<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Brain of Think.web &#187; Random Thought</title>
	<atom:link href="http://think.web.id/brain/category/random-thought/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://think.web.id/brain</link>
	<description>this Brain continously Think about Web, and sometime other things too</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 19:23:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Change: The Search Habit</title>
		<link>http://think.web.id/brain/change-the-search-habit/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/change-the-search-habit/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 May 2010 16:32:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[Random Thought]]></category>
		<category><![CDATA[Social Networking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=1078</guid>
		<description><![CDATA[Memperhatikan sebuah perubahan terjadi merupakan pekerjaan yang menyenangkan. Bayangkan antisipasi, bayangkan harapan, bayangkan kemajuan. Keisengan saya memperhatikan perubahan itu jugalah yang membersitkan sebuah senyum di wajah saya, setelah seharian lelah bermain kejar-kejaran dengan deadline. Alkisah, ketika saya sedang iseng mempergunakan kenyamanan WIFI ditengah sebuah cafe di bilangan Jakarta Selatan. Ketika mata sudah agak lelah memperhatikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Memperhatikan sebuah perubahan terjadi merupakan pekerjaan yang menyenangkan. Bayangkan antisipasi, bayangkan harapan, bayangkan kemajuan. Keisengan saya memperhatikan perubahan itu jugalah yang membersitkan sebuah senyum di wajah saya, setelah seharian lelah bermain kejar-kejaran dengan deadline.</p>
<p>Alkisah, ketika saya sedang iseng mempergunakan kenyamanan WIFI ditengah sebuah cafe di bilangan Jakarta Selatan. Ketika mata sudah agak lelah memperhatikan status dan update-an foto di Facebook [<em>for the record</em> gue ga mainan ya, Facebook itu bagian dari kerja gue sehari-hari. SUWER], gue melakukan aktivitas yang anehnya tiba-tiba gue lakukan pakai insting.<em> I&#8217;m searching</em>!</p>
<p>Dan baru setelah aktifitas instingtif ini gue lakukan untuk kesekian puluh kalinya, gue baru menyadari satu hal: <em>Facebook is my new search engine</em>!  Yang menarik, hasil search yang ditawarkan datang semeriah munculnya pelangi sehabis hujan.</p>
<p>Nih contohnya, gue coba untuk search salah salah satu film yang mau gue tonton: the newest Shrek movie di Facebook.  Karena lupa sudah sudah Shrek yang keberapa gue cuma mengetik kata kunci Shrek. Tidak ada awalan dan tidak ada hasilnya. Hasilnya? Fenomenal!!!</p>
<p>Berlebihan? Nda juga kook. Coba deh banding hasil di google dengan hasil search di Facebook, <em>and i think you&#8217;ll get my point</em>.</p>
<p>Ini hasil search gue di Google dengan  kata kunci Shrek:<br />
<a rel="attachment wp-att-1079" href="http://think.web.id/brain/change-the-search-habit/screen-shot-2010-05-26-at-11-03-03-pm/"><img class="aligncenter size-full wp-image-1079" title="Google Search Result on Shrek" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/05/Screen-shot-2010-05-26-at-11.03.03-PM.png" alt="" width="575" height="342" /></a><br />
Seperti yang bisa dilihat, hasil pencariannya secara normal menawarkan what&#8217;s on Shrek, link ke official sitenya, review dari imdb untuk shrek than 2001, review lagi dari imdb untuk Shrek than 2002, hasil dari wikipedia, amazon, youtube. [menguap] Hum berguna <em>but…nothing seems new.</em></p>
<p>Sekarang coba kita lihat apa hasil search gue di Facebook:<br />
<a rel="attachment wp-att-1080" href="http://think.web.id/brain/change-the-search-habit/screen-shot-2010-05-26-at-11-15-26-pm/"><img class="aligncenter size-full wp-image-1080" title="Search Category" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/05/Screen-shot-2010-05-26-at-11.15.26-PM.png" alt="" width="170" height="252" /></a><br />
Ini alasan kenapa guess suka hasilnya. Amazingly it refer me to a Shrek page, dimana guess bisa ikutan Ogre Resistance (<em>I don&#8217;t know what that is…I haven&#8217;t seen the movie, but It definitely make me want to see the movie</em>).  And several other Shrek related Facebook Page.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-1081" href="http://think.web.id/brain/change-the-search-habit/screen-shot-2010-05-26-at-11-15-16-pm/"><img class="aligncenter size-full wp-image-1081" title="Care To Join The Resistance?" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/05/Screen-shot-2010-05-26-at-11.15.16-PM.png" alt="" width="535" height="520" /></a></p>
<p>The fun is yet to begin because after I see this pages, I also get referrence from my friends that has previously watched the movie. All I got to do is refer to my movie-fanatic fellow to count on how good is the film actually is [if the review is so-so, i opt for DVD session instead]. The Searching journey has got a bit better with this kind of referrence.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-1082" href="http://think.web.id/brain/change-the-search-habit/screen-shot-2010-05-26-at-11-15-34-pm/"><img class="aligncenter size-full wp-image-1082" title="What My Friends Says" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/05/Screen-shot-2010-05-26-at-11.15.34-PM.png" alt="" width="577" height="408" /></a></p>
<p>And if I still need the old fashion result, I can always see what Big have to offer <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Neat huh??? Proses pencarian di search engine has just got to a new level. Sekarang yang perlu dilakukan adalah menunggu orang lain untuk menyadari hal yang sudah gue sadari, atau melakukan gerakan &#8220;penyadaran&#8221;.</p>
<p>To end my amuzement, and put the last big smile on my face. I just found out that Google feels it&#8217;s highly important to make their brand exist on facebook. Lookey down bellow. Google merasa penting untuk menempatkan Facebook Social Ads to advertise Google Chrome! Ok, I know it&#8217;s a browser and it&#8217;s not the search engine. But nontheles LOL, I still would not search on Chrome if I happen to open Facebook the whole day [not that I actually do it...psttt don't tell anybody!] and do my little searching there? Will in the near future Google advertise itself within Facebook?</p>
<p><a rel="attachment wp-att-1086" href="http://think.web.id/brain/change-the-search-habit/screen-shot-2010-05-26-at-10-51-11-pm/"><img class="aligncenter size-full wp-image-1086" title="Chrome Ad" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/05/Screen-shot-2010-05-26-at-10.51.11-PM.png" alt="" width="593" height="293" /></a></p>
<p>*Opening Chrome &#8211; to open facebook &#8211; to do my little searching for another life-changing writing material*</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/change-the-search-habit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Too Much Discount Will Kill You</title>
		<link>http://think.web.id/brain/too-much-discount-will-kill-you/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/too-much-discount-will-kill-you/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2008 04:15:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Random Thought]]></category>
		<category><![CDATA[brand]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=442</guid>
		<description><![CDATA[Saya memang bukan terlalu penikmat makanan Pizza. Plus pizza yang saya kenal (dan suka) adalah pizza yang sudah &#8216;di lokal kan&#8217;. Dikepala saya pizza itu roti nya tebal. Tetapi kemudian teman-teman saya bilang kalau pizza yang asli negara nya tidak seperti itu, roti tebal itu hanya untuk memuaskan perut orang Indonesia yang kapasitas nya besar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.merickara.com/1_bsides/1_whitestripe/discount_sandwich.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-600" title="discount_sandwich" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2008/10/discount_sandwich.jpg" alt="" width="270" height="270" /></a>Saya memang bukan terlalu penikmat makanan Pizza. Plus pizza yang saya kenal (dan suka) adalah pizza yang sudah &#8216;di lokal kan&#8217;. Dikepala saya pizza itu roti nya tebal. Tetapi kemudian teman-teman saya bilang kalau pizza yang asli negara nya tidak seperti itu, roti tebal itu hanya untuk memuaskan perut orang Indonesia yang kapasitas nya besar <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kemudian muncullah 1 buah restaurant pizza yang terlihat lebih berkelas. Interior nya berwarna putih-putih, dengan riasan neon box biru. Furniture-furniture nya juga terlihat modern dan elegant. Restaurant Pizza ini bernama Izzi Pizza (IP).  Muncul dengan positioning yang lebih berkelas dan secara harga pun diatas dari pendahulu nya. Tetapi sebenarnya tanpa liat daftar menu pun image yang tercipta juga seperti itu, berkelas.</p>
<p>Menu pizza nya menurut saya tidak biasa (dibanding pendahulunya). Hadir dengan roti tipis dan nama-nama menu yang lebih sering terdengar di film-film hollywood. Saya beberapa kali makan di tempat ini. Dan ada menu-menu yang saya suka. Tetapi memang kehadiran saya tidak lebih sering dibanding dari restaurant pizza yang satunya.</p>
<p>Ketika ada sebuah provider CDMA yang menjalankan program promosi, IP merupakan salah satu restaurant yang gencar memberikan promosi. Rasanya hampir setiap teman yang menggunakan Esia pasti bilang &#8220;di IP aja, nih gue ada discount&#8221;. Akibat sering nya saya jadi sedikit bertanya, &#8220;emang dia nggak laku ya?&#8221;.</p>
<p>Kemudian muncul masanya dimana hampir semua kartu kredit punya discount khusus di restaurant-restaurant tertentu. IP juga termasuk salah satu yang sering saya jumpai promo nya. At least untuk kartu kredit yang saya gunakan pasti saja ada. Biasanya promo nya adalah discount 30-50% dihari Senin s.d Jumat.<br />
Saya jadi bertanya lagi &#8220;kok kesan berkelasnya jadi luntur ya, ini apa dia sepi ya?&#8221;. Kalau pas lewat resturant nya saya lihat sih ramai, tapi sekarang jadi mikirnya &#8220;ini rame pasti salah satu orang nya memanfaatkan promo nya&#8221;.</p>
<p>Nah terakhir yang saya tahu adalah discount 50% untuk menu makanannya di setiap hari nya (tanpa harus menggunakan kartu kredit atau kartu debet). Sedangkan discount 75% untuk di hari Senin &amp; Rabu. WHAT!!!<br />
Itu kan sama aja harga nya diturunin 50% dan ada discount 25% di hari-hari tertentu.<br />
Wah image berkelasnya sudah nggak ada lagi dimata saya.</p>
<p>Apa ini dikarenakan dia mau berganti positioning market ya? tapi kan jadinya yang dulu-dulu membeli dengan harga tanpa discount jadi seperti tertipu. Hari-hari gini kan jamannya orang naikin harga, kok yang ini malah diturinin.</p>
<p>Gimana menurut Anda ketika bertemu perusahaan yang selalu memberikan discount?</p>
<blockquote><p><a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a>&#8216;s Think:</p>
<p>My gosh, kemarin gue baru aja memikirkan hal yang sama dan ngobrolin ini sama nyokap gue. Jadi ceritanya gue lewat depan Izzi Pancoran and ada banner segede patung pancoran di tempel di kaca Izzi, discount 50%. Nyokap bilang, heran ini Izzi kok diskon terus, kalo ga diskon ga ada yang dateng ya?&#8221;.</p>
<p>Gue juga akhirnya berasumsi sama, karena terlalu sering ngasih diskon, jangan-jangan pelanggannya jadi terbiasa kena harga diskonan.  Di kepala gue sih posisis Izzi sebagai resto pizza sebenarnya tidak terlalu menurun drastis dalam hal kelas, hanya saja gue kemudian menempatkan IP sebagai resto pizza yang &#8220;murah hati&#8221; dan akan datang kalau kebetulan ada diskonan <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  </p>
<p>Eh tapi lumayan ah ma diskonannya, ada saatnya temen-temen gue kalo traktir ulang tahun pasti di Izzi, sampai suatu saat semua pada protes karena bosen.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/too-much-discount-will-kill-you/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Go For Sidejob</title>
		<link>http://think.web.id/brain/sidejob/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/sidejob/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2008 02:55:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[Random Thought]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[company]]></category>
		<category><![CDATA[passion]]></category>
		<category><![CDATA[work]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=366</guid>
		<description><![CDATA[Judul posting ini mungkin sesuatu yg nggak lazim buat para orang yang diberikan tanggung jawab menjalankan perusahaan, lebih-lebih pada mereka yang kebetulan juga pemilik perusahaan seperti saya &#38; Anan.  Keberadaan Sidejob selalu saja jadi dilema untuk banyak orang. Bukan cuman mereka yang menjalankannya, tetapi juga mereka yang akan atau memang terkena imbas nya. Kegiatan sidejob [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul posting ini mungkin sesuatu yg nggak lazim buat para orang yang diberikan tanggung jawab menjalankan perusahaan, lebih-lebih pada mereka yang kebetulan juga pemilik perusahaan seperti saya &amp; <a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a>. </p>
<p>Keberadaan Sidejob selalu saja jadi dilema untuk banyak orang. Bukan cuman mereka yang menjalankannya, tetapi juga mereka yang akan atau memang terkena imbas nya. Kegiatan sidejob biasanya berkait langsung dengan penghasilan tambahan. Kenapa orang melakukan sidejob atau pekerjaan sampingan/tambahan, karena memang orang tersebut merasa uang yang didapatkan dari pekerjaan utamanya tidak/kurang mencukupi. </p>
<p>Ini yang saya rasakan ketika ada orang yang bertanya &#8220;di perusahaan lo diperbolehkan SJ nggak?&#8221;. Agak berat jawabnya, ini kan menyangkut ke &#8216;perut&#8217; setiap orang. Kebutuhan orang lebih-lebih yang memiliki keluarga pasti berbeda-beda. Walaupun diperusahaan kami standar pendapatannya cukup baik (atau malah saya berani katakan baik), tetapi kebutuhan setiap orang berbeda-beda. Pada awalnya saya mengatakan &#8220;SJ yang bidangnya sama dengan pekerjaannya di kantor ya nggak boleh, tapi untuk yang bidanya nggak sama ya silahkan aja&#8221;.</p>
<p>Tapi biasanya masalahnya akan muncul saat SJ yang bidangnya tidak sama itu mengambil waktu kerja orang tersebut. Entah waktu kerja nya atau waktu istirahat nya atau apapun itu.</p>
<p>Kemudian saya mendengarkan salah satu tips dari pembahasan career coach di Hard Rock FM radio Jakarta. Pembahasan ini terdapat pada acara Drive n Jive (di hari yang saya lupa jadwalnya), dan Rene Suhardono sebagai nara sumbernya. Baru-baru ini, saya juga mendengarkan lagi diskusi dengan topik yang sama dari Rene.</p>
<p>Nah ini intinya:</p>
<p><strong>Go For Sidejob!!<br />
</strong>asal pekerjaan itu adalah sesuai dengan passion Anda. Banyak orang yang pekerjaannya tidak sesuai dengan passion nya. Jika sudah begini coba lah pekerjaan-pekerjaan lain <span style="text-decoration: underline;">untuk memuaskan passion</span> Anda. Misalnya Anda adalah teller pada sebuah bank, dan merasakan punya passion untuk bermusik, maka go for it. Atau Anda seorang programmer tetapi punya passion pada fotografi, coba saja lakukan pekerjaan itu.</p>
<p><strong>Jangan lakukan untuk uang.<br />
</strong>Ingat tujuannya, untuk passion <span style="text-decoration: underline;">bukan untuk uang</span>. Uang yang didapat hanyalah sebagai bonus. Ketika sudah <em>money oriented</em> kita akan kembali terjebak pada ambisi mengejar uang tanpa mengindahkan kesenangan hati.<br />
Mungkin saya perlu bicara sedikit mengenai penting nya passion dalam bekerja. Passion adalah sebuah kecintaan terhadap sesuatu yang dapat memberikan tambahan tenaga ketika melakukan passion tersebut.  Lebih dari itu, passion memberikan tambahan tenaga pada hidup kita. Karena itu lakukanlah pekerjaan tambahan untuk memuaskan passion Anda.</p>
<p><strong>Passion for Energy Management.<br />
<span style="font-weight: normal;">Dengan &#8216;suntikan&#8217; energi yang didapat dari menjalankan passion maka setiap orang akan mempunyai energy lebih atau dapat melakukan recharge terhadap energi nya. Setiap oranya yang sudah habis waktunya atas kegiatan rutinitas akan sulit punya waktu untuk istirahat. Karena itu buat saya selalu yang penting adalah <span style="text-decoration: underline;">Energy Management bukan Time Management</span>. <br />
Waktu sampai kapan pun tidak akan mungkin lebih dari 24 jam, 7 hari seminggu. Yang memungkinkan adalah kalau kita mengatur energy kita. Karena energy kita masih mungkin mendapat &#8216;slot-slot&#8217; tambahan.</span></strong></p>
<p>Saya percaya dihari tua nanti, setelah tidak banyak energy yang tersisa pada seseorang, maka pekerjaan yang masih mungkin dilakukan adalah pekerjaan yang sesuai dengan passion. Bukan sesuatu yang buruk jika hal tersebut sudah dimulai dari sekarang. </p>
<p>Jangan lakukan 50-50 untuk mengerjakan Sidejob, lakukan 100-100. 100 untuk pekerjaan utama dan 100 untuk pekerjaan tambahan. Akan jauh lebih baik jika keputusan mengenai Side job for passion ini Anda komunikasikan dengan pemimpin Anda.<br />
Lebih-lebih jika ada permasalahan dengan pendapatan, diskusikan dengan pimpinan Anda dan cari jalan keluar yang win-win. Jadi, sidejob bukan lah semata-mata solusi untuk pendapatan yang kurang. </p>
<p>Dan coba diingat, kalau bicara akan kebutuhan uang, bukankah hal ini adalah hal yang relatif? semua orang samapai kapanpun tidak akan merasa cukup dengan uang yang didapatkan.</p>
<p>Nah, sudahkah Anda melakukan Sidejob sebagai penyaluran passion Anda?</p>
<blockquote><p>Anan&#8217;s Think:</p>
<p>Merajut termasuk sidejob? Then I found my ultimate side job hehehe&#8230;Memang ada 2 hal yang sangat mendasar dari kenapa orang melakukan side job. Satu karena memang sudah panggilan hati untuk menyalurkan passion tadi dan satu lagi memang untuk kebutuhan finansial belaka. Passion gue dalam hidup, sampai saat ini ada 2 hal, menulis dan merajut (di luar passion terhadap dunia online tentunya, kalau yang itu sih sudah jadi pekerjaan utama). </p>
<p>Yang dijadikan sidejob sejauh ini baru kegiatan merajut, yang dikerjakan selama weekend, melepas penat, letih dan voila jadi deh satu taplak, doily (ini taplak kecil), tas, well anything yang gue mau bikin dengan rajutan. Karena sidejob yang ini berhubungan dengan passion, sampai sekarang penghasilan saya dari sini masih sedikit. Karena memang tidak ada niat untuk &#8220;menjual secara komersil&#8221; hasil rajutan saya ini.</p>
<p>Belakangan tawaran sidejob untuk passion kedua gue mulai berdatangan, tapi sampai saat ini gue belum sampai hati untuk melakukannya karena berhubungan dengan tawaran finansial yang menyertainya. Mungkin kalau tawaran sidejobnya datang ga dengan tawaran finansialnya akan langsung diambil? Hehe nggak deng, untuk passion yang ini kayaknya gue komersil.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/sidejob/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hari Indonesia Merdeka: 17 Agustus 2008</title>
		<link>http://think.web.id/brain/hari-indonesia-merdeka-17-agustus-2008/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/hari-indonesia-merdeka-17-agustus-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Aug 2008 04:47:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Random Thought]]></category>
		<category><![CDATA[Nasionalisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=240</guid>
		<description><![CDATA[63 tahun yang lalu bangsa ini Merdeka. Gue baru berpikir kalo kemerdekaan Indonesia itu adalah hasil dari LANGKAH STRATEGIS. Sebuah pengambilan keputusan di waktu yang tepat. Yang terjadi di 17 Agustus 1945 bukan momentum perang merebut sesuatu dan kemudian berhasil mengibarkan bendera merah putih. Atau bahkan sebuah momentum pemberian kemerdekaan seperti negara tetangga. Proklamasi Kemerdekaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-241" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" title="Indonesia 63 tahun" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2008/08/indo-63th-300x287.jpg" alt="" width="300" height="287" />63 tahun yang lalu bangsa ini Merdeka.</p>
<p>Gue baru berpikir kalo kemerdekaan Indonesia itu adalah hasil dari LANGKAH STRATEGIS.<br />
Sebuah pengambilan keputusan di waktu yang tepat.</p>
<p>Yang terjadi di 17 Agustus 1945 bukan momentum perang merebut sesuatu dan kemudian berhasil mengibarkan bendera merah putih.<br />
Atau bahkan sebuah momentum pemberian kemerdekaan seperti negara tetangga.</p>
<p>Proklamasi Kemerdekaan RI adalah sebuah langkah strategis yang diambil presiden Soekarno &amp; wakilnya Moh. Hatta, atas dorongan para pemuda.<br />
Langkah yang diambil saat Jepang mengaku kalah perang terhadap sekutu sehingga di Indonesia terjadi kekosongan kekuasaan.</p>
<p>Mungkin hal seharusnya mendasari negara ini kedepan. Bukan berjuang lewat demo untuk sesuatu yang sebenernya masalah dunia. Atau berharap diberi kasihan. Semua orang seharusnya sadar dan menghormati akan langkah strategis yang dibuat oleh negara.</p>
<p>Menjadi sukses adalah soal melakukan langkah strategis pada waktu yang tepat.</p>
<p>Gimana dengan Anda? Sudahkah Anda melakukan langkah strategis? Bisakah Anda menentukan kapan waktu yang tepat untuk langkah strategis Anda?</p>
<blockquote><p><strong><a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a>&#8216;s Think</strong></p>
<p>Sepertinya intinya sebenarnya adalah: berani bertindak dan menentukan pilihan dan adanya kesempatan untuk melakukannya. Kalau memang ada kesempatannya, <em>choose wisely. Think before you make any decision. </em></p>
<p>Tapi sebenarnya apa ya yang disebut langkah strategis itu? (seperti yang <a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">rama</a> bilangkah:  Sebuah pengambilan keputusan di waktu yang tepat, atau ada definisi lain) Dan bagaimana sebuah langkah bisa dinilai strategis atau tidak? Kalau misalnya keputusan mengumumkan kemerdekaan ternyata malah menimbulkan masalah yang lebih panjang, apakah masih dinilai strategis?</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/hari-indonesia-merdeka-17-agustus-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

