<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Brain of Think.web</title>
	<atom:link href="http://think.web.id/brain/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://think.web.id/brain</link>
	<description>this Brain continously Think about Web, and sometime other things too</description>
	<lastBuildDate>Fri, 14 Aug 2009 07:00:31 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Blogger Support for #IndonesiaUnite</title>
		<link>http://think.web.id/brain/blogger-support-for-indonesiaunite/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/blogger-support-for-indonesiaunite/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2009 07:00:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[17 agustus 1945]]></category>
		<category><![CDATA[hari merdeka]]></category>
		<category><![CDATA[indonesiaunite]]></category>
		<category><![CDATA[kami tidak takut]]></category>
		<category><![CDATA[kemerdekaan indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kojak]]></category>
		<category><![CDATA[kojakers]]></category>
		<category><![CDATA[kopdarjakarta]]></category>
		<category><![CDATA[merdeka]]></category>
		<category><![CDATA[video]]></category>
		<category><![CDATA[vlog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=1033</guid>
		<description><![CDATA[Posting yang berisi 2 video ini online secara bersamaan pada tanggal 14 Agustus 2009, 14.00 di semua blog yang mendukung semangat kebangsaan #IndonesiaUnite.

 
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Posting yang berisi 2 video ini online secara bersamaan pada tanggal 14 Agustus 2009, 14.00 di semua blog yang mendukung semangat kebangsaan #IndonesiaUnite.</p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=6oPLtzxFOAY"><!-- Smart Youtube --><span class="youtube"><object type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="373" data="http://www.youtube.com/v/6oPLtzxFOAY&amp;rel=0&amp;color1=006699&amp;color2=54abd6&amp;border=1&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/6oPLtzxFOAY&amp;rel=0&amp;color1=006699&amp;color2=54abd6&amp;border=1&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="wmode" value="transparent" /></object></span><a href="http://www.youtube.com/watch?v=6oPLtzxFOAY"><img src="http://img.youtube.com/vi/6oPLtzxFOAY/default.jpg" width="130" height="97" border=0></a></a></p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=5DOnFkmCz34" target="_blank"><span style="font-weight: normal;"><!-- Smart Youtube --><span class="youtube"><object type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="373" data="http://www.youtube.com/v/5DOnFkmCz34&amp;rel=0&amp;color1=006699&amp;color2=54abd6&amp;border=1&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/5DOnFkmCz34&amp;rel=0&amp;color1=006699&amp;color2=54abd6&amp;border=1&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="wmode" value="transparent" /></object></span><a href="http://www.youtube.com/watch?v=5DOnFkmCz34"><img src="http://img.youtube.com/vi/5DOnFkmCz34/default.jpg" width="130" height="97" border=0></a> </span></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/blogger-support-for-indonesiaunite/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dibelakang (digital things) Kami Tidak Takut &#8211; #indonesiaunite (3rd Part)</title>
		<link>http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-3rd-part/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-3rd-part/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2009 04:16:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Rama]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=988</guid>
		<description><![CDATA[Di part 1 saya bercerita mengenai bagaimana lagu "Kami Tidak Takut" pertama kali diperdengarkan secara online. Di part 2 adalah cerita mengenai bagaimana video klip nya online di YouTube dan mengantarkan pesan lagu nya. 
Di part ini adalah cerita mengenai website indonesiaunite.com dan channel lainnya yang ikut melengkapi.

(Thumbnail Credit: Iqbal Prakasa)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="padding-left: 30px;">Di <a href="../dibelakang-kami-tidak-takut-indonesiaunite-1st-par/">part 1</a> saya bercerita mengenai bagaimana lagu &#8220;Kami Tidak Takut&#8221; pertama kali diperdengarkan secara online. Di <a href="http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-2nd-part/">part 2</a> adalah cerita mengenai bagaimana video klip nya online di YouTube dan mengantarkan pesan lagu nya. Di part ini adalah cerita mengenai website <a href="http://indonesiaunite.com" target="_blank">indonesiaunite.com</a> dan channel lainnya yang ikut melengkapi.</p>
<p>Tweeps semakin ramai berkomentar tantang video &#8220;Kami Tidak Takut&#8221; dan meneruskan link nya ke yang lain. Hashtag #indonesiaunite pun semakin banyak digunakan juga. Ada juga yang kemudian mengkombinasikan 2 kalimat tersebut dalam 1 twit.</p>
<p>Bentuk dukungan pun juga mulai berkembang. Untuk lebih terlihat kemudian muncul ajakan untuk mengganti avatar profile masing-masing dengan atribut merah-putih. Satu per satu user Twitter mulai mengganti avatar nya. Ada yang bentuknya overlay, ada yang badge, ada juga yang di layout khusus.</p>
<p><a href="http://www.andirapramanta.com/?p=632"><img class="size-medium wp-image-1018 alignleft" style="margin-right: 10px; margin-bottom: 5px;" title="andira" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/08/andira-300x280.jpg" alt="andira" width="300" height="280" /></a>Pada awalnya memang untuk memasangkan attribute perlu software design. Untuk yang tidak berada atau dekat dengan dunia design langsung pada teriak ngiri <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Seorang teman, <a href="http://www.andirapramanta.com/?p=632" target="_blank">Andira Pramanta</a>, membuka bantuan untuk yang ingin avatar nya dengan overlay merah-putih. Dia buatkan secara manual dan hasilnya bisa di download di <a href="http://www.flickr.com/photos/deasdira/sets/72157621595536322/" target="_blank">Flickr</a> nya. Baik sekali.</p>
<p>Saya bersama salah satu rekan di kantor, <a href="http://twitter.com/endihamid" target="_blank">Endi Hamid</a>, bertanya-tanya masa sih nggak ada tools online yang bisa membantu melakukan hal itu. &#8220;Bisa kok&#8221; begitu kata Endi dan kemudian dia terlihat sibuk melakukan sesuatu.</p>
<p>Hampir disaat yang bersamaan juga salah satu user yang yang saya follow (kira-kira) berkata seperti ini &#8220;Hi IT geek, bikin yang kaya Iran Election dong&#8221;. Twit itu dari <a href="http://twitter.com/dondihananto" target="_blank">@dondihananto</a>.<br />
Saya penasaran, memang nya Iran Election bikin apa sih? Yang saya tahu memang bahwa orang-orang yang bersimpati terhadap peristiwa election di Iran memang memberikan attribut mereka dengan warna hijau. Kebanyakan avatar mereka di overlay dengan warna hijau. Saya googling dan kemudian menemukan website <a href="http://helpiranelection.com/" target="_blank">Help Iran Election</a>.<br />
Isi si website hanya tools untuk avatar tadi. Dengan engine untuk mengambil dan menambah element pada image, dan kemudian menggunakan fungsi <a href="http://apiwiki.twitter.com/OAuth-FAQ" target="_blank">OAuth </a>dr Twitter, mengganti avatar jadi sangat mudah.</p>
<p>Ok, I got the idea. Salah satu programmer <a href="http://www.think.web.id" class="kblinker" title="More about Think.Web &raquo;">Think.Web</a> saat itu sedang cuti menikah. The only person that I know about programming is only <a href="http://twitter.com/antorio" target="_blank">Antorio</a>, Design &amp; Technical Associates di Think.Web. Yang saya tanyakan adalah berapa cepat dia bisa bikin seperti ini. Karena dikepala saya saat itu adalah semangat Tweeps ini harus di fasilitasi, kalo kelamaan akan hilang begitu aja.<br />
His answer is &#8220;wait&#8221; dan kemudian &#8220;bisa sih&#8230;&#8221;, disaat itu saya percaya bahwa dia pasti bisa bantu.</p>
<p>I don&#8217;t know how tapi next thing yang saya pikirkan adalah website -&gt; nampung informasi -&gt; jadi tujuan orang -&gt; beli domain. Dan yang saya lakukan kemudian adalah checking domain availability, book, bayar dan siap. <a href="Http://indonesiaunite.com" target="_blank">Http://indonesiaunite.com</a> siap digunakan. Proses pembelian domain nya sangat cepat, tapi menunggu domain nya resolve dan siap mengarah kepada server yang saya siapkan ini yang makan waktu cukup lama.<br />
Dulu proses ini makan 2 hari, bwehh&#8230; too long!! untungnya sekarang dalam hitungan jam saja sudah siap. Walaupun belum sempurna. Di beberapa tempat/pengguna tetap saja baru 1-2 hari kemudian bisa masuk ke domain tersebut.</p>
<p>Hal yang juga membuat saya berpikir bahwa harus ada sebuah website adalah saya sadar pengguna Twitter di Indonesia masih sedikit. Saat itu pembicaraan yang mulai bergulir adalah membawa semangat &#8220;Kami Tidak Takut &#8211; #indonesiaunite&#8221; ini keluar dari dunia online.<br />
Kalau sudah keluar dan kemudian ngomong panjang lebar kan ribet, akan jauh lebih simpel kalo ngajak orang masuk ke website dan kemudian lihat sendiri apa yang berjalan dengan #indonesiaunite.</p>
<p>Endi, yang tadi mulai sibuk ternyata memang sedang menyiapkan tools dengan platform flash. Antorio pun sudah hampir selesai dia bilang. Disaat yang hampir sama juga seorang teman, <a href="http://twitter.com/valentmustamin" target="_blank">Valent Mustamin</a>, membuat <a href="http://www.valenmustamin.com/indonesiaunite" target="_blank">halaman</a> dengan fungsi yang sama.</p>
<p>Mengejar waktu solusi yang paling sederhana adalah website instant dengan platform blog. Dengan hosting server yang dilengkapi feature cPanel dengan Fantastico nya, menyiapkan sebuah blog benar-benar instant. 5 menit! (nggak sampe ding :p)<br />
Dikepala saya saat itu website ini berisi hanya tools untuk menambahkan attribute merah-putih dan hasil Twitter Search untuk #indonesiaunite.</p>
<p>Tools Endi &amp; Antorio ready, layout sederhana dari Antorio juga siap, maka online lah <a href="http://www.indonesiaunite.com" target="_blank">Indonesiaunite.com</a>.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://indonesiaunite.com"><img class="aligncenter size-full wp-image-1021" style="border: 1px solid black;" title="Indonesiaunite" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/08/Indonesiaunite2.jpg" alt="Indonesiaunite" width="550" height="469" /></a></p>
<p>Ada beberapa tambahan tools yang kemudian saya masukkan disana. Dan kemudian mulai dengan beberapa isi yang memang dibutuhkan. Tapi itu saya lakukan besoknya. Karena setelah website online kemudian saya&#8230; ketiduran&#8230;</p>
<blockquote><p>Apa yang kami lakukan untuk beberapa orang (terutama memang berada di bidang web development) adalah hal yang sangat mudah.</p>
<p>Saya percaya disaat yang bersamaan juga pasti ada minimal 1 orang yang punya ide yang sama dari call up yang berbeda. Kami hanya kebetuan melakukannya duluan.</p>
<p>In my (twitter) timeline call up datang dari <a href="http://twitter.com/dondihananto" target="_blank">@dondihananto</a>. Yang kemudian menjadi triger saya untuk memberikan kontribusi terhadap #indonesiaunite.<br />
Masih pentingkah mempertanyakan &#8220;siapa penggagasnya?&#8221; didalam memberikan sesuatu untuk Bangsa? karena siapapun bisa melakukan apapun demi Bangsa nya.</p></blockquote>
<p><em>Bersambung&#8230;</em></p>
<p style="padding-left: 30px;">Posting-poting ini sengaja saya bikin bersambung supaya nggak terlalu panjang di 1 posting.<br />
Di part selanjutnya adalah cerita dibalik channel lainnya selain website dan bagaimana gerakan ini dibawa ke offline.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-3rd-part/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dibelakang (digital things) Kami Tidak Takut &#8211; #indonesiaunite (2nd Part)</title>
		<link>http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-2nd-part/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-2nd-part/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2009 02:46:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Rama]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Nasionalisme]]></category>
		<category><![CDATA[pandji]]></category>
		<category><![CDATA[power of new media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=976</guid>
		<description><![CDATA[Di part sebelumnya adalah cerita mengenai (my) first digital movement yang berkait dengan peristiwa bom, Kami Tidak Takut dan #indonesiaunite. Di part ini adalah cerita (my) digital movement yang selanjutnya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di <a href="http://think.web.id/brain/dibelakang-kami-tidak-takut-indonesiaunite-1st-par/">part sebelumnya</a> adalah cerita mengenai (my) first digital movement yang berkait dengan peristiwa bom, Kami Tidak Takut dan #indonesiaunite. Di part ini adalah cerita (my) digital movement yang selanjutnya.</p>
<p><!-- Smart Youtube --><span class="youtube"><object type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="373" data="http://www.youtube.com/v/HEw1iHc6CP4&amp;rel=0&amp;color1=006699&amp;color2=54abd6&amp;border=1&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/HEw1iHc6CP4&amp;rel=0&amp;color1=006699&amp;color2=54abd6&amp;border=1&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="wmode" value="transparent" /></object></span><a href="http://www.youtube.com/watch?v=HEw1iHc6CP4"><img src="http://img.youtube.com/vi/HEw1iHc6CP4/default.jpg" width="130" height="97" border=0></a></p>
<p>Kalau di youtube mana seru kalau cuma dengar suara tanpa video. Ok, gue harus membuat video nya supaya bisa di upload ke YouTube. I&#8217;m thinking what&#8217;s the easiest &amp; fastest software to use. Gue terpikir bahwa Mac seharusnya punya software dasar kaya gini. Karena inget prinsip nya Mac &#8220;everyone can use it&#8221;.  Ok, iMovie adalah pilihannya pagi itu.</p>
<p>Sambil belajar cara pake iMovie dan dibekali pengalaman editing dikit2 hasil kerja di Production House dulu, gue berusaha dengan cepat semuanya dibikin. Gue cuman mikir, kualitas nanti dulu deh. Yang penting lagu nya dan pesen nya sampe. Hal yang paling mudah dilakukan adalah bermain dengan template-template tittle text yang ada di iMovie.</p>
<p>1,5 jam kemudian selesai lagu itu. Itu adalah sekitar jam 1 siang. Saya perhatikan di Twitter timeline saya orang sudah mulai banyak menggunakan hashtag #indonesiaunite. Maka kemudian link video tadi saya twit juga dengan menyertakan #indonesiaunite.</p>
<p>Ketika orang nonton video klip di YouTube pasti yang diharapkan adalah sebuah penggambaran/film cerita dari lagu yang didengarkan. Apa yang muncul dari video ini adalah hanya teks &amp; blank screen dengan beberapa warna (merah, putih, hitam). Semua dilakukan dengan sengaja.</p>
<p><strong>Kenapa Sengaja?</strong><br />
Alasan pertama adalah karena memang tidak punya stock materi video untuk dipakai.<br />
Alasan kedua adalah (saat itu) gue merasa orang harus mendengarkan pesan dari lagu ini. Visual nya tidak penting. Yang penting lirik nya. Ini juga kenapa dibeberapa bagian ada teks yang muncul, fungsinya untuk menekankan pesan. Tapi dibagian lain ada blank screen juga, karena memang untuk kembali mendengarkan lagunya meresapi liriknya.<br />
Kalau aja semua lirik saya masukkan disitu maka video itu akan menjadi video karaoke.</p>
<p>Scene pertama diawali dengan blank screen warna putih, tujuannya untuk  menandakan kalau video nya sudah ter-load. Karena kan starting screen dari YouTube adalah hitam.<br />
Scene berikutnya berganti-ganti merah dan putih sesuai dengan beat musik, warna merah untuk menandakan tetesan darah yang baru saja terjadi akibat peristiwa bom, warna putih yang mengikuti adalah untuk menyampaikan peristiwa berdarah itu terjadi di Indonesia. Kemudian warna hitam sebagai perlambang bahwa tetesan darah di Indonesia itu membuat kita berduka. Dan kemudian rangkaian itu berlulang untuk mempertegas dari yang kita rasakan.</p>
<p>Mungkin saja semua itu dilakukan dengan berbagai design atau element visual yang lebih menarik, tapi:<br />
1. Lama<br />
2. Saya udah lama nggak ngedesain (berkait sama nomer 1 tadi)<br />
3. Nggak terlalu penting (untuk saat itu)<br />
4. Baru pake software ini pertama kali :p</p>
<p>Kemudian blank screen mulai ditambahkan dengan teks-teks seiring dengan vokal Pandji juga sudah muncul. Teks nya hanya summary inti dari kalimat-kalimat Pandji karena memang untuk mempertegas isi pesan nya.<br />
Begitu juga kenapa pada bagian chorus kalimat &#8220;Kami Tidak Takut&#8221; terus-terusan muncul, ya memang untuk mengajak semuanya menyerukan &#8220;Kami Tidak Takut&#8221;.</p>
<p>Rangkaian visual seperlunya sudah selesai, tetapi rasanya perlu ada hal-hal yang ditambahkan untuk melengkapi. Perlu ada pesan sendiri untuk merangkum seluruh pesan dari lagu nya. Sepertinya memang ajakan yang paling tepat adalah untuk bersatu. Ini kenapa di paling akhir dari video saya sisipkan pesan &#8220;Bersatu Indonesia!!&#8221;.<br />
Lagu sudah selesai, sisa suara tinggal sedikit, kalimat &#8220;Bersatu Indonesia!!&#8221; muncul dengan cepat dan hilang. Tujuannya seperti shock therapy. Membuat &#8216;kaget&#8217; dan kemudian memikirkan hal itu.</p>
<p>Hal terakhir yang ditambahkan adalah nama. Ada 2 nama yang saya masukkan disana. Nama Pandji Pragiwaksono harus masuk karena sebagai penyanyinya. Dan saya tidak ingin seperti teroris yang abis nge-bom kemudian tidak meng-claim siapa yang berbuat.<br />
Kemudian di intro lagu juga saya tempatkan <a href="http://twitter.com/joelbanget" target="_blank">@joelbanget</a> karena setelah lagu di Imeem muncul kemudian orang-orang bertanya &#8220;itu yang intro dengan solo bass Barry Likumahuwa ya?&#8221;. Jadi sekalian saja keterangannya ditaro didepan.<br />
Nama saya nggak dimasukin? nggak penting rasanya, toh akhirnya saya posting juga disini.</p>
<p>Editing wrap up. Selanjutnya adalah uplod. Kemudian saya meng-embed video tersebut di blog <a href="http://pandji.com" target="_blank">Pandji</a>.<br />
Sengaja saya tidak Twit untuk yang ini, pingin tahu reaksi orang setelah dengar lagunya Pandji di Imeem apakah kemudian membuka blog nya dia.<br />
Tidak lama ternyata somehow sudah ada yang twit link ini. Dan kemudian mulai lah video ini berpopulasi.</p>
<p>5  jam setelah upload video ini online mendapat 200 views dan 22 comments.<br />
Kurang dari 10 jam setelahnya sudah menjadi 1000 views.<br />
Hari ketiga setelah upload sudah mencapai 4000 views.<br />
Dan saat ini 10 hari setelah upload view nya adalah 14ribu!  dengan 144 comments.</p>
<p>Berikut detail statistic nya yang saya capture per hari ini:</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-986" title="KTT-stat-youtube-01" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/07/KTT-stat-youtube-01.png" alt="KTT-stat-youtube-01" width="646" height="517" /></p>
<p>Twitt RT pun terus berjalan dengan rangkaian kata &#8220;Kami Tidak Takut&#8221;. Semua orang berusaha untuk menggugah teman lainnya dengan video ini.</p>
<p>Sambil mengikuti perkembangan berita seputar bom, dan juga sambil mengikuti timeline twitter saya, tiba-tiba saya mendapat call up. Panggilan ini yang mengantarkan saya mengerjakan hal lainnya lagi untuk #indonesiaunite.</p>
<p><a href="http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-3rd-part/" target="_blank"><em>Bersambung&#8230;</em></a></p>
<blockquote><p>Posting-poting ini sengaja saya bikin bersambung supaya nggak terlalu panjang di 1 posting.<br />
Kalau 2 part yang sudah di post adalah soal &#8220;Kami Tidak Takut&#8221;, part-part berikutnya akan cerita soal website indonesiaunite.com dan hal-hal lain didalamnya.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-2nd-part/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dibelakang (digital things) Kami Tidak Takut &#8211; #indonesiaunite (1st Part)</title>
		<link>http://think.web.id/brain/dibelakang-kami-tidak-takut-indonesiaunite-1st-par/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/dibelakang-kami-tidak-takut-indonesiaunite-1st-par/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Jul 2009 03:29:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Rama]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Nasionalisme]]></category>
		<category><![CDATA[pandji]]></category>
		<category><![CDATA[power of new media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=975</guid>
		<description><![CDATA[17 Juli 2009 jam 9 pagi saya baru terbangun setelah baru pulang 3 jam sebelumnya. Bangun agak kesiangan karena hari itu orang-orang rumah semua lagi pergi ke Bandung. Saya terbangun setelah mendengar suara telpon. Dan kemudian di TV ada sebuah tontonan yang beda dari biasa.
(image credit: antobilang)

AH SHITTT!!! BOM LAGI!!!
That&#8217;s exactly my word saat itu. Marah, geram, kesal, sedih, semua campur-campur.
Masih dengan agak terbengong dan ngantuk, berusaha mencerna dimana lokasi terjadinya. Dan sambil mulai membaca Twitter timeline saya, pingin tahu udah seberapa rame pembicaraan di Twitter. Dan ternyata memang bener, ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-1006 alignleft" style="border: 1px solid black; margin-right: 10px;" title="indonesiaunite-part01" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/07/indonesiaunite-part011.jpg" alt="indonesiaunite-part01" width="300" height="275" />17 Juli 2009 jam 9 pagi saya baru terbangun setelah baru pulang 3 jam sebelumnya. Bangun agak kesiangan karena hari itu orang-orang rumah semua lagi pergi ke Bandung. Saya terbangun setelah mendengar suara telpon. Dan kemudian di TV ada sebuah tontonan yang beda dari biasa.</p>
<p>(image credit: <a href="http://antobilang.googlepages.com/tidaktakut.png" target="_blank">antobilang</a>)</p>
<p><span id="more-975"></span></p>
<p>AH SHITTT!!! BOM LAGI!!!</p>
<p>That&#8217;s exactly my word saat itu. Marah, geram, kesal, sedih, semua campur-campur.</p>
<p>Masih dengan agak terbengong dan ngantuk, berusaha mencerna dimana lokasi terjadinya. Dan sambil mulai membaca Twitter timeline saya, pingin tahu udah seberapa rame pembicaraan di Twitter. Dan ternyata memang bener, sudah banyak yang membicarakan hal itu. Mulai dari kejadian di lokasi, dan kemudian yang paling hangat adalah &#8220;Manchester United jadi dateng nggak ya?&#8221;.<br />
Saat itu juga saya sadar akan imbas besar yang terjadi terhadap (online) public figure luar negri untuk datang ke Indonesia.</p>
<blockquote><p>I was on the mission mengajak beberapa orang dari luar untuk datang &amp;  bicara kepada brand-brand di Indonesia mengenai Digital Marketing/Internet Marketing. Lebih-lebih ada kepada salah satu perusahaan besar saya agak memaksa karena memang pertumbuhannya sangat pesat di Indonesia.<br />
Tapi dengan kejadian ini kan buyar semua jadinya.<br />
Sorry to say, sepertinya brand-brand di Indonesia lebih percaya kepada mereka mereka yang berambut pirang dan speak in english dibanding kita-kita orang lokal yang kebetulan sudah duluan berada di internet industry.</p></blockquote>
<p>Arggghhhh!!! saat itu makin kesal with those idiot yg mikirin isi kepalanya sendiri (this is the reason kenapa buat mereka nggak masalah ketika kepala nya putus dari badan nya akibat bom bunuh diri, &#8217;cause what they&#8217;re thinking is only their head).</p>
<p>Entah gimana gue teringat dengan salah satu lagunya <a href="http://pandji.com" target="_blank">Pandji</a> di album ke 2 nya yang baru rilis awal Juli kemarin. Tentang sebuah pernyataan sikap tidak takut atas intimidasi terorisme. Dan gue merasa orang perlu denger lagu ini. Judulnya &#8220;Kami Tidak Takut&#8221;.</p>
<p>Upload! upload! upload! tapi kemana ya. I was trying upload to <a href="http://www.facebook.com/Pandjimusic" target="_blank">Pandji&#8217;s Facebook Page</a> at that time, tapi koneksi <a href="http://http://www.facebook.com" target="_blank">Facebook</a> beberapa minggu kemaren lagi bener-bener payah. Second thought is <a href="http://youtube.com" target="_blank">YouTube</a>, tapi gimana caranya, YouTube hanya untuk video. <a href="http://myspace.com" target="_blank">MySpace</a>? terlalu ribet, koneksi lama, musti delete salah satu lagu dari list yang lama dulu.</p>
<blockquote><p>(Think.Web adalah salah satu pihak yang membantu Pandji dibelakang channel-channel onlinenya. Ini kenapa dikepala saya yang muncul cuman channel2 nya dia). Selain itu, ini lagu dia juga, akan lebih baik kalau keluar dari channel nya dia sendiri. Cuman aja memang kita belum sempet naikin lagu2 album baru nya.</p></blockquote>
<p>Pilihan termudah saat itu adalah jatuh ke <a href="http://imeem.com" target="_blank">Imeem</a>. Saya sengaja membuat banyak channel social media untuk Pandji dengan tujuan ada dimana-mana. <em><span style="text-decoration: underline;">Dalam Social Media Marketing (SMM) salah satu hal yang perlu dilakukan adalah ada dimana-mana (dengan kepentingan mengamankan account/domain juga) tetapi fokus dibeberapa tempat saja (yang ramai target marketnya).</span></em></p>
<p>Upload selesai, dan this is my first tweet:</p>
<div style="width: 300px;"><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="300" height="110" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="wmode" value="transparent" /><param name="src" value="http://media.imeem.com/m/fZxN1gSVPv/aus=false/" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="300" height="110" src="http://media.imeem.com/m/fZxN1gSVPv/aus=false/" wmode="transparent"></embed></object></p>
<div style="background-color:#E6E6E6;padding:1px;">
<div style="float:left;padding:4px 4px 0 0;"><a href="http://www.imeem.com/"><img src="http://www.imeem.com/embedsearch/E6E6E6/" border="0" alt="" /></a></div>
<form style="margin:0;padding:0;" action="http://www.imeem.com/embedsearch/" method="post">
<input name="EmbedSearchBox" type="text" />
<input style="font-size:12px;" type="submit" value="Search" />
<div style="padding-top:3px;"><a rel="nofollow" href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=0&amp;ek=fZxN1gSVPv"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/152/10/" border="0" alt="" /></a><a rel="nofollow" href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=1&amp;ek=fZxN1gSVPv"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/153/10/" border="0" alt="" /></a><a rel="nofollow" href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=2&amp;ek=fZxN1gSVPv"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/154/10/" border="0" alt="" /></a><a rel="nofollow" href="http://www.imeem.com/ads/banneradclick.ashx?ep=3&amp;ek=fZxN1gSVPv"><img src="http://www.imeem.com/ads/bannerad/155/10/fZxN1gSVPv/" border="0" alt="" /></a></div>
</form>
</div>
</div>
<p><a href="http://www.imeem.com/people/fBaXvdk/music/9wC5xd-e/pandji-pragiwaksono-kami-tidak-takut/">Kami Tidak Takut &#8211; Pandji Pragiwaksono</a></p>
<p>Dalam hitungan 4 menit sudah 10 RT (ReTweet/Forward Tweet) yang terjadi. Dan kemudian terus sambung-menyambung dan semakin banyak. Gue ikuti semuanya lewat Twitter Search &#8220;Kami Tidak Takut&#8221;.</p>
<p>Ini hasil statistik dari Imeem yang gue capture per hari ini:</p>
<p><a href="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/07/KTT-stat-imeem-01.png"><img class="alignnone size-full wp-image-979" title="KTT-stat-imeem-01a" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/07/KTT-stat-imeem-01a.png" alt="KTT-stat-imeem-01a" width="582" height="265" /></a></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-980" title="KTT-stat-imeem-01b" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/07/KTT-stat-imeem-01b.png" alt="KTT-stat-imeem-01b" width="279" height="265" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-981" title="KTT-stat-imeem-02" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/07/KTT-stat-imeem-02.png" alt="KTT-stat-imeem-02" width="589" height="463" /></p>
<p>Tapi ini nggak cukup, musti ada channel lain untuk men-support juga. Soalnya, Imeem tidak (belum) terlalu populer di Indonesia. YouTube jauh lebih populer. <span style="text-decoration: underline;"><em>Di SMM kalau ingin sesuatu terpopulasi dengan baik maka harus dilakukan di social media yang memang banyak digunakan orang. Banyak digunakan yang ini maksudnya adalah juga kepada kemudahan orang untuk menyebarkan. Fungsi share, embed, fasilitas dari web service lain juga jadi penting.</em></span></p>
<p><a href="http://think.web.id/brain/dibelakang-digital-things-kami-tidak-takut-indonesiaunite-2nd-part/" target="_self">bersambung&#8230;</a></p>
<blockquote><p>Posting-poting ini sengaja saya bikin bersambung supaya nggak terlalu panjang di 1 posting.<br />
On the next post saya akan cerita soal video klip &#8220;Kami Tidak Takut&#8221;, website Indonesiaunite.com, dan hal-hal lainnya.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/dibelakang-kami-tidak-takut-indonesiaunite-1st-par/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>FreSh, Think.Web and our profile at Koran Tempo</title>
		<link>http://think.web.id/brain/fresh-thinkweb-and-our-profile-at-koran-tempo/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/fresh-thinkweb-and-our-profile-at-koran-tempo/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2009 03:52:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Online Business]]></category>
		<category><![CDATA[Portofolio]]></category>
		<category><![CDATA[Think.Web]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=910</guid>
		<description><![CDATA[Berikut liputan mengenai FreSh yang muncul di Koran Tempo. 
Ada juga review tentang kami dan Think.Web. 
 

                                        
CrunchBase Information


Think.Web

Information provided by CrunchBase



                                        
CrunchBase Information


Ramya Prajna S

Information provided by CrunchBase



                   ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut liputan mengenai <a href="http://freshyourmind.com" target="_blank">FreSh</a> yang muncul di <a href="http://epaper.korantempo.com/KT/KT/2009/04/11/index.shtml" target="_blank">Koran Tempo</a>. </p>
<p>Ada juga review tentang kami dan <a href="http://www.think.web.id" class="kblinker" title="More about Think.Web &raquo;">Think.Web</a>.<span id="more-910"></span> <a href="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/04/koran-tempo-11-april-2009_page_11.png"><img class="alignnone size-full wp-image-948" title="koran-tempo-thumb01" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/04/koran-tempo-thumb01.png" alt="koran-tempo-thumb01" width="590" height="802" /></a><a href="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/04/korantempo-spread.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-949" title="koran-tempo-thumb02" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/04/koran-tempo-thumb02.png" alt="koran-tempo-thumb02" width="590" height="770" /></a><a href="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/04/korantempo-spread.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-951" title="koran-tempo-thumb03" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/04/koran-tempo-thumb03.png" alt="koran-tempo-thumb03" width="590" height="824" /></a></p>
<p> </p>
<div class="cbw snap_nopreview">
<div class="cbw_header"><script src="http://www.crunchbase.com/javascripts/widget.js" type="text/javascript"></script>                                        </p>
<div class="cbw_header_text"><a href="http://www.crunchbase.com/">CrunchBase Information</a></div>
</div>
<div class="cbw_content">
<div class="cbw_subheader"><a href="http://www.crunchbase.com/company/think-web">Think.Web</a></div>
<div class="cbw_subcontent"><script src="http://www.crunchbase.com/cbw/company/think-web.js" type="text/javascript"></script></div>
<div class="cbw_footer">Information provided by <a href="http://www.crunchbase.com/">CrunchBase</a></div>
</div>
</div>
<div class="cbw snap_nopreview">
<div class="cbw_header"><script src="http://www.crunchbase.com/javascripts/widget.js" type="text/javascript"></script>                                        </p>
<div class="cbw_header_text"><a href="http://www.crunchbase.com/">CrunchBase Information</a></div>
</div>
<div class="cbw_content">
<div class="cbw_subheader"><a href="http://www.crunchbase.com/person/ramya-prajna-s">Ramya Prajna S</a></div>
<div class="cbw_subcontent"><script src="http://www.crunchbase.com/cbw/person/ramya-prajna-s.js" type="text/javascript"></script></div>
<div class="cbw_footer">Information provided by <a href="http://www.crunchbase.com/">CrunchBase</a></div>
</div>
</div>
<div class="cbw snap_nopreview">
<div class="cbw_header"><script src="http://www.crunchbase.com/javascripts/widget.js" type="text/javascript"></script>                                        </p>
<div class="cbw_header_text"><a href="http://www.crunchbase.com/">CrunchBase Information</a></div>
</div>
<div class="cbw_content">
<div class="cbw_subheader"><a href="http://www.crunchbase.com/person/anantya-v-b">Anantya v B</a></div>
<div class="cbw_subcontent"><script src="http://www.crunchbase.com/cbw/person/anantya-v-b.js" type="text/javascript"></script></div>
<div class="cbw_footer">Information provided by <a href="http://www.crunchbase.com/">CrunchBase</a></div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/fresh-thinkweb-and-our-profile-at-koran-tempo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membumikan Mimpi</title>
		<link>http://think.web.id/brain/membumikan-mimpi/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/membumikan-mimpi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2009 03:21:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal Rama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=887</guid>
		<description><![CDATA[Pada salah satu slide yang saya bawakan saat Pecha Kucha Jakarta vol.01 beberapa waktu lalu bertuliskan &#8220;Dimana langit dijunjung, disitu bumi dipijak&#8221;. Ini memang sebuah peribahasa yang sengaja saya balik. Langit saya andaikan sebagai tempat beradanya mimpi-mimpi, dan bumi menjadi tempat saya untuk mengejar mimpi itu.
&#8220;Membumikan mimpi&#8221; sebuah kalimat sederhana yang sama sekali tidak mudah melakukannya.
Ada suatu waktu dimana saya, Anan dan mas Bri (Febriyanto) meeting dengan kawan lama dari mas Briyan. Pada salah satu obrolan mas Bri bercerita mengenai bisnis apa saja yang dia lakukan. Sebuah advertising agency, event organizer, ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada salah satu slide yang saya bawakan saat <a href="http://pechakuchajkt.wordpress.com" target="_blank">Pecha Kucha Jakarta vol.01</a> beberapa waktu lalu bertuliskan &#8220;Dimana langit dijunjung, disitu bumi dipijak&#8221;. Ini memang sebuah peribahasa yang sengaja saya balik. Langit saya andaikan sebagai tempat beradanya mimpi-mimpi, dan bumi menjadi tempat saya untuk mengejar mimpi itu.</p>
<p><img class="size-medium wp-image-928 alignleft" style="margin-bottom: 5px; margin-right: 10px;" title="slide21" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/04/slide21-300x200.jpg" alt="slide21" width="300" height="200" />&#8220;Membumikan mimpi&#8221; sebuah kalimat sederhana yang sama sekali tidak mudah melakukannya.</p>
<p>Ada suatu waktu dimana saya, <a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a> dan mas Bri (Febriyanto) meeting dengan kawan lama dari mas Briyan. Pada salah satu obrolan mas Bri bercerita mengenai bisnis apa saja yang dia lakukan. Sebuah advertising agency, event organizer, production house sampai dengan web agency yaitu <a href="http://www.think.web.id" class="kblinker" title="More about Think.Web &raquo;">Think.Web</a>. Kawannya kemudian menanggapi &#8220;buset, jadi sebenernya kerjaan lo apa Bri?&#8221;. Dijawab &#8220;kerjaan gue membumikan mimpi teman-teman ini&#8221; sambil menunjuk ke saya &amp; Anan. Sejak itu kalimat &#8220;membumikan mimpi&#8221; cukup membekas di saya.</p>
<p>Kalimat itu kembali terangkat hari ini saat berdiskusi mengenai kerjasama bisnis dengan sebuah pihak untuk sebuah project &#8216;masa depan&#8217;. Untuk tujuan business partnership antara kedua belah pihak sama-sama mengemukakan visi masing-masing. Visi disini sebenarnya lebih kepada mimpi, apa yang dibayangkan didepan sana. Mimpi atau tujuannya bisa dikatakan sama tapi bayangan langkahnya yang berbeda.<br />
Langkah untuk mencapai mimpi ini lah yang saya maksud sebagai membumikan mimpi. Mimpi yang besar adalah sebuah awalan, tetapi apabila kita tidak bisa menyusun langkah yang strategis maka mimpi itu tidak akan jadi kenyataan.</p>
<p>Mimpi yang besar seharusnya diiringi dengan visi yang besar juga. Visi besar ini yang kemudian di break down menjadi langkah-langkah besar strategis. Kalau mimpi nya besar tapi langkah nya kecil-kecil maka semakin sulit untuk terwujudkan. Atau bahkan jangan sampai langkah nya terus mengawang-ngawang sehingga tidak ada langkah maju.  Tidak mudah memang, tapi membumikan mimpi adalah hal yang sangat penting.</p>
<p>Jadi penuhi langit Anda dengan mimpi-mimpi besar dan kemudian pijaklah bumi untuk bisa berlari mengejar mimpi-mimpi tersebut.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/membumikan-mimpi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Audibles</title>
		<link>http://think.web.id/brain/audibles/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/audibles/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2009 03:20:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=889</guid>
		<description><![CDATA[Audio Enables, mungkin itu kepanjangannya. Audibles ini adalah salah satu servis tambahan dari Yahoo Messenger. Bisa dibilang servis tambahan yang penting-penting-ga penting, hampir mirip seperti keberadaan emoticons.  Yang kalau ga ada ga papa, tapi kalau ada tambah nge-gemesin.  Audibles ini adalah karakter animasi yang punya suara tertentu yang bisa kamu kirimkan ke teman IM kamu. Bentukannya adalah flash movie sederhana.
Setelah cukup puas dengan audible bergaya internasional, beberapa waktu yang lalu selera lokal mulai merambah audible. Walaupun kata-katanya bisa dibilang kurang asyik;
Halo Sayang
Apa Kabar
Keren
Eh, Dikacangin
Alamak!
Sebentar ya&#8230;aku lagi sibuk ni
Mo ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Audio Enables</em>, mungkin itu kepanjangannya. Audibles ini adalah salah satu servis tambahan dari Yahoo Messenger. Bisa dibilang servis tambahan yang penting-penting-ga penting, hampir mirip seperti keberadaan <em>emoticons</em>.  Yang kalau ga ada ga papa, tapi kalau ada tambah nge-gemesin.  Audibles ini adalah karakter animasi yang punya suara tertentu yang bisa kamu kirimkan ke teman IM kamu. Bentukannya adalah flash movie sederhana.</p>
<p>Setelah cukup puas dengan audible bergaya internasional, beberapa waktu yang lalu selera lokal mulai merambah audible. Walaupun kata-katanya bisa dibilang kurang asyik;</p>
<blockquote><p>Halo Sayang<br />
Apa Kabar<br />
Keren<br />
Eh, Dikacangin<br />
Alamak!<br />
Sebentar ya&#8230;aku lagi sibuk ni<br />
Mo jalan-jalan nggak?<br />
ngomong apa sih?</p></blockquote>
<p>Tapi lumayan lah buat lucu-lucuan. Kalau dijejer jadi satu ternyata lucu juga jajaran Audibles ini. Bayangkan percakapan seorang pria setengah baya dengan seorang wanita belia;</p>
<blockquote><p>B: Halo Sayang<br />
B: Apa Kabar<br />
B: Eh, Dikacangin<br />
B: Mo jalan-jalan nggak?<br />
G: ngomong apa sih?<br />
G: Sebentar ya&#8230;aku lagi sibuk ni<br />
<em>Hasilnya, G kabur, B masih ngarep</em></p>
<p><em><br />
</em></p></blockquote>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-898" style="margin: 10px;" title="List of Audibles" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/03/021-155x300.jpg" alt="List of Audibles" width="93" height="180" /><br />
Sekarang ada jajaran Audible lokal baru. Dan jajaran Audible ini mewakili salah satu grup musik Indonesia papan tengah; Changcuters. Pertanyaannya? Kenapa harus Changcuters ya? Saya sama sekali belum tahu alasannya, karena menurut saya masih ada banyak band yang lebih melegenda atau sensasional dibanding anak-anak muda ini.</p>
<p>Tapi ga papa lah, <em>it still fun to see there are other local</em> audibles tersedia di Yahoo Messenger. Bergerak ke penokohannya, untuk yang satu ini penokohannya agak jauh karena yang bisa langsung bisa ketebak cuma sang lead vokalisnya, dengan rambut jambulismenya. Sementara yang lain, sepertinya kurang mirip.</p>
<p>Keberadaan Changcuters sebagai salah satu Audible buat saya sudah cukup mencengangkan. Setelah mereka merajai kancah soundtrack sinetron dan iklan, kini dengan keberadaan Audibles ini, Changcuters sekelas Madona yang juga punya Audibles di YM.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-902" title="Changcuters" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/03/014.jpg" alt="Changcuters" width="558" height="75" /></p>
<p style="text-align: center;"> </p>
<p>Apa yang diomongin Changcuters di YM? Kata-katanya sih seputaran kata-kata gaol anak muda jaman sekarang getoooh;</p>
<ul>
<li>Berangkat</li>
<li>Oh Siap</li>
<li>Beuh</li>
<li>Aw Aw Aw</li>
<li>I love you Bibeh (sejak kapan yang ini masuk dalam kosa kata gaol?)</li>
</ul>
<p>Gue penasaran banget, siapa yang ngebuat Audible Changcuters ini ya? Btw kalau Changcuters bisa buat Audibles kira-kira Dono Kasino Indro bisa bikin juga ga ya? Gimana Ndro?</p>
<blockquote><p><a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a>&#8217;s Think:</p>
<p>Yahoo Massenger mungkin bisa mengembangkan self made audible. Semua orang bisa bikin, semua orang bisa sharing. This could be fun. Pasti membuat chatting semakin menyenangkan. Tanpa itu aja menyenangkan ya <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/audibles/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pecha Kucha Jakarta</title>
		<link>http://think.web.id/brain/pecha-kucha-jakarta/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/pecha-kucha-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2009 11:45:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Online Business]]></category>
		<category><![CDATA[Online Media]]></category>
		<category><![CDATA[Slide]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=878</guid>
		<description><![CDATA[Pada malam 10 Maret lalu, saya mendapat kesempatan untuk ikut serta pada Pecha Kucha Jakarta yang pertama. Kebetulan saya 2 kali &#8216;naik panggung&#8217;. Ini gara-gara diminta mewakilkan teman-teman di FreSh makanya sampe 2 kali.
Pada kesempatan pertama saya dan Anan &#8216;dibawa&#8217;  bapak Febriyanto (atau biasanya saya memanggil mas Bri). Beliau mendapat kesempatan sebagai pembicara pertama yang tampil. Presentasinya bercerita tentang perjalanan dia menjadi seorang Entrepreneur.
Slide of Bri Febriyanto on Pecha Kucha Jakarta
View more presentations from Pecha kucha Jakarta.

Kalau melihat slide diatas, bagian saya dan Anan adalah dari slide 12 sampai dengan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada malam 10 Maret lalu, saya mendapat kesempatan untuk ikut serta pada Pecha Kucha Jakarta yang pertama. Kebetulan saya 2 kali &#8216;naik panggung&#8217;. Ini gara-gara diminta mewakilkan teman-teman di FreSh makanya sampe 2 kali.</p>
<p>Pada kesempatan pertama saya dan <a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a> &#8216;dibawa&#8217;  bapak Febriyanto (atau biasanya saya memanggil mas Bri). Beliau mendapat kesempatan sebagai pembicara pertama yang tampil. Presentasinya bercerita tentang perjalanan dia menjadi seorang Entrepreneur.</p>
<div id="__ss_1134775" style="width: 425px; text-align: left;">Slide of <a style="font:14px Helvetica,Arial,Sans-serif;display:block;margin:12px 0 3px 0;text-decoration:underline;" title="Bri Febrianto on Pecha Kucha Jakarta" href="http://www.slideshare.net/pechakuchajkt/bri-febrianto-on-pecha-kucha-jakarta-1134775?type=presentation">Bri Febriyanto on Pecha Kucha Jakarta</a><object width="425" height="355" data="http://static.slideshare.net/swf/ssplayer2.swf?doc=brifebrianto-090311223615-phpapp02&amp;rel=0&amp;stripped_title=bri-febrianto-on-pecha-kucha-jakarta-1134775" type="application/x-shockwave-flash"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="src" value="http://static.slideshare.net/swf/ssplayer2.swf?doc=brifebrianto-090311223615-phpapp02&amp;rel=0&amp;stripped_title=bri-febrianto-on-pecha-kucha-jakarta-1134775" /><param name="allowfullscreen" value="true" /></object></p>
<div style="font-size: 11px; font-family: tahoma,arial; height: 26px; padding-top: 2px;">View more <a style="text-decoration:underline;" href="http://www.slideshare.net/">presentations</a> from <a style="text-decoration:underline;" href="http://www.slideshare.net/pechakuchajkt">Pecha kucha Jakarta</a>.</div>
</div>
<p>Kalau melihat slide diatas, bagian saya dan Anan adalah dari slide 12 sampai dengan 16.</p>
<p>Kemudian pada kesempatan kedua saya mewakili Forum <a href="http://freshyourmind.com" target="_blank">FreSh</a> untuk bercerita tentang apa itu FreSh.<br />
Slide:</p>
<div id="__ss_1139669" style="width: 425px; text-align: left;"><a style="font:14px Helvetica,Arial,Sans-serif;display:block;margin:12px 0 3px 0;text-decoration:underline;" title="Fresh on Pecha Kucha Jakarta" href="http://www.slideshare.net/hanoman_nitra/fresh-on-pecha-kucha-jakarta?type=presentation">Fresh on Pecha Kucha Jakarta</a><object width="425" height="355" data="http://static.slideshare.net/swf/ssplayer2.swf?doc=freshforum-final-090313000034-phpapp01&amp;rel=0&amp;stripped_title=fresh-on-pecha-kucha-jakarta" type="application/x-shockwave-flash"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="src" value="http://static.slideshare.net/swf/ssplayer2.swf?doc=freshforum-final-090313000034-phpapp01&amp;rel=0&amp;stripped_title=fresh-on-pecha-kucha-jakarta" /><param name="allowfullscreen" value="true" /></object></p>
<div style="font-size: 11px; font-family: tahoma,arial; height: 26px; padding-top: 2px;">View more <a style="text-decoration:underline;" href="http://www.slideshare.net/">presentations</a> from <a style="text-decoration:underline;" href="http://www.slideshare.net/hanoman_nitra">Ramya Prajna s</a>.</div>
</div>
<p>Pecha Kucha adalah salah satu contoh bentukan worldwide event yang belakangan banyak muncul. Event-event ini biasanya menggunakan format acara yang sama sebagai penanda kesatuan event. Event pada masing-masing kota atau negara atau pihak dilakukan secara mandiri oleh masing-masing penyelenggara. Sebuah kolaborasi event yang mungkin kalau menggunakan trend nama sekarang menjadi disebut <strong>Event 2.0</strong>.</p>
<p><strong>Pecha Kucha</strong> sendiri, seperti yang disebutkan di <a href="http://www.pecha-kucha.org/" target="_blank">websitenya</a>, mempunyai format 20/20 yang  harus digunakan oleh event-event yang dinaungi oleh Pecha Kucha. 20/20 ini maksudnya 20 slide dan masing-masing berdurasi 20 detik. Jadi total setiap presenter mempunyai waktu 6-7 menit untuk berbicara.</p>
<p><a href="http://twestival.com" target="_blank"><strong>Twestival</strong></a> merupakan contoh lain. Twestival secara bersamaan dilakukan pada tanggal 12 Februari 2009 dengan tujuan mencari donasi untuk kepentingan air bersih di dunia. Setiap negara atau kota atau area mendaftarkan dirinya pada website Twestival untuk kemudian disediakan blog sendiri sebagai tempat komunikasi, publikasi dan update dari masing-masing penyelenggara. Nama Twestival diambil dari Twitter karena basis komunikasi yang dilakukan adalah Twitter.</p>
<p>Bentukan lain adalah <strong>Facebook Developer Garage</strong> (FBDG). Event ini adalah event yang secara resmi di support oleh Facebook dan masuk kedalam agenda acara mereka. FBDG merupakan komunitas event. Salah satu syarat sebagai penyelenggara FBDG adalah diselerenggarakan atau bekerja sama dengan group dari Facebook Developer per negara. Artinya setiap developer group secara mandiri mengadakan FBDG walaupun semuanya dibawah supervisi dari Facebook.</p>
<p>Event-event 2.0 ini yang meng-inspirasi <strong>FreSh</strong> untuk melakukan settle down format. FreSh adalah sebuah forum diskusi dan networking yang dilakukan setiap bulan. Topik yang menjadi pembahasan berganti setiap bulannya dan semuanya berkait dengan dunia online (online enable). Saya &amp; Anan menjadi salah satu penggerak bersama dengan rekan-rekan lainnya: Catur PW, Pitra Satvika, Kukuh TW dan Anggun Himawan.</p>
<p>FreSh berharap forum ini bisa menjadi nation wide atau bahkan world wide. Kalau Pecha Kucha dimulai dari Jepang, Twestival &amp; Facebook Developer Garage dimulai dari US, mungkin FreSh bisa menjadi international event yang dimulai dari Jakarta, Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/pecha-kucha-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Another Seminars Another Goody Bag</title>
		<link>http://think.web.id/brain/another-seminars-another-goody-bag/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/another-seminars-another-goody-bag/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 01:00:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=784</guid>
		<description><![CDATA[



 photo credit: CoCreatr



Saya bukan seminar frequent flayer. Tapi ada satu hal yang terkadang menggelitik nurani ketika menghadiri sebuah seminar.
Isi seminarnya? [jawabannya bukan]
Pembicaranya? [jawabannya bukan] 
Doorprizenya? [hampir tepat tapi jawabannya masih bukan]
Goodybag?
Nah, ini satu hal yang menggelitik saya. Ketika saya menghadiri sebuah seminar, yang  ada di benak saya ketika saya baru masuk ke dalam sebuah seminar adalah untuk mendapatkan paling tidak satu hal dari list di bawah ini:

list acara
sedikit reading material soal acara
alat tulis (karena kadang saya suka malas bawa pen and paper)

Nah biasanya yang paling sering dibagikan sebelum ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="200" align="left">
<tbody>
<tr>
<td><a title="So Sweet So Girl" href="http://www.flickr.com/photos/22746936@N02/2264164751/" target="_blank"><img style="border: 0pt none; margin-bottom: 5px; margin-right: 10px;" src="http://farm3.static.flickr.com/2316/2264164751_0fffb339ff.jpg" border="0" alt="So Sweet So Girl" width="281" height="500" /></a><br />
<small><a title="Attribution-ShareAlike License" href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/2.0/" target="_blank"><img src="http://think.web.id/brain/wp-content/plugins/photo-dropper/images/cc.png" border="0" alt="Creative Commons License" width="16" height="16" align="absmiddle" /></a> <a href="http://www.photodropper.com/photos/" target="_blank">photo</a> credit: <a title="CoCreatr" href="http://www.flickr.com/photos/22746936@N02/2264164751/" target="_blank">CoCreatr</a></small></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Saya bukan seminar frequent flayer. Tapi ada satu hal yang terkadang menggelitik nurani ketika menghadiri sebuah seminar.</p>
<blockquote><p>Isi seminarnya? <em>[jawabannya bukan]</em><br />
Pembicaranya? <em>[jawabannya bukan] </em><br />
Doorprizenya? <em>[hampir tepat tapi jawabannya masih bukan]</em><br />
Goodybag?</p></blockquote>
<p>Nah, ini satu hal yang menggelitik saya. Ketika saya menghadiri sebuah seminar, yang  ada di benak saya ketika saya baru masuk ke dalam sebuah seminar adalah untuk mendapatkan paling tidak satu hal dari list di bawah ini:</p>
<ul>
<li>list acara</li>
<li>sedikit reading material soal acara</li>
<li>alat tulis (karena kadang saya suka malas bawa pen and paper)</li>
</ul>
<p>Nah biasanya yang paling sering dibagikan sebelum acaranya mulai adalah Goody Bag ini. Jadi ketika saya memasuki ruang seminar, saya mengharapkan kehadiran salah satu dari list barang diatas didalam Goody Bag yang saya dapat untuk paling tidak memberikan panduan untuk saya selama seminar/event.</p>
<p>Tapi sayangnya, cuma sedikit Goody Bag yang menyediakan hal ini. Biasanya nih, yang ada dalam sebuah Goody Bag adalah kaos sponsor,  media cetak sponsor (majalah/tabloid/koran), stiker-stiker, pin, topi, dan yang paling banyak biasanya tumpukan brosur.</p>
<p>Saya membatin, kenapa ya?<br />
Memang sih dilihat dari asal katanya Goody. Goody ini berarti benda-benda menarik alias gimmick yang biasanya dibagikan oleh brand-brand besar. Jadi memang ngga salah kalau dalam Goody Bag memang ada kaos/topi/majalah.  Atau bahkan (ini saya berdoa suatu saat Goody Bag yang dibagikan berisi) digital kamera, jam tangan, usb atau web cam. Memang ga ada yang salah sih.</p>
<p>Tapi sebentar, kalau ditarik lagi dari asal katanya yaitu: Goods (yang berarti barang). Nah kalau begitu berarti hal yang saya list diatas juga termasuk dalam barang yang secara logika juga perlu ada dalam sebuah Goody Bag.</p>
<p>Don&#8217;t get me wrong, I like having freebies on my Goody Bag. Tapi kalau kebanyakan isinya cuma brosur, rasanya agak males juga ya. Saya butuh info seputar event/acara dan saya juga butuh good quality goodies.</p>
<p><em>So for all the seminar attendee: vote for good quality Goody Bags!!!</em></p>
<blockquote><p><em><a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a>&#8217;s think:</em></p>
<p><em>&#8216;Oleh-oleh&#8217;  masih menjadi budaya kita memang. Biasanya kan kalau habis berkunjung ke rumah orang, supaya kunjungan menjadi lebih berkesan kita suka disuruh bawa pulang sesuatu. &#8220;Ini makanannya masih banyak.. dibungkusin untuk dibawa pulang ya&#8230;&#8221;. Dasar dari itu memang adalah agar si pemilik rumah diingat lebih lama oleh si tamu.<br />
Apa yang &#8216;dibungkusin&#8217; dari si pemilik rumah akan bervariasi, tentunya sesuai dengan kemampuan pemilik rumah. Tapi untuk si tamu&#8230; diberikan apapun pasti senang. Hanya saja seberapa akan membekas si bingkisan ini? Nah untuk hal ini <span style="text-decoration: underline;">bisa</span> tidak terkait dengan kemampuan finansial. Yang dibutuhkan hanyalah kemauan untuk berpikir. Kira-kira si tamu akan senang dibawakan apa ya&#8230;</em></p>
<p><em>Kalau saya berkunjung trus waktu pulang dibawain duren pasti jadinya ngedumel. Wong nggak suka duren. Hahaha <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
</em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/another-seminars-another-goody-bag/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Design Facebook Berubah Lagi</title>
		<link>http://think.web.id/brain/design-facebook-berubah-lagi/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/design-facebook-berubah-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2009 22:04:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=855</guid>
		<description><![CDATA[
Hari ini Facebook melakukan sebuah pembaharuan lagi. Salah satunya adalah dalam hal design. Mungkin beberapa orang ada yang sependapat dengan saya yang kecewa dengan layout baru Facebook (yang saat ini berjalan). Kenapa? karena berbeda dengan layout yang lama dimana seluruh application yang digunakan oleh seseorang &#8216;dijembreng&#8217; pada 1 halaman profile. Sedangkan pada layout baru application tersebut dimasukkan kedalam tab &#8220;Boxes&#8221;. Itu pun hanya aplikasi-aplikasi yang memang kita pilih untuk ada di Boxes. Hal ini mengecewakan karena aplikasi yang dapat menjadi &#8216;ruang branding&#8217;  jadi kehilangan fungsi langsung nya.

Namun baru saya anilisa ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.allfacebook.com/images/new-home-large.png" target="_blank"><img class="alignnone size-full wp-image-859" title="wp04" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/03/wp04.gif" alt="wp04" width="520" height="255" /></a></p>
<p>Hari ini Facebook melakukan sebuah pembaharuan lagi. Salah satunya adalah dalam hal design. Mungkin beberapa orang ada yang sependapat dengan saya yang kecewa dengan layout baru Facebook (yang saat ini berjalan). Kenapa? karena berbeda dengan layout yang lama dimana seluruh application yang digunakan oleh seseorang &#8216;dijembreng&#8217; pada 1 halaman profile. Sedangkan pada layout baru application tersebut dimasukkan kedalam tab &#8220;Boxes&#8221;. Itu pun hanya aplikasi-aplikasi yang memang kita pilih untuk ada di Boxes. Hal ini mengecewakan karena aplikasi yang dapat menjadi &#8216;ruang branding&#8217;  jadi kehilangan fungsi langsung nya.</p>
<p><img class="size-full wp-image-858 alignnone" title="wp03" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/03/wp03.gif" alt="wp03" width="520" height="253" /></p>
<p>Namun baru saya anilisa kemudian bahwa layout yang baru tersebut memang untuk menunjang interaksi &amp; sharing antar pengguna Facebook. Layout ini merupakan solusi jenius dari para UX (User Xperience) expert untuk bisa mendukung konsep networking Facebook.</p>
<p><strong>Social Graph to Stream</strong><br />
Bukan cuman itu, Facebook juga akan mengeluarkan konsep baru untuk News Feed. News Feed adalah salah satu feature Facebook untuk menampilkan activity yang terjadi kita dan teman-teman kita.<br />
Facebook mengalami pertumbuhan jumlah user yang cukup pesat. Hal ini adalah hasil dari konsep Social Graph, sebuah cara dari Facebook untuk memetakan network/connection dari user nya. Dari hal ini kemudian Facebook juga mengembangkan fungsi share nya. Mungkin bayangannya adalah seperti yang apa yang berjalan pada Freindfeed.com.<br />
Namun untuk bisa membatasi apa saja yang mau ditampilkan&#8230; Facebook mempermudah system filtering di profile.</p>
<p>News Feed ini akan muncul dalam bentuk  Stream. Jadi seluruh update akan ditampilkan dalam bentuk list update (seperti pada Twitter) atau horizontal scroll (seperti pada plurk). Secara automaticaly website akan me refresh sekitar 10 s.d 15 menit untuk mendapatkan update baru. Feature ini akan di launch pada tanggal 11 Maret minggu depan.</p>
<p><img class="size-full wp-image-857 alignnone" title="wp011" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/03/wp011.gif" alt="wp011" width="520" height="320" /></p>
<p><strong>Facebook Page</strong><br />
<img class="size-full wp-image-860 alignnone" title="wp05" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/03/wp05.gif" alt="wp05" width="520" height="296" /></p>
<p>Facebok  Page akan muncul dalam bentuk baru. Secara fungsi dan tampilan akan disamakan juga dengan profil account.  Banyak hal-hal yang bisa dilakukan pada sebuah profile. FB Application yang dipasangkan pada sebuah FB Page akan masuk kedalam tab Boxes.</p>
<p>Hal ini sangat menguntungkan para/Brand atau product owner, karena mereka  bisa berbicara dengan para fans atau menunjukkan profile nya seolah-olah si Brand itu adalah seorang individu.</p>
<p><em>Foto source: Allfacebook.com, techcrunch.com</em></p>
<div class="cbw snap_nopreview">
<div class="cbw_header"><script src="http://www.crunchbase.com/javascripts/widget.js" type="text/javascript"></script></p>
<div class="cbw_header_text"><a href="http://www.crunchbase.com/">CrunchBase Information</a></div>
</div>
<div class="cbw_content">
<div class="cbw_subheader"><a href="http://www.crunchbase.com/company/facebook">Facebook</a></div>
<div class="cbw_subcontent"><script src="http://www.crunchbase.com/cbw/company/facebook.js" type="text/javascript"></script></div>
<div class="cbw_footer">Information provided by <a href="http://www.crunchbase.com/">CrunchBase</a></div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/design-facebook-berubah-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Facebook Connect Tidak Cuman Untuk Website</title>
		<link>http://think.web.id/brain/facebook-connect-tidak-cuman-untuk-website/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/facebook-connect-tidak-cuman-untuk-website/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2009 03:56:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=834</guid>
		<description><![CDATA[Pasti beberapa bulan belakangan kita sering berada dalam kondisi ini: berada pada sebuah cafe atau other hang out places dan ada beberapa meja yang menggunakan laptop dan di layar nya terlihat tampilan Facebook.
Jadi inget komik nya Benny &#38; Mice hari Minggu kemarin di Kompas. Notebook nya bagus-bagus tapi kerjanya cari WiFi gratis dan untuk browsing Facebook. Hahahaha.
Well, sama sekali nggak ada yang salah sih dengan hal itu. Notebook bagus termasuk preferensi &#38; daya beli masing-masing orang. WiFi dengan internet gratis karena (menurut saya) internet di public space memang seharusnya gratis. ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pasti beberapa bulan belakangan kita sering berada dalam kondisi ini: berada pada sebuah cafe atau <em>other hang out places</em> dan ada beberapa meja yang menggunakan laptop dan di layar nya terlihat tampilan Facebook.</p>
<p>Jadi inget komik nya Benny &amp; Mice hari Minggu kemarin di Kompas. Notebook nya bagus-bagus tapi kerjanya cari WiFi gratis dan untuk browsing Facebook. Hahahaha.</p>
<p>Well, sama sekali nggak ada yang salah sih dengan hal itu. Notebook bagus termasuk preferensi &amp; daya beli masing-masing orang. WiFi dengan internet gratis karena (menurut saya) internet di<em> public space </em>memang seharusnya gratis. Dan browsing Facebook, nggak ada yang salah dengan berusaha untuk membangun &#8216;<em>social life</em>&#8216; di dunia maya. Tapi kombinasi nya <em>a little bit ironic</em> aja <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>Back to topic</em>, dari topik pembicaraan mengenai cafe diatas udah jelas terlihat bahwa Facebook sekarang udah menjadi <em>part of our daily life (or environment)</em>. Keluarnya <a href="http://developers.facebook.com/connect.php" target="_blank">Facebook Connect</a> memungkinkan semua website untuk juga menggunakan jaringan Facebook sebagai salah satu kemudahan dalam registrasi. Yah misalnya ada website yang baru muncul, tentu saja <em>less popular than </em>Facebook, dia bisa mengajak user nya untuk sign in menggunakan Facebook Connect.</p>
<p>Namun apa yang dilakukan di <strong>Calgary Airport, Canada</strong> ini sangat menarik. Mereka menggunakan Facebook Connect sebagai pilihan dari orang-orang yang ingin menggunakan WiFi gratis disana.</p>
<p><a href="http://drop.io/swltweet/asset/yycfb"></a><a href="http://drop.io/swltweet/asset/yycfb"><img class="alignnone size-full wp-image-838" title="calgary2" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/03/calgary2.jpg" alt="calgary2" width="558" height="398" /></a></p>
<p><em>Single sign</em> in seperti yang dilakukan OpenID atau juga yang sebelumnya pernah kami bicarakan untuk <a href="http://think.web.id/brain/facebook-connect-atau-google-friend-connect/">Google Friend Connect atau Facebook Connect</a> menjadi sesuatu yang menarik karena memang membuat semua proses registrasi dan sign in menjadi leih sederhana. Apakah ini salah satu bagian dari menuju Single ID atau Universal ID? <em>We&#8217;ll see</em>.</p>
<p>Yang terpikir oleh saya adalah gimana kalau sebuah cafe memberikan fasilitas internet dgn WiFi gratis dan kemudian meminta pengunjungnya untuk register atau sign in dengan Facebook Connect. Dan kemudian ada sebuah aplikasi yang memungkinkan si pengunjung melihat siapa aja di cafe itu yang sedang sign in ke Facebook. Dan selanjutnya mungkin Anda bisa membayangkan sendiri&#8230; add friend, chatiing, flirting, join table, and&#8230;. hehehehe.</p>
<blockquote><p><a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a>&#8217;s think:</p>
<p>.<em>..and having a social life in a virtual world could extend to having one in the real world. </em>Di era keterbukaan dan saling berbagi ini,<em> yes it is fun to be able to log in to different site from a single entry point. Just like it is fun to pay all your bill from a single billing statement. Make it a whole lot easier for the user.</em><br />
<em>But then again</em>, ada pertanyaan yang kemudian keluar.  Apakah single sign in  ini membantu ketika kita berusaha untuk menjalankan CRM, dimana keberadaan dan kepemilikan sebuah data menjadi sesuatu yang krusial.  <em>Hum&#8230;let&#8217;s just see where the wind will blow.</em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/facebook-connect-tidak-cuman-untuk-website/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Facebook User Indonesia Get Over India and Get Close to Hong Kong</title>
		<link>http://think.web.id/brain/facebook-user-indonesia/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/facebook-user-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Feb 2009 11:38:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Facebook Application]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Online Media]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Social Networking]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=816</guid>
		<description><![CDATA[Baru beberapa bulan lalu pengguna Facebook asal Indonesia menembus angka 1 juta. Saat ini sudah mencapai 1,3 juta, melampaui India dan mendekati jumlah pengguna dari Hong Kong.
Bagaimana kalau dibanding dengan negara Asia lainnya?
Di posting ini saya berikan perbandingan dengan Singapore, Malaysia, China, India, Jepang, South Korea, bahkan Australia &#038; UK.

Baca selengkapnya di Blog kami.
(click Original Posting kalau Anda membaca ini di Facebook Notes)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berdasar situs <a href="http://www.allfacebook.com" target="_blank">All Facebook</a>, pada Demographic Statistics, pengguna Facebook dari Indonesia sudah mencapai 1,3 juta user. Hal ini cukup mengagetkan karena beberapa bulan lalu Enda Nasution menuliskan di Blog nya bahwa pengguna Facebook dari Indonesia baru menembus angka 1 jt. Ini artinya ada peningkatan sebanyak 300 ribu pengguna di waktu yang cukup pendek.</p>
<p>Pada hari ini, 27 Februari 2009, data menunjukkan bahwa pengguna Facebook yang berasal dari Indonesiaada sekitar 1,3 juta, mendekati pengguna dari Hong Kong yang sebesar 1,5 jt. Dan Indonesia baru saja melewati India di awal Februari ini.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-817" title="fb-user" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/02/fb-user.png" alt="fb-user" width="527" height="382" /></p>
<p>Saya masukkan juga widget dari Demographic Statistic nya, yang akan mendapatkan real update.</p>
<p><script src="http://widgets.clearspring.com/o/49487c157da35b0b/49a7bf353385912e/49488c688d93b6e5/b74980e0/-cpid/dbcad697a73087d4/widget.js" type="text/javascript"></script></p>
<p>Berikut juga perbandingan dengan negara Asia lainnya.</p>
<p>Indonesia vs Malaysia vs Singapore<br />
<img class="alignnone size-medium wp-image-818" title="fb-user-2" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/02/fb-user-2-300x217.png" alt="fb-user-2" width="300" height="217" /></p>
<p>Indonesia vs India vs  China<br />
<img class="alignnone size-medium wp-image-823" title="fb-user-31" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/02/fb-user-31-300x218.png" alt="fb-user-31" width="300" height="218" /></p>
<p>Indonesia vs Thailand vs Philippines<br />
<img class="alignnone size-medium wp-image-820" title="fb-user-4" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/02/fb-user-4-300x217.png" alt="fb-user-4" width="300" height="217" /></p>
<p>Indonesia vs South Korea vs Japan<br />
<img class="alignnone size-medium wp-image-822" title="fb-user-6" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/02/fb-user-6-300x219.png" alt="fb-user-6" width="300" height="219" /></p>
<p>Dari semua statistik menunjukkan bahwa memang dari seluruh Asia, Indonesia dengan 1,3 juta FB user, berada diperingkat ke 2 setelah Hong Kong. Bahkan menurut <a href="http://orangemood.wordpress.com/" target="_blank">Andy Santoso</a>, salah seorang dari Interactive Hub (Advertising Sales Representative dari Facebook), mengatakan berdasar dari internal data yang dia dapat dari Facebook saat ini user FB dari Indonesia sudah di angka 1,51 juta. Ini artinya kita juga sudah melampaui Hong Kong.</p>
<p>Walau tentunya kita masih dibawah Australia yang mencapai 4,7 juta, atau UK yang 16 juta atau bahkan negara asalnya US 48 juta <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  tentunya masalah ketersediaan Internet di Indonesia ikut ambil peran dalam hal ini ya.</p>
<p>Kalau dibandingkan dengan pengguna <a href="http://friendster.com" target="_blank">Friendster</a>, Social Network yang lebih dulu populer di Indonesia, jumlah pengguna yang berasal dari Indonesia juga masih dibawah. Pada saat Friendster me-release versi mobile nya di Indonesia pada <a href="http://www.friendster.com/info/presscenter.php?A=pr44" target="_blank">September 2008 lalu</a>, pengguna dari Indonesia mencapai 8,2 juta.</p>
<blockquote><p><a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a>&#8217;s Think:<br />
Akhirnya. Menyenangkan melihat pertumbuhan social networking yang menggila di Indonesia (terutama kota besar seperti Jakarta).  Sepertinya user sudah semakin siap untuk bermain di ranah maya.</p>
<p>Tidak cuma  yang menarik di mata saya, Facebook berhasil menarik kelas pengguna baru. Ini diluar pengguna social network yang biasanya berada di range usia 16-25 tahun. Pengguna baru ini adalah mereka yang termasuk kelas umur diatas 35 tahun.</p>
<p>I&#8217;m welcoming my aunt and uncles on Facebook. Dan sepertinya tak lama lagi my own mom.</p>
<p>Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk terbesar ke-4 di dunia, dan jumlah pengguna internet kurang lebih 25 juta orang. Jadi sepertinya, jumlah pengguna Facebook akan terus bertambah ya?</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/facebook-user-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berangkat dari kekalahan besar</title>
		<link>http://think.web.id/brain/berangkat-dari-kekalahan-besar/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/berangkat-dari-kekalahan-besar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Feb 2009 03:33:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal Rama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=807</guid>
		<description><![CDATA[Posting ini mengacu pada blog nya, Pandji.com, yang bercerita tentang salah satu kekalahan terbesarnya. Pandji bercerita bagaimana kekalahan itu sangat berpengaruh kedalam hidupnya, termasuk gimana malu nya dia saat itu. Dan juga bagaimana kejadian itu membekali dirinya. 
Posting ini bercerita hal-hal lain yang juga mendasari kejadian itu.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-814 alignleft" style="margin-bottom: 5px; margin-right: 10px;" title="pandji" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/02/pandji.jpg" alt="pandji" width="138" height="138" />Seorang sahabat, <strong><a href="http://www.pandji.com" target="_blank">Pandji Pragiwaksono</a></strong>, bercerita tentang salah satu kejadian yang dia anggap sebagai kekalahan terbesarnya.</p>
<p>Sebaiknya gue mengawali posting ini dengan gimana hubungan gue dengan Pandji.<br />
Gue mengenal Pandji saat SMA dulu saat kita beberapa kali main basket bareng. Di tahun 1997 ternyata kita sama-sama diterima di FSRD (Fakultas Seni Rupa dan Desain) ITB. Karena senasib sama-sama anak Jakarta yang merantau ke Bandung maka dari pertama kali kita menginjakkan kaki di Bandung pun kita bareng-bareng. Nggak cuman itu, kita juga bareng-bareng di jurusan Desain Produk. Bahkan akhirnya kita tinggal disatu rumah bareng yang jadi tempat kost kita <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote><p>&#8216;Gank&#8217; kita yang isinya anak2 Jakarta perantauan itu adalah gue sendiri, <strong>Pandji</strong>, <strong>Citra Pramadi</strong> (sekarang kita barengan di <a href="http://www.think.web.id" class="kblinker" title="More about Think.Web &raquo;">Think.Web</a>, Citra menjadi Web Designer handal kami), Wicaksono (<strong>Coki</strong>) dan <strong>Bla Chirstophorus</strong>.</p>
<p>Di tahun-tahun terakhir kita di Bandung, gue &amp; Pandji kost di rumah salah satu temen kita juga, Ario S Tamat.</p></blockquote>
<p>Beberapa hari lalu, setelah kita selesai meeting, muncul obrolan-obrolan jaman kuliah. Mungkin itu juga yang membuat dia melakukan posting tentang <a href="http://www.pandji.com/my-greatest-loss-my-greatest-drive-law/" target="_blank">kekalahan terbesarnya</a>. Di pembicaraan itu ada beberapa hal yang Pandji nggak bisa ngerti kenapa dulu dia bisa berada di posisi itu. Misal: Wakil ketua angkatan 97, ketua wahana Desain Produk di Pasar Seni 2000, ketua Kampanye Anti Kekerasan, dan lainnya. Gue bilang &#8220;lo nggak bisa menyamakan lo yang dulu dengan sekarang. Keberadaan lo yang dulu emang bener-bener tanpa dasar tidak seperti seperti hal-hal yang lo lakukan sekarang&#8221;. Jadi memang nggak bisa disamain. Gue yakin banyak juga orang yang seperti ini.</p>
<p>Pandji was &#8216;the clown of the crowd&#8217;. Karena banyak omong (banyak usaha ngelawak) dia memang sering menjadi center of attention. Karena dasar itu lah kemudian dia sering kali diminta untuk menjadi wakil dari crowd nya. Mungkin kadang lebih kepada &#8216;tumbal&#8217;.  Bahkan kadang dia menjadi &#8216;boneka&#8217; yang ditinggal &#8216;dalang&#8217; nya. Dan seperti yang Pandji cerita di posting nya, he was nothing about leadership. Jadi memang posisi2 yang dia tempati bukan karena sikap leadership  atau keinginan dia.</p>
<blockquote><p>Menjadi &#8216;clown of the crowd&#8217; jelas berbeda seperti Pandji sekarang yang kadang menjadi &#8216;comedian of the crowd&#8217;. Apa beda Clown dengan Comedian pasti semua tahu akan hal ini.</p></blockquote>
<blockquote><p>Mungkin ini beberapa dasar posisi Pandji dulu (berdasar analisa gue pribadi).<br />
Wakil ketua angkatan 97: Yang pasti karena kalah suara untuk menjadi ketua dong ya. Tapi pertanyaan besar Pandji adalah &#8220;kenapa gue memunculkan diri saat itu, gue nggak ada backgorund apa2&#8243;. Dan mungkin memang sebabnya adalah karena dia di ojog2 untuk tampil &#8220;udah lo aja&#8230; udah lo aja&#8230;.&#8221;. Dan mungkin karena polos dan agak tolol nya (bwahahahaha) muncul lah sebagai kandidat ketua angkatan.</p>
<p>Ketua wahana Desain Produk di Pasar Seni 2000: Hampir semua orang terlibat dalam kepanitiaan inti Pasar Seni. Gue juga nggak inget kenapa pada akhirnya Pandji &#8216;tersisa&#8217; dari yang lain.<br />
Gue sendiri terlibat di seksie Publikasi saat itu. Lebih spesifik nya sih ke media alternatif. Ini kiprah pertama gue di online media karena gue yang bertanggung jawab penuh dengan website Pasar Seni 2000 saat itu. Selain itu gue juga pegang untuk urusan flyer-flyer yang sifatnya kecil-kecil hasil repro (kaya fotocopy gitu tapi diatas kertas berwarna dan dengan tinta 1 warna).<br />
Wahana Desain Produk ini dulu konsep nya pil merah &amp; pil biru (Matrix) dan masing-masing menuju ke &#8216;permainan&#8217; yang beda-beda. Area nya sebesar lapangan basket dan seluruhnya ditutup pake tenda. Nah gue nggak inget (dan pas itu juga nggak sempet masuk) area segede itu diisi apa aja. Yang pasti, yang gue inget adalah seharian Pandji menjadi &#8216;tour guide&#8217; dari semua orang yang masuk ke wahana itu.</p>
<p>Kampanye Anti Kekerasan adalah salah satu kegiatan yang initiate pertamanya dateng dari Pandji. Awalnya dia abis nonton berita pada sebuah malam dan ada ibu-ibu yang diperlakukan kasar (gue lupa oleh siapa dan alesannya apa).</p></blockquote>
<p>Posisi besar yang kemudian Pandji ikuti adalah kandidat Presiden KMSR (Keluarga Mahasiswa Seni Rupa). Diluar dari hal-hal dia yang selalu menjadi &#8216;tumbal&#8217; yg sering (dengan mudah) diyakinkan untuk maju dan kemampuan leadership yang dia punya saat itu, tapi juga ada issue-issue lain <span style="text-decoration: underline;">(ini berdasar apa yang gue inget ya)</span>, misal:</p>
<blockquote><p>Sejak awal pencalonan presiden KMSR ini sudah muncul issue untuk kami (angkatan 97) untuk melewatkan masa kepemimpinan di KMSR demi kepentingan bersama. Ini salah satunya juga periode kepemimpinan menjadi lebih singkat dari periode sebelumnya karena saat itu aktifitas kita sempat banyak di isi dengan aktifitas keseluruhan ITB atas gejolak politik di Indonesia saat itu.<br />
Hal ini juga yang membuat kami (97) sudah keburu menyatu dengan seluruh element di SR dan ITB (makanya saya pribadi juga udah berpikir kalo udah nggak terlalu penting lagi posisi presiden itu).</p>
<p>Issue kedaerahan. Entah ini biasa atau tidak, tapi hal ini dulu terasa kental sekali. &#8216;Gank&#8217; kami yang berisi 5 anak Jakarta itu entah kenapa dibenci oleh sebagian besar orang (bahkan dari angkatan kami sendiri). Pandji adalah anak yang paling mingle dengan semua element saat itu, tapi tetep aja nggak luput dari kebencian (Di Pandji.com: baca soal pernyataan sahabatnya saat speech nya di hari pemilihan).</p>
<p>Issue pecah suara. Awalnya adalah memang keraguan angkatan kami, kemudian Pandji &#8216;terpaksa&#8217; muncul sebagai wakil agar tidak kosong sama sekali (baca: formalitas). Tapi karena ada yg gerah atas issue kedaerahan, maka kemudian muncul kandidat lain. Kemudian juga karena ada issue jurusan juga (Seni Murni dan Desain) kemudian muncul juga kandidat lain. Tapi intinya&#8230; sejak awal memang angkatan 98 sudah &#8216;dimungkinkan&#8217; untuk menjalankan KMSR.</p></blockquote>
<p>Buat saya (saat itu), sudah tidak penting angkatan berapa yang menjalankan KMSR, yang penting kan memang bisa bersama-sama jalaninnya.</p>
<p>Gue sendiri, emang sengaja untuk tidak terlalu dalem untuk terlibat dalam kompetisi yang sejak awal menurut gue emang kurang strategis <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Saat itu gue hanya berusaha sebagai teman yang kalo diminta bisa bantu tapi jangan ngarepin proactive (apalagi provocative :p).</p>
<p>Dari kepala &amp; mata gue, satu hal yang mendasari Pandji dari jaman dulu sampe sekarang adalah:</p>
<ol>
<li>Modal nya mulut (untuk ngajak orang, untuk bercerita, untuk membuat suasana menjadi ceria, untuk kuliah, termasuk untuk ke cewe2.</li>
<li>Dia selalu bagian dari kerumunan.</li>
</ol>
<p>Setiap bagian yang dia lewatin memang mengisi kepala dia sampai kemudian bisa menjadi sekarang ini. Kami adalah orang-orang yang (belajar) menghargai proses yang terjadi. Jadi kalo sekarang Pandji bertanya-tanya &#8220;kenapa gue bisa kaya gitu ya?&#8221;  itu wajar, karena emang dulu isi kepalanya nggak kaya sekarang <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  dan gue rasa banyak orang yang juga begitu.<br />
Apa yang menjadi lebih baik lagi adalah ketika mendapat pelajaran dari sebuah kegagalan dan kemudian membaginya ke orang lain.<br />
Besides&#8230; kenapa musti disimpan? toh belajarnya juga dari lingkungan/orang lain.</p>
<blockquote><p>*Yang pasti dari obrolan kemarin dan posting dia, ada satu hal yang akhirnya gue mengerti. Setelah kegagalan Pandji sebagai kandidat presiden (yang menurut dia kekalahan besar itu), Pandji bisa dibilang hilang dari kampus. Saat itu kita bilang Pandji jadi lover boy yang berada di ketiak pacar nya. Hahahahaha. Gue baru ngerti sekarang ternyata dia sakit hati banget dengan segala yang berkaitan dengan pemilihan presiden saat itu.</p>
<p>**Buat Pandji: Sang presiden terpilih, sang &#8216;penjegal&#8217; speech akhir lo dan siapapun mereka, kenyataannya memang &#8216;tidak ada&#8217; sekarang (or at least belum). Bersyukurlah elo (kita) menjadi bagian yang gagal saat itu dan kemampuan kita untuk belajar membuat bagaimana kita saat ini. I&#8217;m proud of you man! <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/berangkat-dari-kekalahan-besar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa sih ukuran pertemanan?</title>
		<link>http://think.web.id/brain/facebook-application-burger-king/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/facebook-application-burger-king/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2009 05:35:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Facebook Application]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=773</guid>
		<description><![CDATA[Dalam sebuah hubungan, apa sih sebenarnya penanda sebuah kesetiaan. Dalam hubungan suami istri biasanya tanda kesetiaan ditandai dengan sebuah cincin. Kalau dalam hubungan pertemanan, tanda kesetiaannya ditandai dengan apa ya?
Pertanyaan yang menarik karena tidak mudah untuk mengukur kesetiaan seorang teman. Yang dapat dilakukan hanyalah melakukan tes kesetiaan. Caranya?
Dari tadi kebanyakan nanya ya? (eh itu udah pertanyaan ketiga, empat kalau judul dihitung).
Kebetulan saya mendapatkan jawaban soal bagaimana melihat kesetiaan seseorang, tapi sayangnya tes kesetiaan ini sekarang sudah berakhir.
Tapi karena testnya menarik, saya bagi ya disini. Jadi tes ini adalah untuk melihat ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-803" style="margin-bottom: 5px; margin-right: 10px;" title="bk" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/02/bk-300x196.png" alt="bk" width="300" height="196" />Dalam sebuah hubungan, apa sih sebenarnya penanda sebuah kesetiaan. Dalam hubungan suami istri biasanya tanda kesetiaan ditandai dengan sebuah cincin. Kalau dalam hubungan pertemanan, tanda kesetiaannya ditandai dengan apa ya?</p>
<p>Pertanyaan yang menarik karena tidak mudah untuk mengukur kesetiaan seorang teman. Yang dapat dilakukan hanyalah melakukan tes kesetiaan. Caranya?</p>
<p>Dari tadi kebanyakan nanya ya? (eh itu udah pertanyaan ketiga, empat kalau judul dihitung).</p>
<p>Kebetulan saya mendapatkan jawaban soal bagaimana melihat kesetiaan seseorang, tapi sayangnya tes kesetiaan ini sekarang sudah berakhir.</p>
<p>Tapi karena testnya menarik, saya bagi ya disini. Jadi <a href="http://apps.facebook.com/sacrifice/" target="_blank">tes ini</a> adalah untuk melihat seberapa bersedianya seseorang untuk mengorbankan sebuah persahabatan demi sebuah burger gratis. Ok burger bukan sembarang burger, karena ini adalah sebuah Whopper dari BK (saya ga boleh menyebut brand jadi inisial aja ya).</p>
<p>Jadi ceritanya, BK Amerika barengan sama biro iklannya, berinisiatif untuk mengukur sampai pada taraf apa seseorang menginginkan sebuah whopper. Jadilah mereka membuat sebuah applikasi facebook yang dengan sangat beraninya mengusung konsep ini: <strong>Korbankan 10 orang teman facebook (delete dari friendlist) dan dapatkan 1 Whopper grati</strong><strong>s</strong>. Hasilnya? Ternyata banyak sekali orang lapar yang ingin burger (burjer = bahasa gaulnya) secara gratis. Karena ternyata 233,906 teman didelete oleh 82.771 orang dalam waktu kurang dari satu minggu.</p>
<p>Pencapaian yang luar biasa, dan ternyata pencapaian ini mengusik Facebook si empunya tempat. Applikasi yang satu ini mendapatkan teguran dan harus dihentikan karena dinilai menyalahi privacy policy mereka (Facebook). Satu pasal yang katanya bertentangan adalah soal:<em> memberitahukan teman yang didelete bahwa mereka telah didelete. Padahal Facebook tidak melakukan notifikasi ketika seorang teman kita delete dari list pertemanan.</em></p>
<p>Yah sayang ya applikasi ini harus dihentikan, padahal menurut saya ini cara yang sangat bagus untuk mengurangi world hunger. Dan cukup bagus kalau kebetulan sedang akhir bulan, let see saya punya 800an teman, ini berarti saya bisa dapetin 80an burger [baca: burjer] gratis!</p>
<p>Teman di FB atau burger [baca: burjer]<br />
Burger [baca: burjer] atau teman di FB<br />
Teman di FB atau burger [baca: burjer]<br />
Burger [baca: burjer] atau teman di FB</p>
<p>Saya pilih teman makan burger [baca: burjer] aja deh <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Kalau Anda? Pilih teman atau pilih whooper?</p>
<blockquote><p><a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a>&#8217;s think:</p>
<p>Yah link nya udah mati ya kayaknya. <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/01/13/buang-10-teman-hadiah-1-burger/" target="_blank">Media-ide</a> pernah membuat tulisan ini juga. Dan sebenernya posting ini udah lama banget di draft, maap ya Nan baru akhirnya di publish. Hehehe.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/facebook-application-burger-king/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SEM or SMM</title>
		<link>http://think.web.id/brain/sem-or-smm/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/sem-or-smm/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2009 13:08:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=796</guid>
		<description><![CDATA[
 photo credit: Pete Kim
Membaca tulisan Toni di NavinoT yang berjudul &#8220;SEO: Masih berhargakah dikejar?&#8221; membuat saya tertarik untuk mengangkat hal ini.
Pada tulisan tersebut Toni mempertanyakan masih penting nggak sih men-SEO kan sebuah website? atau cukup eksis di Facebook (Social Network) aja? Hal ini bisa dijawab berdasar tujuan dari website (atau blog) masing-masing.
Website untuk traveling atau yang berkait pariwisata biasanya yang paling efektif memang menggunakan SEM (Search Engine Marketing). Karena habit user ketika mau pergi ke suatu tempat yang  jarang dia tuju atau bahkan belum pernah sama sekali adalah mencari ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="How social media succeeds by being invisibly serious fun" href="http://www.flickr.com/photos/35468141938@N01/209665229/" target="_blank"></a><a title="234 social media marketing examples" href="http://www.flickr.com/photos/31884970@N00/2909140600/" target="_blank"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3135/2909140600_5fc420fb20.jpg" border="0" alt="234 social media marketing examples" /></a><br />
<small><a title="Attribution-NonCommercial-ShareAlike License" href="http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/2.0/" target="_blank"><img src="http://think.web.id/brain/wp-content/plugins/photo-dropper/images/cc.png" border="0" alt="Creative Commons License" width="16" height="16" align="absmiddle" /></a> <a href="http://www.photodropper.com/photos/" target="_blank">photo</a> credit: <a title="Pete Kim" href="http://www.flickr.com/photos/31884970@N00/2909140600/" target="_blank">Pete Kim</a></small></p>
<p>Membaca tulisan <a href="http://www.navinot.com/author/neofreko/" target="_blank">Toni</a> di <a href="http://www.navinot.com" target="_blank">NavinoT</a> yang berjudul &#8220;<a href="http://www.navinot.com/2009/02/16/seo-masih-berharga-dikejar/" target="_blank">SEO: Masih berhargakah dikejar?</a>&#8221; membuat saya tertarik untuk mengangkat hal ini.</p>
<p>Pada tulisan tersebut Toni mempertanyakan masih penting nggak sih men-SEO kan sebuah website? atau cukup eksis di Facebook (Social Network) aja? Hal ini bisa dijawab berdasar tujuan dari website (atau blog) masing-masing.</p>
<p>Website untuk traveling atau yang berkait pariwisata biasanya yang paling efektif memang menggunakan<em> SEM (Search Engine Marketing)</em>. Karena habit <em>user </em>ketika mau pergi ke suatu tempat yang  jarang dia tuju atau bahkan belum pernah sama sekali adalah mencari informasi nya lewat Search Engine. Tetapi bukannya mereka tidak bisa melakukan (juga) dengan<em> SMM (Social Media Marketing)</em>.</p>
<p>Ada beberapa orang bilang <em>SEM is lame, the hip new trend is SMM</em>. Tapi menurut saya (saat ini) masing-masing punya tempatnya masing-masing. Yang menarik adalah ketika kita melakukan SMM secara tidak langsung kita juga melakukan SEO. Website/blog kita menjadi optimize.</p>
<p>Kami punya contoh nyatanya. Coba search di <a href="http://www.google.com" target="_blank">Google </a>dengan keyword &#8220;Thinkweb&#8221;. Anda akan menemukan URL website <a href="http://www.think.web.id" class="kblinker" title="More about Think.Web &raquo;">Think.Web</a> pada top result (result tgl 16 Februari 2009). Apakah kami melakukan SEO? <span style="text-decoration: underline;">Tidak sama sekali</span>.<br />
Sekitar 2 tahun lalu ketika saya melakukan search dengan keyword tersebut maka website kami berada di page result 3 atau 4. Kami tidak melakukan apa-apa setelahnya, the website is not Search Engine friendly (yet).</p>
<blockquote><p>** mohon maaf untuk <a href="http://seokita.com" target="_blank">mas Keke</a> karena seminar <a href="http://indonesiabootcamp.com/" target="_blank">Indonesia Bootcamp</a> Bali nya nggak saya praktekkan langsung :p **</p></blockquote>
<p>Tapi kemudian kami rajin mempublish URL itu di semua Social Media yang kami ikuti. Hasilnya ya seperti sekarang ini <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Jadi&#8230; SEM or SEO?<br />
<em>based on needs.. you decide.</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/sem-or-smm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bahasa Burung</title>
		<link>http://think.web.id/brain/bahasa-burung/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/bahasa-burung/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2009 03:43:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[tweety]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=764</guid>
		<description><![CDATA[Ada berapa bahasakah di dunia ini? Ada yang tahu?
Karena kelewat penasaran saya google jawabannya, salah satunya ditawarkan oleh ethnologue.com dengan 6.912 bahasa. Banyak banget ya? Penasaran lagi apakah bahasa ini sudah termasuk dengan bahasa gaulnya Debby Sahertian ya? Atau bahasanya Chincha Lawra?
Ah tapi bukan bahasa gaulnya Debby Sahertian atau bahasa campur-campurnya Chincha Lawra yang mo saya bahas disini. Akika sutra tawares kalo soal bahasa gaul debby sahertian dan already paham chekali bahachanya chincha lawra. Nah sekarang ada satu bahasa yang menarik: Twitter Lingo!
Kebanyakan kata-kata di Twitter Linggo ini berawalan dengan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Ada berapa bahasakah di dunia ini? Ada yang tahu?</p></blockquote>
<p>Karena kelewat penasaran saya google jawabannya, salah satunya ditawarkan oleh <a href="http://www.ethnologue.com/" target="_blank">ethnologue.com</a> dengan 6.912 bahasa. Banyak banget ya? Penasaran lagi apakah bahasa ini sudah termasuk dengan bahasa gaulnya Debby Sahertian ya? Atau bahasanya Chincha Lawra?</p>
<p>Ah tapi bukan bahasa gaulnya Debby Sahertian atau bahasa campur-campurnya Chincha Lawra yang mo saya bahas disini. Akika sutra tawares kalo soal bahasa gaul debby sahertian dan already paham chekali bahachanya chincha lawra. Nah sekarang ada satu bahasa yang menarik: Twitter Lingo!</p>
<p>Kebanyakan kata-kata di Twitter Linggo ini berawalan dengan huruf T dan w. Sepertinya untuk &#8220;menancapkan&#8221; brand twitter dikalangan pecintanya.  Kalau diliat dari bentukan katanya, kebanyakan sih hanya menggabungkan antara kata tweeter dengan kata umum bahasa inggris, memang kadang kurang kreatif, tapi keliatannya lucu.Agak aneh sih buat yang baru pertama kali ngebaca, dan memang belum banyak dipakai sama para tweeple (sebutan buat mereka yang punya twitter).</p>
<p>Coba cek aja listnya:</p>
<ul>
<li><em>Twaiting </em>- Twittering while waiting</li>
<li><em>Twat </em>- Person behind spam Twitter acct</li>
<li><em>Twaffic </em>- Twitter traffic.</li>
<li><em>Twardware </em>- Twitter hardware.</li>
<li><em>Tweekend </em>- Spending your entire Saturday and Sunday reading and posting via Twitter.</li>
<li><em>Tweeple </em>- Twitter people, Twitter members, Twitter users</li>
<li><em>Tweeps </em>-    Twitter + peeps (friends)</li>
<li><em>Twease </em>- A person who teases people over Twitter.</li>
<li><em>Tweetard </em>- A twitter retard.</li>
<li><em>Tweory </em>- Twitter as applied to theory.</li>
<li><em>Twibute </em>- To pay tribute to s.o. on Twitter; to give praise, to make a compliment etc.</li>
<li><em>Twitteritas </em>- Women who play with their twitters <em>[menurut gue: ok this one is kind of strange]</em></li>
<li><em>Twitterrhea </em>- The act of sending too many Twitter messages [<em>menurut gue: seperti perpaduan twitter dan diarrhea]</em></li>
<li><em>Twittsomnia </em>- Twittering due to inability to sleep, thus compounding inability to sleep.</li>
<li><em>Twype </em>- To type a twitter.</li>
<li><em>Twollower </em>-  Twitter + follower: someone that follows you.  If you followed them too they would be twiends.</li>
</ul>
<p>Bahasa yang aneh ya, jadi teringat ini:<br />
<em>I twoot I Twee a </em>putty tat<em>..I did&#8230;I did<br />
by this <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Tweety" target="_blank">little fellow</a></em></p>
<blockquote><p><a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a>&#8217;s Think:</p></blockquote>
<blockquote><p>Sayang nya Twitter kurang populer di Indonesia. Tapi mudah-mudahan it&#8217;ll grow. Kemudian, sayangnya juga belum ada website Indonesia yang nama atau kata-katanya bisa menjadi bahasa &#8216;baru&#8217;. Padahal di masyarakat gampang banget muncul bahasa baru, bahasa banci misalnya. Sutra lah ne&#8217;!<br />
<em> <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/bahasa-burung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blog dan Piring</title>
		<link>http://think.web.id/brain/blog-pr/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/blog-pr/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 01:56:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=742</guid>
		<description><![CDATA[Apa hubungannya blog dan piring? Sebenarnya tulisan diatas dibacanya Blog dan PR-ing. Nah tulisan ini sebenarnya terinspirasi dari beberapa wacana online yang membicarakan mengenai kehadiran blog. Salah satunya adalah pendapat yang dikemukakan oleh Steve Rubel, senior vice president dari Edelman Digital.
Steve punya pandangan sendiri soal digital world, ini salah satu pendapatnya:
&#8220;If marketers want to succeed in this Web 2.0 world, they need to follow their audiences, not the technologies&#8221;
Inti pendapat Steve menarik karena memang new technology come and go dalam dunia online, kita harus cerdik melihat dimana konsumen kita berada ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apa hubungannya blog dan piring? Sebenarnya tulisan diatas dibacanya Blog dan PR-ing. Nah tulisan ini sebenarnya terinspirasi dari beberapa wacana online yang membicarakan mengenai kehadiran blog. Salah satunya adalah pendapat yang dikemukakan oleh Steve Rubel, senior vice president dari Edelman Digital.</p>
<p>Steve punya pandangan sendiri soal digital world, ini salah satu pendapatnya:<br />
<em>&#8220;If marketers want to succeed in this Web 2.0 world, they need to follow their audiences, not the technologies&#8221;</em></p>
<p>Inti pendapat Steve menarik karena memang new technology come and go dalam dunia online, kita harus cerdik melihat dimana konsumen kita berada (akan berada), dalam opini selanjutnya ia mengemukakan pentingnya hal ini; bagaimana mengintegrasikan komunikasi kita pada platform web 2.0 yang berbeda menjadi sebuah komunikasi yang utuh dan holistik.</p>
<p>Ada banyak sekali pilihan sarana/saluran komunikasi dalam dunia online, dan kadang kita terjerumus untuk hanya memikirkan strategi untuk salah satu saluran komunikasi. Menjadi expert di salah satu hal bukanlah hal yang buruk, tapi marilah kita kembali ke fitrah web 2.0 dan keberadaan sosial media.</p>
<p>Yaitu memikirkan bagaimana saluran komunikasi yang akan kita pergunakan dapat bersatu dan menyuarakan satu kampanye komunikasi. Ini sudah pernah sedikit dibahas di pembahasan soal <a href="http://think.web.id/brain/social-media-marketing/" target="_blank">Social Media Marketing </a>. Well what do you know, I think <a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a> and Steve Rubel thinks quite alike.</p>
<p><strong>Lalu apa hubungan blog dan PR-ing? </strong><br />
Untuk mereka yang sudah melihat komunitas blog sebagai sebuah opportunity, selamat. Karena memang kehadiran blog sebagai saluran komunikasi baru adalah sebuah kesempatan yang harus dimanfaatkan. Bagaimana caranya? Steve Rubel memberikan beberapa petunjuk:</p>
<ul>
<li><em>Try not to spam</em><br />
Berbicara dalam ranah blog bisa dikategorikan dalam kategori gampang-gampang susah. Proses pendekatan yang dilakukan adalah sebuah proses jangka panjang dan satu hal yang perlu diingat adalah apapun proses komunikasi yang dilakukan, coba untuk tidak melakukan spamming.</li>
<li><em>Coba untuk lebih transparan</em><br />
Bila sebuah brand memutuskan untuk membuat blog, berbicaralah dengan transparan dan apa adanya. Setidaknya keterus terangan akan menghasilkan hasil positif.</li>
<li><em>Kuncinya: Bicara pada konsumen</em><br />
Ketahui siapa mereka, bagaimana mereka berinteraksi dalam dunia online dan apa saja yang mereka lakukan disana.</li>
</ul>
<p><em>All n all</em>, gue setuju dengan pendapat Steve, karena <em>it&#8217;s the basic rules</em> ketika kita berkomunikasi secara online. Dasar yang baik adalah anggap blog sebagai <em>opportunity </em>(bukan threat) dan jangan lupa untuk mengaitkan satu social media dengan socoal media lainnya, dalam hal ini jangan lupa mengaitkan blog dengan social network, wiki dan lainnya.</p>
<blockquote><p>Rama&#8217;s Think:</p>
<p>Gue hanya men-quote kalimat <a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a> disini: &#8220;&#8230;I think Rama and Steve Rubel thinks quite alike.&#8221;, I take that as a compliment. Hahahahahahah&#8230;.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/blog-pr/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>I Say: Hello 2009</title>
		<link>http://think.web.id/brain/oreo-new-year-greetings/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/oreo-new-year-greetings/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2009 03:25:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Portofolio]]></category>
		<category><![CDATA[Product]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=738</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana cara menyapa tahun baru?
Ada yang mengirimkan kartu ucapan lewat pos, ada yang mengucapkan dalam serangkaian SMS menarik dan ada juga yang memilih untuk mengirimkan e-cards.
Nah salah satu yang menarik adalah e-cards tahun baru keluaran OREO. Kenapa menarik? Salah satu alasannya adalah karena Think.Web yang buat (hohoho).  Ok, ga ada salahnya dong ya sedikit narsis, tapi ini adalah beberapa yang menarik:

E-cardsnya OREO ini dilengkapi dengan small games, dimana user memang diajak untuk memainkan sebuah permainan flash yang bertemakan pabrik OREO sebelum ia bisa mengirimkan e-cards kepada teman-teman mereka
Percaya atau tidak, ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagaimana cara menyapa tahun baru?<br />
Ada yang mengirimkan kartu ucapan lewat pos, ada yang mengucapkan dalam serangkaian <a href="http://atyanta.wordpress.com/2009/01/02/new-year-sms/" target="_blank">SMS menarik</a> dan ada juga yang memilih untuk mengirimkan e-cards.</p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-747" style="margin-right: 15px; margin-bottom: 5px;" title="oreo-ecard" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2009/01/oreo-ecard-300x225.png" alt="oreo-ecard" width="300" height="225" />Nah salah satu yang menarik adalah e-cards tahun baru keluaran <a href="http://sayapercayaoreo.com/newyear09/index.php" target="_blank">OREO</a>. Kenapa menarik? Salah satu alasannya adalah karena <a href="http://www.think.web.id" class="kblinker" title="More about Think.Web &raquo;">Think.Web</a> yang buat (hohoho).  Ok, ga ada salahnya dong ya sedikit narsis, tapi ini adalah beberapa yang menarik:</p>
<ul>
<li>E-cardsnya OREO ini dilengkapi dengan small games, dimana user memang diajak untuk memainkan sebuah permainan flash yang bertemakan pabrik OREO sebelum ia bisa mengirimkan e-cards kepada teman-teman mereka</li>
<li>Percaya atau tidak, memainkan satu kali small games dalam e-cards OREO ini, membuat keinginan kita makan satu bungkus OREO tiba-tiba datang. Gimana nggak, selama kurang lebih 1,5 &#8211; 2 menit (ini waktu rata-rata saya memainkan game OREO), saya dibuai dengan rangkaian biskuit oreo, krim vanilla dan juga bungkus2 OREO.</li>
<li>Ini salah satu tanggapan mereka yang menerima ucapan selamat tahun baru 2009 by OREO:   &#8220;it&#8217;s very cheerful game for opening day of 2009. Gra is also enjoying and He asked Oreo more for sure&#8230;. <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> &#8221;</li>
<li>I end up sending this e-cards to almost all of my e-mail list. It&#8217;s fun. Hehe OK, not everyone, yang belum kebagian Oreo Bites angkat tangan, so I can send you one.</li>
</ul>
<p>Happy 2009 everybodee!!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/oreo-new-year-greetings/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Let Them Build You</title>
		<link>http://think.web.id/brain/let-them-build-you/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/let-them-build-you/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Jan 2009 04:28:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[Product]]></category>
		<category><![CDATA[iphone]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=622</guid>
		<description><![CDATA[Image source: http://www.smule.com/products
Banyak sekali hal menarik dari iPhone (atau Ipod Touch) application. Saya bisa ikutan kecipratan seru nya aplikasi-aplikasi ini karena saya menggunakan iPod Touch.
Pada sebuah iPod Touch ada banyak sekali element yang kemudian terkait satu dengan yang lainnya, misal: Accelerometer: fungsi dasarnya untuk menentukan rata sebuah permukaan. Di iPod Touch fungsi ini digunakan untuk menentukan posisi baca screen secara otomatis. Misal saat melihat list album, saat dalam posisi vertical maka bentuknya list, tetapi kalau kemudian kita rotate 90° menjadi posisi horizontal maka bentuk tampilannya menjadi seperti slide show.
Belum lagi ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_632" class="wp-caption alignleft" style="width: 305px"><img class="size-medium wp-image-632" title="product-ocarina" src="http://think.web.id/brain/wp-content/uploads/2008/11/product-ocarina1-295x300.png" alt="" width="295" height="300" /><p class="wp-caption-text">Image source: http://www.smule.com/products</p></div>
<p>Banyak sekali hal menarik dari iPhone (atau Ipod Touch) application. Saya bisa ikutan kecipratan seru nya aplikasi-aplikasi ini karena saya menggunakan iPod Touch.</p>
<p>Pada sebuah iPod Touch ada banyak sekali element yang kemudian terkait satu dengan yang lainnya, misal: Accelerometer: fungsi dasarnya untuk menentukan rata sebuah permukaan. Di iPod Touch fungsi ini digunakan untuk menentukan posisi baca screen secara otomatis. Misal saat melihat list album, saat dalam posisi vertical maka bentuknya list, tetapi kalau kemudian kita rotate 90° menjadi posisi horizontal maka bentuk tampilannya menjadi seperti slide show.</p>
<p>Belum lagi kombinasi accelerometer, touchscreen dan speaker nya. Nah kalau iPhone lebih banyak lagi. Karena di iPhone ada Bluetooth, GPS, dan lainnya.<br />
Bayangkan, makin banyak kombinasi nya makin banyak hal yang bisa menjadi menarik.</p>
<p>Pertanyaannya adalah mampukah kita (sang produsen) untuk memikirkan segala sesuatu nya? Kadang kita yang berada pada posisi &#8220;yang membuat&#8221; jadi ter fokus hanya pada fungsi-fungsi utama nya. Tapi justru orang lainlah yang bisa melihat dari sisi lain dan memanfaatkan (atau membuat) menjadi hal lain yang lebih menarik. <em>Yes, let the crowd out there perfected your brand or product. </em>Ijinkan audience untuk menyumbangkan sesuatu untuk perkembangan brand. iPhone dan iPod Touch punya banyak sekali <em>additional application</em> yang dibuat secara independen.</p>
<p><a href="http://www.smule.com/products" target="_blank"><strong>Smule</strong></a>, sebuah perusahaan pembuat aplikasi iPhone, kali ini membuat <strong>Ocarina</strong>.<br />
Aplikasi ini menjadikan iPhone menjadi sebuah instrumen musik!!<em> Can you imagine</em>? Kapan orang pernah  berpikir bahwa sebuah handphone bisa menjadi &#8216;alat&#8217; lain yang BUKAN untuk menelpon (atau fungsi lain yang sudah terintegrasi seperti digicam, music player, atau lainnya)? Yang pasti, para pembuat handphone pasti tidak akan memikirkan hal ini ketika mereka pertama kali membuat sebuah produk handphone baru.</p>
<p>Jadi lebih menarik lagi karena aplikasi ini (Ocarina) memungkinkan kita mendengar secara langsung dimanapun orang yang sedang memainkan &#8216;alat musik&#8217; ini.</p>
<p>Liat aja video nya:</p>
<p><object width="425" height="355"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/RhCJq7EAJJA&amp;rel=0&amp;color1=0x006699&amp;color2=0x54abd6&amp;border=1"></param><param name="wmode" value="transparent"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/RhCJq7EAJJA&amp;rel=0&amp;color1=0x006699&amp;color2=0x54abd6&amp;border=1" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" width="425" height="355"></object></p>
<p><em>It&#8217;s just the beginning folks. Like I said, a lot of things that we can explore. Think the possibilities!!</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/let-them-build-you/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Think.Web @ Hard Rock FM: It&#8217;s A Wrap!</title>
		<link>http://think.web.id/brain/thinkweb-hard-rock-fm-its-a-wrap/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/thinkweb-hard-rock-fm-its-a-wrap/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Jan 2009 04:27:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Radio Show]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=731</guid>
		<description><![CDATA[Ga kerasa it&#8217;s been 13 episodes of Think.Web in Main Recomend in Provocative Hardrock FM! And sayangnya, it&#8217;s the last of our 2008 show here.  Not to worry because we&#8217;ll be back [in other communication channel that is].
Hardrockers, it&#8217;s holiday season and it&#8217;s the new year. Biasanya kalau holiday season begini, being away in a holiday adalah salah satu yang sering dilakukan. Remember to Renew Your Travel Style Hardrockers! Bagaimana hardrockers bepergian? Be sure to do it the online way. Internet would renew your way and how you travel. Bisa ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Ga kerasa it&#8217;s been 13 episodes of <a href="http://www.think.web.id" class="kblinker" title="More about Think.Web &raquo;">Think.Web</a> in Main Recomend in Provocative Hardrock FM! And sayangnya, it&#8217;s the last of our 2008 show here.  Not to worry because we&#8217;ll be back [in other communication channel that is].</p></blockquote>
<p><em>Hardrockers, it&#8217;s holiday season and it&#8217;s the new year.</em> Biasanya kalau holiday season begini, <em>being away in a holiday </em>adalah salah satu yang sering dilakukan. <em>Remember to <strong>Renew Your Travel Style</strong> Hardrockers! </em>Bagaimana hardrockers bepergian? <em>Be sure to do it the online way. Internet would renew your way and how you travel.</em> Bisa cari inspirasi perjalanan di:</p>
<ul>
<li>Forum (tripadvisor, lonelyplanet)</li>
<li>Catatan perjalanan (travelblog, blog.bootsnall)</li>
<li>Blog (dunialaut.com</li>
</ul>
<p>Selain itu coba untuk <em>renew how you travel </em>dengan menjadi<strong> travel writer</strong>, selagi berlibur, juga menulis dan memfoto sesuatu, hasilnya bisa dikirim ke:</p>
<ul>
<li>Logueit</li>
<li>National Geographic</li>
<li>Istockphoto</li>
<li>Bigstockphoto</li>
<li>Shutterstock</li>
<li>Etc</li>
</ul>
<p>Berbicara mengenai foto, hal yang menarik juga dengan berbagi foto liburan. Flickr &amp; Picasa adalah Photo Management &amp; Sharing Application yang bisa dipakai. Atau silahkan berbagi foto melalui social networking seperti Facebook dengan foto tag nya. Biar ga basi selama liburan, remember to <strong><em>Online Anywhere You Wanted</em></strong>. Lewat apa? Try GPRS (General Packet Radio Service) enabled phone! Or bisa juga 3G dan  HSDPA (High-Speed Downlink Packet Access)</p>
<p>Keuntungannya? Hardrockers bisa:</p>
<ul>
<li>Search on anything yang diperlukan selama liburan, mulai dari peta sampai info tempat</li>
<li>Isi waktu misalnya dengan blogging, microbloging</li>
<li>Bersosialisasi misalnya chatting, social networking</li>
<li>Photo Sharing</li>
</ul>
<p><strong>Cut 1</strong></p>
<p>Hardrockers, untuk 2009, jangan lupa untuk manfaatkan internet sebagai media untuk membangun brand dan menghasilkan sesuatu (branding, marketing channel, money maker). Kalau hardrockers mau membangun brand via the online world, be sure untuk melakukan:</p>
<p><strong>Online Branding With Your Domain</strong>. Susah nggak punya domain sendiri? Kalau kata Michael Jackson,  &#8220;It’s as easy as 123&#8243;</p>
<p>Caranya cuma:<br />
1. Masuk ke website dimana lo mau pesen domain itu<br />
2. Pastiin domain yang lo pilih emang available<br />
3. Lakukan registrasi<br />
4. Lakukan pembayaran<br />
5. Done</p>
<p>Jangan lupa untuk memikirkan secara benar dalam memilih nama. Karena nama domain ini yang nantinya akan menjadi “brand” yang dikasih tau ke orang-orang.</p>
<p>Tips dari kita:<br />
1. (entah itu individu ataupun company) di online media. Domain bisa menjadi sarana untuk building brand lo Jadi have your own domain… why not?<br />
2. Pilih domain yang paling mewakili diri lo, bisnis lo atau website lo nanti, entah itu personal web, blog, atau apapun.<br />
3. Pake email resmi lo (eg: contact@namalo.com) untuk yang sifatnya business atau personal aja. Untuk hal lain, kaya ikutan Facebook, Friendster, Multiply dll dll… ini lo bisa pake email Yahoo or Gmail aja.<br />
4. Set reminder untuk renewel (walaupun lo akan di ingetin).</p>
<p>Setelah you do an online branding dengan domain name, hardrockers juga bisa opt in dengan: <strong>Be a Selebrity (Blog)</strong><br />
Kalau ingin terkenal, hardrockers bisa melakukannya di dunia online. Be Perez Hilton! Belum tau perez Hilton? Dia ini cowok yang jadi terkenal karena blognya terkenal dan punya 8 jutaan page view dalam sehari.  Menjadi Selebrity blog, seperti halnya selebriti lain membuka pintu untuk meraih kepopuleran dan juga uang.</p>
<p>Gimana cara untuk jadi selebrity blog?</p>
<ol>
<li>Bagusin ’rumah’nya.<br />
a. Blog=tulisan. Kalo tulisannya enak dibaca (terutama untuk yang ditujukan untuk membaca) pasti banyak yang sering dateng.<br />
b. Design/Theme nya</li>
<li>Undang orang-orang untuk dateng.<br />
a. Do Blog Walking &amp; leave comment (terutama di blog seleb yang topik nya sama dengan blog kita).<br />
b. Umumin keberadaan lo (atau posting lo)<br />
• Via YM status<br />
• Via microblog (twitter atau plurk)<br />
• Via SN status (di facebook atau friendster)<br />
• RSS</li>
<li>Ciptain obrolan.</li>
</ol>
<p>Atau kalau hardrockers mau menghasilkan sesuatu (branding, marketing channel, money maker) dari dunia online:<br />
<strong>Your Online Earning</strong>. Yang perlu diingat adalah online earning itu adalah Extra Money BUKAN EASY Money.<br />
Lagi-lagi gue kembaliin ke logika yang biasa kita temui deh. Sebenernya dari mana sih kita bisa dapet uang atau penghasilan?</p>
<ul>
<li>Menjual service lo atau keahlian lo<br />
Misalnya Paid Review, jadi yang harus dilakukan adalah kita me-review akan sesuatu, kalo dinilai baik review nya ya kita dapet uang.</li>
<li>Menjual barang lo atau hasil produksi lo<br />
Punya online store</li>
<li>Menjual jasa lo untuk menjual barang nya orang lain<br />
Menjadi perantara menjualkan barang orang lain, misalnya affiliate</li>
</ul>
<p>Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah <strong>Make Your (Multiply) Online Store</strong>. Kenapa menggunakan multiply? karena multiply bisa dikategorikans sebagai one stop sharing place.  Ini step awal pembuatan toko multiply:</p>
<ul>
<li>Register, ini adalah hal pertama yang perlu dilakukan</li>
<li>Profile, kemudian isi profile dengan data dan juga foto dari barang yang menjadi jualan utama</li>
<li>Online katalog, nah yang ini sangat penting untuk dibuat, caranya adalah dengan memanfaatkan album foto. Dengan album foto ini kita bisa menampilkan barang-barang yang nantinya akan kita jual</li>
<li>Meknisme pemesanan, untuk pemesanan cukup dengan mengirimkan komentar di setiap foto item yang diinginkan atau menghubungi langsung penjual melalui PM (Personal Message)</li>
<li>Mekanisme pembayaran, ini juga cukup mudah, yang paling banyak biasanya masih melalui proses transfer.</li>
</ul>
<p><strong>Cut 2</strong></p>
<p>Tahun baru semangat juga harus baru. Gimana caranya punya semangat baru? Salah satunya adalah dengan meningkatkan efektivitas bekerja hardrockers melalui: <strong>Be Effective on Search Engine</strong>. Menggunakan Search Engine ternyata punya trik tersendiri untuk mempercepat proses pencarian. Terutama kalau hardrockers bekerja di lini kreatif yang membutuhkan ide atau informasi secara cepat<br />
Beberapa tipsnya:</p>
<ul>
<li>Tanda kutip ganda (double quotes) diawal dan diakhir kata yang ingin dicari jadi hasil jawaban benar-benar kata yang ingin dicari</li>
<li>Memfilter dengan tanda minus (-)</li>
<li>Range dengan … (titik 3)Mencari arti kata dengan define:</li>
<li>cache: kemudian ketikkan www.namadomain.com</li>
<li>Link: halaman situs</li>
</ul>
<p>Atau coba deh untuk memperkaya informasi dengan berlangganan RSS. Karena <strong>RSS will Charge Up Your Day</strong>.<br />
Dengan berlangganan RSS kita bisa  mendapatkan update langsung dari blog atau website uang menjadi sumber informasi kita. Cara mendapatkan RSS ini bida dibagi menjadi 3 yaitu:</p>
<ul>
<li>Melalui web<br />
Google Reader atau MyYahoo. Di website-website ini kita tinggal meng-add url dari RSS yang mau kita ikuti, dan kemudian setiap kali kita buka account Google Reader kita atau My Yahoo kita RSS list kita akan automatically di update</li>
<li>Melalui email<br />
Email software nya Mozilla Thunderbird, nah disitu lo tinggal add RSS Blog &amp; News didalem menu Account Settings</li>
<li>Melalui browser<br />
Khususnya untuk Mozilla Firefox, dia punya feature Live Bookmark. Nah ini seperti bookmark biasa tapi link atau isi si bookmark ini akan auto-update untuk nge-check ada content terbaru nggak.</li>
<li>Melalui cara lain<br />
Blackberry itu ada aplikasi yang namanya Viigo.</li>
</ul>
<p><strong>CUT 3</strong></p>
<p>Di 2009, Hardrockers belum ada di dunia online kalau belum ikutan Social Media. Karena tahun 2009: we should give a warm welcome to <strong>social media</strong>. Watch out for kenaikan internet user, hype video content, kemampuan untuk connect anywhere, harga internet yang semakin murah, dan the rise of social media ! Mulai dari Social Network macam Friendster, Facebook sampai Linkedin. Atau Blog, Flickr, Youtube dan Wikipedia. Semua akan menjadi bagian dari kegiatan browsing sehari-hari.</p>
<p>Dan jangan lupakan juga kegiatan Microblogging. Kalau Hardrocksers termasuk senang berbagi sesuatu tapi waktunya nggak banyak, coba aja microblogging. Hardrockers cuma perlu mengetikkan max 140 karakter dan proses berbagi kelar. Jadi posting nya juga pendek-pendek. Nah apa aja yang di sharing? Bisa macem2:</p>
<ul>
<li>Update status, lo lagi ngapain</li>
<li>Update news</li>
<li>Sharing keadaan</li>
<li>Sharing link</li>
<li>Apapun…</li>
</ul>
<p><em><strong>Be sure to enter 2009 with all of those thing in mind.  See ya</strong></em>!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/thinkweb-hard-rock-fm-its-a-wrap/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
