Nerd Rulezz…
msgbartop
Just another Think.web.id weblog
msgbarbottom

29 Nov 07 Programmer VS Manager

Ada banyak issue yang berkembang disekitar dua bidang pekerjaan ini, secara umum yg terjadi di dalam dunia proffesional perusahaan selalu memandang jenjang karir yang umum adalah mengarah ke sisi manajerial, tetapi pada kenyataannya tidak semua kasus bisa diperlakukan seoerti itu.

Ada banyak kejadian diperusahaan bila programmer mereka sudah cukup lama membuktikan bahwa dia sudah bekerja dengan baik di job descnya maka perusahaan akan memberikan jenjang karir ke level manajerial, singkat cerita seorang “core programmer” mendapat promosi untuk mengatur kinerja programmer2x lainnya.

Secara teori umum, seorang individu yg mempunya kemampuan belajar yg baik akan dapat menguasia teori2x dasar managerial dengan mudah dan kemudian melakukan pekerjaanya dangan baik, akan tetapi apakah kemudian menjadi barometer kepuasan dia dengan kenaikan posisi kemanagerial, itu lain kasus jadinya

Ini saya kutip dari cerita yang saya baca dr sbuah blog “Wide vs Deep”, Teorinya seorang manager akan melakukan pekerjaannya secara “dangkal tapi luas” artinya manager harus menangani banyak macam pekerjaan dan harus bisa menyelesaikannya tanpa haru mendalami unsur teknisnya secara detail, pemahaman teknisnya cukup untuk memahami situasi masalah saja, sedangkan seorang programmer melakukan pekerjaanya secara “sempit dan dalam”, bahkan programer harus mengusai teknis sampa ke titik koma dari teorinya agar dia dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik.

Akhirnya pertanyaanya akan kembali ke individu yang melakukan pekerjaan itu “What type of a guy u are?”, seorang programmer biasanya tipe pekerja yang detail dan sengan merunut semuanya sampai ke titik koma nya, bagaimana jadinya apabila programmer di promosikan majadi manager…?

Ada beberapa macam hasil yang timbul dari kasus ini, dari kasus yang saya baca malah timbul kejadian lucu si manajer minta diturunkan kembali menjadi programmer, bukan karena dia tidak mampu melakukan pekerjaanya sebagai manajer tapi semata mata karena dia tidak menyenagi pekerjaannya, ada kejadian yang saya lihat malah agak merugikan adalah ketika si programmer bisa menyesuaikan dirinya dengan pekerjaan manajerial dia harus kehilangan sebagian kemammpuannya sebagai seorang programmer, tidak maslah bila dia memang memaklumi hal itu tapi apa bila pekerjaanya sebagai programmer adalah kebanggaannya maka akan timbul masalah dari hal itu.

Moral of the story, tidak semua jejang karir adalah beralih ke posisi managerial, menurut saya jenjang dibuat untuk memuaskan pekerja dalam kehidupan berkarirnya tapi bila kenaikan itu menghilangkan “Passion” nya dalam bekerja maka artinya harus ada yg dipikirkan kembali.



Reader's Comments

  1. |

    programmer vs manager … hmmm, pengalaman pribadi ya?? ;-)
    i do agree with the concept of wide vs deep. kadang sebagai PM i feel a stupid klo berhubungan dengan detail coding dan error problem, tapi gak ada masalah kalau disuruh menjabarkan flow dan function dari berbagai features. So, bukan hanya passion yang penting dalam bekerja tetapi mengetahui kekurangan dan kelebihan kita sendiri. Posisi manajerial gak bisa dipungkiri masih banyak diincar oleh banyak orang, tetapi kita juga musti sadar mungkin ada posisi lain yang lebih baik buat kita. It just because everybody has its own expertise.

  2. |

    In the end its a matter off choice…, where did u wanna go…



Leave a Comment