Perubahan

Sunday, June 15th, 2008, By
Filed under: Online Media

Berubah itu sulit, dan kadang perubahan tidak diterima dengan baik oleh mereka yang sudah terbiasa dengan status quo. Ini yang saya sendiri rasakan sewaktu sebuah perubahan kecil terjadi di salah satu situs yang sering saya datangi.

Harusnya perubahan ini jadi sebuah perubahan kurang begitu penting. Tapi ternyata karena sudah terbiasa, perubahan yang seharusnya minimal malah terlihat maksimal. Jadi aneh, janggal dan agak jengah melihatnya. Google baru saja mengubah favicon nya (favicon itu bahasa cantik untuk image berukuran 16×16 pixel yang biasa muncul di tab, url atau bookmark. Kalau diliat dari sisi semantik, favicon ini kependekan dari favorite icon). Ini adalah langkah besar, karena logo Google belum pernah berubah selama 8 tahun ini.

Favicon ini jadi penanda atau logo kecil yang merupakan bagian dari keseluruhan identitas sebuah website. Walau kecil dan tidak sesignifikan logo besar Google disamping box search, namun berubahnya favicon ini ternyata membuat saya kurang nyaman. Kenapa? Karena sesuatu yang biasa saya lihat, sebuah icon yang menjadi penanda, tiba-tiba harus diganti dengan tanda lain. Neuron di otak saya masih susah untuk menghubungkan favicon baru Google dengan keberadaan Google. Kadang saya masih suka mencari-cari, mana tab Google search yang tadi saya buka??

Kenapa otak saya agak susah mencerna? Saya mencoba berpikir dan ini adalah jawaban yang saya dapat.

  1. Mungkin karena Google dimuali dengan huruf G besar, bukan g kecil yang sekarang dipergunakan untuk faviconnya.
  2. Favicon G besar memiliki aura berkuasa sedang g kecil nampak lebih lembut

Apakah favicon ini akan dipakai selamanya? Nampaknya memang mereka yang berada di Google juga mengalami kesulitan dalam menentukan. Memang mengubah icon yang sudah mendarah daging dan menjadi kebiasaan akan lebih sulit. Coba saja mengubah logo M milik Mcdonnald dengan huruf M gaya lain, pasti akan terasa aneh dan para pecinta McD akan bilang: “Ah gak McD banget si”.

Hal yang sama terjadi pada Google. Google sadar bahwa perubahan yang akan dilakukan sama sekali tidak mudah. Kabarnya mereka sudah mencoba 300 permutasi (varian yang kurang lebih menggambarkan logo awal mereka). Kabarnya lagi logo ini belumlah logo favicon akhir yang akan dipakai, karena Google masih menunggu respon dari para pengguna. Alhamdulilah Google punya akal sehat dan meminta nasihat dari para penggunanya, crowd wisdom rules!

Buat yang merasa terganggu dengan favicon baru Google, yuk mari urun pendapat favicon apa yang sesuai buat Google. Waktunya sampai 20 Juni 2008. Buka suara, walau cuma untuk logo ukuran 16×16 pixel, bisa membuat statement tersendiri lho!

Rama’s Think:

Do you have your own Favicon?

brain.think.web.id is a
blog of ramya & anantya

Powered by Wordpress.
All rights is now also lefts. 2010