Audibles
Warning: curl_exec() has been disabled for security reasons in /home/thinkwe/public_html/brain/wp-content/plugins/wordpress-friendfeed-comments/libs/friendfeed.php on line 298
3 Comments
Audio Enables, mungkin itu kepanjangannya. Audibles ini adalah salah satu servis tambahan dari Yahoo Messenger. Bisa dibilang servis tambahan yang penting-penting-ga penting, hampir mirip seperti keberadaan emoticons. Yang kalau ga ada ga papa, tapi kalau ada tambah nge-gemesin. Audibles ini adalah karakter animasi yang punya suara tertentu yang bisa kamu kirimkan ke teman IM kamu. Bentukannya adalah flash movie sederhana.
Setelah cukup puas dengan audible bergaya internasional, beberapa waktu yang lalu selera lokal mulai merambah audible. Walaupun kata-katanya bisa dibilang kurang asyik;
Halo Sayang
Apa Kabar
Keren
Eh, Dikacangin
Alamak!
Sebentar ya…aku lagi sibuk ni
Mo jalan-jalan nggak?
ngomong apa sih?
Tapi lumayan lah buat lucu-lucuan. Kalau dijejer jadi satu ternyata lucu juga jajaran Audibles ini. Bayangkan percakapan seorang pria setengah baya dengan seorang wanita belia;
B: Halo Sayang
B: Apa Kabar
B: Eh, Dikacangin
B: Mo jalan-jalan nggak?
G: ngomong apa sih?
G: Sebentar ya…aku lagi sibuk ni
Hasilnya, G kabur, B masih ngarep

Sekarang ada jajaran Audible lokal baru. Dan jajaran Audible ini mewakili salah satu grup musik Indonesia papan tengah; Changcuters. Pertanyaannya? Kenapa harus Changcuters ya? Saya sama sekali belum tahu alasannya, karena menurut saya masih ada banyak band yang lebih melegenda atau sensasional dibanding anak-anak muda ini.
Tapi ga papa lah, it still fun to see there are other local audibles tersedia di Yahoo Messenger. Bergerak ke penokohannya, untuk yang satu ini penokohannya agak jauh karena yang bisa langsung bisa ketebak cuma sang lead vokalisnya, dengan rambut jambulismenya. Sementara yang lain, sepertinya kurang mirip.
Keberadaan Changcuters sebagai salah satu Audible buat saya sudah cukup mencengangkan. Setelah mereka merajai kancah soundtrack sinetron dan iklan, kini dengan keberadaan Audibles ini, Changcuters sekelas Madona yang juga punya Audibles di YM.

Apa yang diomongin Changcuters di YM? Kata-katanya sih seputaran kata-kata gaol anak muda jaman sekarang getoooh;
- Berangkat
- Oh Siap
- Beuh
- Aw Aw Aw
- I love you Bibeh (sejak kapan yang ini masuk dalam kosa kata gaol?)
Gue penasaran banget, siapa yang ngebuat Audible Changcuters ini ya? Btw kalau Changcuters bisa buat Audibles kira-kira Dono Kasino Indro bisa bikin juga ga ya? Gimana Ndro?
Rama’s Think:
Yahoo Massenger mungkin bisa mengembangkan self made audible. Semua orang bisa bikin, semua orang bisa sharing. This could be fun. Pasti membuat chatting semakin menyenangkan. Tanpa itu aja menyenangkan ya
![]()










Nice review..
Btw, The Changcuters Yahoo! Audible is made in by Bubu.com.. =)
Thanks for the review anyway
GOSH!! Aku baru tahu changchuters ada di peginian!! Et dah bukan main.. Btw audiblesnya versi malaysia juga kocak tuh, gyehehehe.. Eh tapi aku ngeliatnya kok gambarnya rada2 “Japanese style” gitu yeh? hemph..
wah makin keren aja nih Yahoo..
Mohon dukungan dan komentarnya ya di Mengembalikan Jati Diri Bangsa
Tell us what you Think!
Facebook Connect
Already a member?Login
Lifestream
Think.Web last project
FreSh, Think.Web and our profile at Koran Tempo
Berikut liputan mengenai FreSh yang muncul di Koran Tempo.
Ada juga review tentang kami dan Think.Web.
CrunchBase Information
Think.Web
Information provided by CrunchBase
CrunchBase Information
Ramya Prajna S
Information provided by CrunchBase
…
Full article »Anantya's on Personal Posting
The Day I Learn To Be Creative
Beberapa saat yang lalu gue complaining: “I’m not creative enough” sepertinya complain ini dipicu kondisi gue yang dihadapkan pada setumpuk proposal and started to think, “where did my creative nerve goes?”.
Full article »Tapi semuanya agak hilang ketika one day my partner sent me this slide share link. Ketika gue liat, its about creativity. Ih tau aja, temennya lagi merasa ga kreatif.
Upon reading slide by slide, it get me thinking. Gue udah melakukan most of the slides suggested. So if this the way to make me a more creative person, sepertinya I’m on …
Ramya Prajna's on Personal Posting
Dibelakang (digital things) Kami Tidak Takut – #indonesiaunite (3rd Part)
Di part 1 saya bercerita mengenai bagaimana lagu “Kami Tidak Takut” pertama kali diperdengarkan secara online. Di part 2 adalah cerita mengenai bagaimana video klip nya online di YouTube dan mengantarkan pesan lagu nya.
Di part ini adalah cerita mengenai website indonesiaunite.com dan channel lainnya yang ikut melengkapi.
(Thumbnail Credit: Iqbal Prakasa)
Full article »Recent Comments
Brain Pages
Brain Categories
Tag Cloud
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck requires Flash Player 9 or better.
Facebook Live Stream
Recent Posts
Most Commented
Most Viewed