<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Brain of Think.web &#187; Ramya Prajna S</title>
	<atom:link href="http://think.web.id/brain/author/hanoman_nitra/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://think.web.id/brain</link>
	<description>this Brain continously Think about Web, and sometime other things too</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 19:23:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>The end of paid influencers era</title>
		<link>http://think.web.id/brain/paid-influencers/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/paid-influencers/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2011 03:33:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Social Networking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=24862</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini Twitter sudah membuka Twitter for business untuk Tending berbayar dan Tweet berbayar. Ketika ini sampai di Indonesia, maka akan selesailah era paid tweet untuk para influencer. Pada saat itu advertiser atau brand jadi punya pilihan untuk melakukan tweet bahkan langsung dari account brand nya dan targetted, misal for Indonesia account only. Dan reach [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat ini Twitter sudah membuka Twitter for business untuk Tending berbayar dan Tweet berbayar.</p>
<p>Ketika ini sampai di Indonesia, maka akan selesailah era paid tweet untuk para influencer.</p>
<p>Pada saat itu advertiser atau brand jadi punya pilihan untuk melakukan tweet bahkan langsung dari account brand nya dan targetted, misal for Indonesia account only. Dan reach nya jelas seluruh Indonesia, tidak bergantung ke jumlah follower account tertentu.<br />
Atau mereka juga tidak perlu repot-repot untuk berpikir bagaimana caranya supaya masuk ke trending topic.<br />
All they need to do is only bayar ke Twitter.</p>
<p>Influencer seharusnya kemudian sadar akan fungsi mereka. Influncer dari kata influence. Yang artinya yang harus mereka ciptakan adalah pengaruh terhadap followernya untuk melakukan interaksi atau action (call to action).<br />
Saat ini semua itu menjadi tidak sesuai karena influencer hanya berpikir bahwa mereka adalah publisher. Spot mereka dibayar untuk melakukan iklan kepada follower mereka.</p>
<p>Seharusnya Influencer harus mampu membuat engagement atau interaksi kepada follower nya sesuai dengan topic yang dibayar oleh brand atau product.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/paid-influencers/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>What comes after Facebook?</title>
		<link>http://think.web.id/brain/what-comes-after-facebook/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/what-comes-after-facebook/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2011 03:09:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Social Networking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=24863</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan itu sering sekali saya dapatkan terutama sejak tahun lalu. Penanya biasanya menjadikan fenomena Friendster sebagai dasar. Jawaban saya adalah biasanya seperti ini: Kita sudah lebih dari 10 tahun menggunakan Google, apakah pernah berpikir &#8220;apa yang akan menggantikan Google?&#8221; Saya berani bilang bahwa kita tidak mempunyai pertanyaan itu sekarang. Google sebagai starting point ketika kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pertanyaan itu sering sekali saya dapatkan terutama sejak tahun lalu. Penanya biasanya menjadikan fenomena Friendster sebagai dasar.</p>
<p>Jawaban saya adalah biasanya seperti ini: Kita sudah lebih dari 10 tahun menggunakan Google, apakah pernah berpikir &#8220;apa yang akan menggantikan Google?&#8221;</p>
<p>Saya berani bilang bahwa kita tidak mempunyai pertanyaan itu sekarang. Google sebagai starting point ketika kita mencari sesuatu sudah menjadi bagian dari hidup kita. Yang terjadi kita semakin amaze dengan hasil pencarian dari Google. Kita semakin puas dengan apa yang dihasilkan Google karena Google semakin pintar dan semakin mengerti diri kita.</p>
<p>Saat Facebook me-launching Open Graph di <a href="http://think.web.id/brain/f8/">f8 2010</a>, yang Facebook lakukan adalah menjadikan Facebook sebagai sebuah platform. Facebook tidak lagi hanya sebuah website social network, tapi Facebook &#8216;mem-Facebook-an&#8217; seluruh website di seluruh dunia.</p>
<p>Kita mungkin sudah tidak sering lagi masuk ke Facebook.com, tapi kita menggunakan website-website lain dengan menggunakan feature Facebook. Misal: sign up &#038; login membership dengan Facebook connect, put &#8216;Like&#8217; pada article atau blog post yang kita suka, share to our friends on Facebook, etc.</p>
<p>If Facebook.com is a weekend, other websites (that using Open Graph) are the weekday. You will enjoy your weekend eventually.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/what-comes-after-facebook/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>#PukPukDay</title>
		<link>http://think.web.id/brain/pukpukday/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/pukpukday/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Dec 2011 03:20:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Think.Web]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=25339</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini sebuah kegiatan internal baru lahir lagi. To appriciate our hard work along the year of 2011, I held an activity untuk setiap orang saling bersalaman, lihat ke mata, bilang &#8220;Thanks for the hard work&#8221; dan put tap on other shoulder (puk-puk). Acaranya simple, cuman makan pempek &#038; minum es jeruk. Diadakan sore hari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini sebuah kegiatan internal baru lahir lagi. To appriciate our hard work along the year of 2011, I held an activity untuk setiap orang saling bersalaman, lihat ke mata, bilang &#8220;Thanks for the hard work&#8221; dan put tap on other shoulder (puk-puk).</p>
<p>Acaranya simple, cuman makan pempek &#038; minum es jeruk. Diadakan sore hari di hari terakhir bekerja di 2011.</p>
<p>It&#8217;s just a simple activity, but sure means a lot. Buat saya tidak ada yang bisa lebih saya berikan selain mengatakan dari lubuk hati &#8220;terima kasih atas semua kerja keras dan dukungan selama tahun 2011.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/pukpukday/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>User Behavior, Experience &amp; Interface</title>
		<link>http://think.web.id/brain/user-behavior-experience-interfac/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/user-behavior-experience-interfac/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Dec 2011 03:30:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=25330</guid>
		<description><![CDATA[We learn about User (Target Market) Behavior, translate it to User Experience and make it into User Interface.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>We learn about User (Target Market) Behavior, translate it to User Experience and make it into User Interface.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/user-behavior-experience-interfac/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>When the DC Super Heroes coming to town</title>
		<link>http://think.web.id/brain/dc-super-heroes/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/dc-super-heroes/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Apr 2011 03:17:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[Think.Web]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=17196</guid>
		<description><![CDATA[Saya bukan penggemar komik sejati. Saya suka, tapi hanya beberapa yang saya baca dan beberapa yang saya simpan. Kalau membaca dari Wikipedia mengenai komik di Indonesia kita mengalami beberapa paruh masa. Di era tahun 30an komik-komik adalah terkait dengan perjuangan bangsa. Baru di tahun 50an, R.A. Kosasih, bapak komik Indonesia, mulai mengadopsi komik Amerika menjadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Sriasih1.jpg"><img class="size-medium wp-image-17197 alignleft" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" title="Sri Asih" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2011/04/Sriasih1-255x375.jpg" alt="" width="255" height="375" /></a>Saya bukan penggemar komik sejati. Saya suka, tapi hanya beberapa yang saya baca dan beberapa yang saya simpan.</p>
<p>Kalau membaca dari Wikipedia mengenai <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Komik_Indonesia">komik di Indonesia</a> kita mengalami beberapa paruh masa. Di era tahun 30an komik-komik adalah terkait dengan perjuangan bangsa. Baru di tahun 50an, R.A. Kosasih, bapak komik Indonesia, mulai mengadopsi komik Amerika menjadi bentuk super hero Indonesia, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sri_Asih">Sri Asih</a>.<br />
Sri Asih merupakan &#8216;lokalisasi&#8217; dari Wonder Woman, sebuah karakter yang diterbitkan DC Comics di tahun 1941.</p>
<p>Di tahun 70an ketika industri film Indonesia menjadi raja, ada juga film super hero yang muncul. Film yang saya ingat adalah <strong><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rama_Superman_Indonesia">Rama Superman Indonesia</a></strong> (kesamaan nama bukan faktor kesengajaan <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ).<br />
Sampai hari ini rasanya belum ada lagi film layar lebar super hero yang dibuat lagi di Indonesia.</p>
<p>Kenapa sih saya membahas mengenai komik?</p>
<p>Saat ini, di industri Digital Agency Indonesia, mulai berdatangan memulai langkahnya masuk ke Indonesia. Beberapa tidak terlalu sulit, karena memang sudah ada perusahaan terdahulu yang <em>establish</em> di Indonesia. Misal dalam bentuk brand agency, advertising agency, activation agency, PR agency, atau lainnya.</p>
<p>Kebetulan yang datang mengetuk pintu kami, membuka kesempatan maupun tertarik dengan <a href="http://www.think.web.id" class="kblinker" title="More about Think.Web &raquo;">Think.Web</a> namanya kebanyakan berakhiran &#8216;man&#8217; atau &#8216;an&#8217;. Kok seperti kedatangan Superman, Batman, Wonder Woman ya&#8230; <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Lepas dari nama, apa sih yang kemudian terjadi pada industri ini kedepan nantinya? Digital Industri di Indonesia masih &#8216;perawan&#8217; sekali, demikian kalau kata <a href="http://techcrunch.com/2011/03/28/witn-jakarta-no-she-came-back-of-her-own-accord-tctv/">Sarah Lacy</a> saat dia di interview.</p>
<p>In this early era, disaat &#8216;supe hero&#8217; asing masuk ke Indonesia, sikap seperti apa yang sebaiknya diambil oleh &#8216;jagoan-jagoan&#8217; lokal?<br />
Kita tentunya nggak mau sekedar jago kandang. Dunia juga perlu mendengar bahwa Indonesia punya potensi kreatif dan produksi berkelas dunia. Bukan hanya soal market nya saja yang melulu di garap uangnya.</p>
<p>Globalization means come in to Indonesia, and come out to bigger world.</p>
<p>What do you think?</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/dc-super-heroes/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Online Video Contest: Peserta atau Pemirsa?</title>
		<link>http://think.web.id/brain/online-video-contest-peserta-atau-pemirsa/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/online-video-contest-peserta-atau-pemirsa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Mar 2011 05:11:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=16854</guid>
		<description><![CDATA[Sekarang ini banyak sekali brand yang bikin video contest. Seperti biasa, berangkat dari euphoria Sinta-Jojo, Audrey-Gamaliel dan lainnya. Brand merasa kalo bikin video bisa lebih menarik dari photo. &#8220;Orang Indonesia banyak yang narsis, bikin video di handphone gampang, kalo lucu2an bisa banyak yang nonton&#8221;. Tapi kemudian embel2nya juga banyak: musti ada tema nya, musti ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_17137" class="wp-caption alignnone" style="width: 265px"><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:SintaJojo.JPG&amp;filetimestamp=20101014135744"><img class="size-medium wp-image-17137" title="SintaJojo" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2011/03/SintaJojo-255x154.jpg" alt="" width="255" height="154" /></a><p class="wp-caption-text">Source: Wikipedia</p></div>
<p><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:SintaJojo.JPG&amp;filetimestamp=20101014135744"></a>Sekarang ini banyak sekali brand yang bikin video contest. Seperti biasa, berangkat dari euphoria <a href="http://www.youtube.com/watch?v=VKP1t3gQ_o0">Sinta-Jojo</a>, <a href="http://www.youtube.com/user/gamal1990">Audrey-Gamaliel</a> dan lainnya.<br />
Brand <span style="text-decoration: underline;">merasa</span> kalo bikin video bisa lebih menarik dari photo. &#8220;Orang Indonesia banyak yang narsis, bikin video di handphone gampang, kalo lucu2an bisa banyak yang nonton&#8221;.</p>
<p>Tapi kemudian embel2nya juga banyak: musti ada tema nya, musti ada isi nya, musti ada pesan sponsor, musti ada logo brand nya, musti di moderasi dll dll.</p>
<p>Brand biasanya lupa juga kalo video dari handphone itu musti dipindah ke komputer buat di upload, kadang butuh sedikit editing juga supaya layak (bukan bagus loh), kualitas video handphone itu beda-beda, nggak semua orang Indonesia punya talent (tampil depan kamera, acting, dll) DAN sebenernya cuman Dono-Kasino-Indro, Srimulat dan Opera Van Java yang lucu.</p>
<p>Nah jadi sebenernya apa sih yang dicari dari video contest?<br />
Jumlah <strong>peserta</strong> yang banyak kah? Tapi isinya nggak sesuai akhirnya overall amplification nya juga kecil.<br />
Atau<br />
Jumlah <strong>pemirsa</strong> per video yang banyak kah? Yang artinya bisa jadi pesertanya sangat sedikit tapi kualitas content nya memang bagus.</p>
<p>Ketika membuat activity sebaiknya berangkat dari tujuannya. Bukan berangkat dari pingin bikin apa.<br />
Dari tujuan akan dijawab dengan activity yang sesuai dengan target market brand. Yang perlu diingat adalah ada beberapa kegiatan yang familiar dengan target market, namun belum tentu kegiatan itu bisa dilakukan oleh target market pada umumnya. Biasa menonton belum tentu bisa membuat, ada beberapa yang sanagt populer belum tentu semuanya bisa membuat.</p>
<p>Intinya adalah be flexible terhadap kebiasaan target market. Tidak ada salahnya memberikan banyak syarat asal sadar akan resikonya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/online-video-contest-peserta-atau-pemirsa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>f8</title>
		<link>http://think.web.id/brain/f8/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/f8/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Nov 2010 02:53:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Anan]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Rama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=1066</guid>
		<description><![CDATA[Pada tanggal 21 April lalu kami memiliki kesempatan untuk ikut menghadiri sebuah event bernama F8 di San Francisco, US. F8 atau Facebook Conference adalah konferensi ke 3 Facebook setelah yang pertama pada tahun 2007 dan kedua di 2008. Terus terang waktu berangkat yang ada dalam pikiran saya adalah sama seperti kebanyakan orang di Indonesia yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-13501" title="F8" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/11/IMG_68951.jpg" alt="" width="510" height="267" /><br />
Pada tanggal 21 April lalu kami memiliki kesempatan untuk ikut menghadiri sebuah event bernama F8 di San Francisco, US. F8 atau Facebook Conference adalah konferensi ke 3 Facebook setelah yang pertama pada tahun 2007 dan kedua di 2008.</p>
<p>Terus terang waktu berangkat yang ada dalam pikiran saya adalah sama seperti kebanyakan orang di Indonesia yang menunggu &#8220;apa ya setelah Facebook&#8221;. Jadi apa yang dikepala saya adalah benar-benar hanya ingin menjadi bagian dari sesuatu yang selama ini <a href="http://www.think.web.id" class="kblinker" title="More about Think.Web &raquo;">Think.Web</a> jalan kan. Itu saja.<br />
Banyak orang yang melihat bahwa Facebook adalah sebuah persinggahan sesaat dan akan muncul yang baru, yang lebih seru. Wajar saja, kita semua punya pengalaman dengan Friendster yang booming banget dan kemudian berakhir dilupakan saat Facebook muncul. MySpace di Indonesia tidak sempat menjadi besar sekali karena kemudian Facebook lebih populer. Belum lagi yang dengan pesat dan ramainya bermunculan bentukan-bentukan social network baru yang populer di Indonesia.</p>
<p>Twitter, memang bukan SocMed baru, tapi memang baru-baru ini populer di Indonesia. Jakarta adalah kota penggunan Twitter di Asia. Bukan Jepang, bukan Shanghai, tapi Jakarta. Padahal Jepang lebih dulu meng-adopsi Twitter.<br />
Kemudian yang terbaru naik trend nya adalah Foursquare.</p>
<p><img class="size-medium wp-image-13502 alignleft" style="margin-right: 10px;" title="Mark Zuckerberg" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/11/IMG_6896-255x242.jpg" alt="" width="255" height="242" />Tapi semua yang ada dikepala saya lenyap saat Mark Zuckerberg, Facebook founder, memaparkan rencana dan hal baru mereka. Kalau di f8 2007 mereka launch Social Graph, kemudian di f8 2008 mereka launch Facebook Connect, tahun 2010 mereka mengeluarkan Open Graph.</p>
<p>Dalam deskripsi sederhana Open Graph adalah sebuah platform yang berdasar pada Facebook framework namun berjalan di luar Facebook.<br />
Sebuah langkah jenius dari Mark Z., karena dengan ini artinya Facebook menjadi dasar dari social interaction dari sebuah website. Dengan jumlah pengguna lebih dari 500jt wajar saja kalau Facebook percaya diri.</p>
<p>Dalam membangun community site, salah satu yang perlu diperhatikan adalah critical mass. Atau jumlah minimal dari user sehingga interaksi pada website itu bisa berjalan sendiri. Jumlah pengguna Facebook sudah jauh melampaui critical mass (bahkan untuk skala dunia).</p>
<p>Apakah kita pernah berpikir &#8220;abis Search Engine Google kemudian ada apa ya?&#8221;<br />
Sebagai pengguna, kita tidak repot mikirin apakah ada yang muncul baru atau tidak. Google SE (search engine) sudah menjadi tools dalam online behavior kita. Competitor Google memang mencoba membuat SE-SE saingan, tapi penggunanya ya nonton aja (sambil Googling). Module Search Google dipasang dibanyak website. Google SE sudah menjadi platform. Hal ini juga lah yang terjadi pada Facebook Open Graph.</p>
<p>Let&#8217;s embrace Facebook be part of our (online) live. Sambil mencoba SocMed baru dan sambungin account kita dengan Facebook Connect.</p>
<p>Buat oleh-oleh, ini foto kami bersama Mark <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img class="size-medium wp-image-13503 alignleft" title="Ramya Prajna &amp; Mark Zuckerberg" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/11/IMG00070-20100421-1659-255x191.jpg" alt="" width="255" height="191" /><img class="size-medium wp-image-13504 alignleft" style="margin-right: 5px;" title="Anantya &amp; Mark Zuckerberg" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/11/IMG00069-20100421-1658-255x191.jpg" alt="" width="255" height="191" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/f8/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>WOOZ.in</title>
		<link>http://think.web.id/brain/wooz-in/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/wooz-in/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Nov 2010 01:32:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook Application]]></category>
		<category><![CDATA[Portofolio]]></category>
		<category><![CDATA[Product]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Social Networking]]></category>
		<category><![CDATA[Think.Web]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=11250</guid>
		<description><![CDATA[Pada Pesta Blogger tanggal 30 Oktober lalu, kami melakukan soft launch atau open beta produk atau web service pertama kami. Wooz.in namanya (baca: wuzin). Wooz.in adalah sebuah web service yang menggabungkan fungsi Social Network dengan radio-frequency. Saat ini technology radio-frequency yang kami gunakan adalah RFID (Radio-frequency Identification). Idenya adalah bagaimana seseorang bisa melakukan update dimana [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-17140" title="woozin" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/11/logo-woozin.png" alt="" width="219" height="186" /></p>
<p>Pada Pesta Blogger tanggal 30 Oktober lalu, kami melakukan soft launch atau open beta produk atau web service pertama kami. <strong>Wooz.in</strong> namanya (baca: wuzin).</p>
<p>Wooz.in adalah sebuah web service yang menggabungkan fungsi Social Network dengan radio-frequency. Saat ini technology radio-frequency yang kami gunakan adalah RFID (Radio-frequency Identification).</p>
<p>Idenya adalah bagaimana seseorang bisa melakukan update dimana mereka berada hanya dengan melakukan &#8216;tap&#8217;, seperti halnya yang banyak orang lakukan ketika absen pegawai, masuk pintu kantor ataupun seperti ketika di gate MRT Singapore.<br />
Ide ini terinspirasi dari kegiatan yang dilakukan oleh Facebook di Facebook Conference 2010 beberapa bulan lalu. Saat itu setiap name tag peserta juga terdapat RFID chip dan ada beberapa reader di acara tersebut.</p>
<p>Di event pertama Wooz.in device RFID yang digunakan pada event pertama ini adalah kartu atau RFID card. Kartu ini dibagikan secara gratis oleh sponsor pertama kami, Acer Indonesia. Acer membagikan RFID card kepada seluruh peserta Pesta Blogger+ 2010 secara gratis.<br />
Setelah mendapatkan kartu peserta diharuskan untuk melakukan registrasi di website Wooz.in. Yang perlu dilakukan adalah menyambungkan account Facebook dan/atau Twitter mereka, juga Foursquare dan Gowalla apabila memiliki. Hal penting lainnya yang perlu dilakukan adalah memasukkan UID (Unique ID) atau nomer RFID yang tertera pada kartu kedalam account wooz.in masing-masing. Setelah semua proses registrasi selesai RFID device siap digunakan.</p>
<p>Yang user lakukan hanya melakukan &#8216;tap&#8217; seperti biasanya dilakukan pada mesin absen atau pintu masuk kantor atau pengguna Flazz BCA ataupun ketika menggunakan MRT di Singapore.<br />
User melakukan tap pada RFID reader yang kami kemas dalam bentuk sebuah booth. Kami namakan Wooz.in Spot.</p>
<p><strong>Wooz.in Spot</strong><br />
Adalah station atau booth dimana wooz.in user bisa melakukan woozing RFID device mereka dan kemudian Social Network yang sudah disambungkan akan melakukan update  mengenai keberadaan user.<br />
Ada 4 Wooz.in Spot di event Pesta Blogger+ 2010 yang tersebar diberbagai area. Tujuannya adalah juga agar setiap user exploring area-area tersebut. Ada Wooz.in Pin yang dapat ter-unlock setelah user woozing di 4 spot tersebut.</p>
<p><strong>Wooz.in Pin</strong><br />
Adalah penanda bahwa user telah menyelesaikan task tertentu. Kalau di Foursquare adalah istilah Badge dan di Gowalla isitilahnya Trips, di wooz.in kami namakan pin.</p>
<p>Dengan Wooz.in fungsi updating menjadi lebih mudah dan tidak terjadi orang yang check-in disuatu tempat namun sebenarnya tidak berada di lokasi tersebut (atau isitilahnya jumper).<br />
The possibility is unlimited. Baru 4 Social Network yang terhubung saat ini, tapi kedepan akan terus bertambah.</p>
<p>Wooz.in bisa dilihat di: <a href="http://wooz.in">http://wooz.in</a> dan <a href="http://www.facebook.com/pages/Woozin/157614240949967">FB Page-nya</a></p>
<p>Ini videonya:<br />
<object width="400" height="320"><param name="allowfullscreen" value="true" /><param name="movie" value="http://www.facebook.com/v/462331998058" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="400" height="320" src="http://www.facebook.com/v/462331998058" allowfullscreen="true"></embed></object><br />
Wooz.in is the new check-in <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/wooz-in/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Voice vs Noise</title>
		<link>http://think.web.id/brain/voice-vs-noise/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/voice-vs-noise/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Jul 2010 11:12:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Digital PR]]></category>
		<category><![CDATA[public relation]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=1154</guid>
		<description><![CDATA[Ketika brand masuk ke area Social Media mereka harus MAU dan MAMPU untuk mendengar pembicaraan mengenai dirinya. Mau mendengar adalah karena ketika sebuah brand membuka dirinya di SocMed artinya customer &#38; network bisa langsung menyuarakan pendapatnya. Jadi sebenarnya brand tidak punya pilihan lain untuk mendengarkan. Kalau brand tidak mau mendengar ini jadinya seperti orang yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/08/l_496_282_2699C32D-94CD-4094-82AA-11524B8368E0.jpeg"><img src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/08/l_496_282_2699C32D-94CD-4094-82AA-11524B8368E0.jpeg" alt="" /></a></p>
<p>Ketika brand masuk ke area Social Media mereka harus MAU dan MAMPU untuk mendengar pembicaraan mengenai dirinya.<br />
Mau mendengar adalah karena ketika sebuah brand membuka dirinya di SocMed artinya customer &amp; network bisa langsung menyuarakan pendapatnya. Jadi sebenarnya brand tidak punya pilihan lain untuk mendengarkan. Kalau brand tidak mau mendengar ini jadinya seperti orang yang menutup kupingnya disaat diajak bicara oleh orang lain.<br />
Mampu mendengar ini artinya sebuah brand bukan hanya mau membuka telinga, tapi juga siap untuk mendengarkan banyak suara. Dalam mendengarkan banyak suara ini sebuah brand harus bisa memilah mana yang penting dan mana yang lebih penting (keduanya memang penting).</p>
<p>Ada 2 jenis suara atau feedback yang muncul dari para user. VOICE &amp; NOISE.</p>
<p>Voice adalah jenis suara yang secara skala kualitas dan kuantitas (pembaca) besar, sedangkan Noise yang skalanya kecil. Namun walaupun kecil Noise punya potensi menjadi besar.<br />
Yang memisahkan kedua hal tadi adalah kuantitas dan kualitas dari traffic atau pembaca dan juga interaktifitas.</p>
<p>Voice yang memang sudah besar memiliki potensi yang besar terhadap kredibilitas brand. Sebuah pertanyaan terhadap brand sudah pasti harus ditanggapi oleh brang. Sebuah negative review dari seorang blogger yang memiliki jumlah pembaca banyak sudah tentu perlu perhatian serius dari brand.<br />
Noise yang skalanya kecil juga perlu mendapat perhatian. Walaupun ada yang bisa dibiarkan (dalam keseharian tidak semua suara kita dengar kan?), namun perkembangannya tetap perlu di monitor.</p>
<p>Strategi siapa yang menjawab dan bagaimana caranya menjadi penting untuk bisa menyikapi semua feedback dengan tepat.</p>
<p>Waktu kita baru lahir semua suara terdengar sama volumenya. Suara burung yang jauh, hembusan angin pada daun sampai dengan orang ngobrol disebelah semua volumenya sama. Seiring dengan pertumbuhan teinga dan otak kita memilah mana suara yang menjadi background dan mana yang menjadi foreground. Mana yang perlu didengar dengan jeli, mana yang bisa &#8216;tidak&#8217; didengar.<br />
Hal yang sama juga terjadi dalam mendengar suara di Social Media.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/voice-vs-noise/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apps. Economy</title>
		<link>http://think.web.id/brain/apps-economy/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/apps-economy/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 May 2010 23:30:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Application]]></category>
		<category><![CDATA[Applications Economy]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook Application]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=1067</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu kami menghadiri conference bernama &#8220;Inside Social Apps. 2010&#8220;. Sebuah conference yang berlangsung di San Francisco, tepat sehari sebelum f8 berlangsung. Event ini membahas segala sesuatu perkembangan dan kemungkinan yang berjalan dalam dunia aplikasi. Aplikasi yang dimaksud disini adalah web &#38; mobile apps. Lebih spesifik lagi pada Facebook Apps. dan iPhone Apps. Di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-medium wp-image-1117 alignleft" style="margin-right: 10px; margin-bottom: 10px;" title="Building Facebook Applications for Dummies" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/05/1jno88-255x346.png" alt="" width="255" height="346" />Beberapa waktu lalu kami menghadiri conference bernama &#8220;<a href="http://www.insidesocialapps.com/" target="_blank">Inside Social Apps. 2010</a>&#8220;. Sebuah conference yang berlangsung di San Francisco, tepat sehari sebelum f8 berlangsung. Event ini membahas segala sesuatu perkembangan dan kemungkinan yang berjalan dalam dunia aplikasi. Aplikasi yang dimaksud disini adalah web &amp; mobile apps. Lebih spesifik lagi pada Facebook Apps. dan iPhone Apps.</p>
<p>Di industri iPhone Apps. ada fakta yang sangat menarik: Dari 10 Apps. terbaik di iPhone, 8 adalah game apps. dan 7 apps. adalah dari Brand.</p>
<p>Di Facebook kita tahu sendiri bahwa apps. merupakan &#8216;roda&#8217; mereka untuk membuat Facebook menjadi tetap berjalan. Mulai dari apps. default seperti Photo gallery, Notes, Wall, sampai dengan yang game seperti Farmville, Restaurant City dan yang sekarang sedang saya coba main My Empire.</p>
<p>Application sebenarnya adalah sama seperti feature pada sebuah website. Hanya saja dia berdiri sendiri untuk menjadi aplikasi pada platform tertentu seperti Facebook atau pun pada mobile seperti di iPhone, Android, Blackberry dan lainnya.<br />
Dengan demikian developing apps. yang sama dengan developing web feature/module. Memang bahasa yang digunakan ada yang berbeda, misalnya iPhone menggunakan Cocoa (CMIIW), tapi ada juga yang bahasanya tidak terlalu jauh berbeda. Hanya membutuhkan sedikit adjustment.</p>
<p>Application Economy adalah sebuah pertumbuhan ekonomi yang berbasis pada pembuatan penggunaan aplikasi.<br />
Ekonomi dibidang digital atau online media semakin tumbuh subur sekarang. Gampangnya orang Indonesia bisa hidup dengan menjadi developer, entah itu developer untuk system, web, software, atau lainnya. Dengan dasar yang sama seorang developer web atau software kedepan juga punya pilihan untuk menjadi developer aplikasi.</p>
<p>Di bidang mobile, developer Blackberry sudah mulai bertumbuh. Baik dalam bentuk perusahaan maupun perorangan. Beberapa ada juga yang mulai masuk ke iPhone, dan sebentar lagi Android juga pasti ikut.<br />
Pada Facebook Apps. juga sudah mulai bermunculan beberapa, walaupun masih sangat sedikit. Tidak seimbang dengan jumlah penggunanya. Indonesia jadinya hanya seperti pengguna pasif karena FB developer nya tidak tumbuh, pemasang iklan di Social Ads. juga masih sedikit.</p>
<p>Mudah-mudahan semakin banyak yang melihat peluang ini, sehingga Apps. Economy menjadi salah satu yang menyuburkan pertumbuhan ekonomi di industri digital Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/apps-economy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Live Report Engagement</title>
		<link>http://think.web.id/brain/live-report-engagement/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/live-report-engagement/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Mar 2010 14:43:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Portofolio]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Think.Web]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=1059</guid>
		<description><![CDATA[Mudah-mudahan tidak berlebihan dan tidak jumawa, tapi saya berani katakan bahwa kami melakukan Live Report yang terbaik di Indonesia. Live Report Engagement Bukan sekedar live report, live tweet, ataupun laporan langsung lainnya. Live Report Engagement berusaha memberikan experience yang sama dengan mereka yang membaca atau melihat, dan juga mengajak mereka berinteraksi. Pengalaman memang tidak pernah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-1061" title="jjf-team" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/03/jjf-team.jpg" alt="jjf-team" width="548" height="411" /><br />
Mudah-mudahan tidak berlebihan dan tidak jumawa, tapi saya berani katakan bahwa kami melakukan Live Report yang terbaik di Indonesia.</p>
<p><strong>Live Report Engagement</strong><br />
Bukan sekedar live report, live tweet, ataupun laporan langsung lainnya. Live Report Engagement berusaha memberikan experience yang sama dengan mereka yang membaca atau melihat, dan juga mengajak mereka berinteraksi.</p>
<p>Pengalaman memang tidak pernah berbohong. Saya &amp; <a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a> sudah memulai melakukan (online) Live Report <span style="text-decoration: underline;">sejak tahun 2001</span>. A Mild Live Soundrenaline 2001 di Parkir Timur, Jakarta adalah saat pertama.<br />
No mobile broadband, just gprs modem dr Sony Ericcson T68i.<br />
No blog framework, just html pages (and we&#8217;re not prepare by CMS engine).<br />
No blackberry, just heavy notebook + low pixel digicam + gprs modem-phone.<br />
But we try to give the actual experience to visitor with articles &amp; photos.</p>
<p>The next year, Soundrenaline 2002, we support for 5 cities. More or less with the same equipment. All the articles &amp; photos put on a microsite, all with list of artist, venue map &amp; schedule.<br />
Web statistik menunjukkan kalau visit &amp; page views meningkat selama event berlangsung. Objektif nya simple, memberikan informasi dan experience yang sama dengan mereka yang kota nya dimampiri. Bahkan untuk kota nya yang dimampiri, liputan ini membuat mereka tidak sabar untuk datang langsung ke acaranya.</p>
<p>Di tahun lainnya kami tidak lagi hanya memberikan articles &amp; photos, kami bergerak ke arah lain. Mirip dengan sebuah blog, kami membuat article khusus dari 3 orang crew fiktif. Masing-masing crew fiktif ini punya jobdesk beda-beda di festival, sehingga memberikan masing-masing angle berbeda.<br />
Begitu kuat dan melekatnya karakter ini tidak sedikit yang mencari-cari nama crew-crew fiktif ini di backstage. Anan juga sering ditebak dengan nama-nama berbeda <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Setelah memasuki era Social Media channel-channel menjadi lebih jelas dan pintu interaksi lebih terbuka. Tapi kembali lagi kepada strategi. Penulisan, pelaporan dan lainnya sih bisa dilakukan oleh siapapun. Seseorang dengan Blackberry nya dan UberTwitter sudah bisa melakukan Live Report sebuah event. Tapi apakah mampu menciptakan Engagement?</p>
<p><strong>Engagement butuh strategi</strong>.<br />
Setelah sekian lama kami tidak lagi melakukan Live Report Engagement, akhirnya kesempatan itu datang lagi. JavaJazz Festival 2010 adalah kesempatan berharga untuk kami.<br />
Setiap tweet &amp; message yang keluar semua dilakukan dengan strategi. Karakter account, activation dengan quiz dan lainnya semua on plan. Termasuk bagaimana mengatasi masalah-masalah technical seperti tidak ada sinyal.<br />
Tentunya apa yang kami lakukan tidak luput dari kesalahan, sebuah hal manusiawi. Menjadi bukti bahwa Live Report Engagement masih dilakukan oleh manusia. Jadi engagement adalah manusia dengan manusia. Crisis Management juga menjadi bagian penting. Bagaimana memanage issue atau crisis dari tanggapan/conversation yang menyimpang atau bahkan dari kesalahan sendiri.</p>
<p>Pada akhirnya yang dituju adalah objective tercapai dan kepuasaan dari followers/fans dari brand yang kami tangani.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-medium wp-image-1062 aligncenter" title="jjf03" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/03/jjf03-255x172.png" alt="jjf03" width="255" height="172" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/live-report-engagement/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Java Jazz Festival 2010</title>
		<link>http://think.web.id/brain/java-jazz-festival-2010/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/java-jazz-festival-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Feb 2010 08:00:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Think.Web]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=1043</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah kebanggan bagi kami, Think.Web, untuk bisa menjadi partner dari Java Festival Production (JPF) dalam hal Social Network Management. Tahun ini adalah tahun ke 5 dari Java Jazz Festival. Sebuah umur yang cukup matang untuk sebuah festival. Java Jazz Festival (JJF) sudah masuk kedalam agenda kegiatan internasional. Mata dan telinga dari seluruh dunia mengarah ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-1046" title="Java Jazz Festival" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/02/JJF1.png" alt="Java Jazz Festival" width="510" height="235" />Sebuah kebanggan bagi kami, <a href="http://www.think.web.id" class="kblinker" title="More about Think.Web &raquo;">Think.Web</a>, untuk bisa menjadi partner dari <a href="http://www.javafestivalproduction.com/" target="_blank">Java Festival Production (JPF)</a> dalam hal <strong>Social Network Management</strong>.</p>
<p>Tahun ini adalah tahun ke 5 dari Java Jazz Festival. Sebuah umur yang cukup matang untuk sebuah festival. Java Jazz Festival (JJF) sudah masuk kedalam agenda kegiatan internasional. Mata dan telinga dari seluruh dunia mengarah ke festival ini, terutama bagi mereka yang sangat suka dengan musik Jazz. Lebih dari itu, event ini juga menjadi ajang &#8216;kopi darat&#8217; dari musisi-musisi Jazz dunia.</p>
<p>Tahun ini JJF ingin membuka lebih lebar lagi sayapnya di digital media, specifically online media, atau lebih khusus lagi di Social Media. Bersama dengan team Promosi dari JFP, team Social Network Management (SNM) JJF dari Think.Web menyusun strategi, editorial dan eksekusi dalam channel-channel yang digunakan.</p>
<p>Objective dari SNM JJF adalah meningkatkan kredibilitas festival.</p>
<p>Untuk menjawab objective itu strategi yang dilakukan adalah menjadikan Social Media channel sebagai pusat informasi. Anda bisa tanya apapun (seputar JJF 2010), account @JavaJazz2010 akan coba menjawab. Bukan hanya saat ditanya, informasi seputar venue,festival juga akan diberikan. Mulai dari artis sampai dengan toilet ada dimana.</p>
<p>Ada 3 channel utama dari JJF 2010: <a href="http://twitter.com/JavaJazz2010" target="_blank">@JavaJazz2010</a>, <a href="http://twitter.com/JavaJazzFest" target="_blank">@JavaJazzFest</a> dan <a href="http://Facebook.com/JavaJazzFestival">Facebook.com/JavaJazzFestival</a>.</p>
<p>Diluar itu masih ada channel lainnya yang resmi maupun partner, misalnya kehadirannya <a href="http://koprol.com/#users/javajazz" target="_blank">@JavaJazz</a> di Koprol.</p>
<p>So, want to be part of an international event? come to JIExpo, Kemayoran.<br />
JJF SocMed channel will accompany you along the show.</p>
<p style="padding-left: 30px;">PS:<br />
Want to help us? please ask to <a href="http://twitter.com/JavaJazz2010" target="_blank">@JavaJazz2010</a> ANYTHING that relate to Java Jazz Festival 2010. We need the practice to make us better.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/java-jazz-festival-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Networking Project</title>
		<link>http://think.web.id/brain/networking-project/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/networking-project/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Feb 2010 07:15:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Business]]></category>
		<category><![CDATA[Portofolio]]></category>
		<category><![CDATA[Think.Web]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=1041</guid>
		<description><![CDATA[photo credit: jimmyroq &#8220;Networking is not about who you know, but it&#8217;s about who knows you&#8221; begitulah kalimat dari Rene Suhardono yang sering terngiang di telinga saya. Rene Suhardono adalah seorang Career Coach yang sharing nya bisa didengar di Hard Rock radio. Think.Web punya beberapa Networking Project yang tujuannya memang untuk mengenalkan (tidak hanya) siapa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Historical Handshake" href="http://www.flickr.com/photos/82758423@N00/3921764912/" target="_blank"></a><a title="Historical Handshake" href="http://www.flickr.com/photos/82758423@N00/3921764912/" target="_blank"><img class="alignnone size-medium wp-image-1054" title="network" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/02/network1-255x336.jpg" alt="network" width="255" height="336" /></a><br />
<small><a title="Attribution-ShareAlike License" href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/2.0/" target="_blank"><img src="http://think.web.id/brain/wp-content/plugins/photo-dropper/images/cc.png" border="0" alt="Creative Commons License" width="16" height="16" align="absmiddle" /></a> <a href="http://www.photodropper.com/photos/" target="_blank">photo</a> credit: <a title="jimmyroq" href="http://www.flickr.com/photos/82758423@N00/3921764912/" target="_blank">jimmyroq</a></small><small><a title="Attribution-ShareAlike License" href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/2.0/" target="_blank"><br />
</a><a title="jimmyroq" href="http://www.flickr.com/photos/82758423@N00/3921764912/" target="_blank"></a></small></p>
<p>&#8220;Networking is not about who you know, but it&#8217;s about <span style="text-decoration: underline;">who knows you</span>&#8221; begitulah kalimat dari <a href="http://id.linkedin.com/in/renecanoneo" target="_blank">Rene Suhardono</a> yang sering terngiang di telinga saya. Rene Suhardono adalah seorang Career Coach yang sharing nya bisa didengar di Hard Rock radio.</p>
<p><a href="http://www.think.web.id" class="kblinker" title="More about Think.Web &raquo;">Think.Web</a> punya beberapa Networking Project yang tujuannya memang untuk mengenalkan (tidak hanya) siapa itu Think.Web, lebih dari itu adalah bagaimana sebaiknya sebuah online presence (including personal branding) berjalan. Yang dituju untuk dikenalkan bukan yang punya website atau blog atau digital channel nya, tapi lebih kepada visitor atau reader nya.</p>
<p>Ada 2 objective dari Networking Project:</p>
<ol>
<li>Menjadi dikenal oleh si pemilik project (dan lingkungannya)</li>
<li>Menunjukkan kepada pemilik &amp; lingkungan project bahwa kehadiran sebuah (personal) brand juga perlu disertai dengan strategi. Tidak hanya asal muncul tanpa tujuan &amp; strategi.</li>
</ol>
<p>Selain itu, sebuah Networking Project biasanya menjadi tempat kami untuk melakukan study case. Sang pemilik project pada umumnya memberikan kami keleluasan untuk melakukan usulan-usulan yang kami berikan. Jadi, Networking Project adalah tempat baik untuk latihan.</p>
<p>Beberapa networking project yang kami kerjakan adalah:</p>
<ul>
<li><a href="http://c3friends.com" target="_blank">C3 (Community for Children with Cancer)</a></li>
<li><a href="http://pandji.com" target="_blank">Pandji Pragiwaksono</a></li>
<li><a href="http://yorissebastian.com" target="_blank">Yoris Sebastian</a></li>
<li>dan masih ada beberapa yang lainnya.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/networking-project/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blogger Support for #IndonesiaUnite</title>
		<link>http://think.web.id/brain/blogger-support-for-indonesiaunite/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/blogger-support-for-indonesiaunite/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2009 07:00:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[17 agustus 1945]]></category>
		<category><![CDATA[hari merdeka]]></category>
		<category><![CDATA[indonesiaunite]]></category>
		<category><![CDATA[kami tidak takut]]></category>
		<category><![CDATA[kemerdekaan indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kojak]]></category>
		<category><![CDATA[kojakers]]></category>
		<category><![CDATA[kopdarjakarta]]></category>
		<category><![CDATA[merdeka]]></category>
		<category><![CDATA[video]]></category>
		<category><![CDATA[vlog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=1033</guid>
		<description><![CDATA[Posting yang berisi 2 video ini online secara bersamaan pada tanggal 14 Agustus 2009, 14.00 di semua blog yang mendukung semangat kebangsaan #IndonesiaUnite. httpv://www.youtube.com/watch?v=6oPLtzxFOAY www.youtube.com/watch?v=5DOnFkmCz34]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Posting yang berisi 2 video ini online secara bersamaan pada tanggal 14 Agustus 2009, 14.00 di semua blog yang mendukung semangat kebangsaan #IndonesiaUnite.</p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=6oPLtzxFOAY">httpv://www.youtube.com/watch?v=6oPLtzxFOAY</a></p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=5DOnFkmCz34" target="_blank"><span style="font-weight: normal;">
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=5DOnFkmCz34">www.youtube.com/watch?v=5DOnFkmCz34</a></p>
<p> </span></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/blogger-support-for-indonesiaunite/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dibelakang (digital things) Kami Tidak Takut &#8211; #indonesiaunite (3rd Part)</title>
		<link>http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-3rd-part/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-3rd-part/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2009 04:16:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Rama]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=988</guid>
		<description><![CDATA[Di part 1 saya bercerita mengenai bagaimana lagu "Kami Tidak Takut" pertama kali diperdengarkan secara online. Di part 2 adalah cerita mengenai bagaimana video klip nya online di YouTube dan mengantarkan pesan lagu nya. 
Di part ini adalah cerita mengenai website indonesiaunite.com dan channel lainnya yang ikut melengkapi.

(Thumbnail Credit: Iqbal Prakasa)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="padding-left: 30px;">Di <a href="../dibelakang-kami-tidak-takut-indonesiaunite-1st-par/">part 1</a> saya bercerita mengenai bagaimana lagu &#8220;Kami Tidak Takut&#8221; pertama kali diperdengarkan secara online. Di <a href="http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-2nd-part/">part 2</a> adalah cerita mengenai bagaimana video klip nya online di YouTube dan mengantarkan pesan lagu nya. Di part ini adalah cerita mengenai website <a href="http://indonesiaunite.com" target="_blank">indonesiaunite.com</a> dan channel lainnya yang ikut melengkapi.</p>
<p>Tweeps semakin ramai berkomentar tantang video &#8220;Kami Tidak Takut&#8221; dan meneruskan link nya ke yang lain. Hashtag #indonesiaunite pun semakin banyak digunakan juga. Ada juga yang kemudian mengkombinasikan 2 kalimat tersebut dalam 1 twit.</p>
<p>Bentuk dukungan pun juga mulai berkembang. Untuk lebih terlihat kemudian muncul ajakan untuk mengganti avatar profile masing-masing dengan atribut merah-putih. Satu per satu user Twitter mulai mengganti avatar nya. Ada yang bentuknya overlay, ada yang badge, ada juga yang di layout khusus.</p>
<p><a href="http://www.andirapramanta.com/?p=632"><img class="size-medium wp-image-1018 alignleft" style="margin-right: 10px; margin-bottom: 5px;" title="andira" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/08/andira-300x280.jpg" alt="andira" width="300" height="280" /></a>Pada awalnya memang untuk memasangkan attribute perlu software design. Untuk yang tidak berada atau dekat dengan dunia design langsung pada teriak ngiri <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Seorang teman, <a href="http://www.andirapramanta.com/?p=632" target="_blank">Andira Pramanta</a>, membuka bantuan untuk yang ingin avatar nya dengan overlay merah-putih. Dia buatkan secara manual dan hasilnya bisa di download di <a href="http://www.flickr.com/photos/deasdira/sets/72157621595536322/" target="_blank">Flickr</a> nya. Baik sekali.</p>
<p>Saya bersama salah satu rekan di kantor, <a href="http://twitter.com/endihamid" target="_blank">Endi Hamid</a>, bertanya-tanya masa sih nggak ada tools online yang bisa membantu melakukan hal itu. &#8220;Bisa kok&#8221; begitu kata Endi dan kemudian dia terlihat sibuk melakukan sesuatu.</p>
<p>Hampir disaat yang bersamaan juga salah satu user yang yang saya follow (kira-kira) berkata seperti ini &#8220;Hi IT geek, bikin yang kaya Iran Election dong&#8221;. Twit itu dari <a href="http://twitter.com/dondihananto" target="_blank">@dondihananto</a>.<br />
Saya penasaran, memang nya Iran Election bikin apa sih? Yang saya tahu memang bahwa orang-orang yang bersimpati terhadap peristiwa election di Iran memang memberikan attribut mereka dengan warna hijau. Kebanyakan avatar mereka di overlay dengan warna hijau. Saya googling dan kemudian menemukan website <a href="http://helpiranelection.com/" target="_blank">Help Iran Election</a>.<br />
Isi si website hanya tools untuk avatar tadi. Dengan engine untuk mengambil dan menambah element pada image, dan kemudian menggunakan fungsi <a href="http://apiwiki.twitter.com/OAuth-FAQ" target="_blank">OAuth </a>dr Twitter, mengganti avatar jadi sangat mudah.</p>
<p>Ok, I got the idea. Salah satu programmer <a href="http://www.think.web.id" class="kblinker" title="More about Think.Web &raquo;">Think.Web</a> saat itu sedang cuti menikah. The only person that I know about programming is only <a href="http://twitter.com/antorio" target="_blank">Antorio</a>, Design &amp; Technical Associates di Think.Web. Yang saya tanyakan adalah berapa cepat dia bisa bikin seperti ini. Karena dikepala saya saat itu adalah semangat Tweeps ini harus di fasilitasi, kalo kelamaan akan hilang begitu aja.<br />
His answer is &#8220;wait&#8221; dan kemudian &#8220;bisa sih&#8230;&#8221;, disaat itu saya percaya bahwa dia pasti bisa bantu.</p>
<p>I don&#8217;t know how tapi next thing yang saya pikirkan adalah website -&gt; nampung informasi -&gt; jadi tujuan orang -&gt; beli domain. Dan yang saya lakukan kemudian adalah checking domain availability, book, bayar dan siap. <a href="Http://indonesiaunite.com" target="_blank">Http://indonesiaunite.com</a> siap digunakan. Proses pembelian domain nya sangat cepat, tapi menunggu domain nya resolve dan siap mengarah kepada server yang saya siapkan ini yang makan waktu cukup lama.<br />
Dulu proses ini makan 2 hari, bwehh&#8230; too long!! untungnya sekarang dalam hitungan jam saja sudah siap. Walaupun belum sempurna. Di beberapa tempat/pengguna tetap saja baru 1-2 hari kemudian bisa masuk ke domain tersebut.</p>
<p>Hal yang juga membuat saya berpikir bahwa harus ada sebuah website adalah saya sadar pengguna Twitter di Indonesia masih sedikit. Saat itu pembicaraan yang mulai bergulir adalah membawa semangat &#8220;Kami Tidak Takut &#8211; #indonesiaunite&#8221; ini keluar dari dunia online.<br />
Kalau sudah keluar dan kemudian ngomong panjang lebar kan ribet, akan jauh lebih simpel kalo ngajak orang masuk ke website dan kemudian lihat sendiri apa yang berjalan dengan #indonesiaunite.</p>
<p>Endi, yang tadi mulai sibuk ternyata memang sedang menyiapkan tools dengan platform flash. Antorio pun sudah hampir selesai dia bilang. Disaat yang hampir sama juga seorang teman, <a href="http://twitter.com/valentmustamin" target="_blank">Valent Mustamin</a>, membuat <a href="http://www.valenmustamin.com/indonesiaunite" target="_blank">halaman</a> dengan fungsi yang sama.</p>
<p>Mengejar waktu solusi yang paling sederhana adalah website instant dengan platform blog. Dengan hosting server yang dilengkapi feature cPanel dengan Fantastico nya, menyiapkan sebuah blog benar-benar instant. 5 menit! (nggak sampe ding :p)<br />
Dikepala saya saat itu website ini berisi hanya tools untuk menambahkan attribute merah-putih dan hasil Twitter Search untuk #indonesiaunite.</p>
<p>Tools Endi &amp; Antorio ready, layout sederhana dari Antorio juga siap, maka online lah <a href="http://www.indonesiaunite.com" target="_blank">Indonesiaunite.com</a>.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://indonesiaunite.com"><img class="aligncenter size-full wp-image-1021" style="border: 1px solid black;" title="Indonesiaunite" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/08/Indonesiaunite2.jpg" alt="Indonesiaunite" width="550" height="469" /></a></p>
<p>Ada beberapa tambahan tools yang kemudian saya masukkan disana. Dan kemudian mulai dengan beberapa isi yang memang dibutuhkan. Tapi itu saya lakukan besoknya. Karena setelah website online kemudian saya&#8230; ketiduran&#8230;</p>
<blockquote><p>Apa yang kami lakukan untuk beberapa orang (terutama memang berada di bidang web development) adalah hal yang sangat mudah.</p>
<p>Saya percaya disaat yang bersamaan juga pasti ada minimal 1 orang yang punya ide yang sama dari call up yang berbeda. Kami hanya kebetuan melakukannya duluan.</p>
<p>In my (twitter) timeline call up datang dari <a href="http://twitter.com/dondihananto" target="_blank">@dondihananto</a>. Yang kemudian menjadi triger saya untuk memberikan kontribusi terhadap #indonesiaunite.<br />
Masih pentingkah mempertanyakan &#8220;siapa penggagasnya?&#8221; didalam memberikan sesuatu untuk Bangsa? karena siapapun bisa melakukan apapun demi Bangsa nya.</p></blockquote>
<p><em>Bersambung&#8230;</em></p>
<p style="padding-left: 30px;">Posting-poting ini sengaja saya bikin bersambung supaya nggak terlalu panjang di 1 posting.<br />
Di part selanjutnya adalah cerita dibalik channel lainnya selain website dan bagaimana gerakan ini dibawa ke offline.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-3rd-part/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dibelakang (digital things) Kami Tidak Takut &#8211; #indonesiaunite (2nd Part)</title>
		<link>http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-2nd-part/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-2nd-part/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2009 02:46:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Rama]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Nasionalisme]]></category>
		<category><![CDATA[pandji]]></category>
		<category><![CDATA[power of new media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=976</guid>
		<description><![CDATA[Di part sebelumnya adalah cerita mengenai (my) first digital movement yang berkait dengan peristiwa bom, Kami Tidak Takut dan #indonesiaunite. Di part ini adalah cerita (my) digital movement yang selanjutnya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di <a href="http://think.web.id/brain/dibelakang-kami-tidak-takut-indonesiaunite-1st-par/">part sebelumnya</a> adalah cerita mengenai (my) first digital movement yang berkait dengan peristiwa bom, Kami Tidak Takut dan #indonesiaunite. Di part ini adalah cerita (my) digital movement yang selanjutnya.</p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=HEw1iHc6CP4">www.youtube.com/watch?v=HEw1iHc6CP4</a></p>
<p>Kalau di youtube mana seru kalau cuma dengar suara tanpa video. Ok, gue harus membuat video nya supaya bisa di upload ke YouTube. I&#8217;m thinking what&#8217;s the easiest &amp; fastest software to use. Gue terpikir bahwa Mac seharusnya punya software dasar kaya gini. Karena inget prinsip nya Mac &#8220;everyone can use it&#8221;.  Ok, iMovie adalah pilihannya pagi itu.</p>
<p>Sambil belajar cara pake iMovie dan dibekali pengalaman editing dikit2 hasil kerja di Production House dulu, gue berusaha dengan cepat semuanya dibikin. Gue cuman mikir, kualitas nanti dulu deh. Yang penting lagu nya dan pesen nya sampe. Hal yang paling mudah dilakukan adalah bermain dengan template-template tittle text yang ada di iMovie.</p>
<p>1,5 jam kemudian selesai lagu itu. Itu adalah sekitar jam 1 siang. Saya perhatikan di Twitter timeline saya orang sudah mulai banyak menggunakan hashtag #indonesiaunite. Maka kemudian link video tadi saya twit juga dengan menyertakan #indonesiaunite.</p>
<p>Ketika orang nonton video klip di YouTube pasti yang diharapkan adalah sebuah penggambaran/film cerita dari lagu yang didengarkan. Apa yang muncul dari video ini adalah hanya teks &amp; blank screen dengan beberapa warna (merah, putih, hitam). Semua dilakukan dengan sengaja.</p>
<p><strong>Kenapa Sengaja?</strong><br />
Alasan pertama adalah karena memang tidak punya stock materi video untuk dipakai.<br />
Alasan kedua adalah (saat itu) gue merasa orang harus mendengarkan pesan dari lagu ini. Visual nya tidak penting. Yang penting lirik nya. Ini juga kenapa dibeberapa bagian ada teks yang muncul, fungsinya untuk menekankan pesan. Tapi dibagian lain ada blank screen juga, karena memang untuk kembali mendengarkan lagunya meresapi liriknya.<br />
Kalau aja semua lirik saya masukkan disitu maka video itu akan menjadi video karaoke.</p>
<p>Scene pertama diawali dengan blank screen warna putih, tujuannya untuk  menandakan kalau video nya sudah ter-load. Karena kan starting screen dari YouTube adalah hitam.<br />
Scene berikutnya berganti-ganti merah dan putih sesuai dengan beat musik, warna merah untuk menandakan tetesan darah yang baru saja terjadi akibat peristiwa bom, warna putih yang mengikuti adalah untuk menyampaikan peristiwa berdarah itu terjadi di Indonesia. Kemudian warna hitam sebagai perlambang bahwa tetesan darah di Indonesia itu membuat kita berduka. Dan kemudian rangkaian itu berlulang untuk mempertegas dari yang kita rasakan.</p>
<p>Mungkin saja semua itu dilakukan dengan berbagai design atau element visual yang lebih menarik, tapi:<br />
1. Lama<br />
2. Saya udah lama nggak ngedesain (berkait sama nomer 1 tadi)<br />
3. Nggak terlalu penting (untuk saat itu)<br />
4. Baru pake software ini pertama kali :p</p>
<p>Kemudian blank screen mulai ditambahkan dengan teks-teks seiring dengan vokal Pandji juga sudah muncul. Teks nya hanya summary inti dari kalimat-kalimat Pandji karena memang untuk mempertegas isi pesan nya.<br />
Begitu juga kenapa pada bagian chorus kalimat &#8220;Kami Tidak Takut&#8221; terus-terusan muncul, ya memang untuk mengajak semuanya menyerukan &#8220;Kami Tidak Takut&#8221;.</p>
<p>Rangkaian visual seperlunya sudah selesai, tetapi rasanya perlu ada hal-hal yang ditambahkan untuk melengkapi. Perlu ada pesan sendiri untuk merangkum seluruh pesan dari lagu nya. Sepertinya memang ajakan yang paling tepat adalah untuk bersatu. Ini kenapa di paling akhir dari video saya sisipkan pesan &#8220;Bersatu Indonesia!!&#8221;.<br />
Lagu sudah selesai, sisa suara tinggal sedikit, kalimat &#8220;Bersatu Indonesia!!&#8221; muncul dengan cepat dan hilang. Tujuannya seperti shock therapy. Membuat &#8216;kaget&#8217; dan kemudian memikirkan hal itu.</p>
<p>Hal terakhir yang ditambahkan adalah nama. Ada 2 nama yang saya masukkan disana. Nama Pandji Pragiwaksono harus masuk karena sebagai penyanyinya. Dan saya tidak ingin seperti teroris yang abis nge-bom kemudian tidak meng-claim siapa yang berbuat.<br />
Kemudian di intro lagu juga saya tempatkan <a href="http://twitter.com/joelbanget" target="_blank">@joelbanget</a> karena setelah lagu di Imeem muncul kemudian orang-orang bertanya &#8220;itu yang intro dengan solo bass Barry Likumahuwa ya?&#8221;. Jadi sekalian saja keterangannya ditaro didepan.<br />
Nama saya nggak dimasukin? nggak penting rasanya, toh akhirnya saya posting juga disini.</p>
<p>Editing wrap up. Selanjutnya adalah uplod. Kemudian saya meng-embed video tersebut di blog <a href="http://pandji.com" target="_blank">Pandji</a>.<br />
Sengaja saya tidak Twit untuk yang ini, pingin tahu reaksi orang setelah dengar lagunya Pandji di Imeem apakah kemudian membuka blog nya dia.<br />
Tidak lama ternyata somehow sudah ada yang twit link ini. Dan kemudian mulai lah video ini berpopulasi.</p>
<p>5  jam setelah upload video ini online mendapat 200 views dan 22 comments.<br />
Kurang dari 10 jam setelahnya sudah menjadi 1000 views.<br />
Hari ketiga setelah upload sudah mencapai 4000 views.<br />
Dan saat ini 10 hari setelah upload view nya adalah 14ribu!  dengan 144 comments.</p>
<p>Berikut detail statistic nya yang saya capture per hari ini:</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-986" title="KTT-stat-youtube-01" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/07/KTT-stat-youtube-01.png" alt="KTT-stat-youtube-01" width="646" height="517" /></p>
<p>Twitt RT pun terus berjalan dengan rangkaian kata &#8220;Kami Tidak Takut&#8221;. Semua orang berusaha untuk menggugah teman lainnya dengan video ini.</p>
<p>Sambil mengikuti perkembangan berita seputar bom, dan juga sambil mengikuti timeline twitter saya, tiba-tiba saya mendapat call up. Panggilan ini yang mengantarkan saya mengerjakan hal lainnya lagi untuk #indonesiaunite.</p>
<p><a href="http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-3rd-part/" target="_blank"><em>Bersambung&#8230;</em></a></p>
<blockquote><p>Posting-poting ini sengaja saya bikin bersambung supaya nggak terlalu panjang di 1 posting.<br />
Kalau 2 part yang sudah di post adalah soal &#8220;Kami Tidak Takut&#8221;, part-part berikutnya akan cerita soal website indonesiaunite.com dan hal-hal lain didalamnya.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-2nd-part/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dibelakang (digital things) Kami Tidak Takut &#8211; #indonesiaunite (1st Part)</title>
		<link>http://think.web.id/brain/dibelakang-kami-tidak-takut-indonesiaunite-1st-par/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/dibelakang-kami-tidak-takut-indonesiaunite-1st-par/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Jul 2009 03:29:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Rama]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Nasionalisme]]></category>
		<category><![CDATA[pandji]]></category>
		<category><![CDATA[power of new media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=975</guid>
		<description><![CDATA[17 Juli 2009 jam 9 pagi saya baru terbangun setelah baru pulang 3 jam sebelumnya. Bangun agak kesiangan karena hari itu orang-orang rumah semua lagi pergi ke Bandung. Saya terbangun setelah mendengar suara telpon. Dan kemudian di TV ada sebuah tontonan yang beda dari biasa. (image credit: antobilang) AH SHITTT!!! BOM LAGI!!! That&#8217;s exactly my [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-1006 alignleft" style="border: 1px solid black; margin-right: 10px;" title="indonesiaunite-part01" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/07/indonesiaunite-part011.jpg" alt="indonesiaunite-part01" width="300" height="275" />17 Juli 2009 jam 9 pagi saya baru terbangun setelah baru pulang 3 jam sebelumnya. Bangun agak kesiangan karena hari itu orang-orang rumah semua lagi pergi ke Bandung. Saya terbangun setelah mendengar suara telpon. Dan kemudian di TV ada sebuah tontonan yang beda dari biasa.</p>
<p>(image credit: <a href="http://antobilang.googlepages.com/tidaktakut.png" target="_blank">antobilang</a>)</p>
<p><span id="more-975"></span></p>
<p>AH SHITTT!!! BOM LAGI!!!</p>
<p>That&#8217;s exactly my word saat itu. Marah, geram, kesal, sedih, semua campur-campur.</p>
<p>Masih dengan agak terbengong dan ngantuk, berusaha mencerna dimana lokasi terjadinya. Dan sambil mulai membaca Twitter timeline saya, pingin tahu udah seberapa rame pembicaraan di Twitter. Dan ternyata memang bener, sudah banyak yang membicarakan hal itu. Mulai dari kejadian di lokasi, dan kemudian yang paling hangat adalah &#8220;Manchester United jadi dateng nggak ya?&#8221;.<br />
Saat itu juga saya sadar akan imbas besar yang terjadi terhadap (online) public figure luar negri untuk datang ke Indonesia.</p>
<blockquote><p>I was on the mission mengajak beberapa orang dari luar untuk datang &amp;  bicara kepada brand-brand di Indonesia mengenai Digital Marketing/Internet Marketing. Lebih-lebih ada kepada salah satu perusahaan besar saya agak memaksa karena memang pertumbuhannya sangat pesat di Indonesia.<br />
Tapi dengan kejadian ini kan buyar semua jadinya.<br />
Sorry to say, sepertinya brand-brand di Indonesia lebih percaya kepada mereka mereka yang berambut pirang dan speak in english dibanding kita-kita orang lokal yang kebetulan sudah duluan berada di internet industry.</p></blockquote>
<p>Arggghhhh!!! saat itu makin kesal with those idiot yg mikirin isi kepalanya sendiri (this is the reason kenapa buat mereka nggak masalah ketika kepala nya putus dari badan nya akibat bom bunuh diri, &#8217;cause what they&#8217;re thinking is only their head).</p>
<p>Entah gimana gue teringat dengan salah satu lagunya <a href="http://pandji.com" target="_blank">Pandji</a> di album ke 2 nya yang baru rilis awal Juli kemarin. Tentang sebuah pernyataan sikap tidak takut atas intimidasi terorisme. Dan gue merasa orang perlu denger lagu ini. Judulnya &#8220;Kami Tidak Takut&#8221;.</p>
<p>Upload! upload! upload! tapi kemana ya. I was trying upload to <a href="http://www.facebook.com/Pandjimusic" target="_blank">Pandji&#8217;s Facebook Page</a> at that time, tapi koneksi <a href="http://http://www.facebook.com" target="_blank">Facebook</a> beberapa minggu kemaren lagi bener-bener payah. Second thought is <a href="http://youtube.com" target="_blank">YouTube</a>, tapi gimana caranya, YouTube hanya untuk video. <a href="http://myspace.com" target="_blank">MySpace</a>? terlalu ribet, koneksi lama, musti delete salah satu lagu dari list yang lama dulu.</p>
<blockquote><p>(Think.Web adalah salah satu pihak yang membantu Pandji dibelakang channel-channel onlinenya. Ini kenapa dikepala saya yang muncul cuman channel2 nya dia). Selain itu, ini lagu dia juga, akan lebih baik kalau keluar dari channel nya dia sendiri. Cuman aja memang kita belum sempet naikin lagu2 album baru nya.</p></blockquote>
<p>Pilihan termudah saat itu adalah jatuh ke <a href="http://imeem.com" target="_blank">Imeem</a>. Saya sengaja membuat banyak channel social media untuk Pandji dengan tujuan ada dimana-mana. <em><span style="text-decoration: underline;">Dalam Social Media Marketing (SMM) salah satu hal yang perlu dilakukan adalah ada dimana-mana (dengan kepentingan mengamankan account/domain juga) tetapi fokus dibeberapa tempat saja (yang ramai target marketnya).</span></em></p>
<p>Upload selesai, dan this is my first tweet:</p>
<div style="width: 300px;"><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="300" height="110" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="wmode" value="transparent" /><param name="src" value="http://media.imeem.com/m/fZxN1gSVPv/aus=false/" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="300" height="110" src="http://media.imeem.com/m/fZxN1gSVPv/aus=false/" wmode="transparent"></embed></object></p>
<div style="background-color:#E6E6E6;padding:1px;">
<div style="float:left;padding:4px 4px 0 0;"><a href="http://www.imeem.com/"><img src="http://www.imeem.com/embedsearch/E6E6E6/" border="0" alt="" /></a></div>
<form style="margin:0;padding:0;" action="http://www.imeem.com/embedsearch/" method="post">
<input name="EmbedSearchBox" type="text" />
<input style="font-size:12px;" type="submit" value="Search" />
<div style="padding-top:3px;"><a rel="nofollow" href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=0&amp;ek=fZxN1gSVPv"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/152/10/" border="0" alt="" /></a><a rel="nofollow" href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=1&amp;ek=fZxN1gSVPv"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/153/10/" border="0" alt="" /></a><a rel="nofollow" href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=2&amp;ek=fZxN1gSVPv"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/154/10/" border="0" alt="" /></a><a rel="nofollow" href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=3&amp;ek=fZxN1gSVPv"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/155/10/fZxN1gSVPv/" border="0" alt="" /></a></div>
</form>
</div>
</div>
<p><a href="http://www.imeem.com/people/fBaXvdk/music/9wC5xd-e/pandji-pragiwaksono-kami-tidak-takut/">Kami Tidak Takut &#8211; Pandji Pragiwaksono</a></p>
<p>Dalam hitungan 4 menit sudah 10 RT (ReTweet/Forward Tweet) yang terjadi. Dan kemudian terus sambung-menyambung dan semakin banyak. Gue ikuti semuanya lewat Twitter Search &#8220;Kami Tidak Takut&#8221;.</p>
<p>Ini hasil statistik dari Imeem yang gue capture per hari ini:</p>
<p><a href="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/07/KTT-stat-imeem-01.png"><img class="alignnone size-full wp-image-979" title="KTT-stat-imeem-01a" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/07/KTT-stat-imeem-01a.png" alt="KTT-stat-imeem-01a" width="582" height="265" /></a></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-980" title="KTT-stat-imeem-01b" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/07/KTT-stat-imeem-01b.png" alt="KTT-stat-imeem-01b" width="279" height="265" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-981" title="KTT-stat-imeem-02" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/07/KTT-stat-imeem-02.png" alt="KTT-stat-imeem-02" width="589" height="463" /></p>
<p>Tapi ini nggak cukup, musti ada channel lain untuk men-support juga. Soalnya, Imeem tidak (belum) terlalu populer di Indonesia. YouTube jauh lebih populer. <span style="text-decoration: underline;"><em>Di SMM kalau ingin sesuatu terpopulasi dengan baik maka harus dilakukan di social media yang memang banyak digunakan orang. Banyak digunakan yang ini maksudnya adalah juga kepada kemudahan orang untuk menyebarkan. Fungsi share, embed, fasilitas dari web service lain juga jadi penting.</em></span></p>
<p><a href="http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-2nd-part/" target="_self">bersambung&#8230;</a></p>
<blockquote><p>Posting-poting ini sengaja saya bikin bersambung supaya nggak terlalu panjang di 1 posting.<br />
On the next post saya akan cerita soal video klip &#8220;Kami Tidak Takut&#8221;, website Indonesiaunite.com, dan hal-hal lainnya.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/dibelakang-kami-tidak-takut-indonesiaunite-1st-par/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>FreSh, Think.Web and our profile at Koran Tempo</title>
		<link>http://think.web.id/brain/fresh-thinkweb-and-our-profile-at-koran-tempo/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/fresh-thinkweb-and-our-profile-at-koran-tempo/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2009 03:52:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Online Business]]></category>
		<category><![CDATA[Portofolio]]></category>
		<category><![CDATA[Think.Web]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=910</guid>
		<description><![CDATA[Berikut liputan mengenai FreSh yang muncul di Koran Tempo.  Ada juga review tentang kami dan Think.Web.                               CrunchBase Information Think.Web Information provided by CrunchBase                             CrunchBase Information Ramya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut liputan mengenai <a href="http://freshyourmind.com" target="_blank">FreSh</a> yang muncul di <a href="http://epaper.korantempo.com/KT/KT/2009/04/11/index.shtml" target="_blank">Koran Tempo</a>. </p>
<p>Ada juga review tentang kami dan <a href="http://www.think.web.id" class="kblinker" title="More about Think.Web &raquo;">Think.Web</a>.<span id="more-910"></span> <a href="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/04/koran-tempo-11-april-2009_page_11.png"><img class="alignnone size-full wp-image-948" title="koran-tempo-thumb01" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/04/koran-tempo-thumb01.png" alt="koran-tempo-thumb01" width="590" height="802" /></a><a href="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/04/korantempo-spread.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-949" title="koran-tempo-thumb02" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/04/koran-tempo-thumb02.png" alt="koran-tempo-thumb02" width="590" height="770" /></a><a href="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/04/korantempo-spread.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-951" title="koran-tempo-thumb03" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/04/koran-tempo-thumb03.png" alt="koran-tempo-thumb03" width="590" height="824" /></a></p>
<p> </p>
<div class="cbw snap_nopreview">
<div class="cbw_header"><script src="http://www.crunchbase.com/javascripts/widget.js" type="text/javascript"></script>                                        </p>
<div class="cbw_header_text"><a href="http://www.crunchbase.com/">CrunchBase Information</a></div>
</div>
<div class="cbw_content">
<div class="cbw_subheader"><a href="http://www.crunchbase.com/company/think-web">Think.Web</a></div>
<div class="cbw_subcontent"><script src="http://www.crunchbase.com/cbw/company/think-web.js" type="text/javascript"></script></div>
<div class="cbw_footer">Information provided by <a href="http://www.crunchbase.com/">CrunchBase</a></div>
</div>
</div>
<div class="cbw snap_nopreview">
<div class="cbw_header"><script src="http://www.crunchbase.com/javascripts/widget.js" type="text/javascript"></script>                                        </p>
<div class="cbw_header_text"><a href="http://www.crunchbase.com/">CrunchBase Information</a></div>
</div>
<div class="cbw_content">
<div class="cbw_subheader"><a href="http://www.crunchbase.com/person/ramya-prajna-s">Ramya Prajna S</a></div>
<div class="cbw_subcontent"><script src="http://www.crunchbase.com/cbw/person/ramya-prajna-s.js" type="text/javascript"></script></div>
<div class="cbw_footer">Information provided by <a href="http://www.crunchbase.com/">CrunchBase</a></div>
</div>
</div>
<div class="cbw snap_nopreview">
<div class="cbw_header"><script src="http://www.crunchbase.com/javascripts/widget.js" type="text/javascript"></script>                                        </p>
<div class="cbw_header_text"><a href="http://www.crunchbase.com/">CrunchBase Information</a></div>
</div>
<div class="cbw_content">
<div class="cbw_subheader"><a href="http://www.crunchbase.com/person/anantya-v-b">Anantya v B</a></div>
<div class="cbw_subcontent"><script src="http://www.crunchbase.com/cbw/person/anantya-v-b.js" type="text/javascript"></script></div>
<div class="cbw_footer">Information provided by <a href="http://www.crunchbase.com/">CrunchBase</a></div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/fresh-thinkweb-and-our-profile-at-koran-tempo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membumikan Mimpi</title>
		<link>http://think.web.id/brain/membumikan-mimpi/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/membumikan-mimpi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2009 03:21:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal Rama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=887</guid>
		<description><![CDATA[Pada salah satu slide yang saya bawakan saat Pecha Kucha Jakarta vol.01 beberapa waktu lalu bertuliskan &#8220;Dimana langit dijunjung, disitu bumi dipijak&#8221;. Ini memang sebuah peribahasa yang sengaja saya balik. Langit saya andaikan sebagai tempat beradanya mimpi-mimpi, dan bumi menjadi tempat saya untuk mengejar mimpi itu. &#8220;Membumikan mimpi&#8221; sebuah kalimat sederhana yang sama sekali tidak mudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada salah satu slide yang saya bawakan saat <a href="http://pechakuchajkt.wordpress.com" target="_blank">Pecha Kucha Jakarta vol.01</a> beberapa waktu lalu bertuliskan &#8220;Dimana langit dijunjung, disitu bumi dipijak&#8221;. Ini memang sebuah peribahasa yang sengaja saya balik. Langit saya andaikan sebagai tempat beradanya mimpi-mimpi, dan bumi menjadi tempat saya untuk mengejar mimpi itu.</p>
<p><img class="size-medium wp-image-928 alignleft" style="margin-bottom: 5px; margin-right: 10px;" title="slide21" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/04/slide21-300x200.jpg" alt="slide21" width="300" height="200" />&#8220;Membumikan mimpi&#8221; sebuah kalimat sederhana yang sama sekali tidak mudah melakukannya.</p>
<p>Ada suatu waktu dimana saya, <a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a> dan mas Bri (Febriyanto) meeting dengan kawan lama dari mas Briyan. Pada salah satu obrolan mas Bri bercerita mengenai bisnis apa saja yang dia lakukan. Sebuah advertising agency, event organizer, production house sampai dengan web agency yaitu <a href="http://www.think.web.id" class="kblinker" title="More about Think.Web &raquo;">Think.Web</a>. Kawannya kemudian menanggapi &#8220;buset, jadi sebenernya kerjaan lo apa Bri?&#8221;. Dijawab &#8220;kerjaan gue membumikan mimpi teman-teman ini&#8221; sambil menunjuk ke saya &amp; Anan. Sejak itu kalimat &#8220;membumikan mimpi&#8221; cukup membekas di saya.</p>
<p>Kalimat itu kembali terangkat hari ini saat berdiskusi mengenai kerjasama bisnis dengan sebuah pihak untuk sebuah project &#8216;masa depan&#8217;. Untuk tujuan business partnership antara kedua belah pihak sama-sama mengemukakan visi masing-masing. Visi disini sebenarnya lebih kepada mimpi, apa yang dibayangkan didepan sana. Mimpi atau tujuannya bisa dikatakan sama tapi bayangan langkahnya yang berbeda.<br />
Langkah untuk mencapai mimpi ini lah yang saya maksud sebagai membumikan mimpi. Mimpi yang besar adalah sebuah awalan, tetapi apabila kita tidak bisa menyusun langkah yang strategis maka mimpi itu tidak akan jadi kenyataan.</p>
<p>Mimpi yang besar seharusnya diiringi dengan visi yang besar juga. Visi besar ini yang kemudian di break down menjadi langkah-langkah besar strategis. Kalau mimpi nya besar tapi langkah nya kecil-kecil maka semakin sulit untuk terwujudkan. Atau bahkan jangan sampai langkah nya terus mengawang-ngawang sehingga tidak ada langkah maju.  Tidak mudah memang, tapi membumikan mimpi adalah hal yang sangat penting.</p>
<p>Jadi penuhi langit Anda dengan mimpi-mimpi besar dan kemudian pijaklah bumi untuk bisa berlari mengejar mimpi-mimpi tersebut.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/membumikan-mimpi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pecha Kucha Jakarta</title>
		<link>http://think.web.id/brain/pecha-kucha-jakarta/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/pecha-kucha-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2009 11:45:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Online Business]]></category>
		<category><![CDATA[Online Media]]></category>
		<category><![CDATA[Slide]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=878</guid>
		<description><![CDATA[Pada malam 10 Maret lalu, saya mendapat kesempatan untuk ikut serta pada Pecha Kucha Jakarta yang pertama. Kebetulan saya 2 kali &#8216;naik panggung&#8217;. Ini gara-gara diminta mewakilkan teman-teman di FreSh makanya sampe 2 kali. Pada kesempatan pertama saya dan Anan &#8216;dibawa&#8217;  bapak Febriyanto (atau biasanya saya memanggil mas Bri). Beliau mendapat kesempatan sebagai pembicara pertama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada malam 10 Maret lalu, saya mendapat kesempatan untuk ikut serta pada Pecha Kucha Jakarta yang pertama. Kebetulan saya 2 kali &#8216;naik panggung&#8217;. Ini gara-gara diminta mewakilkan teman-teman di FreSh makanya sampe 2 kali.</p>
<p>Pada kesempatan pertama saya dan <a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a> &#8216;dibawa&#8217;  bapak Febriyanto (atau biasanya saya memanggil mas Bri). Beliau mendapat kesempatan sebagai pembicara pertama yang tampil. Presentasinya bercerita tentang perjalanan dia menjadi seorang Entrepreneur.</p>
<div id="__ss_1134775" style="width: 425px; text-align: left;">Slide of <a style="font:14px Helvetica,Arial,Sans-serif;display:block;margin:12px 0 3px 0;text-decoration:underline;" title="Bri Febrianto on Pecha Kucha Jakarta" href="http://www.slideshare.net/pechakuchajkt/bri-febrianto-on-pecha-kucha-jakarta-1134775?type=presentation">Bri Febriyanto on Pecha Kucha Jakarta</a><object width="425" height="355" data="http://static.slideshare.net/swf/ssplayer2.swf?doc=brifebrianto-090311223615-phpapp02&amp;rel=0&amp;stripped_title=bri-febrianto-on-pecha-kucha-jakarta-1134775" type="application/x-shockwave-flash"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="src" value="http://static.slideshare.net/swf/ssplayer2.swf?doc=brifebrianto-090311223615-phpapp02&amp;rel=0&amp;stripped_title=bri-febrianto-on-pecha-kucha-jakarta-1134775" /><param name="allowfullscreen" value="true" /></object></p>
<div style="font-size: 11px; font-family: tahoma,arial; height: 26px; padding-top: 2px;">View more <a style="text-decoration:underline;" href="http://www.slideshare.net/">presentations</a> from <a style="text-decoration:underline;" href="http://www.slideshare.net/pechakuchajkt">Pecha kucha Jakarta</a>.</div>
</div>
<p>Kalau melihat slide diatas, bagian saya dan Anan adalah dari slide 12 sampai dengan 16.</p>
<p>Kemudian pada kesempatan kedua saya mewakili Forum <a href="http://freshyourmind.com" target="_blank">FreSh</a> untuk bercerita tentang apa itu FreSh.<br />
Slide:</p>
<div id="__ss_1139669" style="width: 425px; text-align: left;"><a style="font:14px Helvetica,Arial,Sans-serif;display:block;margin:12px 0 3px 0;text-decoration:underline;" title="Fresh on Pecha Kucha Jakarta" href="http://www.slideshare.net/hanoman_nitra/fresh-on-pecha-kucha-jakarta?type=presentation">Fresh on Pecha Kucha Jakarta</a><object width="425" height="355" data="http://static.slideshare.net/swf/ssplayer2.swf?doc=freshforum-final-090313000034-phpapp01&amp;rel=0&amp;stripped_title=fresh-on-pecha-kucha-jakarta" type="application/x-shockwave-flash"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="src" value="http://static.slideshare.net/swf/ssplayer2.swf?doc=freshforum-final-090313000034-phpapp01&amp;rel=0&amp;stripped_title=fresh-on-pecha-kucha-jakarta" /><param name="allowfullscreen" value="true" /></object></p>
<div style="font-size: 11px; font-family: tahoma,arial; height: 26px; padding-top: 2px;">View more <a style="text-decoration:underline;" href="http://www.slideshare.net/">presentations</a> from <a style="text-decoration:underline;" href="http://www.slideshare.net/hanoman_nitra">Ramya Prajna s</a>.</div>
</div>
<p>Pecha Kucha adalah salah satu contoh bentukan worldwide event yang belakangan banyak muncul. Event-event ini biasanya menggunakan format acara yang sama sebagai penanda kesatuan event. Event pada masing-masing kota atau negara atau pihak dilakukan secara mandiri oleh masing-masing penyelenggara. Sebuah kolaborasi event yang mungkin kalau menggunakan trend nama sekarang menjadi disebut <strong>Event 2.0</strong>.</p>
<p><strong>Pecha Kucha</strong> sendiri, seperti yang disebutkan di <a href="http://www.pecha-kucha.org/" target="_blank">websitenya</a>, mempunyai format 20/20 yang  harus digunakan oleh event-event yang dinaungi oleh Pecha Kucha. 20/20 ini maksudnya 20 slide dan masing-masing berdurasi 20 detik. Jadi total setiap presenter mempunyai waktu 6-7 menit untuk berbicara.</p>
<p><a href="http://twestival.com" target="_blank"><strong>Twestival</strong></a> merupakan contoh lain. Twestival secara bersamaan dilakukan pada tanggal 12 Februari 2009 dengan tujuan mencari donasi untuk kepentingan air bersih di dunia. Setiap negara atau kota atau area mendaftarkan dirinya pada website Twestival untuk kemudian disediakan blog sendiri sebagai tempat komunikasi, publikasi dan update dari masing-masing penyelenggara. Nama Twestival diambil dari Twitter karena basis komunikasi yang dilakukan adalah Twitter.</p>
<p>Bentukan lain adalah <strong>Facebook Developer Garage</strong> (FBDG). Event ini adalah event yang secara resmi di support oleh Facebook dan masuk kedalam agenda acara mereka. FBDG merupakan komunitas event. Salah satu syarat sebagai penyelenggara FBDG adalah diselerenggarakan atau bekerja sama dengan group dari Facebook Developer per negara. Artinya setiap developer group secara mandiri mengadakan FBDG walaupun semuanya dibawah supervisi dari Facebook.</p>
<p>Event-event 2.0 ini yang meng-inspirasi <strong>FreSh</strong> untuk melakukan settle down format. FreSh adalah sebuah forum diskusi dan networking yang dilakukan setiap bulan. Topik yang menjadi pembahasan berganti setiap bulannya dan semuanya berkait dengan dunia online (online enable). Saya &amp; Anan menjadi salah satu penggerak bersama dengan rekan-rekan lainnya: Catur PW, Pitra Satvika, Kukuh TW dan Anggun Himawan.</p>
<p>FreSh berharap forum ini bisa menjadi nation wide atau bahkan world wide. Kalau Pecha Kucha dimulai dari Jepang, Twestival &amp; Facebook Developer Garage dimulai dari US, mungkin FreSh bisa menjadi international event yang dimulai dari Jakarta, Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/pecha-kucha-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

