Di dunia nyata, kata “Lu Lagi Lu Lagi” yang disingkat 4L mungkin lebih pas diucapkan dalam benak awak kendaraan umum untuk seseorang yang selalu naik kendaraannya selama bertahun-tahun. Saking seringnya, sang awak kendaraan mungkin sudah hapal pakaian, tempat tujuan sampai kebiasaan bayarnya. Kalau di dunia online, kata “Lu Lagi Lu Lagi” biasa diucapkan dalam benak admin sebuah akun brand/event/activity yang menyelenggarakan kuis. Seperti diriku misalnya. Semakin banyak kuis online yang saya (dan tim social media di think.web) manage, makin sering saya melihat akun-akun yang sama mengikuti kuis tersebut. Saya tidak melarang mereka ikutan, saya justru senang. Asal memang kreatif dan mengikuti... Read more»

