<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Brain of Think.web &#187; blog</title>
	<atom:link href="http://think.web.id/brain/tag/blog/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://think.web.id/brain</link>
	<description>this Brain continously Think about Web, and sometime other things too</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Jun 2010 01:31:56 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Think.Web @ Hard Rock FM: Renew Your Travel Style!</title>
		<link>http://think.web.id/brain/thinkweb-hardrockfm-travel/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/thinkweb-hardrockfm-travel/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2008 12:06:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Radio Show]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[photo]]></category>
		<category><![CDATA[travel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=667</guid>
		<description><![CDATA[Pernah dengar cerita around the world in 80 days hardrockers?
Dalam buku yang ditulis sama Jules Verne (penulis perancis) ini,  Phileas Fogg melakukan perjalanan (yang katanya nggak mungkin pada saat itu) mengelilingi dunia selama 80 hari demi taruhan sebesar 20.000 poundsterling.
Pada saat itu (1873) memang sepertinya keliling dunia selama 80 hari jadi sesuatu yang nggak mungkin. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernah dengar cerita around the world in 80 days hardrockers?</p>
<p>Dalam buku yang ditulis sama Jules Verne (penulis perancis) ini,  Phileas Fogg melakukan perjalanan (yang katanya nggak mungkin pada saat itu) mengelilingi dunia selama 80 hari demi taruhan sebesar 20.000 poundsterling.</p>
<p>Pada saat itu (1873) memang sepertinya keliling dunia selama 80 hari jadi sesuatu yang nggak mungkin. Itu dulu hardrockers, waktu itu Phileas Fogg masih kesulitan menentukan rute, jenis transportasi dan dimana dia harus nginep.</p>
<p>Sekarang?<br />
Ya beda lah!!!</p>
<p>Hardrockers bisa dengan gampang foto-foto di menara petronas, terus menikmati uniknya Angkor Wat atau naik yellow cab di downtown New York. Semua bisa dilakukan dalam hitungan hari dan Hardrockers juga bisa dapetin sesuatu yang lebih.   Caranya? Ya Renew your Travel Style Hardrockers!</p>
<p><strong><em>Pandji: Maksudnya Renew Your Travel Style apa nih?</em></strong></p>
<p><strong><a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a>: </strong>Maksudnya Renew disini sebenarnya: renew the way hardrockers think sewaktu traveling. Nah yang mo kita angkat, renew disini ada 2: Renew your way of travel dan Renew how you travel.</p>
<p>Renew your way of of travel maksudnya:<br />
Kalau biasanya menyerahkan semuanya pada travel agency atau ke orang lain, now there is a new way to travel. Since it’s independence and technology time to rule, manfaatkan aja hardrockers! Everything is online now. Mulai dari ideas soal where to go, how to go and ngapain aja, semua bisa hardrockers dapetin online.</p>
<p>Pesawat? Sewa mobil? Hotel? Tujuan wisata? Tur Guide? Semua bisa lewat online!</p>
<p><strong><em>Pandji: Jadi maksudnya Renew Your Travel Style itu use technology, use the internet?</em></strong></p>
<p><strong>Anan:</strong> Exactly!<br />
Karena sebenarnya all you needed to know all you needed to book semua ada di internet. Kenapa gue bilang all you need ada di internet?  Karena sudah terbukti: pesertanya amazing race sudah pernah membuktikan kehebatan teknologi dan internet untuk membantu perjalanan mereka mengelilingi dunia. Hardrockers cuma harus tahu dimana mencarinya.</p>
<p>Dan belakangan, sudah semakin banyak elemen travel: transport, akomodasi, aktivitas yang memang hadir melalui internet. Selain itu banyak juga memang elemen travel yang memberikan harga khusus bagi mereka yang memang booking langsung melalui internet. So it’s double the advantage kan?</p>
<p><strong><em>Pandji: OK, convince! Kalau gue mau mulai planning my travel. Apa hal pertama yang harus gue lakukan?</em></strong></p>
<p><strong>Anan: </strong>Sebenarnya ada 2 cara menurut gue yang hardrockers bisa lakukan:</p>
<ol>
<li>tentukan mau kemana, kemudian mulai bangun plannya</li>
<li> cari tiket pesawat paling murah, dan tentukan plannya dari situ</li>
</ol>
<p>Kalau ngikut cara pertama. Ini sebenarnya, kalau boleh gue bilang adalah bagian paling menarik dari merencanakan sebuah traveling. Mau kemana kita?</p>
<p><strong><a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a>: </strong>Ok, sebenarnya untuk mendapatkan inspirasi “mau kemana dan ngapain ya liburan nanti?” Inspirasi paling mudah dilakukan adalah dengan browsing internet Hardrockser! And did you know bahwa ada 65% pengguna Internet memanfaatkan mesin pencari (Google) sebagai sumber untuk mendapatkan informasi wisatadan 18% pengguna kemudian tertarik pada promosi wisata yang ditawarkan lewat Internet (bisnis Indonesia 19 November):</p>
<p>Selain memanfaatkan mesin pencari, Hardrockers juga bisa cari inspirasi di</p>
<ol>
<li>Forum
<ul>
<li>Tripadvisor forum</li>
<li>Lonelyplanet forum</li>
</ul>
</li>
<li>Catatan perjalanan
<ul>
<li>Travelblog.org</li>
<li>blogs.bootsnall.com</li>
</ul>
</li>
<li>Blog
<ul>
<li>Dunialaut.com<br />
Buat yang suka pantai dan laut terutama diving, melihat blog yang satu ini bisa dibilang; quite inspiring. Karena foto-fotonya bagus dan bahasannya menarik. Hardrockers akan dibawa mengunjungi tempat-tempat wisata laut lokal yang luar biasa indah. Memang archivenya baru sedikit, karena sepertinya blog ini baru eksis sejak Oktober 2008. Tapi it’s recomended</li>
</ul>
</li>
</ol>
<ol></ol>
<ul></ul>
<p>Nah setelah inspirasi didapat, mulai cari tahu bagaimana bisa sampai ke tempat tujuan. Nah kalau ini sih biasanya, kita juga bisa langsung belajar dari cerita dan cari tahu di forum. Biasanya sudah langsung di ceritakan bagaimana dan apa akomodasi dan transport yang baik.</p>
<p><strong><em>Pandji: Ok tadi kita udah bahas soal Renew your way of travel. Nah kalau renew how you travel maksudnya gimana nih??</em></strong></p>
<p><strong>Rama:</strong> Untuk Renew how You Travel maksudnya sebenarnya  sedikit men-twist pola pikir Hardrockers, bahwa travelling is about spending money. Karena ternyata dengan traveling dan berlibur, hardrockers juga bisa gaining money or at least mengasah bakat. Pertanyaan besarnya: gimana?</p>
<p><strong>Anan:</strong> Jawaban kita hardrockers: berterimakasih lah pada internet! Karena dengan keberadaan internet, hardrockers jadi punya kesempatan untuk menambah income!</p>
<p>Kalau hardrockers suka nulis, sebenarnya ini bisa jadi salah satu sumber penghasilan hardrockers. Hardrockers bisa memilih untuk jadi kontributor blog atau publikasi online yang memang mengkhususkan diri untuk travelling.</p>
<ul>
<li><a href="http://www.logueit.com/" target="_blank">Logueit </a><br />
Disini hardrockers bisa jadi penulis kontibutor. cari bagian became an author dan lihat syarat dan insentif yang ditawarkan. Situs ini memang belum menawarkan insentif berupa uang, namun menjanjikan networking yang baik.</li>
<li><a href="http://www.nationalgeographic.com/traveler/writer-guidelines.html" target="_blank">National Geographic</a></li>
<li><a href="http://www.transitionsabroad.com/information/writers/writers.shtml#payment_for_article" target="_blank">Transitions abroad</a><br />
Untuk transitions abroad, setiap artikel yang dipublikasikan akan mendapatkan fee berkisar antara $50 hingga $150, dan pembayaran dilakukan melalui cek atau PayPal</li>
<li><a href="http://www.journeywoman.com/writers_guidelines.html" target="_blank">Journey woman</a><br />
Ini khusus untuk para penulis wanita. Mereka yang jadi kontributor di journeywoman bisa mendapatkan honor sekitar $35.00 untuk setiap artikel yang dipublish.</li>
<li>Atau hardrockers bisa langsung masuk ke <a href="http://www.thetravelwriterslife.com" target="_blank">the travel writers life</a> dan cari info soal publisher</li>
</ul>
<p>Atau kalau hardrockers suka foto, coba juga cari publisher yang memang menerima kiriman foto2 hardrockers. Untuk yang suka foto, hardrockers bisa cek ke:</p>
<ul>
<li><a href="http://www.istockphoto.com " target="_blank">Istockphoto.com </a></li>
<li><a href="http://www.bigstockphoto.com " target="_blank">Bigstockphoto.com </a></li>
<li><a href="http://www.shutterstock.com " target="_blank">Shutterstock.com </a></li>
<li><a href="http://www.fotolia.com " target="_blank">Fotolia.com </a></li>
<li><a href="http://www.dreamstime.com" target="_blank">Dreamstime.com</a></li>
<li>Etc</li>
</ul>
<p>Cara pembayarannya bragam ada yang royalty, iStock contributors bisa mendapatkan 20% &#8211; 40% dari setiap foto yang terjual. Sedang di Snapvillage.com misalnya, photographer bisa menentukan harga mereka sendiri.</p>
<p>Yang menarik, walau hasilnya kecil misalnya, cuma 50 sen per foto, tapi hardrockers bisa bermain dalam bentukan volume. Jadi semakin banyak yang beli fotonya, kontributor akan semakin untung, karena satu foto dapat terjual berkali-kali.  Semakin banyak stok foto yang kita miliki, semakin besar kesempatan untuk mendapatkan penghasilan.</p>
<p><em><strong>So happy holiday and make sure you Renew Your Travel Style!</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/thinkweb-hardrockfm-travel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Think.Web @ Hard Rock FM: Be a Selebriti (Blog)</title>
		<link>http://think.web.id/brain/thinkweb-hard-rock-fm-be-a-selebriti-blog/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/thinkweb-hard-rock-fm-be-a-selebriti-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2008 06:45:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Radio Show]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=637</guid>
		<description><![CDATA[Pandji: Seleb Blog sebenernya Selebriti yang nge-Blog atau Blog nya Selebriti?
Rama: Sebenernya nggak ada definisi baku soal apa itu seleb blog atau blog seleb. Tapi yang jelas Seleb Blog adalah istilah untuk orang-orang yang menjadi terkenal karena blog nya.  Definisi itu jadi nggak baku karena kalo udah terkenal dan punya blog jadi nggak penting [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em>Pandji: Seleb Blog sebenernya Selebriti yang nge-Blog atau Blog nya Selebriti?</em></strong><br />
<a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a>: Sebenernya nggak ada definisi baku soal apa itu seleb blog atau blog seleb. Tapi yang jelas Seleb Blog adalah istilah untuk orang-orang yang menjadi terkenal karena blog nya.  Definisi itu jadi nggak baku karena kalo udah terkenal dan punya blog jadi nggak penting juga mana yang lebih dulu, terkenal dulu atau punya blog dulu.</p>
<p><a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a>: Kalau Hardrockers pernah denger yang namanya Perez Hilton (bukan, bukan sepupunya Julia Perez ataupun Paris Hilton). Sebelum jadi Seleb Blog, Perez tadinya adalah seorang aktor kecil dan juga penulis lepas. Perez mulai aktif nge-blog sejak tahun 2004 dan di bulan Juli 2007, perezhilton.com punya 8,82 juta page view dalam sehari! Di Indonesia ini setara dengan news channel di kompas.com</p>
<p><strong><em>Pandji: Jadi beda nya apa selebritis (atau artis) dengan seleb blog?</em></strong><br />
Anan: Bedanya nggak masuk info-tainment, itu aja hahaha.<br />
Sekarang kan di Indonesia tingkat kepopuleran seseorang sering dinilai dari masuk info-tainment.</p>
<p><strong><em>Pandji: Kenapa jadi Seleb Blog</em></strong><br />
Anan: Populer. Itu aja sih dasarnya.<br />
Alesan kenapa seseorang ingin menjadi populer kan bisa macem2. Paling nggak ada 2 yang utama: mendapatkan uang atau menjadi dikenal banyak orang.</p>
<p>Dimulai dari tujuan yang mana pun dua hal ini nggak akan bisa dipisahin. Pasti saling mengikuti.</p>
<p>Rama: Begitu juga dengan Seleb Blog, tujuannya bisa untuk Traffic Blog nya, yang ujung-ujung nya adalah Blog Monetizing atau mendapatkan pendapatan dari blog. Atau, ya supaya dikenal banyak orang aja, entah untuk dikenal nama atau untuk pendapat nya di akui. Karena pada dasarnya orang yang suka menulis biasanya senang kalau tulisannya dibaca banyak orang.</p>
<p><strong><em>Pandji:  Gimana tau nya udah jadi Seleb Blog apa belum</em></strong><br />
Anan:  1.    Cek kepadatan lalu lintas blog. Untuk para selebriti, trafficnya lebih parah dari kemacetan di daerah Sudirman &#8211; Thamrin setelah jam 3in1. Biasanya viewer situs sudah mencapai puluhan bahkan ratusan ribu visitor per month.<br />
2.    Banjir komentar. Namanya juga artis. Semua artis hidup dari komentar dan perhatian dari orang lain. Untuk itu coba cek komentar atau rating dalam situs. Jika dalam satu content sudah berhasil meraup komentar lebih dari 20 orang mungkin Anda sudah punya bakat untuk menjadi (internet) selebriti</p>
<p><strong><em>Pandji: Gimana caranya jadi dikenal</em></strong><br />
Rama: Mungkin kita pake istilah, traffic ya. Gimana caranya ningkatin traffic:<br />
1.    Bagusin ’rumah’nya.<br />
a.    Blog=tulisan. Kalo tulisannya enak dibaca (terutama untuk yang ditujukan untuk membaca) pasti banyak yang sering dateng.<br />
b.    Design/Theme nya<br />
2.    Undang orang-orang untuk dateng.<br />
a.    Do Blog Walking &amp; leave comment (terutama di blog seleb yang topik nya sama dengan blog kita).<br />
b.    Umumin keberadaan lo (atau posting lo)<br />
•    Via YM status<br />
•    Via microblog (twitter atau plurk)<br />
•    Via SN status (di facebook atau friendster)<br />
•    Kalau hardrockers ngedengerin kita kemarin dan sudah menyediakan RSS feed lebih baik karena ini berarti artikel hardrockers akan langsung diterima oleh para penggemar setia<br />
•    Dimanapun hardrockers ada di dunia online maupun offline, umumkanlah keberadaan blog dan postingan baru hardrockers itu<br />
3.    Ciptain obrolan.</p>
<p><strong><em>Pandji: Kasih  Tips  dong!</em></strong><br />
Rama: 1.    Konsisten<br />
2.    Be part of blogsphere<br />
3.    Usahakan untuk membalas postingan dan menjaga alur komunikasi yang baik<br />
4.    Bila kebetulan menghadirkan posting kontroversial, stand up for the battle (wisely)<br />
5.    Positive dispute yang terjadi dari posting-posting kontroversi adalah good publicity<br />
6.    Dapatkan komentar dari sesama selebriti blogger, ini akan meningkatkan status keselebritian Anda. Apalagi kalau komentar yang dihasilkan adalah komentar positif dan bernada mendukung.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/thinkweb-hard-rock-fm-be-a-selebriti-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Think.Web @ Hard Rock FM: RSS Charge Up Your Day</title>
		<link>http://think.web.id/brain/thinkweb-hard-rock-fm-rss-charge-up-your-day/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/thinkweb-hard-rock-fm-rss-charge-up-your-day/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2008 07:14:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Radio Show]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[Educate]]></category>
		<category><![CDATA[rss]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=616</guid>
		<description><![CDATA[Pandji:
 Sharing mengenai pengalaman Daily Habit of reading any blog or any news from news portal.
Anan:
Nah dari semua website itu kan lo pasti sering liat RSS icon. Biasanya warnanya orange trus ada garis-garis melengkungnya. Nah itu artinya website itu provide RSS function. Nah apa itu RSS, apa gunanya buat kita dan gimana nya yang akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pandji</strong>:<br />
<em> Sharing mengenai pengalaman Daily Habit of reading any blog or any news from news portal.</em></p>
<p><strong><a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a>:</strong><br />
Nah dari semua website itu kan lo pasti sering liat RSS icon. Biasanya warnanya orange trus ada garis-garis melengkungnya. Nah itu artinya website itu provide RSS function. Nah apa itu RSS, apa gunanya buat kita dan gimana nya yang akan jadi bahasan malam ini.</p>
<p> </p>
<p><strong>Pandji</strong>:<br />
Apa itu RSS?</p>
<p><strong>Anan</strong>:<br />
RSS = Real Simple Syndication<br />
Syndication disini sebenarnya sama seperti arti sindikasi di dunia penyiaran atau berita. Kalau di dunia penyiaran, sindikasi adalah menjual hak untuk menyiarkan acara TV atau Radio ke beberapa stasiun lain. Atau kantor berita Antara misalnya yang memang menyediakan berita sebagai sumber bagi perluasan berita lainnya.</p>
<p><strong><a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a></strong>:<br />
Nah dari nama nya kan udah keliatan tuh. Ini emang bentukan sindikasi seperti itu tapi yang paling simple nya. Intinya dari yang di sindikasi kan adalah content, nah RSS memang memberikan inti content dari sebuah website.</p>
<p> </p>
<p><strong>Pandji</strong>:<br />
Kegunaannya apa si RSS ini?</p>
<p><strong>Anan</strong>:<br />
Pada dasar nya ketika Hardrockers mengikuti blog tertentu atau website/portal berita tertentu kan seperti secara rutin baca majalah atau Koran tertentu. Nah kalo udah rutin baca sebuah majalah tapi kita masih bolak-balik ke toko buku atau tukang majalah kan jadi agak buang-buang waktu tuh. Nah dengan RSS ini kita dimungkinkan untuk berlangganan content dari sebuah website.</p>
<p>Ketika ada content yang baru di website tersebut kita langsung dapet update nya tanpa kita musti buka-buka si website nya. Nah untuk membuka content itu kita butuh RSS Reader atau RSS Feeder. Nah kuntungannya didalam 1 RSS reader kita bisa masukin berapa banyak pun RSS address nya. Jadi semua bisa kekumpul disitu.</p>
<p>Misal lo ndji, kan selalu ngikutin blog nya Seth Godin, baca CNN.com &amp; NBA.com, nah untuk membaca article/posting terbaru lo bisa baca semua itu terpusat di 1 tempat tanpa musti masuk website nya satu2. Nah itu semua kan kelebihannya.</p>
<p>Kalau Kekurangannya ya jadinya kita memang baca updating dari website itu aja. Tapi nggak bisa liat hal-hal lain dari website itu. Misalnya ada foto-foto baru di foto gallery, atau ada video baru di video gallery, nah itu di RSS nya belum tentu ada update nya.<br />
Tapi hal ini bergantung sama website nya juga, NBA.com misalnya, ini masing-masing ada RSS nya sendiri. News sendiri, photo sendiri, video sendiri, score sendiri, dan yang lainnya. Nah elo misalnya ndji, kan lo ngikutin NBA &amp; Premierre League, itu untuk dapet score nya lo juga bisa feeding RSS nya.</p>
<p>Jadi nggak perlu repot-repot browsing.</p>
<p> </p>
<p><strong>Pandji</strong>:<br />
Sekarang yang terpenting. Soal RSS Reader atau RSS Feeder nya. Gue bisa pake apa untuk itu?</p>
<p><strong>Rama</strong>:<br />
<span style="text-decoration: underline;"> Web Base</span><br />
Yang paling mudah untuk kita pake yaitu Google Reader atau MyYahoo. Di website-website ini kita tinggal meng-add url dari RSS yang mau kita ikuti, dan kemudian setiap kali kita buka account Google Reader kita atau My Yahoo kita RSS list kita akan automatically di update. Jadi kalo misalnya ada content yang baru kita langsung tahu dan bisa langsung baca.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Email Base</span><br />
Diluar 2 itu untuk RSS Feeder, kalau kebetulan dikantor atau dirumah lo pake email software nya Mozilla Thunderbird, nah disitu lo tinggal add RSS Blog &amp; News didalem menu Account Settings. Tapi selain Thunderbird juga ada kok, Outlook misalnya. Itu juga bisa kita feeding RSS dari situ.<br />
Browser Base<br />
Atau misalnya dengan Internet Browser itu juga bisa. Khususnya untuk Mozilla Firefox, dia punya feature Live Bookmark. Nah ini seperti bookmark biasa tapi link atau isi si bookmark ini akan auto-update untuk nge-check ada content terbaru nggak. Caranya gampang, kalo lo masuk website yang provide rss, di address bar si Firefox itu akan muncul icon RSS, nah itu tinggal di klik. Nanti dia akan masuk ke halaman XML si RSS dan lo bisa pilih Live Bookmark itu. Atau kalo lo mau masukin itu ke Google Reader lo atau My Yahoo lo, lo juga bisa pilih disitu.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Other Base</span><br />
Nah software2 ini juga ada untuk gadget2 lain. Misalnya buat yang pake Blackberry itu ada aplikasi yang namanya <a href="http://www.viigo.com" target="_blank">Viigo</a>. Untuk yang pake iPhone atau iPod touch banyak aplikasi bayar atau gratis untuk RSS Feeding. Bisa cari langsung di iTunes nya. Untuk yang pake PDA atau Smart-Phone banyak juga RSS Reader untuk Pocket PC, Palm atau juga Symbian. Ada yang bayar ada yang gratis.<br />
Atau yang paling gampang ya tadi itu Google Reader atau My Yahoo, selama handphone lo ada gprs nya dan bisa akses internet ya lo bisa masuk ke 2 website itu. Dan bisa baca RSS lo disitu.</p>
<p><strong>Anan</strong>:<br />
Oh ya Hardrockers, RSS itu sama juga dengan PodCasting, ini untuk yang punya iPod. Cuman aja biasanya content nya audio atau video. Tapi dasarnya sama RSS Feeding juga. Dan iPod pun juga bisa dipake sebagai RSS Reader. Nah dengan segala kemudahan-kemudahan ini, waktu2 lo pas waktu macet, nunggu, ngantri, dll itu bisa di isi dengan membaca update-update menarik kan.</p>
<p><strong>Rama</strong>:<br />
Gue sendiri sekarang jadi punya rutinitas sendiri soal RSS ini. Setiap pagi sebelum mulai kerja, pasti buka iPod gue untuk baca update2 terbaru dari website atau blog yang gue ikutin. Malem sebelum tidur juga gitu.<br />
Nah kalo dari sisi yang punya website atau blog, mungkin mikir nanti jadinya blog gue nggak ada yang visit dong. Tenang aja, RSS bisa dibatesin berapa kalimat yang keluar. Apakah semua atau hanya beberapa kalimat untuk jadi teaser.  Dan apakah RSS subscriber ini bisa dihitung berapa banyak pelanggannya? Bisa. Kita bisa bantuan website2 seperti Feedburner.com untuk mengetahui berapa banyak pelanggan kita.</p>
<p><strong>Pandji</strong>:<br />
Jadi ternyata emang segitu mudahnya untuk keep updating untuk content-content website atau blog yang mau kita ikutin isinya. Waktu kita jadi lebih efektif terisi.  Jadi provokasi nya adalah mau jadi gampang dan ter-update atau bengong-bengong nggak nambah isi. Pilihan lo aja deh. </p>
<p>Jangan lupa keep update dengan <a href="http://www.pandji.com" target="_blank">Pandji.com</a>, lo juga bisa subscribe RSS nya.<br />
Dan masuk ke <a href="http://www.thinksmartweb.com" target="_blank">Thinksmartweb.com</a> untuk dapet info-info seputar online media, dan bisa subscribe RSS nya juga.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/thinkweb-hard-rock-fm-rss-charge-up-your-day/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 Tips Writing a Succesful Corporate Blog</title>
		<link>http://think.web.id/brain/10-tips-writing-a-succesful-corporate-blog/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/10-tips-writing-a-succesful-corporate-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Aug 2008 04:46:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Book]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[corporate]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=255</guid>
		<description><![CDATA[Ini oleh-oleh lain dari buku The Corporate Blogging Book.

The Top 10 Tips For Writing a Succesful Corporate Blog
1. Choose the right topic (be sure it&#8217;s specific)
2. Find your voice
3. Invite a conversation
4. Package what you write (ten Tips, five Rules, seven Ways)
5. Always, always link.
6. Write for Web readers.
7. Write for Google searchers.
8. Publish consistently.
9. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini oleh-oleh lain dari buku <a href="http://www.amazon.com/Corporate-Blogging-Book-Absolutely-Everything/dp/B000MR8TF4%3FSubscriptionId%3D02E5W5871AJF7PMMMS82%26tag%3Dprovocaproact-20%26linkCode%3Dxm2%26camp%3D2025%26creative%3D165953%26creativeASIN%3DB000MR8TF4" target="_blank"><strong>The Corporate Blogging Book</strong></a>.</p>
<div class="tips" style="padding-left: 60px;">
<h2>The Top 10 Tips For Writing a Succesful Corporate Blog</h2>
<p style="padding-left: 30px;"><strong>1. Choose the right topic (be sure it&#8217;s specific)</strong></p>
<p style="padding-left: 30px;"><strong>2. Find your voice</strong></p>
<p style="padding-left: 30px;"><strong>3. Invite a conversation</strong></p>
<p style="padding-left: 30px;"><strong>4. Package what you write (ten Tips, five Rules, seven Ways)</strong></p>
<p style="padding-left: 30px;"><strong>5. Always, always link.</strong></p>
<p style="padding-left: 30px;"><strong>6. Write for Web readers.</strong></p>
<p style="padding-left: 30px;"><strong>7. Write for Google searchers.</strong></p>
<p style="padding-left: 30px;"><strong>8. Publish consistently.</strong></p>
<p style="padding-left: 30px;"><strong>9. Take risks.</strong></p>
<p style="padding-left: 30px;"><strong>10. Have dun (the &#8220;dancing&#8221; part).</strong></p>
<p style="padding-left: 30px;">
</div>
<blockquote><p><strong><a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a>&#8217;s Think:</strong></p>
<p>Ok, ada 10 commandments. Let&#8217;s discuss it. Ada satu yang paling susah. Publish consistently, kenapa? Karena dalam segala kesibukan dan segala pertimbangan (cocok ga ya ditulis? terlalu ringankah? terlalu beratkah? udah cukup belum nulis sebanyak ini? dan beberapa pertanyaan lain), pada akhirnya sebuah tulisan butuh waktu yang lama untuk akhirnya &#8220;jadi&#8221; dan publish. Mungkin ini karena gue aja yang kebanyakan mikir ya? Sampai saat ini sebenarnya belum mendapatkan formula yang tepat untuk bisa punya konsistensi dalam publishing. Kalau publishing some silly stuff, i could do it everyday, tapi kalau publishing something more serious, kadang kala, butuh waktu sedikit lebih banyak.</p>
<p>The next, ada dua hal yang gue belum sepenuhnya mengerti:<br />
<em>Package what you write (ten Tips, five Rules, seven Ways)<br />
</em>Ini artinya apa ya ma? Maksudnya masukin list gitu ya? Kalau misalnya gue menulis mengenai copywriting dalam web, kemudian memasukkan list (mungkin itu 10 cara menulis copy yang baik, 5 cara yang perlu dihindari dalam membuat web copy) hal-hal seperti itu?<br />
<em>Have dun (the &#8220;dancing&#8221; part)<br />
</em>Ini have fun or have dun? Maksudnya? Have fun dengan what you write. Iya sih bener, dengan <em>you have fun, you pour a little of your soul into it</em>. Sebenarnya tulisan lo akan lebih bagus kalau lo have fun dengan apapun yang sedang lo tulis itu. Mereka yang baca akan tahu kok bedanya.</p>
<p>The rest of the commandments sebenarnya adalah hal standar yang perlu lo perhatikan untuk bisa menjadi penulis yang baik, penulis yang baik dalam media online. <em>So, pay good attention it it!</em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/10-tips-writing-a-succesful-corporate-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Corporate Blog</title>
		<link>http://think.web.id/brain/corporate-blog/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/corporate-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Aug 2008 04:44:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Book]]></category>
		<category><![CDATA[Online Media]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[corporate]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://think.web.id/brain/?p=253</guid>
		<description><![CDATA[Ini &#8216;oleh-oleh&#8217; dari membaca buku The Corporate Blogging Book karya Debbie Weil.
Setiap blogger yang menulis blog untuk perusahaannya pasti pernah merasa dilema dalam mengkategorikan blog nya. Kebanyakan dari mereka akhirnya memiliki 2 blog yang secara segment pembaca sebenernya nggak beda-beda amat.
Seorang CEO yang menulis blog mewakili perusahaannya, kalau posting-posting nya diminati orang biasanya orang tersebut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.amazon.com/Corporate-Blogging-Book-Absolutely-Everything/dp/B000MR8TF4%3FSubscriptionId%3D02E5W5871AJF7PMMMS82%26tag%3Dprovocaproact-20%26linkCode%3Dxm2%26camp%3D2025%26creative%3D165953%26creativeASIN%3DB000MR8TF4" target="_blank"><img class="alignleft" style="border: 1px solid black; margin-left: 10px; margin-right: 10px;" src="http://ecx.images-amazon.com/images/I/41H8JT0RADL._SL160_.jpg" alt="" width="106" height="160" /></a>Ini &#8216;oleh-oleh&#8217; dari membaca buku <a href="http://www.amazon.com/Corporate-Blogging-Book-Absolutely-Everything/dp/B000MR8TF4%3FSubscriptionId%3D02E5W5871AJF7PMMMS82%26tag%3Dprovocaproact-20%26linkCode%3Dxm2%26camp%3D2025%26creative%3D165953%26creativeASIN%3DB000MR8TF4" target="_blank"><strong>The Corporate Blogging Book </strong></a>karya <strong>Debbie Weil.</strong></p>
<p>Setiap blogger yang menulis blog untuk perusahaannya pasti pernah merasa dilema dalam mengkategorikan blog nya. Kebanyakan dari mereka akhirnya memiliki 2 blog yang secara segment pembaca sebenernya nggak beda-beda amat.</p>
<p>Seorang CEO yang menulis blog mewakili perusahaannya, kalau posting-posting nya diminati orang biasanya orang tersebut juga kemudian mengikuti blog lainnya CEO tersebut. Jadinya sama saja.</p>
<p>Beberapa CEO yang saya ikuti blog nya, saya juga ikuti blog pribadi nya&#8230; hehehe. Ambil contoh saja:<br />
<strong>Pak Nukman Luthfie</strong>, pemilik <a href="http://www.virtual.co.id/blog" target="_blank">Blog Virtual Consulting</a> nya dengan <a href="http://www.sudutpandang.com" target="_blank">Blog Sudut Pandang</a> nya.<br />
Kemudian <strong>Pitra Satvika</strong>, pemilik <a href="http://media-ide.bajingloncat.com" target="_blank">Blog Media Ide</a> dan <a href="http://pitra.dagdigdug.com" target="_blank">Blog pribadi nya di Dagdigdug</a>.</p>
<p>Pertanyaan pun juga muncul pada diri saya ketika ingin menuliskan hal-hal diluar online media. Apakah saya harus punya 2 blog untuk nulisin hal-hal yang bahkan nggak ada kaitannya dengan Think.Web?</p>
<p>Dari buku The Corporate Blogging Book dikatakan <span style="text-decoration: underline;">sebuah Corporate Blog adalah sebuah blog yang di <em>manage</em> </span><span style="text-decoration: underline;">untuk mendukung &amp; mengkomunikasikan sebuah perusahaan</span>.<br />
Corporate blog tidak harus ditulis oleh pemilik tapi juga bisa ditulis oleh karyawan atau bahkan dibantu sebuah lembaga/vendor. Memang idealnya sebuah corporate blog ditulis oleh CEO atau pemilik nya, karena hal ini benar-benar akan menunjukkan alasan-alasan dibalik sebuah keputusan dibuat.</p>
<p>Pemikiran seorang CEO pasti didasari banyak hal, dan yang ada dikepalanya juga ada banyak hal, bukan cuman bisnis nya saja.</p>
<p>Buat saya ini jawabannya, buat apa punya 2 blog yang besar kemungkinan reader nya sama. Fungsi category di blog kan memang untuk membagi-bagi topic tulisan yang kita tulis. Jika ada category yang tidak ingin di posting saya juga yakin pasti cara untuk men-tweak nya.</p>
<p>Hal ini yang kemudian menguatkan deskripsi dari blog Brain.<br />
Blog Brain adalah blog pribadi dari seorang <a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Ramya Prajna S &raquo;">Ramya Prajna S</a>  &amp; Anantya, yang merupakan co-founder dari <a href="http://www.think.web.id" class="kblinker" title="More about Think.Web &raquo;">Think.Web</a> sehingga blog ini juga diatur untuk mendukung Think.Web.<br />
Isinya tidak melulu soal Think.Web, atau online media, bisa saja soal branding atau marketing secara luas, atau bahkan hobi kita.<br />
Intinya blog ini mencerminkan siapa kah dan apa kah yang membentuk seorang Rama &amp; <a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anan &raquo;">Anan</a>.</p>
<p>Bagaimana dengan blog Anda? Sebuah corporate blog kah?</p>
<blockquote><p><strong>Anan&#8217;s Think:<br />
</strong></p>
<p>Saya belum sempat baca buku The Corporate Blogging sewaktu menuliskan pemikiran ini, jadi mungkin saja nanti pemikiran saya akan berkembang. Tapi saat ini, disaat saya belum membaca dan mengembangkan pemikiran lebih lanjut. Ada dua perbedaan dasar menulis sebagai CEO sebuah perusahaan dan menulis sebagai pribadi, individu merdeka.</p>
<p>Menulis sebagai sebuah CEO perusahaan kadang menulis dengan &#8220;sebuah aturan tak terlihat&#8221;, menulis dibawah norma, menulis dibawah beberapa pertimbangan, dan menulis dibawah ikatan tertentu. Anda mungkin tidak bisa secara bebas menulis, sebebas menulis jika berkedudukan sebagain individu merdeka. Mungkin CEO akan memikirkan apakah &#8220;kenapa dan bagaimana&#8221; saya mengambil keputusan ini perlu dishare, CEO memikirkan standar image yang harus dipenuhi dari tulisannya dan masih banyak lagi yang dipikirkan. Ya nampaknya seorang CEO mungkin akan menjadi seseorang yang terlalu banyak berpikir sebelum bertindak.</p>
<p>Hasil tulisannya akan sangat berbeda dari tulisan individu merdeka. Kata kuncinya: bebas. Bebas mau nulis apa saja, soal apa saja dan kapan saja. Tanpa ikatan tertentu, tuntutan tertentu, pertimbangan tertentu. Mungkin kebebasan inilah yang menyebabkan para CEO memiliki 2 buah blog, satu blog yang menunjukkan profesionalitas dan terkait dengan perusahaannya, dan satu lagi blog personal.</p>
<p>Sekali lagi, ini pemikiran sebelum sempat baca buku The Corporate Blogging ya&#8230;</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/corporate-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Another Smart Marketing Moves</title>
		<link>http://think.web.id/brain/everybody-loves-irene-marketing-moves/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/everybody-loves-irene-marketing-moves/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jul 2008 15:23:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[everybody loves irene]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.think.web.id/brain/?p=214</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin gue udah sempet bahas soal everybody loves irene (ELI) kan? Dan sekarang, gue akan membahas soal ELI.
Kalau ada yang tanya: Yah ampun masih sama ya? Bukannya kemarin udah dibahas?
Jawaban saya: Iya masih sama, dan iya kemarin udah dibahas
Kalau ada yang tanya: Kenapa?
Jawaban saya: lho ini blog saya, saya boleh nulis apapun yang bisa tiba-tiba [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemarin gue udah sempet bahas soal everybody loves irene (ELI) kan? Dan sekarang, gue akan membahas soal ELI.</p>
<p>Kalau ada yang tanya: Yah ampun masih sama ya? Bukannya kemarin udah dibahas?<br />
Jawaban saya: Iya masih sama, dan iya kemarin udah dibahas<br />
Kalau ada yang tanya: Kenapa?<br />
Jawaban saya: lho ini blog saya, saya boleh nulis apapun yang bisa tiba-tiba membuat otak saya berpikir &#8220;wah ini cemerlang&#8221;<br />
Kalau ada yang bilang: iya bisa, tapi kenapa?<br />
Jawaban saya: Iya karena ELI membuat satu (lagi) gerakan pintar</p>
<p>Dimana letak kepintarannya? Mari saya tunjukkan.<br />
Tahu <a href="http://www.detik.com" target="_blank">detik</a> dong? Iya detik, portal yang konon merupakan satu-satunya website yang paling sering dikunjungi orang seantero Indonesia. Iya seantero Indonesia. Penduduk Indonesia yang sudah mainan internet menurut APJII saat akan mencapai 50 juta di akhir tahun ini (banyak ya, tapi kayaknya ga semuanya masuk detik ya?).</p>
<p>Nah ELI berhasil masuk dan menempatkan dirinya di salah satu bagian dalam halaman muka detik.com, bukan melalui  dari hasil interview apalagi melalui iklan, ELI masuk melalui blognya detik. Kisahnya  adalah detik punya layanan blog sekarang, dan ini yang dipergunakan (secara disengaja atau tidak) untuk marketing moves  oleh ELI .  Posting blog mereka masuk di halaman muka detik sebagai blog terbaru. Bayangkan sekarang dengan kepopuleran detik yang pembaca setianya 68% (data AC Nielsen tahun 2004) masuk setiap hari ke situs tersebut, sudah berapa banyak orang yang kenal ELI?</p>
<p><a href="http://www.think.web.id/brain/wp-content/uploads/2008/07/detik3.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-218" title="detik" src="http://www.think.web.id/brain/wp-content/uploads/2008/07/detik.png" alt="" width="500" height="399" /></a></p>
<p>Keliatan kan posting blognya ELI? Nah its another briliant move. Masuk ke detik and you could generate ribuan orang untuk masuk dan mengenal ELI. Apalagi kalau di dalam blognya, berisi tulisan yang nantinya bisa membawa mereka ke masing-masing sarana komunikasi yang sudah dibuat sebelumnya. <em>It&#8217;s a good step</em> untuk membawa orang tahu siap ELI itu. Dan yang paling penting lo ga harus membayar 7 juta rupiah (ini iklan paling murah untuk jangka seminggu yang bisa hadir di halaman muka detik per 2008) dan lo udah bisa dapet publikasi.  See, dunia online menawarkan banyak kesempatan dan cara untuk bisa berpromosi</p>
<p>Bila langkah-langkah dalam dunia online memang distrategikan, banyak cara untuk menjadi terkenal. Dan buat band indie lain,<strong> a<em> keep on promoting yourself out there</em>.</strong></p>
<blockquote><p><a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a>&#8217;s Think:</p>
<p>Dan dengan bijaknya pemilik blog ELI juga menempatkan link blog ini di posting nya. Hasilnya&#8230; terjadi lonjakan statistik di blog ini.<br />
Ini lah hasil positif dari spirit sharing di era Web 2.0 ini.<br />
Thanks to ELI and welcome for the new visitor.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/everybody-loves-irene-marketing-moves/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blog Behind The Scene</title>
		<link>http://think.web.id/brain/amild-blog-crew/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/amild-blog-crew/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jul 2008 11:56:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.think.web.id/brain/?p=213</guid>
		<description><![CDATA[Hai all&#8230;setelah beberapa hari tidak menulis. Sepertinya gue tertarik untuk menulis kembali, kali ini terinspirasi dari sebuah email berantai yang mendiskusikan mengenai keberadaan blog. Siapkan mata dan waktu lo, karena sepertinya tulisan ini akan panjang.
Sebelum mulai merangkai abcdefg menjadi analisa panjang, saya mau kasih prolog dulu:
Kebetulan beberapa waktu yang lalu saya tiba-tiba menemukan link ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hai all&#8230;setelah beberapa hari tidak menulis. Sepertinya gue tertarik untuk menulis kembali, kali ini terinspirasi dari sebuah email berantai yang mendiskusikan mengenai keberadaan blog. Siapkan mata dan waktu lo, karena sepertinya tulisan ini akan panjang.</p>
<p>Sebelum mulai merangkai abcdefg menjadi analisa panjang, saya mau kasih prolog dulu:<br />
Kebetulan beberapa waktu yang lalu saya tiba-tiba menemukan link ini <a href="http://amildcrew.blogspot.com/" target="_blank">amildcrew.blogspot.com</a> yang ternyata adalah blog behind the scene dari para pembuat amild.com. Karena tertarik, saya lantas melihat, berpikir dan kepala saya mulai menganalisa. Posisi behind the scene itu kan sebenarnya punya maksud untuk memberikan cita rasa lain untuk sesuatu,kita sebut saja x, dan sebisa mungkin memberikan kaedah, manfaat dan barokah untuk si x tadi. Dalam kasus ini amildcrew.blogspot.com sebisa mungkin memberikan kaedah, manfaat dan barokahnya untuk amild.com.</p>
<p><strong>Ok saya tuangkan dulu hasil analisa kepala saya</strong><br />
<strong><em>01. Kenapa buat blog?</em></strong><br />
Kalau ditarik ke manfaat dan barokah berarti harus kembali ke fitrah tujuan ada blog biar:<br />
1. beken alias ada yang mengagumi<br />
2. keren<br />
3. punya network<br />
4. sukur-sukur membuat brand yang diasuh jadi terkenal<br />
&#8211;&gt; mari kita telaah keberadaan di amildcrew.blogspot.com:<br />
Kadar kebekenan<br />
Kayaknya masi kurbek ya alias memang kurang beken. Kenapa kurang? kadar kebekenan sebuah blog bisa dilihat dari berapa orang yang ngasi komen dan ngasi link k posting ini. Nah dari hasil pemantauan, yang ngasih komentar masi jarang-jarang dan kayaknya personil sendiri (ga aci dong ya?). Tapi udah lumayan karena shoutboxnya cukup berisi, walau saya juga tidak memilah-milah lagi mana yang personil sendiri mana yang bukan. Karena saya juga ga kenal personilnya siapa saja.<br />
Saya kasih nilai: 1 deh</p>
<p>kadar kekerenan.<br />
Riasannya, kalo dibanding sama temen-temen blognya? Plis deh masi kurang keren, ini mah blog standar yang ga diapa-apain. Ayo dong, bisa lebih baik ituh.<br />
Saya kasih nilai: 0</p>
<p>Punya network<br />
Ok, yang ini mungkin lumayan karena pas dibuka eng ing eng dia menampilkan 22 link ke tempat yang berbeda. Link itu isinya para amilders yang memang sudah cinta mati sama brand, dan juga web-web yang mereka buat untuk sang brand (amild) dan juga ke webnya sang pembuat. Tapi pertanyaannya adalah apakah di web yang mereka link me-link balik (ini kalau tujuannya menciptakan jaringan) sepertinya memang belum. Tapi its a good effort untuk menampilkan:<br />
- all brand fans<br />
- link to you youtube account (<em>its free and</em> semua orang juga udah kesitu)<br />
- link to yahoo groups (<em>oke this is so last century, but perhaps it still work</em>)<br />
- link ke webnya Soundrenaline.<br />
Untuk usaha kerasnya saya kasih nilai: 2 (plus saya berikan link dari tulisan ini ke blog amildcrew&#8230;)</p>
<p>Untuk brand<br />
Nah untuk brand, sepertinya kesadaran untuk membawa netters masuk ke brand belum sepenuhnya disadari. Memang sudah ada beberapa tulisan yang menyingung soal brand dan keberadaan blog memang dibawa untuk mendekatkan crew amild dengan siapapun yang ada di dunia maya sana. Tapi kesadaran penuh dan terstruktur dengan strategi yang jelas nampaknya belum dibangun. Padahal kalau mau bisa saja di beberapa entrynya tulisan soal A Mild Live Soundrenaline memang langsung dibawa ke webnya soundrenaline. Tulisan amild dibawa ke webnya amild. Ini kaya pemain bola yang kerjanya ngoper bola supaya gol. Hasilnya?<br />
Mungkin dari traffic yang mendatangkan backlink ke web brand hanya dari link di sebelah kanan. Dan keberadaan blog ini juga tidak mendorong peringkat brand dalam kancah search engine. Padahal biasanya search engine punya pangsa lebih dari 50% dalam mendatangkan traffic ke dalam sebuah website. Mungkin karena baru, jadi namanya belum ngetop di mesin pencari. Coba search kata kunci soundrenaline 2008 atau A Mild. Yang jagoan malah avolution sedang web amild dan web blog amildcrew ini malah tak hadir meramaikan suasana.<br />
Nah karena kesadaran untuk brand sepertinya belum terlalu dibangun saya kasih nilai: 1</p>
<p><em><strong>02. Kenapa harus amildcrew?</strong></em><br />
Kenapa ngga? Memang idenya menarik. Berusaha memanusiawikan sebuah media. Kalau dekat, kenal dan tahu maka sebuah media akan terasa lebih mengena. Lebih dekat dihati dan lebih bisa mempengaruhi para pengikutnya.<br />
&#8211;&gt; mari kita telaah keberadaan di amildcrew.blogspot.com:<br />
Saran saya untuk hal ini, lebih baik dibuat jalan cerita atau paling tidak plot. Karena yang berusaha ditawarkan disini adalah sebuah personifikasi. Menawarkan sebuah persona berarti harus ada titik-titik yang dijual. Sang &#8220;siapa&#8221; itu harus keluar, tutur berceritanya juga harus bisa pada akhirnya mendekatkan kita pada:<br />
* wartawan gokil yang nulis artikel2 itu buat loe semua<br />
* desainer grafis keren yang membuat coretan-coretan desain<br />
* bu bos cantik yang dengan setia mengawasi anak buah dsb dsb<br />
Disamping tentunya hasil kerja si para crew itu. Karena pake embel-embel crew behind  atau the story of sesuatu harus diungkap (ini yang sih sudah diterapkan sekarang)</p>
<p>Hum, sudah agak pegal mengetik nih. Sepertinya analisa gue berhenti dulu sampai sini yah. Dengan tambahan diakhir: Menurut gue pribadi apa yang dilakukan oleh mereka yang membuat amildcrew ini sudah baik, dari segi niat dan<em> at least they are trying </em>kan. Memang &#8220;kalau ga dimulai sekarang&#8221; ga ada yang akan mulai. Tapi buat gue berstrategi tetap penting. <em><strong>Jadi teman-teman semua, marilah berstrategi dalam apapun yang kita buat.</strong></em></p>
<blockquote><p><a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a>&#8217;s Think:</p>
<p>Lepas dari bagian dari strategi atau buah dari dedikasi terhadap project client, untuk inisiatif nya gue acungi jempol. Dan gue akui ini cukup menginspirasi.<br />
So, thanks for the inspiration <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/amild-blog-crew/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Microfame</title>
		<link>http://think.web.id/brain/microfame/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/microfame/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 10:30:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Media]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.think.web.id/brain/?p=204</guid>
		<description><![CDATA[Bukan bukan microphone, yang saya tulis di judul benar kok dan anda juga belum harus ganti kacamata. Microfame. Ini adalah julukan baru yang diberikan pada selebriti yang lahir berkat internet. Kalau dalam tulisan yang lalu saya sempat membahas mengenai Demam (Internet) Seleb, yang akan saya bahas sekarang sebenarnya setali tiga uang hanya saja sedikit lebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bukan bukan microphone, yang saya tulis di judul benar kok dan anda juga belum harus ganti kacamata. Microfame. Ini adalah julukan baru yang diberikan pada selebriti yang lahir berkat internet. Kalau dalam tulisan yang lalu saya sempat membahas mengenai <a href="http://www.think.web.id/brain/demam-internet-seleb/">Demam (Internet) Seleb</a>, yang akan saya bahas sekarang sebenarnya setali tiga uang hanya saja sedikit lebih dalam.</p>
<p>Sebelum membahas lebih dalam teman saya sempat bertanya, kenapa harus lewat blog sih untuk jadi seleb? Jawaban saya hanya ya kenapa nggak? Jawabannya simple sih, blog memang bukan satu-satunya sarana untuk bisa eksis jadi seleb tapi blog ini salah satu sarana orang bisa berekspresi, karena percaya atau nggak, sebenarnya masih banyak sarana lain. Lily Allen misalnya, jadi seleb beneran setelah meraih microfame dari Myspace. Hal yang sama juga dialami beberapa musisi lain.</p>
<p>OK, balik ke topik soal Microfame, sebenarnya kesuksesan yang diperoleh batasnya ternyata masih dalam ukuran micro (ini kalau dibanding dengan seleb beneran). Misalnya mau terkenal dan ikutan reality show, atau contoh sederhana, banyak-banyakan punya temen di facebook atau friendster. Tapi kepopuleran jenis inilah yang bisa didapat oleh semua orang dan bukan impian belaka.</p>
<p>NY-mag dalam blognya menyebutkan bahwa untuk mencapai tangga kepopuleran paling atas, ada 8 langkah yang harus dilalui:<br />
1. Self-publish<br />
2. Stylize<br />
3. Overshare<br />
4. Respond<br />
5. Ally<br />
6. Diversify<br />
7. Create Controversy<br />
8. Persist</p>
<p>Cukup banyak ya? Kalau tertarik mendapatkan microfame, silahkan dibaca sendiri keterangan dari masing-masing <a href="http://nymag.com/news/media/47958/">langkah</a>. Siapa tahu bisa menjadi the next <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Perez_Hilton">Perez Hilton</a>, ya saya juga baru tahu ternyata dia terkenal, tadinya saya kira campuran Julia Perez dan Paris Hilton.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/microfame/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Minta maaf di iklan baris</title>
		<link>http://think.web.id/brain/minta-maaf-di-iklan-baris/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/minta-maaf-di-iklan-baris/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 May 2008 06:43:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramya Prajna S</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Media]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[power of new media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.think.web.id/brain/?p=170</guid>
		<description><![CDATA[Saat membaca RSS blog Cosaaranda.com kok ada posting yang menggelitik. Terus terang saya belum kenal dengan mas Cosa ini, dan ingin kenal suatu saat nanti, tapi apa yang terjadi dengannya cukup memprihatinkan. Saya tidak akan membahas mengenai duduk perkara nya, kalau ingin tahu lebih detail ada apa silahkan baca disini. Silahkan ikuti link-link didalamnya supaya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat membaca RSS blog <a href="http://www.cosaaranda.com">Cosaaranda.com</a> kok ada posting yang menggelitik. Terus terang saya belum kenal dengan mas Cosa ini, dan ingin kenal suatu saat nanti, tapi apa yang terjadi dengannya cukup memprihatinkan. Saya tidak akan membahas mengenai duduk perkara nya, kalau ingin tahu lebih detail ada apa silahkan baca <a href="http://www.cosaaranda.com/buku-adsense-samaran.htm" target="_blank">disini</a>. Silahkan ikuti link-link didalamnya supaya lebih jelas.</p>
<p>Dari link-link yang ada di posting itu ada hal yang menarik. Saya baca posting <a href="http://ronys.info/index.php/2008/05/03/habis-copas-minta-maaf-aja-di-iklan-baris/" target="_blank">ini</a> dan cukup kaget dengan &#8216;kreatifitas&#8217; si pembajak itu. Memanfaatkan materi gratis orang lain kemudian menjadikan uang dari situ memang sudah 1 &#8216;kreatifitas&#8217;, nah kemudian ada &#8216;kreatifitas&#8217; yang lainnya. Sang pembajak sadar akan kesalahan yang dia lakukan kemudian membuat pernyataan maaf lewat media iklan baris!!</p>
<p>Bukannya permintaan maaf itu ditempatkan di media massa karena media tersebut dapat mewakili X persen dari keseluruhan orang. Karena itu lah ada tuntutan bahwa permohonan maaf harus dipasang di koran K misalnya, atau dipasang di 3 media massa sekaligus yang berbeda.</p>
<p>It&#8217;s a good thing mengetahui bahwa online media sudah dianggap sebagai salah satu media massa, tapi yang ini kok rasanya berlebihan ya. Atau mungkin karena di iklan baris nya ya? kalau ditempatkan di banner Detik di bagian header dan link nya ditujukan ke blog Cosa Aranda mungkin akan beda cerita ya. Hehehe&#8230;</p>
<blockquote><p><a href="http://think.web.id/brain/anantya/" class="kblinker" title="More about Anantya &raquo;">Anantya</a> think:</p>
<p>Mungkin yang bersangkutan sedang mengalami kesulitan finansial dan waktunya terbatas. Yang paling cepat dan terjangkau kan iklan baris. Yah lebih mending daripada permohonan maaf dibuat dalam selebaran</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/minta-maaf-di-iklan-baris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Demam (Internet) Seleb</title>
		<link>http://think.web.id/brain/demam-internet-seleb/</link>
		<comments>http://think.web.id/brain/demam-internet-seleb/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 May 2008 16:12:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anantya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Media]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.think.web.id/brain/?p=169</guid>
		<description><![CDATA[Masih melanjut pembicaraan soal seleb. Saya baru tersadar kalau salah satu rekan kerja saya ada yang terimbas demam seleb. Walau mungkin belum dalam kategori demam tinggi, namun gejalanya sudah sangat jelas.
Mereka yang mengalami demam seleb internet ini biasanya mengalami gejala sebagai berikut:

Tingkat PD yang super tinggi
Kenekatan dalam membuat posting
Daya imajinasi yang super tinggi terkadang menjurus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masih melanjut pembicaraan soal seleb. Saya baru tersadar kalau salah satu rekan kerja saya ada yang terimbas demam seleb. Walau mungkin belum dalam kategori demam tinggi, namun gejalanya sudah sangat jelas.</p>
<p>Mereka yang mengalami demam seleb internet ini biasanya mengalami gejala sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Tingkat PD yang super tinggi</li>
<li>Kenekatan dalam membuat posting</li>
<li>Daya imajinasi yang super tinggi terkadang menjurus ke halusinasi</li>
<li>Keinginan yang tinggi untuk menjadi terkenal</li>
</ul>
<p>Nah salah satu rekan saya ini mengalami gejala demam seleb yang ke-3 kalau dilihat dari <a href="http://think.web.id/blog/jeffry/2008/05/02/my-fans-out-there/">postingan terbaru</a> dalam blog nerd rulezznya. Sayangnya belum 100% teryakinkan kalau postingan terbarunya itu dibuat oleh die hard fans rekan kerja saya itu. Karena sepengetahuan saya, ciri-ciri ke-seleb-an dalam dunia internet belum dimiliki oleh teman saya ini.</p>
<p><strong>Apa sih ciri-ciri utama seleb internet?</strong></p>
<ol>
<li>Trafficnya lebih parah dari kemacetan di daerah Sudirman &#8211; Thamrin setelah jam 3in1. Traffic parah akibat si empunya site yang terlalu populer ini kadang menyebabkan terjadinya error yang membahagiakan yaitu error nomer 509 (bandwidth limit exceeded).<br />
Note: Pastikan penyebab error 509 ini bukan para pencuri bandwidth!</li>
<li>Kontinuitas content. Apapun isinya, content harus secara gradual diperbarui. Karena content inilah daya jual utama para seleb.</li>
<li>Banjir komentar. Namanya juga artis. Semua artis hidup dari komentar dan perhatian dari orang lain. Untuk itu coba cek komentar atau rating dalam situs. Jika dalam satu content sudah berhasil meraup komentar lebih dari 20 orang mungkin Anda sudah punya bakat untuk menjadi (internet) selebriti</li>
</ol>
<p>Kalau Anda sudah punya 3 ciri ini, siap-siap untuk jadi seleb <img src='http://think.web.id/brain/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote><p><em><a href="http://think.web.id/brain/ramya-prajna-s/" class="kblinker" title="More about Rama &raquo;">Rama</a> think:<br />
Tapi kenapa ya jalur nya selebriti internet tuh kayaknya sekarang cuman blog, atau <strong>Seleblog</strong>. Kalo punya 3 ciri diatas tapi bukan dari blog dianggap seleb juga bukan ya. Misalnya comment di posting video nya banyak&#8230; karena video nya ancur banget. Testimonial di profile nya buanyak&#8230; karena emang &#8220;gaol banget gitu loch..&#8221;. Atau apalah yang lainnya.</em></p>
<p><em>Online Seleb musti bikin press conference juga nggak ya, atau bikin clarification posting yg di &#8216;titipin&#8217; ke blog2 populer? hehehe.</em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://think.web.id/brain/demam-internet-seleb/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
