<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Brain of Think.Web &#187; Review</title>
	<atom:link href="http://think.web.id/brain/category/review/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://think.web.id/brain</link>
	<description>Think to give, Not to ask</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 May 2012 15:07:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Another Smart Marketing Moves</title>
		<link>http://think.web.id/brain/2008/07/17/everybody-loves-irene-marketing-moves/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/2008/07/17/everybody-loves-irene-marketing-moves/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jul 2008 15:23:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[everybody loves irene]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.think.web.id/brain/?p=214</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin gue udah sempet bahas soal everybody loves irene (ELI) kan? Dan sekarang, gue akan membahas soal ELI. Kalau ada yang tanya: Yah ampun masih sama ya? Bukannya kemarin udah dibahas? Jawaban saya: Iya masih sama, dan iya kemarin udah dibahas Kalau ada yang tanya: Kenapa? Jawaban saya: lho ini blog saya, saya boleh nulis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemarin gue udah sempet bahas soal everybody loves irene (ELI) kan? Dan sekarang, gue akan membahas soal ELI.</p>
<p>Kalau ada yang tanya: Yah ampun masih sama ya? Bukannya kemarin udah dibahas?<br />
Jawaban saya: Iya masih sama, dan iya kemarin udah dibahas<br />
Kalau ada yang tanya: Kenapa?<br />
Jawaban saya: lho ini blog saya, saya boleh nulis apapun yang bisa tiba-tiba membuat otak saya berpikir &#8220;wah ini cemerlang&#8221;<br />
Kalau ada yang bilang: iya bisa, tapi kenapa?<br />
Jawaban saya: Iya karena ELI membuat satu (lagi) gerakan pintar</p>
<p>Dimana letak kepintarannya? Mari saya tunjukkan.<br />
Tahu <a href="http://www.detik.com" target="_blank">detik</a> dong? Iya detik, portal yang konon merupakan satu-satunya website yang paling sering dikunjungi orang seantero Indonesia. Iya seantero Indonesia. Penduduk Indonesia yang sudah mainan internet menurut APJII saat akan mencapai 50 juta di akhir tahun ini (banyak ya, tapi kayaknya ga semuanya masuk detik ya?).</p>
<p>Nah ELI berhasil masuk dan menempatkan dirinya di salah satu bagian dalam halaman muka detik.com, bukan melalui  dari hasil interview apalagi melalui iklan, ELI masuk melalui blognya detik. Kisahnya  adalah detik punya layanan blog sekarang, dan ini yang dipergunakan (secara disengaja atau tidak) untuk marketing moves  oleh ELI .  Posting blog mereka masuk di halaman muka detik sebagai blog terbaru. Bayangkan sekarang dengan kepopuleran detik yang pembaca setianya 68% (data AC Nielsen tahun 2004) masuk setiap hari ke situs tersebut, sudah berapa banyak orang yang kenal ELI?</p>
<p><a href="http://think.web.id/brain/files/2008/07/detik3.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-218" src="http://think.web.id/brain/files/2008/07/detik.png" alt="" width="500" height="399" /></a></p>
<p>Keliatan kan posting blognya ELI? Nah its another briliant move. Masuk ke detik and you could generate ribuan orang untuk masuk dan mengenal ELI. Apalagi kalau di dalam blognya, berisi tulisan yang nantinya bisa membawa mereka ke masing-masing sarana komunikasi yang sudah dibuat sebelumnya. <em>It&#8217;s a good step</em> untuk membawa orang tahu siap ELI itu. Dan yang paling penting lo ga harus membayar 7 juta rupiah (ini iklan paling murah untuk jangka seminggu yang bisa hadir di halaman muka detik per 2008) dan lo udah bisa dapet publikasi.  See, dunia online menawarkan banyak kesempatan dan cara untuk bisa berpromosi</p>
<p>Bila langkah-langkah dalam dunia online memang distrategikan, banyak cara untuk menjadi terkenal. Dan buat band indie lain,<strong> a<em> keep on promoting yourself out there</em>.</strong></p>
<blockquote><p>Rama&#8217;s Think:</p>
<p>Dan dengan bijaknya pemilik blog ELI juga menempatkan link blog ini di posting nya. Hasilnya&#8230; terjadi lonjakan statistik di blog ini.<br />
Ini lah hasil positif dari spirit sharing di era Web 2.0 ini.<br />
Thanks to ELI and welcome for the new visitor.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/2008/07/17/everybody-loves-irene-marketing-moves/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blog Behind The Scene</title>
		<link>http://think.web.id/brain/2008/07/17/amild-blog-crew/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/2008/07/17/amild-blog-crew/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jul 2008 11:56:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.think.web.id/brain/?p=213</guid>
		<description><![CDATA[Hai all&#8230;setelah beberapa hari tidak menulis. Sepertinya gue tertarik untuk menulis kembali, kali ini terinspirasi dari sebuah email berantai yang mendiskusikan mengenai keberadaan blog. Siapkan mata dan waktu lo, karena sepertinya tulisan ini akan panjang. Sebelum mulai merangkai abcdefg menjadi analisa panjang, saya mau kasih prolog dulu: Kebetulan beberapa waktu yang lalu saya tiba-tiba menemukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hai all&#8230;setelah beberapa hari tidak menulis. Sepertinya gue tertarik untuk menulis kembali, kali ini terinspirasi dari sebuah email berantai yang mendiskusikan mengenai keberadaan blog. Siapkan mata dan waktu lo, karena sepertinya tulisan ini akan panjang.</p>
<p>Sebelum mulai merangkai abcdefg menjadi analisa panjang, saya mau kasih prolog dulu:<br />
Kebetulan beberapa waktu yang lalu saya tiba-tiba menemukan link ini <a href="http://amildcrew.blogspot.com/" target="_blank">amildcrew.blogspot.com</a> yang ternyata adalah blog behind the scene dari para pembuat amild.com. Karena tertarik, saya lantas melihat, berpikir dan kepala saya mulai menganalisa. Posisi behind the scene itu kan sebenarnya punya maksud untuk memberikan cita rasa lain untuk sesuatu,kita sebut saja x, dan sebisa mungkin memberikan kaedah, manfaat dan barokah untuk si x tadi. Dalam kasus ini amildcrew.blogspot.com sebisa mungkin memberikan kaedah, manfaat dan barokahnya untuk amild.com.</p>
<p><strong>Ok saya tuangkan dulu hasil analisa kepala saya</strong><br />
<strong><em>01. Kenapa buat blog?</em></strong><br />
Kalau ditarik ke manfaat dan barokah berarti harus kembali ke fitrah tujuan ada blog biar:<br />
1. beken alias ada yang mengagumi<br />
2. keren<br />
3. punya network<br />
4. sukur-sukur membuat brand yang diasuh jadi terkenal<br />
&#8211;&gt; mari kita telaah keberadaan di amildcrew.blogspot.com:<br />
Kadar kebekenan<br />
Kayaknya masi kurbek ya alias memang kurang beken. Kenapa kurang? kadar kebekenan sebuah blog bisa dilihat dari berapa orang yang ngasi komen dan ngasi link k posting ini. Nah dari hasil pemantauan, yang ngasih komentar masi jarang-jarang dan kayaknya personil sendiri (ga aci dong ya?). Tapi udah lumayan karena shoutboxnya cukup berisi, walau saya juga tidak memilah-milah lagi mana yang personil sendiri mana yang bukan. Karena saya juga ga kenal personilnya siapa saja.<br />
Saya kasih nilai: 1 deh</p>
<p>kadar kekerenan.<br />
Riasannya, kalo dibanding sama temen-temen blognya? Plis deh masi kurang keren, ini mah blog standar yang ga diapa-apain. Ayo dong, bisa lebih baik ituh.<br />
Saya kasih nilai: 0</p>
<p>Punya network<br />
Ok, yang ini mungkin lumayan karena pas dibuka eng ing eng dia menampilkan 22 link ke tempat yang berbeda. Link itu isinya para amilders yang memang sudah cinta mati sama brand, dan juga web-web yang mereka buat untuk sang brand (amild) dan juga ke webnya sang pembuat. Tapi pertanyaannya adalah apakah di web yang mereka link me-link balik (ini kalau tujuannya menciptakan jaringan) sepertinya memang belum. Tapi its a good effort untuk menampilkan:<br />
- all brand fans<br />
- link to you youtube account (<em>its free and</em> semua orang juga udah kesitu)<br />
- link to yahoo groups (<em>oke this is so last century, but perhaps it still work</em>)<br />
- link ke webnya Soundrenaline.<br />
Untuk usaha kerasnya saya kasih nilai: 2 (plus saya berikan link dari tulisan ini ke blog amildcrew&#8230;)</p>
<p>Untuk brand<br />
Nah untuk brand, sepertinya kesadaran untuk membawa netters masuk ke brand belum sepenuhnya disadari. Memang sudah ada beberapa tulisan yang menyingung soal brand dan keberadaan blog memang dibawa untuk mendekatkan crew amild dengan siapapun yang ada di dunia maya sana. Tapi kesadaran penuh dan terstruktur dengan strategi yang jelas nampaknya belum dibangun. Padahal kalau mau bisa saja di beberapa entrynya tulisan soal A Mild Live Soundrenaline memang langsung dibawa ke webnya soundrenaline. Tulisan amild dibawa ke webnya amild. Ini kaya pemain bola yang kerjanya ngoper bola supaya gol. Hasilnya?<br />
Mungkin dari traffic yang mendatangkan backlink ke web brand hanya dari link di sebelah kanan. Dan keberadaan blog ini juga tidak mendorong peringkat brand dalam kancah search engine. Padahal biasanya search engine punya pangsa lebih dari 50% dalam mendatangkan traffic ke dalam sebuah website. Mungkin karena baru, jadi namanya belum ngetop di mesin pencari. Coba search kata kunci soundrenaline 2008 atau A Mild. Yang jagoan malah avolution sedang web amild dan web blog amildcrew ini malah tak hadir meramaikan suasana.<br />
Nah karena kesadaran untuk brand sepertinya belum terlalu dibangun saya kasih nilai: 1</p>
<p><em><strong>02. Kenapa harus amildcrew?</strong></em><br />
Kenapa ngga? Memang idenya menarik. Berusaha memanusiawikan sebuah media. Kalau dekat, kenal dan tahu maka sebuah media akan terasa lebih mengena. Lebih dekat dihati dan lebih bisa mempengaruhi para pengikutnya.<br />
&#8211;&gt; mari kita telaah keberadaan di amildcrew.blogspot.com:<br />
Saran saya untuk hal ini, lebih baik dibuat jalan cerita atau paling tidak plot. Karena yang berusaha ditawarkan disini adalah sebuah personifikasi. Menawarkan sebuah persona berarti harus ada titik-titik yang dijual. Sang &#8220;siapa&#8221; itu harus keluar, tutur berceritanya juga harus bisa pada akhirnya mendekatkan kita pada:<br />
* wartawan gokil yang nulis artikel2 itu buat loe semua<br />
* desainer grafis keren yang membuat coretan-coretan desain<br />
* bu bos cantik yang dengan setia mengawasi anak buah dsb dsb<br />
Disamping tentunya hasil kerja si para crew itu. Karena pake embel-embel crew behind  atau the story of sesuatu harus diungkap (ini yang sih sudah diterapkan sekarang)</p>
<p>Hum, sudah agak pegal mengetik nih. Sepertinya analisa gue berhenti dulu sampai sini yah. Dengan tambahan diakhir: Menurut gue pribadi apa yang dilakukan oleh mereka yang membuat amildcrew ini sudah baik, dari segi niat dan<em> at least they are trying </em>kan. Memang &#8220;kalau ga dimulai sekarang&#8221; ga ada yang akan mulai. Tapi buat gue berstrategi tetap penting. <em><strong>Jadi teman-teman semua, marilah berstrategi dalam apapun yang kita buat.</strong></em></p>
<blockquote><p>Rama&#8217;s Think:</p>
<p>Lepas dari bagian dari strategi atau buah dari dedikasi terhadap project client, untuk inisiatif nya gue acungi jempol. Dan gue akui ini cukup menginspirasi.<br />
So, thanks for the inspiration <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/2008/07/17/amild-blog-crew/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Band Indie Juga Bisa Online Marketing</title>
		<link>http://think.web.id/brain/2008/07/10/everybody-loves-irene/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/2008/07/10/everybody-loves-irene/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Jul 2008 14:13:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Media]]></category>
		<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[Social Networking]]></category>
		<category><![CDATA[everybody loves irene]]></category>
		<category><![CDATA[indie]]></category>
		<category><![CDATA[online marketing]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.think.web.id/brain/?p=209</guid>
		<description><![CDATA[Band boleh indie, tapi pemasaran harus tetap punya strategi yang mantap. Salah satu band indie yang memiliki strategi pemasaran online yang cukup baik adalah Everybody Loves Irene (ELI). Buat yang belum tahu siapa sih ELI ini harap mengetikkan keyword &#8220;Everybody Loves Irene&#8221; di google, niscaya akan segera dapat informasi lengkap soal band yang satu ini. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Band boleh indie, tapi pemasaran harus tetap punya strategi yang mantap. Salah satu band indie yang memiliki strategi pemasaran online yang cukup baik adalah <strong>Everybody Loves Irene (ELI)</strong>. Buat yang belum tahu siapa sih ELI ini harap mengetikkan keyword &#8220;Everybody Loves Irene&#8221; di google, niscaya akan segera dapat informasi lengkap soal band yang satu ini. Karena 9 entry di halaman pertama memang membahas soal siapa Everybody Loves Irene, termasuk 2 social network besar myspace dan multiply yang memang mereka buat khusus untuk promosi band mereka.</p>
<p><strong><a href="http://www.everybodylovesirene.com/" target="_blank">Official Web </a>√</strong><br />
Yap, ELI punya official email. Walau kalau kita search Google ternyata ga keluar di halaman pertama. Namun mereka tetap memiliki official web kan? Karena sedang promosi album ke-2nya, official webnya hanya berupa promo salah satu single mereka yang judulnya Rindu (bisa download juga lho). Beserta link ke beberapa promo page mereka yang lain di berbagai media online. Satu trik lain untuk mempopulerkan lagu mereka, ada code embed yang bisa dimasukkan di web dan ada juga promo untuk album pertama mereka (tentunya juga disertai dengan how to download RBT)</p>
<p><strong>Social Network </strong><strong>√</strong><br />
Ini menarik, karena ELI cukup eksis di dunia per-social network-an. Mulai dari <a href="http://www.myspace.com/everybodylovesirene" target="_blank">myspace</a>, <a href="http://profiles.friendster.com/everybodylovesirene" target="_blank">friendster</a>, <a href="http://everybodylovesirene.multiply.com/" target="_blank">multiply </a>sampai <a href="http://www.facebook.com/pages/everybodylovesirene/7823652799">facebook </a>semua dibabat habis. Di Friendster, teman mereka sudah mencapai 996 orang, move on to facebook, walau fansnya masih sedikit (80 orang), tapi semua fitur yang ditawarkan oleh facebook page dibabat habis. Mulai dari video, foto, event schedule dan discography berjejer manis di halaman facebook mereka.</p>
<p><a href="http://think.web.id/brain/files/2008/07/eli-apps.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-210 alignright" style="float: right" src="http://www.think.web.id/brain/wp-content/uploads/2008/07/eli-apps-300x151.png" alt="" width="300" height="151" /></a><strong>Application </strong><strong>√</strong><br />
Ngomong soal Social Networking, terutama facebook harus punya dong yang namanya application. And yes guys, ELI punya application! Isinya memang agak sama dengan yang ada di web mereka, but still dalam hitungan hari sudah ratusan orang yang menggunakannya.</p>
<p><strong><a href="http://www.imeem.com/everybodylovesirene" target="_blank">Imeem</a> [dan ilike] </strong><strong>√</strong><br />
Another social network, dan yang ini khusus musik, I Love Imeem. Cara kerjanya murup dengan social network lain, bikin account, nyari temen, dan yang satu ini ditambah dengan denger musik.</p>
<p><strong><a href="http://www.youtube.com/everybodylovesirene" target="_blank">Youtube</a> </strong><strong>√</strong><br />
I dont have to explain kenapa youtube penting untuk sebuah band kan? Ok walau view mereka masih agak tipis, tapi at least bisa punya tempat untuk showcasing your clip or rekaman manggung and let the whole world to see.</p>
<p>Gue terus terang cukup salut dengan usaha mereka bermain dengan online media dan benar-benar memanfaatkan kelebihan yang ada di online untuk marketing band mereka. Hope for the best!</p>
<blockquote><p>Rama&#8217;s Think:</p>
<p><a href="http://www.widgetbox.com/widget/everybodylovesirene"><img class="alignright size-medium wp-image-211" src="http://www.think.web.id/brain/wp-content/uploads/2008/07/eli-widget-300x240.png" alt="" width="300" height="240" /></a>Prinsip Indie adalah Independent&#8230; Do It Your Self. Di online media nggak harus mahal, yang penting taktis.</p>
<p>Tambahan Tools yang mereka udah punya juga adalah <strong>Widget</strong><br />
<strong></strong>This is smart. Karena setiap fans nya bisa pasang widget ini dimana pun (Blog, account MySpace, Multiply, etc).</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/2008/07/10/everybody-loves-irene/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kandang Burung</title>
		<link>http://think.web.id/brain/2008/06/15/kandang-burung/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/2008/06/15/kandang-burung/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jun 2008 04:11:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[birdcage]]></category>
		<category><![CDATA[female magazine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.think.web.id/brain/?p=182</guid>
		<description><![CDATA[Apa menariknya sebuah kandang burung? Saya juga kurang bisa menangkapnya. Kecuali mungkin bagi para burung aficionado (hum kalimat ini konotasinya agak aneh ya?). Nah saya masih tidak menangkap mengapa sebuah kandang burung punya arti yang sangat besar, apalagi ketika saya membalik-balik halaman sebuah majalah franchise ibukota dan menemukan si kandang burung ini muncul di beberapa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://think.web.id/brain/files/2008/06/female.jpg"><img class="alignright alignnone size-medium wp-image-183" style="float: right;margin-left: 20px;margin-right: 20px" src="http://www.think.web.id/brain/wp-content/uploads/2008/06/female-300x205.jpg" alt="" width="203" height="139" /></a>Apa menariknya sebuah kandang burung? Saya juga kurang bisa menangkapnya. Kecuali mungkin bagi para burung aficionado (hum kalimat ini konotasinya agak aneh ya?). Nah saya masih tidak menangkap mengapa sebuah kandang burung punya arti yang sangat besar, apalagi ketika saya membalik-balik halaman sebuah majalah franchise ibukota dan menemukan si kandang burung ini muncul di beberapa halaman dalam satu edisi.</p>
<p>Kandang burung yang dalam bahasa inggrisnya dinamakan bird cage yang sedang saya bahas disini adalah salah satu tempat makan yang mungkin akan jadi tempat yang hip dalam beberapa saat lagi (gimana ngga, promonya gila-gilaan). Di salah satu majalah franchise ibukota yang tadi saya sebut diatas, pada edisi Juni 2008, coba deh buka halaman 196. Saya mulai dari paling belakang yah, karena saya suka membaca majalah dari belakang.</p>
<p><strong>Review 1</strong><br />
Si bird cage ini hadir di bagian buzz nightspot (halaman 196). Dalam review pertamanya ini, promosinya memang tidak terlalu bombastis, namun imagenya mendukung. Dikisahkan bahwa interior bird cage didominasi kayu dengan jendela super besar untuk memaksimalkan pencahayaan. Kemudian diterangkan juga kalau tempat ini menawarkan koleksi wine beragam (dan murah) serta koleksi martini yang katanya &#8220;juara&#8221;.<br />
&#8230;dari imagenya saya lumayan tertarik untuk hadir mencoba duduk di posisi paling dekat kaca yang menghadap ke luar, sepertinya akan menyenangkan</p>
<p><strong>Review 2</strong><br />
Secara spektakuler si bird cage ini hadir di 1 halaman sebelum buzz nightspot, yaitu di buzz dining (halaman 195!). Karena gak percaya saya sampai membaca ulang lokasi Bird Cage: Wijaya 9 no 23, yap sama persis. Ga salah ini restoran yang sama. Untungnya foto yang ditampilkan berbeda, kalau sama sih namanya copy paste yah. Apa yang dibahas sih kurang lebih sama, tapi penggunaan katanya agak sedikit berbeda. Tapi ya itu intinya sama sih, dominasi kayu, disekelilingi pepohonan dan jendela besar.<br />
&#8230;dari penggambaran dan kalimat-kalimat ajakannya saya belum terlalu tertarik. Saya jadi bertanya-tanya keputusan dari review 1 tadi</p>
<p><strong>Review 3</strong><br />
Daaan ini review penutup di halaman 14 bagian mens special edition. Ok secara struktur dia ada di sisipan sebenarnya. Tapi tetep lah, muncul 3 kali dalam 1 edisi. Pencapaian yang spektakuler. Yang ini gaya penyampaiannya juga paling beda diantara 2 artikel sebelumnya. Penggambarannya lebih menarik, mulai dari saran untuk memilih tempat outdoor untuk mereka yang ingin santai karena disana ada sofa bed atau mengarahkan kaki ke lantai 2 untuk mereka yang suka dengan gaya vintage sekaligus menikmati kandang burung yang diletakkan di langit-langit.<br />
&#8230;yak akhirnya saya tertarik lagi untuk datang ke Kandang Burung ini.</p>
<p>Weekend ke Bird Cage ahh&#8230;haha terkena promosi 3x berturut-turut dalam majalah. Seperti iklan murah yang diulang 3 kali yah.</p>
<blockquote><p>Rama&#8217;s Think:</p>
<p>Bisa ada 2 kemungkinan sih. Disengaja atau tidak.<br />
Disengaja karena si tempat itu minta dipromosikan di majalah secara soft sale (jangan-jangan ada kesamaan secara kepemilikan hehehe).<br />
Tidak disengaja, kalo ini sih lebih kepada kelalaian editor-in-chief nya. Dalam 1 edisi mengulang topic yang sama (lebih-lebih dengan tulisan yang mirip) kan bukan sesuatu yang baik.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/2008/06/15/kandang-burung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bukan Pernikahan Dini</title>
		<link>http://think.web.id/brain/2008/06/06/bukan-pernikahan-dini/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/2008/06/06/bukan-pernikahan-dini/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2008 19:09:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Media]]></category>
		<category><![CDATA[Review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.think.web.id/brain/?p=180</guid>
		<description><![CDATA[Kalau pernikahan dini, dua pihak yang menikah biasanya belum siap. Kadang ini yang terjadi untuk pernikahan sebuah acara TV dan website. Tapi, saya baru saja menemukan bahwa kadang panah cupid menancap ditempat yang tepat. Kalau sudah begini hasilnya: A marriage made in heaven. Ini yang terjadi ketika saya menemukan website acara TV fave saya. Acara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau pernikahan dini, dua pihak yang menikah biasanya belum siap. Kadang ini yang terjadi untuk pernikahan sebuah  acara TV dan website.  Tapi, saya baru saja menemukan bahwa kadang panah cupid menancap ditempat yang tepat.  Kalau sudah begini hasilnya: A marriage made in heaven. Ini yang terjadi ketika saya menemukan website acara TV fave saya. Acara TV yang saya gandrungi ini termasuk dalam kategori a must seen TV shows. Project Runway. Yes it&#8217;s girly and gayly but I couldnt resist watching each and every episodes of project runway.</p>
<p>Lho kok jadi part english part Indonesia like Chincha Lawra?</p>
<p><a href="http://think.web.id/brain/files/2008/06/03.jpg"><img class="alignleft alignnone size-medium wp-image-181" style="float: left;margin-left: 20px;margin-right: 20px" src="http://think.web.id/brain/files/2008/06/03.jpg" alt="" width="275" height="183" /></a>Setelah lama mengikuti episode per episode, saya memang agak telat dalam mencari perkembangannya dalam dunia online. Tapi ketika menemukannya, whoa&#8230;saya terkesima karena ternyata supporting onlinenya termasuk bagus. Bagus dan lengkap. Saking senangnya saya, saya terkena euphoria dan agak bingung kemana harus melangkahkan mouse. Yang saya kunjungi adalah web  <a href="http://www.bravotv.com/Project_Runway/season/4/episodes/index.php">project runwa</a><a href="http://www.bravotv.com/Project_Runway/season/4/episodes/index.php">y</a> buatan bravotv, pembuat acara TV yang sepertinya memang senang dengan reality show.</p>
<p>Mulai dari hal-hal standar yang dicari para pecinta sebuah acara:</p>
<ul>
<li>keterangan soal si acara TV mulai dari about, behind the scenes, bio each contestant dan juga sang juri, final collection photos,</li>
<li> untuk interaktifitas, ada message board, games, mobile, rate runway</li>
<li>Lainnya? Masih ada expert advice, widget</li>
</ul>
<p>Walau nggak ngulik dalam-dalam, tapi saya cukup senang. Ada media yang mau memanfaatkan habis sebuah acara yang bagus, dan diangkat ke dalam website dengan konsep dan isi yang juga bagus. Memang harusnya acara TV yang memang sekiranya bagus ditunjang dengan keberadaan website yang lebih dari hanya sekedar menampilkan sinopsis, foto dan biodata pemain saja.  Perlu analisa dalam untuk bisa mengeluarkan fitur yang memang sesuai dan bisa diterima para penonton acara yang bersangkutan. Soalnya membuat website bukan seperti proses &#8220;bertemu-one night stand-besoknya menikah&#8221;.</p>
<p>&#8220;Auf wiedersehen!&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/2008/06/06/bukan-pernikahan-dini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

