SEM or SMM
Warning: curl_exec() has been disabled for security reasons in /home/thinkwe/public_html/brain/wp-content/plugins/wordpress-friendfeed-comments/libs/friendfeed.php on line 298
One Comment
Membaca tulisan Toni di NavinoT yang berjudul “SEO: Masih berhargakah dikejar?” membuat saya tertarik untuk mengangkat hal ini.
Pada tulisan tersebut Toni mempertanyakan masih penting nggak sih men-SEO kan sebuah website? atau cukup eksis di Facebook (Social Network) aja? Hal ini bisa dijawab berdasar tujuan dari website (atau blog) masing-masing.
Website untuk traveling atau yang berkait pariwisata biasanya yang paling efektif memang menggunakan SEM (Search Engine Marketing). Karena habit user ketika mau pergi ke suatu tempat yang jarang dia tuju atau bahkan belum pernah sama sekali adalah mencari informasi nya lewat Search Engine. Tetapi bukannya mereka tidak bisa melakukan (juga) dengan SMM (Social Media Marketing).
Ada beberapa orang bilang SEM is lame, the hip new trend is SMM. Tapi menurut saya (saat ini) masing-masing punya tempatnya masing-masing. Yang menarik adalah ketika kita melakukan SMM secara tidak langsung kita juga melakukan SEO. Website/blog kita menjadi optimize.
Kami punya contoh nyatanya. Coba search di Google dengan keyword “Thinkweb”. Anda akan menemukan URL website Think.Web pada top result (result tgl 16 Februari 2009). Apakah kami melakukan SEO? Tidak sama sekali.
Sekitar 2 tahun lalu ketika saya melakukan search dengan keyword tersebut maka website kami berada di page result 3 atau 4. Kami tidak melakukan apa-apa setelahnya, the website is not Search Engine friendly (yet).
** mohon maaf untuk mas Keke karena seminar Indonesia Bootcamp Bali nya nggak saya praktekkan langsung :p **
Tapi kemudian kami rajin mempublish URL itu di semua Social Media yang kami ikuti. Hasilnya ya seperti sekarang ini
Jadi… SEM or SEO?
based on needs.. you decide.











klo mnurut saya dua2nya harus dijalanin beririingan biar lebih nampol :p
Tell us what you Think!