<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Brain of Think.web</title>
	<atom:link href="http://think.web.id/brain/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://think.web.id/brain</link>
	<description>this Brain continously Think about Web, and sometime other things too</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Jun 2010 01:31:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Harimaumu</title>
		<link>http://think.web.id/brain/rambu-social-media/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/rambu-social-media/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Jun 2010 01:31:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Media]]></category>
		<category><![CDATA[Social Networking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=1137</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Mulutmu Harimaumu&#8221; Kata bijak diatas berlaku untuk kehidupan sehari-hari. Tapi ketika kita memasuki sebuah kehidupan di &#8220;ranah online&#8221;, apakah kata bijak yang sama masih berlaku? Nampaknya sih iya, sejauh yang dilakukan didalam ranah itu adalah berkomunikasi dengan banyak orang. Walau tidak lagi menggunakan mulut untuk bertutur kata, kita menggunakan tulisan untuk menguntai arti. Mungkin sepertinya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><em>&#8220;Mulutmu Harimaumu&#8221;</em></p></blockquote>
<p>Kata bijak diatas berlaku untuk kehidupan sehari-hari. Tapi ketika kita memasuki sebuah kehidupan di &#8220;ranah online&#8221;, apakah kata bijak yang sama masih berlaku? Nampaknya sih iya, sejauh yang dilakukan didalam ranah itu adalah berkomunikasi dengan banyak orang. Walau tidak lagi menggunakan mulut untuk bertutur kata, kita menggunakan tulisan untuk menguntai arti. Mungkin sepertinya lebih pas kalau;</p>
<blockquote><p><em>&#8220;Tulisanmu Harimaumu&#8221;</em></p></blockquote>
<p>Jadi kata bijak ini berlaku untuk siapapun yang akan masuk ke dalam ranah online.  Tua-muda, artis-non artis, brand-bukan brand, siapapun! Yang berniat mencelupkan kaki ke dalam ranah ini sepertinya harus mengingat kata bijak yang satu itu. Beberapa korban sudah berjatuhan lantaran kurang memberikan perhatian pada kekuatan sebuah tulisan;</p>
<p>1. Simak kejatuhan motivator handal Mario Teguh di ranah maya, seperti yang dilansir <a href="http://new-media.kompasiana.com/2010/02/22/mario-teguh-dan-twitter/" target="_blank">kompasiana</a>. Karena sebuah tulisan yang kontroversial, sang motivator akhirnya memutuskan untuk menutup kisah @marioteguhMTGW.  Alasan Mario Teguh menanggapi masalah ini: <em>tulisan kontroversial tersebut diungkapkan oleh moderator, bukan dirinya.<br />
</em><br />
2. Atau ketika salah satu selebriti cantik &#8220;<a href="http://www.detikhot.com/read/2009/12/16/113338/1261034/230/luna-maya-ngamuk-di-twitter" target="_blank">ngamuk</a>-<a href="http://blog.tempointeraktif.com/blog/luna-maya-vs-infotainment/" target="_blank">ngamuk</a>&#8221; dan akhirnya menutup akun dirinya di Twitter.</p>
<p>3.  Hingga kasus baru yang dilakukan oleh sebuah brand biskuit. Melansir status kontroversial di halaman facebook page, menyulut perbincangan seru di twitter dan juga menarik sebuah media online untuk melakukan <a href="http://www.detikinet.com/read/2010/06/14/154248/1377957/398/promo-wafer-di-facebook-kok-ajak-nonton-video-porno/?i991101105" target="_blank">pembahasan</a>. Akhirnya sama halnya seperti Mario Teguh dan sang selebriti cantik, brand tersebut menghapus posting dan membuat pengakuan: <em>Kami tidak pernah menulis status apapun yang berhubungan dengan video asusila para artis yang sedang hangat dibicarakan seperti pada status yang tertulis pada tanggal 9 Juni 2010. Kami sedang menyelidiki hal tersebut kepada Social Media Agency kami selaku admin account facebook tersebut. </em></p>
<p>Ketiga kasus diatas memperlihatkan betapa sebuah status, yang panjangnya hanya beberapa kalimat bisa memiliki &#8220;buntut&#8221; yang sangat panjang.  Buat saya, ada dua hal menarik yang bisa jadi pembahasan menarik;</p>
<p><strong>Yang pertama</strong>, menarik untuk dianalisa bagaimana media dan tekanan sosial menjadi bumbu pemicu dalam pengambilan keputusan akhir terhadap sebuah masalah serta mem&#8221;blow up&#8221; problem proportion dalam sebuah masalah. Mario Teguh dan si artis cantik mendapatkan tekanan sosial bertubi-tubi dari sesama follower. Ketika tekanan berlangsung, media kemudian menyambar isu dan membuatnya satu hingga dua derajat lebih parah. Hasilnya? Isu semakin berkembang dan tekanan sosial juga semakin besar. Pada kasus terakhir yang menimpa brand biskuit (yang dicontohkan pada nomer 3), misalnya, pada saat status dirilis hanya berhasil menarik komentar dari 56 fans (padahal brand biskuit ini sudah punya lebih dari 9.000 fans, ini berarti hanya 0,6% dari fans yang memberi respond) sebelum akhirnya di&#8221;blow up&#8221; oleh media dan mendapat tekanan sosial dari Twitter dan sesama pengguna facebook lainnya (dan juga menambah panjang deret komentar status). Mungkin ketika pembicaraan di twitter atau blow up oleh media tidak terjadi, status itu masih ada di facebook page brand dan akan tertumpuk oleh 1001 status lain yang dikeluarkan secara berkala oleh brand.</p>
<p><strong>Yang kedua</strong>, menarik untuk dianalisa juga, bahwa hampir ketiganya memilih cara yang sama untuk mengakhiri persoalan yang mereka alami. Baik Mario Teguh, sang artis cantik dan juga brand biskuit memilih untuk melakukan penghapusan (account atau status) serta melakukan <a href="http://us.detikinet.com/read/2010/06/14/185507/1378144/398/nissin-minta-maaf-kepada-masyarakat-indonesia/?i991102105" target="_blank">klarifikasi</a> penjernihan nama baik.  Memberikan pengakuan merupakan salah satu jalan yang baik untuk menyudahi masalah dan &#8220;keep moving forward&#8221;, tapi apakah menutup account merupakan solusi terbaik? Simak brand biskuit yang menghapus status tapi tidak menutup account. Ternyata, kesalahan yang dilakukan oleh brand biskuit pada penulisan statusnya tidak mengurungkan niat user untuk bergabung menjadi fans produk tersebut. Selang satu hari setelah insiden status, tercatat fans produk ini meningkat lebih dari 500 orang.</p>
<p>Jadi?  Ketika kita &#8220;bersuara&#8221; di social media beri perhatian lebih pada content dan context, minta maaf dan ambil langkah strategis bila kebetulan salah ngomong, dan <em>do <strong>keep the medium open</strong>. At the end there are still people who like you, and perhaps like you even more because you are being honest for your mistakes.</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/rambu-social-media/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketika Social Media Ada [dimana-mana]</title>
		<link>http://think.web.id/brain/ketika-social-media-ada-dimana-mana/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/ketika-social-media-ada-dimana-mana/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Jun 2010 01:02:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Social Networking]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=1126</guid>
		<description><![CDATA[Bicara soal social media, seperti bicara soal sebuah tanah yang hak gunanya dimiliki oleh banyak orang. Saking mudah penggunaannya, peminatnya lebih menjamur daripada rusunami. Mulai dari iklan handphone yang menjual habis  fungsi twitter-an, facebook-an dan chatting, sampai brand-brand yang berlomba masuk dan eksis di facebook. Beberapa bahkan rajin mencantumkan url social media mereka di dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bicara soal social media, seperti bicara soal sebuah tanah yang hak gunanya dimiliki oleh banyak orang. Saking mudah penggunaannya, peminatnya lebih menjamur daripada rusunami. Mulai dari iklan handphone yang menjual habis   fungsi twitter-an, facebook-an dan chatting, sampai brand-brand yang berlomba masuk dan eksis di facebook.</p>
<ul></ul>
<p>Beberapa bahkan rajin mencantumkan url social media mereka di dalam iklan-iklan yang tayang di TV ataupun media cetak.  Belum habis eksis di tayangan iklan, brand juga sudah merasa perlu untuk mengikutsertakan url social media mereka di kemasan produk, sebuah kepentingan yang bahkan belum ada setahun yang lalu.</p>
<p>Sebuah kepentingan yang tercipta karena tuntutan pengguna. Belum lama ini saya melihat sebuah minuman merek mancanegara yang mencantumkan logo Facebook di kemasannya. Ternyata yang dilakukan si minuman ini adalah melakukan sebuah aktivitas yang berbasis konsumen, memberikan kekuasaan lebih pada konsumen untuk membuat jenis minuman mereka sendiri. Jenis minuman yang paling diminati secara online kemudian di&#8221;wujudkan&#8221; nyata dan didistribusikan ke seluruh negeri. Salah satu cara cerdas melakukan test market, sebelum melakukan produksi barang baru.</p>
<p>Itu tadi contoh kasus merek mancanegara, terus apakabar merek lokal? Kita tidak usah bahas merek-merek lokal terkenal ya. Karena kebetulan saya bertemu dengan merek yang baru kemarin saya ketahui keberadaannya, dan merek kecil ini pun sudah &#8220;melek&#8221; social media.</p>
<blockquote><p>Mari kita kenalan dengan &#8220;Kree-oks&#8221;</p></blockquote>
<p>Ada yang tau merek apa ini?<br />
[belum tau?]</p>
<p>Gimana kalau saya kasih tambahan embel-embel chip dibelakangnya?<br />
[udah bisa tebak dong, jenis produknya]</p>
<p>Ya ternyata si &#8220;Kree-oks&#8221; ini atau kriuk kalau sambil makan produknya adalah camilan sehat kripik buah kering yang diproduksi di Indonesia dan dikemas oleh sebuah CV di Bandung. Kemasannya sederhana, bersahaja, cenderung polos. Tapi dibalik kebersahajaannya itu, ternyata &#8220;Kree-oks&#8221; termasuk salah satu panganan yang cukup maju karena dia diam-diam menampilkan eksistensinya di salah satu Social Media.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-1130" href="http://think.web.id/brain/ketika-social-media-ada-dimana-mana/kreeoks/"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1130" title="Kreeoks" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/06/Kreeoks-255x333.jpg" alt="" width="255" height="333" /></a></p>
<p>Coba cek di sudut kiri atas dibawah bendera Indonesia yang menjulur. Dengan sedikit malu-malu, Kree-oks menampilkan logo Facebook dan keterangan Kreeoks Chips. Walau belum merupakan affinity URL, namun mereka yang memiliki rasa penasaran berlebih macam saya, dapat dengan mudah melakukan proses search di facebook dengan mengetikkan Kreeoks Chips dan dalam hitungan detik akan bertemu dengan facebook groups <a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=67652859045&amp;v=wall&amp;ref=ts" target="_blank">Kreeoks Chips</a>.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-1129" href="http://think.web.id/brain/ketika-social-media-ada-dimana-mana/screen-shot-2010-06-14-at-6-16-18-pm/"><img class="aligncenter size-full wp-image-1129" title="Kree-oks Chip facebook group" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/06/Screen-shot-2010-06-14-at-6.16.18-PM.png" alt="" width="374" height="62" /></a></p>
<p>Penggunaan facebook oleh Kree-oks chip juga memperlihatkan bahwa social media selain untuk mendukung brand engagement juga dapat dipergunakan untuk step pengembangan bisnis. Ketika masuk ke group Kreeoks Chip, tujuan pengembangan bisnis dan promosi produk adalah dua hal yang paling terasa. Walau belum maksimal, tapi apa yang dilakukan Kree-oks menurut saya adalah sebuah langkah besar dalam memanfaatkan teknologi untuk berpromosi dan mengembangkan bisnis.</p>
<p>PS: Thanks to Mega yang sudah mengenalkan saya pada Kreeoks Chip.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/ketika-social-media-ada-dimana-mana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>HOT TOPIC: Social Media Metrics</title>
		<link>http://think.web.id/numb3rs/2010/06/social-media-metrics/</link>
		<comments>http://think.web.id/numb3rs/2010/06/social-media-metrics/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Jun 2010 17:00:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analytics]]></category>
		<category><![CDATA[Analytics Opinion]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Measurement]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/numb3rs/?p=233</guid>
		<description><![CDATA[I&#8217;m used to measure and see the user habitual in website for almost 4 years now. Thanks to all the tools that has come my way [Google Analytics, Omniture, Coremetrics] it&#8217;s all has been a peachy experiment for me. That is until this Social Media thingy come storming like a hurricane.
Measuring how they affecting the [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://think.web.id/numb3rs/wp-content/uploads/2010/05/social-media-waste-of-time.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-235" style="border: 0pt none; margin: 15px;" title="Social Media" src="http://think.web.id/numb3rs/wp-content/uploads/2010/05/social-media-waste-of-time.jpg" alt="" width="243" height="172" /></a>I&#8217;m used to measure and see the user habitual in website for almost 4 years now. Thanks to all the tools that has come my way [Google Analytics, Omniture, Coremetrics] it&#8217;s all has been a peachy experiment for me. That is until this Social Media thingy come storming like a hurricane.</p>
<p>Measuring how they affecting the overall site performance is a piece of cake, but really dwelling into Social Media performance and see how the user habit towards it is still a mind boggling, time consuming and snooze-fest activity to do.<span id="more-233"></span></p>
<p>Sure enough two of Indonesia&#8217;s highest use Social Media has it&#8217;s own analytics. One within the channel, and the other one scattered like a bread crumb that <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hansel_and_Gretel" >Gretel</a> left like you can see here. But those two type of analytics is not on top of their game yet.</p>
<p>Facebook for example. Yes, the sought after Social Media is smart enough to prepare a simple analytics for Page owner and Apps developer. But is it user friendly enough, is it accurate enough, is it cover all the important stuff? To regular joe perhaps all that single metrics being displayed are sufficient enough.</p>
<p>But when you talk to they who accustomed with analytics for more than a year, single metrics is just not enough. People would start wondering and ask: WHAT IF.</p>
<blockquote><p>What if &#8220;i cross the daily active user with gender/age and cities&#8221;<br />
What if &#8220;i cross new fans with specific post&#8221;<br />
What if &#8220;i wanted to know the demographic of the abandoned fans&#8221;<br />
and on and on and on&#8230;</p></blockquote>
<p>Not to mention the need to make a tailored analytics based on our very own or our client needs. To make a good fitted dress a.k.a good online campaign report we need a comprehensive tools. I don&#8217;t want to have to hand-sewn all of my custom dresses <img src='http://think.web.id/numb3rs/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>PS: Dear Analytics God, let Facebook, Twitter and other aspiring new social media out there hear that i need a comprehensive tools to sewn a good report. Amin. </em></p>
<p>Aside from the long path that Facebook team have to ride, their effort on gradually upgrading their service needs a big salute. One of the progress is they are willingly to share more single metrics and start to cross it with several metrics. You can enjoy them at <a href="http://www.facebook.com/insights/" >http://www.facebook.com/insights/</a>.  Yet, I still have that: WHAT IF moment in my head.</p>
<p>As an analyst I was dying to have a sufficient tools to expand my analytics mojo, and to spot the exact behavior of my user. I truly wish that Facebook and other Social Media channel out there would gives analytics part a good focus and gradually improve them. Until then, i guess it&#8217;s back to the long hour and snooze-fest data collecting method.</p>
<p><em>PS: Dear Analytics God, let Facebook, Twitter and other aspiring new social media out there hear this whole prayer. Amin. </em></p>
<p><em>- Photos taken from <a href="http://blog.danceruniverse.com/blog/story/2010/5/22/15452/1658" >here</a> -</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/numb3rs/2010/06/social-media-metrics/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apps. Economy</title>
		<link>http://think.web.id/brain/apps-economy/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/apps-economy/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 May 2010 23:30:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Application]]></category>
		<category><![CDATA[Applications Economy]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook Application]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=1067</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu kami menghadiri conference bernama &#8220;Inside Social Apps. 2010&#8220;. Sebuah conference yang berlangsung di San Francisco, tepat sehari sebelum f8 berlangsung. Event ini membahas segala sesuatu perkembangan dan kemungkinan yang berjalan dalam dunia aplikasi. Aplikasi yang dimaksud disini adalah web &#38; mobile apps. Lebih spesifik lagi pada Facebook Apps. dan iPhone Apps. Di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-medium wp-image-1117 alignleft" style="margin-right: 10px; margin-bottom: 10px;" title="Building Facebook Applications for Dummies" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/05/1jno88-255x346.png" alt="" width="255" height="346" />Beberapa waktu lalu kami menghadiri conference bernama &#8220;<a href="http://www.insidesocialapps.com/" target="_blank">Inside Social Apps. 2010</a>&#8220;. Sebuah conference yang berlangsung di San Francisco, tepat sehari sebelum f8 berlangsung. Event ini membahas segala sesuatu perkembangan dan kemungkinan yang berjalan dalam dunia aplikasi. Aplikasi yang dimaksud disini adalah web &amp; mobile apps. Lebih spesifik lagi pada Facebook Apps. dan iPhone Apps.</p>
<p>Di industri iPhone Apps. ada fakta yang sangat menarik: Dari 10 Apps. terbaik di iPhone, 8 adalah game apps. dan 7 apps. adalah dari Brand.</p>
<p>Di Facebook kita tahu sendiri bahwa apps. merupakan &#8216;roda&#8217; mereka untuk membuat Facebook menjadi tetap berjalan. Mulai dari apps. default seperti Photo gallery, Notes, Wall, sampai dengan yang game seperti Farmville, Restaurant City dan yang sekarang sedang saya coba main My Empire.</p>
<p>Application sebenarnya adalah sama seperti feature pada sebuah website. Hanya saja dia berdiri sendiri untuk menjadi aplikasi pada platform tertentu seperti Facebook atau pun pada mobile seperti di iPhone, Android, Blackberry dan lainnya.<br />
Dengan demikian developing apps. yang sama dengan developing web feature/module. Memang bahasa yang digunakan ada yang berbeda, misalnya iPhone menggunakan Cocoa (CMIIW), tapi ada juga yang bahasanya tidak terlalu jauh berbeda. Hanya membutuhkan sedikit adjustment.</p>
<p>Application Economy adalah sebuah pertumbuhan ekonomi yang berbasis pada pembuatan penggunaan aplikasi.<br />
Ekonomi dibidang digital atau online media semakin tumbuh subur sekarang. Gampangnya orang Indonesia bisa hidup dengan menjadi developer, entah itu developer untuk system, web, software, atau lainnya. Dengan dasar yang sama seorang developer web atau software kedepan juga punya pilihan untuk menjadi developer aplikasi.</p>
<p>Di bidang mobile, developer Blackberry sudah mulai bertumbuh. Baik dalam bentuk perusahaan maupun perorangan. Beberapa ada juga yang mulai masuk ke iPhone, dan sebentar lagi Android juga pasti ikut.<br />
Pada Facebook Apps. juga sudah mulai bermunculan beberapa, walaupun masih sangat sedikit. Tidak seimbang dengan jumlah penggunanya. Indonesia jadinya hanya seperti pengguna pasif karena FB developer nya tidak tumbuh, pemasang iklan di Social Ads. juga masih sedikit.</p>
<p>Mudah-mudahan semakin banyak yang melihat peluang ini, sehingga Apps. Economy menjadi salah satu yang menyuburkan pertumbuhan ekonomi di industri digital Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/apps-economy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Change: The Search Habit</title>
		<link>http://think.web.id/brain/change-the-search-habit/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/change-the-search-habit/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 May 2010 16:32:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Random Thought]]></category>
		<category><![CDATA[Social Networking]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=1078</guid>
		<description><![CDATA[Memperhatikan sebuah perubahan terjadi merupakan pekerjaan yang menyenangkan. Bayangkan antisipasi, bayangkan harapan, bayangkan kemajuan. Keisengan saya memperhatikan perubahan itu jugalah yang membersitkan sebuah senyum di wajah saya, setelah seharian lelah bermain kejar-kejaran dengan deadline. Alkisah, ketika saya sedang iseng mempergunakan kenyamanan WIFI ditengah sebuah cafe di bilangan Jakarta Selatan. Ketika mata sudah agak lelah memperhatikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Memperhatikan sebuah perubahan terjadi merupakan pekerjaan yang menyenangkan. Bayangkan antisipasi, bayangkan harapan, bayangkan kemajuan. Keisengan saya memperhatikan perubahan itu jugalah yang membersitkan sebuah senyum di wajah saya, setelah seharian lelah bermain kejar-kejaran dengan deadline.</p>
<p>Alkisah, ketika saya sedang iseng mempergunakan kenyamanan WIFI ditengah sebuah cafe di bilangan Jakarta Selatan. Ketika mata sudah agak lelah memperhatikan status dan update-an foto di Facebook [<em>for the record</em> gue ga mainan ya, Facebook itu bagian dari kerja gue sehari-hari. SUWER], gue melakukan aktivitas yang anehnya tiba-tiba gue lakukan pakai insting.<em> I&#8217;m searching</em>!</p>
<p>Dan baru setelah aktifitas instingtif ini gue lakukan untuk kesekian puluh kalinya, gue baru menyadari satu hal: <em>Facebook is my new search engine</em>!  Yang menarik, hasil search yang ditawarkan datang semeriah munculnya pelangi sehabis hujan.</p>
<p>Nih contohnya, gue coba untuk search salah salah satu film yang mau gue tonton: the newest Shrek movie di Facebook.  Karena lupa sudah sudah Shrek yang keberapa gue cuma mengetik kata kunci Shrek. Tidak ada awalan dan tidak ada hasilnya. Hasilnya? Fenomenal!!!</p>
<p>Berlebihan? Nda juga kook. Coba deh banding hasil di google dengan hasil search di Facebook, <em>and i think you&#8217;ll get my point</em>.</p>
<p>Ini hasil search gue di Google dengan  kata kunci Shrek:<br />
<a rel="attachment wp-att-1079" href="http://think.web.id/brain/change-the-search-habit/screen-shot-2010-05-26-at-11-03-03-pm/"><img class="aligncenter size-full wp-image-1079" title="Google Search Result on Shrek" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/05/Screen-shot-2010-05-26-at-11.03.03-PM.png" alt="" width="575" height="342" /></a><br />
Seperti yang bisa dilihat, hasil pencariannya secara normal menawarkan what&#8217;s on Shrek, link ke official sitenya, review dari imdb untuk shrek than 2001, review lagi dari imdb untuk Shrek than 2002, hasil dari wikipedia, amazon, youtube. [menguap] Hum berguna <em>but…nothing seems new.</em></p>
<p>Sekarang coba kita lihat apa hasil search gue di Facebook:<br />
<a rel="attachment wp-att-1080" href="http://think.web.id/brain/change-the-search-habit/screen-shot-2010-05-26-at-11-15-26-pm/"><img class="aligncenter size-full wp-image-1080" title="Search Category" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/05/Screen-shot-2010-05-26-at-11.15.26-PM.png" alt="" width="170" height="252" /></a><br />
Ini alasan kenapa guess suka hasilnya. Amazingly it refer me to a Shrek page, dimana guess bisa ikutan Ogre Resistance (<em>I don&#8217;t know what that is…I haven&#8217;t seen the movie, but It definitely make me want to see the movie</em>).  And several other Shrek related Facebook Page.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-1081" href="http://think.web.id/brain/change-the-search-habit/screen-shot-2010-05-26-at-11-15-16-pm/"><img class="aligncenter size-full wp-image-1081" title="Care To Join The Resistance?" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/05/Screen-shot-2010-05-26-at-11.15.16-PM.png" alt="" width="535" height="520" /></a></p>
<p>The fun is yet to begin because after I see this pages, I also get referrence from my friends that has previously watched the movie. All I got to do is refer to my movie-fanatic fellow to count on how good is the film actually is [if the review is so-so, i opt for DVD session instead]. The Searching journey has got a bit better with this kind of referrence.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-1082" href="http://think.web.id/brain/change-the-search-habit/screen-shot-2010-05-26-at-11-15-34-pm/"><img class="aligncenter size-full wp-image-1082" title="What My Friends Says" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/05/Screen-shot-2010-05-26-at-11.15.34-PM.png" alt="" width="577" height="408" /></a></p>
<p>And if I still need the old fashion result, I can always see what Big have to offer <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Neat huh??? Proses pencarian di search engine has just got to a new level. Sekarang yang perlu dilakukan adalah menunggu orang lain untuk menyadari hal yang sudah gue sadari, atau melakukan gerakan &#8220;penyadaran&#8221;.</p>
<p>To end my amuzement, and put the last big smile on my face. I just found out that Google feels it&#8217;s highly important to make their brand exist on facebook. Lookey down bellow. Google merasa penting untuk menempatkan Facebook Social Ads to advertise Google Chrome! Ok, I know it&#8217;s a browser and it&#8217;s not the search engine. But nontheles LOL, I still would not search on Chrome if I happen to open Facebook the whole day [not that I actually do it...psttt don't tell anybody!] and do my little searching there? Will in the near future Google advertise itself within Facebook?</p>
<p><a rel="attachment wp-att-1086" href="http://think.web.id/brain/change-the-search-habit/screen-shot-2010-05-26-at-10-51-11-pm/"><img class="aligncenter size-full wp-image-1086" title="Chrome Ad" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/05/Screen-shot-2010-05-26-at-10.51.11-PM.png" alt="" width="593" height="293" /></a></p>
<p>*Opening Chrome &#8211; to open facebook &#8211; to do my little searching for another life-changing writing material*</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/change-the-search-habit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Back From a Hiatus</title>
		<link>http://think.web.id/brain/back-from-a-hiatus/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/back-from-a-hiatus/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 May 2010 15:27:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal Anan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=1069</guid>
		<description><![CDATA[Gue merasa seperti beruang besar yang tertidur disaat musim dingin&#8230;.selama lebih dari 6 bulan absen menorehkan ketikan qwerty ke dalam blog brain. Tapi seperti layaknya semua jenis hibernasi yang terjadi, pasti ada akhirnya. Mudah-mudahan sekarang adalah hari terakhir masa &#8220;hibernasi&#8221; gue. Mudah-mudahan juga tangan gue setuju untuk bermain lagi diatas keyboard Mac yang sudah agak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gue merasa seperti beruang besar yang tertidur disaat musim dingin&#8230;.selama lebih dari 6 bulan absen menorehkan ketikan qwerty ke dalam blog brain. Tapi seperti layaknya semua jenis hibernasi yang terjadi, pasti ada akhirnya.</p>
<p>Mudah-mudahan sekarang adalah hari terakhir masa &#8220;hibernasi&#8221; gue. Mudah-mudahan juga tangan gue setuju untuk bermain lagi diatas keyboard Mac yang sudah agak dekil itu. Mudah-mudahan kepala gue masih mau diajak berkeliling jagad maya, duduk manis disebelah pak kusir.</p>
<p>*flexing her finger, charging her Mac, and seriously thinking of going to the eyedoctor in the weekend ~ this blurry vision is so 70&#8242;s*</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/back-from-a-hiatus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Live Report Engagement</title>
		<link>http://think.web.id/brain/live-report-engagement/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/live-report-engagement/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Mar 2010 14:43:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Portofolio]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Think.Web]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=1059</guid>
		<description><![CDATA[Mudah-mudahan tidak berlebihan dan tidak jumawa, tapi saya berani katakan bahwa kami melakukan Live Report yang terbaik di Indonesia. Live Report Engagement Bukan sekedar live report, live tweet, ataupun laporan langsung lainnya. Live Report Engagement berusaha memberikan experience yang sama dengan mereka yang membaca atau melihat, dan juga mengajak mereka berinteraksi. Pengalaman memang tidak pernah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-1061" title="jjf-team" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/03/jjf-team.jpg" alt="jjf-team" width="548" height="411" /><br />
Mudah-mudahan tidak berlebihan dan tidak jumawa, tapi saya berani katakan bahwa kami melakukan Live Report yang terbaik di Indonesia.</p>
<p><strong>Live Report Engagement</strong><br />
Bukan sekedar live report, live tweet, ataupun laporan langsung lainnya. Live Report Engagement berusaha memberikan experience yang sama dengan mereka yang membaca atau melihat, dan juga mengajak mereka berinteraksi.</p>
<p>Pengalaman memang tidak pernah berbohong. Saya &amp; <a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a> sudah memulai melakukan (online) Live Report <span style="text-decoration: underline;">sejak tahun 2001</span>. A Mild Live Soundrenaline 2001 di Parkir Timur, Jakarta adalah saat pertama.<br />
No mobile broadband, just gprs modem dr Sony Ericcson T68i.<br />
No blog framework, just html pages (and we&#8217;re not prepare by CMS engine).<br />
No blackberry, just heavy notebook + low pixel digicam + gprs modem-phone.<br />
But we try to give the actual experience to visitor with articles &amp; photos.</p>
<p>The next year, Soundrenaline 2002, we support for 5 cities. More or less with the same equipment. All the articles &amp; photos put on a microsite, all with list of artist, venue map &amp; schedule.<br />
Web statistik menunjukkan kalau visit &amp; page views meningkat selama event berlangsung. Objektif nya simple, memberikan informasi dan experience yang sama dengan mereka yang kota nya dimampiri. Bahkan untuk kota nya yang dimampiri, liputan ini membuat mereka tidak sabar untuk datang langsung ke acaranya.</p>
<p>Di tahun lainnya kami tidak lagi hanya memberikan articles &amp; photos, kami bergerak ke arah lain. Mirip dengan sebuah blog, kami membuat article khusus dari 3 orang crew fiktif. Masing-masing crew fiktif ini punya jobdesk beda-beda di festival, sehingga memberikan masing-masing angle berbeda.<br />
Begitu kuat dan melekatnya karakter ini tidak sedikit yang mencari-cari nama crew-crew fiktif ini di backstage. Anan juga sering ditebak dengan nama-nama berbeda <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Setelah memasuki era Social Media channel-channel menjadi lebih jelas dan pintu interaksi lebih terbuka. Tapi kembali lagi kepada strategi. Penulisan, pelaporan dan lainnya sih bisa dilakukan oleh siapapun. Seseorang dengan Blackberry nya dan UberTwitter sudah bisa melakukan Live Report sebuah event. Tapi apakah mampu menciptakan Engagement?</p>
<p><strong>Engagement butuh strategi</strong>.<br />
Setelah sekian lama kami tidak lagi melakukan Live Report Engagement, akhirnya kesempatan itu datang lagi. JavaJazz Festival 2010 adalah kesempatan berharga untuk kami.<br />
Setiap tweet &amp; message yang keluar semua dilakukan dengan strategi. Karakter account, activation dengan quiz dan lainnya semua on plan. Termasuk bagaimana mengatasi masalah-masalah technical seperti tidak ada sinyal.<br />
Tentunya apa yang kami lakukan tidak luput dari kesalahan, sebuah hal manusiawi. Menjadi bukti bahwa Live Report Engagement masih dilakukan oleh manusia. Jadi engagement adalah manusia dengan manusia. Crisis Management juga menjadi bagian penting. Bagaimana memanage issue atau crisis dari tanggapan/conversation yang menyimpang atau bahkan dari kesalahan sendiri.</p>
<p>Pada akhirnya yang dituju adalah objective tercapai dan kepuasaan dari followers/fans dari brand yang kami tangani.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-medium wp-image-1062 aligncenter" title="jjf03" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/03/jjf03-255x172.png" alt="jjf03" width="255" height="172" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/live-report-engagement/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Invest on Analyst</title>
		<link>http://think.web.id/numb3rs/2010/03/invest-on-analyst/</link>
		<comments>http://think.web.id/numb3rs/2010/03/invest-on-analyst/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Mar 2010 05:30:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analytics]]></category>
		<category><![CDATA[Analytics Opinion]]></category>
		<category><![CDATA[analyst]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/numb3rs/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Brain is a speed racer&#8221;
Kalau otak kita boleh ikut balap formula satu, sepertinya pasti akan menang.  Salah satunya adalah karena adanya jalur Myelinated.  Jalur ini memungkinkan impulse (rangsang) untuk bergerak 10-100 meter per detiknya.  Ini berarti jarak tempuhnya kurang lebih  22.356 mph untuk 10 meter per detik dan  223.561 mph untuk 100 meter per detik. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><img class="alignleft size-medium wp-image-113" style="border: 0pt none; margin: 10px;" title="Speed Race" src="http://think.web.id/numb3rs/wp-content/uploads/2010/03/Speed-Race-300x176.png" alt="Speed Race" width="300" height="176" />&#8220;Brain is a speed racer&#8221;</em></p>
<p>Kalau otak kita boleh ikut balap formula satu, sepertinya pasti akan menang.  Salah satunya adalah karena adanya jalur <em>Myelinated</em>.  Jalur ini memungkinkan <em>impulse</em> (rangsang) untuk bergerak 10-100 meter per detiknya.  Ini berarti jarak tempuhnya kurang lebih  22.356 mph untuk 10 meter per detik dan  223.561 mph untuk 100 meter per detik. Masih dibawah jarak tempuh cahaya, <em>but still our brain know how to race.</em></p>
<p>Sedemikian cepatnya kemampuan proses otak, sampai-sampai saya masih berpendapat bahwa kemampuan seorang analyst yang baik masih jauh lebih bernilai daripada tools yang digunakan untuk melakukan analisa.</p>
<p>Bicara soal analisa online, sampai sejauh ini, otak manusia masih lebih prima daripada kemampuan mesin dalam menandai dan mengolah data. Itu kenapa, menurut saya, semua mesin atau perangkat online yang ada hanya berfungsi sebagai alat bantu. Secanggih apapun solusi yang ditawarkan atau digunakan, pada akhirnya keberadaan seorang analyst (<em>human brain</em>) tetap diperlukan.<span id="more-19"></span></p>
<p>Dan ternyata pemikiran saya ini tidak sendiri. Konsep pentingnya keberadan analyst dalam sebuah riset online juga dikemukakan oleh beberapa orang. Salah satunya adalah Katie Paine, pemilik sebuah <em>measurement company</em> <em>online</em> di Amerika.  Dalam salah satu rekaman video youtube, Katie berbagi soal pentingnya faktor manusia dan kemampuan menganalisa. Dan beberapa tips nyata yang berhasil saya rekam adalah bahwa untuk jadi seorang analyst yang baik pastikan melakukan 2 hal dibawah ini:</p>
<ul>
<li>Banyak baca buku! Dalam hal analisa mungkin tidak harus baku membaca buku, cukup ambil kata kunci: membaca. Ini berarti bahan bacaannya bisa saja berupa blog, newsletter, email dan apapun yang ada di dunia online.</li>
<li>Jadi pendengar yang baik! Ini berarti coba &#8220;nguping&#8221; pembicaraan yang terjadi di dunia online. Bukan cuma seputar brand yang dihandle, tapi juga sepak terjang kompetitor dan mapping keseluruhan aktivitas.</li>
</ul>
<p>Yang tertarik denger langsung Katie ideas soal analisa kampanye online, silahkan simak penggalan <a href="http://www.youtube.com/watch?v=Lhj6XQurj58">youtubenya</a>. <em>And at the end if you think that tools is everthing, it&#8217;s not! You&#8217;ve got to have a good analyst to really improve your online campaign. So yes, invest on ana</em>lyst <em>or cooperate with a company that could help you to analyze. </em></p>
<p><em><br />
</em></p>
<p><em>Image source: screenrant.com<br />
</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/numb3rs/2010/03/invest-on-analyst/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Java Jazz Festival 2010</title>
		<link>http://think.web.id/brain/java-jazz-festival-2010/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/java-jazz-festival-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Feb 2010 08:00:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Think.Web]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=1043</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah kebanggan bagi kami, Think.Web, untuk bisa menjadi partner dari Java Festival Production (JPF) dalam hal Social Network Management. Tahun ini adalah tahun ke 5 dari Java Jazz Festival. Sebuah umur yang cukup matang untuk sebuah festival. Java Jazz Festival (JJF) sudah masuk kedalam agenda kegiatan internasional. Mata dan telinga dari seluruh dunia mengarah ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-1046" title="Java Jazz Festival" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/02/JJF1.png" alt="Java Jazz Festival" width="510" height="235" />Sebuah kebanggan bagi kami, <a href="http://www.think.web.id" class="kblinker" title="More about Think.Web &raquo;">Think.Web</a>, untuk bisa menjadi partner dari <a href="http://www.javafestivalproduction.com/" target="_blank">Java Festival Production (JPF)</a> dalam hal <strong>Social Network Management</strong>.</p>
<p>Tahun ini adalah tahun ke 5 dari Java Jazz Festival. Sebuah umur yang cukup matang untuk sebuah festival. Java Jazz Festival (JJF) sudah masuk kedalam agenda kegiatan internasional. Mata dan telinga dari seluruh dunia mengarah ke festival ini, terutama bagi mereka yang sangat suka dengan musik Jazz. Lebih dari itu, event ini juga menjadi ajang &#8216;kopi darat&#8217; dari musisi-musisi Jazz dunia.</p>
<p>Tahun ini JJF ingin membuka lebih lebar lagi sayapnya di digital media, specifically online media, atau lebih khusus lagi di Social Media. Bersama dengan team Promosi dari JFP, team Social Network Management (SNM) JJF dari Think.Web menyusun strategi, editorial dan eksekusi dalam channel-channel yang digunakan.</p>
<p>Objective dari SNM JJF adalah meningkatkan kredibilitas festival.</p>
<p>Untuk menjawab objective itu strategi yang dilakukan adalah menjadikan Social Media channel sebagai pusat informasi. Anda bisa tanya apapun (seputar JJF 2010), account @JavaJazz2010 akan coba menjawab. Bukan hanya saat ditanya, informasi seputar venue,festival juga akan diberikan. Mulai dari artis sampai dengan toilet ada dimana.</p>
<p>Ada 3 channel utama dari JJF 2010: <a href="http://twitter.com/JavaJazz2010" target="_blank">@JavaJazz2010</a>, <a href="http://twitter.com/JavaJazzFest" target="_blank">@JavaJazzFest</a> dan <a href="http://Facebook.com/JavaJazzFestival">Facebook.com/JavaJazzFestival</a>.</p>
<p>Diluar itu masih ada channel lainnya yang resmi maupun partner, misalnya kehadirannya <a href="http://koprol.com/#users/javajazz" target="_blank">@JavaJazz</a> di Koprol.</p>
<p>So, want to be part of an international event? come to JIExpo, Kemayoran.<br />
JJF SocMed channel will accompany you along the show.</p>
<p style="padding-left: 30px;">PS:<br />
Want to help us? please ask to <a href="http://twitter.com/JavaJazz2010" target="_blank">@JavaJazz2010</a> ANYTHING that relate to Java Jazz Festival 2010. We need the practice to make us better.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/java-jazz-festival-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Networking Project</title>
		<link>http://think.web.id/brain/networking-project/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/networking-project/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Feb 2010 07:15:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Business]]></category>
		<category><![CDATA[Portofolio]]></category>
		<category><![CDATA[Think.Web]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=1041</guid>
		<description><![CDATA[photo credit: jimmyroq &#8220;Networking is not about who you know, but it&#8217;s about who knows you&#8221; begitulah kalimat dari Rene Suhardono yang sering terngiang di telinga saya. Rene Suhardono adalah seorang Career Coach yang sharing nya bisa didengar di Hard Rock radio. Think.Web punya beberapa Networking Project yang tujuannya memang untuk mengenalkan (tidak hanya) siapa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Historical Handshake" href="http://www.flickr.com/photos/82758423@N00/3921764912/" target="_blank"></a><a title="Historical Handshake" href="http://www.flickr.com/photos/82758423@N00/3921764912/" target="_blank"><img class="alignnone size-medium wp-image-1054" title="network" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2010/02/network1-255x336.jpg" alt="network" width="255" height="336" /></a><br />
<small><a title="Attribution-ShareAlike License" href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/2.0/" target="_blank"><img src="http://think.web.id/brain/wp-content/plugins/photo-dropper/images/cc.png" border="0" alt="Creative Commons License" width="16" height="16" align="absmiddle" /></a> <a href="http://www.photodropper.com/photos/" target="_blank">photo</a> credit: <a title="jimmyroq" href="http://www.flickr.com/photos/82758423@N00/3921764912/" target="_blank">jimmyroq</a></small><small><a title="Attribution-ShareAlike License" href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/2.0/" target="_blank"><br />
</a><a title="jimmyroq" href="http://www.flickr.com/photos/82758423@N00/3921764912/" target="_blank"></a></small></p>
<p>&#8220;Networking is not about who you know, but it&#8217;s about <span style="text-decoration: underline;">who knows you</span>&#8221; begitulah kalimat dari <a href="http://id.linkedin.com/in/renecanoneo" target="_blank">Rene Suhardono</a> yang sering terngiang di telinga saya. Rene Suhardono adalah seorang Career Coach yang sharing nya bisa didengar di Hard Rock radio.</p>
<p><a href="http://www.think.web.id" class="kblinker" title="More about Think.Web &raquo;">Think.Web</a> punya beberapa Networking Project yang tujuannya memang untuk mengenalkan (tidak hanya) siapa itu Think.Web, lebih dari itu adalah bagaimana sebaiknya sebuah online presence (including personal branding) berjalan. Yang dituju untuk dikenalkan bukan yang punya website atau blog atau digital channel nya, tapi lebih kepada visitor atau reader nya.</p>
<p>Ada 2 objective dari Networking Project:</p>
<ol>
<li>Menjadi dikenal oleh si pemilik project (dan lingkungannya)</li>
<li>Menunjukkan kepada pemilik &amp; lingkungan project bahwa kehadiran sebuah (personal) brand juga perlu disertai dengan strategi. Tidak hanya asal muncul tanpa tujuan &amp; strategi.</li>
</ol>
<p>Selain itu, sebuah Networking Project biasanya menjadi tempat kami untuk melakukan study case. Sang pemilik project pada umumnya memberikan kami keleluasan untuk melakukan usulan-usulan yang kami berikan. Jadi, Networking Project adalah tempat baik untuk latihan.</p>
<p>Beberapa networking project yang kami kerjakan adalah:</p>
<ul>
<li><a href="http://c3friends.com" target="_blank">C3 (Community for Children with Cancer)</a></li>
<li><a href="http://pandji.com" target="_blank">Pandji Pragiwaksono</a></li>
<li><a href="http://yorissebastian.com" target="_blank">Yoris Sebastian</a></li>
<li>dan masih ada beberapa yang lainnya.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/networking-project/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blogger Support for #IndonesiaUnite</title>
		<link>http://think.web.id/brain/blogger-support-for-indonesiaunite/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/blogger-support-for-indonesiaunite/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2009 07:00:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[17 agustus 1945]]></category>
		<category><![CDATA[hari merdeka]]></category>
		<category><![CDATA[indonesiaunite]]></category>
		<category><![CDATA[kami tidak takut]]></category>
		<category><![CDATA[kemerdekaan indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kojak]]></category>
		<category><![CDATA[kojakers]]></category>
		<category><![CDATA[kopdarjakarta]]></category>
		<category><![CDATA[merdeka]]></category>
		<category><![CDATA[video]]></category>
		<category><![CDATA[vlog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=1033</guid>
		<description><![CDATA[Posting yang berisi 2 video ini online secara bersamaan pada tanggal 14 Agustus 2009, 14.00 di semua blog yang mendukung semangat kebangsaan #IndonesiaUnite. www.youtube.com/watch?v=6oPLtzxFOAY www.youtube.com/watch?v=5DOnFkmCz34]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Posting yang berisi 2 video ini online secara bersamaan pada tanggal 14 Agustus 2009, 14.00 di semua blog yang mendukung semangat kebangsaan #IndonesiaUnite.</p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=6oPLtzxFOAY"><span class="youtube">
<object type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="373" data="http://www.youtube.com/v/6oPLtzxFOAY&amp;color1=006699&amp;color2=54abd6&amp;border=1&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0?rel=0">
<param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/6oPLtzxFOAY&amp;color1=006699&amp;color2=54abd6&amp;border=1&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0?rel=0" />
<param name="allowFullScreen" value="true" />
<param name="wmode" value="transparent" />
</object>
</span><p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=6oPLtzxFOAY"><img src="http://img.youtube.com/vi/6oPLtzxFOAY/default.jpg" width="130" height="97" border=0></a></p><p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=6oPLtzxFOAY">www.youtube.com/watch?v=6oPLtzxFOAY</a></p></a></p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=5DOnFkmCz34" target="_blank"><span style="font-weight: normal;"><span class="youtube">
<object type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="373" data="http://www.youtube.com/v/5DOnFkmCz34&amp;color1=006699&amp;color2=54abd6&amp;border=1&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0?rel=0">
<param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/5DOnFkmCz34&amp;color1=006699&amp;color2=54abd6&amp;border=1&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0?rel=0" />
<param name="allowFullScreen" value="true" />
<param name="wmode" value="transparent" />
</object>
</span><p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=5DOnFkmCz34"><img src="http://img.youtube.com/vi/5DOnFkmCz34/default.jpg" width="130" height="97" border=0></a></p><p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=5DOnFkmCz34">www.youtube.com/watch?v=5DOnFkmCz34</a></p> </span></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/blogger-support-for-indonesiaunite/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dibelakang (digital things) Kami Tidak Takut &#8211; #indonesiaunite (3rd Part)</title>
		<link>http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-3rd-part/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-3rd-part/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2009 04:16:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Rama]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=988</guid>
		<description><![CDATA[Di part 1 saya bercerita mengenai bagaimana lagu "Kami Tidak Takut" pertama kali diperdengarkan secara online. Di part 2 adalah cerita mengenai bagaimana video klip nya online di YouTube dan mengantarkan pesan lagu nya. 
Di part ini adalah cerita mengenai website indonesiaunite.com dan channel lainnya yang ikut melengkapi.

(Thumbnail Credit: Iqbal Prakasa)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="padding-left: 30px;">Di <a href="../dibelakang-kami-tidak-takut-indonesiaunite-1st-par/">part 1</a> saya bercerita mengenai bagaimana lagu &#8220;Kami Tidak Takut&#8221; pertama kali diperdengarkan secara online. Di <a href="http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-2nd-part/">part 2</a> adalah cerita mengenai bagaimana video klip nya online di YouTube dan mengantarkan pesan lagu nya. Di part ini adalah cerita mengenai website <a href="http://indonesiaunite.com" target="_blank">indonesiaunite.com</a> dan channel lainnya yang ikut melengkapi.</p>
<p>Tweeps semakin ramai berkomentar tantang video &#8220;Kami Tidak Takut&#8221; dan meneruskan link nya ke yang lain. Hashtag #indonesiaunite pun semakin banyak digunakan juga. Ada juga yang kemudian mengkombinasikan 2 kalimat tersebut dalam 1 twit.</p>
<p>Bentuk dukungan pun juga mulai berkembang. Untuk lebih terlihat kemudian muncul ajakan untuk mengganti avatar profile masing-masing dengan atribut merah-putih. Satu per satu user Twitter mulai mengganti avatar nya. Ada yang bentuknya overlay, ada yang badge, ada juga yang di layout khusus.</p>
<p><a href="http://www.andirapramanta.com/?p=632"><img class="size-medium wp-image-1018 alignleft" style="margin-right: 10px; margin-bottom: 5px;" title="andira" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/08/andira-300x280.jpg" alt="andira" width="300" height="280" /></a>Pada awalnya memang untuk memasangkan attribute perlu software design. Untuk yang tidak berada atau dekat dengan dunia design langsung pada teriak ngiri <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Seorang teman, <a href="http://www.andirapramanta.com/?p=632" target="_blank">Andira Pramanta</a>, membuka bantuan untuk yang ingin avatar nya dengan overlay merah-putih. Dia buatkan secara manual dan hasilnya bisa di download di <a href="http://www.flickr.com/photos/deasdira/sets/72157621595536322/" target="_blank">Flickr</a> nya. Baik sekali.</p>
<p>Saya bersama salah satu rekan di kantor, <a href="http://twitter.com/endihamid" target="_blank">Endi Hamid</a>, bertanya-tanya masa sih nggak ada tools online yang bisa membantu melakukan hal itu. &#8220;Bisa kok&#8221; begitu kata Endi dan kemudian dia terlihat sibuk melakukan sesuatu.</p>
<p>Hampir disaat yang bersamaan juga salah satu user yang yang saya follow (kira-kira) berkata seperti ini &#8220;Hi IT geek, bikin yang kaya Iran Election dong&#8221;. Twit itu dari <a href="http://twitter.com/dondihananto" target="_blank">@dondihananto</a>.<br />
Saya penasaran, memang nya Iran Election bikin apa sih? Yang saya tahu memang bahwa orang-orang yang bersimpati terhadap peristiwa election di Iran memang memberikan attribut mereka dengan warna hijau. Kebanyakan avatar mereka di overlay dengan warna hijau. Saya googling dan kemudian menemukan website <a href="http://helpiranelection.com/" target="_blank">Help Iran Election</a>.<br />
Isi si website hanya tools untuk avatar tadi. Dengan engine untuk mengambil dan menambah element pada image, dan kemudian menggunakan fungsi <a href="http://apiwiki.twitter.com/OAuth-FAQ" target="_blank">OAuth </a>dr Twitter, mengganti avatar jadi sangat mudah.</p>
<p>Ok, I got the idea. Salah satu programmer <a href="http://www.think.web.id" class="kblinker" title="More about Think.Web &raquo;">Think.Web</a> saat itu sedang cuti menikah. The only person that I know about programming is only <a href="http://twitter.com/antorio" target="_blank">Antorio</a>, Design &amp; Technical Associates di Think.Web. Yang saya tanyakan adalah berapa cepat dia bisa bikin seperti ini. Karena dikepala saya saat itu adalah semangat Tweeps ini harus di fasilitasi, kalo kelamaan akan hilang begitu aja.<br />
His answer is &#8220;wait&#8221; dan kemudian &#8220;bisa sih&#8230;&#8221;, disaat itu saya percaya bahwa dia pasti bisa bantu.</p>
<p>I don&#8217;t know how tapi next thing yang saya pikirkan adalah website -&gt; nampung informasi -&gt; jadi tujuan orang -&gt; beli domain. Dan yang saya lakukan kemudian adalah checking domain availability, book, bayar dan siap. <a href="Http://indonesiaunite.com" target="_blank">Http://indonesiaunite.com</a> siap digunakan. Proses pembelian domain nya sangat cepat, tapi menunggu domain nya resolve dan siap mengarah kepada server yang saya siapkan ini yang makan waktu cukup lama.<br />
Dulu proses ini makan 2 hari, bwehh&#8230; too long!! untungnya sekarang dalam hitungan jam saja sudah siap. Walaupun belum sempurna. Di beberapa tempat/pengguna tetap saja baru 1-2 hari kemudian bisa masuk ke domain tersebut.</p>
<p>Hal yang juga membuat saya berpikir bahwa harus ada sebuah website adalah saya sadar pengguna Twitter di Indonesia masih sedikit. Saat itu pembicaraan yang mulai bergulir adalah membawa semangat &#8220;Kami Tidak Takut &#8211; #indonesiaunite&#8221; ini keluar dari dunia online.<br />
Kalau sudah keluar dan kemudian ngomong panjang lebar kan ribet, akan jauh lebih simpel kalo ngajak orang masuk ke website dan kemudian lihat sendiri apa yang berjalan dengan #indonesiaunite.</p>
<p>Endi, yang tadi mulai sibuk ternyata memang sedang menyiapkan tools dengan platform flash. Antorio pun sudah hampir selesai dia bilang. Disaat yang hampir sama juga seorang teman, <a href="http://twitter.com/valentmustamin" target="_blank">Valent Mustamin</a>, membuat <a href="http://www.valenmustamin.com/indonesiaunite" target="_blank">halaman</a> dengan fungsi yang sama.</p>
<p>Mengejar waktu solusi yang paling sederhana adalah website instant dengan platform blog. Dengan hosting server yang dilengkapi feature cPanel dengan Fantastico nya, menyiapkan sebuah blog benar-benar instant. 5 menit! (nggak sampe ding :p)<br />
Dikepala saya saat itu website ini berisi hanya tools untuk menambahkan attribute merah-putih dan hasil Twitter Search untuk #indonesiaunite.</p>
<p>Tools Endi &amp; Antorio ready, layout sederhana dari Antorio juga siap, maka online lah <a href="http://www.indonesiaunite.com" target="_blank">Indonesiaunite.com</a>.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://indonesiaunite.com"><img class="aligncenter size-full wp-image-1021" style="border: 1px solid black;" title="Indonesiaunite" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/08/Indonesiaunite2.jpg" alt="Indonesiaunite" width="550" height="469" /></a></p>
<p>Ada beberapa tambahan tools yang kemudian saya masukkan disana. Dan kemudian mulai dengan beberapa isi yang memang dibutuhkan. Tapi itu saya lakukan besoknya. Karena setelah website online kemudian saya&#8230; ketiduran&#8230;</p>
<blockquote><p>Apa yang kami lakukan untuk beberapa orang (terutama memang berada di bidang web development) adalah hal yang sangat mudah.</p>
<p>Saya percaya disaat yang bersamaan juga pasti ada minimal 1 orang yang punya ide yang sama dari call up yang berbeda. Kami hanya kebetuan melakukannya duluan.</p>
<p>In my (twitter) timeline call up datang dari <a href="http://twitter.com/dondihananto" target="_blank">@dondihananto</a>. Yang kemudian menjadi triger saya untuk memberikan kontribusi terhadap #indonesiaunite.<br />
Masih pentingkah mempertanyakan &#8220;siapa penggagasnya?&#8221; didalam memberikan sesuatu untuk Bangsa? karena siapapun bisa melakukan apapun demi Bangsa nya.</p></blockquote>
<p><em>Bersambung&#8230;</em></p>
<p style="padding-left: 30px;">Posting-poting ini sengaja saya bikin bersambung supaya nggak terlalu panjang di 1 posting.<br />
Di part selanjutnya adalah cerita dibalik channel lainnya selain website dan bagaimana gerakan ini dibawa ke offline.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-3rd-part/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dibelakang (digital things) Kami Tidak Takut &#8211; #indonesiaunite (2nd Part)</title>
		<link>http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-2nd-part/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-2nd-part/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2009 02:46:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Rama]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Nasionalisme]]></category>
		<category><![CDATA[pandji]]></category>
		<category><![CDATA[power of new media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=976</guid>
		<description><![CDATA[Di part sebelumnya adalah cerita mengenai (my) first digital movement yang berkait dengan peristiwa bom, Kami Tidak Takut dan #indonesiaunite. Di part ini adalah cerita (my) digital movement yang selanjutnya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di <a href="http://think.web.id/brain/dibelakang-kami-tidak-takut-indonesiaunite-1st-par/">part sebelumnya</a> adalah cerita mengenai (my) first digital movement yang berkait dengan peristiwa bom, Kami Tidak Takut dan #indonesiaunite. Di part ini adalah cerita (my) digital movement yang selanjutnya.</p>
<p><span class="youtube">
<object type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="373" data="http://www.youtube.com/v/HEw1iHc6CP4&amp;color1=006699&amp;color2=54abd6&amp;border=1&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0?rel=0">
<param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/HEw1iHc6CP4&amp;color1=006699&amp;color2=54abd6&amp;border=1&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0?rel=0" />
<param name="allowFullScreen" value="true" />
<param name="wmode" value="transparent" />
</object>
</span><p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=HEw1iHc6CP4"><img src="http://img.youtube.com/vi/HEw1iHc6CP4/default.jpg" width="130" height="97" border=0></a></p><p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=HEw1iHc6CP4">www.youtube.com/watch?v=HEw1iHc6CP4</a></p></p>
<p>Kalau di youtube mana seru kalau cuma dengar suara tanpa video. Ok, gue harus membuat video nya supaya bisa di upload ke YouTube. I&#8217;m thinking what&#8217;s the easiest &amp; fastest software to use. Gue terpikir bahwa Mac seharusnya punya software dasar kaya gini. Karena inget prinsip nya Mac &#8220;everyone can use it&#8221;.  Ok, iMovie adalah pilihannya pagi itu.</p>
<p>Sambil belajar cara pake iMovie dan dibekali pengalaman editing dikit2 hasil kerja di Production House dulu, gue berusaha dengan cepat semuanya dibikin. Gue cuman mikir, kualitas nanti dulu deh. Yang penting lagu nya dan pesen nya sampe. Hal yang paling mudah dilakukan adalah bermain dengan template-template tittle text yang ada di iMovie.</p>
<p>1,5 jam kemudian selesai lagu itu. Itu adalah sekitar jam 1 siang. Saya perhatikan di Twitter timeline saya orang sudah mulai banyak menggunakan hashtag #indonesiaunite. Maka kemudian link video tadi saya twit juga dengan menyertakan #indonesiaunite.</p>
<p>Ketika orang nonton video klip di YouTube pasti yang diharapkan adalah sebuah penggambaran/film cerita dari lagu yang didengarkan. Apa yang muncul dari video ini adalah hanya teks &amp; blank screen dengan beberapa warna (merah, putih, hitam). Semua dilakukan dengan sengaja.</p>
<p><strong>Kenapa Sengaja?</strong><br />
Alasan pertama adalah karena memang tidak punya stock materi video untuk dipakai.<br />
Alasan kedua adalah (saat itu) gue merasa orang harus mendengarkan pesan dari lagu ini. Visual nya tidak penting. Yang penting lirik nya. Ini juga kenapa dibeberapa bagian ada teks yang muncul, fungsinya untuk menekankan pesan. Tapi dibagian lain ada blank screen juga, karena memang untuk kembali mendengarkan lagunya meresapi liriknya.<br />
Kalau aja semua lirik saya masukkan disitu maka video itu akan menjadi video karaoke.</p>
<p>Scene pertama diawali dengan blank screen warna putih, tujuannya untuk  menandakan kalau video nya sudah ter-load. Karena kan starting screen dari YouTube adalah hitam.<br />
Scene berikutnya berganti-ganti merah dan putih sesuai dengan beat musik, warna merah untuk menandakan tetesan darah yang baru saja terjadi akibat peristiwa bom, warna putih yang mengikuti adalah untuk menyampaikan peristiwa berdarah itu terjadi di Indonesia. Kemudian warna hitam sebagai perlambang bahwa tetesan darah di Indonesia itu membuat kita berduka. Dan kemudian rangkaian itu berlulang untuk mempertegas dari yang kita rasakan.</p>
<p>Mungkin saja semua itu dilakukan dengan berbagai design atau element visual yang lebih menarik, tapi:<br />
1. Lama<br />
2. Saya udah lama nggak ngedesain (berkait sama nomer 1 tadi)<br />
3. Nggak terlalu penting (untuk saat itu)<br />
4. Baru pake software ini pertama kali :p</p>
<p>Kemudian blank screen mulai ditambahkan dengan teks-teks seiring dengan vokal Pandji juga sudah muncul. Teks nya hanya summary inti dari kalimat-kalimat Pandji karena memang untuk mempertegas isi pesan nya.<br />
Begitu juga kenapa pada bagian chorus kalimat &#8220;Kami Tidak Takut&#8221; terus-terusan muncul, ya memang untuk mengajak semuanya menyerukan &#8220;Kami Tidak Takut&#8221;.</p>
<p>Rangkaian visual seperlunya sudah selesai, tetapi rasanya perlu ada hal-hal yang ditambahkan untuk melengkapi. Perlu ada pesan sendiri untuk merangkum seluruh pesan dari lagu nya. Sepertinya memang ajakan yang paling tepat adalah untuk bersatu. Ini kenapa di paling akhir dari video saya sisipkan pesan &#8220;Bersatu Indonesia!!&#8221;.<br />
Lagu sudah selesai, sisa suara tinggal sedikit, kalimat &#8220;Bersatu Indonesia!!&#8221; muncul dengan cepat dan hilang. Tujuannya seperti shock therapy. Membuat &#8216;kaget&#8217; dan kemudian memikirkan hal itu.</p>
<p>Hal terakhir yang ditambahkan adalah nama. Ada 2 nama yang saya masukkan disana. Nama Pandji Pragiwaksono harus masuk karena sebagai penyanyinya. Dan saya tidak ingin seperti teroris yang abis nge-bom kemudian tidak meng-claim siapa yang berbuat.<br />
Kemudian di intro lagu juga saya tempatkan <a href="http://twitter.com/joelbanget" target="_blank">@joelbanget</a> karena setelah lagu di Imeem muncul kemudian orang-orang bertanya &#8220;itu yang intro dengan solo bass Barry Likumahuwa ya?&#8221;. Jadi sekalian saja keterangannya ditaro didepan.<br />
Nama saya nggak dimasukin? nggak penting rasanya, toh akhirnya saya posting juga disini.</p>
<p>Editing wrap up. Selanjutnya adalah uplod. Kemudian saya meng-embed video tersebut di blog <a href="http://pandji.com" target="_blank">Pandji</a>.<br />
Sengaja saya tidak Twit untuk yang ini, pingin tahu reaksi orang setelah dengar lagunya Pandji di Imeem apakah kemudian membuka blog nya dia.<br />
Tidak lama ternyata somehow sudah ada yang twit link ini. Dan kemudian mulai lah video ini berpopulasi.</p>
<p>5  jam setelah upload video ini online mendapat 200 views dan 22 comments.<br />
Kurang dari 10 jam setelahnya sudah menjadi 1000 views.<br />
Hari ketiga setelah upload sudah mencapai 4000 views.<br />
Dan saat ini 10 hari setelah upload view nya adalah 14ribu!  dengan 144 comments.</p>
<p>Berikut detail statistic nya yang saya capture per hari ini:</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-986" title="KTT-stat-youtube-01" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/07/KTT-stat-youtube-01.png" alt="KTT-stat-youtube-01" width="646" height="517" /></p>
<p>Twitt RT pun terus berjalan dengan rangkaian kata &#8220;Kami Tidak Takut&#8221;. Semua orang berusaha untuk menggugah teman lainnya dengan video ini.</p>
<p>Sambil mengikuti perkembangan berita seputar bom, dan juga sambil mengikuti timeline twitter saya, tiba-tiba saya mendapat call up. Panggilan ini yang mengantarkan saya mengerjakan hal lainnya lagi untuk #indonesiaunite.</p>
<p><a href="http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-3rd-part/" target="_blank"><em>Bersambung&#8230;</em></a></p>
<blockquote><p>Posting-poting ini sengaja saya bikin bersambung supaya nggak terlalu panjang di 1 posting.<br />
Kalau 2 part yang sudah di post adalah soal &#8220;Kami Tidak Takut&#8221;, part-part berikutnya akan cerita soal website indonesiaunite.com dan hal-hal lain didalamnya.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-2nd-part/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dibelakang (digital things) Kami Tidak Takut &#8211; #indonesiaunite (1st Part)</title>
		<link>http://think.web.id/brain/dibelakang-kami-tidak-takut-indonesiaunite-1st-par/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/dibelakang-kami-tidak-takut-indonesiaunite-1st-par/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Jul 2009 03:29:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Rama]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Nasionalisme]]></category>
		<category><![CDATA[pandji]]></category>
		<category><![CDATA[power of new media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=975</guid>
		<description><![CDATA[17 Juli 2009 jam 9 pagi saya baru terbangun setelah baru pulang 3 jam sebelumnya. Bangun agak kesiangan karena hari itu orang-orang rumah semua lagi pergi ke Bandung. Saya terbangun setelah mendengar suara telpon. Dan kemudian di TV ada sebuah tontonan yang beda dari biasa. (image credit: antobilang) AH SHITTT!!! BOM LAGI!!! That&#8217;s exactly my [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-1006 alignleft" style="border: 1px solid black; margin-right: 10px;" title="indonesiaunite-part01" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/07/indonesiaunite-part011.jpg" alt="indonesiaunite-part01" width="300" height="275" />17 Juli 2009 jam 9 pagi saya baru terbangun setelah baru pulang 3 jam sebelumnya. Bangun agak kesiangan karena hari itu orang-orang rumah semua lagi pergi ke Bandung. Saya terbangun setelah mendengar suara telpon. Dan kemudian di TV ada sebuah tontonan yang beda dari biasa.</p>
<p>(image credit: <a href="http://antobilang.googlepages.com/tidaktakut.png" target="_blank">antobilang</a>)</p>
<p><span id="more-975"></span></p>
<p>AH SHITTT!!! BOM LAGI!!!</p>
<p>That&#8217;s exactly my word saat itu. Marah, geram, kesal, sedih, semua campur-campur.</p>
<p>Masih dengan agak terbengong dan ngantuk, berusaha mencerna dimana lokasi terjadinya. Dan sambil mulai membaca Twitter timeline saya, pingin tahu udah seberapa rame pembicaraan di Twitter. Dan ternyata memang bener, sudah banyak yang membicarakan hal itu. Mulai dari kejadian di lokasi, dan kemudian yang paling hangat adalah &#8220;Manchester United jadi dateng nggak ya?&#8221;.<br />
Saat itu juga saya sadar akan imbas besar yang terjadi terhadap (online) public figure luar negri untuk datang ke Indonesia.</p>
<blockquote><p>I was on the mission mengajak beberapa orang dari luar untuk datang &amp;  bicara kepada brand-brand di Indonesia mengenai Digital Marketing/Internet Marketing. Lebih-lebih ada kepada salah satu perusahaan besar saya agak memaksa karena memang pertumbuhannya sangat pesat di Indonesia.<br />
Tapi dengan kejadian ini kan buyar semua jadinya.<br />
Sorry to say, sepertinya brand-brand di Indonesia lebih percaya kepada mereka mereka yang berambut pirang dan speak in english dibanding kita-kita orang lokal yang kebetulan sudah duluan berada di internet industry.</p></blockquote>
<p>Arggghhhh!!! saat itu makin kesal with those idiot yg mikirin isi kepalanya sendiri (this is the reason kenapa buat mereka nggak masalah ketika kepala nya putus dari badan nya akibat bom bunuh diri, &#8217;cause what they&#8217;re thinking is only their head).</p>
<p>Entah gimana gue teringat dengan salah satu lagunya <a href="http://pandji.com" target="_blank">Pandji</a> di album ke 2 nya yang baru rilis awal Juli kemarin. Tentang sebuah pernyataan sikap tidak takut atas intimidasi terorisme. Dan gue merasa orang perlu denger lagu ini. Judulnya &#8220;Kami Tidak Takut&#8221;.</p>
<p>Upload! upload! upload! tapi kemana ya. I was trying upload to <a href="http://www.facebook.com/Pandjimusic" target="_blank">Pandji&#8217;s Facebook Page</a> at that time, tapi koneksi <a href="http://http://www.facebook.com" target="_blank">Facebook</a> beberapa minggu kemaren lagi bener-bener payah. Second thought is <a href="http://youtube.com" target="_blank">YouTube</a>, tapi gimana caranya, YouTube hanya untuk video. <a href="http://myspace.com" target="_blank">MySpace</a>? terlalu ribet, koneksi lama, musti delete salah satu lagu dari list yang lama dulu.</p>
<blockquote><p>(Think.Web adalah salah satu pihak yang membantu Pandji dibelakang channel-channel onlinenya. Ini kenapa dikepala saya yang muncul cuman channel2 nya dia). Selain itu, ini lagu dia juga, akan lebih baik kalau keluar dari channel nya dia sendiri. Cuman aja memang kita belum sempet naikin lagu2 album baru nya.</p></blockquote>
<p>Pilihan termudah saat itu adalah jatuh ke <a href="http://imeem.com" target="_blank">Imeem</a>. Saya sengaja membuat banyak channel social media untuk Pandji dengan tujuan ada dimana-mana. <em><span style="text-decoration: underline;">Dalam Social Media Marketing (SMM) salah satu hal yang perlu dilakukan adalah ada dimana-mana (dengan kepentingan mengamankan account/domain juga) tetapi fokus dibeberapa tempat saja (yang ramai target marketnya).</span></em></p>
<p>Upload selesai, dan this is my first tweet:</p>
<div style="width: 300px;"><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="300" height="110" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="wmode" value="transparent" /><param name="src" value="http://media.imeem.com/m/fZxN1gSVPv/aus=false/" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="300" height="110" src="http://media.imeem.com/m/fZxN1gSVPv/aus=false/" wmode="transparent"></embed></object></p>
<div style="background-color:#E6E6E6;padding:1px;">
<div style="float:left;padding:4px 4px 0 0;"><a href="http://www.imeem.com/"><img src="http://www.imeem.com/embedsearch/E6E6E6/" border="0" alt="" /></a></div>
<form style="margin:0;padding:0;" action="http://www.imeem.com/embedsearch/" method="post">
<input name="EmbedSearchBox" type="text" />
<input style="font-size:12px;" type="submit" value="Search" />
<div style="padding-top:3px;"><a rel="nofollow" href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=0&amp;ek=fZxN1gSVPv"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/152/10/" border="0" alt="" /></a><a rel="nofollow" href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=1&amp;ek=fZxN1gSVPv"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/153/10/" border="0" alt="" /></a><a rel="nofollow" href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=2&amp;ek=fZxN1gSVPv"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/154/10/" border="0" alt="" /></a><a rel="nofollow" href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=3&amp;ek=fZxN1gSVPv"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/155/10/fZxN1gSVPv/" border="0" alt="" /></a></div>
</form>
</div>
</div>
<p><a href="http://www.imeem.com/people/fBaXvdk/music/9wC5xd-e/pandji-pragiwaksono-kami-tidak-takut/">Kami Tidak Takut &#8211; Pandji Pragiwaksono</a></p>
<p>Dalam hitungan 4 menit sudah 10 RT (ReTweet/Forward Tweet) yang terjadi. Dan kemudian terus sambung-menyambung dan semakin banyak. Gue ikuti semuanya lewat Twitter Search &#8220;Kami Tidak Takut&#8221;.</p>
<p>Ini hasil statistik dari Imeem yang gue capture per hari ini:</p>
<p><a href="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/07/KTT-stat-imeem-01.png"><img class="alignnone size-full wp-image-979" title="KTT-stat-imeem-01a" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/07/KTT-stat-imeem-01a.png" alt="KTT-stat-imeem-01a" width="582" height="265" /></a></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-980" title="KTT-stat-imeem-01b" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/07/KTT-stat-imeem-01b.png" alt="KTT-stat-imeem-01b" width="279" height="265" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-981" title="KTT-stat-imeem-02" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/07/KTT-stat-imeem-02.png" alt="KTT-stat-imeem-02" width="589" height="463" /></p>
<p>Tapi ini nggak cukup, musti ada channel lain untuk men-support juga. Soalnya, Imeem tidak (belum) terlalu populer di Indonesia. YouTube jauh lebih populer. <span style="text-decoration: underline;"><em>Di SMM kalau ingin sesuatu terpopulasi dengan baik maka harus dilakukan di social media yang memang banyak digunakan orang. Banyak digunakan yang ini maksudnya adalah juga kepada kemudahan orang untuk menyebarkan. Fungsi share, embed, fasilitas dari web service lain juga jadi penting.</em></span></p>
<p><a href="http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-2nd-part/" target="_self">bersambung&#8230;</a></p>
<blockquote><p>Posting-poting ini sengaja saya bikin bersambung supaya nggak terlalu panjang di 1 posting.<br />
On the next post saya akan cerita soal video klip &#8220;Kami Tidak Takut&#8221;, website Indonesiaunite.com, dan hal-hal lainnya.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/dibelakang-kami-tidak-takut-indonesiaunite-1st-par/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>FreSh, Think.Web and our profile at Koran Tempo</title>
		<link>http://think.web.id/brain/fresh-thinkweb-and-our-profile-at-koran-tempo/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/fresh-thinkweb-and-our-profile-at-koran-tempo/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2009 03:52:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Online Business]]></category>
		<category><![CDATA[Portofolio]]></category>
		<category><![CDATA[Think.Web]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=910</guid>
		<description><![CDATA[Berikut liputan mengenai FreSh yang muncul di Koran Tempo.  Ada juga review tentang kami dan Think.Web.                               CrunchBase Information Think.Web Information provided by CrunchBase                             CrunchBase Information Ramya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut liputan mengenai <a href="http://freshyourmind.com" target="_blank">FreSh</a> yang muncul di <a href="http://epaper.korantempo.com/KT/KT/2009/04/11/index.shtml" target="_blank">Koran Tempo</a>. </p>
<p>Ada juga review tentang kami dan <a href="http://www.think.web.id" class="kblinker" title="More about Think.Web &raquo;">Think.Web</a>.<span id="more-910"></span> <a href="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/04/koran-tempo-11-april-2009_page_11.png"><img class="alignnone size-full wp-image-948" title="koran-tempo-thumb01" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/04/koran-tempo-thumb01.png" alt="koran-tempo-thumb01" width="590" height="802" /></a><a href="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/04/korantempo-spread.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-949" title="koran-tempo-thumb02" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/04/koran-tempo-thumb02.png" alt="koran-tempo-thumb02" width="590" height="770" /></a><a href="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/04/korantempo-spread.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-951" title="koran-tempo-thumb03" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/04/koran-tempo-thumb03.png" alt="koran-tempo-thumb03" width="590" height="824" /></a></p>
<p> </p>
<div class="cbw snap_nopreview">
<div class="cbw_header"><script src="http://www.crunchbase.com/javascripts/widget.js" type="text/javascript"></script>                                        </p>
<div class="cbw_header_text"><a href="http://www.crunchbase.com/">CrunchBase Information</a></div>
</div>
<div class="cbw_content">
<div class="cbw_subheader"><a href="http://www.crunchbase.com/company/think-web">Think.Web</a></div>
<div class="cbw_subcontent"><script src="http://www.crunchbase.com/cbw/company/think-web.js" type="text/javascript"></script></div>
<div class="cbw_footer">Information provided by <a href="http://www.crunchbase.com/">CrunchBase</a></div>
</div>
</div>
<div class="cbw snap_nopreview">
<div class="cbw_header"><script src="http://www.crunchbase.com/javascripts/widget.js" type="text/javascript"></script>                                        </p>
<div class="cbw_header_text"><a href="http://www.crunchbase.com/">CrunchBase Information</a></div>
</div>
<div class="cbw_content">
<div class="cbw_subheader"><a href="http://www.crunchbase.com/person/ramya-prajna-s">Ramya Prajna S</a></div>
<div class="cbw_subcontent"><script src="http://www.crunchbase.com/cbw/person/ramya-prajna-s.js" type="text/javascript"></script></div>
<div class="cbw_footer">Information provided by <a href="http://www.crunchbase.com/">CrunchBase</a></div>
</div>
</div>
<div class="cbw snap_nopreview">
<div class="cbw_header"><script src="http://www.crunchbase.com/javascripts/widget.js" type="text/javascript"></script>                                        </p>
<div class="cbw_header_text"><a href="http://www.crunchbase.com/">CrunchBase Information</a></div>
</div>
<div class="cbw_content">
<div class="cbw_subheader"><a href="http://www.crunchbase.com/person/anantya-v-b">Anantya v B</a></div>
<div class="cbw_subcontent"><script src="http://www.crunchbase.com/cbw/person/anantya-v-b.js" type="text/javascript"></script></div>
<div class="cbw_footer">Information provided by <a href="http://www.crunchbase.com/">CrunchBase</a></div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/fresh-thinkweb-and-our-profile-at-koran-tempo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membumikan Mimpi</title>
		<link>http://think.web.id/brain/membumikan-mimpi/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/membumikan-mimpi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2009 03:21:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal Rama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=887</guid>
		<description><![CDATA[Pada salah satu slide yang saya bawakan saat Pecha Kucha Jakarta vol.01 beberapa waktu lalu bertuliskan &#8220;Dimana langit dijunjung, disitu bumi dipijak&#8221;. Ini memang sebuah peribahasa yang sengaja saya balik. Langit saya andaikan sebagai tempat beradanya mimpi-mimpi, dan bumi menjadi tempat saya untuk mengejar mimpi itu. &#8220;Membumikan mimpi&#8221; sebuah kalimat sederhana yang sama sekali tidak mudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada salah satu slide yang saya bawakan saat <a href="http://pechakuchajkt.wordpress.com" target="_blank">Pecha Kucha Jakarta vol.01</a> beberapa waktu lalu bertuliskan &#8220;Dimana langit dijunjung, disitu bumi dipijak&#8221;. Ini memang sebuah peribahasa yang sengaja saya balik. Langit saya andaikan sebagai tempat beradanya mimpi-mimpi, dan bumi menjadi tempat saya untuk mengejar mimpi itu.</p>
<p><img class="size-medium wp-image-928 alignleft" style="margin-bottom: 5px; margin-right: 10px;" title="slide21" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/04/slide21-300x200.jpg" alt="slide21" width="300" height="200" />&#8220;Membumikan mimpi&#8221; sebuah kalimat sederhana yang sama sekali tidak mudah melakukannya.</p>
<p>Ada suatu waktu dimana saya, <a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a> dan mas Bri (Febriyanto) meeting dengan kawan lama dari mas Briyan. Pada salah satu obrolan mas Bri bercerita mengenai bisnis apa saja yang dia lakukan. Sebuah advertising agency, event organizer, production house sampai dengan web agency yaitu <a href="http://www.think.web.id" class="kblinker" title="More about Think.Web &raquo;">Think.Web</a>. Kawannya kemudian menanggapi &#8220;buset, jadi sebenernya kerjaan lo apa Bri?&#8221;. Dijawab &#8220;kerjaan gue membumikan mimpi teman-teman ini&#8221; sambil menunjuk ke saya &amp; Anan. Sejak itu kalimat &#8220;membumikan mimpi&#8221; cukup membekas di saya.</p>
<p>Kalimat itu kembali terangkat hari ini saat berdiskusi mengenai kerjasama bisnis dengan sebuah pihak untuk sebuah project &#8216;masa depan&#8217;. Untuk tujuan business partnership antara kedua belah pihak sama-sama mengemukakan visi masing-masing. Visi disini sebenarnya lebih kepada mimpi, apa yang dibayangkan didepan sana. Mimpi atau tujuannya bisa dikatakan sama tapi bayangan langkahnya yang berbeda.<br />
Langkah untuk mencapai mimpi ini lah yang saya maksud sebagai membumikan mimpi. Mimpi yang besar adalah sebuah awalan, tetapi apabila kita tidak bisa menyusun langkah yang strategis maka mimpi itu tidak akan jadi kenyataan.</p>
<p>Mimpi yang besar seharusnya diiringi dengan visi yang besar juga. Visi besar ini yang kemudian di break down menjadi langkah-langkah besar strategis. Kalau mimpi nya besar tapi langkah nya kecil-kecil maka semakin sulit untuk terwujudkan. Atau bahkan jangan sampai langkah nya terus mengawang-ngawang sehingga tidak ada langkah maju.  Tidak mudah memang, tapi membumikan mimpi adalah hal yang sangat penting.</p>
<p>Jadi penuhi langit Anda dengan mimpi-mimpi besar dan kemudian pijaklah bumi untuk bisa berlari mengejar mimpi-mimpi tersebut.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/membumikan-mimpi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Audibles</title>
		<link>http://think.web.id/brain/audibles/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/audibles/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2009 03:20:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=889</guid>
		<description><![CDATA[Audio Enables, mungkin itu kepanjangannya. Audibles ini adalah salah satu servis tambahan dari Yahoo Messenger. Bisa dibilang servis tambahan yang penting-penting-ga penting, hampir mirip seperti keberadaan emoticons. Yang kalau ga ada ga papa, tapi kalau ada tambah nge-gemesin. Audibles ini adalah karakter animasi yang punya suara tertentu yang bisa kamu kirimkan ke teman IM kamu. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Audio Enables</em>, mungkin itu kepanjangannya. Audibles ini adalah salah satu servis tambahan dari Yahoo Messenger. Bisa dibilang servis tambahan yang penting-penting-ga penting, hampir mirip seperti keberadaan <em>emoticons</em>.  Yang kalau ga ada ga papa, tapi kalau ada tambah nge-gemesin.  Audibles ini adalah karakter animasi yang punya suara tertentu yang bisa kamu kirimkan ke teman IM kamu. Bentukannya adalah flash movie sederhana.</p>
<p>Setelah cukup puas dengan audible bergaya internasional, beberapa waktu yang lalu selera lokal mulai merambah audible. Walaupun kata-katanya bisa dibilang kurang asyik;</p>
<blockquote><p>Halo Sayang<br />
Apa Kabar<br />
Keren<br />
Eh, Dikacangin<br />
Alamak!<br />
Sebentar ya&#8230;aku lagi sibuk ni<br />
Mo jalan-jalan nggak?<br />
ngomong apa sih?</p></blockquote>
<p>Tapi lumayan lah buat lucu-lucuan. Kalau dijejer jadi satu ternyata lucu juga jajaran Audibles ini. Bayangkan percakapan seorang pria setengah baya dengan seorang wanita belia;</p>
<blockquote><p>B: Halo Sayang<br />
B: Apa Kabar<br />
B: Eh, Dikacangin<br />
B: Mo jalan-jalan nggak?<br />
G: ngomong apa sih?<br />
G: Sebentar ya&#8230;aku lagi sibuk ni<br />
<em>Hasilnya, G kabur, B masih ngarep</em></p>
<p><em><br />
</em></p></blockquote>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-898" style="margin: 10px;" title="List of Audibles" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/03/021-155x300.jpg" alt="List of Audibles" width="93" height="180" /><br />
Sekarang ada jajaran Audible lokal baru. Dan jajaran Audible ini mewakili salah satu grup musik Indonesia papan tengah; Changcuters. Pertanyaannya? Kenapa harus Changcuters ya? Saya sama sekali belum tahu alasannya, karena menurut saya masih ada banyak band yang lebih melegenda atau sensasional dibanding anak-anak muda ini.</p>
<p>Tapi ga papa lah, <em>it still fun to see there are other local</em> audibles tersedia di Yahoo Messenger. Bergerak ke penokohannya, untuk yang satu ini penokohannya agak jauh karena yang bisa langsung bisa ketebak cuma sang lead vokalisnya, dengan rambut jambulismenya. Sementara yang lain, sepertinya kurang mirip.</p>
<p>Keberadaan Changcuters sebagai salah satu Audible buat saya sudah cukup mencengangkan. Setelah mereka merajai kancah soundtrack sinetron dan iklan, kini dengan keberadaan Audibles ini, Changcuters sekelas Madona yang juga punya Audibles di YM.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-902" title="Changcuters" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/03/014.jpg" alt="Changcuters" width="558" height="75" /></p>
<p style="text-align: center;">
<p>Apa yang diomongin Changcuters di YM? Kata-katanya sih seputaran kata-kata gaol anak muda jaman sekarang getoooh;</p>
<ul>
<li>Berangkat</li>
<li>Oh Siap</li>
<li>Beuh</li>
<li>Aw Aw Aw</li>
<li>I love you Bibeh (sejak kapan yang ini masuk dalam kosa kata gaol?)</li>
</ul>
<p>Gue penasaran banget, siapa yang ngebuat Audible Changcuters ini ya? Btw kalau Changcuters bisa buat Audibles kira-kira Dono Kasino Indro bisa bikin juga ga ya? Gimana Ndro?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/audibles/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pecha Kucha Jakarta</title>
		<link>http://think.web.id/brain/pecha-kucha-jakarta/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/pecha-kucha-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2009 11:45:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Online Business]]></category>
		<category><![CDATA[Online Media]]></category>
		<category><![CDATA[Slide]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=878</guid>
		<description><![CDATA[Pada malam 10 Maret lalu, saya mendapat kesempatan untuk ikut serta pada Pecha Kucha Jakarta yang pertama. Kebetulan saya 2 kali &#8216;naik panggung&#8217;. Ini gara-gara diminta mewakilkan teman-teman di FreSh makanya sampe 2 kali. Pada kesempatan pertama saya dan Anan &#8216;dibawa&#8217;  bapak Febriyanto (atau biasanya saya memanggil mas Bri). Beliau mendapat kesempatan sebagai pembicara pertama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada malam 10 Maret lalu, saya mendapat kesempatan untuk ikut serta pada Pecha Kucha Jakarta yang pertama. Kebetulan saya 2 kali &#8216;naik panggung&#8217;. Ini gara-gara diminta mewakilkan teman-teman di FreSh makanya sampe 2 kali.</p>
<p>Pada kesempatan pertama saya dan <a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a> &#8216;dibawa&#8217;  bapak Febriyanto (atau biasanya saya memanggil mas Bri). Beliau mendapat kesempatan sebagai pembicara pertama yang tampil. Presentasinya bercerita tentang perjalanan dia menjadi seorang Entrepreneur.</p>
<div id="__ss_1134775" style="width: 425px; text-align: left;">Slide of <a style="font:14px Helvetica,Arial,Sans-serif;display:block;margin:12px 0 3px 0;text-decoration:underline;" title="Bri Febrianto on Pecha Kucha Jakarta" href="http://www.slideshare.net/pechakuchajkt/bri-febrianto-on-pecha-kucha-jakarta-1134775?type=presentation">Bri Febriyanto on Pecha Kucha Jakarta</a><object width="425" height="355" data="http://static.slideshare.net/swf/ssplayer2.swf?doc=brifebrianto-090311223615-phpapp02&amp;rel=0&amp;stripped_title=bri-febrianto-on-pecha-kucha-jakarta-1134775" type="application/x-shockwave-flash"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="src" value="http://static.slideshare.net/swf/ssplayer2.swf?doc=brifebrianto-090311223615-phpapp02&amp;rel=0&amp;stripped_title=bri-febrianto-on-pecha-kucha-jakarta-1134775" /><param name="allowfullscreen" value="true" /></object></p>
<div style="font-size: 11px; font-family: tahoma,arial; height: 26px; padding-top: 2px;">View more <a style="text-decoration:underline;" href="http://www.slideshare.net/">presentations</a> from <a style="text-decoration:underline;" href="http://www.slideshare.net/pechakuchajkt">Pecha kucha Jakarta</a>.</div>
</div>
<p>Kalau melihat slide diatas, bagian saya dan Anan adalah dari slide 12 sampai dengan 16.</p>
<p>Kemudian pada kesempatan kedua saya mewakili Forum <a href="http://freshyourmind.com" target="_blank">FreSh</a> untuk bercerita tentang apa itu FreSh.<br />
Slide:</p>
<div id="__ss_1139669" style="width: 425px; text-align: left;"><a style="font:14px Helvetica,Arial,Sans-serif;display:block;margin:12px 0 3px 0;text-decoration:underline;" title="Fresh on Pecha Kucha Jakarta" href="http://www.slideshare.net/hanoman_nitra/fresh-on-pecha-kucha-jakarta?type=presentation">Fresh on Pecha Kucha Jakarta</a><object width="425" height="355" data="http://static.slideshare.net/swf/ssplayer2.swf?doc=freshforum-final-090313000034-phpapp01&amp;rel=0&amp;stripped_title=fresh-on-pecha-kucha-jakarta" type="application/x-shockwave-flash"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="src" value="http://static.slideshare.net/swf/ssplayer2.swf?doc=freshforum-final-090313000034-phpapp01&amp;rel=0&amp;stripped_title=fresh-on-pecha-kucha-jakarta" /><param name="allowfullscreen" value="true" /></object></p>
<div style="font-size: 11px; font-family: tahoma,arial; height: 26px; padding-top: 2px;">View more <a style="text-decoration:underline;" href="http://www.slideshare.net/">presentations</a> from <a style="text-decoration:underline;" href="http://www.slideshare.net/hanoman_nitra">Ramya Prajna s</a>.</div>
</div>
<p>Pecha Kucha adalah salah satu contoh bentukan worldwide event yang belakangan banyak muncul. Event-event ini biasanya menggunakan format acara yang sama sebagai penanda kesatuan event. Event pada masing-masing kota atau negara atau pihak dilakukan secara mandiri oleh masing-masing penyelenggara. Sebuah kolaborasi event yang mungkin kalau menggunakan trend nama sekarang menjadi disebut <strong>Event 2.0</strong>.</p>
<p><strong>Pecha Kucha</strong> sendiri, seperti yang disebutkan di <a href="http://www.pecha-kucha.org/" target="_blank">websitenya</a>, mempunyai format 20/20 yang  harus digunakan oleh event-event yang dinaungi oleh Pecha Kucha. 20/20 ini maksudnya 20 slide dan masing-masing berdurasi 20 detik. Jadi total setiap presenter mempunyai waktu 6-7 menit untuk berbicara.</p>
<p><a href="http://twestival.com" target="_blank"><strong>Twestival</strong></a> merupakan contoh lain. Twestival secara bersamaan dilakukan pada tanggal 12 Februari 2009 dengan tujuan mencari donasi untuk kepentingan air bersih di dunia. Setiap negara atau kota atau area mendaftarkan dirinya pada website Twestival untuk kemudian disediakan blog sendiri sebagai tempat komunikasi, publikasi dan update dari masing-masing penyelenggara. Nama Twestival diambil dari Twitter karena basis komunikasi yang dilakukan adalah Twitter.</p>
<p>Bentukan lain adalah <strong>Facebook Developer Garage</strong> (FBDG). Event ini adalah event yang secara resmi di support oleh Facebook dan masuk kedalam agenda acara mereka. FBDG merupakan komunitas event. Salah satu syarat sebagai penyelenggara FBDG adalah diselerenggarakan atau bekerja sama dengan group dari Facebook Developer per negara. Artinya setiap developer group secara mandiri mengadakan FBDG walaupun semuanya dibawah supervisi dari Facebook.</p>
<p>Event-event 2.0 ini yang meng-inspirasi <strong>FreSh</strong> untuk melakukan settle down format. FreSh adalah sebuah forum diskusi dan networking yang dilakukan setiap bulan. Topik yang menjadi pembahasan berganti setiap bulannya dan semuanya berkait dengan dunia online (online enable). Saya &amp; Anan menjadi salah satu penggerak bersama dengan rekan-rekan lainnya: Catur PW, Pitra Satvika, Kukuh TW dan Anggun Himawan.</p>
<p>FreSh berharap forum ini bisa menjadi nation wide atau bahkan world wide. Kalau Pecha Kucha dimulai dari Jepang, Twestival &amp; Facebook Developer Garage dimulai dari US, mungkin FreSh bisa menjadi international event yang dimulai dari Jakarta, Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/pecha-kucha-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Another Seminars Another Goody Bag</title>
		<link>http://think.web.id/brain/another-seminars-another-goody-bag/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/another-seminars-another-goody-bag/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 01:00:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=784</guid>
		<description><![CDATA[photo credit: CoCreatr Saya bukan seminar frequent flayer. Tapi ada satu hal yang terkadang menggelitik nurani ketika menghadiri sebuah seminar. Isi seminarnya? [jawabannya bukan] Pembicaranya? [jawabannya bukan] Doorprizenya? [hampir tepat tapi jawabannya masih bukan] Goodybag? Nah, ini satu hal yang menggelitik saya. Ketika saya menghadiri sebuah seminar, yang ada di benak saya ketika saya baru [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="200" align="left">
<tbody>
<tr>
<td><a title="So Sweet So Girl" href="http://www.flickr.com/photos/22746936@N02/2264164751/" target="_blank"><img style="border: 0pt none; margin-bottom: 5px; margin-right: 10px;" src="http://farm3.static.flickr.com/2316/2264164751_0fffb339ff.jpg" border="0" alt="So Sweet So Girl" width="281" height="500" /></a><br />
<small><a title="Attribution-ShareAlike License" href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/2.0/" target="_blank"><img src="http://think.web.id/brain/wp-content/plugins/photo-dropper/images/cc.png" border="0" alt="Creative Commons License" width="16" height="16" align="absmiddle" /></a> <a href="http://www.photodropper.com/photos/" target="_blank">photo</a> credit: <a title="CoCreatr" href="http://www.flickr.com/photos/22746936@N02/2264164751/" target="_blank">CoCreatr</a></small></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Saya bukan seminar frequent flayer. Tapi ada satu hal yang terkadang menggelitik nurani ketika menghadiri sebuah seminar.</p>
<blockquote><p>Isi seminarnya? <em>[jawabannya bukan]</em><br />
Pembicaranya? <em>[jawabannya bukan] </em><br />
Doorprizenya? <em>[hampir tepat tapi jawabannya masih bukan]</em><br />
Goodybag?</p></blockquote>
<p>Nah, ini satu hal yang menggelitik saya. Ketika saya menghadiri sebuah seminar, yang  ada di benak saya ketika saya baru masuk ke dalam sebuah seminar adalah untuk mendapatkan paling tidak satu hal dari list di bawah ini:</p>
<ul>
<li>list acara</li>
<li>sedikit reading material soal acara</li>
<li>alat tulis (karena kadang saya suka malas bawa pen and paper)</li>
</ul>
<p>Nah biasanya yang paling sering dibagikan sebelum acaranya mulai adalah Goody Bag ini. Jadi ketika saya memasuki ruang seminar, saya mengharapkan kehadiran salah satu dari list barang diatas didalam Goody Bag yang saya dapat untuk paling tidak memberikan panduan untuk saya selama seminar/event.</p>
<p>Tapi sayangnya, cuma sedikit Goody Bag yang menyediakan hal ini. Biasanya nih, yang ada dalam sebuah Goody Bag adalah kaos sponsor,  media cetak sponsor (majalah/tabloid/koran), stiker-stiker, pin, topi, dan yang paling banyak biasanya tumpukan brosur.</p>
<p>Saya membatin, kenapa ya?<br />
Memang sih dilihat dari asal katanya Goody. Goody ini berarti benda-benda menarik alias gimmick yang biasanya dibagikan oleh brand-brand besar. Jadi memang ngga salah kalau dalam Goody Bag memang ada kaos/topi/majalah.  Atau bahkan (ini saya berdoa suatu saat Goody Bag yang dibagikan berisi) digital kamera, jam tangan, usb atau web cam. Memang ga ada yang salah sih.</p>
<p>Tapi sebentar, kalau ditarik lagi dari asal katanya yaitu: Goods (yang berarti barang). Nah kalau begitu berarti hal yang saya list diatas juga termasuk dalam barang yang secara logika juga perlu ada dalam sebuah Goody Bag.</p>
<p>Don&#8217;t get me wrong, I like having freebies on my Goody Bag. Tapi kalau kebanyakan isinya cuma brosur, rasanya agak males juga ya. Saya butuh info seputar event/acara dan saya juga butuh good quality goodies.</p>
<p><em>So for all the seminar attendee: vote for good quality Goody Bags!!!</em></p>
<blockquote><p><em><a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a>&#8216;s think:</em></p>
<p><em>&#8216;Oleh-oleh&#8217;  masih menjadi budaya kita memang. Biasanya kan kalau habis berkunjung ke rumah orang, supaya kunjungan menjadi lebih berkesan kita suka disuruh bawa pulang sesuatu. &#8220;Ini makanannya masih banyak.. dibungkusin untuk dibawa pulang ya&#8230;&#8221;. Dasar dari itu memang adalah agar si pemilik rumah diingat lebih lama oleh si tamu.<br />
Apa yang &#8216;dibungkusin&#8217; dari si pemilik rumah akan bervariasi, tentunya sesuai dengan kemampuan pemilik rumah. Tapi untuk si tamu&#8230; diberikan apapun pasti senang. Hanya saja seberapa akan membekas si bingkisan ini? Nah untuk hal ini <span style="text-decoration: underline;">bisa</span> tidak terkait dengan kemampuan finansial. Yang dibutuhkan hanyalah kemauan untuk berpikir. Kira-kira si tamu akan senang dibawakan apa ya&#8230;</em></p>
<p><em>Kalau saya berkunjung trus waktu pulang dibawain duren pasti jadinya ngedumel. Wong nggak suka duren. Hahaha <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
</em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/another-seminars-another-goody-bag/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Design Facebook Berubah Lagi</title>
		<link>http://think.web.id/brain/design-facebook-berubah-lagi/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/design-facebook-berubah-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2009 22:04:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=855</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini Facebook melakukan sebuah pembaharuan lagi. Salah satunya adalah dalam hal design. Mungkin beberapa orang ada yang sependapat dengan saya yang kecewa dengan layout baru Facebook (yang saat ini berjalan). Kenapa? karena berbeda dengan layout yang lama dimana seluruh application yang digunakan oleh seseorang &#8216;dijembreng&#8217; pada 1 halaman profile. Sedangkan pada layout baru application [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.allfacebook.com/images/new-home-large.png" target="_blank"><img class="alignnone size-full wp-image-859" title="wp04" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/03/wp04.gif" alt="wp04" width="520" height="255" /></a></p>
<p>Hari ini Facebook melakukan sebuah pembaharuan lagi. Salah satunya adalah dalam hal design. Mungkin beberapa orang ada yang sependapat dengan saya yang kecewa dengan layout baru Facebook (yang saat ini berjalan). Kenapa? karena berbeda dengan layout yang lama dimana seluruh application yang digunakan oleh seseorang &#8216;dijembreng&#8217; pada 1 halaman profile. Sedangkan pada layout baru application tersebut dimasukkan kedalam tab &#8220;Boxes&#8221;. Itu pun hanya aplikasi-aplikasi yang memang kita pilih untuk ada di Boxes. Hal ini mengecewakan karena aplikasi yang dapat menjadi &#8216;ruang branding&#8217;  jadi kehilangan fungsi langsung nya.</p>
<p><img class="size-full wp-image-858 alignnone" title="wp03" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/03/wp03.gif" alt="wp03" width="520" height="253" /></p>
<p>Namun baru saya anilisa kemudian bahwa layout yang baru tersebut memang untuk menunjang interaksi &amp; sharing antar pengguna Facebook. Layout ini merupakan solusi jenius dari para UX (User Xperience) expert untuk bisa mendukung konsep networking Facebook.</p>
<p><strong>Social Graph to Stream</strong><br />
Bukan cuman itu, Facebook juga akan mengeluarkan konsep baru untuk News Feed. News Feed adalah salah satu feature Facebook untuk menampilkan activity yang terjadi kita dan teman-teman kita.<br />
Facebook mengalami pertumbuhan jumlah user yang cukup pesat. Hal ini adalah hasil dari konsep Social Graph, sebuah cara dari Facebook untuk memetakan network/connection dari user nya. Dari hal ini kemudian Facebook juga mengembangkan fungsi share nya. Mungkin bayangannya adalah seperti yang apa yang berjalan pada Freindfeed.com.<br />
Namun untuk bisa membatasi apa saja yang mau ditampilkan&#8230; Facebook mempermudah system filtering di profile.</p>
<p>News Feed ini akan muncul dalam bentuk  Stream. Jadi seluruh update akan ditampilkan dalam bentuk list update (seperti pada Twitter) atau horizontal scroll (seperti pada plurk). Secara automaticaly website akan me refresh sekitar 10 s.d 15 menit untuk mendapatkan update baru. Feature ini akan di launch pada tanggal 11 Maret minggu depan.</p>
<p><img class="size-full wp-image-857 alignnone" title="wp011" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/03/wp011.gif" alt="wp011" width="520" height="320" /></p>
<p><strong>Facebook Page</strong><br />
<img class="size-full wp-image-860 alignnone" title="wp05" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/03/wp05.gif" alt="wp05" width="520" height="296" /></p>
<p>Facebok  Page akan muncul dalam bentuk baru. Secara fungsi dan tampilan akan disamakan juga dengan profil account.  Banyak hal-hal yang bisa dilakukan pada sebuah profile. FB Application yang dipasangkan pada sebuah FB Page akan masuk kedalam tab Boxes.</p>
<p>Hal ini sangat menguntungkan para/Brand atau product owner, karena mereka  bisa berbicara dengan para fans atau menunjukkan profile nya seolah-olah si Brand itu adalah seorang individu.</p>
<p><em>Foto source: Allfacebook.com, techcrunch.com</em></p>
<div class="cbw snap_nopreview">
<div class="cbw_header"><script src="http://www.crunchbase.com/javascripts/widget.js" type="text/javascript"></script></p>
<div class="cbw_header_text"><a href="http://www.crunchbase.com/">CrunchBase Information</a></div>
</div>
<div class="cbw_content">
<div class="cbw_subheader"><a href="http://www.crunchbase.com/company/facebook">Facebook</a></div>
<div class="cbw_subcontent"><script src="http://www.crunchbase.com/cbw/company/facebook.js" type="text/javascript"></script></div>
<div class="cbw_footer">Information provided by <a href="http://www.crunchbase.com/">CrunchBase</a></div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/design-facebook-berubah-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
