Virtual Community

Sunday, July 31st, 2005, By Ramya Prajna S
Filed under: Online Media

What is Virtual Community?

Community atau komunitas, seperti hal nya yang kita jumpai di dunia nyata, adalah sekumpulan individu yang memiliki minat yang sama. Sebuah komunitas biasanya terbentuk karena memiliki kebutuhan yang sama (atau tidak) pada sebuah minat tertentu. Sebuah komunitas atau club atau kelompok atau geng biasanya diawali dengan ngumpul bareng. Dimulai dengan beberapa orang (minimal 2 orang) yang saling kenal, memiliki minat yang sama, dan kemudian berkembang dan bertambah banyak anggota nya.

Apa yang membedakan komunitas dunia nyata dan dunia virtual?

Bila pada komunitas dunia nyata paling tidak orang-orang yang mengawali adanya komunitas itu harus bertemu, sedangkan di komunitas virtual orang-orang tersebut tidak perlu bertatap muka. Bahkan tidak perlu saling kenal dekat terlebih dahulu. Yang dibutuhkan hanya kesamaan minat dan alamat email (sebagai media berkomunikasi).

Keadaan nya pun kadang terbalik, kalau komunitas non-virtual mengawali berdirinya dengan pertemuan, komunitas virtual lebih sering pertemuan atau kopi darat itu justru terjadi setelah komunitas virtual tersebut berdiri dan menjadi akrab satu sama lain.

Kebutuhan bertemu itu justru muncul karena dirasa setelah sekian lama komunitas virtual itu berjalan tapi sesama mereka tidak tahu ‘bentuk’ masing-masing anggota. Karena itu lah kemudian diadakan gathering-gathering.

Kalau ingin dilihat darimana dimulai nya komunitas virtual ini, sejarah nya dimulai saat (tetap saja) dari komunitas non-virtual yang mencoba berkomunikasi melalui media email. Salah satu tools dari internet adalah mailing list. Yaitu proses berkiriman surat melalui 1 account email.

Jika kita mempunyai kebutuhan untuk berkirim email ke banyak orang (dengan To atau Cc yang banyak) fasilitas mailing list pada sebuah server dapat memfasilitasi dengan mudah yaitu memasukkan nama semua email yang ingin dikirim surat kedalam list/daftar mailing list. Contoh: Ada 25 alamat email yang terdapat pada sebuah daftar Mailing List Fakultas Komunikasi UI (misal: kom-ui@ui.ac.id). Jika seseorang ingin mengirimkan email kemasing-masing 25 alamat itu yang dia lakukan hanyalah kirim 1 surat ke kom-ui@ui.ac.id. Secara otomatis server akan memproses email tadi dikirim ke 25 alamat email yang sudah terdaftar.

Untuk menerima dan mengirimkan email dari Mailing List (milis) yang dibutuhkan hanyalah software email standar (cth: Outlook, Incredible mail, Eudora dll)

Kemudian muncul lah beberapa website yang memberikan fasilitas untuk membaca & mengirim dari web. Kalau tidak salah, salah satu website yang memberikan fasilitas ini pada masa itu adalah www.egroups.com. Pada perkembangannya egroups ini kemudian dibeli oleh Yahoo yang kemudian muncul Yahoo!Groups. Yahoo!Groups ini lah yang kemudian lebih dikenal dengan sebutan MILIS.

Seperti halnya sebuah kepercayaan antara ibu-ibu dengan ibu-ibu lainnya pada sebuah arisan, komunitas biasanya dijadikan tempat referensi terpercaya atau mendapatkan informasi terpercaya. Kesamaan minat, kesamaan kebutuhan akan informasi, keakraban dari email discussion dan lainnya lah yang mendasari kepercayaan seseorang terhadap informasi yang ada atau didapat dari komunitas (virtual) nya.

Hal lain yang ikut mendasari kepercayaan ini adalah secara psikologis kepercayaan orang terhadap informasi di internet sangat besar.

Virtual Community = Mailing List?

Tidak! Karena kumpulan netters tidak hanya didapati dari mailing list. Karena pada intinya sebuah komunitas adalah kesamaan minat maka sebuah website yang memberikan informasi terhadap minat tertentu juga kemudian menjadi bentuk komunitas nya sendiri.

Misalnya: Website Toyota Kijang, didalam nya terdapat semua informasi lengkap tentang kijang, kemudian terbuka bagi pengunjungnya untuk berpendapat, berdikusi dan lainnya, website ini juga dapat dikatakan sebagai Kijang Web Community. Sebagai fasilitas special dari sebuah web community beberapa website memberikan feature membership. Dan selanjutnya sama seperti yang terjadi pada mailing list, diskusi antar member juga berjalan pada web community ini.

Hal yang sama juga terjadi pada Friendster. Sebuah web community yang sangat besar saat ini. Kesamaan minat apa yang terjadi disana? Sama-sama memiliki keinginan untuk bertemu dengan orang-orang yang dikenal.

Bagi mereka yang sudah cukup fasih dengan Yahoo!Groups biasanya mereka bias mengikuti 30 atau lebih mailing liast. Mailing list-mailing list tersebut dimulai dari yang memang sangat dibutuhkan info nya sampai yang hanya baca sekilas saja. Intinya setiap aspek dalam hidup itu pasti berpeluang membentuk community, karena pasti di seluruh dunia ada saja yang memiliki kesamaan minat dengan kita.

Kesimpulan

  • Virtual Community adalah kumpulan orang-orang yang memiliki kesamaan minat yang terbentuk pada dunia virtual (internet).
  • Kepercayaan seseorang terhadap virtual community sangat besar.
Share This Post

Add your comment

brain.think.web.id is a
blog of ramya & anantya

Powered by Wordpress.
All rights is now also lefts. 2010
toolbar powered by www.iconcy.com