Makanya, Jangan jadi orang miskin. Kata si Kaya. Karena miskin sangat dekat dengan kekufuran dan kekufuran menjadikan manusia menjadi kafir. Itulah kata-kata bijak yang saya lupa dapetnya dari mana. Tidak ada salahnya si miskin meratapi nasibnya yang sudah miskin. Namun, juga nggak seharusnya kemiskinan dijadikan alasan untuk menuntut si kaya akan secuil emas 12.500, malah tadi pagi sudah ada kabar kalau secuil emas yang akan dirampas si kaya bertambah 5.000 menjadi 17.500. (Memang sungguh keterlaluan si Kaya itu). Tapi apa mau di kata si Kaya memang berkuasa. Segepok (tidak lagi secuil) emas itu memang harus dirampas untuk memenuhi celengan-celengan si Kaya. Kita memang tidak tahu untuk apa si Kaya yang sudah kaya tetap mau merampas segepok emas si miskin. Apakah untuk membantu si Miskin-si Miskin yang lain (syukurlah!) atau hanya untuk menumpuk pundi-pundi emasnya?? (mampuslah!).
Saya tergelitik untuk tahu kenapa si Kaya kekeuh merampas emas si Miskin. Dan setelah saya lihat-lihat di social network-nya Mr. Jeff. Ternyata, si Kaya merampas emas si miskin salah satunya hanya untuk membayar hutangnya pada sebuah Kerajaan. Si Kaya memang mempunyai hutang jasa pada sebuah kerajaan itu untuk pembuatan situs www.cintaniaga.com salah satunya.
Lalu, Apa mau dikata semua memang sudah ada rumus dan sistem pemecahannya. Tinggal kita yang harus bisa membaca fenomena si Kaya dan si Miskin ini dari sudut pandang mana untuk melihatnya. Namun bisa saya sarankan bacalah setiap fenomena kontroversial dimana saja yang Anda lihat dari sudut pandang hati. Sebab saya yakin hati biasanya lebih bisa menerima fenomena tersebut dengan lapang dada bukan lapangan bola. Karena memang hati tempatnya ada di dada selain payudara.
What?
Speak your mind
Line and paragraph breaks are automatic.
All posts are moderated. This may delay your comment, but there is no need to resubmit it.
Allowed tags: <a href=""> <blockquote> <code> <em> <strong>.