<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Brain of Think.web &#187; Personal Rama</title>
	<atom:link href="http://think.web.id/brain/category/personal-rama/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://think.web.id/brain</link>
	<description>this Brain continously Think about Web, and sometime other things too</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Jun 2010 01:31:56 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Dibelakang (digital things) Kami Tidak Takut &#8211; #indonesiaunite (3rd Part)</title>
		<link>http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-3rd-part/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-3rd-part/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2009 04:16:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Rama]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=988</guid>
		<description><![CDATA[Di part 1 saya bercerita mengenai bagaimana lagu "Kami Tidak Takut" pertama kali diperdengarkan secara online. Di part 2 adalah cerita mengenai bagaimana video klip nya online di YouTube dan mengantarkan pesan lagu nya. 
Di part ini adalah cerita mengenai website indonesiaunite.com dan channel lainnya yang ikut melengkapi.

(Thumbnail Credit: Iqbal Prakasa)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="padding-left: 30px;">Di <a href="../dibelakang-kami-tidak-takut-indonesiaunite-1st-par/">part 1</a> saya bercerita mengenai bagaimana lagu &#8220;Kami Tidak Takut&#8221; pertama kali diperdengarkan secara online. Di <a href="http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-2nd-part/">part 2</a> adalah cerita mengenai bagaimana video klip nya online di YouTube dan mengantarkan pesan lagu nya. Di part ini adalah cerita mengenai website <a href="http://indonesiaunite.com" target="_blank">indonesiaunite.com</a> dan channel lainnya yang ikut melengkapi.</p>
<p>Tweeps semakin ramai berkomentar tantang video &#8220;Kami Tidak Takut&#8221; dan meneruskan link nya ke yang lain. Hashtag #indonesiaunite pun semakin banyak digunakan juga. Ada juga yang kemudian mengkombinasikan 2 kalimat tersebut dalam 1 twit.</p>
<p>Bentuk dukungan pun juga mulai berkembang. Untuk lebih terlihat kemudian muncul ajakan untuk mengganti avatar profile masing-masing dengan atribut merah-putih. Satu per satu user Twitter mulai mengganti avatar nya. Ada yang bentuknya overlay, ada yang badge, ada juga yang di layout khusus.</p>
<p><a href="http://www.andirapramanta.com/?p=632"><img class="size-medium wp-image-1018 alignleft" style="margin-right: 10px; margin-bottom: 5px;" title="andira" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/08/andira-300x280.jpg" alt="andira" width="300" height="280" /></a>Pada awalnya memang untuk memasangkan attribute perlu software design. Untuk yang tidak berada atau dekat dengan dunia design langsung pada teriak ngiri <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Seorang teman, <a href="http://www.andirapramanta.com/?p=632" target="_blank">Andira Pramanta</a>, membuka bantuan untuk yang ingin avatar nya dengan overlay merah-putih. Dia buatkan secara manual dan hasilnya bisa di download di <a href="http://www.flickr.com/photos/deasdira/sets/72157621595536322/" target="_blank">Flickr</a> nya. Baik sekali.</p>
<p>Saya bersama salah satu rekan di kantor, <a href="http://twitter.com/endihamid" target="_blank">Endi Hamid</a>, bertanya-tanya masa sih nggak ada tools online yang bisa membantu melakukan hal itu. &#8220;Bisa kok&#8221; begitu kata Endi dan kemudian dia terlihat sibuk melakukan sesuatu.</p>
<p>Hampir disaat yang bersamaan juga salah satu user yang yang saya follow (kira-kira) berkata seperti ini &#8220;Hi IT geek, bikin yang kaya Iran Election dong&#8221;. Twit itu dari <a href="http://twitter.com/dondihananto" target="_blank">@dondihananto</a>.<br />
Saya penasaran, memang nya Iran Election bikin apa sih? Yang saya tahu memang bahwa orang-orang yang bersimpati terhadap peristiwa election di Iran memang memberikan attribut mereka dengan warna hijau. Kebanyakan avatar mereka di overlay dengan warna hijau. Saya googling dan kemudian menemukan website <a href="http://helpiranelection.com/" target="_blank">Help Iran Election</a>.<br />
Isi si website hanya tools untuk avatar tadi. Dengan engine untuk mengambil dan menambah element pada image, dan kemudian menggunakan fungsi <a href="http://apiwiki.twitter.com/OAuth-FAQ" target="_blank">OAuth </a>dr Twitter, mengganti avatar jadi sangat mudah.</p>
<p>Ok, I got the idea. Salah satu programmer <a href="http://www.think.web.id" class="kblinker" title="More about Think.Web &raquo;">Think.Web</a> saat itu sedang cuti menikah. The only person that I know about programming is only <a href="http://twitter.com/antorio" target="_blank">Antorio</a>, Design &amp; Technical Associates di Think.Web. Yang saya tanyakan adalah berapa cepat dia bisa bikin seperti ini. Karena dikepala saya saat itu adalah semangat Tweeps ini harus di fasilitasi, kalo kelamaan akan hilang begitu aja.<br />
His answer is &#8220;wait&#8221; dan kemudian &#8220;bisa sih&#8230;&#8221;, disaat itu saya percaya bahwa dia pasti bisa bantu.</p>
<p>I don&#8217;t know how tapi next thing yang saya pikirkan adalah website -&gt; nampung informasi -&gt; jadi tujuan orang -&gt; beli domain. Dan yang saya lakukan kemudian adalah checking domain availability, book, bayar dan siap. <a href="Http://indonesiaunite.com" target="_blank">Http://indonesiaunite.com</a> siap digunakan. Proses pembelian domain nya sangat cepat, tapi menunggu domain nya resolve dan siap mengarah kepada server yang saya siapkan ini yang makan waktu cukup lama.<br />
Dulu proses ini makan 2 hari, bwehh&#8230; too long!! untungnya sekarang dalam hitungan jam saja sudah siap. Walaupun belum sempurna. Di beberapa tempat/pengguna tetap saja baru 1-2 hari kemudian bisa masuk ke domain tersebut.</p>
<p>Hal yang juga membuat saya berpikir bahwa harus ada sebuah website adalah saya sadar pengguna Twitter di Indonesia masih sedikit. Saat itu pembicaraan yang mulai bergulir adalah membawa semangat &#8220;Kami Tidak Takut &#8211; #indonesiaunite&#8221; ini keluar dari dunia online.<br />
Kalau sudah keluar dan kemudian ngomong panjang lebar kan ribet, akan jauh lebih simpel kalo ngajak orang masuk ke website dan kemudian lihat sendiri apa yang berjalan dengan #indonesiaunite.</p>
<p>Endi, yang tadi mulai sibuk ternyata memang sedang menyiapkan tools dengan platform flash. Antorio pun sudah hampir selesai dia bilang. Disaat yang hampir sama juga seorang teman, <a href="http://twitter.com/valentmustamin" target="_blank">Valent Mustamin</a>, membuat <a href="http://www.valenmustamin.com/indonesiaunite" target="_blank">halaman</a> dengan fungsi yang sama.</p>
<p>Mengejar waktu solusi yang paling sederhana adalah website instant dengan platform blog. Dengan hosting server yang dilengkapi feature cPanel dengan Fantastico nya, menyiapkan sebuah blog benar-benar instant. 5 menit! (nggak sampe ding :p)<br />
Dikepala saya saat itu website ini berisi hanya tools untuk menambahkan attribute merah-putih dan hasil Twitter Search untuk #indonesiaunite.</p>
<p>Tools Endi &amp; Antorio ready, layout sederhana dari Antorio juga siap, maka online lah <a href="http://www.indonesiaunite.com" target="_blank">Indonesiaunite.com</a>.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://indonesiaunite.com"><img class="aligncenter size-full wp-image-1021" style="border: 1px solid black;" title="Indonesiaunite" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/08/Indonesiaunite2.jpg" alt="Indonesiaunite" width="550" height="469" /></a></p>
<p>Ada beberapa tambahan tools yang kemudian saya masukkan disana. Dan kemudian mulai dengan beberapa isi yang memang dibutuhkan. Tapi itu saya lakukan besoknya. Karena setelah website online kemudian saya&#8230; ketiduran&#8230;</p>
<blockquote><p>Apa yang kami lakukan untuk beberapa orang (terutama memang berada di bidang web development) adalah hal yang sangat mudah.</p>
<p>Saya percaya disaat yang bersamaan juga pasti ada minimal 1 orang yang punya ide yang sama dari call up yang berbeda. Kami hanya kebetuan melakukannya duluan.</p>
<p>In my (twitter) timeline call up datang dari <a href="http://twitter.com/dondihananto" target="_blank">@dondihananto</a>. Yang kemudian menjadi triger saya untuk memberikan kontribusi terhadap #indonesiaunite.<br />
Masih pentingkah mempertanyakan &#8220;siapa penggagasnya?&#8221; didalam memberikan sesuatu untuk Bangsa? karena siapapun bisa melakukan apapun demi Bangsa nya.</p></blockquote>
<p><em>Bersambung&#8230;</em></p>
<p style="padding-left: 30px;">Posting-poting ini sengaja saya bikin bersambung supaya nggak terlalu panjang di 1 posting.<br />
Di part selanjutnya adalah cerita dibalik channel lainnya selain website dan bagaimana gerakan ini dibawa ke offline.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-3rd-part/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dibelakang (digital things) Kami Tidak Takut &#8211; #indonesiaunite (2nd Part)</title>
		<link>http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-2nd-part/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-2nd-part/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2009 02:46:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Rama]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Nasionalisme]]></category>
		<category><![CDATA[pandji]]></category>
		<category><![CDATA[power of new media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=976</guid>
		<description><![CDATA[Di part sebelumnya adalah cerita mengenai (my) first digital movement yang berkait dengan peristiwa bom, Kami Tidak Takut dan #indonesiaunite. Di part ini adalah cerita (my) digital movement yang selanjutnya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di <a href="http://think.web.id/brain/dibelakang-kami-tidak-takut-indonesiaunite-1st-par/">part sebelumnya</a> adalah cerita mengenai (my) first digital movement yang berkait dengan peristiwa bom, Kami Tidak Takut dan #indonesiaunite. Di part ini adalah cerita (my) digital movement yang selanjutnya.</p>
<p><span class="youtube">
<object type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="373" data="http://www.youtube.com/v/HEw1iHc6CP4&amp;color1=006699&amp;color2=54abd6&amp;border=1&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0?rel=0">
<param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/HEw1iHc6CP4&amp;color1=006699&amp;color2=54abd6&amp;border=1&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0?rel=0" />
<param name="allowFullScreen" value="true" />
<param name="wmode" value="transparent" />
</object>
</span><p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=HEw1iHc6CP4"><img src="http://img.youtube.com/vi/HEw1iHc6CP4/default.jpg" width="130" height="97" border=0></a></p><p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=HEw1iHc6CP4">www.youtube.com/watch?v=HEw1iHc6CP4</a></p></p>
<p>Kalau di youtube mana seru kalau cuma dengar suara tanpa video. Ok, gue harus membuat video nya supaya bisa di upload ke YouTube. I&#8217;m thinking what&#8217;s the easiest &amp; fastest software to use. Gue terpikir bahwa Mac seharusnya punya software dasar kaya gini. Karena inget prinsip nya Mac &#8220;everyone can use it&#8221;.  Ok, iMovie adalah pilihannya pagi itu.</p>
<p>Sambil belajar cara pake iMovie dan dibekali pengalaman editing dikit2 hasil kerja di Production House dulu, gue berusaha dengan cepat semuanya dibikin. Gue cuman mikir, kualitas nanti dulu deh. Yang penting lagu nya dan pesen nya sampe. Hal yang paling mudah dilakukan adalah bermain dengan template-template tittle text yang ada di iMovie.</p>
<p>1,5 jam kemudian selesai lagu itu. Itu adalah sekitar jam 1 siang. Saya perhatikan di Twitter timeline saya orang sudah mulai banyak menggunakan hashtag #indonesiaunite. Maka kemudian link video tadi saya twit juga dengan menyertakan #indonesiaunite.</p>
<p>Ketika orang nonton video klip di YouTube pasti yang diharapkan adalah sebuah penggambaran/film cerita dari lagu yang didengarkan. Apa yang muncul dari video ini adalah hanya teks &amp; blank screen dengan beberapa warna (merah, putih, hitam). Semua dilakukan dengan sengaja.</p>
<p><strong>Kenapa Sengaja?</strong><br />
Alasan pertama adalah karena memang tidak punya stock materi video untuk dipakai.<br />
Alasan kedua adalah (saat itu) gue merasa orang harus mendengarkan pesan dari lagu ini. Visual nya tidak penting. Yang penting lirik nya. Ini juga kenapa dibeberapa bagian ada teks yang muncul, fungsinya untuk menekankan pesan. Tapi dibagian lain ada blank screen juga, karena memang untuk kembali mendengarkan lagunya meresapi liriknya.<br />
Kalau aja semua lirik saya masukkan disitu maka video itu akan menjadi video karaoke.</p>
<p>Scene pertama diawali dengan blank screen warna putih, tujuannya untuk  menandakan kalau video nya sudah ter-load. Karena kan starting screen dari YouTube adalah hitam.<br />
Scene berikutnya berganti-ganti merah dan putih sesuai dengan beat musik, warna merah untuk menandakan tetesan darah yang baru saja terjadi akibat peristiwa bom, warna putih yang mengikuti adalah untuk menyampaikan peristiwa berdarah itu terjadi di Indonesia. Kemudian warna hitam sebagai perlambang bahwa tetesan darah di Indonesia itu membuat kita berduka. Dan kemudian rangkaian itu berlulang untuk mempertegas dari yang kita rasakan.</p>
<p>Mungkin saja semua itu dilakukan dengan berbagai design atau element visual yang lebih menarik, tapi:<br />
1. Lama<br />
2. Saya udah lama nggak ngedesain (berkait sama nomer 1 tadi)<br />
3. Nggak terlalu penting (untuk saat itu)<br />
4. Baru pake software ini pertama kali :p</p>
<p>Kemudian blank screen mulai ditambahkan dengan teks-teks seiring dengan vokal Pandji juga sudah muncul. Teks nya hanya summary inti dari kalimat-kalimat Pandji karena memang untuk mempertegas isi pesan nya.<br />
Begitu juga kenapa pada bagian chorus kalimat &#8220;Kami Tidak Takut&#8221; terus-terusan muncul, ya memang untuk mengajak semuanya menyerukan &#8220;Kami Tidak Takut&#8221;.</p>
<p>Rangkaian visual seperlunya sudah selesai, tetapi rasanya perlu ada hal-hal yang ditambahkan untuk melengkapi. Perlu ada pesan sendiri untuk merangkum seluruh pesan dari lagu nya. Sepertinya memang ajakan yang paling tepat adalah untuk bersatu. Ini kenapa di paling akhir dari video saya sisipkan pesan &#8220;Bersatu Indonesia!!&#8221;.<br />
Lagu sudah selesai, sisa suara tinggal sedikit, kalimat &#8220;Bersatu Indonesia!!&#8221; muncul dengan cepat dan hilang. Tujuannya seperti shock therapy. Membuat &#8216;kaget&#8217; dan kemudian memikirkan hal itu.</p>
<p>Hal terakhir yang ditambahkan adalah nama. Ada 2 nama yang saya masukkan disana. Nama Pandji Pragiwaksono harus masuk karena sebagai penyanyinya. Dan saya tidak ingin seperti teroris yang abis nge-bom kemudian tidak meng-claim siapa yang berbuat.<br />
Kemudian di intro lagu juga saya tempatkan <a href="http://twitter.com/joelbanget" target="_blank">@joelbanget</a> karena setelah lagu di Imeem muncul kemudian orang-orang bertanya &#8220;itu yang intro dengan solo bass Barry Likumahuwa ya?&#8221;. Jadi sekalian saja keterangannya ditaro didepan.<br />
Nama saya nggak dimasukin? nggak penting rasanya, toh akhirnya saya posting juga disini.</p>
<p>Editing wrap up. Selanjutnya adalah uplod. Kemudian saya meng-embed video tersebut di blog <a href="http://pandji.com" target="_blank">Pandji</a>.<br />
Sengaja saya tidak Twit untuk yang ini, pingin tahu reaksi orang setelah dengar lagunya Pandji di Imeem apakah kemudian membuka blog nya dia.<br />
Tidak lama ternyata somehow sudah ada yang twit link ini. Dan kemudian mulai lah video ini berpopulasi.</p>
<p>5  jam setelah upload video ini online mendapat 200 views dan 22 comments.<br />
Kurang dari 10 jam setelahnya sudah menjadi 1000 views.<br />
Hari ketiga setelah upload sudah mencapai 4000 views.<br />
Dan saat ini 10 hari setelah upload view nya adalah 14ribu!  dengan 144 comments.</p>
<p>Berikut detail statistic nya yang saya capture per hari ini:</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-986" title="KTT-stat-youtube-01" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/07/KTT-stat-youtube-01.png" alt="KTT-stat-youtube-01" width="646" height="517" /></p>
<p>Twitt RT pun terus berjalan dengan rangkaian kata &#8220;Kami Tidak Takut&#8221;. Semua orang berusaha untuk menggugah teman lainnya dengan video ini.</p>
<p>Sambil mengikuti perkembangan berita seputar bom, dan juga sambil mengikuti timeline twitter saya, tiba-tiba saya mendapat call up. Panggilan ini yang mengantarkan saya mengerjakan hal lainnya lagi untuk #indonesiaunite.</p>
<p><a href="http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-3rd-part/" target="_blank"><em>Bersambung&#8230;</em></a></p>
<blockquote><p>Posting-poting ini sengaja saya bikin bersambung supaya nggak terlalu panjang di 1 posting.<br />
Kalau 2 part yang sudah di post adalah soal &#8220;Kami Tidak Takut&#8221;, part-part berikutnya akan cerita soal website indonesiaunite.com dan hal-hal lain didalamnya.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-2nd-part/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dibelakang (digital things) Kami Tidak Takut &#8211; #indonesiaunite (1st Part)</title>
		<link>http://think.web.id/brain/dibelakang-kami-tidak-takut-indonesiaunite-1st-par/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/dibelakang-kami-tidak-takut-indonesiaunite-1st-par/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Jul 2009 03:29:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Rama]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Nasionalisme]]></category>
		<category><![CDATA[pandji]]></category>
		<category><![CDATA[power of new media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=975</guid>
		<description><![CDATA[17 Juli 2009 jam 9 pagi saya baru terbangun setelah baru pulang 3 jam sebelumnya. Bangun agak kesiangan karena hari itu orang-orang rumah semua lagi pergi ke Bandung. Saya terbangun setelah mendengar suara telpon. Dan kemudian di TV ada sebuah tontonan yang beda dari biasa.
(image credit: antobilang)

AH SHITTT!!! BOM LAGI!!!
That&#8217;s exactly my word saat itu. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-1006 alignleft" style="border: 1px solid black; margin-right: 10px;" title="indonesiaunite-part01" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/07/indonesiaunite-part011.jpg" alt="indonesiaunite-part01" width="300" height="275" />17 Juli 2009 jam 9 pagi saya baru terbangun setelah baru pulang 3 jam sebelumnya. Bangun agak kesiangan karena hari itu orang-orang rumah semua lagi pergi ke Bandung. Saya terbangun setelah mendengar suara telpon. Dan kemudian di TV ada sebuah tontonan yang beda dari biasa.</p>
<p>(image credit: <a href="http://antobilang.googlepages.com/tidaktakut.png" target="_blank">antobilang</a>)</p>
<p><span id="more-975"></span></p>
<p>AH SHITTT!!! BOM LAGI!!!</p>
<p>That&#8217;s exactly my word saat itu. Marah, geram, kesal, sedih, semua campur-campur.</p>
<p>Masih dengan agak terbengong dan ngantuk, berusaha mencerna dimana lokasi terjadinya. Dan sambil mulai membaca Twitter timeline saya, pingin tahu udah seberapa rame pembicaraan di Twitter. Dan ternyata memang bener, sudah banyak yang membicarakan hal itu. Mulai dari kejadian di lokasi, dan kemudian yang paling hangat adalah &#8220;Manchester United jadi dateng nggak ya?&#8221;.<br />
Saat itu juga saya sadar akan imbas besar yang terjadi terhadap (online) public figure luar negri untuk datang ke Indonesia.</p>
<blockquote><p>I was on the mission mengajak beberapa orang dari luar untuk datang &amp;  bicara kepada brand-brand di Indonesia mengenai Digital Marketing/Internet Marketing. Lebih-lebih ada kepada salah satu perusahaan besar saya agak memaksa karena memang pertumbuhannya sangat pesat di Indonesia.<br />
Tapi dengan kejadian ini kan buyar semua jadinya.<br />
Sorry to say, sepertinya brand-brand di Indonesia lebih percaya kepada mereka mereka yang berambut pirang dan speak in english dibanding kita-kita orang lokal yang kebetulan sudah duluan berada di internet industry.</p></blockquote>
<p>Arggghhhh!!! saat itu makin kesal with those idiot yg mikirin isi kepalanya sendiri (this is the reason kenapa buat mereka nggak masalah ketika kepala nya putus dari badan nya akibat bom bunuh diri, &#8217;cause what they&#8217;re thinking is only their head).</p>
<p>Entah gimana gue teringat dengan salah satu lagunya <a href="http://pandji.com" target="_blank">Pandji</a> di album ke 2 nya yang baru rilis awal Juli kemarin. Tentang sebuah pernyataan sikap tidak takut atas intimidasi terorisme. Dan gue merasa orang perlu denger lagu ini. Judulnya &#8220;Kami Tidak Takut&#8221;.</p>
<p>Upload! upload! upload! tapi kemana ya. I was trying upload to <a href="http://www.facebook.com/Pandjimusic" target="_blank">Pandji&#8217;s Facebook Page</a> at that time, tapi koneksi <a href="http://http://www.facebook.com" target="_blank">Facebook</a> beberapa minggu kemaren lagi bener-bener payah. Second thought is <a href="http://youtube.com" target="_blank">YouTube</a>, tapi gimana caranya, YouTube hanya untuk video. <a href="http://myspace.com" target="_blank">MySpace</a>? terlalu ribet, koneksi lama, musti delete salah satu lagu dari list yang lama dulu.</p>
<blockquote><p>(Think.Web adalah salah satu pihak yang membantu Pandji dibelakang channel-channel onlinenya. Ini kenapa dikepala saya yang muncul cuman channel2 nya dia). Selain itu, ini lagu dia juga, akan lebih baik kalau keluar dari channel nya dia sendiri. Cuman aja memang kita belum sempet naikin lagu2 album baru nya.</p></blockquote>
<p>Pilihan termudah saat itu adalah jatuh ke <a href="http://imeem.com" target="_blank">Imeem</a>. Saya sengaja membuat banyak channel social media untuk Pandji dengan tujuan ada dimana-mana. <em><span style="text-decoration: underline;">Dalam Social Media Marketing (SMM) salah satu hal yang perlu dilakukan adalah ada dimana-mana (dengan kepentingan mengamankan account/domain juga) tetapi fokus dibeberapa tempat saja (yang ramai target marketnya).</span></em></p>
<p>Upload selesai, dan this is my first tweet:</p>
<div style="width: 300px;"><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="300" height="110" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="wmode" value="transparent" /><param name="src" value="http://media.imeem.com/m/fZxN1gSVPv/aus=false/" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="300" height="110" src="http://media.imeem.com/m/fZxN1gSVPv/aus=false/" wmode="transparent"></embed></object></p>
<div style="background-color:#E6E6E6;padding:1px;">
<div style="float:left;padding:4px 4px 0 0;"><a href="http://www.imeem.com/"><img src="http://www.imeem.com/embedsearch/E6E6E6/" border="0" alt="" /></a></div>
<form style="margin:0;padding:0;" action="http://www.imeem.com/embedsearch/" method="post">
<input name="EmbedSearchBox" type="text" />
<input style="font-size:12px;" type="submit" value="Search" />
<div style="padding-top:3px;"><a rel="nofollow" href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=0&amp;ek=fZxN1gSVPv"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/152/10/" border="0" alt="" /></a><a rel="nofollow" href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=1&amp;ek=fZxN1gSVPv"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/153/10/" border="0" alt="" /></a><a rel="nofollow" href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=2&amp;ek=fZxN1gSVPv"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/154/10/" border="0" alt="" /></a><a rel="nofollow" href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=3&amp;ek=fZxN1gSVPv"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/155/10/fZxN1gSVPv/" border="0" alt="" /></a></div>
</form>
</div>
</div>
<p><a href="http://www.imeem.com/people/fBaXvdk/music/9wC5xd-e/pandji-pragiwaksono-kami-tidak-takut/">Kami Tidak Takut &#8211; Pandji Pragiwaksono</a></p>
<p>Dalam hitungan 4 menit sudah 10 RT (ReTweet/Forward Tweet) yang terjadi. Dan kemudian terus sambung-menyambung dan semakin banyak. Gue ikuti semuanya lewat Twitter Search &#8220;Kami Tidak Takut&#8221;.</p>
<p>Ini hasil statistik dari Imeem yang gue capture per hari ini:</p>
<p><a href="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/07/KTT-stat-imeem-01.png"><img class="alignnone size-full wp-image-979" title="KTT-stat-imeem-01a" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/07/KTT-stat-imeem-01a.png" alt="KTT-stat-imeem-01a" width="582" height="265" /></a></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-980" title="KTT-stat-imeem-01b" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/07/KTT-stat-imeem-01b.png" alt="KTT-stat-imeem-01b" width="279" height="265" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-981" title="KTT-stat-imeem-02" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/07/KTT-stat-imeem-02.png" alt="KTT-stat-imeem-02" width="589" height="463" /></p>
<p>Tapi ini nggak cukup, musti ada channel lain untuk men-support juga. Soalnya, Imeem tidak (belum) terlalu populer di Indonesia. YouTube jauh lebih populer. <span style="text-decoration: underline;"><em>Di SMM kalau ingin sesuatu terpopulasi dengan baik maka harus dilakukan di social media yang memang banyak digunakan orang. Banyak digunakan yang ini maksudnya adalah juga kepada kemudahan orang untuk menyebarkan. Fungsi share, embed, fasilitas dari web service lain juga jadi penting.</em></span></p>
<p><a href="http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-2nd-part/" target="_self">bersambung&#8230;</a></p>
<blockquote><p>Posting-poting ini sengaja saya bikin bersambung supaya nggak terlalu panjang di 1 posting.<br />
On the next post saya akan cerita soal video klip &#8220;Kami Tidak Takut&#8221;, website Indonesiaunite.com, dan hal-hal lainnya.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/dibelakang-kami-tidak-takut-indonesiaunite-1st-par/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membumikan Mimpi</title>
		<link>http://think.web.id/brain/membumikan-mimpi/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/membumikan-mimpi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2009 03:21:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal Rama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=887</guid>
		<description><![CDATA[Pada salah satu slide yang saya bawakan saat Pecha Kucha Jakarta vol.01 beberapa waktu lalu bertuliskan &#8220;Dimana langit dijunjung, disitu bumi dipijak&#8221;. Ini memang sebuah peribahasa yang sengaja saya balik. Langit saya andaikan sebagai tempat beradanya mimpi-mimpi, dan bumi menjadi tempat saya untuk mengejar mimpi itu.
&#8220;Membumikan mimpi&#8221; sebuah kalimat sederhana yang sama sekali tidak mudah melakukannya.
Ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada salah satu slide yang saya bawakan saat <a href="http://pechakuchajkt.wordpress.com" target="_blank">Pecha Kucha Jakarta vol.01</a> beberapa waktu lalu bertuliskan &#8220;Dimana langit dijunjung, disitu bumi dipijak&#8221;. Ini memang sebuah peribahasa yang sengaja saya balik. Langit saya andaikan sebagai tempat beradanya mimpi-mimpi, dan bumi menjadi tempat saya untuk mengejar mimpi itu.</p>
<p><img class="size-medium wp-image-928 alignleft" style="margin-bottom: 5px; margin-right: 10px;" title="slide21" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/04/slide21-300x200.jpg" alt="slide21" width="300" height="200" />&#8220;Membumikan mimpi&#8221; sebuah kalimat sederhana yang sama sekali tidak mudah melakukannya.</p>
<p>Ada suatu waktu dimana saya, <a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a> dan mas Bri (Febriyanto) meeting dengan kawan lama dari mas Briyan. Pada salah satu obrolan mas Bri bercerita mengenai bisnis apa saja yang dia lakukan. Sebuah advertising agency, event organizer, production house sampai dengan web agency yaitu <a href="http://www.think.web.id" class="kblinker" title="More about Think.Web &raquo;">Think.Web</a>. Kawannya kemudian menanggapi &#8220;buset, jadi sebenernya kerjaan lo apa Bri?&#8221;. Dijawab &#8220;kerjaan gue membumikan mimpi teman-teman ini&#8221; sambil menunjuk ke saya &amp; Anan. Sejak itu kalimat &#8220;membumikan mimpi&#8221; cukup membekas di saya.</p>
<p>Kalimat itu kembali terangkat hari ini saat berdiskusi mengenai kerjasama bisnis dengan sebuah pihak untuk sebuah project &#8216;masa depan&#8217;. Untuk tujuan business partnership antara kedua belah pihak sama-sama mengemukakan visi masing-masing. Visi disini sebenarnya lebih kepada mimpi, apa yang dibayangkan didepan sana. Mimpi atau tujuannya bisa dikatakan sama tapi bayangan langkahnya yang berbeda.<br />
Langkah untuk mencapai mimpi ini lah yang saya maksud sebagai membumikan mimpi. Mimpi yang besar adalah sebuah awalan, tetapi apabila kita tidak bisa menyusun langkah yang strategis maka mimpi itu tidak akan jadi kenyataan.</p>
<p>Mimpi yang besar seharusnya diiringi dengan visi yang besar juga. Visi besar ini yang kemudian di break down menjadi langkah-langkah besar strategis. Kalau mimpi nya besar tapi langkah nya kecil-kecil maka semakin sulit untuk terwujudkan. Atau bahkan jangan sampai langkah nya terus mengawang-ngawang sehingga tidak ada langkah maju.  Tidak mudah memang, tapi membumikan mimpi adalah hal yang sangat penting.</p>
<p>Jadi penuhi langit Anda dengan mimpi-mimpi besar dan kemudian pijaklah bumi untuk bisa berlari mengejar mimpi-mimpi tersebut.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/membumikan-mimpi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berangkat dari kekalahan besar</title>
		<link>http://think.web.id/brain/berangkat-dari-kekalahan-besar/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/berangkat-dari-kekalahan-besar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Feb 2009 03:33:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal Rama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=807</guid>
		<description><![CDATA[Posting ini mengacu pada blog nya, Pandji.com, yang bercerita tentang salah satu kekalahan terbesarnya. Pandji bercerita bagaimana kekalahan itu sangat berpengaruh kedalam hidupnya, termasuk gimana malu nya dia saat itu. Dan juga bagaimana kejadian itu membekali dirinya. 
Posting ini bercerita hal-hal lain yang juga mendasari kejadian itu.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-814 alignleft" style="margin-bottom: 5px; margin-right: 10px;" title="pandji" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/02/pandji.jpg" alt="pandji" width="138" height="138" />Seorang sahabat, <strong><a href="http://www.pandji.com" target="_blank">Pandji Pragiwaksono</a></strong>, bercerita tentang salah satu kejadian yang dia anggap sebagai kekalahan terbesarnya.</p>
<p>Sebaiknya gue mengawali posting ini dengan gimana hubungan gue dengan Pandji.<br />
Gue mengenal Pandji saat SMA dulu saat kita beberapa kali main basket bareng. Di tahun 1997 ternyata kita sama-sama diterima di FSRD (Fakultas Seni Rupa dan Desain) ITB. Karena senasib sama-sama anak Jakarta yang merantau ke Bandung maka dari pertama kali kita menginjakkan kaki di Bandung pun kita bareng-bareng. Nggak cuman itu, kita juga bareng-bareng di jurusan Desain Produk. Bahkan akhirnya kita tinggal disatu rumah bareng yang jadi tempat kost kita <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote><p>&#8216;Gank&#8217; kita yang isinya anak2 Jakarta perantauan itu adalah gue sendiri, <strong>Pandji</strong>, <strong>Citra Pramadi</strong> (sekarang kita barengan di <a href="http://www.think.web.id" class="kblinker" title="More about Think.Web &raquo;">Think.Web</a>, Citra menjadi Web Designer handal kami), Wicaksono (<strong>Coki</strong>) dan <strong>Bla Chirstophorus</strong>.</p>
<p>Di tahun-tahun terakhir kita di Bandung, gue &amp; Pandji kost di rumah salah satu temen kita juga, Ario S Tamat.</p></blockquote>
<p>Beberapa hari lalu, setelah kita selesai meeting, muncul obrolan-obrolan jaman kuliah. Mungkin itu juga yang membuat dia melakukan posting tentang <a href="http://www.pandji.com/my-greatest-loss-my-greatest-drive-law/" target="_blank">kekalahan terbesarnya</a>. Di pembicaraan itu ada beberapa hal yang Pandji nggak bisa ngerti kenapa dulu dia bisa berada di posisi itu. Misal: Wakil ketua angkatan 97, ketua wahana Desain Produk di Pasar Seni 2000, ketua Kampanye Anti Kekerasan, dan lainnya. Gue bilang &#8220;lo nggak bisa menyamakan lo yang dulu dengan sekarang. Keberadaan lo yang dulu emang bener-bener tanpa dasar tidak seperti seperti hal-hal yang lo lakukan sekarang&#8221;. Jadi memang nggak bisa disamain. Gue yakin banyak juga orang yang seperti ini.</p>
<p>Pandji was &#8216;the clown of the crowd&#8217;. Karena banyak omong (banyak usaha ngelawak) dia memang sering menjadi center of attention. Karena dasar itu lah kemudian dia sering kali diminta untuk menjadi wakil dari crowd nya. Mungkin kadang lebih kepada &#8216;tumbal&#8217;.  Bahkan kadang dia menjadi &#8216;boneka&#8217; yang ditinggal &#8216;dalang&#8217; nya. Dan seperti yang Pandji cerita di posting nya, he was nothing about leadership. Jadi memang posisi2 yang dia tempati bukan karena sikap leadership  atau keinginan dia.</p>
<blockquote><p>Menjadi &#8216;clown of the crowd&#8217; jelas berbeda seperti Pandji sekarang yang kadang menjadi &#8216;comedian of the crowd&#8217;. Apa beda Clown dengan Comedian pasti semua tahu akan hal ini.</p></blockquote>
<blockquote><p>Mungkin ini beberapa dasar posisi Pandji dulu (berdasar analisa gue pribadi).<br />
Wakil ketua angkatan 97: Yang pasti karena kalah suara untuk menjadi ketua dong ya. Tapi pertanyaan besar Pandji adalah &#8220;kenapa gue memunculkan diri saat itu, gue nggak ada backgorund apa2&#8243;. Dan mungkin memang sebabnya adalah karena dia di ojog2 untuk tampil &#8220;udah lo aja&#8230; udah lo aja&#8230;.&#8221;. Dan mungkin karena polos dan agak tolol nya (bwahahahaha) muncul lah sebagai kandidat ketua angkatan.</p>
<p>Ketua wahana Desain Produk di Pasar Seni 2000: Hampir semua orang terlibat dalam kepanitiaan inti Pasar Seni. Gue juga nggak inget kenapa pada akhirnya Pandji &#8216;tersisa&#8217; dari yang lain.<br />
Gue sendiri terlibat di seksie Publikasi saat itu. Lebih spesifik nya sih ke media alternatif. Ini kiprah pertama gue di online media karena gue yang bertanggung jawab penuh dengan website Pasar Seni 2000 saat itu. Selain itu gue juga pegang untuk urusan flyer-flyer yang sifatnya kecil-kecil hasil repro (kaya fotocopy gitu tapi diatas kertas berwarna dan dengan tinta 1 warna).<br />
Wahana Desain Produk ini dulu konsep nya pil merah &amp; pil biru (Matrix) dan masing-masing menuju ke &#8216;permainan&#8217; yang beda-beda. Area nya sebesar lapangan basket dan seluruhnya ditutup pake tenda. Nah gue nggak inget (dan pas itu juga nggak sempet masuk) area segede itu diisi apa aja. Yang pasti, yang gue inget adalah seharian Pandji menjadi &#8216;tour guide&#8217; dari semua orang yang masuk ke wahana itu.</p>
<p>Kampanye Anti Kekerasan adalah salah satu kegiatan yang initiate pertamanya dateng dari Pandji. Awalnya dia abis nonton berita pada sebuah malam dan ada ibu-ibu yang diperlakukan kasar (gue lupa oleh siapa dan alesannya apa).</p></blockquote>
<p>Posisi besar yang kemudian Pandji ikuti adalah kandidat Presiden KMSR (Keluarga Mahasiswa Seni Rupa). Diluar dari hal-hal dia yang selalu menjadi &#8216;tumbal&#8217; yg sering (dengan mudah) diyakinkan untuk maju dan kemampuan leadership yang dia punya saat itu, tapi juga ada issue-issue lain <span style="text-decoration: underline;">(ini berdasar apa yang gue inget ya)</span>, misal:</p>
<blockquote><p>Sejak awal pencalonan presiden KMSR ini sudah muncul issue untuk kami (angkatan 97) untuk melewatkan masa kepemimpinan di KMSR demi kepentingan bersama. Ini salah satunya juga periode kepemimpinan menjadi lebih singkat dari periode sebelumnya karena saat itu aktifitas kita sempat banyak di isi dengan aktifitas keseluruhan ITB atas gejolak politik di Indonesia saat itu.<br />
Hal ini juga yang membuat kami (97) sudah keburu menyatu dengan seluruh element di SR dan ITB (makanya saya pribadi juga udah berpikir kalo udah nggak terlalu penting lagi posisi presiden itu).</p>
<p>Issue kedaerahan. Entah ini biasa atau tidak, tapi hal ini dulu terasa kental sekali. &#8216;Gank&#8217; kami yang berisi 5 anak Jakarta itu entah kenapa dibenci oleh sebagian besar orang (bahkan dari angkatan kami sendiri). Pandji adalah anak yang paling mingle dengan semua element saat itu, tapi tetep aja nggak luput dari kebencian (Di Pandji.com: baca soal pernyataan sahabatnya saat speech nya di hari pemilihan).</p>
<p>Issue pecah suara. Awalnya adalah memang keraguan angkatan kami, kemudian Pandji &#8216;terpaksa&#8217; muncul sebagai wakil agar tidak kosong sama sekali (baca: formalitas). Tapi karena ada yg gerah atas issue kedaerahan, maka kemudian muncul kandidat lain. Kemudian juga karena ada issue jurusan juga (Seni Murni dan Desain) kemudian muncul juga kandidat lain. Tapi intinya&#8230; sejak awal memang angkatan 98 sudah &#8216;dimungkinkan&#8217; untuk menjalankan KMSR.</p></blockquote>
<p>Buat saya (saat itu), sudah tidak penting angkatan berapa yang menjalankan KMSR, yang penting kan memang bisa bersama-sama jalaninnya.</p>
<p>Gue sendiri, emang sengaja untuk tidak terlalu dalem untuk terlibat dalam kompetisi yang sejak awal menurut gue emang kurang strategis <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Saat itu gue hanya berusaha sebagai teman yang kalo diminta bisa bantu tapi jangan ngarepin proactive (apalagi provocative :p).</p>
<p>Dari kepala &amp; mata gue, satu hal yang mendasari Pandji dari jaman dulu sampe sekarang adalah:</p>
<ol>
<li>Modal nya mulut (untuk ngajak orang, untuk bercerita, untuk membuat suasana menjadi ceria, untuk kuliah, termasuk untuk ke cewe2.</li>
<li>Dia selalu bagian dari kerumunan.</li>
</ol>
<p>Setiap bagian yang dia lewatin memang mengisi kepala dia sampai kemudian bisa menjadi sekarang ini. Kami adalah orang-orang yang (belajar) menghargai proses yang terjadi. Jadi kalo sekarang Pandji bertanya-tanya &#8220;kenapa gue bisa kaya gitu ya?&#8221;  itu wajar, karena emang dulu isi kepalanya nggak kaya sekarang <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  dan gue rasa banyak orang yang juga begitu.<br />
Apa yang menjadi lebih baik lagi adalah ketika mendapat pelajaran dari sebuah kegagalan dan kemudian membaginya ke orang lain.<br />
Besides&#8230; kenapa musti disimpan? toh belajarnya juga dari lingkungan/orang lain.</p>
<blockquote><p>*Yang pasti dari obrolan kemarin dan posting dia, ada satu hal yang akhirnya gue mengerti. Setelah kegagalan Pandji sebagai kandidat presiden (yang menurut dia kekalahan besar itu), Pandji bisa dibilang hilang dari kampus. Saat itu kita bilang Pandji jadi lover boy yang berada di ketiak pacar nya. Hahahahaha. Gue baru ngerti sekarang ternyata dia sakit hati banget dengan segala yang berkaitan dengan pemilihan presiden saat itu.</p>
<p>**Buat Pandji: Sang presiden terpilih, sang &#8216;penjegal&#8217; speech akhir lo dan siapapun mereka, kenyataannya memang &#8216;tidak ada&#8217; sekarang (or at least belum). Bersyukurlah elo (kita) menjadi bagian yang gagal saat itu dan kemampuan kita untuk belajar membuat bagaimana kita saat ini. I&#8217;m proud of you man! <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/berangkat-dari-kekalahan-besar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Geniuses</title>
		<link>http://think.web.id/brain/the-geniuses/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/the-geniuses/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Oct 2008 17:10:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal Rama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=567</guid>
		<description><![CDATA[
Perhatikan gambar ini. Albert Einstein, John Lennon dan John F. Kennedy. 3 orang Genius di bidang nya masing-masing.
Albert Einstein adalah seorang genius dibidang ilmu pengetahuan.
John Lennon adalah seorang genius dibidang musik.
John F. Kennedy adalah seorang genius dibidang kenegaraan.
Pose 3 orang ini pasti sangat familiar,  karena memang pose gambar-gambar ini adalah dari salah satu photo mereka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2008/10/img00006.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-568" title="img00006" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2008/10/img00006.jpg" alt="" width="500" height="190" /></a></p>
<p>Perhatikan gambar ini. Albert Einstein, John Lennon dan John F. Kennedy. 3 orang Genius di bidang nya masing-masing.</p>
<p>Albert Einstein adalah seorang genius dibidang ilmu pengetahuan.<br />
John Lennon adalah seorang genius dibidang musik.<br />
John F. Kennedy adalah seorang genius dibidang kenegaraan.</p>
<p>Pose 3 orang ini pasti sangat familiar,  karena memang pose gambar-gambar ini adalah dari salah satu photo mereka yang paling banyak dikenal dan dilihat orang.<br />
Tapi apa yang membedakan gambar ini dengan yang sering kita lihat?<br />
Ketiganya sedang merokok!</p>
<p>Bandingkan&#8230;</p>
<p><a href="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2008/10/geniuses.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-569" title="geniuses" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2008/10/geniuses.jpg" alt="" width="500" height="190" /></a> </p>
<p>Keliatan dong beda nya.</p>
<p>Itulah 3 lukisan karya <strong>Agus Suwage</strong> yang terpajang di lobby salah satu perusahaan <a href="http://www.djarum.com/" target="_blank">rokok</a> Indonesia.</p>
<p>Apa maksud dibalik 3 lukisan ini? silahkan mengartikan sendiri.<br />
Yang pasti 3 lukisan ini&#8230; </p>
<p>KEREN!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/the-geniuses/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Maksimalkan Modal</title>
		<link>http://think.web.id/brain/maksimalkan-modal/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/maksimalkan-modal/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2008 07:39:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Rama]]></category>
		<category><![CDATA[Think.Web]]></category>
		<category><![CDATA[Nasionalisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=453</guid>
		<description><![CDATA[Suatu malam terjadi perdebatan seru dengan sahabat saya. Tidak ingat mulainya dari mana, tetapi teman saya langsung &#8216;panas&#8217; waktu kami sedang membahas tentang lulusan universitas luar negri. Persisnya ketika gue bilang &#8220;wah susah tuh lulusan luar negri kalo masuk Think.Web&#8220;. Teman itu langsung bertanya &#8220;why???&#8221;. Gue jawab &#8220;ya dia musti bisa nunjukin sesuatu yang lebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2008/10/lulus1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-573" style="margin-left: 0px; margin-right: 25px;" title="lulus1" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2008/10/lulus1.jpg" alt="" width="326" height="522" /></a>Suatu malam terjadi perdebatan seru dengan sahabat saya. Tidak ingat mulainya dari mana, tetapi teman saya langsung &#8216;panas&#8217; waktu kami sedang membahas tentang lulusan universitas luar negri. Persisnya ketika gue bilang &#8220;wah susah tuh lulusan luar negri kalo masuk <a href="http://www.think.web.id" class="kblinker" title="More about Think.Web &raquo;">Think.Web</a>&#8220;. Teman itu langsung bertanya &#8220;why???&#8221;. Gue jawab &#8220;ya dia musti bisa nunjukin sesuatu yang lebih dibanding para lulusan dalam negri&#8221;.</p>
<p>Dan kemudian terjadi banyak perdebatan dan teman itu terus-terusan berkata &#8220;you can&#8217;t do double standard!! Pikiran lo sempit banget kalo melakukan itu. Lo nggak bisa judging seperti itu, mereka musti punya kesempatan yang sama&#8221;.</p>
<p>Bwehhh&#8230;.  whose giving the judgement now?? hehehe&#8230;</p>
<p>Tapi ini alesan-alesan gue dibalik pendapat gue mengenai lulusan luar negri:</p>
<ol>
<li><strong>Maksimalkan modal</strong><br />
Punya kesempatan sekolah di luar artinya punya pengalaman yang berbeda dengan orang lain. Lebih-lebih, seharusnya punya pengalaman dan pengetahuan yang lebih dibanding mereka yang hanya sekolah di dalam negri.  Jadi seharusnya orang tersebut bisa menghasilkan sesuatu yang lebih. Kalau tidak, artinya dia tidak menghasilkan sesuatu yang memaksimal dari modal yang dia miliki. Kalo memang seperti itu berarti <em>he or she doesn&#8217;t fit with us</em>.</li>
<li><strong>Just being fair</strong><br />
Apa jadinya kalau olimpiade penyandang cacat dengan mereka yang normal dijadikan satu? Setiap hal punya tolak ukur yang berbeda, dan harus bisa dinilai secara fair ketika dibandingkan dengan yang lain. (mungkin akan ada yang bilang, kita nggak bicara soal cacat fisik&#8230; <em>well it&#8217;s just analogy</em>. Tapi intinya <em>different competition, different people, different values</em>). Selama penilaiannya masih bisa dipisahkan dan dinilai secara adil, ya sebaiknya dipisahkan. Being fair itu tidak selalu 50-50 kok, bukan selalu sama rata. Tapi memang mampu menilai secara adil &amp; bijak.<br />
Dan kembali lagi, sudahkah modal yang dimiliki menjadi maksimal? </li>
<li><strong>Bangun bangsa mu</strong><br />
Gue nggak habis pikir dengan mereka yang S1 di luar negri, kemudian/atau S2 diluar negri, balik-balik cari kerja sebagai manager/director. Geeezzz&#8230;. Bangsa mu sudah cukup sulit dengan lapangan pekerjaan, kenapa orang-orang yang punya kesempatan untuk lebih maju dan kembali hanya untuk bersaing dengan yang tidak punya kesempatan yang sama. Kenapa bukan BIKIN LAPANGAN KERJA itu.<br />
Nggak punya modal (uang), nggak punya network, nggak punya pengalaman, itu cuman alesan. Yang dibutuhin cuman <em>guts!</em> keberanian! Dan kalo mereka yang udah berani hidup sendiri di negri orang dan balik-balik kesini nggak punya keberanian?! Malu dong sama mereka yang mampu bikin usaha sendiri disebuah desa, dan mengkaryakan orang-orang sekitarnya.</li>
<li><strong>Apa yang didapat tidak akan sama<br />
<span style="font-weight: normal;">Hal ini jelas lah ya. Pengalaman dalam dan luar negri pasti tidak akan sama. Tapi menurut gue bagi mereka yang menghabiskan S1 nya diluar negri kehilangan banyak hal yang secara nyata ada di Indonesia. Hal ini yang disayangkan. Mungkin ini karena gue sejauh ini baru berhasil menyelesaikan S1 dan didalam negri. Tapi masa kuliah gue itu bener-bener menjadi proses pembentukan diri gue yang sekarang. Cukup tahu masalah yang terjadi di bangsa ini, punya wawasan cukup akan bangsa dan segala kekayaannya, dan punya kecintaan terhadap bangsa.<br />
Jadi menurut gue memang punya dasar yang kuat dulu mengenai bangsa nya, kemudian lakukan sesuatu baru setelah itu putuskan mencari ilmu pengalaman diluar atau tidak. Tentunya dengan tujuan untuk kemudian kembali lagi dan memajukan bangsa.</span></strong></li>
</ol>
<p>Seinget gue, sejauh ini pernah ada 3-4 orang S1 lulusan LN yang apply ke Think.Web. Dalam proses recruitment kemampuan dan potensi seseorang memang hanya bisa diketahui dari portofolio/CV dan hasil interview. Dan dari proses itu orang-orang tersebut memang tidak menunjukkan hasil yang seharusnya dihasilkan berdasar point-point gue diatas.   </p>
<p>Surprising buat gue&#8230; gue selalu kemudian berpikir, &#8220;trus ngapain lo jauh-jauh sekolah?&#8221;.<br />
Mungkin akan ada yang bilang &#8220;yah itu kan nggak mempresentasikan lulusan LN yang lain&#8221;. Well&#8230; begini deh&#8230; gue percaya mereka yang lulus dari sekolah di LN pasti lebih banyak dari mereka yang muncul di majalah-majalah sebagai enteprenuer, tapi kan kenyataannya yang muncul sedikit sekali.</p>
<p>We&#8217;re proudly to say kalau saat ini Think.Web berisi kami-kami yang menjalankan sekolah nya di dalam negri. Dan kami juga mampu bersaing dengan mereka yang lulusan LN atau bahkan orang/perusahaan asing pun. 100% adalah dari dalam negri, tapi dengan internet pengetahuan dan &#8216;pengalaman&#8217; kami bisa dikatakan sama dengan mereka di dan dari manapun. Tanpa menutup kesempatan bagi mereka yang kebetulan lulusan luar atau bahkan orang asing pun, tapi mereka musti bisa memberikan nilai tambah buat kita.</p>
<p>Gue pribadi, tujuan utama bikin usaha adalah untuk membantu sesama. Memberikan lapangan kerja dan penghidupan buat bangsa gue, Indonesia. Jadi wajar sepertinya kalau gue berusaha berlaku adil buat mereka yang mungkin tidak punya kesempatan untuk menuntut ilmu di LN. </p>
<p>Dengan hal-hal itu gue tidak merasa narrow-minded, stereotyped or judging to something.<br />
Gimana menurut lo?</p>
<blockquote>
<div><a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a>&#8217;s Mind</div>
<div><em>   <br />
Too be honest menurut gue yang penting sebenarnya adalah outcomenya. What kinds of person have you become setelah lo sekolah. Mau di dalam or di luar negeri or di luar planet sekalipun. Karena in the end itu yang terpenting, the person matters dan bukannya dia sekolahnya dimana. Kenapa sebuah sekolah kemudian punya standar yang bagus dan lulusannya dianggap bagus? &gt;Let me tell you this, because good school menuntut good seeds. When they have good seeds, mereka akan memanen hasil yang tentunya juga bagus (yah kesampingkanlah beberapa anomali bibit yang kemudian mutasi). Soal sekolah di dalam ataupun di luar negeri, it&#8217;s all about the chances you&#8217;ve got.  Kesempatan pertama datangnya dari kondisi ekonomi, kalau memang mampu berarti orang tua akan mampu menyekolahkan sang anak, sehingga mendapatkan pendidikan terbaik (sesuai dengan kemampuan ekonomi). Kalau bisa sekolah di dalam negeri ya cari yang terbaik dan kalau memang punya kesempatan melihat dunia dan bersekolah di luar negeri juga cari yang terbaik. Don&#8217;t just settle for second best.    </p>
<p>Kesempatan kedua datangnya dari kemampuan dan keinginan sang anak. Kalau memang anaknya diberikan kelebihan di bidang pendidikan dan mampu mengejar beasiswa, dia bisa mendapat pendidikan terbaik (entah di dalam maupun di luar). Ini yang gue bilang tadi good seed akan bisa masuk ke sekolah terbaik dan memang dicari oleh good school. </p>
<p></em> </div>
<p><em></em></p>
<p><em> </em> </p>
<div><em>Jadi I really think what&#8217;s <a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a> trying to say is, Think.Web has the privilege of working with the good seeds from local university therefore we except the same outcome from those who have the opportunity to study abroad.</em></div>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/maksimalkan-modal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>IYCEY 2008</title>
		<link>http://think.web.id/brain/iycey-2008/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/iycey-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Aug 2008 04:42:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal Rama]]></category>
		<category><![CDATA[Think.Web]]></category>
		<category><![CDATA[IYCE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=260</guid>
		<description><![CDATA[IT WAS A GREAT EXPERIENCE!!!
Itu lah pendapat saya soal IYCEY 2008. Pasti bertanya-tanya ya, apa sih IYCEY 2008?
IYCEY adalah kependekan dari International Young Creative Entrepreneur of the Year. Sebuah ajang penghargaan yang digelar oleh British Council, ditujukan kepada entrepreneur muda Indonesia untuk kemudian di &#8216;adu&#8217; di Inggris sebagai ajang internationalnya.
Buat gue ini pengalaman luar biasa, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>IT WAS A GREAT EXPERIENCE!!!</strong></p>
<p>Itu lah pendapat saya soal IYCEY 2008. Pasti bertanya-tanya ya, apa sih IYCEY 2008?</p>
<p><strong>IYCEY</strong> adalah kependekan dari <strong>International Young Creative Entrepreneur of the Year</strong>. Sebuah ajang penghargaan yang digelar oleh British Council, ditujukan kepada entrepreneur muda Indonesia untuk kemudian di &#8216;adu&#8217; di Inggris sebagai ajang internationalnya.</p>
<p>Buat gue ini pengalaman luar biasa, karena gue menemukan arti kata pengusaha kreatif yang sesungguhnya pada para finalist.</p>
<p>Gue sebenernya udah tahu ajang ini dari tahun lalu, waktu itu nggak ada kategori yang pas. Tahun ini muncul category baru Interactive, langsung gue menjalankan tekad untuk ikutan. Gue minta Anan untuk juga ikutan.<br />
Dari sebulan sejak pendaftaran nya dibuka akhirnya tetep aja di last minute kita ikutan.</p>
<p>Anan dapet kabar kalau dia menjadi salah satu dari 10 Finalist. Untuk sesaat sedih juga dan bertanya-tanya kenapa bukan gue. Tapi kemudian gue sadar, salah satu tujuan kita ikutan adalah untuk Think.Web, jadi nggak masalah siapa yang jadi wakil.</p>
<p>3 hari menjelang hari H gue dapet telpon dari British Council. Ada finalist yang mengundurkan diri katanya, dan karena gue di urutan 11 jadi gue naik menjadi salah satu Finalist. Say What!!! Ini kan artinya 3 hari untuk nyiapin presentasi.<br />
Gue terima tantangannya karena kesempatan nggak dateng 2 kali.</p>
<p>IYCEY 2008 terbagi menjadi 4 kategori: Communication, Screen, Fashion &amp; Interactive.<br />
Masing-masing kategori terdapat 10 Finalist.<br />
Berikut list nya:</p>
<h3>Category Screen</h3>
<p>1. <a href="http://www.new.facebook.com/profile.php?id=711962334" target="_blank"><strong>Agus Nugroho</strong></a> <em>(Program Director of Komunitas Dokumenter Jogjakarta).</em><br />
2. <strong>Ari Dina Krestiawan </strong><em>(Founder of <a href="http://www.gilasuting.com" target="_blank">gilasuting.com</a>, Freelance Director and a Video Artist).</em><br />
3. <a href="http://www.new.facebook.com/profile.php?id=566017233" target="_blank"><strong>Aoura Chandra</strong></a> <em>(Managing Director of PT. Simple Media : Gue Kapok Jatoh Cinta (movie), Provoke (free magazine) &amp; Modern Mom (free magazine)).</em><br />
4. <strong>Fajrian</strong> <em>(Coordinator of Metro TV – Eagle Awards Program).</em><br />
5. <strong>Febriyanti P. Meuthia </strong><em>(Manager of SCTV Music &amp; Variety Programs).</em><br />
6.  	<strong>Harun Nurasyid</strong> <em>(Founder and CEO of Entry Indonesia, Founder Music Factory Indonesia).</em><br />
7. <strong>Hario Sasongko</strong> <em>(Director of Sky Boost Animation).</em><br />
8. <a href="http://www.new.facebook.com/profile.php?id=739532249" target="_blank"><strong>M. Adi Panuntun</strong></a> <em>(President Director of PT. Sembilan Matahari).</em><br />
9.  	<strong>Nauval Yazid </strong><em>(Publicity Coordinator of Jakarta International Film Festival (JiFFest)).</em><br />
10. <strong>Sakti Parantean </strong><em>(Founder and Executive Producer of Fictionary Media Technology).</em><span style="color: #ff0000;"><strong> &#8211; Go to UK &#8211; </strong></span><em><br />
</em></p>
<h3>Category Interactive</h3>
<p>1. <a href="http://www.new.facebook.com/profile.php?id=533406539" target="_blank"><strong>Akhda Khalid</strong></a> <em>(Co-founder of PT. Gue Banget Indonesia &#8211; <a href="http://www.Guebanget.com" target="_blank">Guebanget.com</a>).</em><br />
2. <a href="http://think.web.id/brain/anantya/" target="_blank"><strong>Anantya</strong></a> <em>(Co-Founder, Owner &amp; Executive Director of <a href="http://www.think.web.id" target="_blank">Think.Web</a>).</em><br />
3. <a href="http://www.new.facebook.com/profile.php?id=681148857" target="_blank">Andi Martin S</a> <em>(The Founder of Main Games Studio).</em><br />
4. <strong>Harun Nurasyid</strong> <em>(Founder and CEO of Entry Indonesia, Founder Music Factory Indonesia).<br />
</em>5<em>. </em><strong>Lelya T. Lestari</strong> <em>(Founder and Director of PT. Damarwangi).</em><br />
6. <a href="http://www.new.facebook.com/profile.php?id=522775110" target="_blank"><strong>Pitra Satvika</strong></a> <em>(Co-founder and Director of STRATEGO).</em><br />
7. <a href="http://www.new.facebook.com/profile.php?id=549608968" target="_blank"><strong>Rachman Ibrahim</strong></a><strong> </strong><em>(Founder and Team Leader of Dataworks Indonesia).</em><span style="color: #ff0000;"><strong> &#8211; Go to UK -</strong></span><br />
8. <a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" target="_blank"><strong>Ramya Prajna S</strong></a> <em>(Co-Founder, Owner &amp; Managing Director of <a href="http://www.think.web.id" target="_blank">Think.Web</a>).</em><br />
9. <strong><a href="http://www.new.facebook.com/profile.php?id=525236725" target="_blank">Tuhu Nugraha</a></strong> <em>(Web Consultant of PT. Virtual Media Nusantara).</em><br />
10. <strong>Wisman Tjiardy</strong> <em>(Founder and Director of PT. Netpolitan)</em></p>
<h3>Category Fashion</h3>
<p>1.  	<strong>Ani R.A Suryani</strong> <em>(Owner and Fashion Designer of Popperca).</em><br />
2. <strong>Aulia Mauludi</strong> <em>(Founder of Kahloos Room Surabaya and Klampist Community).</em><br />
3. <strong>Bata Manurun </strong><em>(Director of Kelompok Usaha Bersama Tenun Adat Rongkong).</em><br />
4. <a href="http://www.new.facebook.com/profile.php?id=751612080" target="_blank"><strong>Dicky Sukmana</strong></a> <em>(Founder of Cakrawala Media (Suave Catalogue) and Invictus Indonesia).</em><br />
5.  	<strong>Dwi Putra H.A</strong> <em>(Co-Founder of House of Rotten Apple and Other Rag Enterprise (ORE)).</em><br />
6. <a href="http://www.new.facebook.com/profile.php?id=521099702" target="_blank"><strong>Febby Arhemsyah</strong></a> <em>(Owner of Twoclothes Skateboard Wear Industries). </em><br />
7. <strong>Nola Marta A. Pantouw</strong> <em>(Owner of Nomara Couture).</em><br />
8. <a href="http://www.new.facebook.com/profile.php?id=677996352" target="_blank"><strong>Oscar Lawalata</strong></a> <em>(Owner, Fashion Designer and Managing Director of PT OSCAROSCAR).</em><span style="color: #ff0000;"><strong> &#8211; Go to UK -</strong></span><br />
9. <strong><a href="http://www.new.facebook.com/profile.php?id=815178535" target="_blank">Pharlymaviec Musadi</a> </strong><em>(Owner and Head Designer of Distribute Merchandising and Parental Advisory Baby Clothing).</em><br />
10. <strong>Theresia Alit</strong> <em>(Owner and Marketing Director of Endorsindo Makmur Selaras (Bloop – Endorse Store)).</em></p>
<h3>Category Coomunications</h3>
<p>1. <strong>Bimo Dewanto </strong><em>(Owner and Managing Director of Ciptaimaji Communications).</em><br />
2. <strong>Christiawan Lie<em> </em></strong><em>(Owner and Director of Caravan Studio).</em><br />
3. <a href="http://www.new.facebook.com/profile.php?id=751612080" target="_blank"><strong>Dicky Sukmana</strong></a> <em>(Founder of Cakrawala Media (Suave Catalogue) and Invictus Indonesia).<br />
</em>4. <a href="http://www.new.facebook.com/profile.php?id=523149028" target="_blank"><strong>Iim Fahima</strong></a> <em>(Founder, Owner, Director and Online Strategist of Virus Communications).<br />
</em>5. <strong>Irfan Amalee</strong> <em>(Founder and CEO of Pelangi Mizan Publisher).</em><span style="color: #ff0000;"><strong> &#8211; Go to UK -</strong></span><br />
6. <strong>Rudy Tjahjadi</strong> <em>(Managing Director of Admire).</em><br />
7. <a href="http://www.new.facebook.com/profile.php?id=500014316" target="_blank"><strong>Salvador Sianturi </strong></a><em>(Strategic Marketing Manager of Universal Music Indonesia).</em><br />
8.<a href="http://www.new.facebook.com/profile.php?id=733069681" target="_blank"><strong>Tommy Trisdiarto</strong></a> <em>(Owner and Director of Ant Communications, GM  of Hardrock Radio Bali).</em><br />
9. <strong><a href="http://www.new.facebook.com/profile.php?id=525236725" target="_blank">Tuhu Nugraha</a></strong> <em>(Web Consultant of PT. Virtual Media Nusantara).<br />
</em>10. <a href="http://www.new.facebook.com/profile.php?id=604417583" target="_blank"><strong>Warman Nasution</strong></a> <em>(Program Director of PT. Radio Prambors).</em></p>
<p>Kelanjutannya, ikut serta lah gue &amp; Anan dengan segala proses nya. 3 hari kita di Karantina.<br />
Hari 1: Penjurian dengan presentasi didepan para juri &amp; mendapat beberapa pertanyaan. Kemudian melakukan English Test.<br />
Hari 2: Diskusi terbuka dengan pihak BiNus. Berangkat ke Bandung &amp; menghadiri KickFest&#8217;08.<br />
Hari 3: Award announcement.</p>
<p>3 hari bersama orang-orang ini benar-benar menggugah hati. Mereka bener-bener the real creative people.<br />
Beberapa orang jika dilihat sepintas jenis usahanya adalah seperti ikut-ikutan trend bisnis, tapi kalo dilihat lebih dalam, ternyata bisnis mereka bener-bener punya statement yang berbeda dan itu yang membuktikan mereka bisa bersaing di industry yang sudah penuh persaingan.</p>
<p>Dari masing-masing kategori hanya 1 orang yang pergi ke UK. Orang dari British Council bilang kalo 40 Finalist ini adalah sudah pemenang, hanya saja tidak beruntung untuk pergi ke UK.<br />
Dan saya sangat percaya akan hal itu, dari kualitas orang-orangnya memang jelas bahwa 40 orang ini adalah pemenang.</p>
<p>Pada perjalanan dari Jakarta ke Bandung atau ketika pulangnya ke Jakarta, ada hal lain yang gue jumpai. Selain creatively genius ternyata mereka juga gila. Di bus kita bisa ketawa-ketawa ngakak dan menjadi sangat dekat karena kegilaan orang-orang ini.</p>
<p>Bener-bener pengalaman yang luar biasa.</p>
<blockquote><p>Anan&#8217;s Think:</p>
<p>Lolos IYCE (walau belum menang) jadi salah satu <em>icing on the cake</em> buat gue di bulan Juli. It&#8217;s a fun month buat gue. Banyak hal-hal menyenangkan terjadi di bulan itu. Menyenangkan sekali bisa bertemu dengan banyak orang. Walau tidak menghabiskan waktu di bis ceria dan memilih untuk tertidur di bis satunya lagi, but still I think it was a fun experience <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Yang menarik justru sebenarnya the concept of everybody is a winner. Yes, we all a winner! At least itu yang gue rasakan di dalam hati gue. Mungkin memang bukan pada saat IYCE, tapi at our own path, each of us akan membuktikan we will be a winner. <a href="http://www.new.facebook.com/profile.php?id=815178535" target="_blank">Pharlymaviec Musadi</a> (namanya susah ya, gue manggilnya Pey aja), dia ikut kategori fashion dan walau belum menang di IYCE kemarin, ternyata berhasil menang <a href="http://www.danamon.co.id/content_a.php?idCon=572&amp;lng=2&amp;mn=1&amp;bn=64">Danamon Award</a> (Penghargaan Bagi Pejuang Masyarakat).  Selain itu Hario Sasongko, yang ikut di kategori screen walau belum menang di IYCE, berhasil memenangkan <a href="http://www.inaicta.web.id/static-myinaicta/" target="_blank">INAICTA 2008</a> untuk kategori E-Entertainment education dengan karya Jungle Forevernya. See everybody is a winner, kalau bukan sekarang, akan datang saat yang tepat kok <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>See ya next year guys.</em>..</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/iycey-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Who dare turns down Google??</title>
		<link>http://think.web.id/brain/anantya-turns-down-google/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/anantya-turns-down-google/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Aug 2008 04:38:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal Rama]]></category>
		<category><![CDATA[Think.Web]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[opportunity]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.think.web.id/brain/?p=223</guid>
		<description><![CDATA[
Sekitar sebulan yang lalu Anan mendapatkan sebuah tawaran luar biasa.
Tulisan pembuka nya seperti ini:
&#8220;Google leadership opportunity
I came across your name on Linked In and I wanted to reach out to you to see if you would be interested in discussing a challenging, new opportunity with Google&#8217;s team in Singapore.&#8221;
Pernah kebayang nggak, the biggest company in [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.google.com"><img class="alignleft size-full wp-image-249" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" title="Google" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2008/08/about_logo.gif" alt="" width="175" height="65" /></a></p>
<p>Sekitar sebulan yang lalu <a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a> mendapatkan sebuah tawaran luar biasa.</p>
<p>Tulisan pembuka nya seperti ini:<br />
<em>&#8220;<strong>Google leadership opportunity</strong><br />
I came across your name on Linked In and I wanted to reach out to you to see if you would be interested in discussing a challenging, new opportunity with Google&#8217;s team in Singapore.&#8221;</em></p>
<p>Pernah kebayang nggak, the biggest company in the world offering you a job?!</p>
<p>Sesaat abis Anan forward email nya ke gue, sempet kepikir ini hoax bukan ya. Nama pengirim nya adalah <strong>Jeanine Wade</strong>. Gue coba googling nama itu dan semua result nya emang nunjukin relate nya dia sama Google.</p>
<p>Berikut gue masukin hasil capture message <a href="http://www.linkedin.com" target="_blank">LinkedIn</a> nya.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-250" title="Email" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2008/08/linkedin-google.png" alt="" width="499" height="519" /></p>
<p>Next thing is, Anan tanya ke gue &#8220;gimana ya ma?&#8221;.<br />
Waduh, gue sama sekali have no idea kalo sampe ada tawaran seperti ini. Tapi gue cuman ingetin, semakin dalem kita menanggapi tawaran itu akan semakin bingung nentuin arah nya.</p>
<p>Anan cukup bingung untuk menentukan langkah, dan gue yakin gue sendiri akan berada dikebingungan yang sama dengan dia kalo dapet kesempatan seperti itu.<br />
Walaupun kami adalah pemilik perusahaan, yang mungkin ada orang yang bisa bilang &#8220;hire orang baru untuk gantiin &amp; ambil kesempatannya&#8221;, tapi pada kenyataannya jauh lebih rumit dari itu. Terutama untuk perusahaan yang baru mulai seperti <a href="http://www.think.web.id" class="kblinker" title="More about Think.Web &raquo;">Think.Web</a>.</p>
<p>Nggak berapa lama Anan tanya sama gue, &#8220;bikin rejection letter nya gimana ya ma?&#8221;. Gue langsung tanya &#8220;jadi keputusan lo menolak tawaran itu nan?&#8221;.<br />
Anan memutuskan untuk tetap bersama membangun Think.Web.<br />
Saat gue tanya alasannya, dia bilang &#8220;banyak yang belum gue beresin &amp; kerjain di Think.Web ma, belum lagi tanggung jawab terhadap pegawai&#8221;.<br />
Sebuah keputusan yang bijak.</p>
<p>Gue percaya setelah kita berhasil membawa Think.Web menjadi besar dan stabil, peluang-peluang besar seperti ini lebih mudah didapat.</p>
<p>What &#8216;da ya think?</p>
<blockquote><p><strong>Anan&#8217;s Think:</strong></p>
<p>Tell the truth tadinya gue pikir hoax, tapi terlepas dari itu, gue seperti dihadapkan pada kenyataan lucu, &#8220;Kalau lo ditawarin kerjaan, ditempat yang bagus, big brand. Lo tau lo bisa, and lo tau kualitas diri lo. Apa yang akan lo lakukan?&#8221;</p>
<p>Ketika dihadapkan pada pilihan itu, sejujurnya yang ada dikepala cuma: &#8220;Gue udah milih Think.Web sebagai tempat gue besar. Gue udah menjatuhkan pilihan dan sekarang gue harus bertanggung jawab terhadap pilihan itu.&#8221; Sewaktu menjawab bahwa gue tetap memilih <em>Think.Web pada saat itu gue ngerasa it&#8217;s the right thing to do.</em></p>
<p><em>But then</em>, gue juga jadi penasaran, yah namanya juga manusia:<br />
&#8220;Apa rasanya ya kerja di Google?&#8221;<br />
&#8220;Ini kesempatan, mmm kalau ga diambil bisa ga ditambah di CV, &#8216;<em>Ive turn down Google job offering</em>?&#8221;</p>
<p><em>And then second thing occur</em>:<br />
<em>My advice to all of the colleague, build your personal brand online! It&#8217;s your future. How would a big company or good overseas head hunter know you? </em>Ya lewat jalur online. <em>My friend, my advice is really take time to build you online brand</em>. Kalau lo punya good education, good experience and good vision, just show it. Beberapa kawan sudah melakukan hal ini, tapi sepertinya we all need to do it, karena kesempatan seperti ini ada disekeliling kita. Manfaatkan kesempatan yang ada! I believe i still get my second opportunity, after I see Think.Web made it big.</p></blockquote>
<p><img src="file:///C:/DOCUME~1/Rama/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot-2.jpg" alt="" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/anantya-turns-down-google/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indonesia Bersatu</title>
		<link>http://think.web.id/brain/indonesia-bersatu/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/indonesia-bersatu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 May 2008 12:44:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Rama]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Nasionalisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.think.web.id/brain/?p=171</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu, Didot, teman saya pernah bilang &#8220;orang-orang Indonesia itu cuman bersatu kalo pas tim Indonesia bertanding olah raga&#8221;. Waktu itu ada pertandingan piala Asia, semua orang antusias untuk nonton di Senayan untuk membela nama Indonesia. Yah walaupun setelah pertandingan usai diluar stadion kembali ada perkelahian antar penontong. Bayangkan, padahal beberapa menit sebelum nya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa waktu lalu, <a href="http://didotprihadi.multiply.com" target="_blank">Didot</a>, teman saya pernah bilang &#8220;orang-orang Indonesia itu cuman bersatu kalo pas tim Indonesia bertanding olah raga&#8221;. Waktu itu ada pertandingan piala Asia, semua orang antusias untuk nonton di Senayan untuk membela nama Indonesia. Yah walaupun setelah pertandingan usai diluar stadion kembali ada perkelahian antar penontong. Bayangkan, padahal beberapa menit sebelum nya mereka sama-sama berteriak &#8220;Indonesia!!&#8221;.</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-172" style="margin-left: 15px; margin-right: 15px; float: left;" title="thomas-uber" src="http://www.think.web.id/brain/wp-content/uploads/2008/05/thomas-uber.png" alt="" width="294" height="158" />Saat ini sedang berlangsung kejuaraan Thomas &amp; Uber Cup. Campaign nya sudah dilakukan oleh sebuah group <a href="hhttp://www.transtv.co.id/" target="_blank">TV station</a> minimal sebulan sebelum nya. Cukup smart campaign nya karena yang di iklan kan tidak langsung acara/event nya tapi justru menyadarkan bahwa Bulu Tangkis adalah bagian dari Indonesia.<br />
Tagline &#8220;I Love Badminton&#8221; digaung kan jauh-jauh hari. Commitment nya pun jelas, seluruh pemain dan official terlibat penuh dalam semua campaign.</p>
<p>Mudah-mudahan saja semua berjalan sesuai harapan, piala Thomas &amp; Uber kembali ke Indonesia. Lumayan lah boosting untuk masyarakat Indonesia yang lagi ilfil sama pemerintah gara-gara BBM yang akan naik. Lagian kalo juara juga bertepatan dengan momentum hari Kebangkitan Nasional.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/indonesia-bersatu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mypersonality.info</title>
		<link>http://think.web.id/brain/mypersonalityinfo/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/mypersonalityinfo/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Dec 2007 04:30:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal Rama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.think.web.id/brain/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ramyaps.mypersonality.info" target="_top"><img src="http://badges.mypersonality.info/badge/0/3/36916.png" border="0" alt="Click to view my Personality Profile page" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/mypersonalityinfo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
