My Body is … (teruskan kalimatnya, tapi ga boleh negatif)
“Stef, kok loe bisa gak gemuk sih?” tanya seorang teman. “Iya nih.. makannya banyak kok tetep segitu aja..” balas yang lain. Yeah..terima kasih teman-teman, i take that as compliment. Agak heran juga sih model kaya gw dibilang gemuk. Hehe.. belum liat gw dengan ‘birthday suit’ gw sih. Kadang-kadang gw pikir apa gw cacingan ya? tapi itu kan seharusnya perut gw membuncit *melihat ke arah perut yang buncit* (uoops..?!) tapi gw coba menganalisa kenapa sih banyak cewek yang merasa tidak puas dengan berat tubuhnya?Merasa tubuh orang laen lebih kurus, lebih putih, lebih tinggi, lebih eksotis, lebih imut-imut, lebih mulus, dan sejuta alasan lain.. Kenapa gak kita beranggapan seperti itu untuk tubuh kita sendiri.Gw sendiri sering juga begitu .. merasa ‘rumput tetangga lebih hijau’ tapi kalo dipikir.. kok ribet banget ya.. bagaimana caranya agar mind set ky githu bisa diputer. Pas gw lagi gak ada kerjaan, dan browsing for any ideas, sebuah artikel di salah satu web menarik perhatian. Artikel itu minta kita meneruskan kalimat: “My body is.. (but no negative statement). Cool! Gw jadi terdorong mencari hal positif dari tubuh gw. Ini menurut gw cara bagus untuk mengeluarkan sisi positif tentang tubuh kita. Besides it is our own right!”My body is hell energic and strong. What i am proud of my body is it’s not get easily sick and tough – it is really kick ass. Love my body” . How bout you?Kl ini diterapkan dalam urusan pekerjaan, i wonder apakah itu bisa nge-push semangat untuk menjadi lebih baik?