<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Brain of Think.web &#187; Online Media</title>
	<atom:link href="http://think.web.id/brain/category/online-media/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://think.web.id/brain</link>
	<description>this Brain continously Think about Web, and sometime other things too</description>
	<lastBuildDate>Sun, 14 Mar 2010 14:43:45 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Audibles</title>
		<link>http://think.web.id/brain/audibles/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/audibles/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2009 03:20:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=889</guid>
		<description><![CDATA[Audio Enables, mungkin itu kepanjangannya. Audibles ini adalah salah satu servis tambahan dari Yahoo Messenger. Bisa dibilang servis tambahan yang penting-penting-ga penting, hampir mirip seperti keberadaan emoticons.  Yang kalau ga ada ga papa, tapi kalau ada tambah nge-gemesin.  Audibles ini adalah karakter animasi yang punya suara tertentu yang bisa kamu kirimkan ke teman [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Audio Enables</em>, mungkin itu kepanjangannya. Audibles ini adalah salah satu servis tambahan dari Yahoo Messenger. Bisa dibilang servis tambahan yang penting-penting-ga penting, hampir mirip seperti keberadaan <em>emoticons</em>.  Yang kalau ga ada ga papa, tapi kalau ada tambah nge-gemesin.  Audibles ini adalah karakter animasi yang punya suara tertentu yang bisa kamu kirimkan ke teman IM kamu. Bentukannya adalah flash movie sederhana.</p>
<p>Setelah cukup puas dengan audible bergaya internasional, beberapa waktu yang lalu selera lokal mulai merambah audible. Walaupun kata-katanya bisa dibilang kurang asyik;</p>
<blockquote><p>Halo Sayang<br />
Apa Kabar<br />
Keren<br />
Eh, Dikacangin<br />
Alamak!<br />
Sebentar ya&#8230;aku lagi sibuk ni<br />
Mo jalan-jalan nggak?<br />
ngomong apa sih?</p></blockquote>
<p>Tapi lumayan lah buat lucu-lucuan. Kalau dijejer jadi satu ternyata lucu juga jajaran Audibles ini. Bayangkan percakapan seorang pria setengah baya dengan seorang wanita belia;</p>
<blockquote><p>B: Halo Sayang<br />
B: Apa Kabar<br />
B: Eh, Dikacangin<br />
B: Mo jalan-jalan nggak?<br />
G: ngomong apa sih?<br />
G: Sebentar ya&#8230;aku lagi sibuk ni<br />
<em>Hasilnya, G kabur, B masih ngarep</em></p>
<p><em><br />
</em></p></blockquote>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-898" style="margin: 10px;" title="List of Audibles" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/03/021-155x300.jpg" alt="List of Audibles" width="93" height="180" /><br />
Sekarang ada jajaran Audible lokal baru. Dan jajaran Audible ini mewakili salah satu grup musik Indonesia papan tengah; Changcuters. Pertanyaannya? Kenapa harus Changcuters ya? Saya sama sekali belum tahu alasannya, karena menurut saya masih ada banyak band yang lebih melegenda atau sensasional dibanding anak-anak muda ini.</p>
<p>Tapi ga papa lah, <em>it still fun to see there are other local</em> audibles tersedia di Yahoo Messenger. Bergerak ke penokohannya, untuk yang satu ini penokohannya agak jauh karena yang bisa langsung bisa ketebak cuma sang lead vokalisnya, dengan rambut jambulismenya. Sementara yang lain, sepertinya kurang mirip.</p>
<p>Keberadaan Changcuters sebagai salah satu Audible buat saya sudah cukup mencengangkan. Setelah mereka merajai kancah soundtrack sinetron dan iklan, kini dengan keberadaan Audibles ini, Changcuters sekelas Madona yang juga punya Audibles di YM.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-902" title="Changcuters" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/03/014.jpg" alt="Changcuters" width="558" height="75" /></p>
<p style="text-align: center;">
<p>Apa yang diomongin Changcuters di YM? Kata-katanya sih seputaran kata-kata gaol anak muda jaman sekarang getoooh;</p>
<ul>
<li>Berangkat</li>
<li>Oh Siap</li>
<li>Beuh</li>
<li>Aw Aw Aw</li>
<li>I love you Bibeh (sejak kapan yang ini masuk dalam kosa kata gaol?)</li>
</ul>
<p>Gue penasaran banget, siapa yang ngebuat Audible Changcuters ini ya? Btw kalau Changcuters bisa buat Audibles kira-kira Dono Kasino Indro bisa bikin juga ga ya? Gimana Ndro?</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://think.web.id/brain/audibles/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/audibles/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pecha Kucha Jakarta</title>
		<link>http://think.web.id/brain/pecha-kucha-jakarta/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/pecha-kucha-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2009 11:45:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Online Business]]></category>
		<category><![CDATA[Online Media]]></category>
		<category><![CDATA[Slide]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=878</guid>
		<description><![CDATA[Pada malam 10 Maret lalu, saya mendapat kesempatan untuk ikut serta pada Pecha Kucha Jakarta yang pertama. Kebetulan saya 2 kali &#8216;naik panggung&#8217;. Ini gara-gara diminta mewakilkan teman-teman di FreSh makanya sampe 2 kali.
Pada kesempatan pertama saya dan Anan &#8216;dibawa&#8217;  bapak Febriyanto (atau biasanya saya memanggil mas Bri). Beliau mendapat kesempatan sebagai pembicara pertama yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada malam 10 Maret lalu, saya mendapat kesempatan untuk ikut serta pada Pecha Kucha Jakarta yang pertama. Kebetulan saya 2 kali &#8216;naik panggung&#8217;. Ini gara-gara diminta mewakilkan teman-teman di FreSh makanya sampe 2 kali.</p>
<p>Pada kesempatan pertama saya dan <a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a> &#8216;dibawa&#8217;  bapak Febriyanto (atau biasanya saya memanggil mas Bri). Beliau mendapat kesempatan sebagai pembicara pertama yang tampil. Presentasinya bercerita tentang perjalanan dia menjadi seorang Entrepreneur.</p>
<div id="__ss_1134775" style="width: 425px; text-align: left;">Slide of <a style="font:14px Helvetica,Arial,Sans-serif;display:block;margin:12px 0 3px 0;text-decoration:underline;" title="Bri Febrianto on Pecha Kucha Jakarta" href="http://www.slideshare.net/pechakuchajkt/bri-febrianto-on-pecha-kucha-jakarta-1134775?type=presentation">Bri Febriyanto on Pecha Kucha Jakarta</a><object width="425" height="355" data="http://static.slideshare.net/swf/ssplayer2.swf?doc=brifebrianto-090311223615-phpapp02&amp;rel=0&amp;stripped_title=bri-febrianto-on-pecha-kucha-jakarta-1134775" type="application/x-shockwave-flash"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="src" value="http://static.slideshare.net/swf/ssplayer2.swf?doc=brifebrianto-090311223615-phpapp02&amp;rel=0&amp;stripped_title=bri-febrianto-on-pecha-kucha-jakarta-1134775" /><param name="allowfullscreen" value="true" /></object></p>
<div style="font-size: 11px; font-family: tahoma,arial; height: 26px; padding-top: 2px;">View more <a style="text-decoration:underline;" href="http://www.slideshare.net/">presentations</a> from <a style="text-decoration:underline;" href="http://www.slideshare.net/pechakuchajkt">Pecha kucha Jakarta</a>.</div>
</div>
<p>Kalau melihat slide diatas, bagian saya dan Anan adalah dari slide 12 sampai dengan 16.</p>
<p>Kemudian pada kesempatan kedua saya mewakili Forum <a href="http://freshyourmind.com" target="_blank">FreSh</a> untuk bercerita tentang apa itu FreSh.<br />
Slide:</p>
<div id="__ss_1139669" style="width: 425px; text-align: left;"><a style="font:14px Helvetica,Arial,Sans-serif;display:block;margin:12px 0 3px 0;text-decoration:underline;" title="Fresh on Pecha Kucha Jakarta" href="http://www.slideshare.net/hanoman_nitra/fresh-on-pecha-kucha-jakarta?type=presentation">Fresh on Pecha Kucha Jakarta</a><object width="425" height="355" data="http://static.slideshare.net/swf/ssplayer2.swf?doc=freshforum-final-090313000034-phpapp01&amp;rel=0&amp;stripped_title=fresh-on-pecha-kucha-jakarta" type="application/x-shockwave-flash"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="src" value="http://static.slideshare.net/swf/ssplayer2.swf?doc=freshforum-final-090313000034-phpapp01&amp;rel=0&amp;stripped_title=fresh-on-pecha-kucha-jakarta" /><param name="allowfullscreen" value="true" /></object></p>
<div style="font-size: 11px; font-family: tahoma,arial; height: 26px; padding-top: 2px;">View more <a style="text-decoration:underline;" href="http://www.slideshare.net/">presentations</a> from <a style="text-decoration:underline;" href="http://www.slideshare.net/hanoman_nitra">Ramya Prajna s</a>.</div>
</div>
<p>Pecha Kucha adalah salah satu contoh bentukan worldwide event yang belakangan banyak muncul. Event-event ini biasanya menggunakan format acara yang sama sebagai penanda kesatuan event. Event pada masing-masing kota atau negara atau pihak dilakukan secara mandiri oleh masing-masing penyelenggara. Sebuah kolaborasi event yang mungkin kalau menggunakan trend nama sekarang menjadi disebut <strong>Event 2.0</strong>.</p>
<p><strong>Pecha Kucha</strong> sendiri, seperti yang disebutkan di <a href="http://www.pecha-kucha.org/" target="_blank">websitenya</a>, mempunyai format 20/20 yang  harus digunakan oleh event-event yang dinaungi oleh Pecha Kucha. 20/20 ini maksudnya 20 slide dan masing-masing berdurasi 20 detik. Jadi total setiap presenter mempunyai waktu 6-7 menit untuk berbicara.</p>
<p><a href="http://twestival.com" target="_blank"><strong>Twestival</strong></a> merupakan contoh lain. Twestival secara bersamaan dilakukan pada tanggal 12 Februari 2009 dengan tujuan mencari donasi untuk kepentingan air bersih di dunia. Setiap negara atau kota atau area mendaftarkan dirinya pada website Twestival untuk kemudian disediakan blog sendiri sebagai tempat komunikasi, publikasi dan update dari masing-masing penyelenggara. Nama Twestival diambil dari Twitter karena basis komunikasi yang dilakukan adalah Twitter.</p>
<p>Bentukan lain adalah <strong>Facebook Developer Garage</strong> (FBDG). Event ini adalah event yang secara resmi di support oleh Facebook dan masuk kedalam agenda acara mereka. FBDG merupakan komunitas event. Salah satu syarat sebagai penyelenggara FBDG adalah diselerenggarakan atau bekerja sama dengan group dari Facebook Developer per negara. Artinya setiap developer group secara mandiri mengadakan FBDG walaupun semuanya dibawah supervisi dari Facebook.</p>
<p>Event-event 2.0 ini yang meng-inspirasi <strong>FreSh</strong> untuk melakukan settle down format. FreSh adalah sebuah forum diskusi dan networking yang dilakukan setiap bulan. Topik yang menjadi pembahasan berganti setiap bulannya dan semuanya berkait dengan dunia online (online enable). Saya &amp; Anan menjadi salah satu penggerak bersama dengan rekan-rekan lainnya: Catur PW, Pitra Satvika, Kukuh TW dan Anggun Himawan.</p>
<p>FreSh berharap forum ini bisa menjadi nation wide atau bahkan world wide. Kalau Pecha Kucha dimulai dari Jepang, Twestival &amp; Facebook Developer Garage dimulai dari US, mungkin FreSh bisa menjadi international event yang dimulai dari Jakarta, Indonesia.</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://think.web.id/brain/pecha-kucha-jakarta/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/pecha-kucha-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Facebook User Indonesia Get Over India and Get Close to Hong Kong</title>
		<link>http://think.web.id/brain/facebook-user-indonesia/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/facebook-user-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Feb 2009 11:38:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Facebook Application]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Online Media]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Social Networking]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=816</guid>
		<description><![CDATA[Baru beberapa bulan lalu pengguna Facebook asal Indonesia menembus angka 1 juta. Saat ini sudah mencapai 1,3 juta, melampaui India dan mendekati jumlah pengguna dari Hong Kong.
Bagaimana kalau dibanding dengan negara Asia lainnya?
Di posting ini saya berikan perbandingan dengan Singapore, Malaysia, China, India, Jepang, South Korea, bahkan Australia &#038; UK.

Baca selengkapnya di Blog kami.
(click Original Posting kalau Anda membaca ini di Facebook Notes)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berdasar situs <a href="http://www.allfacebook.com" target="_blank">All Facebook</a>, pada Demographic Statistics, pengguna Facebook dari Indonesia sudah mencapai 1,3 juta user. Hal ini cukup mengagetkan karena beberapa bulan lalu Enda Nasution menuliskan di Blog nya bahwa pengguna Facebook dari Indonesia baru menembus angka 1 jt. Ini artinya ada peningkatan sebanyak 300 ribu pengguna di waktu yang cukup pendek.</p>
<p>Pada hari ini, 27 Februari 2009, data menunjukkan bahwa pengguna Facebook yang berasal dari Indonesiaada sekitar 1,3 juta, mendekati pengguna dari Hong Kong yang sebesar 1,5 jt. Dan Indonesia baru saja melewati India di awal Februari ini.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-817" title="fb-user" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/02/fb-user.png" alt="fb-user" width="527" height="382" /></p>
<p>Saya masukkan juga widget dari Demographic Statistic nya, yang akan mendapatkan real update.</p>
<p><script src="http://widgets.clearspring.com/o/49487c157da35b0b/49a7bf353385912e/49488c688d93b6e5/b74980e0/-cpid/dbcad697a73087d4/widget.js" type="text/javascript"></script></p>
<p>Berikut juga perbandingan dengan negara Asia lainnya.</p>
<p>Indonesia vs Malaysia vs Singapore<br />
<img class="alignnone size-medium wp-image-818" title="fb-user-2" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/02/fb-user-2-300x217.png" alt="fb-user-2" width="300" height="217" /></p>
<p>Indonesia vs India vs  China<br />
<img class="alignnone size-medium wp-image-823" title="fb-user-31" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/02/fb-user-31-300x218.png" alt="fb-user-31" width="300" height="218" /></p>
<p>Indonesia vs Thailand vs Philippines<br />
<img class="alignnone size-medium wp-image-820" title="fb-user-4" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/02/fb-user-4-300x217.png" alt="fb-user-4" width="300" height="217" /></p>
<p>Indonesia vs South Korea vs Japan<br />
<img class="alignnone size-medium wp-image-822" title="fb-user-6" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/02/fb-user-6-300x219.png" alt="fb-user-6" width="300" height="219" /></p>
<p>Dari semua statistik menunjukkan bahwa memang dari seluruh Asia, Indonesia dengan 1,3 juta FB user, berada diperingkat ke 2 setelah Hong Kong. Bahkan menurut <a href="http://orangemood.wordpress.com/" target="_blank">Andy Santoso</a>, salah seorang dari Interactive Hub (Advertising Sales Representative dari Facebook), mengatakan berdasar dari internal data yang dia dapat dari Facebook saat ini user FB dari Indonesia sudah di angka 1,51 juta. Ini artinya kita juga sudah melampaui Hong Kong.</p>
<p>Walau tentunya kita masih dibawah Australia yang mencapai 4,7 juta, atau UK yang 16 juta atau bahkan negara asalnya US 48 juta <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  tentunya masalah ketersediaan Internet di Indonesia ikut ambil peran dalam hal ini ya.</p>
<p>Kalau dibandingkan dengan pengguna <a href="http://friendster.com" target="_blank">Friendster</a>, Social Network yang lebih dulu populer di Indonesia, jumlah pengguna yang berasal dari Indonesia juga masih dibawah. Pada saat Friendster me-release versi mobile nya di Indonesia pada <a href="http://www.friendster.com/info/presscenter.php?A=pr44" target="_blank">September 2008 lalu</a>, pengguna dari Indonesia mencapai 8,2 juta.</p>
<blockquote><p><a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a>&#8217;s Think:<br />
Akhirnya. Menyenangkan melihat pertumbuhan social networking yang menggila di Indonesia (terutama kota besar seperti Jakarta).  Sepertinya user sudah semakin siap untuk bermain di ranah maya.</p>
<p>Tidak cuma  yang menarik di mata saya, Facebook berhasil menarik kelas pengguna baru. Ini diluar pengguna social network yang biasanya berada di range usia 16-25 tahun. Pengguna baru ini adalah mereka yang termasuk kelas umur diatas 35 tahun.</p>
<p>I&#8217;m welcoming my aunt and uncles on Facebook. Dan sepertinya tak lama lagi my own mom.</p>
<p>Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk terbesar ke-4 di dunia, dan jumlah pengguna internet kurang lebih 25 juta orang. Jadi sepertinya, jumlah pengguna Facebook akan terus bertambah ya?</p></blockquote>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://think.web.id/brain/facebook-user-indonesia/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/facebook-user-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Holiday Season. Need a guide?</title>
		<link>http://think.web.id/brain/holiday-season-need-a-guide/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/holiday-season-need-a-guide/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2008 06:03:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Media]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=642</guid>
		<description><![CDATA[We&#8217;re in December now. Untuk banyak orang akhir tahun adalah masanya untuk liburan. Ada beberapa yang mampu untuk menyusun rencana perjalanan sendiri, tapi yang lainnya hanya pergi ke tempat-tempat yang memang sebelum nya sudah pernah didatangi.
Buat yang niat nya adventure biasanya lebih memilih tempat-tempat yang memang belum pernah didatangi sebelumnya. Tapi kalo kita nggak familiar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>We&#8217;re in December now. Untuk banyak orang akhir tahun adalah masanya untuk liburan. Ada beberapa yang mampu untuk menyusun rencana perjalanan sendiri, tapi yang lainnya hanya pergi ke tempat-tempat yang memang sebelum nya sudah pernah didatangi.</p>
<p>Buat yang niat nya adventure biasanya lebih memilih tempat-tempat yang memang belum pernah didatangi sebelumnya. Tapi kalo kita nggak familiar dengan tempat nya pasti kan little bit loss.</p>
<p>Solusinya bisa buka dulu semua website yang mengenai tempat tujuan, dibacain satu-satu baru kemudian susun rencana. Atau di print website per website dan pergi dengan berkas print-print an. Atau ya beli buku tentang kota atau daerah tersebut, tapi kadang-kadang terlalu general isinya malah bikin bingung.</p>
<p><a href="http://www.offbeatguides.com/"><img class="size-medium wp-image-643 alignleft" style="margin: 5px 10px;" title="offbeatguide-screen" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2008/11/offbeatguide-screen-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><strong>Dave Sifry</strong> founder <a href="http://technorati.com/" target="_blank">Technorati</a> memberikan solusi sebuah instant travel guide, hadir dalam format PDF dan Print Edition, yang sumber content nya adalah beberapa open source website seperti <a href="http://wikipedia.com" target="_blank">Wikipedia</a>, <a href="http://wikitravel.org/en/Main_Page" target="_blank">Wikitravel</a>, <a href="http://flickr.com" target="_blank">Flickr</a>, <a href="http://maps.google.com/" target="_blank">Google Maps</a> dan lainnya: <a href="http://www.offbeatguides.com/" target="_blank"><strong>Offbeat Guides</strong></a>.</p>
<p>Disana Anda bisa membuat personalized travel guide. Kalo cuman ke Bali sih mungkin kurang seru ya isi Travel Guide ini (kurang banyak isinya), tapi coba ini: kota tujuan Ibiza. Banyak sekali informasi yang tersedia disana. Dan semua datanya adalah yang terkini (tidak terpaut waktu cetak dari buku).</p>
<p>Places, exchange rates, current event, sampai ke simple dictionary juga ada. Kita bisa pilih sendiri mana yang mau kita masukin di buku itu mana yang nggak. Personal banget dan bener-bener sesuai kebutuhan.</p>
<p>So, pack your bag and have a nice trip <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote><p><strong><a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a>&#8217;s Think:</strong></p>
<p>Gue suka banget planning a holiday, entah karena terpaksa atau karena memang niat tapi belakangan I&#8217;ve done it quite a lot. And i find internet as my personal helper. Gue belajar banget bisa ngapain dan kemana aja trough the net, mulai dari menentukan tempat tujuan sampai merencanakan itenerary lengkap. 3 hal yang bisa gue dapetin: Inspirasi, Informasi, Panduan. Holiday Season jadi lebih menyenangkan</p></blockquote>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://think.web.id/brain/holiday-season-need-a-guide/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/holiday-season-need-a-guide/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Social Media</title>
		<link>http://think.web.id/brain/social-media/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/social-media/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2008 07:14:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Online Business]]></category>
		<category><![CDATA[Online Media]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Web 2.0]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=363</guid>
		<description><![CDATA[ 
What&#8217;s the fuzz about social media? Kalau belajar dari asal kata, menurut wikipedia, social media adalah penggunaan internet untuk tujuan saling berbagi dan mendiskusikan informasi dan pengalaman dengan manusia lain. Kenapa kata ini belakangan sering muncul? Karena belakangan trend online memang sedang membawa kita kepada interaksi antar manusia dan saling berbagi pengalaman dengan medium online [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> </p>
<div id="attachment_579" class="wp-caption alignnone" style="width: 510px"><a href="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2008/10/social-media.jpg"><img class="size-full wp-image-579" title="social-media" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2008/10/social-media.jpg" alt="Image courtesyof: www.donortec.com.au" width="500" height="356" /></a><p class="wp-caption-text">Image courtesyof: www.donortec.com.au</p></div>
<p>What&#8217;s the fuzz about social media? Kalau belajar dari asal kata, menurut wikipedia, social media adalah penggunaan internet untuk tujuan saling berbagi dan mendiskusikan informasi dan pengalaman dengan manusia lain. Kenapa kata ini belakangan sering muncul? Karena belakangan trend online memang sedang membawa kita kepada interaksi antar manusia dan saling berbagi pengalaman dengan medium online tadi.</p>
<p> </p>
<p> </p>
<p>Aplikasi sosial media sendiri terbagi menjadi beberapa jenis, antara lain:</p>
<p>Communication</p>
<ul>
<li>Blogs: Wordpress, TypePad, Blogger (service)</li>
<li>Microblogs / Presence apps: Twitter and Pownce</li>
<li>Social networking: Friendster, Facebook, LinkedIn, MySpace, Orkut</li>
</ul>
<p>Collaboration</p>
<ul>
<li>Wikis: Wikipedia, PBWiki</li>
<li>Social bookmarking: del.icio.us and StumbleUpon</li>
<li>Social News Sites: Digg, Mixx and Reddit</li>
</ul>
<p>Multimedia</p>
<ul>
<li>Photo sharing: Flickr and Zooomr</li>
<li>Video sharing: YouTube and Vimeo</li>
<li>Audio and Music Sharing: imeem, iLike</li>
</ul>
<p> </p>
<p>Agar brand bisa sukses dalam social media pastikan Anda tidak terjebak dalam beberapa anggapan yang &#8220;salah&#8221; berikut ini:</p>
<p><em><strong><span style="font-style: normal;">01. kampanye sosial media = halaman facebook dan myspace</span><br />
</strong><span style="font-style: normal;">Dalam kenyataannya walaupun keduanya adalah social networking besar, namun masih banyak opsi lain yang mungkin lebih cocok dengan brand Anda. Semua tergantung dari objektif yang ingin dicapai. Bila Anda perusahaan perhotelan/travel mungkin lebih cocok main di Flickr atau youtube. Bila hanya ingin berita tersebar coba gunakan digg atau del.icio.us atau coba juga gunakan wikipedia untuk mengembangkan brand Anda. </span></em></p>
<p><em><strong><span style="font-style: normal;">02. Traffiknya nggak tinggi</span></strong><br />
<span style="font-style: normal;">Tinggi rendahnya traffic sebenarnya tergantung bagaimana planning yang dibuat. Selain itu yang perlu disasar adalah menujukan komunikasi pada audience yang tepat sehingga mampu menghasilkan traffic berkualitas baik.</span></em></p>
<p><strong><em><span style="font-style: normal;">03. Selalu kontrol komunikasi di social media</span><br />
<span style="font-style: normal; font-weight: normal;">Pada kenyataannya bila kita berbicara mengenai sosial media, Anda harus bersiap untuk kehilangan kontrol. Mungkin saja pembicaraan yang terjadi terhadap brand adalah campuran antara negatif dan positif .</span></em></strong></p>
<p><strong> 04. Ga bisa diukur</strong><br />
Bisa kok, cara paling mudah adalah lihat refferal yang masuk ke situs.  Atau monitor sendiri pembicaraan mengenai brand yang terjadi di blog, forum dan lainnya.</p>
<blockquote><p><a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a>&#8217;s Think:</p>
<p>Nih tips dari gue:<br />
1. You have to be there!! Optimizing in Social Media nggak akan jalan kalo cuman ditaro aja. At least musti sampai kepada critical mass tertentu baru kemudian account/campaign itu bisa ditinggal. Tapi juga tetap harus dalam supervisi.</p>
<p>2. Minimize usage of one-door service. Masing-masing social media biasanya punya style dan cara masing-masing. Kalau kita menggunakan 1 pintu untuk blasting tapi kemudian tidak berada disitu (lagi-lagi point 1 tadi jadi yang utama) maka campaign nya akan percuma.<br />
Contoh: lewat ping.fm orang bisa posting ke beberapa microblogging secara langsung. Tetapi yang didapat tidak akan maksimal:</p>
<p style="padding-left: 30px;"> a. Twitter secara fungsi adalah untuk mengupdate status sedang apa seseorang, karena itu kalau kita login ke web nya akan ada tulisan &#8220;What are you doing?&#8221;.</p>
<p style="padding-left: 30px;">b. Plurk memungkinkan tercipta nya conversation di masing-masing message nya. Kalo kita cuman posting tanpa kemudian mengikutinya makan tidak akan maksimal fungsinya.</p>
<p style="padding-left: 30px;"> </p>
</blockquote>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://think.web.id/brain/social-media/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/social-media/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pilih Nama Domain</title>
		<link>http://think.web.id/brain/pilih-nama-domain/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/pilih-nama-domain/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Sep 2008 14:47:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Online Business]]></category>
		<category><![CDATA[Online Media]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[online branding]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=360</guid>
		<description><![CDATA[Terlihat sederhana. Apalah arti sebuah nama domain. Tapi jangan salah, seperti layaknya nama Anda, nama sebuah domain ternyata memegang peranan penting dalam kehidupan. Setidaknya kehidupan kampanye online Anda.   Kalau selama ini kita disibukkan dengan, bagaimana ya isi situs kita nanti, tampilannya harus a,b,c,d, tapi jangan lupa bahwa ternyata nama situs menjadi salah satu daya tarik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terlihat sederhana. Apalah arti sebuah nama domain. Tapi jangan salah, seperti layaknya nama Anda, nama sebuah domain ternyata memegang peranan penting dalam kehidupan. Setidaknya kehidupan kampanye online Anda.   Kalau selama ini kita disibukkan dengan, bagaimana ya isi situs kita nanti, tampilannya harus a,b,c,d, tapi jangan lupa bahwa ternyata nama situs menjadi salah satu daya tarik untuk menarik <em>audience</em>. </p>
<p> </p>
<p>Ada beberapa alasan mengapa pemilihan nama domain menjadi sesuatu yang penting:</p>
<p><strong>01. Menggunakan kata yang sudah dikenal umum atau kata yang sering dijadikan keyword brand kita akan sangat menolong mendatangkan traffic direct ke dalam situs.</strong><strong> </strong><br />
Selain itu, mereka yang masuk direct ke dalam situs memiliki kualitas yang lebih baik. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh WebSideStory menunjukkan bahwa visitor yang masuk melalui URL direct 2x lebih berkualitas dalam melakukan action (melakukan klik, memberikan komentar, mengikuti quiz, etc) daripada mereka yang masuk melalui search engine atau masuk melalui refferer lain.  <br />
Mereka yang menggunakan keywords sebagai nama situs antara lain:<br />
- Calvin Klein -&gt; <a href="http://www.underwear.com" target="_blank">underwear.com</a><br />
- Johnson &amp; Johnson -&gt; <a href="http://www.baby.com" target="_blank">baby.com</a></p>
<p> </p>
<p><strong>02. Bila kampanye online didasari sebuah kampanye singkat (Quiz atau hal sejenis), pemasar bisa lebih kreatif sesuai dengan ide yang ditawarkan dalam kampanye singkat tersebut.</strong><br />
Misalnya:<br />
- Burger King -&gt; <a href="http://www.subservientchicken.com" target="_blank">subservientchicken.com<br />
</a>- Wrigley -&gt; <a href="http://www.candystand.com" target="_blank">candystand.com</a><br />
Nama-nama seperti ini akan mengajak dan membangun rasa penasaran target market. Target market akan lebih tertarik untuk membuka candystand.com dibanding wrigley.com. </p>
<p> </p>
<p><strong>03. Selain itu perhatikan juga pemilihan nama. </strong><br />
Ada beberapa kata yang bila digabung memiliki arti lain. Misalnya sebuah perusahaan database artis Who Represents, ingin menggunakan brandnya secara online dan memilih whorepresents.com (kata who dan represent bila digabung ternyata membentuk arti lain).</p>
<p> </p>
<p><strong>04. Selain itu yang perlu juga diperhatikan, walau isi kampanye online pada akhirnya merupakan penentu dalam sukses tidaknya sebuah kampanye, memilih nama domain yang pas juga membantu untuk membangun traffic masuk ke dalam situs.</strong></p>
<blockquote><p><a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a>&#8217;s Think:</p>
<p>Tentunya hal ini juga berlaku untuk nama domain dengan bahasa Indonesia. Namun jadi sedikit masalah kalau nama Brand nya adalah International sedangkan yang initiate membuat website nya dari Indonesia.<br />
Atau mungkin ya hanya sekedar dibuat untuk kepentingan redirect aja. Yang penting mudah diingat, gampang disebut. </p>
<p>Coba buat orang Indonesia mana yang lebih cepet nempel: <a href="http://www.disingkat.com" target="_blank">disingkat.com</a> atau <a href="http://www.tinyurl.com" target="_blank">tinyurl.com</a>.</p></blockquote>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://think.web.id/brain/pilih-nama-domain/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/pilih-nama-domain/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Effective Online Branding</title>
		<link>http://think.web.id/brain/effective-online-branding/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/effective-online-branding/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Sep 2008 17:37:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Online Business]]></category>
		<category><![CDATA[Online Media]]></category>
		<category><![CDATA[online branding]]></category>
		<category><![CDATA[Rich Media]]></category>
		<category><![CDATA[Statistic]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=357</guid>
		<description><![CDATA[Apakah online branding yang selama ini lakukan efektif? Untuk menjawab hal ini, dibutuhkan pengukuran yang jelas. Dalam media online &#8220;apapun yang dilakukan dapat diukur“. Oleh karena itu, memperlihatkan return of investment dari kampanye yang dilakukan menjadi penting.   
Tantangan untuk melakukan pengukuran ini dikeluarkan oleh hampir semua brand, terutama mereka yang berada pada sektor FMCG (Fast [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah online branding yang selama ini lakukan efektif? Untuk menjawab hal ini, dibutuhkan pengukuran yang jelas. Dalam media online &#8220;apapun yang dilakukan dapat diukur“. Oleh karena itu, memperlihatkan return of investment dari kampanye yang dilakukan menjadi penting.   </p>
<p>Tantangan untuk melakukan pengukuran ini dikeluarkan oleh hampir semua brand, terutama mereka yang berada pada sektor FMCG (Fast Moving Consumer Goods) semakin giat melakukan kampanye promosi online. Memilih situs yang cocok dan melakukan placement yang baik merupakan salah satu kunci.</p>
<p>Mencari dasar perhitungan online branding memang sulit, karena belum ada dasar pengukuran universal seperti hanya pengukuran pada media konvensional (TV, Radio atau media cetak). Namun bukan berarti kita tidak dapat mengukur hasil kampanye online kita.</p>
<p><strong>1) Bila menggunakan Rich Media Interactions</strong><br />
Berupa banner atau product knowledge yang dibuat dengan Rich Media format. Biasanya menggunakan flash  yang tidak hanya menawarkan bentukan kreatif yang menarik perhatian, tetapi juga memungkinkan pengukuran. Hal yang dapat diukur antara lain adalah: </p>
<ul>
<li>bagaimana interaksi user (memperlihatkan ketertarikan/interest user): mouse over, banner expanded, video dimainkan, waktu interaksi</li>
<li>apakah user tertarik lebih jauh: click trough, testimoni </li>
</ul>
<p><strong>2) Ukur Kliknya<br />
</strong>Jika membuat microsite (mungkin berisi tips, info produk atau newsletter), pastikan selain terlihat menarik, seluruh aktifitas dalam microsite tersebut dapat dimonitor dan diukur pada akhir periode. Bisa dengan mengukur traffic dari Log atau dengan embed code pada setiap halaman yang ada.</p>
<p><strong>3) Bila menggunakan Social networking<br />
</strong>Belakangan, melakukan kampanye online di Social Networking banyak dilakukan oleh brand.  Baik itu menghadirkan forum, membuat aplikasi di Facebook, membuat halaman di Friendster, Facebook, Myspace atau Multiply. Kuncinya adalah untuk  mendapatkan WOM yang pada akhirnya mendapatkan rekomendasi ke jaringan teman lain. Dengan social networking yang didapat adalah dan penting untuk diukur adalah bagaimana feedback yang terbentuk.</p>
<blockquote><p><a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a>&#8217;s Think:</p>
<p>Yang menjadi dasar menjadi efektivitas adalah segala sesuatu harus berdasar analisa yang kemudian turun kepada strategy. Jadi bukan asal jalan.</p>
<p>Kemudian apapun itu, bilsa sudah menyangkut brand, didunia online harus diurus dan dijaga. Karena apapun informasi yang ada di dunia online akan hidup selamanya disana.</p></blockquote>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://think.web.id/brain/effective-online-branding/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/effective-online-branding/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hindari Bad Press</title>
		<link>http://think.web.id/brain/hindari-bad-press/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/hindari-bad-press/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Sep 2008 09:44:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Media]]></category>
		<category><![CDATA[communication]]></category>
		<category><![CDATA[online branding]]></category>
		<category><![CDATA[public relation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=346</guid>
		<description><![CDATA[
Pemberitaan buruk alias bad press tidak hanya terjadi di surat kabar atau TV saja, belakangan bad press lebih cepat menyebar melalui online publicity. Berterimakasihlah pada user generated content atau juga maraknya citizen journalism online. Nah ketika masalah ini terjadi, apa yang harus dilakukan? Cobalah untuk melakukan Search Engine Optimization (SEO).
  
 
Kenapa SEO? Mari, let [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div class="O"><span>Pemberitaan buruk alias bad press tidak hanya terjadi di surat kabar atau TV saja, belakangan bad press lebih cepat menyebar melalui online publicity. Berterimakasihlah pada user generated content atau juga maraknya citizen journalism online. Nah k</span><span>etika masalah ini terjadi, apa yang harus dilakukan? Cobalah untuk melakukan </span><span><em>Search Engine Optimization</em></span><span> (SEO).<br />
  </span></div>
<div class="O"><span> </span></div>
<div class="O"><span>Kenapa SEO? Mari, </span><span><em>let us share you a fact: </em></span></div>
<div class="O1">
<ul>
<li><span><em>bad or good publicity</em></span><span> mengenai brand akan hadir dalam versi online. Dan hampir 50% dari traffic yang datang ke sebuah situs biasanya </span><span>dihasilkan oleh Searh Engine dan sisanya masuk melalui direct URL ataupun refferal (link) dari situs lain.</span></li>
<li><span>85% pengguna internet menggunakan Search Engines untuk menemukan situs/produk yang dicari</span></li>
</ul>
<p>Nah dilihat dari dua fakta tersebut, limitasi bad press memang dapat dilakukan dengan SEO. Caranya ada dua:<br />
<span> </span></div>
<div class="O"><span> </span></div>
<div class="O"><span><strong>1. Fokuskan pada keyword yang akan memberikan image positive pada brand </strong></span></div>
<div class="O"><span>Biasanya user akan mengetikkan nama brand atau nama perusahaan sebagai keyword untuk mencari sesuatu yang terkait dengan brand.  </span><span>Cobalah untuk mengoptimasi keyword ini, agar hasil pencarian menghasilkan link yang brand-friendly.</span></div>
<div class="O">
<div><span><br />
</span><span>Dengan melakukan hal ini, berarti Anda juga telah mengoptimasi produk untuk membangun image baik brand. Dengan demikian link brand-friendly akan </span><span>mendorong bad press dari posisi halaman pertama atau kedua di search engine, dan memperbesar peluang user untuk menemukan berita baik mengenai </span><span>brand<br />
</span><span><br />
</span><span><strong>2. Link building </strong></span></div>
<div><span>Bad press biasanya masuk dalam peringkat atas karena adanya link building. Komunitas online dapat menyebarkan gosip dan link dan ini akan </span><span>menyebabkan naiknya posisi bad press dalam search engine. Sebagai penangkalnya, cobalah untuk membuat strategi penyebaran yang sama (melalui link </span><span>building) dengan positive press.<br />
  </span></div>
<div><span> </span></div>
<div><span><em>&#8220;Bad publicity is a good publicity&#8221;.</em> Ini bisa jadi apa yang dikatakan oleh PR person Anda, apalagi bila <em>bad publicity</em> kemudian bisa di-twist sehingga </span><span>menghasilkan <em>happy ending</em> untuk semua pihak. </span></div>
<blockquote>
<div><span><strong><a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a>&#8217;s Think:</strong></span></div>
<div><span>Permasalahannya dibeberapa kasus justru yang mendapat Bad Publicity malah trauma dengan online media. Saat mereka search nama brand mereka, yang ditemukan adalah website-website yang memberikan bad comment terhadap brand mereka.</span></div>
<h3>&#8220;Bad publicity is good publicity&#8221;</h3>
<p>Kalimat itu sangat tepat tapi perlu diikuti dengan 3 hal ini: <br />
<strong></strong></p>
<p><strong>Wise</strong><br />
Bijak lah dalam menerima tanggapan. Jangan panik atau bahkan trauma kemudian malah meninggalkan online media. Karena tanggapan itu akan terus ada dan bahkan mungkin terus berkembang. Meninggalkannya hanya bikin semakin tidak terkendali.</p>
<p><strong>Open hearted</strong><br />
Dalam dunia internet yang tanpa batas orang ber hak untuk melakukan apapun. Berhati terbuka lah untuk menerima segala sesuatu tanggapan yang ada.</p>
<p><strong>Smart<br />
</strong>Bukan berarti semua tanggapan itu diterima saja dan tidak dibalas, tentunya semua harus juga ditanggapi. Tapi kita tetap harus smart dalam menanggapinya. Jangan terjebak malah memperdalam bad publicity tadi. </p></blockquote>
</div>
</div>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://think.web.id/brain/hindari-bad-press/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/hindari-bad-press/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Posisi Penting Sosial Media</title>
		<link>http://think.web.id/brain/posisi-penting-sosial-media/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/posisi-penting-sosial-media/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Sep 2008 11:23:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Online Media]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=342</guid>
		<description><![CDATA[Kenapa ya bekangan kata-kata ini sering banget diucapkan, didengar, ditulis dan dibaca? Sepertinya karena keberadaanya juga sedang sangat dinikmati oleh para pengguna internet di luar sana.
Konsumen memang belakangan ini, secara serentak sama-sama menerima dan mencoba Social Network. Para pemasar juga menempatkan Social Media Marketing (SMM) dalam salah satu list marketing online mereka. 
Pertanyaan besar yang ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kenapa ya bekangan kata-kata ini sering banget diucapkan, didengar, ditulis dan dibaca? Sepertinya karena keberadaanya juga sedang sangat dinikmati oleh para pengguna internet di luar sana.</p>
<p>Konsumen memang belakangan ini, secara serentak sama-sama menerima dan mencoba Social Network. Para pemasar juga menempatkan Social Media Marketing (SMM) dalam salah satu list marketing online mereka. </p>
<p>Pertanyaan besar yang ada kemudian adalah: <em>&#8220;bagaimana hasilnya?&#8221;</em></p>
<p>Salah satu kekuatan yang dimiliki adalah keberadaan natural seeding, posting pada blog dan social media optimizing ternyata memiliki Google rank yang lebih tinggi dibandingankan dengan sebuah situs korporat biasa. Selain itu keberadaan sebuah brand dalam social networking juga berakhir pada long tail (alias berbuntut panjang), dimana eksistensi brand berada dalam waktu yang cukup lama dalam dunia online.</p>
<p>Sebuah studi yang dilakukan oleh JupiterResearch memperlihatkan bahwa 22% dari responden yang diresearch (para pengguna email) mengatakan bahwa mereka menggunakan situs sosial network untuk sarana komunikasi mereka yang utama (bukan lagi dengan menggunakan email). Funny thing is, hal ini terjadi pada diri gue sendiri. Sewaktu mau menggalang acara kumpul-kumpul buka puasa teman kuliah, instead of mengunakan SMS atau email, saya menggunakan inbox facebook tempat teman2 kuliah saya juga terdaftar. Lebih cepat dan efektif. </p>
<p><em>&#8220;Have you tried using Social Network to communicate? Coba deh, it worked for me, mungkin juga worked for you guys.&#8221;</em></p>
<blockquote><p><a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a>&#8217;s Think:</p>
<p>Dari Social Media Marketing (SMM) kemudian lahir Social Media Optimizing (SMO) yang merupakan kegiatan dari Social Media Strategy (SMS).<br />
And I proudly to say the <a href="http://www.think.web.id" class="kblinker" title="More about Think.Web &raquo;">Think.Web</a> as Social Media Evangelist. </p></blockquote>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://think.web.id/brain/posisi-penting-sosial-media/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/posisi-penting-sosial-media/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Trialogue</title>
		<link>http://think.web.id/brain/trialogue/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/trialogue/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Sep 2008 23:37:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Online Media]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[communication]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=335</guid>
		<description><![CDATA[Membacakan puisi, berdeklamasi atau membacakan cerita adalah beberapa dari kegiatan Monologue. Dimana ada seseorang yang bertugas menjadi source dan ada beberapa orang yang dengan setia mendengarkan dan mengambil peran sebagai receiver.  Jadi pola komunikasinya adalah: source -&#62; receiver
Kalau bosan bermonologue, para pecinta sastra kemudian menghadirkan percakapan timbal balik dalam drama. Para aktorpun mulai berdialog. Terjadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Membacakan puisi, berdeklamasi atau membacakan cerita adalah beberapa dari kegiatan Monologue. Dimana ada seseorang yang bertugas menjadi <em>source </em>dan ada beberapa orang yang dengan setia mendengarkan dan mengambil peran sebagai <em>receiver</em>. <em> </em><em><strong>Jadi pola komunikasinya adalah: source -&gt; receiver</strong></em></p>
<p>Kalau bosan bermonologue, para pecinta sastra kemudian menghadirkan percakapan timbal balik dalam drama. Para aktorpun mulai berdialog. Terjadi timbal balik gagasan dan ide antara satu orang <em>source </em>dan satu orang <em>receiver</em>. Ingat kata kuncinya ada di masalah timbal balik tadi.<em> </em><em><strong>Jadi pola komunikasinya adalah: source &lt;-&gt; receiver</strong></em></p>
<p>Kalau monologue dan dialogue di dunia sastra diambil untuk dunia online marketing. Campuran monologue dan dialogue terjadi silih berganti. Sebuah news di sebuah portal adalah monologue gaya online, sebuah chat room atau instant messenger adalah sebuah dialogue.</p>
<p> </p>
<p><a href="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2008/09/03.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-336" title="03" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2008/09/03-300x174.jpg" alt="" width="300" height="174" /></a></p>
<p> </p>
<p>Uniknya, dunia baru satu ini juga memungkinkan satu lagi jenis komunikasi baru. <em>Word of mouth</em> yang terjadi dalam dunia online. Peluncuran sebuah film misalnya, sebelum diluncurkan, sang pemilik film bermonolog, memperkenalkan filmnya. Para penerima pesan karena tertarik dengan monologue sang source kemudian berdialog, namun dialog disini terjadi diantara sesama <em>receiver</em>.  Dan yang menarik pada akhirnya <em>source </em>hanya perlu berkomunikasi pada beberapa <em>receiver </em>dan para <em>receiver </em>akan melakukan amplifikasi pesan terhadap sesama <em>receiver</em>.  <em><strong>Jadi pola komunikasinya adalah: seource -&gt; receiver dan receiver &lt;-&gt; receiver</strong></em>. Pola trialogue ini sebenarnya bisa diaplikasikan untuk bermacam brand, terutama ketika mereka melakukan promosi (produk baru, kemasan baru, servis baru, anything). </p>
<p>Bagaimana cara komunikasi seperti ini memberi manfaat kepada para pemasar online? Gampang, cobalah untuk melakukan online monitoring di social media, tempat user biasa berada. Kemudian lihat:</p>
<ul>
<li>Semakin positif komentar yang didapat dari amplifikasi pesan yang digaungkan oleh para <em>receiver</em>, maka semakin besar kemungkinan brand atau apapun yang dikomunikasikan oleh source akan sukses. </li>
<li>Selain itu semakin besar amplifikasi (dalam artian semakin banyak receiver yang membicarakan, diluar hasil positif atau negatif yang didapatkan), maka kemungkinan pesan yang dikomunikasikan sukses akan semakin besar lagi. </li>
</ul>
<p>Kalau belum terpanggil hatinya untuk bisa menciptakan trialogue dalam komunikasi online yang dipunya, wah sepertinya better start now. Karena terus terang, monologue sangat membosankan! Dialog bagus cuma terjadi di film karya segelintir sutradara bagus! Yang dibutuhkan adalah gosip terkini dari sekumpulan ibu-ibu penggosip! Be aware of this:</p>
<blockquote><p>&#8220;<em>consumers will always talk about brand, you&#8217;d better tap into the hottest gossip and get them talking (about your brand offcourse).</em>&#8220;</p></blockquote>
<p> </p>
<p><em>Source: courtessy of 360 digital influence</em></p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://think.web.id/brain/trialogue/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/trialogue/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Think.Web @ Hard Rock FM: Online Anywhere You Wanted!</title>
		<link>http://think.web.id/brain/hard-rock-fm-provocativeproactive/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/hard-rock-fm-provocativeproactive/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2008 10:49:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[Online Media]]></category>
		<category><![CDATA[Radio Show]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[HRFM]]></category>
		<category><![CDATA[Provocative Proactive]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=327</guid>
		<description><![CDATA[[Intro] 
Hardrockers berapa orang diantara lo yang belum bisa connect internet dari handphone lo?
Gue kasih tahu aja ya, kalo belum bisa&#8230; lo RUGI! Hehehe.
Tahu nggak kenapa? Soalnya lo kehilangan banyak kemudahan dan kesenangan.
 
Pandji Provoking thought:
Nah sekarang kan udah lewat 1 minggu puasa&#8230; sebentar lagi Lebaran (sebentar lagi?!). Hal yang gue rasa nggak akan akan mungkin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>[Intro] </em></p>
<p>Hardrockers berapa orang diantara lo yang belum bisa connect internet dari handphone lo?<br />
Gue kasih tahu aja ya, kalo belum bisa&#8230; lo RUGI! Hehehe.<br />
Tahu nggak kenapa? Soalnya lo kehilangan banyak kemudahan dan kesenangan.</p>
<p> </p>
<p><strong><em>Pandji Provoking thought:</em></strong></p>
<p>Nah sekarang kan udah lewat 1 minggu puasa&#8230; sebentar lagi Lebaran (sebentar lagi?!). Hal yang gue rasa nggak akan akan mungkin hilang di Indonesia adalah mudik. Mungkin nanti-nanti setelah terjadi pemerataan ekonomi, mudik cuman berubah arti kata aja. Soalnya yang namanya silaturahmi, gue yakin nggak pernah ilang dari Indonesia.</p>
<p>That’s one of the beauty dr Bangsa ini.</p>
<p>Nah apa kaitannya mudik sama connect internet di handphone?? Nah gini… Yang namanya mudik pasti melakukan perjalanan panjang, yah minimal 2 jam lah. Nah apa yang lo kerjain selama diperjalanan? Ini terutama kalo bukan lo yang nyetir ya. Perjalanan mudik bisa jadi frustating, soalnya melelahkan karena emang lama dan jauh, mengesalkan karena pada umumnya macet banget, hal-hal itu juga pasti bikin bosen. Apa yg lo lakukan untuk menghibur diri? Mungkin beberapa ya sms-an sm temennya, tapi masa ya mau 6 jam sms-an terus2an. Atau mungkin main game di handphone, yah bisa juga. Tapi kalo handphone lo  bisa terkoneksi dengan internet, ini bisa jadi solusi perjalanan mudik lo.</p>
<p>Nah gimana dan kenapa… kita ngobrol lagi sama <a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a> &amp; Anan dari <a href="http://www.think.web.id" class="kblinker" title="More about Think.Web &raquo;">Think.Web</a>.</p>
<p> </p>
<p><strong>Pandji</strong>:<br />
Gue sih udah online dari Handphone gue, tapi gue mewakili Hardrockers yang belum aja deh. Pertanyaannya, gimana caranya?</p>
<p><strong><a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a></strong>:<br />
Sebelum ngomongin gimana caranya. Sebenernya kan wireless connection atau online anywhere ini udah jadi hal yang umum buat para hardrockers yang punya notebook. At least buat mereka yang suka nongkrong &amp; online di café. Tapi pasti nggak banyak kan yang pas mudik atau liburan bawa-bawa notebook. Nah selain notebook, media yang paling bisa menolong kita untuk online anywhere adalah handphone. </p>
<p>Nah masuk ke gimana caranya? Sebenernya caranya gampang aja sih, karena bisa dibilang minimal jalur yang harus dimiliki untuk bisa online adalah GPRS (General Packet Radio Service), jadi:<br />
1.<span> </span>Handphone lo musti GPRS support. Tapi ini sih rasanya semua handphone hardrockers pasti udah support ya.</p>
<p><strong>Rama</strong>:<br />
2.<span> </span>GPRS setting untuk Nomer &amp; Handphone lo juga musti active. <br />
3 GSM provider besar yang ada saat ini udah lama punya fasilitas ini, jadi untuk aktifin bisa macem2 caranya. Ada yg dengan automatic setting by sms, jd lo kirim msg tertentu ke nomer tertentu, nanti akan mereka kirimin setting secara automatic.</p>
<p>Atau di banyak website, nggak cuman website official nya, juga ada cara-cara setting nya. Kalau yaang paling gampang ya dateng ke gerai-gerai mereka dan minta tolong di setting.</p>
<p>Nah itu yang minimal lah, pake GPRS. Sekarang udah tersedia jalur-jalur baru yang lebih baik walaupun belum menjangkau semua area, yaitu 3G. Perbedaan jelas nya memang di connection speed nya. Kemudian juga ada teknologi yang lebih baik lagi yaitu HSDPA (High-Speed Downlink Packet Access). Yah kedua itu masuk ke kategori broadband connection, karena memang speed connection nya mampu memfasilitasi kebutuhan koneksi yang lebih broad/luas.</p>
<p> </p>
<p> </p>
<p><span><strong>Cut 1</strong></span></p>
<p><strong>Pandji:<br />
<span style="font-weight: normal;">Apa keuntungannya secara real kalo gue bisa online anywhere</span></strong></p>
<p><strong>Anan</strong>:<br />
Keuntungan yang lo dapet secara general adalah informasi. 2 minggu lalu kan kita ngobrol soal effective on search Engine, waktu itu kita bilang kenapa kita bahas soal hal itu, soalnya emang sekarang ini Search Engine udah jadi bagian dari keseharian. Untuk dapet informasi orang udah mulai cari di Google dibanding Nelpon 108.</p>
<p>Nah ini sama aja, ketika lo sedang ditengah jalan atau lo menuju ke suatu tempat, kemudian lo punya pertanyaan2 kaya, ada hotel apa aja, restaurant, tempat wisata dll, lo bisa cari itu semua lewat search engine.</p>
<p>Jadi emang lo bisa dapet berbagai informasi yang lo butuhin.</p>
<p>Kalo secara spesifik ada beberapa yang bisa lo dapet.</p>
<p>1.<span> </span>Map</p>
<p>•<span> </span>Google/Yahoo Maps<br />
Yang memberikan feature nya online map seluruh dunia adalah Google dan Yahoo. Emang 2 perusahaan ini belum bikin pemetaan Jakarta yang lebih detail, sampe ke jalan2. Tapi ada beberapa website yang menggunakan map dari mereka dan kemudian mereka kembangkan dan akhirnya bisa cukup membantu.</p>
<p><strong>Rama</strong>:<br />
Wikimapia.com misalnya, ini seperti wikipedia tapi content nya adalah tempat-tempat yang memang udah di spot oleh visitor nya. </p>
<p>•<span> </span>Other Map<br />
Cybermap.co.id, ini fasilitas online mapping dari salah satu ISP di Indonesia. Yang ini cukup detail, tapi baru tersedia untuk 8 kota besar di Indonesia. Dia punya versi Mobile dan WAP nya juga. Dengan Cybermap ini kita bisa dapet titik-titik kaya ATM, kantor polisi, bank, dan lainnya.</p>
<p>2.<span> </span>Info Tempat<br />
•<span> </span>Info Hotel udah biasa ya, orang pasti kalo berencana ke suatu tempat salah satu yang di browsing pertama adalah hotel.<br />
•<span> </span>Tempat makan.<br />
Ini bisa jadi menarik, beberapa Hardrockers pasti juga menjadikan waktu-waktu mudik juga sebagai waktu wisata kuliner. Nah banyak banget website atau blog yang membahas soal makanan. Salah satu contohnya sendokgarpu.com, disini lo bisa dapetin informasi tempat-tempat makan. </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p><span><strong>Cut 2</strong></span></p>
<p><strong>Pandji</strong>: <br />
OK we got all of the info, that’s one of the fun part. What’s the other?</p>
<p><strong>Anan</strong>:<br />
Kaya pas kita ngebahas soal micro-blogging waktu itu, fun part dari internet sekarang udah bukan cuman kita dapet sesuatu nih, tapi juga kita membagi sesuatu. Yang namanya orang bepergian itu pasti lebih menarik dibanding orang-orang yang cuman tinggal dirumah. Pasti banyak banget hal-hal menarik yang bisa dibagi.</p>
<p>1.<span> </span>Blogging<br />
Lo bisa melakukan update blog lo lewat handphone. Ada yang memang blog nya menyediakan feature mobile blogging, atau yang paling sederhana adalah updating lewat email. Jadi lo seperti bikin email, kemudian lo kirim ke alamat tertentu yang kemudian akan menjadi blog posting lo.</p>
<p>2.<span> </span>Micro-Blogging<br />
Beberapa waktu lalu kita udah ngebahas soal ini, updating micro-blog misalnya Twitter pasti akan jadi hal menarik buat temen-temen lo. Misalnya: Di pantura, macet, bareng sapi. : </p>
<p>3.<span> </span>Chatting<br />
Fasilitas ini yang bentuknya SMS premium juga ada. Atau misalnya YM yang difasilitasi oleh provider GSM juga ada. Tapi diluar itu juga ada, terutama untuk yang pake PDA-phone, software2 khusus untuk pake Instant Messenger.</p>
<p><strong>Rama:<br />
<span style="font-weight: normal;">4.<span> </span>Photo Sharing</span></strong></p>
<p>Mudik pasti banyak foto-foto menarik yang bisa di share. Nah ada banyak website photo sharing yang nyediain mobile version nya. Jadi lo bisa masuk ke web nya trus upload langsung.</p>
<p>Atau lo bisa cobain feature nya Yahoo, Yahoo Go. Application ini sangat menarik karena didalem Yahoo Go sendiri ada beberapa applikasi lainnya. Selain bisa browsing content2 nya Yahoo, bisa check email Yahoo juga, dan yang terpenting adalah lo bisa updating Flickr Gallery lo. Flickr tuh feature Photo Gallery punya nya Yahoo. Fungsi2 nya sangat menarik mulai dari categorize sampe ke Geo Tag. </p>
<p><span> </span>Ngarti nggak lo ndji Geo Tag?<br />
Nggak?<br />
Ya udah minta Ringga ini jadi bahasan 2 minggu lagi ya. Hahaha.</p>
<p>Menurut kita sih&#8230; getting Online Anywhere lebih banyak manfaat nya dibanding modarot nya&#8230;. hahahaha&#8230; Tapi kan kembali lagi terserah Hardrockers, we’re just Provoking here.</p>
<p> </p>
<p><strong>Anan</strong>:<br />
Percaya atau ngga, di Inggris, 44% menderita penyakit baru yang namanya discomgoogolation. Namanya sebenarnya diambil dari kata discombobulate, yang artinya bingung atau frustasi dan nama Google.</p>
<p>Sebanyak 27% dari mereka yang menderita discomgoogolation merasakan peningkatan kadar stress ketika tidak bisa online.</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://think.web.id/brain/hard-rock-fm-provocativeproactive/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/hard-rock-fm-provocativeproactive/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Fuzz Over Chrome</title>
		<link>http://think.web.id/brain/the-fuzz-over-chrome/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/the-fuzz-over-chrome/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Sep 2008 17:42:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[Online Media]]></category>
		<category><![CDATA[Browser]]></category>
		<category><![CDATA[Google Chrome]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=322</guid>
		<description><![CDATA[Bulan September 2008 ada salah satu perbincangan hangat di kalangan para pelaku bisnis Online dan para pengguna internet. Google Chrome. Saking hangatnya 2 tempat microbloging gue agaknya dipenuhi dengan komentar orang soal Chrome:
 
Plurk

kalau sudah puas dengan Chrome, ada yang mau coba Internet Explorer 7.0 ? (resulted in 10 comments)
untuk situs yg menggunakan peta google maps, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bulan September 2008 ada salah satu perbincangan hangat di kalangan para pelaku bisnis Online dan para pengguna internet. Google Chrome. Saking hangatnya 2 tempat microbloging gue agaknya dipenuhi dengan komentar orang soal Chrome:</p>
<p> </p>
<p><strong>Plurk</strong></p>
<ul>
<li>kalau sudah puas dengan Chrome, ada yang mau coba Internet Explorer 7.0 ? (resulted in 10 comments)</li>
<li>untuk situs yg menggunakan peta google maps, terasa sekali cepatnya menggunakan Google chrome (resulted in 10 comments)</li>
<li>menunggu donlotan goggle chrome nan lama ini&#8230; (resulted in 2 comments)</li>
<li>apa sihhh Google Chromeeee&#8230; kok aku merasa tidak pintaaarrrrr (resulted in 11 comments)</li>
<li>jangan donlod google chrome versi bahasa indonesia, ngga mudeng! (resulted in 1 comment)</li>
<li>and so on and so forth<br />
 </li>
</ul>
<p><strong>Twitter</strong></p>
<ul>
<li>Google Chrome&#8230; new gossip for netters</li>
<li>Testing Google Chrome</li>
<li>Using Google Chrome</li>
<li>Google Chrome: Browser baru buatan Google</li>
<li>Can anybody explain to me, what is google chrome</li>
<li>and so on and so forth</li>
</ul>
<p>Rame ya pergunjingannya? Itu baru di microblogging miliki saya. Apa sih Google Chrome itu? Ternyata ini produk FFTO (fresh from the oven) keluaran Google.  Kata situs resminya:  &#8221;Google Chrome is a browser that combines a minimal design with sophisticated technology to make the web faster, safer, and easier.&#8221; Memang Chrome lahir karena Google merasa browser harusnya bisa lebih stabil, lebih cepat, lebih aman, desainnya lebih clean dan simple dan juga punya user interface yang effisien. </p>
<p>Dengan 1001 keinginan diatas, Google Chrome ini lahir dengan beberapa fitur yang kabarnya akan memudahkan pengguna seperti new tab page, application shortcut, dynamic tabs, crash control, safe browsing, instant bookmark, etc. Buat yang penasaran sebenarnya bisa ngapain aja sih si Google Chrome ini? Baca aja komiknya! Yes google mengeluarkan sebuah <a href="http://www.google.com/googlebooks/chrome/">komik </a>hanya untuk menjelaskan Google Chrome, mungkin bahasa gambar akan lebih mudah membantu otak untuk menyerap sebuah keterangan.</p>
<p>Anyway, karena perbincangan yang lumayan hangat dan juga didorong rasa penasaran. Akhirnya saya mendownload juga si Chrome ini. Bagaimana rasanya setelah menggunakan (selama setengah jam?). Jawabannya:</p>
<blockquote><p> </p>
<ol>
<li>01. Wah lumayan, tampilannya sebenarnya ga jauh beda dengan FireFox yang selama ini saya pakai, at least ctrl+t nya sama menghasilkan tab page baru. <br />
 </li>
<li>02. Bookmark saya diangkut semua dari FireFox, bagus, jadi ga usah mengalami keribetan tambahan dengan kehilangan bookmark</li>
<li>03. Memori recognitionnya juga lumayan membantu</li>
<li>04. Tapi mana box google search saya? Hum duh mo search nih nyusahin banget. But wait&#8230;ah ternyata did you know kalau this browser is really google itself? Gila gue sampai bengong ketika akhirnya menyadari kejeniusannya. Buat gue ini adalah kelebihan yang paling lebih! Google as the actual Browser, so instead of masuk ke google.com, browser lo sudah melakukan tugas mencarinya! Ah sial, bagus juga nih memang idenya!</li>
</ol>
</blockquote>
<blockquote><p><a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a>&#8217;s think,</p>
<p>Belum bisa banyak komentar karena ini hari pertama nya dia jalan. Tapi yang pasti Google Chrome jelas lebih hemat memory usage. The ideas of having multiple tab instead of multiple window is a genius. Tapi kan sebenernya yang terjadi pada mesin sebenernya sama seperti Firefox membuka beberapa program (window) tetapi ditampilkan dalam bentuk tab. Nah ketika Chrome muncul dengan solusi less Memory Usage for multiple tab, nah ini lebih genius lagi. Gue nyoba buka multi tab di FF &amp; di Chrome, dengan jumlah tab yang kurang lebih sama, hasilnya adalah memory usage nya Chrome hanya 1/3 nya FF.</p>
<p>Tapi yang lainnya justru jadi kehilangan, misalnya fungsi pluggin. Ini jadinya belum ada.</p>
<p>Ada hal lain yang yang cukup menggelitik. Untuk para SEO&#8217;ers keberadaan Page Rank menjadi sangat penting. Page Rank biasanya dilihat pada Google Toolbar. Sedangkan Google Toolbar hanya terpasang di FF, nah kalo pake Chrome itu bisa diliat dimana ya. Hehehehe.</p></blockquote>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://think.web.id/brain/the-fuzz-over-chrome/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/the-fuzz-over-chrome/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Lupakan 16 Agustus</title>
		<link>http://think.web.id/brain/jangan-lupakan-16-agustus/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/jangan-lupakan-16-agustus/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Aug 2008 04:46:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Online Media]]></category>
		<category><![CDATA[corporate]]></category>
		<category><![CDATA[Nasionalisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=238</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin seharian ini ketika lagi dijalan denger sebuah iklan radio mengenai sebuah film bertema kemerdekaan berjudul &#8220;Jangan Lupakan 16 Agustus&#8220;. Film ini disponsori oleh Sampoerna (corporate). Iklan nya sering banget muncul, like every cut muncul iklan ini (gue dengerin Hard Rock FM).
Iklan radio nya sangat baik sebagai sebuah teaser karena bikin orang penasaran. Dan karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.16agustus.com"><img class="size-medium wp-image-243 alignleft" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" title="Jangan Lupakan 16 Agustus" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2008/08/poster-192x300.png" alt="" width="192" height="300" /></a>Kemarin seharian ini ketika lagi dijalan denger sebuah iklan radio mengenai sebuah film bertema kemerdekaan berjudul &#8220;<strong>Jangan Lupakan 16 Agustus</strong>&#8220;. Film ini disponsori oleh Sampoerna (corporate). Iklan nya sering banget muncul, like every cut muncul iklan ini (gue dengerin Hard Rock FM).<br />
Iklan radio nya sangat baik sebagai sebuah teaser karena bikin orang penasaran. Dan karena seringnya jadi bikin orang ngeh banget.<br />
Di akhir iklan dikasih tahu &#8220;untuk keterangan lebih lanjut lihat di <a href="http://www.16agustus.com" target="_blank">www.16agustus.com</a>&#8220;.</p>
<p>Disaat itu gue langsung berpikir, hebat sekali mantan client gue ini (dulu kita sempet pegang Amild.com untuk beberapa tahun). In fact, kita adalah orang yang &#8216;nyentil&#8217; A Mild, untuk mencoba online media sebagai channel branding baru.</p>
<p>Saat itu www.amildlive.tv, website yang berawal untuk supporting program TV A Mild Live on TV dan kemudian emarging menjadi Portal Musik, menjadi pioneer dari rokok yang bermain di online media. Setelah beberapa lama amildlive.tv (kemudian menjadi amild.com) hanya sebagai extra channel, baru di akhir-akhir tahun kami bekerja sama Sampoerna secara keseluruhan baru menganggap website-website brand-brand mereka. Hal ini terutama setelah Sampoerna dipegang oleh Phillip Morris.</p>
<p>Karena background itu makanya kemudian gue berpendapat, Sampoerna sekarang udah bener-bener sadar akan kebutuhan channel online media. Every campaign moves that they made, pasti disupport dengan online media.</p>
<p>Film &#8220;Jangan Lupakan 16 Agustus&#8221; dikatakan tayang jam 21 di tanggal 16 Agustus ini, serentak dibeberapa stasiun TV (6 kalo nggak salah). Gue tungguin dong. Sampe jam 10 lewat tapi kok belum ada. Karena inget pesan di radio untuk lihat keterangan lebih lanjut di website, gue langsung buka si www.16agustus.com.</p>
<p>Di website nya ada trailer yang sangat patriotik, dan makin bikin penasaran sama film nya.<br />
Ketika gue buka salah satu menu yang  memberikan feature shout box, isinya sangat surprising!!<br />
90% isinya mempertanyakan hal yang sama seperti gue. Lebih parah lagi isinya pernyataan merasa tertipu karena udah nungguin tapi ternyata nggak ada apa2 kecuali trailer nya juga atau cuman iklan biasa aja.<br />
1-2 posting malah memaki dengan kasar.</p>
<p>Tidak ada tanggapan segera terhadap posting-posting ini jelas men-deskreditkan brand Sampoerna secara langsung. All the message in Shout Box NOT EVEN MODERATED.<br />
Segala pikiran gue diawal tadi, bahwa Sampoerna nggak lupain online media, malah jadi kebalikannya.</p>
<p>Read this for example:</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-244" title="Shout Box 1" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2008/08/capture01-b.png" alt="" width="480" height="394" /></p>
<p>And this:<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-246" title="Shout Mix 2" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2008/08/capture02-b1.png" alt="" width="479" height="391" /></p>
<p>Pasti ada yang terjadi nih, entah apa. Keberadaan website nya jadi senjata makan tuan banget.</p>
<p>Ternyata belakangan, berkat keterangan dari blog <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2008/08/17/film-16-agustus/" target="_blank">Media Ide</a>, bahwa yang diputar memang film pendek 2 menit. Entah itu trailer atau bukan. Tapi ya memang intinya cuman itu doang yang akan dipasang secara serentak.<br />
Ini diluar pembahasan gue &amp; Pitra di malam itu.</p>
<p>Padahal, kalo aja di website dikasih tulisan &#8220;2 menit rangkuman kegiatan paling menentukan bangsa Indonesia&#8221; atau apalah yang memang menjelaskan apa yang akan diberikan adalah hanya 2 menit.</p>
<p>Dan yang sangat penting:<br />
<strong>Brand, please pay attention to your message board (if you have one).</strong></p>
<blockquote><p><strong>Tya&#8217;s Think:</strong></p>
<p>Sebenarnya pas liat iklannya, kebetulan gue liat setengah jam sebelum jam 9, gue pikir ini akan seperti film G30SPKI yang film panjang gitu emang, sayangnya gue ga sempet liat karena keburu pindah haluan (tiba-tiba lebih tertarik channel lain dan juga karena terbayang-bayang film G30SPKI yang buat gue entah kenapa lebih serem dari film-filmnya Susana). Jadi gue ga tau kalau cuma film 2 menit bukan film 120 menit <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Anyway, gue juga penasaran sama 16agustus.com karena iklannya kenceng banget. Tepat sewaktu <a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a> ngasih tahu soal message boardnya, gue memang lagi browsing along ke sitenya. Menurut gue <em>its a good thing you to have a message board, look at it at the bright side, at least </em>dapat:<br />
01. Immediate feedback on the 2 minutes show<br />
02. Diantara mereka yang agak &#8220;kesal&#8221; karena menantikan film panjang, seperti gue menantikan film G30SPKI or film Susana, setidaknya jadi tahu bahwa banyak yang menganggap idenya udah bagus, and benar-benar menanti adanya film 16 Agustus.<br />
03. Setidaknya jadi tahu siapa aja yang benar-benar nyimak iklan-iklan A Mild soal 16 Agustus. Ada sekitar 300an komentar, setidaknya 300 orang bener-bener nyimak iklannya, nunggu film diputar dan rela &#8220;protes&#8221; di situsnya.</p>
<p><em>See, its not all bad</em> <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://think.web.id/brain/jangan-lupakan-16-agustus/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/jangan-lupakan-16-agustus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Corporate Blog</title>
		<link>http://think.web.id/brain/corporate-blog/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/corporate-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Aug 2008 04:44:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Book]]></category>
		<category><![CDATA[Online Media]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[corporate]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=253</guid>
		<description><![CDATA[Ini &#8216;oleh-oleh&#8217; dari membaca buku The Corporate Blogging Book karya Debbie Weil.
Setiap blogger yang menulis blog untuk perusahaannya pasti pernah merasa dilema dalam mengkategorikan blog nya. Kebanyakan dari mereka akhirnya memiliki 2 blog yang secara segment pembaca sebenernya nggak beda-beda amat.
Seorang CEO yang menulis blog mewakili perusahaannya, kalau posting-posting nya diminati orang biasanya orang tersebut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.amazon.com/Corporate-Blogging-Book-Absolutely-Everything/dp/B000MR8TF4%3FSubscriptionId%3D02E5W5871AJF7PMMMS82%26tag%3Dprovocaproact-20%26linkCode%3Dxm2%26camp%3D2025%26creative%3D165953%26creativeASIN%3DB000MR8TF4" target="_blank"><img class="alignleft" style="border: 1px solid black; margin-left: 10px; margin-right: 10px;" src="http://ecx.images-amazon.com/images/I/41H8JT0RADL._SL160_.jpg" alt="" width="106" height="160" /></a>Ini &#8216;oleh-oleh&#8217; dari membaca buku <a href="http://www.amazon.com/Corporate-Blogging-Book-Absolutely-Everything/dp/B000MR8TF4%3FSubscriptionId%3D02E5W5871AJF7PMMMS82%26tag%3Dprovocaproact-20%26linkCode%3Dxm2%26camp%3D2025%26creative%3D165953%26creativeASIN%3DB000MR8TF4" target="_blank"><strong>The Corporate Blogging Book </strong></a>karya <strong>Debbie Weil.</strong></p>
<p>Setiap blogger yang menulis blog untuk perusahaannya pasti pernah merasa dilema dalam mengkategorikan blog nya. Kebanyakan dari mereka akhirnya memiliki 2 blog yang secara segment pembaca sebenernya nggak beda-beda amat.</p>
<p>Seorang CEO yang menulis blog mewakili perusahaannya, kalau posting-posting nya diminati orang biasanya orang tersebut juga kemudian mengikuti blog lainnya CEO tersebut. Jadinya sama saja.</p>
<p>Beberapa CEO yang saya ikuti blog nya, saya juga ikuti blog pribadi nya&#8230; hehehe. Ambil contoh saja:<br />
<strong>Pak Nukman Luthfie</strong>, pemilik <a href="http://www.virtual.co.id/blog" target="_blank">Blog Virtual Consulting</a> nya dengan <a href="http://www.sudutpandang.com" target="_blank">Blog Sudut Pandang</a> nya.<br />
Kemudian <strong>Pitra Satvika</strong>, pemilik <a href="http://media-ide.bajingloncat.com" target="_blank">Blog Media Ide</a> dan <a href="http://pitra.dagdigdug.com" target="_blank">Blog pribadi nya di Dagdigdug</a>.</p>
<p>Pertanyaan pun juga muncul pada diri saya ketika ingin menuliskan hal-hal diluar online media. Apakah saya harus punya 2 blog untuk nulisin hal-hal yang bahkan nggak ada kaitannya dengan Think.Web?</p>
<p>Dari buku The Corporate Blogging Book dikatakan <span style="text-decoration: underline;">sebuah Corporate Blog adalah sebuah blog yang di <em>manage</em> </span><span style="text-decoration: underline;">untuk mendukung &amp; mengkomunikasikan sebuah perusahaan</span>.<br />
Corporate blog tidak harus ditulis oleh pemilik tapi juga bisa ditulis oleh karyawan atau bahkan dibantu sebuah lembaga/vendor. Memang idealnya sebuah corporate blog ditulis oleh CEO atau pemilik nya, karena hal ini benar-benar akan menunjukkan alasan-alasan dibalik sebuah keputusan dibuat.</p>
<p>Pemikiran seorang CEO pasti didasari banyak hal, dan yang ada dikepalanya juga ada banyak hal, bukan cuman bisnis nya saja.</p>
<p>Buat saya ini jawabannya, buat apa punya 2 blog yang besar kemungkinan reader nya sama. Fungsi category di blog kan memang untuk membagi-bagi topic tulisan yang kita tulis. Jika ada category yang tidak ingin di posting saya juga yakin pasti cara untuk men-tweak nya.</p>
<p>Hal ini yang kemudian menguatkan deskripsi dari blog Brain.<br />
Blog Brain adalah blog pribadi dari seorang <a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Ramya Prajna S &raquo;">Ramya Prajna S</a>  &amp; Anantya, yang merupakan co-founder dari <a href="http://www.think.web.id" class="kblinker" title="More about Think.Web &raquo;">Think.Web</a> sehingga blog ini juga diatur untuk mendukung Think.Web.<br />
Isinya tidak melulu soal Think.Web, atau online media, bisa saja soal branding atau marketing secara luas, atau bahkan hobi kita.<br />
Intinya blog ini mencerminkan siapa kah dan apa kah yang membentuk seorang Rama &amp; <a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a>.</p>
<p>Bagaimana dengan blog Anda? Sebuah corporate blog kah?</p>
<blockquote><p><strong>Anan&#8217;s Think:<br />
</strong></p>
<p>Saya belum sempat baca buku The Corporate Blogging sewaktu menuliskan pemikiran ini, jadi mungkin saja nanti pemikiran saya akan berkembang. Tapi saat ini, disaat saya belum membaca dan mengembangkan pemikiran lebih lanjut. Ada dua perbedaan dasar menulis sebagai CEO sebuah perusahaan dan menulis sebagai pribadi, individu merdeka.</p>
<p>Menulis sebagai sebuah CEO perusahaan kadang menulis dengan &#8220;sebuah aturan tak terlihat&#8221;, menulis dibawah norma, menulis dibawah beberapa pertimbangan, dan menulis dibawah ikatan tertentu. Anda mungkin tidak bisa secara bebas menulis, sebebas menulis jika berkedudukan sebagain individu merdeka. Mungkin CEO akan memikirkan apakah &#8220;kenapa dan bagaimana&#8221; saya mengambil keputusan ini perlu dishare, CEO memikirkan standar image yang harus dipenuhi dari tulisannya dan masih banyak lagi yang dipikirkan. Ya nampaknya seorang CEO mungkin akan menjadi seseorang yang terlalu banyak berpikir sebelum bertindak.</p>
<p>Hasil tulisannya akan sangat berbeda dari tulisan individu merdeka. Kata kuncinya: bebas. Bebas mau nulis apa saja, soal apa saja dan kapan saja. Tanpa ikatan tertentu, tuntutan tertentu, pertimbangan tertentu. Mungkin kebebasan inilah yang menyebabkan para CEO memiliki 2 buah blog, satu blog yang menunjukkan profesionalitas dan terkait dengan perusahaannya, dan satu lagi blog personal.</p>
<p>Sekali lagi, ini pemikiran sebelum sempat baca buku The Corporate Blogging ya&#8230;</p></blockquote>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://think.web.id/brain/corporate-blog/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/corporate-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Think.Web @ Hard Rock FM: Your Online Earning</title>
		<link>http://think.web.id/brain/hard-rockfm-online-earning/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/hard-rockfm-online-earning/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Aug 2008 12:31:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Online Media]]></category>
		<category><![CDATA[Radio Show]]></category>
		<category><![CDATA[Educate]]></category>
		<category><![CDATA[HRFM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.think.web.id/brain/?p=222</guid>
		<description><![CDATA[We are back! Yup ini adalah kedua kalinya Think.Web crew goes on air. Buat yang ketinggalan or cuma mau tau, kemarin ngebahas apa sih? Ini ringkasan dari hasil siaran kami di Provocative Proactive Show hosted by Pandji Pragiwaksono, Rabu Malam, 30 Juli 2008.
Cut 1
[Pandji Opening]
Pandji:
Bener nggak sih, kalau lo tuh bisa nyari uang dari internet [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>We are back! Yup ini adalah kedua kalinya <a href="http://www.think.web.id" class="kblinker" title="More about Think.Web &raquo;">Think.Web</a> crew goes on air. Buat yang ketinggalan or cuma mau tau, kemarin ngebahas apa sih? Ini ringkasan dari hasil siaran kami di Provocative Proactive Show hosted by <a onclick="javascript:pageTracker._trackPageview ('/outbound/www.pandji.com');" href="http://www.pandji.com/" target="_blank">Pandji Pragiwaksono</a>, Rabu Malam, 30 Juli 2008.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Cut 1</strong></span></p>
<p>[Pandji Opening]</p>
<p><em><strong>Pandji:</strong><br />
Bener nggak sih, kalau lo tuh bisa nyari uang dari internet alias dapetin online earning? Beneran bisa dapetin uang?</em></p>
<p><strong><a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a>:</strong><br />
Bisa! Internet atau online media kan sebenernya is just another media. Jadi ya sama aja kaya hal-hal mendapatkan penghasilan yang ada sekarang ini. Nah kali ini emang kita mau provoking Hard Rockers bahwa ada cara lain untuk punya penghasilan. Yaitu dari online/internet.</p>
<p>Dan ini beneran dapet uang. Cash! Ada beberapa orang yang kita kenal yang memang sudah menggangtungkan hidup nya dari online earning.  Pendapatan mereka minimal tuh 2000-3000 USD per bulan.  Berarti kira-kira berapa rupiah tuh. Nah ngiler nggak?<br />
Mereka emang dapet real cheque dari Google, sebagai salah satu tempat mereka dapet pendapatan. Dikirimin gitu pake pos.</p>
<p><strong><a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a>:<br />
</strong>Satu hal yang musti di inget bahwa online earning adalah Extra Money, or it could your More that Extram, tapi BUKAN EASY Money.  Jadi ya kaya tadi dibilang, sama hal nya seperti di dunia nyata, bahwa untuk sukses ya butuh usaha keras.</p>
<p><strong>Rama:<br />
</strong>Beda nya… lo cari uang nya bisa dari kamar tidur lo…<strong></strong></p>
<p><strong></strong></p>
<p><em><strong>Pandji:</strong><br />
OK, tapi gue masih belum nangkep, sebenernya siapa sih yang bakal ngasih duit ke gue?</em></p>
<p><strong>Rama:</strong><br />
Lagi-lagi gue kembaliin ke logika yang biasa kita temui deh. Sebenernya dari mana sih kita bisa dapet uang atau penghasilan?</p>
<ul>
<li> Menjual service lo atau keahlian lo<br />
Ini gampang contohnya, seseorang Web Designer menjual jasa design nya ke sebuah perusahaan dan kemudian dia dibayar.<br />
Atau Think.Web lah misalnya, core kita kan adalah Online Branding, ya kita menjual jasa kita untuk membuat sebuah brand menjadi terangkat di online media dan kita dapet duit dari situ.<br />
Atau hal lain, adalah Paid Review, jadi yang harus dilakukan adalah kita me-review akan sesuatu, kalo dinilai baik review nya ya kita dapet uang.</li>
<li>Menjual barang lo atau hasil produksi lo<br />
Ya ini seperti apa yang sering kita liat sebenernya. Orang jualan computer, baju, sepatu dan macem-macem.</li>
<li>Menjual jasa lo untuk menjual barang nya orang lain<br />
Jadi misal gue cuman jago jualan, tapi nggak jago bikin lagu. Ya gue akan jualan itu lagu aja dan gue dapet komisi nya.</li>
</ul>
<p>Jadi menjawab pertanyaan siapa yang ngasih duit ke kita? Ya tergantung kita ber-bisnis dengan siapa.<br />
<em><strong></strong></em></p>
<p><em><strong>Pandji:</strong><br />
Ok kalau gitu gue bisa berbisnis sama siapa aja? Ada contohnya ga?</em></p>
<p><strong>Anan:</strong><br />
Sebenarnya si online earning ini ada banyak banget macamnya. Tapi yang paling sering dipakai untuk online earning ada 3:</p>
<ul>
<li><em>Ad commission<br />
</em>Kita mendapatkan uang karena menyediakan tempat untuk dipasangi iklan. ex: Google AdSense.</li>
<li>Affiliatez<br />
Ada berbagai bentuk program afiliasi, yang cukup banyak dipakai adalah program nya Amazon. Sederhananya adalah kita mendapatkan commision dari menjualkan barang orang.</li>
<li>Online Store<br />
Berjualan barang lewat online media</li>
</ul>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Cut 2</strong></span></p>
<p>[Pandji Opening]</p>
<p><em><strong>Pandji:</strong><br />
Kalau gue atau hardrockers ada yang tertarik dengan online earning ini. First thing, paling minimal kita harus nyiapin apa?</em></p>
<p><strong>Anan:</strong><br />
Sebelum gue jawab lo harus nyiapin apa, gue mau coba bilang kalau:<br />
Untuk para pemula, jangan takut untuk mencoba karena online earning ini dapat dilakukan oleh siapa saja. Online earning ini relative mudah, dalam artian kalau lo udah bisa browing, lo ngerti bahasa inggris dan punya kemampuan untuk usaha, it’s not that hard to earn your extra money. Karena sebenarnya pengetahuan dan waktulah yang jadi kunci utama dalam memperoleh online earning.</p>
<p>Untuk mulai sebenarnya mudah banget, langkahnya bisa dibilang cuma 3:</p>
<ul>
<li> Bikin web (bikin blog gratisan)</li>
<li> Pilih cara online earningnya</li>
<li> Lakukan pendaftaran atau mengikuti program online earning</li>
</ul>
<p>Dan kita tinggal menunggu extra money kita datang.  Tapi apakah tiga langkah diatas cukup untuk benar-benar bisa mendatangkan online earning? Untuk yang serius mau memulai dapetin online earning, ada beberapa minimum needs yang perlu lo tahu dan lo penuhi untuk bisa mendapatkan earning lo:</p>
<ul>
<li> Website (good content)<br />
Perhatikan content/isi website Anda. Updated Content, akan membuat website Anda lebih akan lebih ramai didatangi pengunjung. Pengunjung/visitor adalah harta utama Anda</li>
<li>Waktu<br />
Walau banyak yang berbagi dan menceritakan mengenai keberhasilan mereka mendapatkan hasil yang mencengangkan dari online earning, jangan terlena karena sejujurnya Online Earning butuh waktu.  Ada beberapa tahapan yang harus dilalui seperti memilih jenis online earning yang tepat, berstrategi dan menyisakan waktu untuk mengurus isi, ini semua akan membutuhkan waktu lo.</li>
<li>Usaha</li>
</ul>
<p><em><strong>Pandji:</strong><br />
Selain itu lo perlu punya pengetahuan khusus ga?</em></p>
<p><strong>Rama:</strong></p>
<ul>
<li>Marketing Strategy (good branding, SEM)<br />
Lagi seperti hal nya di non online, usaha yang berhasil adalah yang pake strategi bisnis atau marketing yang bagus.<br />
Biar situs lo dikunjungi user, yang lo butuhkan disini adalah cara marketing yang baik, misalnya:</p>
<ul>
<li>Nah 2 minggu lalu kan kita ngomongin soal beli personal Domain. Ini sebenernya adalah part dari building brand lo. Jadi pemilihan nama yang tepat untuk domain jadi sesuatu yang penting.</li>
<li>Search Engine Optimization, ini supaya online store atau affiliate lo mudah ditemukan secara online<br />
Nggak lupa kan, ketika kita berusaha memasarkan diri atau barang kita ke internet itu artinya pasar kita bisa seluruh dunia loh. Nah ada ribuan bahkan jutaan orang yang mungkin melakukan hal yang sama kaya kita. Kalo kita mau beli sesuatu misalnya, jaman dulu kan orang bukan Yellow Pages, nah gimana caranya data kita itu terlihat saat orang buka Yellow Page itu. Soalnya ini kan Yellow Pages nya mendunia, semua orang di dunia ada disitu. Nah makanya ada yang disebut Search Engine Optimization. Hal ini yang jadi salah satu yang penting di online earning.</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p><strong>Anan:</strong></p>
<ul>
<li> Ingat untuk Updated Content! Ibarat sebuah toko yang menawarkan service dan isi yang beragam pasti akan lebih ramai didatangi pengunjung</li>
<li> Desain yang menarik. Ini tetap menjadi salah satu daya tarik tersendiri dalam menarik pengunjung</li>
<li> Real business</li>
</ul>
<p>Buat orang-orang yang memang mau menjadikan online earning bukan cuman menjadi sekedar extra money, berarti ya bener-bener musti terjun disitu. Ngabisin banyak waktu, usaha keras mempelajari banyak hal, termasuk habit pasar dll untuk kemudian bener2 bisa jalan jadi bisnis.<br />
<span style="text-decoration: underline;"><strong></strong></span></p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Cut 3</strong></span></p>
<p>[Pandji Opening]</p>
<p><em><strong>Pandji:</strong><br />
Kalau tadi udah tahu apa, dan modal yang dibutuhkan. Sekarang gimana sih cara mulainya? Kapan gue harus mulai?<br />
</em></p>
<p><strong>Rama:</strong><br />
As soon as lo punya blog, lo bisa mulai online earning lo. Kemudian lo juga harus menentukan cara pembayaran yang lo mau. Cara lo dibayar ini juga tergantung jenis apa yang lo jalanin. Kalo lo ‘ngikut’ sama orang, dapet komisi dari dia, ya tentunya musti ikut dengan cara dia. Cara Google misalnya dia pake dengan cara pembayaran lewat cheque.</p>
<p>Nah kalo lo jualan barang, ya lo bisa tentuin lo mau dibayar dengan cara apa. Tentunya semakin mudah orang melakukan transaksi artinya akan semakin confortable orang bertransaksi disitu.<br />
Lo bisa dengan cara yang paling gampang kok, transfer ke rekening Bank lo misalnya. Tapi jangan kaget kalo nanti ada orang dari Afrika Selatan ya mau beli barang lo 2 container dan dia mau bayar pake credit card.</p>
<p>Nah ini juga, Lo musti tahu pasar mana yang cocok dengan barang lo. Untuk research ini lo bisa pake Google Keyword Tools. Misal lo mau jualan baju batik, lo bisa dapet kira-kira nya negara mana sih yang paling banyak mencari kata batik. Disitu kan artinya pasar lo.<br />
Ini nanti yang menentukan ke gimana cara lo bicara dan jualan.<br />
<em><strong></strong></em></p>
<p><em><strong>Pandji:</strong><br />
Ada lagi ga?</em></p>
<p><strong>Anan:</strong><br />
Lo juga harus tahu apa sebenarnya yang lo punya. Artinya kalo dari tadi kita ngomongin kalo online earning cuman butuh modal dengkul, nah tapi kan kita musti tahu dengkul kita bagus buat apaan. :</p>
<ul>
<li> Bahan bagus untuk blog<br />
Kalo lo emang suka nulis, suka me-review sesuatu, membahas sesuatu, dan hal yang lo tulis itu bisa menarik untuk konsumsi umum, berarti ya ini modal lo.</li>
<li> Sumber bagus untuk jualan<br />
Sumber bagus ini bisa dari 2 titik mulai nya, lo cari dulu pasar nya nari apa dan kemudian lo cari supplier nya, atau lo udah punya supplier nya dan kemudian lo cari pasar nya yang tepat.<br />
Tapi paling nggak lo udah tahu mau jualan apa (walaupun bukan lo yang bikin barang nya).</li>
<li> Barang bagus untuk dijual<br />
Mirip sama punya sumber bagus, cuman yang ini sumber nya ya diri lo sendiri. Kalo lo emang bisa bikin sesuatu yang unik, kenapa nggak lo coba untuk nge jual itu secara online.</li>
</ul>
<p><strong><br />
Rama:</strong><br />
Hard Rockers mungkin nggak sadar kalo Indonesia itu punya sumber daya yang bisa sekali untuk dijual, dan ini for real. Dan untuk bisa mendapatkan uang tidak berarti harus punya barang nya. Contoh: Coba search di Google: Bali Villas<br />
3-5 urutan dari search result nya itu yang punya website nya orang Indonesia, orang Bali asli.<br />
Si pemilik website ini nggak punya villa sama sekali loh, yang dia kasih adalah fasilitas untuk booking villa-villa di bali. Komisi yang dia dapet adalah dari pemesanan villa per night. Dan masih banyak lagi yang kaya gini, di bali aja selain villa tuh ada silver dan aksesoris.</p>
<p>Ada banyak sekali barang-barang hasil Indonesia yang kita belum kepikiran untuk masarin nya lebih luas lagi ke seluruh Indonesia. Intinya, ketika lo mau mendapat online earning, inget-inget bahwa lo bersaing dengan dan berpeluang  dari orang-orang di seluruh dunia.</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://think.web.id/brain/hard-rockfm-online-earning/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/hard-rockfm-online-earning/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Think.Web @ Hard Rock FM: Online Branding with your domain</title>
		<link>http://think.web.id/brain/hard-rock-fm-domain/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/hard-rock-fm-domain/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jul 2008 00:25:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Online Media]]></category>
		<category><![CDATA[Radio Show]]></category>
		<category><![CDATA[Educate]]></category>
		<category><![CDATA[HRFM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.think.web.id/brain/?p=212</guid>
		<description><![CDATA[Berikut adalah kurang lebih ringkasan dari hasil siaran kami di Provocative Proactive Show hosted by Pandji Pragiwaksono, Rabu Malam, 16 Juli 2008.
Cut 1
[Testimonial 1: "Menurut lo keren nggak kalo punya email dengan nama lo sendiri?"]
[Testimonial 2: "Kenapa nggak punya domain sendiri?"]
[Pandji Opening]
Pandji:
Dari cuplikan tadi, hard rockers mengakui bahwa punya domain dengan nama sendiri itu keren, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut adalah kurang lebih ringkasan dari hasil siaran kami di Provocative Proactive Show hosted by <a href="http://www.pandji.com" target="_blank">Pandji Pragiwaksono</a>, Rabu Malam, 16 Juli 2008.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Cut 1</strong></span></p>
<p>[Testimonial 1: "Menurut lo keren nggak kalo punya email dengan nama lo sendiri?"]<br />
[Testimonial 2: "Kenapa nggak punya domain sendiri?"]</p>
<p>[Pandji Opening]</p>
<p><em><strong>Pandji:</strong><br />
Dari cuplikan tadi, hard rockers mengakui bahwa punya domain dengan nama sendiri itu keren, tapi ternyata mereka belum punya. Menurut loe yang jadi penghalang apa nih?</em></p>
<p><strong><a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a>:</strong><br />
1. Nggak kepikiran bahwa gue bisa punya email  ….@namalosendiri.com<br />
Ok, this is why kita sekarang akan provoking lo bahwa lo butuh those email to look stylish as a professional.<br />
2. Nggak tahu caranya (bahwa itu gampang).Gue juga berpikir tadinya ribet, karena kadang ngeliat internet gue liat ribet, tapi ternyata ngga juga. Karena waktu dicoba dan dijalanin gue malah mengutuk pemikiran ribet tadi. Its just  a minute away.<br />
3. Nggak tahu dimana daftarin nya.<br />
4. Ragu-ragu cara pembayarannya.</p>
<p><em><strong>Pandji:</strong><br />
Apakah perlu jadi seorang yang expert di bidang teknologi informasi untuk memiliki sebuah domain pribadi? Maksudnya, prosedurnya ribet ngga?</em></p>
<p><strong><a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a>:</strong><br />
Nggak ribet sama sekali kok.<br />
Caranya cuman:<br />
1. Masuk ke website dimana lo mau pesen domain itu<br />
2. Pastiin domain yang lo pilih emang available<br />
3. Lakukan registrasi<br />
4. Lakukan pembayaran<br />
5. Done</p>
<p><em><strong>Pandji:</strong><br />
Mahal kah untuk bikin sebuah domain dengan nama sendiri?</em></p>
<p><strong>Rama:</strong><br />
Mahal murah pasti kan relative ya. Gue kasih info aja kalo harga dasarnya ada yang mulai dari 25rb per tahun s.d 300rb per tahun. Semua tergantung jenis akhirannya (.com, .co.id, .web.id, etc).<br />
<strong>Anan:</strong><br />
Tapi ini tergantung, ada pihak yang memang sudah menyadari bahwa nama domain adalah brand lo di dunia online. Kadang nama-nama domain yang memang dilihat “komersial” sudah diblok dan dijual kembali dengan harga supermahal. Misalnya Business.com dijual di tahun 1999 seharga $7.5 juta, atau CreditCards.com yang dijual $2.75 juta di tahun 2004. Tapi sepertinya jangan khawatir, karena kecuali nama yang dipilih adalah nama umum atau nama brand terkenal, sepertinya biaya yang dikeluarkan cukup hanya dengan 25-300 ribu per tahun kok.<br />
<strong>Rama:</strong><br />
Dan masing-masing reseller biasanya bikin paket-paket sendiri. Ada yang lo cuman bayar hosting aja tapi domain nya gratis. Eh tau kan bedanya hosting sama domain? Domain tuh alamat rumah nya, hosting tuh tanah tempat si rumah berada.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Cut 2</strong></span></p>
<p>[Pandji Opening]</p>
<p><em><strong>Pandji:</strong><br />
Prosedur untuk membeli domain dengan nama sendiri bagaimana? </em></p>
<p><strong>Rama:</strong><br />
Untuk yang umum/generic (bukan per country, misal: .com, .net, .org, .biz, .name, .info, etc) bisa dibilang nggak ada syarat nya.<br />
Tapi untuk yang per country di beberapa negara ada syarat nya. Misal di Indonesia: untuk .co.id (biasanya buat perusahaan) ini musti menyertai NPWP perusahaan dan beberapa dokumen lainnya. Untuk .or.id (biasanya untuk organisasi) ini ada dokumen2 yang dibutuhkan, untuk .web.id (disediakan untuk personal yang dibutuhkan cuman scan-scanan KTP).</p>
<p><em><strong>Pandji:</strong><br />
Untuk pilihan yang Top Level Domains bagaimana? Bagusnya pilih yang generic (gTLDs) atau country (cTLDs), dan seberapa penting factor TLDs saat kita bikin sebuah domain?</em></p>
<p><strong>Rama:</strong><br />
Your domain adalah be your branding. Pertanyaannya jadi lo mau muncul atau dikenal dengan domain apa.  Karena penentuan .com, .net, .info, .name, .web.id, .co.id itu semua bebas dipilih.<br />
Sebagai contoh:<br />
1. Pandji.com -&gt; ini biar gampang aja, orang inget nama (dan cara spelling) abis itu langsung kepikir untuk nambahin .com dibelakang nya.<br />
2. <a href="http://www.think.web.id" class="kblinker" title="More about Think.Web &raquo;">Think.web</a>.id -&gt; ini kenapa kita pilih .web.id karena kebetulan nama perusahaan kita think.web dan berlokasi di Indonesia. Jadi .id dibelakang nya sebagai penanda kita berasal dari mana.</p>
<p><strong>Anan:</strong><br />
Tapi yang tetap perlu diingat, pikirkan benar-benar dalam memilih nama. Karena nama domain ini yang nantinya akan menjadi &#8220;brand&#8221; yang lo kasih tau ke orang-orang.</p>
<p>Kenapa gue bilang pilih yang benar? Karena ada jutaan pengguna internet diluar sana, menemukan nama domain yang masih available dan sesuai dengan keinginan sama sulitnya seperti memilih alamat email di email-email gratisan. Apalagi jika kebetulan nama kita atau nama perusahaan adalah nama pasaran yang mungkin dimiliki oleh ribuan orang diluar sana. Sarannya sih memilih nama harus dilakukan dengan cerdik. Sebelum mulai memilih, eksplore dulu semua opsi. Pemilik nama Iwan misalnya mungkin akan kesulitan untuk membuat domain dengan nama iwan.com misalnya sehingga harus melakukan modifikasi menjadi iwan23.com. padahal kalau dilihat, ia bisa saja mencoba mencari jalan lain misalnya dengan membuat dengan nama panjang. Atau mungkin lo bisa menyiasati dengan memilih iwan.name atau iwantanata.name (nama panjang) atau dokter-iwan.com (sesuai profesi) dan masih banyak alternatiflain.</p>
<p><em><strong>Pandji:</strong><br />
Enaknya hosting dimana untuk sebuah domain yang murah dan mudah? Biayanya berapa untuk masing-masing host?</em></p>
<p><strong>Rama:</strong><br />
Sebenernya kebanyakan dari reseller domain itu adalah service nya penyedia jasa hosting. Service tambahannya adalah sewa domain.<br />
Hosting dimana  kalo bicara lokasi server (dalam negri atau luar negri) ini berkait nya sama nanti siapa yang kira-kira (atau di inginkan) masuk website lo. Kalo banyak orang Indonesia ya taro aja di dalem negri, kalo banyak orang luar ya taro nya di luar. Biasanya di hosting service itu ada pilihannya kok.<br />
Harganya beragam dan tergantung paket2 yang ditawarkan si penyedia jasa. Ada yang mulai 5rb per bulan s.d 2jt per bulan.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Cut 3</strong></span></p>
<p>[Pandji Opening]</p>
<p><em><strong>Pandji:</strong><br />
Cara pembayarannya gimana?</em></p>
<p><strong>Rama:</strong><br />
Pada dasar nya memang seluruh pembayaran di online media itu emang pake credit card. Tapi kan banyak yang takut.. nah gimana cara yang aman?? Itu kayaknya di sesi berikut nya aja deh kita khusus bahas soal itu hehehe.<br />
Nah kalo nggak nyaman pake credit card untuk yang local biasanya pasti ada transfer bank. Nah ya pake itu.<br />
Iya salah satunya penyedia .id (PANDI) di pandi.or.id, ini system pembayarannya juga dengan system transfer. Jadi kalau sudah memilih nama domainnya, kemudian melengkapi persyaratan, tinggal kirim biaya pendaftaran yang kisarannya dari 25-100 ribu lewat transefer bank.</p>
<p><em><strong>Pandji:</strong><br />
Akan hangus ngga atau hilang saat kita tidak membayar untuk tahun berikutnya?</em></p>
<p><strong>Rama:</strong><br />
Ya iya dong. Rumah kita kalo dianggurin lama-lama juga akhirnya bisa diambil orang atau minimal bukan orang tapi &#8216;mahluk&#8217; deh.<br />
<strong>Anan:</strong><br />
Soalnya sebenarnya pada saat kita beli domain itu bukan kaya kita lagi beli baju di mall. Yang dibeli disini bukan actual domain jadi hak milik tapi yang dibeli hanya masa sewa eksklusif atau hak sewa tunggal.<br />
Biasanya pembelian hak sewa eksklusif ini dilakukan dalam jangka waktu tahunan dengan minimun satu tahun dan maksimum pembayaran didepan 10 tahun (hal ini bervariasi tergantung dari kebijakan penyedia domain).<br />
<strong>Rama:</strong><br />
Jadi ya emang musti hati-hati dan dijaga tuh renewal nya. Temen gue lagi ada yang kehilangan domain dan domain nya udah keburu diambil sama calo domain, sekarang lagi tawar2an dia. Terakhir katanya dia ditawarin bayar 150USD (sebelum nya 250USD). Padahal tadi harga domain berapa coba, max cuman 200rb an.<br />
Kalo mau aman ya langsung sewa 2, 3, 5 atau 10 tahun aja.</p>
<p><em><strong>Pandji:</strong><br />
Recap tentang apa yang yang harus dipersiapkan lagi untuk memiliki domain pilihan sendiri.</em></p>
<p><strong>Rama:</strong><br />
1. Pergi ke penyedia jasa nya, tempat sewa hosting atau pun domain.<br />
• <a href="http://www.indoglobal.com" target="_blank">Indoglobal.com<br />
</a> • <a href="http://www.techscape.co.id" target="_blank">Techscape.co.id<br />
</a> • <a href="http://www.masterwebnet.com" target="_blank">Masterwebnet.com</a><br />
• <a href="http://www.yahoo.com" target="_blank">Yahoo.com</a><br />
• <a href="http://www.mediatemple.com" target="_blank">Mediatemple.com</a><br />
• Atau pun ISP2 yang lo pake mungkin juga punya jasa ini.<br />
2. Pastiin domain yang lo mau emang available.<br />
3. Daftar/pesen domain itu.<br />
4. Lakukan pembayaran.<br />
5. Tunggu maksimal 2 hari untuk domain itu resolve di jaringan seluruh dunia.<br />
6. Create alamat email lo deh.<br />
7. Selesai</p>
<p>Tips dari kita:<br />
<strong>Anan:<br />
</strong>1. (entah itu individu ataupun company) di online media. Domain bisa menjadi sarana untuk building brand lo Jadi have your own domain&#8230; why not?<br />
2. Pilih domain yang paling mewakili diri lo, bisnis lo atau website lo nanti, entah itu personal web, blog, atau apapun.<br />
<strong>Rama:</strong><br />
3. Pake email resmi lo (eg: contact@namalo.com) untuk yang sifatnya business atau personal aja. Untuk hal lain, kaya ikutan Facebook, Friendster, Multiply dll dll&#8230; ini lo bisa pake email Yahoo or Gmail aja.<br />
4. Set reminder untuk renewel (walaupun lo akan di ingetin).</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://think.web.id/brain/hard-rock-fm-domain/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/hard-rock-fm-domain/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Band Indie Juga Bisa Online Marketing</title>
		<link>http://think.web.id/brain/everybody-loves-irene/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/everybody-loves-irene/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Jul 2008 14:13:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Media]]></category>
		<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[Social Networking]]></category>
		<category><![CDATA[everybody loves irene]]></category>
		<category><![CDATA[indie]]></category>
		<category><![CDATA[online marketing]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.think.web.id/brain/?p=209</guid>
		<description><![CDATA[Band boleh indie, tapi pemasaran harus tetap punya strategi yang mantap. Salah satu band indie yang memiliki strategi pemasaran online yang cukup baik adalah Everybody Loves Irene (ELI). Buat yang belum tahu siapa sih ELI ini harap mengetikkan keyword &#8220;Everybody Loves Irene&#8221; di google, niscaya akan segera dapat informasi lengkap soal band yang satu ini. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Band boleh indie, tapi pemasaran harus tetap punya strategi yang mantap. Salah satu band indie yang memiliki strategi pemasaran online yang cukup baik adalah <strong>Everybody Loves Irene (ELI)</strong>. Buat yang belum tahu siapa sih ELI ini harap mengetikkan keyword &#8220;Everybody Loves Irene&#8221; di google, niscaya akan segera dapat informasi lengkap soal band yang satu ini. Karena 9 entry di halaman pertama memang membahas soal siapa Everybody Loves Irene, termasuk 2 social network besar myspace dan multiply yang memang mereka buat khusus untuk promosi band mereka.</p>
<p><strong><a href="http://www.everybodylovesirene.com/" target="_blank">Official Web </a>√</strong><br />
Yap, ELI punya official email. Walau kalau kita search Google ternyata ga keluar di halaman pertama. Namun mereka tetap memiliki official web kan? Karena sedang promosi album ke-2nya, official webnya hanya berupa promo salah satu single mereka yang judulnya Rindu (bisa download juga lho). Beserta link ke beberapa promo page mereka yang lain di berbagai media online. Satu trik lain untuk mempopulerkan lagu mereka, ada code embed yang bisa dimasukkan di web dan ada juga promo untuk album pertama mereka (tentunya juga disertai dengan how to download RBT)</p>
<p><strong>Social Network </strong><strong>√</strong><br />
Ini menarik, karena ELI cukup eksis di dunia per-social network-an. Mulai dari <a href="http://www.myspace.com/everybodylovesirene" target="_blank">myspace</a>, <a href="http://profiles.friendster.com/everybodylovesirene" target="_blank">friendster</a>, <a href="http://everybodylovesirene.multiply.com/" target="_blank">multiply </a>sampai <a href="http://www.facebook.com/pages/everybodylovesirene/7823652799">facebook </a>semua dibabat habis. Di Friendster, teman mereka sudah mencapai 996 orang, move on to facebook, walau fansnya masih sedikit (80 orang), tapi semua fitur yang ditawarkan oleh facebook page dibabat habis. Mulai dari video, foto, event schedule dan discography berjejer manis di halaman facebook mereka.</p>
<p><a href="http://www.think.web.id/brain/wp-content/uploads/2008/07/eli-apps.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-210 alignright" style="float: right;" title="eli-apps" src="http://www.think.web.id/brain/wp-content/uploads/2008/07/eli-apps-300x151.png" alt="" width="300" height="151" /></a><strong>Application </strong><strong>√</strong><br />
Ngomong soal Social Networking, terutama facebook harus punya dong yang namanya application. And yes guys, ELI punya application! Isinya memang agak sama dengan yang ada di web mereka, but still dalam hitungan hari sudah ratusan orang yang menggunakannya.</p>
<p><strong><a href="http://www.imeem.com/everybodylovesirene" target="_blank">Imeem</a> [dan ilike] </strong><strong>√</strong><br />
Another social network, dan yang ini khusus musik, I Love Imeem. Cara kerjanya murup dengan social network lain, bikin account, nyari temen, dan yang satu ini ditambah dengan denger musik.</p>
<p><strong><a href="http://www.youtube.com/everybodylovesirene" target="_blank">Youtube</a> </strong><strong>√</strong><br />
I dont have to explain kenapa youtube penting untuk sebuah band kan? Ok walau view mereka masih agak tipis, tapi at least bisa punya tempat untuk showcasing your clip or rekaman manggung and let the whole world to see.</p>
<p>Gue terus terang cukup salut dengan usaha mereka bermain dengan online media dan benar-benar memanfaatkan kelebihan yang ada di online untuk marketing band mereka. Hope for the best!</p>
<blockquote><p><a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a>&#8217;s Think:</p>
<p><a href="http://www.widgetbox.com/widget/everybodylovesirene"><img class="alignright size-medium wp-image-211" title="eli-widget" src="http://www.think.web.id/brain/wp-content/uploads/2008/07/eli-widget-300x240.png" alt="" width="300" height="240" /></a>Prinsip Indie adalah Independent&#8230; Do It Your Self. Di online media nggak harus mahal, yang penting taktis.</p>
<p>Tambahan Tools yang mereka udah punya juga adalah <strong>Widget</strong><br />
<strong></strong>This is smart. Karena setiap fans nya bisa pasang widget ini dimana pun (Blog, account MySpace, Multiply, etc).</p></blockquote>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://think.web.id/brain/everybody-loves-irene/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/everybody-loves-irene/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Microfame</title>
		<link>http://think.web.id/brain/microfame/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/microfame/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 10:30:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Media]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.think.web.id/brain/?p=204</guid>
		<description><![CDATA[Bukan bukan microphone, yang saya tulis di judul benar kok dan anda juga belum harus ganti kacamata. Microfame. Ini adalah julukan baru yang diberikan pada selebriti yang lahir berkat internet. Kalau dalam tulisan yang lalu saya sempat membahas mengenai Demam (Internet) Seleb, yang akan saya bahas sekarang sebenarnya setali tiga uang hanya saja sedikit lebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bukan bukan microphone, yang saya tulis di judul benar kok dan anda juga belum harus ganti kacamata. Microfame. Ini adalah julukan baru yang diberikan pada selebriti yang lahir berkat internet. Kalau dalam tulisan yang lalu saya sempat membahas mengenai <a href="http://www.think.web.id/brain/demam-internet-seleb/">Demam (Internet) Seleb</a>, yang akan saya bahas sekarang sebenarnya setali tiga uang hanya saja sedikit lebih dalam.</p>
<p>Sebelum membahas lebih dalam teman saya sempat bertanya, kenapa harus lewat blog sih untuk jadi seleb? Jawaban saya hanya ya kenapa nggak? Jawabannya simple sih, blog memang bukan satu-satunya sarana untuk bisa eksis jadi seleb tapi blog ini salah satu sarana orang bisa berekspresi, karena percaya atau nggak, sebenarnya masih banyak sarana lain. Lily Allen misalnya, jadi seleb beneran setelah meraih microfame dari Myspace. Hal yang sama juga dialami beberapa musisi lain.</p>
<p>OK, balik ke topik soal Microfame, sebenarnya kesuksesan yang diperoleh batasnya ternyata masih dalam ukuran micro (ini kalau dibanding dengan seleb beneran). Misalnya mau terkenal dan ikutan reality show, atau contoh sederhana, banyak-banyakan punya temen di facebook atau friendster. Tapi kepopuleran jenis inilah yang bisa didapat oleh semua orang dan bukan impian belaka.</p>
<p>NY-mag dalam blognya menyebutkan bahwa untuk mencapai tangga kepopuleran paling atas, ada 8 langkah yang harus dilalui:<br />
1. Self-publish<br />
2. Stylize<br />
3. Overshare<br />
4. Respond<br />
5. Ally<br />
6. Diversify<br />
7. Create Controversy<br />
8. Persist</p>
<p>Cukup banyak ya? Kalau tertarik mendapatkan microfame, silahkan dibaca sendiri keterangan dari masing-masing <a href="http://nymag.com/news/media/47958/">langkah</a>. Siapa tahu bisa menjadi the next <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Perez_Hilton">Perez Hilton</a>, ya saya juga baru tahu ternyata dia terkenal, tadinya saya kira campuran Julia Perez dan Paris Hilton.</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://think.web.id/brain/microfame/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/microfame/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perubahan</title>
		<link>http://think.web.id/brain/perubahan/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/perubahan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jun 2008 11:34:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Media]]></category>
		<category><![CDATA[favicon]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.think.web.id/brain/?p=185</guid>
		<description><![CDATA[Berubah itu sulit, dan kadang perubahan tidak diterima dengan baik oleh mereka yang sudah terbiasa dengan status quo. Ini yang saya sendiri rasakan sewaktu sebuah perubahan kecil terjadi di salah satu situs yang sering saya datangi.
Harusnya perubahan ini jadi sebuah perubahan kurang begitu penting. Tapi ternyata karena sudah terbiasa, perubahan yang seharusnya minimal malah terlihat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berubah itu sulit, dan kadang perubahan tidak diterima dengan baik oleh mereka yang sudah terbiasa dengan status quo. Ini yang saya sendiri rasakan sewaktu sebuah perubahan kecil terjadi di salah satu situs yang sering saya datangi.</p>
<p>Harusnya perubahan ini jadi sebuah perubahan kurang begitu penting. Tapi ternyata karena sudah terbiasa, perubahan yang seharusnya minimal malah terlihat maksimal. Jadi aneh, janggal dan agak jengah melihatnya. Google baru saja mengubah favicon nya (favicon itu bahasa cantik untuk image berukuran 16&#215;16 pixel yang biasa muncul di tab, url atau bookmark. Kalau diliat dari sisi semantik, favicon ini kependekan dari favorite icon). Ini adalah langkah besar, karena logo Google belum pernah berubah selama 8 tahun ini.</p>
<p><a href="http://www.think.web.id/brain/wp-content/uploads/2008/06/google03.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-186" style="vertical-align: middle;" title="google03" src="http://www.think.web.id/brain/wp-content/uploads/2008/06/google03.jpg" alt="" width="228" height="25" /></a></p>
<p><a href="http://www.think.web.id/brain/wp-content/uploads/2008/06/google05.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-187" style="vertical-align: middle;" title="google05" src="http://www.think.web.id/brain/wp-content/uploads/2008/06/google05.jpg" alt="" width="160" height="23" /></a></p>
<p>Favicon ini jadi penanda atau logo kecil yang merupakan bagian dari keseluruhan identitas sebuah website. Walau kecil dan tidak sesignifikan logo besar Google disamping box search, namun berubahnya favicon ini ternyata membuat saya kurang nyaman. Kenapa? Karena sesuatu yang biasa saya lihat, sebuah icon yang menjadi penanda, tiba-tiba harus diganti dengan tanda lain. Neuron di otak saya masih susah untuk menghubungkan favicon baru Google dengan keberadaan Google. Kadang saya masih suka mencari-cari, mana tab Google search yang tadi saya buka??</p>
<p>Kenapa otak saya agak susah mencerna? Saya mencoba berpikir dan ini adalah jawaban yang saya dapat.</p>
<ol>
<li>Mungkin karena Google dimuali dengan huruf G besar, bukan g kecil yang sekarang dipergunakan untuk faviconnya.</li>
<li>Favicon G besar memiliki aura berkuasa sedang g kecil nampak lebih lembut</li>
</ol>
<p>Apakah favicon ini akan dipakai selamanya? Nampaknya memang mereka yang berada di Google juga mengalami kesulitan dalam menentukan. Memang mengubah icon yang sudah mendarah daging dan menjadi kebiasaan akan lebih sulit. Coba saja mengubah logo M milik Mcdonnald dengan huruf M gaya lain, pasti akan terasa aneh dan para pecinta McD akan bilang: &#8220;Ah gak McD banget si&#8221;.</p>
<p>Hal yang sama terjadi pada Google. Google sadar bahwa perubahan yang akan dilakukan sama sekali tidak mudah. Kabarnya mereka sudah mencoba 300 permutasi (varian yang kurang lebih menggambarkan logo awal mereka). Kabarnya lagi logo ini belumlah logo favicon akhir yang akan dipakai, karena Google masih menunggu respon dari para pengguna. Alhamdulilah Google punya akal sehat dan meminta nasihat dari para penggunanya, crowd wisdom rules!</p>
<p>Buat yang merasa terganggu dengan favicon baru Google, yuk mari <a href="http://www.google.com/faviconideas/">urun pendapat</a> favicon apa yang sesuai buat Google. Waktunya sampai 20 Juni 2008. Buka suara, walau cuma untuk logo ukuran 16&#215;16 pixel, bisa membuat statement tersendiri lho!</p>
<blockquote><p><a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a>&#8217;s Think:</p>
<p>Do you have your own Favicon?</p></blockquote>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://think.web.id/brain/perubahan/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/perubahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>All I Need</title>
		<link>http://think.web.id/brain/all-i-need/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/all-i-need/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jun 2008 11:31:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Media]]></category>
		<category><![CDATA[MTV]]></category>
		<category><![CDATA[radiohead]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.think.web.id/brain/?p=184</guid>
		<description><![CDATA[All I Need, ini adalah salah satu single dalam album terbarunya RadioHead yang judulnya Rainbows. Nah Radiohead rupanya bekerjasama dengan MTV EXIT (End Exploitation and Trafficking) ngebuat kampanye khusus untuk menyebarkan pesan sosial.
Sewaktu ngeliat clip ini, gue sampe bengong…soalnya video ini cerita soal kehidupan anak-anak dalam 2 kondisi yang beda banget. Satu anak bule yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>All I Need, ini adalah salah satu single dalam album terbarunya RadioHead yang judulnya Rainbows. Nah Radiohead rupanya bekerjasama dengan MTV EXIT (End Exploitation and Trafficking) ngebuat kampanye khusus untuk menyebarkan pesan sosial.</p>
<p>Sewaktu ngeliat clip ini, gue sampe bengong…soalnya video ini cerita soal kehidupan anak-anak dalam 2 kondisi yang beda banget. Satu anak bule yang diasosiasikan sebagai anak yang berada dan dengan kondisi ideal. Dan satu lagi anak asia yang diasosiasikan sebagai anak yang harus bekerja keras dan jadi buruh di usia yang masih muda.</p>
<p>International Labour Organization (ILO) mengestimasi kalau ada 218 juta anak berumur 5-17 tahun yang harus bekerja dan mereka berdomisili di negara berkembang. Diantara angka ini 112,3 juta bekerja di kawasan Asia-Pasifik, 49,3 bekerja di Afrika dan 5,7 juta bekerja di Amerika Latin dan kepulauan Karibia.</p>
<p>Dan, yang bikin saya lebih terperangah karena dalam video itu kalau diperhatikan di kolom si anak asia. Ada seorang cewek yang nampaknya bertugas jadi mandor si anak-anak ini dalam bekerja. Daaan dia pakai bahasa Indonesia, walau terdengarnya samar-samar.</p>
<p>“Hei semua!”<br />
“ayo bangun-bangun-bangun!”<br />
“ayo cepat”<br />
“ayo kerja!”</p>
<p>Apa Indonesia memiliki kasus child labour terparah ya? Gue ngerasa beruntung untuk punya masa kecil normal.</p>
<p><object width="425" height="355"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/0WmmF_ER8Fk&amp;rel=0&amp;color1=0x006699&amp;color2=0x54abd6&amp;border=1"></param><param name="wmode" value="transparent"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/0WmmF_ER8Fk&amp;rel=0&amp;color1=0x006699&amp;color2=0x54abd6&amp;border=1" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" width="425" height="355"></object></p>
<blockquote><p><a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a>&#8217;s Think:</p>
<p>Yup kita perlu bersyukur karena orang tua kita mampu dan mau bekerja keras supaya anak-anak nya bisa bekerja disaatnya (bukan sebelumnya).</p>
<p>Menurut saya apa yang membuat itu cukup sederhana, antara putus asa ataupun juga memang ada kesempatannya.<br />
Putus asa, karena besarnya himpitan ekonomi. Sering ditemui seorang ibu dengan lebih dari 3 orang anak sedangkan sang bapak entah kemana. Tenaga nya habis untuk mengurus sekaligus mencari uang. Mau nggak mau terpaksa minta tolong anak tertua untuk membantu mencari uang.<br />
Ada kesempatan, kalo yang ini sih nggak perlu terjadi pada mereka yang kekurangan. Ini juga terjadi di siapapun. Seorang keluarga yang sangat berkecukupan kalau tiba-tiba anak terkecil nya ditawari jadi bintang iklan atau sinetron pasti langsung bersemangat. Dan jika tawaran nggak berhenti-berhenti ya sang orang tua juga akan bisa kelupaan akan kebahagiaan sang anak.<br />
Intinya ya karena ada kesempatan. Si anak harusnya sedang sedang bermain, tapi ada kesempatan, dikombinasi dengan ada nya kebutuhan, jadilah sebuah profesi. Bukan kah itu dasar hukum ekomoni (atau hukum apalah itu).</p>
<p>Ini salah satu kenapa alasan saya tidak pernah mau mengeluarkan uang saya, berapa perak pun, ditempat-tempat yang seharusnya bukan menjadi tempat mencari uang.<br />
Lampu merah adalah salah satu yang utama.<br />
Stop spending your money on traffic light!!<br />
Mungkin ada yang cuman berpikir &#8220;ah itu kan cuman 100 perak, daripada numpuk di mobil&#8221;, tapi sadarkah efek snowball yang terjadi.<br />
Semua dimulai dengan pemahaman &#8220;hai&#8230; saya bisa dapat uang disini&#8221;.<br />
Ironis kan? berniat membantu tapi yang dilakukan adalah memperkeruh.</p>
<p>Tapi dalam hal ini saya masih berpikir masing-masing orang punya peran nya. Jadi silahkan saja jika ingin membuang uang di lampu merah itu.<br />
Soal anak-anak yang bekerja&#8230; asal jangan lupa. Hak mereka adalah bermain. Jadi kalau mereka menuntut hak nya&#8230; ya berikanlah.</p></blockquote>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://think.web.id/brain/all-i-need/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/all-i-need/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
