Off Duty Obsessions

Tuesday, January 9th, 2007, By
Filed under: Online Media

Work and Play. Dua hal yang bagi sebagian orang tabu untuk dipersatukan, namun bila hasilnya adalah profit, siapa yang menolak? Dari pengalaman kami percaya bahwa bersenang-senang tidak harus dihalangi oleh pekerjaan dan demikian juga sebaliknya. Simak pembicaraan berapi-api bersama dua orang pendiri MySpace untuk mengetahui bagaimana mempersatukan work and play dan mendapatkan hasil yang luar biasa.

Keinginan untuk punya tempat hang out online ternyata membawa 100 juta teman baru. Inilah yang dialami Tom Anderson dan Chris DeWolfe yang mewujudkan MySace dari kesukaannya untuk browsing dan kecintaan mereka pada musik lokal (My Space akhirnya dibeli oleh News Corp [milik Rupert Murdoch] seharga 580 juta US Dollar).

Awalnya memang sangat sederhana; kecintaan pada scene musik lokal Los Angeles yang kemudian membawa Anderson dan DeWolf membuat website untuk mempromosikan local acts dan menghubungkan band dengan pada fans dan teman-teman baru…yang saling terhubung dengan teman baru lain dan demikian seterusnya hingga di pertengahan tahun 2006 anggotanya telah mencapai 20 juta.

Perjalanan dua sahabat Anderson dan DeWolfe merupakan perjalanan partner bisnis, mereka pertama mendirikan Xdrive yang kemudian bangkrut dan beralih mendirikan firma internet marketing yang dinamakan e-Universe yang kemudian dijual seharga beberapa juta dollar. Sekitar tahun 2002, Anderson memutuskan bahwa social networking akan menjadi proyek besar mereka selanjutnya.

Anderson menyatakan bahwa ia telah melihat dan mempelajari website-website seperti BlackPlanet, AsianAvenue, MiGente dan Friendster dan sepertinya kesemuanya berpikir dalam scoop yang terlalu sempit. Ide untuk mengembangkan social networking ini dapat berkalan dengan lancar karena DeWolfe sempan membuat business plan untuk website komunitas yang diberi nama Sitegeist.

Pengguna
User inti dari MySpace adalah teens dan mereka yang berusia 20 tahunan. Mereka memasukkan profil dan melengkapinya dengan foto, musik, video klip, blog dan links. Saat ini ada sekitar 2,2 juta band, 8.000 komedian, ribuan pembuat film dan jutaan para pencari ketenaran.


Statistik

MySpace telah mencapai jumlah anggota yang sangat luar biasa dan berhasil memiliki 230.000 pengguna online setiap harinya. Setahun yang lalu MySpace berhasil mengalahkan Google untuk urusan traffic dan saat ini MySpace berada diurutan kedua setelah Yahoo untuk urusan page view dengan 1 milliar setiap harinya. Walau banyak situs social networking lainnya seperti Facebook, Friendster, Xanga, Bebo, Cyworld dan lainnya, namun MySpace berhasil mengambil 82% traffic.


Advertisement
Dalam hal ad, MySpace telah menjalin kerjasama dengan Google untuk menjual text ad, menghadirkan MySpace record label, VoIP yang memungkinkan pengguna untuk menelpon satu sama lain. Kurang lebih ada 20 rencana kerja baru di tahun 2007. Dibuat dengan konsep open site, pada awalnya banyak pengiklan yang tidak menyukai tampilan MySpace dan banyak pihak yang menyangsikan penghasilan dari user-generated content.

My Space Value
Anderson dan DeWolfe membangun MySpace dengan prinsip user control, grass roots growth dan authenticity. Dapat dibilang website ini diatur oleh para pengguna. Namun idealisme ini terpaksa berkompromi dengan kehadiran News Corp milik Rupert Murdoch yang ingin membuat MySpace bersahabat dengan para pengiklan. Perubahan ini mendapatkan reaksi dengan keberadaan halaman profil FUQ Rupert dan profil serupa. Kedekatan dengan pengguna juga diupayakan dengan cara siapapun yang bergabung dengan MySpace otomatis akan menjadi teman Anderson (sang pembuat MySpace)

brain.think.web.id is a
blog of ramya & anantya

Powered by Wordpress.
All rights is now also lefts. 2010