Dimana penyemangatmu?

Categories: Serius Dikit By: citcitcuit

“Cha, mana? Kok ga update lagi blog-nya?”

Teguran dari sang teman, erwin, diatas seakan membangunkanku dari ‘penerbangan’ menyenangkan bersama lamunan.

Ya, selama 1 bulan ini, aku seakan berada di awang-awang. Terbelenggu dengan rutinitas yang seakan-akan tidak ada habisnya. Aku ingin menginjak bumi, aku ingin bisa melenggang tanpa beban, aku ingin berjalan, berlari dan bermain dengan imajinasiku. Imajinasi yang liar tanpa batas, imajinasi yang bebas tanpa kekangan.

Tapi dimana aku bisa menemukan hal itu?

Selain di SURGA, ternyata aku bisa menemukan itu dalam pekerjaanku.
Pekerjaan yang sangat menyenangkan dengan orang-orang yang mengasyikan.
Pekerjaan yang menantang kreativitas.
Pekerjaan yang menuntutku berimajinasi dengan sebebas-bebasnya.

Tapi, bukankah pekerjaan itu sumber beban?

Ya, pekerjaan memang bisa menimbulkan beban. Beban yang akan terasa ringan jika dilakukan dengan ikhlas. Menurutku, kuncinya ada di SEMANGAT. Semangat yang bisa membuat kita tersenyum kembali saat beban itu menghampiri.

Lalu, dimana penyemangatmu?

Masing-masing orang memiliki penyemangat yang berbeda-beda. Mulai dari sahabat, pacar atau bahkan sesuatu yang tidak bernyawa, seperti rokok & minuman. Buatku, penyemangat itu ada pada sebuah kalimat. Kalimat sederhana yang membuatku berpikir, merenung & merasa bersyukur atas apa yang telah diberikan oleh yang maha Kuasa. Seperti yang menempel pada monitor di meja kerjaku ini:

monitor1

“Yeah, Write!”
“Looks on the Bright Side”
“Have a nice day”
“Live Love Laugh”
“There aren’t many people out there like me, so I’m proud to be myself”

Java Jazz Festival 2010

Categories: Featured Social Media Marketing Think.Web By: Ramya Prajna S

Java Jazz FestivalSebuah kebanggan bagi kami, Think.Web, untuk bisa menjadi partner dari Java Festival Production (JPF) dalam hal Social Network Management.

Tahun ini adalah tahun ke 5 dari Java Jazz Festival. Sebuah umur yang cukup matang untuk sebuah festival. Java Jazz Festival (JJF) sudah masuk kedalam agenda kegiatan internasional. Mata dan telinga dari seluruh dunia mengarah ke festival ini, terutama bagi mereka yang sangat suka dengan musik Jazz. Lebih dari itu, event ini juga menjadi ajang ‘kopi darat’ dari musisi-musisi Jazz dunia.

Tahun ini JJF ingin membuka lebih lebar lagi sayapnya di digital media, specifically online media, atau lebih khusus lagi di Social Media. Bersama dengan team Promosi dari JFP, team Social Network Management (SNM) JJF dari Think.Web menyusun strategi, editorial dan eksekusi dalam channel-channel yang digunakan.

Objective dari SNM JJF adalah meningkatkan kredibilitas festival.

Untuk menjawab objective itu strategi yang dilakukan adalah menjadikan Social Media channel sebagai pusat informasi. Anda bisa tanya apapun (seputar JJF 2010), account @JavaJazz2010 akan coba menjawab. Bukan hanya saat ditanya, informasi seputar venue,festival juga akan diberikan. Mulai dari artis sampai dengan toilet ada dimana.

Ada 3 channel utama dari JJF 2010: @JavaJazz2010, @JavaJazzFest dan Facebook.com/JavaJazzFestival.

Diluar itu masih ada channel lainnya yang resmi maupun partner, misalnya kehadirannya @JavaJazz di Koprol.

So, want to be part of an international event? come to JIExpo, Kemayoran.
JJF SocMed channel will accompany you along the show.

PS:
Want to help us? please ask to @JavaJazz2010 ANYTHING that relate to Java Jazz Festival 2010. We need the practice to make us better.

Networking Project

Categories: Online Business Portofolio Think.Web By: Ramya Prajna S

network
Creative Commons License photo credit: jimmyroq

“Networking is not about who you know, but it’s about who knows you” begitulah kalimat dari Rene Suhardono yang sering terngiang di telinga saya. Rene Suhardono adalah seorang Career Coach yang sharing nya bisa didengar di Hard Rock radio.

Think.Web punya beberapa Networking Project yang tujuannya memang untuk mengenalkan (tidak hanya) siapa itu Think.Web, lebih dari itu adalah bagaimana sebaiknya sebuah online presence (including personal branding) berjalan. Yang dituju untuk dikenalkan bukan yang punya website atau blog atau digital channel nya, tapi lebih kepada visitor atau reader nya.

Ada 2 objective dari Networking Project:

  1. Menjadi dikenal oleh si pemilik project (dan lingkungannya)
  2. Menunjukkan kepada pemilik & lingkungan project bahwa kehadiran sebuah (personal) brand juga perlu disertai dengan strategi. Tidak hanya asal muncul tanpa tujuan & strategi.

Selain itu, sebuah Networking Project biasanya menjadi tempat kami untuk melakukan study case. Sang pemilik project pada umumnya memberikan kami keleluasan untuk melakukan usulan-usulan yang kami berikan. Jadi, Networking Project adalah tempat baik untuk latihan.

Beberapa networking project yang kami kerjakan adalah: