- analyst
- Analytics
- Analytics Goal
- Analytics Opinion
- Application
- Applications Economy
- Basic Metrics
- Book
- Event
- Facebook Application
- Featured
- General
- goal value
- Headline
- Marketing
- Online Business
- Online Media
- Online ROI
- Personal Anan
- Personal Rama
- Portofolio
- Product
- Radio Show
- Random Thought
- Review
- Slide
- Social Media Marketing
- Social Networking
- Think.Web
- Tujuan Pengukuran
- Uncategorized
- Uniquely Advertise
- Visit Value
Blog dan Piring
Apa hubungannya blog dan piring? Sebenarnya tulisan diatas dibacanya Blog dan PR-ing. Nah tulisan ini sebenarnya terinspirasi dari beberapa wacana online yang membicarakan mengenai kehadiran blog. Salah satunya adalah pendapat yang dikemukakan oleh Steve Rubel, senior vice president dari Edelman Digital.
Steve punya pandangan sendiri soal digital world, ini salah satu pendapatnya:
“If marketers want to succeed in this Web 2.0 world, they need to follow their audiences, not the technologies”
Inti pendapat Steve menarik karena memang new technology come and go dalam dunia online, kita harus cerdik melihat dimana konsumen kita berada (akan berada), dalam opini selanjutnya ia mengemukakan pentingnya hal ini; bagaimana mengintegrasikan komunikasi kita pada platform web 2.0 yang berbeda menjadi sebuah komunikasi yang utuh dan holistik.
Ada banyak sekali pilihan sarana/saluran komunikasi dalam dunia online, dan kadang kita terjerumus untuk hanya memikirkan strategi untuk salah satu saluran komunikasi. Menjadi expert di salah satu hal bukanlah hal yang buruk, tapi marilah kita kembali ke fitrah web 2.0 dan keberadaan sosial media.
Yaitu memikirkan bagaimana saluran komunikasi yang akan kita pergunakan dapat bersatu dan menyuarakan satu kampanye komunikasi. Ini sudah pernah sedikit dibahas di pembahasan soal Social Media Marketing . Well what do you know, I think Rama and Steve Rubel thinks quite alike.
Lalu apa hubungan blog dan PR-ing?
Untuk mereka yang sudah melihat komunitas blog sebagai sebuah opportunity, selamat. Karena memang kehadiran blog sebagai saluran komunikasi baru adalah sebuah kesempatan yang harus dimanfaatkan. Bagaimana caranya? Steve Rubel memberikan beberapa petunjuk:
- Try not to spam
Berbicara dalam ranah blog bisa dikategorikan dalam kategori gampang-gampang susah. Proses pendekatan yang dilakukan adalah sebuah proses jangka panjang dan satu hal yang perlu diingat adalah apapun proses komunikasi yang dilakukan, coba untuk tidak melakukan spamming. - Coba untuk lebih transparan
Bila sebuah brand memutuskan untuk membuat blog, berbicaralah dengan transparan dan apa adanya. Setidaknya keterus terangan akan menghasilkan hasil positif. - Kuncinya: Bicara pada konsumen
Ketahui siapa mereka, bagaimana mereka berinteraksi dalam dunia online dan apa saja yang mereka lakukan disana.
All n all, gue setuju dengan pendapat Steve, karena it’s the basic rules ketika kita berkomunikasi secara online. Dasar yang baik adalah anggap blog sebagai opportunity (bukan threat) dan jangan lupa untuk mengaitkan satu social media dengan socoal media lainnya, dalam hal ini jangan lupa mengaitkan blog dengan social network, wiki dan lainnya.
Rama’s Think:
Gue hanya men-quote kalimat Anan disini: “…I think Rama and Steve Rubel thinks quite alike.”, I take that as a compliment. Hahahahahahah….