<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Brain of Think.Web &#187; Facebook Application</title>
	<atom:link href="http://think.web.id/brain/category/facebook-application/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://think.web.id/brain</link>
	<description>Think to give, Not to ask</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 May 2012 15:07:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>WOOZ.in</title>
		<link>http://think.web.id/brain/2010/11/04/wooz-in/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/2010/11/04/wooz-in/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Nov 2010 01:32:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna</dc:creator>
				<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook Application]]></category>
		<category><![CDATA[Portofolio]]></category>
		<category><![CDATA[Product]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Social Networking]]></category>
		<category><![CDATA[Think.Web]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=11250</guid>
		<description><![CDATA[Pada Pesta Blogger tanggal 30 Oktober lalu, kami melakukan soft launch atau open beta produk atau web service pertama kami. Wooz.in namanya (baca: wuzin). Wooz.in adalah sebuah web service yang menggabungkan fungsi Social Network dengan radio-frequency. Saat ini technology radio-frequency yang kami gunakan adalah RFID (Radio-frequency Identification). Idenya adalah bagaimana seseorang bisa melakukan update dimana [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-17140" src="http://think.web.id/brain/files/2010/11/logo-woozin.png" alt="" width="219" height="186" /></p>
<p>Pada Pesta Blogger tanggal 30 Oktober lalu, kami melakukan soft launch atau open beta produk atau web service pertama kami. <strong>Wooz.in</strong> namanya (baca: wuzin).</p>
<p>Wooz.in adalah sebuah web service yang menggabungkan fungsi Social Network dengan radio-frequency. Saat ini technology radio-frequency yang kami gunakan adalah RFID (Radio-frequency Identification).</p>
<p>Idenya adalah bagaimana seseorang bisa melakukan update dimana mereka berada hanya dengan melakukan &#8216;tap&#8217;, seperti halnya yang banyak orang lakukan ketika absen pegawai, masuk pintu kantor ataupun seperti ketika di gate MRT Singapore.<br />
Ide ini terinspirasi dari kegiatan yang dilakukan oleh Facebook di Facebook Conference 2010 beberapa bulan lalu. Saat itu setiap name tag peserta juga terdapat RFID chip dan ada beberapa reader di acara tersebut.</p>
<p>Di event pertama Wooz.in device RFID yang digunakan pada event pertama ini adalah kartu atau RFID card. Kartu ini dibagikan secara gratis oleh sponsor pertama kami, Acer Indonesia. Acer membagikan RFID card kepada seluruh peserta Pesta Blogger+ 2010 secara gratis.<br />
Setelah mendapatkan kartu peserta diharuskan untuk melakukan registrasi di website Wooz.in. Yang perlu dilakukan adalah menyambungkan account Facebook dan/atau Twitter mereka, juga Foursquare dan Gowalla apabila memiliki. Hal penting lainnya yang perlu dilakukan adalah memasukkan UID (Unique ID) atau nomer RFID yang tertera pada kartu kedalam account wooz.in masing-masing. Setelah semua proses registrasi selesai RFID device siap digunakan.</p>
<p>Yang user lakukan hanya melakukan &#8216;tap&#8217; seperti biasanya dilakukan pada mesin absen atau pintu masuk kantor atau pengguna Flazz BCA ataupun ketika menggunakan MRT di Singapore.<br />
User melakukan tap pada RFID reader yang kami kemas dalam bentuk sebuah booth. Kami namakan Wooz.in Spot.</p>
<p><strong>Wooz.in Spot</strong><br />
Adalah station atau booth dimana wooz.in user bisa melakukan woozing RFID device mereka dan kemudian Social Network yang sudah disambungkan akan melakukan update  mengenai keberadaan user.<br />
Ada 4 Wooz.in Spot di event Pesta Blogger+ 2010 yang tersebar diberbagai area. Tujuannya adalah juga agar setiap user exploring area-area tersebut. Ada Wooz.in Pin yang dapat ter-unlock setelah user woozing di 4 spot tersebut.</p>
<p><strong>Wooz.in Pin</strong><br />
Adalah penanda bahwa user telah menyelesaikan task tertentu. Kalau di Foursquare adalah istilah Badge dan di Gowalla isitilahnya Trips, di wooz.in kami namakan pin.</p>
<p>Dengan Wooz.in fungsi updating menjadi lebih mudah dan tidak terjadi orang yang check-in disuatu tempat namun sebenarnya tidak berada di lokasi tersebut (atau isitilahnya jumper).<br />
The possibility is unlimited. Baru 4 Social Network yang terhubung saat ini, tapi kedepan akan terus bertambah.</p>
<p>Wooz.in bisa dilihat di: <a href="http://wooz.in">http://wooz.in</a> dan <a href="http://www.facebook.com/pages/Woozin/157614240949967">FB Page-nya</a></p>
<p>Ini videonya:</p>
<p>Wooz.in is the new check-in <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/2010/11/04/wooz-in/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apps. Economy</title>
		<link>http://think.web.id/brain/2010/06/01/apps-economy/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/2010/06/01/apps-economy/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 May 2010 23:30:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Application]]></category>
		<category><![CDATA[Applications Economy]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook Application]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=1067</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu kami menghadiri conference bernama &#8220;Inside Social Apps. 2010&#8220;. Sebuah conference yang berlangsung di San Francisco, tepat sehari sebelum f8 berlangsung. Event ini membahas segala sesuatu perkembangan dan kemungkinan yang berjalan dalam dunia aplikasi. Aplikasi yang dimaksud disini adalah web &#38; mobile apps. Lebih spesifik lagi pada Facebook Apps. dan iPhone Apps. Di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-medium wp-image-1117 alignleft" style="margin-right: 10px;margin-bottom: 10px" src="http://think.web.id/brain/files/2010/05/1jno88-255x346.png" alt="" width="255" height="346" />Beberapa waktu lalu kami menghadiri conference bernama &#8220;<a href="http://www.insidesocialapps.com/" target="_blank">Inside Social Apps. 2010</a>&#8220;. Sebuah conference yang berlangsung di San Francisco, tepat sehari sebelum f8 berlangsung. Event ini membahas segala sesuatu perkembangan dan kemungkinan yang berjalan dalam dunia aplikasi. Aplikasi yang dimaksud disini adalah web &amp; mobile apps. Lebih spesifik lagi pada Facebook Apps. dan iPhone Apps.</p>
<p>Di industri iPhone Apps. ada fakta yang sangat menarik: Dari 10 Apps. terbaik di iPhone, 8 adalah game apps. dan 7 apps. adalah dari Brand.</p>
<p>Di Facebook kita tahu sendiri bahwa apps. merupakan &#8216;roda&#8217; mereka untuk membuat Facebook menjadi tetap berjalan. Mulai dari apps. default seperti Photo gallery, Notes, Wall, sampai dengan yang game seperti Farmville, Restaurant City dan yang sekarang sedang saya coba main My Empire.</p>
<p>Application sebenarnya adalah sama seperti feature pada sebuah website. Hanya saja dia berdiri sendiri untuk menjadi aplikasi pada platform tertentu seperti Facebook atau pun pada mobile seperti di iPhone, Android, Blackberry dan lainnya.<br />
Dengan demikian developing apps. yang sama dengan developing web feature/module. Memang bahasa yang digunakan ada yang berbeda, misalnya iPhone menggunakan Cocoa (CMIIW), tapi ada juga yang bahasanya tidak terlalu jauh berbeda. Hanya membutuhkan sedikit adjustment.</p>
<p>Application Economy adalah sebuah pertumbuhan ekonomi yang berbasis pada pembuatan penggunaan aplikasi.<br />
Ekonomi dibidang digital atau online media semakin tumbuh subur sekarang. Gampangnya orang Indonesia bisa hidup dengan menjadi developer, entah itu developer untuk system, web, software, atau lainnya. Dengan dasar yang sama seorang developer web atau software kedepan juga punya pilihan untuk menjadi developer aplikasi.</p>
<p>Di bidang mobile, developer Blackberry sudah mulai bertumbuh. Baik dalam bentuk perusahaan maupun perorangan. Beberapa ada juga yang mulai masuk ke iPhone, dan sebentar lagi Android juga pasti ikut.<br />
Pada Facebook Apps. juga sudah mulai bermunculan beberapa, walaupun masih sangat sedikit. Tidak seimbang dengan jumlah penggunanya. Indonesia jadinya hanya seperti pengguna pasif karena FB developer nya tidak tumbuh, pemasang iklan di Social Ads. juga masih sedikit.</p>
<p>Mudah-mudahan semakin banyak yang melihat peluang ini, sehingga Apps. Economy menjadi salah satu yang menyuburkan pertumbuhan ekonomi di industri digital Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/2010/06/01/apps-economy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Facebook User Indonesia Get Over India and Get Close to Hong Kong</title>
		<link>http://think.web.id/brain/2009/02/27/facebook-user-indonesia/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/2009/02/27/facebook-user-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Feb 2009 11:38:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Facebook Application]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Online Media]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Social Networking]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=816</guid>
		<description><![CDATA[Baru beberapa bulan lalu pengguna Facebook asal Indonesia menembus angka 1 juta. Saat ini sudah mencapai 1,3 juta, melampaui India dan mendekati jumlah pengguna dari Hong Kong.
Bagaimana kalau dibanding dengan negara Asia lainnya?
Di posting ini saya berikan perbandingan dengan Singapore, Malaysia, China, India, Jepang, South Korea, bahkan Australia &#38; UK.

Baca selengkapnya di Blog kami.
(click Original Posting kalau Anda membaca ini di Facebook Notes)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berdasar situs <a href="http://www.allfacebook.com" target="_blank">All Facebook</a>, pada Demographic Statistics, pengguna Facebook dari Indonesia sudah mencapai 1,3 juta user. Hal ini cukup mengagetkan karena beberapa bulan lalu Enda Nasution menuliskan di Blog nya bahwa pengguna Facebook dari Indonesia baru menembus angka 1 jt. Ini artinya ada peningkatan sebanyak 300 ribu pengguna di waktu yang cukup pendek.</p>
<p>Pada hari ini, 27 Februari 2009, data menunjukkan bahwa pengguna Facebook yang berasal dari Indonesiaada sekitar 1,3 juta, mendekati pengguna dari Hong Kong yang sebesar 1,5 jt. Dan Indonesia baru saja melewati India di awal Februari ini.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-817" src="http://think.web.id/brain/files/2009/02/fb-user.png" alt="fb-user" width="527" height="382" /></p>
<p>Saya masukkan juga widget dari Demographic Statistic nya, yang akan mendapatkan real update.</p>
<p>Berikut juga perbandingan dengan negara Asia lainnya.</p>
<p>Indonesia vs Malaysia vs Singapore<br />
<img class="alignnone size-medium wp-image-818" src="http://think.web.id/brain/files/2009/02/fb-user-2-300x217.png" alt="fb-user-2" width="300" height="217" /></p>
<p>Indonesia vs India vs  China<br />
<img class="alignnone size-medium wp-image-823" src="http://think.web.id/brain/files/2009/02/fb-user-31-300x218.png" alt="fb-user-31" width="300" height="218" /></p>
<p>Indonesia vs Thailand vs Philippines<br />
<img class="alignnone size-medium wp-image-820" src="http://think.web.id/brain/files/2009/02/fb-user-4-300x217.png" alt="fb-user-4" width="300" height="217" /></p>
<p>Indonesia vs South Korea vs Japan<br />
<img class="alignnone size-medium wp-image-822" src="http://think.web.id/brain/files/2009/02/fb-user-6-300x219.png" alt="fb-user-6" width="300" height="219" /></p>
<p>Dari semua statistik menunjukkan bahwa memang dari seluruh Asia, Indonesia dengan 1,3 juta FB user, berada diperingkat ke 2 setelah Hong Kong. Bahkan menurut <a href="http://orangemood.wordpress.com/" target="_blank">Andy Santoso</a>, salah seorang dari Interactive Hub (Advertising Sales Representative dari Facebook), mengatakan berdasar dari internal data yang dia dapat dari Facebook saat ini user FB dari Indonesia sudah di angka 1,51 juta. Ini artinya kita juga sudah melampaui Hong Kong.</p>
<p>Walau tentunya kita masih dibawah Australia yang mencapai 4,7 juta, atau UK yang 16 juta atau bahkan negara asalnya US 48 juta <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  tentunya masalah ketersediaan Internet di Indonesia ikut ambil peran dalam hal ini ya.</p>
<p>Kalau dibandingkan dengan pengguna <a href="http://friendster.com" target="_blank">Friendster</a>, Social Network yang lebih dulu populer di Indonesia, jumlah pengguna yang berasal dari Indonesia juga masih dibawah. Pada saat Friendster me-release versi mobile nya di Indonesia pada <a href="http://www.friendster.com/info/presscenter.php?A=pr44" target="_blank">September 2008 lalu</a>, pengguna dari Indonesia mencapai 8,2 juta.</p>
<blockquote><p>Anan&#8217;s Think:<br />
Akhirnya. Menyenangkan melihat pertumbuhan social networking yang menggila di Indonesia (terutama kota besar seperti Jakarta).  Sepertinya user sudah semakin siap untuk bermain di ranah maya.</p>
<p>Tidak cuma  yang menarik di mata saya, Facebook berhasil menarik kelas pengguna baru. Ini diluar pengguna social network yang biasanya berada di range usia 16-25 tahun. Pengguna baru ini adalah mereka yang termasuk kelas umur diatas 35 tahun.</p>
<p>I&#8217;m welcoming my aunt and uncles on Facebook. Dan sepertinya tak lama lagi my own mom.</p>
<p>Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk terbesar ke-4 di dunia, dan jumlah pengguna internet kurang lebih 25 juta orang. Jadi sepertinya, jumlah pengguna Facebook akan terus bertambah ya?</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/2009/02/27/facebook-user-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa sih ukuran pertemanan?</title>
		<link>http://think.web.id/brain/2009/02/18/facebook-application-burger-king/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/2009/02/18/facebook-application-burger-king/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2009 05:35:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Facebook Application]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=773</guid>
		<description><![CDATA[Dalam sebuah hubungan, apa sih sebenarnya penanda sebuah kesetiaan. Dalam hubungan suami istri biasanya tanda kesetiaan ditandai dengan sebuah cincin. Kalau dalam hubungan pertemanan, tanda kesetiaannya ditandai dengan apa ya? Pertanyaan yang menarik karena tidak mudah untuk mengukur kesetiaan seorang teman. Yang dapat dilakukan hanyalah melakukan tes kesetiaan. Caranya? Dari tadi kebanyakan nanya ya? (eh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-803" style="margin-bottom: 5px;margin-right: 10px" src="http://think.web.id/brain/files/2009/02/bk-300x196.png" alt="bk" width="300" height="196" />Dalam sebuah hubungan, apa sih sebenarnya penanda sebuah kesetiaan. Dalam hubungan suami istri biasanya tanda kesetiaan ditandai dengan sebuah cincin. Kalau dalam hubungan pertemanan, tanda kesetiaannya ditandai dengan apa ya?</p>
<p>Pertanyaan yang menarik karena tidak mudah untuk mengukur kesetiaan seorang teman. Yang dapat dilakukan hanyalah melakukan tes kesetiaan. Caranya?</p>
<p>Dari tadi kebanyakan nanya ya? (eh itu udah pertanyaan ketiga, empat kalau judul dihitung).</p>
<p>Kebetulan saya mendapatkan jawaban soal bagaimana melihat kesetiaan seseorang, tapi sayangnya tes kesetiaan ini sekarang sudah berakhir.</p>
<p>Tapi karena testnya menarik, saya bagi ya disini. Jadi <a href="http://apps.facebook.com/sacrifice/" target="_blank">tes ini</a> adalah untuk melihat seberapa bersedianya seseorang untuk mengorbankan sebuah persahabatan demi sebuah burger gratis. Ok burger bukan sembarang burger, karena ini adalah sebuah Whopper dari BK (saya ga boleh menyebut brand jadi inisial aja ya).</p>
<p>Jadi ceritanya, BK Amerika barengan sama biro iklannya, berinisiatif untuk mengukur sampai pada taraf apa seseorang menginginkan sebuah whopper. Jadilah mereka membuat sebuah applikasi facebook yang dengan sangat beraninya mengusung konsep ini: <strong>Korbankan 10 orang teman facebook (delete dari friendlist) dan dapatkan 1 Whopper grati</strong><strong>s</strong>. Hasilnya? Ternyata banyak sekali orang lapar yang ingin burger (burjer = bahasa gaulnya) secara gratis. Karena ternyata 233,906 teman didelete oleh 82.771 orang dalam waktu kurang dari satu minggu.</p>
<p>Pencapaian yang luar biasa, dan ternyata pencapaian ini mengusik Facebook si empunya tempat. Applikasi yang satu ini mendapatkan teguran dan harus dihentikan karena dinilai menyalahi privacy policy mereka (Facebook). Satu pasal yang katanya bertentangan adalah soal:<em> memberitahukan teman yang didelete bahwa mereka telah didelete. Padahal Facebook tidak melakukan notifikasi ketika seorang teman kita delete dari list pertemanan.</em></p>
<p>Yah sayang ya applikasi ini harus dihentikan, padahal menurut saya ini cara yang sangat bagus untuk mengurangi world hunger. Dan cukup bagus kalau kebetulan sedang akhir bulan, let see saya punya 800an teman, ini berarti saya bisa dapetin 80an burger [baca: burjer] gratis!</p>
<p>Teman di FB atau burger [baca: burjer]<br />
Burger [baca: burjer] atau teman di FB<br />
Teman di FB atau burger [baca: burjer]<br />
Burger [baca: burjer] atau teman di FB</p>
<p>Saya pilih teman makan burger [baca: burjer] aja deh <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Kalau Anda? Pilih teman atau pilih whooper?</p>
<blockquote><p>Rama&#8217;s think:</p>
<p>Yah link nya udah mati ya kayaknya. <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/01/13/buang-10-teman-hadiah-1-burger/" target="_blank">Media-ide</a> pernah membuat tulisan ini juga. Dan sebenernya posting ini udah lama banget di draft, maap ya Nan baru akhirnya di publish. Hehehe.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/2009/02/18/facebook-application-burger-king/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

