Orang Miskin Diinjak Orang Kaya #1
Seberapa hidup kami dihargai? Seberapa hidup kalian dihargai? Bisa dibandingkan namun tidak bisa dibayangkan. Tidak cukupkah darah yang kami berikan demi keglamoran yang kalian nikmati. Sunat saja secuil emas yang kalian berikan pada kami sebagai simbol kebesaran kalian. Toh itu tidak akan terasa ketika ditumpukkan pada gunung emas kalian. Tapi cuilan emas kecil itu terlihat sangat besar di tangan kecil kami.
Proletar adalah alat. Tak lebih dari alat. Ya… kami memang alat. Alat yang terbalut seribu keterbatasan. Tapi alat ini masih memiliki jiwa dan harapan. Cuilan emas seharga 12.500 yang kau jarah dari telapak tangan kami adalah gambaran dari cukup besarnya kaki kalian untuk menginjak kepala kami.
Selamat buat kalian orang-orang kaya di atas bangunan yang mereka sebut Bank ***g*. Mulut kami bisa kalian bungkam, hak kami bisa kalian redam, tapi harapan kami tidak akan pernah terbenam.
To live working or to die fighting…