Minta maaf di iklan baris

Thursday, May 15th, 2008, By
Filed under: Online Media

Saat membaca RSS blog Cosaaranda.com kok ada posting yang menggelitik. Terus terang saya belum kenal dengan mas Cosa ini, dan ingin kenal suatu saat nanti, tapi apa yang terjadi dengannya cukup memprihatinkan. Saya tidak akan membahas mengenai duduk perkara nya, kalau ingin tahu lebih detail ada apa silahkan baca disini. Silahkan ikuti link-link didalamnya supaya lebih jelas.

Dari link-link yang ada di posting itu ada hal yang menarik. Saya baca posting ini dan cukup kaget dengan ‘kreatifitas’ si pembajak itu. Memanfaatkan materi gratis orang lain kemudian menjadikan uang dari situ memang sudah 1 ‘kreatifitas’, nah kemudian ada ‘kreatifitas’ yang lainnya. Sang pembajak sadar akan kesalahan yang dia lakukan kemudian membuat pernyataan maaf lewat media iklan baris!!

Bukannya permintaan maaf itu ditempatkan di media massa karena media tersebut dapat mewakili X persen dari keseluruhan orang. Karena itu lah ada tuntutan bahwa permohonan maaf harus dipasang di koran K misalnya, atau dipasang di 3 media massa sekaligus yang berbeda.

It’s a good thing mengetahui bahwa online media sudah dianggap sebagai salah satu media massa, tapi yang ini kok rasanya berlebihan ya. Atau mungkin karena di iklan baris nya ya? kalau ditempatkan di banner Detik di bagian header dan link nya ditujukan ke blog Cosa Aranda mungkin akan beda cerita ya. Hehehe…

Anantya think:

Mungkin yang bersangkutan sedang mengalami kesulitan finansial dan waktunya terbatas. Yang paling cepat dan terjangkau kan iklan baris. Yah lebih mending daripada permohonan maaf dibuat dalam selebaran

brain.think.web.id is a
blog of ramya & anantya

Powered by Wordpress.
All rights is now also lefts. 2010