FreSh, Think.Web and our profile at Koran Tempo

Categories: Uncategorized By: Ramya Prajna S

Berikut liputan mengenai FreSh yang muncul di Koran Tempo

Ada juga review tentang kami dan Think.Web. koran-tempo-thumb01koran-tempo-thumb02koran-tempo-thumb03

 

                           

Information provided by CrunchBase
                           

Information provided by CrunchBase
                           

Information provided by CrunchBase

Membumikan Mimpi

Categories: Uncategorized By: Ramya Prajna S

Pada salah satu slide yang saya bawakan saat Pecha Kucha Jakarta vol.01 beberapa waktu lalu bertuliskan “Dimana langit dijunjung, disitu bumi dipijak”. Ini memang sebuah peribahasa yang sengaja saya balik. Langit saya andaikan sebagai tempat beradanya mimpi-mimpi, dan bumi menjadi tempat saya untuk mengejar mimpi itu.

slide21“Membumikan mimpi” sebuah kalimat sederhana yang sama sekali tidak mudah melakukannya.

Ada suatu waktu dimana saya, Anan dan mas Bri (Febriyanto) meeting dengan kawan lama dari mas Briyan. Pada salah satu obrolan mas Bri bercerita mengenai bisnis apa saja yang dia lakukan. Sebuah advertising agency, event organizer, production house sampai dengan web agency yaitu Think.Web. Kawannya kemudian menanggapi “buset, jadi sebenernya kerjaan lo apa Bri?”. Dijawab “kerjaan gue membumikan mimpi teman-teman ini” sambil menunjuk ke saya & Anan. Sejak itu kalimat “membumikan mimpi” cukup membekas di saya.

Kalimat itu kembali terangkat hari ini saat berdiskusi mengenai kerjasama bisnis dengan sebuah pihak untuk sebuah project ‘masa depan’. Untuk tujuan business partnership antara kedua belah pihak sama-sama mengemukakan visi masing-masing. Visi disini sebenarnya lebih kepada mimpi, apa yang dibayangkan didepan sana. Mimpi atau tujuannya bisa dikatakan sama tapi bayangan langkahnya yang berbeda.
Langkah untuk mencapai mimpi ini lah yang saya maksud sebagai membumikan mimpi. Mimpi yang besar adalah sebuah awalan, tetapi apabila kita tidak bisa menyusun langkah yang strategis maka mimpi itu tidak akan jadi kenyataan.

Mimpi yang besar seharusnya diiringi dengan visi yang besar juga. Visi besar ini yang kemudian di break down menjadi langkah-langkah besar strategis. Kalau mimpi nya besar tapi langkah nya kecil-kecil maka semakin sulit untuk terwujudkan. Atau bahkan jangan sampai langkah nya terus mengawang-ngawang sehingga tidak ada langkah maju.  Tidak mudah memang, tapi membumikan mimpi adalah hal yang sangat penting.

Jadi penuhi langit Anda dengan mimpi-mimpi besar dan kemudian pijaklah bumi untuk bisa berlari mengejar mimpi-mimpi tersebut.

Audibles

Categories: Uncategorized By: Anantya

Audio Enables, mungkin itu kepanjangannya. Audibles ini adalah salah satu servis tambahan dari Yahoo Messenger. Bisa dibilang servis tambahan yang penting-penting-ga penting, hampir mirip seperti keberadaan emoticons. Yang kalau ga ada ga papa, tapi kalau ada tambah nge-gemesin. Audibles ini adalah karakter animasi yang punya suara tertentu yang bisa kamu kirimkan ke teman IM kamu. Bentukannya adalah flash movie sederhana.

Setelah cukup puas dengan audible bergaya internasional, beberapa waktu yang lalu selera lokal mulai merambah audible. Walaupun kata-katanya bisa dibilang kurang asyik;

Halo Sayang
Apa Kabar
Keren
Eh, Dikacangin
Alamak!
Sebentar ya…aku lagi sibuk ni
Mo jalan-jalan nggak?
ngomong apa sih?

Tapi lumayan lah buat lucu-lucuan. Kalau dijejer jadi satu ternyata lucu juga jajaran Audibles ini. Bayangkan percakapan seorang pria setengah baya dengan seorang wanita belia;

B: Halo Sayang
B: Apa Kabar
B: Eh, Dikacangin
B: Mo jalan-jalan nggak?
G: ngomong apa sih?
G: Sebentar ya…aku lagi sibuk ni
Hasilnya, G kabur, B masih ngarep


List of Audibles
Sekarang ada jajaran Audible lokal baru. Dan jajaran Audible ini mewakili salah satu grup musik Indonesia papan tengah; Changcuters. Pertanyaannya? Kenapa harus Changcuters ya? Saya sama sekali belum tahu alasannya, karena menurut saya masih ada banyak band yang lebih melegenda atau sensasional dibanding anak-anak muda ini.

Tapi ga papa lah, it still fun to see there are other local audibles tersedia di Yahoo Messenger. Bergerak ke penokohannya, untuk yang satu ini penokohannya agak jauh karena yang bisa langsung bisa ketebak cuma sang lead vokalisnya, dengan rambut jambulismenya. Sementara yang lain, sepertinya kurang mirip.

Keberadaan Changcuters sebagai salah satu Audible buat saya sudah cukup mencengangkan. Setelah mereka merajai kancah soundtrack sinetron dan iklan, kini dengan keberadaan Audibles ini, Changcuters sekelas Madona yang juga punya Audibles di YM.

Changcuters

 

Apa yang diomongin Changcuters di YM? Kata-katanya sih seputaran kata-kata gaol anak muda jaman sekarang getoooh;

  • Berangkat
  • Oh Siap
  • Beuh
  • Aw Aw Aw
  • I love you Bibeh (sejak kapan yang ini masuk dalam kosa kata gaol?)

Gue penasaran banget, siapa yang ngebuat Audible Changcuters ini ya? Btw kalau Changcuters bisa buat Audibles kira-kira Dono Kasino Indro bisa bikin juga ga ya? Gimana Ndro?

Rama’s Think:

Yahoo Massenger mungkin bisa mengembangkan self made audible. Semua orang bisa bikin, semua orang bisa sharing. This could be fun. Pasti membuat chatting semakin menyenangkan. Tanpa itu aja menyenangkan ya D