dapat dilakukan dengan SEO. Caranya ada dua:

1. Fokuskan pada keyword yang akan memberikan image positive pada brand
Biasanya user akan mengetikkan nama brand atau nama perusahaan sebagai keyword untuk mencari sesuatu yang terkait dengan brand.  Cobalah untuk mengoptimasi keyword ini, agar hasil pencarian menghasilkan link yang brand-friendly.

Dengan melakukan hal ini, berarti Anda juga telah mengoptimasi produk untuk membangun image baik brand. Dengan demikian link brand-friendly akan mendorong bad press dari posisi halaman pertama atau kedua di search engine, dan memperbesar peluang user untuk menemukan berita baik mengenai brand

2. Link building
Bad press biasanya masuk dalam peringkat atas karena adanya link building. Komunitas online dapat menyebarkan gosip dan link dan ini akan menyebabkan naiknya posisi bad press dalam search engine. Sebagai penangkalnya, cobalah untuk membuat strategi penyebaran yang sama (melalui link building) dengan positive press.
 
“Bad publicity is a good publicity”. Ini bisa jadi apa yang dikatakan oleh PR person Anda, apalagi bila bad publicity kemudian bisa di-twist sehingga menghasilkan happy ending untuk semua pihak.
Rama’s Think:
Permasalahannya dibeberapa kasus justru yang mendapat Bad Publicity malah trauma dengan online media. Saat mereka search nama brand mereka, yang ditemukan adalah website-website yang memberikan bad comment terhadap brand mereka.

“Bad publicity is good publicity”

Kalimat itu sangat tepat tapi perlu diikuti dengan 3 hal ini: 

Wise
Bijak lah dalam menerima tanggapan. Jangan panik atau bahkan trauma kemudian malah meninggalkan online media. Karena tanggapan itu akan terus ada dan bahkan mungkin terus berkembang. Meninggalkannya hanya bikin semakin tidak terkendali.

Open hearted
Dalam dunia internet yang tanpa batas orang ber hak untuk melakukan apapun. Berhati terbuka lah untuk menerima segala sesuatu tanggapan yang ada.

Smart
Bukan berarti semua tanggapan itu diterima saja dan tidak dibalas, tentunya semua harus juga ditanggapi. Tapi kita tetap harus smart dalam menanggapinya. Jangan terjebak malah memperdalam bad publicity tadi. 

Bookmark to:
Add 'Hindari Bad Press' to Del.icio.usAdd 'Hindari Bad Press' to diggAdd 'Hindari Bad Press' to FURLAdd 'Hindari Bad Press' to blinklistAdd 'Hindari Bad Press' to TechnoratiAdd 'Hindari Bad Press' to Yahoo My WebAdd 'Hindari Bad Press' to Ma.gnoliaAdd 'Hindari Bad Press' to Stumble UponAdd 'Hindari Bad Press' to Google BookmarksAdd 'Hindari Bad Press' to BloglinesAdd 'Hindari Bad Press' to AskAdd 'Hindari Bad Press' to Live-MSNAdd 'Hindari Bad Press' to FaceBookAdd 'Hindari Bad Press' to BlogsvineAdd 'Hindari Bad Press' to MySpaceAdd 'Hindari Bad Press' to TwitterAdd 'Hindari Bad Press' to Mister-Wong