<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Brain of Think.web &#187; Anantya</title>
	<atom:link href="http://think.web.id/brain/author/stroberiangel/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://think.web.id/brain</link>
	<description>this Brain continously Think about Web, and sometime other things too</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Jun 2010 01:31:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Harimaumu</title>
		<link>http://think.web.id/brain/rambu-social-media/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/rambu-social-media/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Jun 2010 01:31:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Media]]></category>
		<category><![CDATA[Social Networking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=1137</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Mulutmu Harimaumu&#8221; Kata bijak diatas berlaku untuk kehidupan sehari-hari. Tapi ketika kita memasuki sebuah kehidupan di &#8220;ranah online&#8221;, apakah kata bijak yang sama masih berlaku? Nampaknya sih iya, sejauh yang dilakukan didalam ranah itu adalah berkomunikasi dengan banyak orang. Walau tidak lagi menggunakan mulut untuk bertutur kata, kita menggunakan tulisan untuk menguntai arti. Mungkin sepertinya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><em>&#8220;Mulutmu Harimaumu&#8221;</em></p></blockquote>
<p>Kata bijak diatas berlaku untuk kehidupan sehari-hari. Tapi ketika kita memasuki sebuah kehidupan di &#8220;ranah online&#8221;, apakah kata bijak yang sama masih berlaku? Nampaknya sih iya, sejauh yang dilakukan didalam ranah itu adalah berkomunikasi dengan banyak orang. Walau tidak lagi menggunakan mulut untuk bertutur kata, kita menggunakan tulisan untuk menguntai arti. Mungkin sepertinya lebih pas kalau;</p>
<blockquote><p><em>&#8220;Tulisanmu Harimaumu&#8221;</em></p></blockquote>
<p>Jadi kata bijak ini berlaku untuk siapapun yang akan masuk ke dalam ranah online.  Tua-muda, artis-non artis, brand-bukan brand, siapapun! Yang berniat mencelupkan kaki ke dalam ranah ini sepertinya harus mengingat kata bijak yang satu itu. Beberapa korban sudah berjatuhan lantaran kurang memberikan perhatian pada kekuatan sebuah tulisan;</p>
<p>1. Simak kejatuhan motivator handal Mario Teguh di ranah maya, seperti yang dilansir <a href="http://new-media.kompasiana.com/2010/02/22/mario-teguh-dan-twitter/" target="_blank">kompasiana</a>. Karena sebuah tulisan yang kontroversial, sang motivator akhirnya memutuskan untuk menutup kisah @marioteguhMTGW.  Alasan Mario Teguh menanggapi masalah ini: <em>tulisan kontroversial tersebut diungkapkan oleh moderator, bukan dirinya.<br />
</em><br />
2. Atau ketika salah satu selebriti cantik &#8220;<a href="http://www.detikhot.com/read/2009/12/16/113338/1261034/230/luna-maya-ngamuk-di-twitter" target="_blank">ngamuk</a>-<a href="http://blog.tempointeraktif.com/blog/luna-maya-vs-infotainment/" target="_blank">ngamuk</a>&#8221; dan akhirnya menutup akun dirinya di Twitter.</p>
<p>3.  Hingga kasus baru yang dilakukan oleh sebuah brand biskuit. Melansir status kontroversial di halaman facebook page, menyulut perbincangan seru di twitter dan juga menarik sebuah media online untuk melakukan <a href="http://www.detikinet.com/read/2010/06/14/154248/1377957/398/promo-wafer-di-facebook-kok-ajak-nonton-video-porno/?i991101105" target="_blank">pembahasan</a>. Akhirnya sama halnya seperti Mario Teguh dan sang selebriti cantik, brand tersebut menghapus posting dan membuat pengakuan: <em>Kami tidak pernah menulis status apapun yang berhubungan dengan video asusila para artis yang sedang hangat dibicarakan seperti pada status yang tertulis pada tanggal 9 Juni 2010. Kami sedang menyelidiki hal tersebut kepada Social Media Agency kami selaku admin account facebook tersebut. </em></p>
<p>Ketiga kasus diatas memperlihatkan betapa sebuah status, yang panjangnya hanya beberapa kalimat bisa memiliki &#8220;buntut&#8221; yang sangat panjang.  Buat saya, ada dua hal menarik yang bisa jadi pembahasan menarik;</p>
<p><strong>Yang pertama</strong>, menarik untuk dianalisa bagaimana media dan tekanan sosial menjadi bumbu pemicu dalam pengambilan keputusan akhir terhadap sebuah masalah serta mem&#8221;blow up&#8221; problem proportion dalam sebuah masalah. Mario Teguh dan si artis cantik mendapatkan tekanan sosial bertubi-tubi dari sesama follower. Ketika tekanan berlangsung, media kemudian menyambar isu dan membuatnya satu hingga dua derajat lebih parah. Hasilnya? Isu semakin berkembang dan tekanan sosial juga semakin besar. Pada kasus terakhir yang menimpa brand biskuit (yang dicontohkan pada nomer 3), misalnya, pada saat status dirilis hanya berhasil menarik komentar dari 56 fans (padahal brand biskuit ini sudah punya lebih dari 9.000 fans, ini berarti hanya 0,6% dari fans yang memberi respond) sebelum akhirnya di&#8221;blow up&#8221; oleh media dan mendapat tekanan sosial dari Twitter dan sesama pengguna facebook lainnya (dan juga menambah panjang deret komentar status). Mungkin ketika pembicaraan di twitter atau blow up oleh media tidak terjadi, status itu masih ada di facebook page brand dan akan tertumpuk oleh 1001 status lain yang dikeluarkan secara berkala oleh brand.</p>
<p><strong>Yang kedua</strong>, menarik untuk dianalisa juga, bahwa hampir ketiganya memilih cara yang sama untuk mengakhiri persoalan yang mereka alami. Baik Mario Teguh, sang artis cantik dan juga brand biskuit memilih untuk melakukan penghapusan (account atau status) serta melakukan <a href="http://us.detikinet.com/read/2010/06/14/185507/1378144/398/nissin-minta-maaf-kepada-masyarakat-indonesia/?i991102105" target="_blank">klarifikasi</a> penjernihan nama baik.  Memberikan pengakuan merupakan salah satu jalan yang baik untuk menyudahi masalah dan &#8220;keep moving forward&#8221;, tapi apakah menutup account merupakan solusi terbaik? Simak brand biskuit yang menghapus status tapi tidak menutup account. Ternyata, kesalahan yang dilakukan oleh brand biskuit pada penulisan statusnya tidak mengurungkan niat user untuk bergabung menjadi fans produk tersebut. Selang satu hari setelah insiden status, tercatat fans produk ini meningkat lebih dari 500 orang.</p>
<p>Jadi?  Ketika kita &#8220;bersuara&#8221; di social media beri perhatian lebih pada content dan context, minta maaf dan ambil langkah strategis bila kebetulan salah ngomong, dan <em>do <strong>keep the medium open</strong>. At the end there are still people who like you, and perhaps like you even more because you are being honest for your mistakes.</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/rambu-social-media/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketika Social Media Ada [dimana-mana]</title>
		<link>http://think.web.id/brain/ketika-social-media-ada-dimana-mana/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/ketika-social-media-ada-dimana-mana/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Jun 2010 01:02:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Social Networking]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=1126</guid>
		<description><![CDATA[Bicara soal social media, seperti bicara soal sebuah tanah yang hak gunanya dimiliki oleh banyak orang. Saking mudah penggunaannya, peminatnya lebih menjamur daripada rusunami. Mulai dari iklan handphone yang menjual habis  fungsi twitter-an, facebook-an dan chatting, sampai brand-brand yang berlomba masuk dan eksis di facebook. Beberapa bahkan rajin mencantumkan url social media mereka di dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bicara soal social media, seperti bicara soal sebuah tanah yang hak gunanya dimiliki oleh banyak orang. Saking mudah penggunaannya, peminatnya lebih menjamur daripada rusunami. Mulai dari iklan handphone yang menjual habis   fungsi twitter-an, facebook-an dan chatting, sampai brand-brand yang berlomba masuk dan eksis di facebook.</p>
<ul></ul>
<p>Beberapa bahkan rajin mencantumkan url social media mereka di dalam iklan-iklan yang tayang di TV ataupun media cetak.  Belum habis eksis di tayangan iklan, brand juga sudah merasa perlu untuk mengikutsertakan url social media mereka di kemasan produk, sebuah kepentingan yang bahkan belum ada setahun yang lalu.</p>
<p>Sebuah kepentingan yang tercipta karena tuntutan pengguna. Belum lama ini saya melihat sebuah minuman merek mancanegara yang mencantumkan logo Facebook di kemasannya. Ternyata yang dilakukan si minuman ini adalah melakukan sebuah aktivitas yang berbasis konsumen, memberikan kekuasaan lebih pada konsumen untuk membuat jenis minuman mereka sendiri. Jenis minuman yang paling diminati secara online kemudian di&#8221;wujudkan&#8221; nyata dan didistribusikan ke seluruh negeri. Salah satu cara cerdas melakukan test market, sebelum melakukan produksi barang baru.</p>
<p>Itu tadi contoh kasus merek mancanegara, terus apakabar merek lokal? Kita tidak usah bahas merek-merek lokal terkenal ya. Karena kebetulan saya bertemu dengan merek yang baru kemarin saya ketahui keberadaannya, dan merek kecil ini pun sudah &#8220;melek&#8221; social media.</p>
<blockquote><p>Mari kita kenalan dengan &#8220;Kree-oks&#8221;</p></blockquote>
<p>Ada yang tau merek apa ini?<br />
[belum tau?]</p>
<p>Gimana kalau saya kasih tambahan embel-embel chip dibelakangnya?<br />
[udah bisa tebak dong, jenis produknya]</p>
<p>Ya ternyata si &#8220;Kree-oks&#8221; ini atau kriuk kalau sambil makan produknya adalah camilan sehat kripik buah kering yang diproduksi di Indonesia dan dikemas oleh sebuah CV di Bandung. Kemasannya sederhana, bersahaja, cenderung polos. Tapi dibalik kebersahajaannya itu, ternyata &#8220;Kree-oks&#8221; termasuk salah satu panganan yang cukup maju karena dia diam-diam menampilkan eksistensinya di salah satu Social Media.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-1130" href="http://think.web.id/brain/ketika-social-media-ada-dimana-mana/kreeoks/"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1130" title="Kreeoks" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/06/Kreeoks-255x333.jpg" alt="" width="255" height="333" /></a></p>
<p>Coba cek di sudut kiri atas dibawah bendera Indonesia yang menjulur. Dengan sedikit malu-malu, Kree-oks menampilkan logo Facebook dan keterangan Kreeoks Chips. Walau belum merupakan affinity URL, namun mereka yang memiliki rasa penasaran berlebih macam saya, dapat dengan mudah melakukan proses search di facebook dengan mengetikkan Kreeoks Chips dan dalam hitungan detik akan bertemu dengan facebook groups <a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=67652859045&amp;v=wall&amp;ref=ts" target="_blank">Kreeoks Chips</a>.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-1129" href="http://think.web.id/brain/ketika-social-media-ada-dimana-mana/screen-shot-2010-06-14-at-6-16-18-pm/"><img class="aligncenter size-full wp-image-1129" title="Kree-oks Chip facebook group" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/06/Screen-shot-2010-06-14-at-6.16.18-PM.png" alt="" width="374" height="62" /></a></p>
<p>Penggunaan facebook oleh Kree-oks chip juga memperlihatkan bahwa social media selain untuk mendukung brand engagement juga dapat dipergunakan untuk step pengembangan bisnis. Ketika masuk ke group Kreeoks Chip, tujuan pengembangan bisnis dan promosi produk adalah dua hal yang paling terasa. Walau belum maksimal, tapi apa yang dilakukan Kree-oks menurut saya adalah sebuah langkah besar dalam memanfaatkan teknologi untuk berpromosi dan mengembangkan bisnis.</p>
<p>PS: Thanks to Mega yang sudah mengenalkan saya pada Kreeoks Chip.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/ketika-social-media-ada-dimana-mana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>HOT TOPIC: Social Media Metrics</title>
		<link>http://think.web.id/numb3rs/2010/06/social-media-metrics/</link>
		<comments>http://think.web.id/numb3rs/2010/06/social-media-metrics/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Jun 2010 17:00:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analytics]]></category>
		<category><![CDATA[Analytics Opinion]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Measurement]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/numb3rs/?p=233</guid>
		<description><![CDATA[I&#8217;m used to measure and see the user habitual in website for almost 4 years now. Thanks to all the tools that has come my way [Google Analytics, Omniture, Coremetrics] it&#8217;s all has been a peachy experiment for me. That is until this Social Media thingy come storming like a hurricane.
Measuring how they affecting the [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://think.web.id/numb3rs/wp-content/uploads/2010/05/social-media-waste-of-time.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-235" style="border: 0pt none; margin: 15px;" title="Social Media" src="http://think.web.id/numb3rs/wp-content/uploads/2010/05/social-media-waste-of-time.jpg" alt="" width="243" height="172" /></a>I&#8217;m used to measure and see the user habitual in website for almost 4 years now. Thanks to all the tools that has come my way [Google Analytics, Omniture, Coremetrics] it&#8217;s all has been a peachy experiment for me. That is until this Social Media thingy come storming like a hurricane.</p>
<p>Measuring how they affecting the overall site performance is a piece of cake, but really dwelling into Social Media performance and see how the user habit towards it is still a mind boggling, time consuming and snooze-fest activity to do.<span id="more-233"></span></p>
<p>Sure enough two of Indonesia&#8217;s highest use Social Media has it&#8217;s own analytics. One within the channel, and the other one scattered like a bread crumb that <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hansel_and_Gretel" >Gretel</a> left like you can see here. But those two type of analytics is not on top of their game yet.</p>
<p>Facebook for example. Yes, the sought after Social Media is smart enough to prepare a simple analytics for Page owner and Apps developer. But is it user friendly enough, is it accurate enough, is it cover all the important stuff? To regular joe perhaps all that single metrics being displayed are sufficient enough.</p>
<p>But when you talk to they who accustomed with analytics for more than a year, single metrics is just not enough. People would start wondering and ask: WHAT IF.</p>
<blockquote><p>What if &#8220;i cross the daily active user with gender/age and cities&#8221;<br />
What if &#8220;i cross new fans with specific post&#8221;<br />
What if &#8220;i wanted to know the demographic of the abandoned fans&#8221;<br />
and on and on and on&#8230;</p></blockquote>
<p>Not to mention the need to make a tailored analytics based on our very own or our client needs. To make a good fitted dress a.k.a good online campaign report we need a comprehensive tools. I don&#8217;t want to have to hand-sewn all of my custom dresses <img src='http://think.web.id/numb3rs/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>PS: Dear Analytics God, let Facebook, Twitter and other aspiring new social media out there hear that i need a comprehensive tools to sewn a good report. Amin. </em></p>
<p>Aside from the long path that Facebook team have to ride, their effort on gradually upgrading their service needs a big salute. One of the progress is they are willingly to share more single metrics and start to cross it with several metrics. You can enjoy them at <a href="http://www.facebook.com/insights/" >http://www.facebook.com/insights/</a>.  Yet, I still have that: WHAT IF moment in my head.</p>
<p>As an analyst I was dying to have a sufficient tools to expand my analytics mojo, and to spot the exact behavior of my user. I truly wish that Facebook and other Social Media channel out there would gives analytics part a good focus and gradually improve them. Until then, i guess it&#8217;s back to the long hour and snooze-fest data collecting method.</p>
<p><em>PS: Dear Analytics God, let Facebook, Twitter and other aspiring new social media out there hear this whole prayer. Amin. </em></p>
<p><em>- Photos taken from <a href="http://blog.danceruniverse.com/blog/story/2010/5/22/15452/1658" >here</a> -</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/numb3rs/2010/06/social-media-metrics/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Change: The Search Habit</title>
		<link>http://think.web.id/brain/change-the-search-habit/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/change-the-search-habit/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 May 2010 16:32:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Random Thought]]></category>
		<category><![CDATA[Social Networking]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=1078</guid>
		<description><![CDATA[Memperhatikan sebuah perubahan terjadi merupakan pekerjaan yang menyenangkan. Bayangkan antisipasi, bayangkan harapan, bayangkan kemajuan. Keisengan saya memperhatikan perubahan itu jugalah yang membersitkan sebuah senyum di wajah saya, setelah seharian lelah bermain kejar-kejaran dengan deadline. Alkisah, ketika saya sedang iseng mempergunakan kenyamanan WIFI ditengah sebuah cafe di bilangan Jakarta Selatan. Ketika mata sudah agak lelah memperhatikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Memperhatikan sebuah perubahan terjadi merupakan pekerjaan yang menyenangkan. Bayangkan antisipasi, bayangkan harapan, bayangkan kemajuan. Keisengan saya memperhatikan perubahan itu jugalah yang membersitkan sebuah senyum di wajah saya, setelah seharian lelah bermain kejar-kejaran dengan deadline.</p>
<p>Alkisah, ketika saya sedang iseng mempergunakan kenyamanan WIFI ditengah sebuah cafe di bilangan Jakarta Selatan. Ketika mata sudah agak lelah memperhatikan status dan update-an foto di Facebook [<em>for the record</em> gue ga mainan ya, Facebook itu bagian dari kerja gue sehari-hari. SUWER], gue melakukan aktivitas yang anehnya tiba-tiba gue lakukan pakai insting.<em> I&#8217;m searching</em>!</p>
<p>Dan baru setelah aktifitas instingtif ini gue lakukan untuk kesekian puluh kalinya, gue baru menyadari satu hal: <em>Facebook is my new search engine</em>!  Yang menarik, hasil search yang ditawarkan datang semeriah munculnya pelangi sehabis hujan.</p>
<p>Nih contohnya, gue coba untuk search salah salah satu film yang mau gue tonton: the newest Shrek movie di Facebook.  Karena lupa sudah sudah Shrek yang keberapa gue cuma mengetik kata kunci Shrek. Tidak ada awalan dan tidak ada hasilnya. Hasilnya? Fenomenal!!!</p>
<p>Berlebihan? Nda juga kook. Coba deh banding hasil di google dengan hasil search di Facebook, <em>and i think you&#8217;ll get my point</em>.</p>
<p>Ini hasil search gue di Google dengan  kata kunci Shrek:<br />
<a rel="attachment wp-att-1079" href="http://think.web.id/brain/change-the-search-habit/screen-shot-2010-05-26-at-11-03-03-pm/"><img class="aligncenter size-full wp-image-1079" title="Google Search Result on Shrek" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/05/Screen-shot-2010-05-26-at-11.03.03-PM.png" alt="" width="575" height="342" /></a><br />
Seperti yang bisa dilihat, hasil pencariannya secara normal menawarkan what&#8217;s on Shrek, link ke official sitenya, review dari imdb untuk shrek than 2001, review lagi dari imdb untuk Shrek than 2002, hasil dari wikipedia, amazon, youtube. [menguap] Hum berguna <em>but…nothing seems new.</em></p>
<p>Sekarang coba kita lihat apa hasil search gue di Facebook:<br />
<a rel="attachment wp-att-1080" href="http://think.web.id/brain/change-the-search-habit/screen-shot-2010-05-26-at-11-15-26-pm/"><img class="aligncenter size-full wp-image-1080" title="Search Category" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/05/Screen-shot-2010-05-26-at-11.15.26-PM.png" alt="" width="170" height="252" /></a><br />
Ini alasan kenapa guess suka hasilnya. Amazingly it refer me to a Shrek page, dimana guess bisa ikutan Ogre Resistance (<em>I don&#8217;t know what that is…I haven&#8217;t seen the movie, but It definitely make me want to see the movie</em>).  And several other Shrek related Facebook Page.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-1081" href="http://think.web.id/brain/change-the-search-habit/screen-shot-2010-05-26-at-11-15-16-pm/"><img class="aligncenter size-full wp-image-1081" title="Care To Join The Resistance?" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/05/Screen-shot-2010-05-26-at-11.15.16-PM.png" alt="" width="535" height="520" /></a></p>
<p>The fun is yet to begin because after I see this pages, I also get referrence from my friends that has previously watched the movie. All I got to do is refer to my movie-fanatic fellow to count on how good is the film actually is [if the review is so-so, i opt for DVD session instead]. The Searching journey has got a bit better with this kind of referrence.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-1082" href="http://think.web.id/brain/change-the-search-habit/screen-shot-2010-05-26-at-11-15-34-pm/"><img class="aligncenter size-full wp-image-1082" title="What My Friends Says" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/05/Screen-shot-2010-05-26-at-11.15.34-PM.png" alt="" width="577" height="408" /></a></p>
<p>And if I still need the old fashion result, I can always see what Big have to offer <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Neat huh??? Proses pencarian di search engine has just got to a new level. Sekarang yang perlu dilakukan adalah menunggu orang lain untuk menyadari hal yang sudah gue sadari, atau melakukan gerakan &#8220;penyadaran&#8221;.</p>
<p>To end my amuzement, and put the last big smile on my face. I just found out that Google feels it&#8217;s highly important to make their brand exist on facebook. Lookey down bellow. Google merasa penting untuk menempatkan Facebook Social Ads to advertise Google Chrome! Ok, I know it&#8217;s a browser and it&#8217;s not the search engine. But nontheles LOL, I still would not search on Chrome if I happen to open Facebook the whole day [not that I actually do it...psttt don't tell anybody!] and do my little searching there? Will in the near future Google advertise itself within Facebook?</p>
<p><a rel="attachment wp-att-1086" href="http://think.web.id/brain/change-the-search-habit/screen-shot-2010-05-26-at-10-51-11-pm/"><img class="aligncenter size-full wp-image-1086" title="Chrome Ad" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/05/Screen-shot-2010-05-26-at-10.51.11-PM.png" alt="" width="593" height="293" /></a></p>
<p>*Opening Chrome &#8211; to open facebook &#8211; to do my little searching for another life-changing writing material*</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/change-the-search-habit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Back From a Hiatus</title>
		<link>http://think.web.id/brain/back-from-a-hiatus/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/back-from-a-hiatus/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 May 2010 15:27:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal Anan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=1069</guid>
		<description><![CDATA[Gue merasa seperti beruang besar yang tertidur disaat musim dingin&#8230;.selama lebih dari 6 bulan absen menorehkan ketikan qwerty ke dalam blog brain. Tapi seperti layaknya semua jenis hibernasi yang terjadi, pasti ada akhirnya. Mudah-mudahan sekarang adalah hari terakhir masa &#8220;hibernasi&#8221; gue. Mudah-mudahan juga tangan gue setuju untuk bermain lagi diatas keyboard Mac yang sudah agak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gue merasa seperti beruang besar yang tertidur disaat musim dingin&#8230;.selama lebih dari 6 bulan absen menorehkan ketikan qwerty ke dalam blog brain. Tapi seperti layaknya semua jenis hibernasi yang terjadi, pasti ada akhirnya.</p>
<p>Mudah-mudahan sekarang adalah hari terakhir masa &#8220;hibernasi&#8221; gue. Mudah-mudahan juga tangan gue setuju untuk bermain lagi diatas keyboard Mac yang sudah agak dekil itu. Mudah-mudahan kepala gue masih mau diajak berkeliling jagad maya, duduk manis disebelah pak kusir.</p>
<p>*flexing her finger, charging her Mac, and seriously thinking of going to the eyedoctor in the weekend ~ this blurry vision is so 70&#8242;s*</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/back-from-a-hiatus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Invest on Analyst</title>
		<link>http://think.web.id/numb3rs/2010/03/invest-on-analyst/</link>
		<comments>http://think.web.id/numb3rs/2010/03/invest-on-analyst/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Mar 2010 05:30:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analytics]]></category>
		<category><![CDATA[Analytics Opinion]]></category>
		<category><![CDATA[analyst]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/numb3rs/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Brain is a speed racer&#8221;
Kalau otak kita boleh ikut balap formula satu, sepertinya pasti akan menang.  Salah satunya adalah karena adanya jalur Myelinated.  Jalur ini memungkinkan impulse (rangsang) untuk bergerak 10-100 meter per detiknya.  Ini berarti jarak tempuhnya kurang lebih  22.356 mph untuk 10 meter per detik dan  223.561 mph untuk 100 meter per detik. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><img class="alignleft size-medium wp-image-113" style="border: 0pt none; margin: 10px;" title="Speed Race" src="http://think.web.id/numb3rs/wp-content/uploads/2010/03/Speed-Race-300x176.png" alt="Speed Race" width="300" height="176" />&#8220;Brain is a speed racer&#8221;</em></p>
<p>Kalau otak kita boleh ikut balap formula satu, sepertinya pasti akan menang.  Salah satunya adalah karena adanya jalur <em>Myelinated</em>.  Jalur ini memungkinkan <em>impulse</em> (rangsang) untuk bergerak 10-100 meter per detiknya.  Ini berarti jarak tempuhnya kurang lebih  22.356 mph untuk 10 meter per detik dan  223.561 mph untuk 100 meter per detik. Masih dibawah jarak tempuh cahaya, <em>but still our brain know how to race.</em></p>
<p>Sedemikian cepatnya kemampuan proses otak, sampai-sampai saya masih berpendapat bahwa kemampuan seorang analyst yang baik masih jauh lebih bernilai daripada tools yang digunakan untuk melakukan analisa.</p>
<p>Bicara soal analisa online, sampai sejauh ini, otak manusia masih lebih prima daripada kemampuan mesin dalam menandai dan mengolah data. Itu kenapa, menurut saya, semua mesin atau perangkat online yang ada hanya berfungsi sebagai alat bantu. Secanggih apapun solusi yang ditawarkan atau digunakan, pada akhirnya keberadaan seorang analyst (<em>human brain</em>) tetap diperlukan.<span id="more-19"></span></p>
<p>Dan ternyata pemikiran saya ini tidak sendiri. Konsep pentingnya keberadan analyst dalam sebuah riset online juga dikemukakan oleh beberapa orang. Salah satunya adalah Katie Paine, pemilik sebuah <em>measurement company</em> <em>online</em> di Amerika.  Dalam salah satu rekaman video youtube, Katie berbagi soal pentingnya faktor manusia dan kemampuan menganalisa. Dan beberapa tips nyata yang berhasil saya rekam adalah bahwa untuk jadi seorang analyst yang baik pastikan melakukan 2 hal dibawah ini:</p>
<ul>
<li>Banyak baca buku! Dalam hal analisa mungkin tidak harus baku membaca buku, cukup ambil kata kunci: membaca. Ini berarti bahan bacaannya bisa saja berupa blog, newsletter, email dan apapun yang ada di dunia online.</li>
<li>Jadi pendengar yang baik! Ini berarti coba &#8220;nguping&#8221; pembicaraan yang terjadi di dunia online. Bukan cuma seputar brand yang dihandle, tapi juga sepak terjang kompetitor dan mapping keseluruhan aktivitas.</li>
</ul>
<p>Yang tertarik denger langsung Katie ideas soal analisa kampanye online, silahkan simak penggalan <a href="http://www.youtube.com/watch?v=Lhj6XQurj58">youtubenya</a>. <em>And at the end if you think that tools is everthing, it&#8217;s not! You&#8217;ve got to have a good analyst to really improve your online campaign. So yes, invest on ana</em>lyst <em>or cooperate with a company that could help you to analyze. </em></p>
<p><em><br />
</em></p>
<p><em>Image source: screenrant.com<br />
</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/numb3rs/2010/03/invest-on-analyst/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Audibles</title>
		<link>http://think.web.id/brain/audibles/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/audibles/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2009 03:20:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=889</guid>
		<description><![CDATA[Audio Enables, mungkin itu kepanjangannya. Audibles ini adalah salah satu servis tambahan dari Yahoo Messenger. Bisa dibilang servis tambahan yang penting-penting-ga penting, hampir mirip seperti keberadaan emoticons. Yang kalau ga ada ga papa, tapi kalau ada tambah nge-gemesin. Audibles ini adalah karakter animasi yang punya suara tertentu yang bisa kamu kirimkan ke teman IM kamu. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Audio Enables</em>, mungkin itu kepanjangannya. Audibles ini adalah salah satu servis tambahan dari Yahoo Messenger. Bisa dibilang servis tambahan yang penting-penting-ga penting, hampir mirip seperti keberadaan <em>emoticons</em>.  Yang kalau ga ada ga papa, tapi kalau ada tambah nge-gemesin.  Audibles ini adalah karakter animasi yang punya suara tertentu yang bisa kamu kirimkan ke teman IM kamu. Bentukannya adalah flash movie sederhana.</p>
<p>Setelah cukup puas dengan audible bergaya internasional, beberapa waktu yang lalu selera lokal mulai merambah audible. Walaupun kata-katanya bisa dibilang kurang asyik;</p>
<blockquote><p>Halo Sayang<br />
Apa Kabar<br />
Keren<br />
Eh, Dikacangin<br />
Alamak!<br />
Sebentar ya&#8230;aku lagi sibuk ni<br />
Mo jalan-jalan nggak?<br />
ngomong apa sih?</p></blockquote>
<p>Tapi lumayan lah buat lucu-lucuan. Kalau dijejer jadi satu ternyata lucu juga jajaran Audibles ini. Bayangkan percakapan seorang pria setengah baya dengan seorang wanita belia;</p>
<blockquote><p>B: Halo Sayang<br />
B: Apa Kabar<br />
B: Eh, Dikacangin<br />
B: Mo jalan-jalan nggak?<br />
G: ngomong apa sih?<br />
G: Sebentar ya&#8230;aku lagi sibuk ni<br />
<em>Hasilnya, G kabur, B masih ngarep</em></p>
<p><em><br />
</em></p></blockquote>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-898" style="margin: 10px;" title="List of Audibles" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/03/021-155x300.jpg" alt="List of Audibles" width="93" height="180" /><br />
Sekarang ada jajaran Audible lokal baru. Dan jajaran Audible ini mewakili salah satu grup musik Indonesia papan tengah; Changcuters. Pertanyaannya? Kenapa harus Changcuters ya? Saya sama sekali belum tahu alasannya, karena menurut saya masih ada banyak band yang lebih melegenda atau sensasional dibanding anak-anak muda ini.</p>
<p>Tapi ga papa lah, <em>it still fun to see there are other local</em> audibles tersedia di Yahoo Messenger. Bergerak ke penokohannya, untuk yang satu ini penokohannya agak jauh karena yang bisa langsung bisa ketebak cuma sang lead vokalisnya, dengan rambut jambulismenya. Sementara yang lain, sepertinya kurang mirip.</p>
<p>Keberadaan Changcuters sebagai salah satu Audible buat saya sudah cukup mencengangkan. Setelah mereka merajai kancah soundtrack sinetron dan iklan, kini dengan keberadaan Audibles ini, Changcuters sekelas Madona yang juga punya Audibles di YM.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-902" title="Changcuters" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/03/014.jpg" alt="Changcuters" width="558" height="75" /></p>
<p style="text-align: center;">
<p>Apa yang diomongin Changcuters di YM? Kata-katanya sih seputaran kata-kata gaol anak muda jaman sekarang getoooh;</p>
<ul>
<li>Berangkat</li>
<li>Oh Siap</li>
<li>Beuh</li>
<li>Aw Aw Aw</li>
<li>I love you Bibeh (sejak kapan yang ini masuk dalam kosa kata gaol?)</li>
</ul>
<p>Gue penasaran banget, siapa yang ngebuat Audible Changcuters ini ya? Btw kalau Changcuters bisa buat Audibles kira-kira Dono Kasino Indro bisa bikin juga ga ya? Gimana Ndro?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/audibles/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Another Seminars Another Goody Bag</title>
		<link>http://think.web.id/brain/another-seminars-another-goody-bag/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/another-seminars-another-goody-bag/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 01:00:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=784</guid>
		<description><![CDATA[photo credit: CoCreatr Saya bukan seminar frequent flayer. Tapi ada satu hal yang terkadang menggelitik nurani ketika menghadiri sebuah seminar. Isi seminarnya? [jawabannya bukan] Pembicaranya? [jawabannya bukan] Doorprizenya? [hampir tepat tapi jawabannya masih bukan] Goodybag? Nah, ini satu hal yang menggelitik saya. Ketika saya menghadiri sebuah seminar, yang ada di benak saya ketika saya baru [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="200" align="left">
<tbody>
<tr>
<td><a title="So Sweet So Girl" href="http://www.flickr.com/photos/22746936@N02/2264164751/" target="_blank"><img style="border: 0pt none; margin-bottom: 5px; margin-right: 10px;" src="http://farm3.static.flickr.com/2316/2264164751_0fffb339ff.jpg" border="0" alt="So Sweet So Girl" width="281" height="500" /></a><br />
<small><a title="Attribution-ShareAlike License" href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/2.0/" target="_blank"><img src="http://think.web.id/brain/wp-content/plugins/photo-dropper/images/cc.png" border="0" alt="Creative Commons License" width="16" height="16" align="absmiddle" /></a> <a href="http://www.photodropper.com/photos/" target="_blank">photo</a> credit: <a title="CoCreatr" href="http://www.flickr.com/photos/22746936@N02/2264164751/" target="_blank">CoCreatr</a></small></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Saya bukan seminar frequent flayer. Tapi ada satu hal yang terkadang menggelitik nurani ketika menghadiri sebuah seminar.</p>
<blockquote><p>Isi seminarnya? <em>[jawabannya bukan]</em><br />
Pembicaranya? <em>[jawabannya bukan] </em><br />
Doorprizenya? <em>[hampir tepat tapi jawabannya masih bukan]</em><br />
Goodybag?</p></blockquote>
<p>Nah, ini satu hal yang menggelitik saya. Ketika saya menghadiri sebuah seminar, yang  ada di benak saya ketika saya baru masuk ke dalam sebuah seminar adalah untuk mendapatkan paling tidak satu hal dari list di bawah ini:</p>
<ul>
<li>list acara</li>
<li>sedikit reading material soal acara</li>
<li>alat tulis (karena kadang saya suka malas bawa pen and paper)</li>
</ul>
<p>Nah biasanya yang paling sering dibagikan sebelum acaranya mulai adalah Goody Bag ini. Jadi ketika saya memasuki ruang seminar, saya mengharapkan kehadiran salah satu dari list barang diatas didalam Goody Bag yang saya dapat untuk paling tidak memberikan panduan untuk saya selama seminar/event.</p>
<p>Tapi sayangnya, cuma sedikit Goody Bag yang menyediakan hal ini. Biasanya nih, yang ada dalam sebuah Goody Bag adalah kaos sponsor,  media cetak sponsor (majalah/tabloid/koran), stiker-stiker, pin, topi, dan yang paling banyak biasanya tumpukan brosur.</p>
<p>Saya membatin, kenapa ya?<br />
Memang sih dilihat dari asal katanya Goody. Goody ini berarti benda-benda menarik alias gimmick yang biasanya dibagikan oleh brand-brand besar. Jadi memang ngga salah kalau dalam Goody Bag memang ada kaos/topi/majalah.  Atau bahkan (ini saya berdoa suatu saat Goody Bag yang dibagikan berisi) digital kamera, jam tangan, usb atau web cam. Memang ga ada yang salah sih.</p>
<p>Tapi sebentar, kalau ditarik lagi dari asal katanya yaitu: Goods (yang berarti barang). Nah kalau begitu berarti hal yang saya list diatas juga termasuk dalam barang yang secara logika juga perlu ada dalam sebuah Goody Bag.</p>
<p>Don&#8217;t get me wrong, I like having freebies on my Goody Bag. Tapi kalau kebanyakan isinya cuma brosur, rasanya agak males juga ya. Saya butuh info seputar event/acara dan saya juga butuh good quality goodies.</p>
<p><em>So for all the seminar attendee: vote for good quality Goody Bags!!!</em></p>
<blockquote><p><em><a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a>&#8216;s think:</em></p>
<p><em>&#8216;Oleh-oleh&#8217;  masih menjadi budaya kita memang. Biasanya kan kalau habis berkunjung ke rumah orang, supaya kunjungan menjadi lebih berkesan kita suka disuruh bawa pulang sesuatu. &#8220;Ini makanannya masih banyak.. dibungkusin untuk dibawa pulang ya&#8230;&#8221;. Dasar dari itu memang adalah agar si pemilik rumah diingat lebih lama oleh si tamu.<br />
Apa yang &#8216;dibungkusin&#8217; dari si pemilik rumah akan bervariasi, tentunya sesuai dengan kemampuan pemilik rumah. Tapi untuk si tamu&#8230; diberikan apapun pasti senang. Hanya saja seberapa akan membekas si bingkisan ini? Nah untuk hal ini <span style="text-decoration: underline;">bisa</span> tidak terkait dengan kemampuan finansial. Yang dibutuhkan hanyalah kemauan untuk berpikir. Kira-kira si tamu akan senang dibawakan apa ya&#8230;</em></p>
<p><em>Kalau saya berkunjung trus waktu pulang dibawain duren pasti jadinya ngedumel. Wong nggak suka duren. Hahaha <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
</em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/another-seminars-another-goody-bag/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa sih ukuran pertemanan?</title>
		<link>http://think.web.id/brain/facebook-application-burger-king/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/facebook-application-burger-king/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2009 05:35:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Facebook Application]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=773</guid>
		<description><![CDATA[Dalam sebuah hubungan, apa sih sebenarnya penanda sebuah kesetiaan. Dalam hubungan suami istri biasanya tanda kesetiaan ditandai dengan sebuah cincin. Kalau dalam hubungan pertemanan, tanda kesetiaannya ditandai dengan apa ya? Pertanyaan yang menarik karena tidak mudah untuk mengukur kesetiaan seorang teman. Yang dapat dilakukan hanyalah melakukan tes kesetiaan. Caranya? Dari tadi kebanyakan nanya ya? (eh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-803" style="margin-bottom: 5px; margin-right: 10px;" title="bk" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/02/bk-300x196.png" alt="bk" width="300" height="196" />Dalam sebuah hubungan, apa sih sebenarnya penanda sebuah kesetiaan. Dalam hubungan suami istri biasanya tanda kesetiaan ditandai dengan sebuah cincin. Kalau dalam hubungan pertemanan, tanda kesetiaannya ditandai dengan apa ya?</p>
<p>Pertanyaan yang menarik karena tidak mudah untuk mengukur kesetiaan seorang teman. Yang dapat dilakukan hanyalah melakukan tes kesetiaan. Caranya?</p>
<p>Dari tadi kebanyakan nanya ya? (eh itu udah pertanyaan ketiga, empat kalau judul dihitung).</p>
<p>Kebetulan saya mendapatkan jawaban soal bagaimana melihat kesetiaan seseorang, tapi sayangnya tes kesetiaan ini sekarang sudah berakhir.</p>
<p>Tapi karena testnya menarik, saya bagi ya disini. Jadi <a href="http://apps.facebook.com/sacrifice/" target="_blank">tes ini</a> adalah untuk melihat seberapa bersedianya seseorang untuk mengorbankan sebuah persahabatan demi sebuah burger gratis. Ok burger bukan sembarang burger, karena ini adalah sebuah Whopper dari BK (saya ga boleh menyebut brand jadi inisial aja ya).</p>
<p>Jadi ceritanya, BK Amerika barengan sama biro iklannya, berinisiatif untuk mengukur sampai pada taraf apa seseorang menginginkan sebuah whopper. Jadilah mereka membuat sebuah applikasi facebook yang dengan sangat beraninya mengusung konsep ini: <strong>Korbankan 10 orang teman facebook (delete dari friendlist) dan dapatkan 1 Whopper grati</strong><strong>s</strong>. Hasilnya? Ternyata banyak sekali orang lapar yang ingin burger (burjer = bahasa gaulnya) secara gratis. Karena ternyata 233,906 teman didelete oleh 82.771 orang dalam waktu kurang dari satu minggu.</p>
<p>Pencapaian yang luar biasa, dan ternyata pencapaian ini mengusik Facebook si empunya tempat. Applikasi yang satu ini mendapatkan teguran dan harus dihentikan karena dinilai menyalahi privacy policy mereka (Facebook). Satu pasal yang katanya bertentangan adalah soal:<em> memberitahukan teman yang didelete bahwa mereka telah didelete. Padahal Facebook tidak melakukan notifikasi ketika seorang teman kita delete dari list pertemanan.</em></p>
<p>Yah sayang ya applikasi ini harus dihentikan, padahal menurut saya ini cara yang sangat bagus untuk mengurangi world hunger. Dan cukup bagus kalau kebetulan sedang akhir bulan, let see saya punya 800an teman, ini berarti saya bisa dapetin 80an burger [baca: burjer] gratis!</p>
<p>Teman di FB atau burger [baca: burjer]<br />
Burger [baca: burjer] atau teman di FB<br />
Teman di FB atau burger [baca: burjer]<br />
Burger [baca: burjer] atau teman di FB</p>
<p>Saya pilih teman makan burger [baca: burjer] aja deh <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Kalau Anda? Pilih teman atau pilih whooper?</p>
<blockquote><p><a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a>&#8216;s think:</p>
<p>Yah link nya udah mati ya kayaknya. <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/01/13/buang-10-teman-hadiah-1-burger/" target="_blank">Media-ide</a> pernah membuat tulisan ini juga. Dan sebenernya posting ini udah lama banget di draft, maap ya Nan baru akhirnya di publish. Hehehe.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/facebook-application-burger-king/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bahasa Burung</title>
		<link>http://think.web.id/brain/bahasa-burung/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/bahasa-burung/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2009 03:43:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[tweety]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=764</guid>
		<description><![CDATA[Ada berapa bahasakah di dunia ini? Ada yang tahu? Karena kelewat penasaran saya google jawabannya, salah satunya ditawarkan oleh ethnologue.com dengan 6.912 bahasa. Banyak banget ya? Penasaran lagi apakah bahasa ini sudah termasuk dengan bahasa gaulnya Debby Sahertian ya? Atau bahasanya Chincha Lawra? Ah tapi bukan bahasa gaulnya Debby Sahertian atau bahasa campur-campurnya Chincha Lawra [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Ada berapa bahasakah di dunia ini? Ada yang tahu?</p></blockquote>
<p>Karena kelewat penasaran saya google jawabannya, salah satunya ditawarkan oleh <a href="http://www.ethnologue.com/" target="_blank">ethnologue.com</a> dengan 6.912 bahasa. Banyak banget ya? Penasaran lagi apakah bahasa ini sudah termasuk dengan bahasa gaulnya Debby Sahertian ya? Atau bahasanya Chincha Lawra?</p>
<p>Ah tapi bukan bahasa gaulnya Debby Sahertian atau bahasa campur-campurnya Chincha Lawra yang mo saya bahas disini. Akika sutra tawares kalo soal bahasa gaul debby sahertian dan already paham chekali bahachanya chincha lawra. Nah sekarang ada satu bahasa yang menarik: Twitter Lingo!</p>
<p>Kebanyakan kata-kata di Twitter Linggo ini berawalan dengan huruf T dan w. Sepertinya untuk &#8220;menancapkan&#8221; brand twitter dikalangan pecintanya.  Kalau diliat dari bentukan katanya, kebanyakan sih hanya menggabungkan antara kata tweeter dengan kata umum bahasa inggris, memang kadang kurang kreatif, tapi keliatannya lucu.Agak aneh sih buat yang baru pertama kali ngebaca, dan memang belum banyak dipakai sama para tweeple (sebutan buat mereka yang punya twitter).</p>
<p>Coba cek aja listnya:</p>
<ul>
<li><em>Twaiting </em>- Twittering while waiting</li>
<li><em>Twat </em>- Person behind spam Twitter acct</li>
<li><em>Twaffic </em>- Twitter traffic.</li>
<li><em>Twardware </em>- Twitter hardware.</li>
<li><em>Tweekend </em>- Spending your entire Saturday and Sunday reading and posting via Twitter.</li>
<li><em>Tweeple </em>- Twitter people, Twitter members, Twitter users</li>
<li><em>Tweeps </em>-    Twitter + peeps (friends)</li>
<li><em>Twease </em>- A person who teases people over Twitter.</li>
<li><em>Tweetard </em>- A twitter retard.</li>
<li><em>Tweory </em>- Twitter as applied to theory.</li>
<li><em>Twibute </em>- To pay tribute to s.o. on Twitter; to give praise, to make a compliment etc.</li>
<li><em>Twitteritas </em>- Women who play with their twitters <em>[menurut gue: ok this one is kind of strange]</em></li>
<li><em>Twitterrhea </em>- The act of sending too many Twitter messages [<em>menurut gue: seperti perpaduan twitter dan diarrhea]</em></li>
<li><em>Twittsomnia </em>- Twittering due to inability to sleep, thus compounding inability to sleep.</li>
<li><em>Twype </em>- To type a twitter.</li>
<li><em>Twollower </em>-  Twitter + follower: someone that follows you.  If you followed them too they would be twiends.</li>
</ul>
<p>Bahasa yang aneh ya, jadi teringat ini:<br />
<em>I twoot I Twee a </em>putty tat<em>..I did&#8230;I did<br />
by this <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Tweety" target="_blank">little fellow</a></em></p>
<blockquote><p><a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a>&#8216;s Think:</p></blockquote>
<blockquote><p>Sayang nya Twitter kurang populer di Indonesia. Tapi mudah-mudahan it&#8217;ll grow. Kemudian, sayangnya juga belum ada website Indonesia yang nama atau kata-katanya bisa menjadi bahasa &#8216;baru&#8217;. Padahal di masyarakat gampang banget muncul bahasa baru, bahasa banci misalnya. Sutra lah ne&#8217;!<br />
<em> <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/bahasa-burung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blog dan Piring</title>
		<link>http://think.web.id/brain/blog-pr/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/blog-pr/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 01:56:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=742</guid>
		<description><![CDATA[Apa hubungannya blog dan piring? Sebenarnya tulisan diatas dibacanya Blog dan PR-ing. Nah tulisan ini sebenarnya terinspirasi dari beberapa wacana online yang membicarakan mengenai kehadiran blog. Salah satunya adalah pendapat yang dikemukakan oleh Steve Rubel, senior vice president dari Edelman Digital. Steve punya pandangan sendiri soal digital world, ini salah satu pendapatnya: &#8220;If marketers want [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apa hubungannya blog dan piring? Sebenarnya tulisan diatas dibacanya Blog dan PR-ing. Nah tulisan ini sebenarnya terinspirasi dari beberapa wacana online yang membicarakan mengenai kehadiran blog. Salah satunya adalah pendapat yang dikemukakan oleh Steve Rubel, senior vice president dari Edelman Digital.</p>
<p>Steve punya pandangan sendiri soal digital world, ini salah satu pendapatnya:<br />
<em>&#8220;If marketers want to succeed in this Web 2.0 world, they need to follow their audiences, not the technologies&#8221;</em></p>
<p>Inti pendapat Steve menarik karena memang new technology come and go dalam dunia online, kita harus cerdik melihat dimana konsumen kita berada (akan berada), dalam opini selanjutnya ia mengemukakan pentingnya hal ini; bagaimana mengintegrasikan komunikasi kita pada platform web 2.0 yang berbeda menjadi sebuah komunikasi yang utuh dan holistik.</p>
<p>Ada banyak sekali pilihan sarana/saluran komunikasi dalam dunia online, dan kadang kita terjerumus untuk hanya memikirkan strategi untuk salah satu saluran komunikasi. Menjadi expert di salah satu hal bukanlah hal yang buruk, tapi marilah kita kembali ke fitrah web 2.0 dan keberadaan sosial media.</p>
<p>Yaitu memikirkan bagaimana saluran komunikasi yang akan kita pergunakan dapat bersatu dan menyuarakan satu kampanye komunikasi. Ini sudah pernah sedikit dibahas di pembahasan soal <a href="http://think.web.id/brain/social-media-marketing/" target="_blank">Social Media Marketing </a>. Well what do you know, I think <a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a> and Steve Rubel thinks quite alike.</p>
<p><strong>Lalu apa hubungan blog dan PR-ing? </strong><br />
Untuk mereka yang sudah melihat komunitas blog sebagai sebuah opportunity, selamat. Karena memang kehadiran blog sebagai saluran komunikasi baru adalah sebuah kesempatan yang harus dimanfaatkan. Bagaimana caranya? Steve Rubel memberikan beberapa petunjuk:</p>
<ul>
<li><em>Try not to spam</em><br />
Berbicara dalam ranah blog bisa dikategorikan dalam kategori gampang-gampang susah. Proses pendekatan yang dilakukan adalah sebuah proses jangka panjang dan satu hal yang perlu diingat adalah apapun proses komunikasi yang dilakukan, coba untuk tidak melakukan spamming.</li>
<li><em>Coba untuk lebih transparan</em><br />
Bila sebuah brand memutuskan untuk membuat blog, berbicaralah dengan transparan dan apa adanya. Setidaknya keterus terangan akan menghasilkan hasil positif.</li>
<li><em>Kuncinya: Bicara pada konsumen</em><br />
Ketahui siapa mereka, bagaimana mereka berinteraksi dalam dunia online dan apa saja yang mereka lakukan disana.</li>
</ul>
<p><em>All n all</em>, gue setuju dengan pendapat Steve, karena <em>it&#8217;s the basic rules</em> ketika kita berkomunikasi secara online. Dasar yang baik adalah anggap blog sebagai <em>opportunity </em>(bukan threat) dan jangan lupa untuk mengaitkan satu social media dengan socoal media lainnya, dalam hal ini jangan lupa mengaitkan blog dengan social network, wiki dan lainnya.</p>
<blockquote><p>Rama&#8217;s Think:</p>
<p>Gue hanya men-quote kalimat <a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a> disini: &#8220;&#8230;I think Rama and Steve Rubel thinks quite alike.&#8221;, I take that as a compliment. Hahahahahahah&#8230;.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/blog-pr/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>I Say: Hello 2009</title>
		<link>http://think.web.id/brain/oreo-new-year-greetings/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/oreo-new-year-greetings/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2009 03:25:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Portofolio]]></category>
		<category><![CDATA[Product]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=738</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana cara menyapa tahun baru? Ada yang mengirimkan kartu ucapan lewat pos, ada yang mengucapkan dalam serangkaian SMS menarik dan ada juga yang memilih untuk mengirimkan e-cards. Nah salah satu yang menarik adalah e-cards tahun baru keluaran OREO. Kenapa menarik? Salah satu alasannya adalah karena Think.Web yang buat (hohoho).  Ok, ga ada salahnya dong ya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagaimana cara menyapa tahun baru?<br />
Ada yang mengirimkan kartu ucapan lewat pos, ada yang mengucapkan dalam serangkaian <a href="http://atyanta.wordpress.com/2009/01/02/new-year-sms/" target="_blank">SMS menarik</a> dan ada juga yang memilih untuk mengirimkan e-cards.</p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-747" style="margin-right: 15px; margin-bottom: 5px;" title="oreo-ecard" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/01/oreo-ecard-300x225.png" alt="oreo-ecard" width="300" height="225" />Nah salah satu yang menarik adalah e-cards tahun baru keluaran <a href="http://sayapercayaoreo.com/newyear09/index.php" target="_blank">OREO</a>. Kenapa menarik? Salah satu alasannya adalah karena <a href="http://www.think.web.id" class="kblinker" title="More about Think.Web &raquo;">Think.Web</a> yang buat (hohoho).  Ok, ga ada salahnya dong ya sedikit narsis, tapi ini adalah beberapa yang menarik:</p>
<ul>
<li>E-cardsnya OREO ini dilengkapi dengan small games, dimana user memang diajak untuk memainkan sebuah permainan flash yang bertemakan pabrik OREO sebelum ia bisa mengirimkan e-cards kepada teman-teman mereka</li>
<li>Percaya atau tidak, memainkan satu kali small games dalam e-cards OREO ini, membuat keinginan kita makan satu bungkus OREO tiba-tiba datang. Gimana nggak, selama kurang lebih 1,5 &#8211; 2 menit (ini waktu rata-rata saya memainkan game OREO), saya dibuai dengan rangkaian biskuit oreo, krim vanilla dan juga bungkus2 OREO.</li>
<li>Ini salah satu tanggapan mereka yang menerima ucapan selamat tahun baru 2009 by OREO:   &#8220;it&#8217;s very cheerful game for opening day of 2009. Gra is also enjoying and He asked Oreo more for sure&#8230;. <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> &#8221;</li>
<li>I end up sending this e-cards to almost all of my e-mail list. It&#8217;s fun. Hehe OK, not everyone, yang belum kebagian Oreo Bites angkat tangan, so I can send you one.</li>
</ul>
<p>Happy 2009 everybodee!!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/oreo-new-year-greetings/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Think.Web @ Hard Rock FM: It&#8217;s A Wrap!</title>
		<link>http://think.web.id/brain/thinkweb-hard-rock-fm-its-a-wrap/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/thinkweb-hard-rock-fm-its-a-wrap/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Jan 2009 04:27:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Radio Show]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=731</guid>
		<description><![CDATA[Ga kerasa it&#8217;s been 13 episodes of Think.Web in Main Recomend in Provocative Hardrock FM! And sayangnya, it&#8217;s the last of our 2008 show here.  Not to worry because we&#8217;ll be back [in other communication channel that is]. Hardrockers, it&#8217;s holiday season and it&#8217;s the new year. Biasanya kalau holiday season begini, being away in [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Ga kerasa it&#8217;s been 13 episodes of <a href="http://www.think.web.id" class="kblinker" title="More about Think.Web &raquo;">Think.Web</a> in Main Recomend in Provocative Hardrock FM! And sayangnya, it&#8217;s the last of our 2008 show here.  Not to worry because we&#8217;ll be back [in other communication channel that is].</p></blockquote>
<p><em>Hardrockers, it&#8217;s holiday season and it&#8217;s the new year.</em> Biasanya kalau holiday season begini, <em>being away in a holiday </em>adalah salah satu yang sering dilakukan. <em>Remember to <strong>Renew Your Travel Style</strong> Hardrockers! </em>Bagaimana hardrockers bepergian? <em>Be sure to do it the online way. Internet would renew your way and how you travel.</em> Bisa cari inspirasi perjalanan di:</p>
<ul>
<li>Forum (tripadvisor, lonelyplanet)</li>
<li>Catatan perjalanan (travelblog, blog.bootsnall)</li>
<li>Blog (dunialaut.com</li>
</ul>
<p>Selain itu coba untuk <em>renew how you travel </em>dengan menjadi<strong> travel writer</strong>, selagi berlibur, juga menulis dan memfoto sesuatu, hasilnya bisa dikirim ke:</p>
<ul>
<li>Logueit</li>
<li>National Geographic</li>
<li>Istockphoto</li>
<li>Bigstockphoto</li>
<li>Shutterstock</li>
<li>Etc</li>
</ul>
<p>Berbicara mengenai foto, hal yang menarik juga dengan berbagi foto liburan. Flickr &amp; Picasa adalah Photo Management &amp; Sharing Application yang bisa dipakai. Atau silahkan berbagi foto melalui social networking seperti Facebook dengan foto tag nya. Biar ga basi selama liburan, remember to <strong><em>Online Anywhere You Wanted</em></strong>. Lewat apa? Try GPRS (General Packet Radio Service) enabled phone! Or bisa juga 3G dan  HSDPA (High-Speed Downlink Packet Access)</p>
<p>Keuntungannya? Hardrockers bisa:</p>
<ul>
<li>Search on anything yang diperlukan selama liburan, mulai dari peta sampai info tempat</li>
<li>Isi waktu misalnya dengan blogging, microbloging</li>
<li>Bersosialisasi misalnya chatting, social networking</li>
<li>Photo Sharing</li>
</ul>
<p><strong>Cut 1</strong></p>
<p>Hardrockers, untuk 2009, jangan lupa untuk manfaatkan internet sebagai media untuk membangun brand dan menghasilkan sesuatu (branding, marketing channel, money maker). Kalau hardrockers mau membangun brand via the online world, be sure untuk melakukan:</p>
<p><strong>Online Branding With Your Domain</strong>. Susah nggak punya domain sendiri? Kalau kata Michael Jackson,  &#8220;It’s as easy as 123&#8243;</p>
<p>Caranya cuma:<br />
1. Masuk ke website dimana lo mau pesen domain itu<br />
2. Pastiin domain yang lo pilih emang available<br />
3. Lakukan registrasi<br />
4. Lakukan pembayaran<br />
5. Done</p>
<p>Jangan lupa untuk memikirkan secara benar dalam memilih nama. Karena nama domain ini yang nantinya akan menjadi “brand” yang dikasih tau ke orang-orang.</p>
<p>Tips dari kita:<br />
1. (entah itu individu ataupun company) di online media. Domain bisa menjadi sarana untuk building brand lo Jadi have your own domain… why not?<br />
2. Pilih domain yang paling mewakili diri lo, bisnis lo atau website lo nanti, entah itu personal web, blog, atau apapun.<br />
3. Pake email resmi lo (eg: contact@namalo.com) untuk yang sifatnya business atau personal aja. Untuk hal lain, kaya ikutan Facebook, Friendster, Multiply dll dll… ini lo bisa pake email Yahoo or Gmail aja.<br />
4. Set reminder untuk renewel (walaupun lo akan di ingetin).</p>
<p>Setelah you do an online branding dengan domain name, hardrockers juga bisa opt in dengan: <strong>Be a Selebrity (Blog)</strong><br />
Kalau ingin terkenal, hardrockers bisa melakukannya di dunia online. Be Perez Hilton! Belum tau perez Hilton? Dia ini cowok yang jadi terkenal karena blognya terkenal dan punya 8 jutaan page view dalam sehari.  Menjadi Selebrity blog, seperti halnya selebriti lain membuka pintu untuk meraih kepopuleran dan juga uang.</p>
<p>Gimana cara untuk jadi selebrity blog?</p>
<ol>
<li>Bagusin ’rumah’nya.<br />
a. Blog=tulisan. Kalo tulisannya enak dibaca (terutama untuk yang ditujukan untuk membaca) pasti banyak yang sering dateng.<br />
b. Design/Theme nya</li>
<li>Undang orang-orang untuk dateng.<br />
a. Do Blog Walking &amp; leave comment (terutama di blog seleb yang topik nya sama dengan blog kita).<br />
b. Umumin keberadaan lo (atau posting lo)<br />
• Via YM status<br />
• Via microblog (twitter atau plurk)<br />
• Via SN status (di facebook atau friendster)<br />
• RSS</li>
<li>Ciptain obrolan.</li>
</ol>
<p>Atau kalau hardrockers mau menghasilkan sesuatu (branding, marketing channel, money maker) dari dunia online:<br />
<strong>Your Online Earning</strong>. Yang perlu diingat adalah online earning itu adalah Extra Money BUKAN EASY Money.<br />
Lagi-lagi gue kembaliin ke logika yang biasa kita temui deh. Sebenernya dari mana sih kita bisa dapet uang atau penghasilan?</p>
<ul>
<li>Menjual service lo atau keahlian lo<br />
Misalnya Paid Review, jadi yang harus dilakukan adalah kita me-review akan sesuatu, kalo dinilai baik review nya ya kita dapet uang.</li>
<li>Menjual barang lo atau hasil produksi lo<br />
Punya online store</li>
<li>Menjual jasa lo untuk menjual barang nya orang lain<br />
Menjadi perantara menjualkan barang orang lain, misalnya affiliate</li>
</ul>
<p>Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah <strong>Make Your (Multiply) Online Store</strong>. Kenapa menggunakan multiply? karena multiply bisa dikategorikans sebagai one stop sharing place.  Ini step awal pembuatan toko multiply:</p>
<ul>
<li>Register, ini adalah hal pertama yang perlu dilakukan</li>
<li>Profile, kemudian isi profile dengan data dan juga foto dari barang yang menjadi jualan utama</li>
<li>Online katalog, nah yang ini sangat penting untuk dibuat, caranya adalah dengan memanfaatkan album foto. Dengan album foto ini kita bisa menampilkan barang-barang yang nantinya akan kita jual</li>
<li>Meknisme pemesanan, untuk pemesanan cukup dengan mengirimkan komentar di setiap foto item yang diinginkan atau menghubungi langsung penjual melalui PM (Personal Message)</li>
<li>Mekanisme pembayaran, ini juga cukup mudah, yang paling banyak biasanya masih melalui proses transfer.</li>
</ul>
<p><strong>Cut 2</strong></p>
<p>Tahun baru semangat juga harus baru. Gimana caranya punya semangat baru? Salah satunya adalah dengan meningkatkan efektivitas bekerja hardrockers melalui: <strong>Be Effective on Search Engine</strong>. Menggunakan Search Engine ternyata punya trik tersendiri untuk mempercepat proses pencarian. Terutama kalau hardrockers bekerja di lini kreatif yang membutuhkan ide atau informasi secara cepat<br />
Beberapa tipsnya:</p>
<ul>
<li>Tanda kutip ganda (double quotes) diawal dan diakhir kata yang ingin dicari jadi hasil jawaban benar-benar kata yang ingin dicari</li>
<li>Memfilter dengan tanda minus (-)</li>
<li>Range dengan … (titik 3)Mencari arti kata dengan define:</li>
<li>cache: kemudian ketikkan www.namadomain.com</li>
<li>Link: halaman situs</li>
</ul>
<p>Atau coba deh untuk memperkaya informasi dengan berlangganan RSS. Karena <strong>RSS will Charge Up Your Day</strong>.<br />
Dengan berlangganan RSS kita bisa  mendapatkan update langsung dari blog atau website uang menjadi sumber informasi kita. Cara mendapatkan RSS ini bida dibagi menjadi 3 yaitu:</p>
<ul>
<li>Melalui web<br />
Google Reader atau MyYahoo. Di website-website ini kita tinggal meng-add url dari RSS yang mau kita ikuti, dan kemudian setiap kali kita buka account Google Reader kita atau My Yahoo kita RSS list kita akan automatically di update</li>
<li>Melalui email<br />
Email software nya Mozilla Thunderbird, nah disitu lo tinggal add RSS Blog &amp; News didalem menu Account Settings</li>
<li>Melalui browser<br />
Khususnya untuk Mozilla Firefox, dia punya feature Live Bookmark. Nah ini seperti bookmark biasa tapi link atau isi si bookmark ini akan auto-update untuk nge-check ada content terbaru nggak.</li>
<li>Melalui cara lain<br />
Blackberry itu ada aplikasi yang namanya Viigo.</li>
</ul>
<p><strong>CUT 3</strong></p>
<p>Di 2009, Hardrockers belum ada di dunia online kalau belum ikutan Social Media. Karena tahun 2009: we should give a warm welcome to <strong>social media</strong>. Watch out for kenaikan internet user, hype video content, kemampuan untuk connect anywhere, harga internet yang semakin murah, dan the rise of social media ! Mulai dari Social Network macam Friendster, Facebook sampai Linkedin. Atau Blog, Flickr, Youtube dan Wikipedia. Semua akan menjadi bagian dari kegiatan browsing sehari-hari.</p>
<p>Dan jangan lupakan juga kegiatan Microblogging. Kalau Hardrocksers termasuk senang berbagi sesuatu tapi waktunya nggak banyak, coba aja microblogging. Hardrockers cuma perlu mengetikkan max 140 karakter dan proses berbagi kelar. Jadi posting nya juga pendek-pendek. Nah apa aja yang di sharing? Bisa macem2:</p>
<ul>
<li>Update status, lo lagi ngapain</li>
<li>Update news</li>
<li>Sharing keadaan</li>
<li>Sharing link</li>
<li>Apapun…</li>
</ul>
<p><em><strong>Be sure to enter 2009 with all of those thing in mind.  See ya</strong></em>!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/thinkweb-hard-rock-fm-its-a-wrap/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Think.Web @ Hard Rock FM: Online Outlook 2009</title>
		<link>http://think.web.id/brain/thinkweb-hard-rock-fm-online-outloo/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/thinkweb-hard-rock-fm-online-outloo/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Dec 2008 05:35:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Online Business]]></category>
		<category><![CDATA[Radio Show]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=701</guid>
		<description><![CDATA[Trend berubah sebegitu cepatnya? Iya! Dan untuk ukuran dunia maya, percepatan pertumbuhan teknologi itu berkembang secara eksponensial (Moore’s Law). Setiap menit muncul website baru di dunia maya yang juga menawarkan cara baru untuk berinteraksi atau berkominikasi. Ini berarti setiap harinya ada ratusan kesempatan bagi trend dunia online untuk berubah. Pandji: Untuk tahun 2009 kira-kira apa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Trend berubah sebegitu cepatnya? Iya! Dan untuk ukuran dunia maya, percepatan pertumbuhan teknologi itu berkembang secara eksponensial (Moore’s Law). Setiap menit muncul website baru di dunia maya yang juga menawarkan cara baru untuk berinteraksi atau berkominikasi. Ini berarti setiap harinya ada ratusan kesempatan bagi trend dunia online untuk berubah.</p>
<p><em>Pandji: Untuk tahun 2009 kira-kira apa yang akan jadi trend dunia online?</em></p>
<p><strong><a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a>: </strong>Walau kita bukan cenayang, tapi kurang lebih ada beberapa hal yang memang akan menarik untuk dibicarakan. Secara overall ini seperti kancah tangga lagu top 40 ada mereka yang naik, ada yang turun ada yang posisinya tetap dan tentunya ada juga pendatang baru.</p>
<p><em>Pandji: Yang naik?</em></p>
<p><strong><a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a>: </strong>Hal yang pastinya akan naik</p>
<ul>
<li>Internet User<br />
Kenapa kita bilang trendnya akan naik? Karena Indonesia is the 4th most populated country in the world (237.512.355)dan  Indonesia has now approximately 25.000.000 online user, 5th in Asia.<br />
dari dua fakta diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa</p>
<ul>
<li>Existing User<br />
Indonesia adalah negara pengakses internet terbesar di Asia Tenggara lebih dari negara tetangga seperti<br />
Thailand 13 million<br />
Singapore 2 million<br />
Philippines 14 million<br />
Malaysia 14 million</li>
<li>Potential<br />
Dengan 25 juta pengguna, jumlah ini hanya  10,5% dari total populasi Indonesia. Karena itu juga pengguna internet di Indonesia itu masih akan tumbuh 89,5% lagi.</li>
<li>User Growth<br />
Dalam sepuluh tahun terakhir ini, 1998-2008, Indonesia memiliki pertumbuhan internet user yang cukup tinggi yaitu 1150%.</li>
</ul>
</li>
</ul>
<ul>
<li>Video Content<br />
Yup video content sepertinya akan jadi semakin booming, karena sekarang perangkat yang ada memungkinkan kita untuk dengan mudahnya merekam sebuah peristiwa dan menguploadnya ke internet. Karena dua syarat utama sebenarnya sudah ada:<br />
<em>Every mobile phone is Video Cam enable</em><br />
Karena kemudahan ini, proses rekam video bisa dilakukan dimana saja, kapan saja dan hampir untuk semua kejadian.<br />
<em>More Internet Speed</em><br />
Belakangan, provider internet berlomba untuk memberikan layanan dan servis terbaik dengan harga terjangkau. Gaya promosi yang sudah hampir sama dengan gaya promosi di dunia telekomunikasi ini bisa dibilang sebenarnya menguntungkan bagi pengguna.  Beberapa waktu yang lalu harga koneksi di Indonesia bisa dibilang merupakan harga termahal di daerah Asia. Namun kini penurunan harga dan menaikkan bandwidth dan speed sedang dilakukan oleh para provider. Koneksi yang semakin cepat ini menjadi salah satu pendukung berkembangnya content video</li>
</ul>
<ul>
<li>Transparency (brand)<br />
Brand yang berada di dunia online juga dituntut untuk menjadi lebih transparan, lebih dinamis dan bisa berinteraksi dengan target audiencenya</li>
</ul>
<ul>
<li>Connect Anywhere<br />
Blackberry Officially in Indonesia<br />
Bb Connect on other mobile phone<br />
Kedua hal ini memudahkan para pengguna untuk tap into the online world kapanpun! Pantau email kantor dari manapun, komunikasi dengan teman dan kolega via IM, eksis di social network via small application (twitterberry atau facebook mobile) dan juga yang paling bermanfaat RSS feed dan Online browsing.</li>
</ul>
<p><em>Pandji: Kalau ada yang naik, pastinya juga ada yang turun. Kalau yang turun apa?</em></p>
<p><strong>Rama:</strong> Internet Connection Price! Akan terjadi perang harga. Kita sudah sempat mention tadi bahwa memang Provider internet tertular gaya provider telco yang sekarang sedang melakukan perang harga. Salah satunya sekarang memberikan diskon di kisaran 40-60an% untuk servisnya. Bahkan salah satu provider internet yang kita pakai juga melakukan hal yang sama, bedanya mereka tidak menurunkan harga tetapi menaikkan service denga harga yang sama.<br />
Porn Site. Untuk porn site sebenarnya kita sudah sempat mention di pembahasan kita sebelumnya.</p>
<ul>
<li>Pencarian mengalami penurunan sebanyak 10 percent dari rata-rata 20 percent. Apa yang dapat menggantikan adult entertainment? The hottest Internet searches now are for social networking sites</li>
<li>Semakin tinggi traffic social networking, traffic ke situs adult entertainment akan semakin berkurang. Fakta ini mengungkap kenyataan baru, generasi muda kita, kelompok umur 18-24 tidak lagi sibuk mencari adult material, karena mereka sibuk eksis di social network.</li>
</ul>
<p><em>Pandji:  Kalau tadi naik dan turun, yang tetap ada ngga?</em></p>
<p><strong>Rama:</strong> Yang tetap di 2009 adalah Portal Web. Keberadaan portal web masih akan mewarnai dunia online di tahun 2009. Walaupun kemunculan pemain barunya sedikit, tapi sepertinya mereka yang memang sudah ada masih akan memegang peranan penting dengan 2 pemain besar saat ini: Detik dan Kompas</p>
<p><em>Pandji: Kalau sesuatu yang baru di 2009?</em></p>
<p><strong>Rama: </strong>Yang Baru adalah Multi touch.</p>
<p><em>Pandji: Untuk 2009, online earning via online apakah masih big hit?</em></p>
<p><strong>Rama: </strong>Sepertinya iya karena 2 alasan besar: Global Crisis dan Payment Gateway<br />
Global crisis akan memaksa orang untuk mencari penghasilan tambahan mereka dengan cara yang baru. Dan internet merupakan sebuah ladang luas yang dapat dimasuki.<br />
<em>Pandji: Ada lagi ga yang lain? Untuk 2009</em></p>
<p><strong>Rama: </strong>Social Media</p>
<ul>
<li>Mobile application<br />
Mobile application sebenarnya membuat update social media menjadi 100% lebih mudah. Facebook misalnya, dengan applikasi facebook mobile, kita bisa dengan mudah approve/reject teman, change stat, upload photo, etc.</li>
</ul>
<ul>
<li>Communication tools<br />
Social media menjadi salah satu bagian penting dari habit orang ketika online karena social media membantu kita untuk berkomunikasi. Contoh dengan mengganti status saya di Facebook semua teman saya jadi tahu apa yang sedang terjadi dengan saya, even saudara dan teman dekat tahu update terkini saya dari Facebook.</p>
<p>Mengatur sebuah pertemuan jadi lebih mudah. Beberapa kali saya mengatur jalan-jalan dengan teman atau kumpul-kumpul dengan bantuan FB atau conference YM.</li>
</ul>
<ul>
<li>Branding Media<br />
<em>Be Wise</em><br />
Melakukan branding di dunia online bisa dibilang susah-susah gampang. Apalagi di social media dimana transparansi menjadi raja dan feedback menjadi sesuatu yang dapat menguntungkan sekaligus merugikan. Karena berkembangnya Social Media,</p>
<p>Brand tidak lagi bisa diam dan memilih untuk tidak mendengar/tidak mau tahu. Karena bila mereka masih memutuskan untuk melakukan hal ini, opini pasar tetap akan terbentuk dan brand tidak bisa melakukan apa-apa untuk menyelamatkan value mereka</p>
<p>Brand dapat memilih untuk berkomunikasi dan walaupun mereka dapat berkomunikasi secara aktif. Kebanyakan dari brand yang ada masih memilih untuk ”mendengar” saja dan tidak berbicara secara komunikatif dengan pasar.</p>
<p>Atau Brand dapat memilih untuk terlibat langsung dalam proses komunikasi. Brand dapat langsung mengkomunikasikan solusi atau permintaan maaf ke target marketnya.</p>
<p><em>Be Nice</em><br />
Berkomunikasi dengan terbuka nampaknya memang mampu membawa positive impact bagi brand. 2 brand besar di Amerika sudah melakukannya dengan Dell Ideastorm dan My Starbucks Idea,  disini semua orang bisa ngasih usul seputar brand dan Dell/Starbuck benar-benar memberikan reply terhadap usul-usul tersebut. Starbucks juga punya Twitters yang mewartakan mengenai apa yang terjadi di My Starbucks Idea.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/thinkweb-hard-rock-fm-online-outloo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ride The Wave</title>
		<link>http://think.web.id/brain/markpluss-conference-09/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/markpluss-conference-09/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2008 02:51:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Online Business]]></category>
		<category><![CDATA[Markplus Conference 09]]></category>
		<category><![CDATA[New Wave Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=691</guid>
		<description><![CDATA[ride (on) a/the wave to become involved with and get advantages from opinions or activities which have become very common or popular. Pertanyaan yang kemudian muncul. Ride what wave? Belakangan satu kata muncul di setiap sudut media. New Wave Marketing &#8211; Ombak baru dalam dunia marketing. Penasaran seperti apa ombaknya? Sebagai seorang pecinta pantai dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><em><strong> ride (on) a/the wave</strong><br />
to become involved with and get advantages from opinions or activities which have become very common or popular.</em></p></blockquote>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-699" style="margin-right: 10px;" title="Markplus Conference" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2008/12/kompas_color_small.jpg" alt="" width="280" height="156" />Pertanyaan yang kemudian muncul. Ride what wave? Belakangan satu kata muncul di setiap sudut media. New Wave Marketing &#8211; Ombak baru dalam dunia marketing. Penasaran seperti apa ombaknya? Sebagai seorang pecinta pantai dan olah raga air, saya terus terang penasaran ombak seperti apa yang dibawa oleh New Wave Marketing, what is the fuss is all about?</p>
<p>Salah satu <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/" target="_blank">kawan kami</a> (sebuah media yang selalu penuh ide) belakangan rajin menuliskan dan menyumbangkan pemikirannya mengenai New Wave ini. Dan sejujurnya, mereka yang sudah sering berkarya di dunia online sepertinya sudah 1 langkah lebih dekat dengan keberadaan si ombak baru. Tapi sepertinya pembicaraan mengenai New Wave Marketing ini agak kurang kalau belum mendengarkan langsung dari si pencetus konsep.</p>
<p>Itu kenapa ketika salah satu teman kami menawarkan 2 buah tiket ikut Markplus Confrence 09, we immediately said &#8220;OK why not?&#8221;. Dan ikutlah kami bersiap mengendarai ombak baru yang sibuk didengungkan. 11 Desember 2008, bertepatan dengan hari ulang tahun ibu saya dan juga hari operasi ayah saya, saya dan <a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">rama</a> (si partner in crime) memuaskan rasa penasaran untuk mengikuti conference yang katanya akan berjalan 14 jam itu.</p>
<p><em><strong>What was my first opinion?</strong></em><br />
Wow, you must have been good, to being able to gather this many marketing related people all in one room. Ada yang bilang conference ini berhasil mengumpulkan 4000an orang, that&#8217;s a lot. I&#8217;ve got to give a hand to the effort of inviting those many people. And the truth I was quite impress by the room deviding system.</p>
<p><strong>Anything else?</strong><br />
Oh iya, saya juga selalu suka makanan di Ritz Carlton.</p>
<p><strong><em>Move to the content please!</em></strong><br />
All in all, sebenarnya saya belum melihat apa yang baru dalam gelombang yang ditawarkan dalam New Wave Marketing. Saya masuk ke dalam beberapa breakout session, dan menurut saya yang paling menggambarkan soal perpaduan New Wave yang manis adalah penjelasan mengenai kesuksesan program Kick Andy. Program ini memang dinilai sukses mengkombinasikan sebuah acara tv dengan online existance (website). Keberadaan kedua media tersebut berhasil mewadahi komunitas yang terbentuk dari acara Kick Andy. [<em>Tell you the truth we once did this kind of connection antara TV show dan website in 2001 and yes, the result is also good</em>]</p>
<p>Sisanya? Beberapa breakout lain yang saya masuki kebanyakan berbicara mengenai gambaran singkat performa brand mereka di tahun 2009 tanpa memberikan penekanan pada si &#8220;New Wave&#8221;. Memang saya cuma masuk ke beberapa sesi dan sayangnya disetiap yang saya masuki tidak ada yang meng-highlight si &#8220;New Wave&#8221;, sepertinya memang aura saya yang salah di hari itu.</p>
<p>Bahkan sesi Research 2.0 on Social Media yang tadinya saya pikir bisa memberikan pencerahan jiwa yang sedang kusyut, ternyata tidak terlalu membantu. Bahan yang dihadirkan sebenarnya bisa dibilang sudah menjadi santapan mereka yang berkecimpung basah di dunia internet. Entah karena waktu yang memang singkat atau memang sesi ini sengaja dibuat sebagai sesi &#8220;pemancing&#8221; saja.</p>
<p><strong><em>So What Is New Wave Marketing?</em></strong><br />
Untuk yang bekerja di internet field be gratefull, karena gelombang ini sebagian besar akan menerpa di ranah maya. Ranah yang memungkinkan kita untuk berbicara secara horizontal kepada target market. MarkPlus memetakan pembicaraan horizontal ini melalui 3 jalur:</p>
<ul>
<li> Jalur Mobile</li>
<li> Jalur Experential</li>
<li> Jalur Social</li>
</ul>
<p>[<em>Buat saya sejujurnya jika kita berbicara mengenai horizontal, sebenarnya keberadaan orang lain-lah yang berpengaruh. Yang mempu berbicara pada saya sebagai seorang target market bukanlah brand, tetapi teman saya yang kemudian merekomendasikan atau membicarakan mengenai sesuatu. Itu gaya bertutur horizontal menurut saya</em>]</p>
<p>Melalui New Wave Marketing ini juga, MarkPlus mengemukakan strategi 12C.</p>
<ul>
<li> Communnitization</li>
<li> Confirming</li>
<li> Clarifying</li>
<li> Coding</li>
<li> Co-Creation</li>
<li> Currency</li>
<li> Communal Activation</li>
<li> Conversation</li>
<li> Commercialization</li>
<li> Character</li>
<li> Caring</li>
<li> Collaboration</li>
</ul>
<p>Banyak ya? Apa artinya? Saran saya sih, just buy their book and perhaps just read their article.</p>
<p>Atau berterimakasihlah karena MarkPlus juga sudah riding the new wave dan memberikan kesempatan kepada siapapun, ya siapapun untuk mendownload materi conference mereka kemarin di website <a href="http://www.markplusconference.com/downloads/" target="_blank">markplusconference</a>. Walau memang tidak semua materi diupload, tapi menurut saya usaha untuk membagi materi ini sudah bisa dibilang: &#8220;bagus&#8230;bagus&#8221; ala pak Tino Sidin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/markpluss-conference-09/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Think.Web @ Hard Rock FM: Renew Your Travel Style!</title>
		<link>http://think.web.id/brain/thinkweb-hardrockfm-travel/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/thinkweb-hardrockfm-travel/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2008 12:06:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Radio Show]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[photo]]></category>
		<category><![CDATA[travel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=667</guid>
		<description><![CDATA[Pernah dengar cerita around the world in 80 days hardrockers? Dalam buku yang ditulis sama Jules Verne (penulis perancis) ini,  Phileas Fogg melakukan perjalanan (yang katanya nggak mungkin pada saat itu) mengelilingi dunia selama 80 hari demi taruhan sebesar 20.000 poundsterling. Pada saat itu (1873) memang sepertinya keliling dunia selama 80 hari jadi sesuatu yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernah dengar cerita around the world in 80 days hardrockers?</p>
<p>Dalam buku yang ditulis sama Jules Verne (penulis perancis) ini,  Phileas Fogg melakukan perjalanan (yang katanya nggak mungkin pada saat itu) mengelilingi dunia selama 80 hari demi taruhan sebesar 20.000 poundsterling.</p>
<p>Pada saat itu (1873) memang sepertinya keliling dunia selama 80 hari jadi sesuatu yang nggak mungkin. Itu dulu hardrockers, waktu itu Phileas Fogg masih kesulitan menentukan rute, jenis transportasi dan dimana dia harus nginep.</p>
<p>Sekarang?<br />
Ya beda lah!!!</p>
<p>Hardrockers bisa dengan gampang foto-foto di menara petronas, terus menikmati uniknya Angkor Wat atau naik yellow cab di downtown New York. Semua bisa dilakukan dalam hitungan hari dan Hardrockers juga bisa dapetin sesuatu yang lebih.   Caranya? Ya Renew your Travel Style Hardrockers!</p>
<p><strong><em>Pandji: Maksudnya Renew Your Travel Style apa nih?</em></strong></p>
<p><strong><a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a>: </strong>Maksudnya Renew disini sebenarnya: renew the way hardrockers think sewaktu traveling. Nah yang mo kita angkat, renew disini ada 2: Renew your way of travel dan Renew how you travel.</p>
<p>Renew your way of of travel maksudnya:<br />
Kalau biasanya menyerahkan semuanya pada travel agency atau ke orang lain, now there is a new way to travel. Since it’s independence and technology time to rule, manfaatkan aja hardrockers! Everything is online now. Mulai dari ideas soal where to go, how to go and ngapain aja, semua bisa hardrockers dapetin online.</p>
<p>Pesawat? Sewa mobil? Hotel? Tujuan wisata? Tur Guide? Semua bisa lewat online!</p>
<p><strong><em>Pandji: Jadi maksudnya Renew Your Travel Style itu use technology, use the internet?</em></strong></p>
<p><strong>Anan:</strong> Exactly!<br />
Karena sebenarnya all you needed to know all you needed to book semua ada di internet. Kenapa gue bilang all you need ada di internet?  Karena sudah terbukti: pesertanya amazing race sudah pernah membuktikan kehebatan teknologi dan internet untuk membantu perjalanan mereka mengelilingi dunia. Hardrockers cuma harus tahu dimana mencarinya.</p>
<p>Dan belakangan, sudah semakin banyak elemen travel: transport, akomodasi, aktivitas yang memang hadir melalui internet. Selain itu banyak juga memang elemen travel yang memberikan harga khusus bagi mereka yang memang booking langsung melalui internet. So it’s double the advantage kan?</p>
<p><strong><em>Pandji: OK, convince! Kalau gue mau mulai planning my travel. Apa hal pertama yang harus gue lakukan?</em></strong></p>
<p><strong>Anan: </strong>Sebenarnya ada 2 cara menurut gue yang hardrockers bisa lakukan:</p>
<ol>
<li>tentukan mau kemana, kemudian mulai bangun plannya</li>
<li> cari tiket pesawat paling murah, dan tentukan plannya dari situ</li>
</ol>
<p>Kalau ngikut cara pertama. Ini sebenarnya, kalau boleh gue bilang adalah bagian paling menarik dari merencanakan sebuah traveling. Mau kemana kita?</p>
<p><strong><a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a>: </strong>Ok, sebenarnya untuk mendapatkan inspirasi “mau kemana dan ngapain ya liburan nanti?” Inspirasi paling mudah dilakukan adalah dengan browsing internet Hardrockser! And did you know bahwa ada 65% pengguna Internet memanfaatkan mesin pencari (Google) sebagai sumber untuk mendapatkan informasi wisatadan 18% pengguna kemudian tertarik pada promosi wisata yang ditawarkan lewat Internet (bisnis Indonesia 19 November):</p>
<p>Selain memanfaatkan mesin pencari, Hardrockers juga bisa cari inspirasi di</p>
<ol>
<li>Forum
<ul>
<li>Tripadvisor forum</li>
<li>Lonelyplanet forum</li>
</ul>
</li>
<li>Catatan perjalanan
<ul>
<li>Travelblog.org</li>
<li>blogs.bootsnall.com</li>
</ul>
</li>
<li>Blog
<ul>
<li>Dunialaut.com<br />
Buat yang suka pantai dan laut terutama diving, melihat blog yang satu ini bisa dibilang; quite inspiring. Karena foto-fotonya bagus dan bahasannya menarik. Hardrockers akan dibawa mengunjungi tempat-tempat wisata laut lokal yang luar biasa indah. Memang archivenya baru sedikit, karena sepertinya blog ini baru eksis sejak Oktober 2008. Tapi it’s recomended</li>
</ul>
</li>
</ol>
<ol></ol>
<ul></ul>
<p>Nah setelah inspirasi didapat, mulai cari tahu bagaimana bisa sampai ke tempat tujuan. Nah kalau ini sih biasanya, kita juga bisa langsung belajar dari cerita dan cari tahu di forum. Biasanya sudah langsung di ceritakan bagaimana dan apa akomodasi dan transport yang baik.</p>
<p><strong><em>Pandji: Ok tadi kita udah bahas soal Renew your way of travel. Nah kalau renew how you travel maksudnya gimana nih??</em></strong></p>
<p><strong>Rama:</strong> Untuk Renew how You Travel maksudnya sebenarnya  sedikit men-twist pola pikir Hardrockers, bahwa travelling is about spending money. Karena ternyata dengan traveling dan berlibur, hardrockers juga bisa gaining money or at least mengasah bakat. Pertanyaan besarnya: gimana?</p>
<p><strong>Anan:</strong> Jawaban kita hardrockers: berterimakasih lah pada internet! Karena dengan keberadaan internet, hardrockers jadi punya kesempatan untuk menambah income!</p>
<p>Kalau hardrockers suka nulis, sebenarnya ini bisa jadi salah satu sumber penghasilan hardrockers. Hardrockers bisa memilih untuk jadi kontributor blog atau publikasi online yang memang mengkhususkan diri untuk travelling.</p>
<ul>
<li><a href="http://www.logueit.com/" target="_blank">Logueit </a><br />
Disini hardrockers bisa jadi penulis kontibutor. cari bagian became an author dan lihat syarat dan insentif yang ditawarkan. Situs ini memang belum menawarkan insentif berupa uang, namun menjanjikan networking yang baik.</li>
<li><a href="http://www.nationalgeographic.com/traveler/writer-guidelines.html" target="_blank">National Geographic</a></li>
<li><a href="http://www.transitionsabroad.com/information/writers/writers.shtml#payment_for_article" target="_blank">Transitions abroad</a><br />
Untuk transitions abroad, setiap artikel yang dipublikasikan akan mendapatkan fee berkisar antara $50 hingga $150, dan pembayaran dilakukan melalui cek atau PayPal</li>
<li><a href="http://www.journeywoman.com/writers_guidelines.html" target="_blank">Journey woman</a><br />
Ini khusus untuk para penulis wanita. Mereka yang jadi kontributor di journeywoman bisa mendapatkan honor sekitar $35.00 untuk setiap artikel yang dipublish.</li>
<li>Atau hardrockers bisa langsung masuk ke <a href="http://www.thetravelwriterslife.com" target="_blank">the travel writers life</a> dan cari info soal publisher</li>
</ul>
<p>Atau kalau hardrockers suka foto, coba juga cari publisher yang memang menerima kiriman foto2 hardrockers. Untuk yang suka foto, hardrockers bisa cek ke:</p>
<ul>
<li><a href="http://www.istockphoto.com " target="_blank">Istockphoto.com </a></li>
<li><a href="http://www.bigstockphoto.com " target="_blank">Bigstockphoto.com </a></li>
<li><a href="http://www.shutterstock.com " target="_blank">Shutterstock.com </a></li>
<li><a href="http://www.fotolia.com " target="_blank">Fotolia.com </a></li>
<li><a href="http://www.dreamstime.com" target="_blank">Dreamstime.com</a></li>
<li>Etc</li>
</ul>
<p>Cara pembayarannya bragam ada yang royalty, iStock contributors bisa mendapatkan 20% &#8211; 40% dari setiap foto yang terjual. Sedang di Snapvillage.com misalnya, photographer bisa menentukan harga mereka sendiri.</p>
<p>Yang menarik, walau hasilnya kecil misalnya, cuma 50 sen per foto, tapi hardrockers bisa bermain dalam bentukan volume. Jadi semakin banyak yang beli fotonya, kontributor akan semakin untung, karena satu foto dapat terjual berkali-kali.  Semakin banyak stok foto yang kita miliki, semakin besar kesempatan untuk mendapatkan penghasilan.</p>
<p><em><strong>So happy holiday and make sure you Renew Your Travel Style!</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/thinkweb-hardrockfm-travel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Get Reach or Die Trying</title>
		<link>http://think.web.id/brain/get-reach-or-die-trying/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/get-reach-or-die-trying/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2008 03:42:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Online Media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=406</guid>
		<description><![CDATA[photo credit: Cayusa Beberapa tahun yang lalu Fakta 01. Ketika saya masih duduk di bangku kuliah mengambil mata kuliah periklanan dan mendengarkan dengan seksama mengenai pengukuran dalam strategi promosi. Kesemua penjelasan hanya mencakup pengukuran keberhasilan komunikasi dalam 3 media; cetak, radio dan televisi. Waktu itu walau bergumam &#8220;mana pengukuran keberhasilan komunikasi buat media online ya,&#8221; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Reach" href="http://www.flickr.com/photos/17731548@N00/2068087368/" target="_blank"><img class="alignleft" style="border: 0pt none; margin-bottom: 5px; margin-right: 10px;" src="http://farm3.static.flickr.com/2173/2068087368_f010f11862_m.jpg" border="0" alt="Reach" width="240" height="240" /></a><br />
<small><a title="Attribution-NonCommercial License" href="http://creativecommons.org/licenses/by-nc/2.0/" target="_blank"><img src="http://think.web.id/brain/wp-content/plugins/photo-dropper/images/cc.png" border="0" alt="Creative Commons License" width="16" height="16" align="absmiddle" /></a> <a href="http://www.photodropper.com/photos/" target="_blank">photo</a> credit: <a title="Cayusa" href="http://www.flickr.com/photos/17731548@N00/2068087368/" target="_blank">Cayusa</a><br />
</small></p>
<p><em>Beberapa tahun yang lalu</em></p>
<p><strong>Fakta 01.<br />
<span style="font-weight: normal;">Ketika saya masih duduk di bangku kuliah mengambil mata kuliah periklanan dan mendengarkan dengan seksama mengenai pengukuran dalam strategi promosi. Kesemua penjelasan hanya mencakup pengukuran keberhasilan komunikasi dalam 3 media; cetak, radio dan televisi. Waktu itu walau bergumam &#8220;mana pengukuran keberhasilan komunikasi buat media online ya,&#8221; ternyata hanya sebatas bergumam, tidak menanyakan atau mempermasalahkan.</span></strong></p>
<p><strong>Fakta 02.<br />
</strong>Dalam salah satu buku yang kebetulan terbaca selama masa kuliah, saya juga menyadari bahwa menurut teori, konsumen sudah berubah. Dari konsumen yang pasif menjadi konsumen yang aktif dan lebih kritis, lebih aware akan sesuatu hal dan lebih mau untuk berbagi. Secara singkat, konsumen digambarkan memiliki kekuasaan yang lebih dibanding beberapa dekade sebelumnya.</p>
<p><em>Sekarang<br />
<span style="font-style: normal;">Pernah terpikir sekarang, mengapa media online menjadi semakin menarik perhatian konsumen? Jawabannya ada kaitannya dengan fakta 02, karena mau tidak mau konsumen telah berubah. Bentukan konsumen dunia online sendiri telah mengalami perubahan, dari mereka yang hanya membaca dan sedikit berkomentar, menjadi mereka yang banyak berkomentar dan malah kini banyak mencipta. Bentukan media online pun semakin mengikuti gaya konsumen. Itulah mengapa website gelombang kedua yang dikenal dengan istilah pop: web 2.0 hadir.</span></em></p>
<p>Bagaimana dengan pengukuran keberhasilan komunikasi media online? Jawabannya banyak berhubungan dengan fakta 01 yang gue tulis diatas. Sampai saat ini ukuran keberhasilan sebuah komunikasi banyak diwakili dengan REACH. Mengukur komunikasi yang dilakukan akan dapat menjangkau audience seberapa besar dan dengan biaya x rupiah. Namun bila kita berbicara mengenai online media, sepertinya pengertian mengenai REACH ini harus sedikit diubah:</p>
<ul>
<li>Komunikasi di dunia online bukan saja mengenai komunikasi yang mencapai massa sebesar-besarnya dan dengan hasil yang semurah-murahnya. Hasil akhirnya bukan awareness semata. Tetapi juga mengenai bagaimana bisa mengundang orang dan mengajak mereka untuk berinteraksi dengan brand. Dalam perhitungan ini, semakin target audience mau berinteraksi maka semakin sukses sebuah komunikasi yang dilakukan oleh Brand. Saat ini, sepertinya belum ada media lain yang dapat melakukan pengukuran sedalam ini.</li>
<li>Yang di reach melalui komunikasi online bukanlah semua orang, tetapi mereka yang memang merupakan target yang cocok seperti fans, pecinta brand, dan konsumen yang memang ingin membeli produk/service yang ditawarkan dan mau merekomendasikan brand ke orang lain.</li>
<li>Komunikasi di dunia online memungkinkan adanya partisipasi, percakapan, dan mendapatkan feedback dari target market.</li>
</ul>
<div><em>Funny when times changes everything.  So get (online) reach or die trying&#8230;</em></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/get-reach-or-die-trying/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Gift</title>
		<link>http://think.web.id/brain/hardrock-fm-provocative-proactiv/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/hardrock-fm-provocative-proactiv/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 16:47:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Radio Show]]></category>
		<category><![CDATA[Provocative Proactive]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=653</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang biasanya ditunggu saat berulang tahun? Kalau boleh jujur salah satu yang gue nantikan sewaktu ulang tahun adalah acara membuka kado. Nah kali ini gue akan ngumumin kado buat mereka yang sudah ikut ngasih &#8220;hadiah SMS&#8221; buat Provocative Proactive di Hard Rock FM pada tanggal 19 November 2008 kemarin. Kita janji untuk ngasih 5 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apa yang biasanya ditunggu saat berulang tahun? Kalau boleh jujur salah satu yang gue nantikan sewaktu ulang tahun adalah acara membuka kado. Nah kali ini gue akan ngumumin kado buat mereka yang sudah ikut ngasih &#8220;hadiah SMS&#8221; buat Provocative Proactive di Hard Rock FM pada tanggal 19 November 2008 kemarin. Kita janji untuk ngasih 5 buku &#8220;Membuat Toko Online dengan Multiply&#8221; dan juga satu voucher untuk berbelanja buku di kutukutubuku.com</p>
<p>Siapa yang kebetulan mendapatkan kado ini? Yang dapetin buku:</p>
<ul>
<li>Mono          085695060***</li>
<li>Desi           08568505***</li>
<li>Awan          08811210***</li>
<li>Dian           08151407***</li>
<li>Andika       08159575***</li>
</ul>
<p>Yang dapetin voucher buku?</p>
<ul>
<li>Arga            08122075***</li>
</ul>
<p>Selamat ya guys! Selamat menikmati buku dan pengalaman membuka toko online sederhana. Lo yang menang udah dikonfirmasi dan hadiahnya akan dikirimkan ke alamat rumah. See ya all in the next Provocative Proactive!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/hardrock-fm-provocative-proactiv/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Think.Web @ Hard Rock FM: Make your (multiply) online store!</title>
		<link>http://think.web.id/brain/thinkweb-hard-rock-fm-make-your-multiply-online-store/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/thinkweb-hard-rock-fm-make-your-multiply-online-store/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2008 14:34:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Radio Show]]></category>
		<category><![CDATA[multiply]]></category>
		<category><![CDATA[online store]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=649</guid>
		<description><![CDATA[Intro Pandji Provoking tought: Mencari penghasilan tambahan sepertinya jadi perbincangan yang lumayan hangat belakangan ini. Apalagi ditambah dengan kehadiran resesi dunia. Untuk  Hardrockers yang sedang putar otak soal penghasilan tambahan. Kenapa ga coba cara online? Pandji: Nan di pertemuan awal, kita sempat ngobrol soal pendapatan online ya kalau nggak salah. Nah bagaimana kalau sekarang dibahas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Intro Pandji Provoking tought:</strong><br />
Mencari penghasilan tambahan sepertinya jadi perbincangan yang lumayan hangat belakangan ini. Apalagi ditambah dengan kehadiran resesi dunia. Untuk  Hardrockers yang sedang putar otak soal penghasilan tambahan. Kenapa ga coba cara online?</p>
<p><em>Pandji: Nan di pertemuan awal, kita sempat ngobrol soal pendapatan online ya kalau nggak salah. Nah bagaimana kalau sekarang dibahas lebih dalam?</em></p>
<p><strong><a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a>:</strong> It&#8217;s actually a good idea. Kalau ngomongin soal pendapatan online, salah satu yang hardrockers bisa lakukan adalah dengan mempunya online store. Tenang,  ngebuat online store is actually not that complicated hardrockers, karena sebenarnya ada cara yang mudah banget buat yang baru mau mulai. Salah satu cara  mudahnya adalah dengan memanfaatkan social media untuk menjadi toko online kita hardrockers. Dari beberapa yang ada (myspace, friendster, youtube, multiply) yang sekarang sudah banyak dipakai untuk pembuatan toko online adalah multiply. Kenapa multiply?  Kali ini gue ditemenin sama Ollie. Ollie ini kebetulan sudah punya pegalaman soal bagaimana membuat toko online dan she&#8217;s actually has made a book out of it, judulnya: Membuat Toko Online dengan Multiply</p>
<p><em>Pandji: Ollie, kenapa buat di multiply ?</em></p>
<p><strong>Ollie: </strong>Sebenarnya alasan utamanya adalah karena multiply bisa dikategorikans sebagai <em>one stop sharing place</em>. Karena namanya juga bagian dari social media, maka di dalam multiply sebenarnya kita sudah bisa langsung saling berbagi artikel, foto, musik dan lainnya.<br />
<em>Social network is unbeatable</em>, kenapa? Karena each social media termasuk multiply sudah memiliki member yang loyal dan cenderung ramah antara satu sama lain. Kesempatan untuk kemudian memperluas jaringan alias networking dan kemudian mendapatkan calon pembeli extra sangatlah besar.<br />
Stay alerted, kemudahan komunikasi yang ditawarkan jaringan sosial biasanya sangat membantu. Apalagi kita selalu mendapatkan pemberitahuan setiap ada perubahan dalam account kita<br />
<em>Pandji: Ok, btw gue currious, apa langkah-langkah awal yang harus lo lakukan? Let say gue sudah punya multiply dan mau membuat multiply gue jadi sebuah online store juga</em></p>
<p><strong>Ollie</strong>: Sebenarnya mudah banget sih:</p>
<ul>
<li>Register, ini adalah hal pertama yang perlu dilakukan</li>
<li>Profile, kemudian isi profile dengan data dan juga foto dari barang yang menjadi jualan utama, ini untuk menjadi pembeda toko online kita</li>
<li>Online katalog, nah yang ini sangat penting untuk dibuat, caranya adalah dengan memanfaatkan album foto. Dengan album foto ini kita bisa menampilkan barang-barang yang nantinya akan kita jual</li>
<li>Manfaatkan blog, untuk membuat berbagai keterangan. Misalnya keterangan mengenai cara pembayaran dan cara pengiriman barang. Atau bercerita sedikit mengenai toko online kita, atau juga menulis review dari barang-barang yang kita jual di toko online kita.</li>
</ul>
<p><em>Pandji: Untuk cara transaksinya seperti apa sih? susah ga?</em></p>
<p><strong>Ollie: </strong> Sebenarnya model transaksinya bisa kita lakukan dengan sederhana.</p>
<ul>
<li>Meknisme pemesanan, untuk pemesanan cukup dengan mengirimkan komentar di setiap foto item yang diinginkan atau menghubungi langsung penjual melalui PM (Personal Message)</li>
<li>Mekanisme pembayaran, ini juga cukup mudah, yang paling banyak biasanya masih melalui proses transfer. Caranya sebenarnya setelah memesan dan mendapatkan jumlah dana yang harus dibayarkan, calon pembeli membayar melalui transfer bank yang sudah disetujui sebelumnya dan mengirimkan bukti pembayaran ke penjual</li>
</ul>
<p><em>Pandji: Jenis toko online seperti ini butuh promosi ga sih?</em><br />
<strong><br />
<a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a>: </strong> Buka toko dimanapun sebenarnya ya pasti butuh promosi. Nah ini salah satu keuntungan memiliki account di social media sebenarnya adalah hardrockers sudah menjalin hubungan dengan orang lain yang mungkin bisa menjadi target market. Ini ada beberapa cara promosi yang bisa dipakai:</p>
<p>Social media, sebenarnya di dalam multiply sendiri sudah ada fitur2 yang membantu promotion: sent email, making badges, comment on networks, etc</p>
<p>Atau gunakan social media lain to promote your store; kare all your friends dan juga kebanyakan pengguna internet sekarang berada di sana, hardrockers should tap mereka. use microblog to update friends or future market mengenai barang baru or review prods/photos. Use YM/other IM untuk mengkomunikasikan toko or barang baru. Combine with facebook or friendster to promote your stuff. Basicnya adalah: pergunakan social media semaksimal mungkin</p>
<p>Dalam bukunya ollie juga nyebutin bahwa put on your url everywhere (email, forum post, etc). A friend of mine, dalam suatu waktu cukup rajin untuk memberitahukan mengenai toko onlinenya yang juga dibuat di multiply ke teman2nya di facebook.<br />
Note: Big thanks to Ollie for sharing the knowledge <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/thinkweb-hard-rock-fm-make-your-multiply-online-store/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Think.Web @ Hard Rock FM: Be a Selebriti (Blog)</title>
		<link>http://think.web.id/brain/thinkweb-hard-rock-fm-be-a-selebriti-blog/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/thinkweb-hard-rock-fm-be-a-selebriti-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2008 06:45:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Radio Show]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=637</guid>
		<description><![CDATA[Pandji: Seleb Blog sebenernya Selebriti yang nge-Blog atau Blog nya Selebriti? Rama: Sebenernya nggak ada definisi baku soal apa itu seleb blog atau blog seleb. Tapi yang jelas Seleb Blog adalah istilah untuk orang-orang yang menjadi terkenal karena blog nya. Definisi itu jadi nggak baku karena kalo udah terkenal dan punya blog jadi nggak penting [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em>Pandji: Seleb Blog sebenernya Selebriti yang nge-Blog atau Blog nya Selebriti?</em></strong><br />
<a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a>: Sebenernya nggak ada definisi baku soal apa itu seleb blog atau blog seleb. Tapi yang jelas Seleb Blog adalah istilah untuk orang-orang yang menjadi terkenal karena blog nya.  Definisi itu jadi nggak baku karena kalo udah terkenal dan punya blog jadi nggak penting juga mana yang lebih dulu, terkenal dulu atau punya blog dulu.</p>
<p><a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a>: Kalau Hardrockers pernah denger yang namanya Perez Hilton (bukan, bukan sepupunya Julia Perez ataupun Paris Hilton). Sebelum jadi Seleb Blog, Perez tadinya adalah seorang aktor kecil dan juga penulis lepas. Perez mulai aktif nge-blog sejak tahun 2004 dan di bulan Juli 2007, perezhilton.com punya 8,82 juta page view dalam sehari! Di Indonesia ini setara dengan news channel di kompas.com</p>
<p><strong><em>Pandji: Jadi beda nya apa selebritis (atau artis) dengan seleb blog?</em></strong><br />
Anan: Bedanya nggak masuk info-tainment, itu aja hahaha.<br />
Sekarang kan di Indonesia tingkat kepopuleran seseorang sering dinilai dari masuk info-tainment.</p>
<p><strong><em>Pandji: Kenapa jadi Seleb Blog</em></strong><br />
Anan: Populer. Itu aja sih dasarnya.<br />
Alesan kenapa seseorang ingin menjadi populer kan bisa macem2. Paling nggak ada 2 yang utama: mendapatkan uang atau menjadi dikenal banyak orang.</p>
<p>Dimulai dari tujuan yang mana pun dua hal ini nggak akan bisa dipisahin. Pasti saling mengikuti.</p>
<p>Rama: Begitu juga dengan Seleb Blog, tujuannya bisa untuk Traffic Blog nya, yang ujung-ujung nya adalah Blog Monetizing atau mendapatkan pendapatan dari blog. Atau, ya supaya dikenal banyak orang aja, entah untuk dikenal nama atau untuk pendapat nya di akui. Karena pada dasarnya orang yang suka menulis biasanya senang kalau tulisannya dibaca banyak orang.</p>
<p><strong><em>Pandji:  Gimana tau nya udah jadi Seleb Blog apa belum</em></strong><br />
Anan:  1.    Cek kepadatan lalu lintas blog. Untuk para selebriti, trafficnya lebih parah dari kemacetan di daerah Sudirman &#8211; Thamrin setelah jam 3in1. Biasanya viewer situs sudah mencapai puluhan bahkan ratusan ribu visitor per month.<br />
2.    Banjir komentar. Namanya juga artis. Semua artis hidup dari komentar dan perhatian dari orang lain. Untuk itu coba cek komentar atau rating dalam situs. Jika dalam satu content sudah berhasil meraup komentar lebih dari 20 orang mungkin Anda sudah punya bakat untuk menjadi (internet) selebriti</p>
<p><strong><em>Pandji: Gimana caranya jadi dikenal</em></strong><br />
Rama: Mungkin kita pake istilah, traffic ya. Gimana caranya ningkatin traffic:<br />
1.    Bagusin ’rumah’nya.<br />
a.    Blog=tulisan. Kalo tulisannya enak dibaca (terutama untuk yang ditujukan untuk membaca) pasti banyak yang sering dateng.<br />
b.    Design/Theme nya<br />
2.    Undang orang-orang untuk dateng.<br />
a.    Do Blog Walking &amp; leave comment (terutama di blog seleb yang topik nya sama dengan blog kita).<br />
b.    Umumin keberadaan lo (atau posting lo)<br />
•    Via YM status<br />
•    Via microblog (twitter atau plurk)<br />
•    Via SN status (di facebook atau friendster)<br />
•    Kalau hardrockers ngedengerin kita kemarin dan sudah menyediakan RSS feed lebih baik karena ini berarti artikel hardrockers akan langsung diterima oleh para penggemar setia<br />
•    Dimanapun hardrockers ada di dunia online maupun offline, umumkanlah keberadaan blog dan postingan baru hardrockers itu<br />
3.    Ciptain obrolan.</p>
<p><strong><em>Pandji: Kasih  Tips  dong!</em></strong><br />
Rama: 1.    Konsisten<br />
2.    Be part of blogsphere<br />
3.    Usahakan untuk membalas postingan dan menjaga alur komunikasi yang baik<br />
4.    Bila kebetulan menghadirkan posting kontroversial, stand up for the battle (wisely)<br />
5.    Positive dispute yang terjadi dari posting-posting kontroversi adalah good publicity<br />
6.    Dapatkan komentar dari sesama selebriti blogger, ini akan meningkatkan status keselebritian Anda. Apalagi kalau komentar yang dihasilkan adalah komentar positif dan bernada mendukung.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/thinkweb-hard-rock-fm-be-a-selebriti-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
